Anda di halaman 1dari 39

WELL COMPLETION

(PENYELESAIAN SUMURAN)

TUJUAN PEMBORAN
Untuk memproduksi minyak atau gas seoptimal mungkin pada suatu kurun waktu tertentu

Sistem Komplesi Sumur




Lokasi - di Laut (Offshore) - di Darat (Onshore) Jumlah lapisan produktif

Offshore (laut)
Sistem komplesi dimana perawatan/kerja ulang sumur yang bisa dilakukan hanya dengan wireline unit atau coil tubing unit atau snubbing unit. Yang biayanya lebih murah daripada rig dan juga lebih cepat karena mungkin tidak harus mencabut peralatanperalatan bawah sumurnya.

Onshore (darat)
Untuk sumur-sumur didarat karena rig service bisa lebih murah mungkin dibuat system komplesi yang sederhana dan murah saja sehingga apabila diperlukan perawatan atau kerja ulang pencabutan alat-alat bawah sumur juga tidak apa-apa karena biayanya murah.

Zona produktif banyak


Untuk sumur-sumur yang mempunyai lapisan produktif yang banyak mungkin akan lebih baik dipakai system komplesi zona banyak (multiple completion) , agar dapat diproduksi dua atau lebih zona-zona produksi sekaligus dari satu sumur saja

ARTI & TUJUAN WELL COMPLETION


Pekerjaan tahap akhir atau penyempurnaan untuk mempersiapkan sumur pemboran menjadi sumur produksi dinamakan well completion. Tujuan dari well completion adalah untuk mendapatkan hasil produksi optimum dan mengatasi pengaruh negatip dari setiap lapisan produktif

JENIS-JENIS WELL COMPLETION

 Formation completion  Tubing completion  Wellhead completion

1. FORMATION COMPLETION
Peralatan pada formation completion dibedakan menjadi tiga :

 open hole completion  perforated casing completion  sand exclution type completion

Open-hole completion
Merupakan jenis yang amat sederhana dengan casing dipasang sampai puncak formasi produktif yang tidak tertutup secara mekanis, sehingga aliran fluida reservoar dapat langsung masuk ke dalam lubang sumur tanpa halangan

Perforated Casing Completion


Casing produksi dipasang menembus formasi produktif, disemen kemudian diperforasi pada interval yang diinginkan. Formasi yang mudah gugur akan ditahan oleh casing. Casing yang telah disemen dengan formasi kemudian dilubangi dengan gun atau bullet perforator ataupun jet perforator

Sand Exclution Type Completion


Metode ini dipakai untuk mencegah terproduksinya pasir dari formasi produktif yang kurang kompak. Metode yang digunakan untuk menanggulangi masalah kepasiran ialah liner completion dan gravel-pack completion.

Liner Completion
Liner completion dapat dibedakan berdasarkan cara pemasangan linernya, yaitu :

a. Perforated-liner Completion PerforatedDalam metoda ini casing dipasang diatas zona produktif, kemudian zona produktifnya dibor dan dipasang casingcasingliner dan disemen. Selanjutnya liner diperforasi untuk diproduksi. b. Screen and Liner Completion Dalam metode ini casing dipasang sampai puncak dari lapisan/zona produktif, kemudian liner dipasang pada formasi produktif yang dikombinasikan dengan screen, sehingga pasir yang ikut aliran produksi tertahan screen

Liner Completion

Screen and Liner Completion

Gravel Pack
Metoda ini dilakukan bila screen liner masih tidak mampu menahan terproduksinya pasir. Caranya adalah dengan menginjeksikan sejumlah gravel pada formasi produktif di sekeliling casingnya hingga fluida akan tertahan oleh pasir yang membentuk barrier dibelakang gravel dan gravel akan ditahan oleh screen

Skema Penyelesaian Sumur dengan Gravel Pack

2. TUBING COMPLETION
Single Completion
- Perforated Completion - Open-hole Completion - Liner Completion

Commingle Completion Multiple Completion

Single Completion
Metode ini hanya menggunakan satu production string pada sumur yang hanya memiliki satu lapisan/zona produktif. Berdasarkan kondisi reservoar dan lapisan batuan produktifnya, metode ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu : Open-hole Completion, yaitu komplesi pada formasi yang cukup kompak. Perforated Completion, yaitu komplesi pada formasi kurang kompak dan atau bila diselingi lapisan-lapisan tipis dengan kandungan air atau gas

Single Completion

Open Hole
Keuntungan : 1. Formasi tidak rusak oleh semen 2. Sumur dapat diperdalam dengan mudah bila diperlukan saat workover 3. Dapat diubah mjd liner completion saat kerja ulang 4. Tidak ada biaya perforasi

Open Hole
Kerugian : 1. Tidak dapat mengisolasi zona-zona zonaproduktif 2. Sulit mengontrol gas dan air 3. Sulit melakukan pemilihan zona pada saat stimulasi 4. Diperlukan pembersihan lubang jika formasi lepas-lepas (unconsolidated) lepas-

Perforated Completion
Keuntungan : 1. Dapat mengontrol produksi gas dan air 2. Bisa untuk pemasangan komplesi ganda 3. Cocok unt teknik penanggulangan pasir

Perforated Completion
Kerugian : 1. Ada biaya perforasi 2. Kerusakan formasi pd saat penyemenan 3. Butuh operasi penyemenan yg baik 4. Sumur bisa diperdalam dgn diameter yang kecil 5. Logging tdk bisa diulang

Liner Completion
Pipa selubung dopasang diatas zona produksi dan kemudian diikuti pemasangan liner dibawahnya

Commingle Completion
Bila sumur mempunyai lebih dari satu lapisan produktif dan diproduksikan dengan menggunakan satu tubing, cara ini disebut dengan commingle completion

MacamMacam-macam commingle completion :


Tanpa tubing, terutama untuk sumur dengan fluida produksi tidak korosif. Dengan tubing tanpa packer, terutama dipakai untuk sumur dengan fluida produksi yang bersifat korosif atau mengandung bahan penyebab terbentuknya scale. Disini tubing dipakai untuk menginjeksikan corrosion inhibitor atau parafin solvent. Single tubing-single packer, disini fluida produksi tubingyang bersifat korosif dialirkan ke permukaan melalui production tubing.

Commingle Completion

Multiple Completion
Komplesi ini digunakan bila beberapa zona produktif yang ingin diproduksi secara bersamaan melalui tubing yang berbeda. Komplesi ini memerlukan beberapa packer. Multiple completion dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
1. Multiple-packer completion MultipleJenis komplesi ini dipakai pada sumur dengan lebih dari satu lapisan produktip dan untuk memisahkan aliran fluida masing-masing digunakan packer. masing2. Multiple tubingless completion Dalam metode ini hanya dipakai casing berukuran kecil. Metode ini sesuai untuk sumur-sumur yang mempunyai umur produksi panjang, adanya masalah sumurseperti : fracturing acidicing, sand control, dan masalah lain yang memerlukan stimulasi atau treatment

MultipleMultiple-Packer Completion

3. WELL HEAD COMPLETION


Well head atau kepala sumur adalah peralatan yang terpaut pada bagian atas dari rangkaian pipa di dalam suatu sumur. Wellhead digunakan untuk menahan dan menopang rangkaian pipa, menyekat dari pada masing-masing masingcasing dan tubing serta untuk mengontrol produksi sumur.
Untuk menggantungkan dan menahan rangkaian casing atau tubing serta mengontrol sumur di permukaan tanah. Terbuat dari besi baja, membentuk suatu seal untuk menahan semburan atau kebocoran cairan dari dasar sumur ke permukaan.

RangkaianWellRangkaianWell-Head Completion

PERALATAN -PERALATAN
Karena tujuan awalnya adalah untuk menggali sumur, terutama sumur pengembangan, maka dibuatlah suatu kerangka umum bagaimana sebuah sumur itu diselesaikan (completed). Hal ini sangat penting terutama pada lokasi yang terpencil (atau hutan) dimana persoalan logistik merupakan hal yang kritis. Prosedur penyiapan casing, liner, pipa-pipa serta ukuran dan pipamacam yang diperlukan mungkin berbeda bagi sumur yang diperlukan mungkin berbeda bagi sumur yang diproduksi secara alamiah ataupun buatan (pumping, gas lift, dan sebagainya). Hal tersebut diatas tergantung pada keadaan sumur dan sifatsifat reservoir serta potensi ekonomisnya. Umumnya peralatan produksi dari suatu sumur dibagi dalam 2 bagian utama :
Peralatan Produksi Bawah Sumur Peralatan Produksi di Permukaan