Anda di halaman 1dari 16

Impact of ICT in Science Education

Presentasi Jul Hasratman, S.Si Mata Kuliah Landasan TIK Pembelajaran Sains
Dosen Pengampu Mata Kuliah : Prof. H. Sutrisno, M.Sc ., Ph.D Saharuddin, M.App.Sc., Ph.D Ir. Bambang Hariadi, M.Si., Ph.D

MPIPA PPs UNJA 2012

What is ICT?
Teknologi Informasi (TI) adalah sebuah teknologi yang dipergunakan untuk mengelola data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai macam cara dan prosedur guna menghasilkan informasi yang berkualitas dan bernilai guna tinggi Teknologi Komunikasi (TK) adalah teknologi yang dipergunakan untuk mentransfer aneka informasi sehingga tepat guna, tepat sasaran, dan memiliki nilai. TIK adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer informasi antar media.

ICT and Model


Komponen utama pembelajaran berbasis TIK :
 Komputer  Multimedia  Telekomunikasi

Penggunaan TIK : Suatu model pembelajaran yang mendukung terwujudnya visi pendidikan global

Discussion
Teknologi dikembangkan untuk memecahkan berbagai masalah atau kendala yang dihadapi oleh manusia dengan cara-cara yang produktif. No Problem No technology Permasalahan pendidikan sains apa yang akan dipecahkan dengan TIK?

Melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan teknologi merupakan suatu upaya bagaimana agar teknologi tersebut dapat mendukung tercapainya tujuan-tujuan pembelajaran, termasuk taksonomi (levelitas pembelajaran), pemahaman, dan beberapa kebutuhan-kebutuhan khusus. (Shambaugh, 2006).

Sci-Edu
Pendidikan sains adalah segala sesutu yang berhubungan dengan kegiatan dan pengalaman belajar tentang sains yakni ilmu yang merujuk kepada ilmuilmu alam meliputi kimia, fisika, biologi, astronomi, serta statistika dan matematika. Perkembangan sains mengikuti perkembangan TIK sehingga memberikan beberapa kemudahan dan cabang ilmu baru : Cth program aplikasi sains, ilmu bioinformatika, fisika komputasi, kimia komputasi, dll

Impact of ICT?
Dampak Terhadap Proses Pembelajaran Sains Dampak Terhadap Kurikulum Sains Dampak Terhadap Lingkungan Belajar Sains Dampak Terhadap Guru dan Aspek Pedagogi Sains Dampak Terhadap Sekolah dan Sistem Pendidikan Sains Dampak Terhadap Siswa Pelajaran Sains (Newhouse, 2002)

Impact of ICT
Menurut Mork di dalam disertasinya : 1) Sistem pembelajaran yang kompleks dapat disimulasikan 2) Kurikulum dapat dipusatkan pada permasalahan otentik, paralel dengan kehidupan nyata, 3) Pemodelan dan visualisasi dapat digunakan untuk menjembatani antara pengalaman dan abstraksi 4) Topic-topik kontroversial dapat didiskusikan dengan para ahlinya di luar ruang kelas 5) Gagasan penggunaan TIK mampu meningkatkan motivasi belajar siswa

Impact of ICT
Penggunaan TIK juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif. learner-centred , dimana siswa sebagai pusat pembelajaran. Proses pembelajaran konvensional umumnya lebih mengarahkan kepada lingkungan dimana guru sebagai pusat lingkungan, disebut teachercentred . Selain itu, pemanfaatan TIK juga mendorong sebuah lingkungan yang berpusat pada pengetahuan (knowledge-centred). Masing-masing punya akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan sehingga tidak ada hal-hal yang ditutup-tutupi atau tidak diajarkan. TIK juga menawarkan sebuah lingkungan belajar yang berpusat pada penilaian dan berpusat pada komunitas, yakni adanya kerja sama dan kooperasi (Newhouse, 2002).

Berkaitan dengan pendidikan sains, secara khusus Webb (2008) menyatakan bahwa lingkungan belajar sains yang diperkaya dengan TIK mampu: 1) 2) 3) Meningkatkan perkembangan aspek kognitif, Memampukan pengalaman secara lebih luas, sehingga siswa dapat menghubungkan sains dengan pengalaman pribadi dan pengalaman nyata mereka, Meningkatkan manajemen diri siswa serta memampukan mereka untuk melacak tingkat kemajuan belajar, sehingga guru leluasa memusatkan perhatian pada hal-hal yang mendukung pembelajaran dan pembelajaran untuk memampukan para siswa, Memfasilitasi koleksi data dan presentasi data tersebut, sehingga dapat membantu siswa dalam memahami dan menginterpretasikan data tersebut.

4)

Dari hasil tinjauan literatur oleh La Velle et al (2002), disebutkan secara detail bahwa Watson et al (1993) menyatakan penelitiannya tentang dampak TIK terhadap prestasi siswa mata pelajaran sains (di antara mata pelajaran lain). Watson juga menyediakan bukti bahwa siswa dengan menggunakan TIK akan melewatkan waktu lebih banyak dalam tugas pelajaran. Ada perubahan dalam perilaku dan motivasi siswa dalam belajar serta peningkatan dalam hal ketertarikan dan kecenderungan menikmati aktivitas belajarnya. Pada tahun 1993, Morrison et al juga menunjukkan bukti adanya peningkatan prestasi bagi siswa yang menggunakan laptop selama setahun pada semua kurikulum, termasuk sains. McFarlane and Friedler (1998) juga memperlihatkan bukti yang jelas peningkatan proses pembelajaran menggunakan logging data.

ICT and Science


Perkembangan TIK tidak terlepas dari perkembangan ilmu fisika dan kimia. Prinsip-prinsip teknologi selelu mementingkan ilmu fisika dalam perkembangannya, termasuk kimia sebagai bahan utama pada perangkat-perangkat teknologi tinggi. Dengan mendekatkan TIK dalam pendidikan sains, siswa akan semakin terpacu dan melihat dari dekat aplikasi sains yang dipelajarinya (khususnya kimia dan fisika). Inilah yang menjadikan penggunaan TIK dalam pendidikan sains menjadi lebih menarik dibandingkan dengan penggunaannya di dalam bidang ilmu non-eksakta (sosial).

Negative Impact?
Banyak pendapat lain menyebutkan bahwa ada dampak negatif penggunaan TIK dalam pendidikan sains. Akan tetapi menurut analisis yang dilakukan oleh penulis, dampak negatif itu muncul sebagai kesalahan yang terjadi akibat tidak cekatan dalam memanfaatkan sebuah peluang menjadi berdampak positif.

Conclusion
Pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains dewasa ini tidak dapat dihindarkan untuk mengikuti perkembangan global. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh peneliti pendidikan sains menunjukkan bahwa TIK memiliki dampak positif terhadap pendidikan sains. Meskipun sebagian menyatakan ketidakyakinannya tentang dampak ini. Beberapa sumber menyebutkan bahwa TIK memiliki dampak negatif terhadap pendidikan sains yang sebenarnya dapat diarahkan menjadi dampak yang positif, tergantung pola pengelolaan pada saat penggunaannya.