Anda di halaman 1dari 20

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN] ANTIOKSIDAN

Definisi Antioksidan Antioksidan merupakan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan oksidatif pada tubuh kita. Ketika sel tubuh mengguankan oksigen, secara natural sel-sel tersebut memproduksi radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan yang akhirnya memicu timbulnya kanker. Manfaat Antioksidan Antioksidan adalah nutrisi alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu, dan telah terbukti dapat melindungi sel-sel manusia dari kerusakan oksidatif dan memberikan keuntungan lainnya, antara lain : 1. Menguatkan kekebalan tubuh agar tahan terhadap flu, virus, dan infeksi. 2. Mengurangi kejadian semua jenis kanker. 3. Mencegah terjadinya glukoma dan degenerasi makular. 4. Mengurangi risiko terhadap oksidasi kolestrol dan penyakit jantung. 5. Anti-penuaan dari sel dan keseluruhan tubuh.

Tipe-tipe Antioksidan Berikut beberapa tipe dari antioksidan dan sumber dimana kita bisa mendapatkannya : Vitamin A : Vitamin yang larut dalam lemak ini dibutuhkan dalam pembentukan tulang, pencernaan, dan kesehatan mata selain itu juga dapat membantu dalam sistem kekebalan tubuh dan kulit. Makanan yang kaya akan vitamin A antara lain, wortel, hati, kentang manis, aprikot, jeruk, mangga, jambu biji, pepaya, susu, yogurt, dan kuning telur. Vitamin C : vitamin merupakan pembersih radikal bebas yang berada di dalam suatu lingkungan yang berair, seperti didalam sel. Vitamin C bekerja secara sinergis dengan vitamin E untuk menghilangkan radikal bebas. Vitamin C banyak ditemukan di dalam jeruk, lemon, strawberry, tomat, paprika hijau, brokoli, dan sayuran berdaun hijau.

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Vitamin E : Vitamin yang juga larut dalam lemak ini memelihara membran sel (yang sebagian besar terdiri dari asam lemak) dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Fungsi lain dari vitamin E adalah melindungi lemak di dalam LDL (kolestrol jahat) dari proses oksidasi. Kacang, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, minyak sayur, dan minyak hati, merupakan makanan yang kaya akan vitamin E. Selenium : Selenium merupakan mineral yang harus dikonsumsi dalam jumlah yang terukur, karena jika dalam dosis besar bisa menjadi racun bagi tubuh. Makanan yang kaya akan selenium antara lain, ikan dan kerang, daging merah, telur, ayam, bawang putih, dan padi-padian. Beta-karoten : Beta-karoten dikenal sebagai peluruh oksigen tunggal (suatu bentuk oksigen yang merupakan racun bagi tubuh) terbaik. Selain itu, beta-karoten juga merupakan pembersih radikal bebas yang baik terutama pada saat konsentrasi oksigen rendah. Betakaroten dapat ditemukan pada wortel, paprika kuning dan merah, brokoli, kentang manis, mangga, dan jenis-jenis buah dan sayuran lainnya. Likopen : Sebagai antioksidan, likopen sama dua kali lebih kuat dengan beta-karoten dalam melindungi sel darah putih dari kerusakan membran yang disebabkan oleh radikal bebas. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat dan serviks. Sebagai tambahan, likopen dapat mencegah penyakit jantung dengan cara menghambat oksidasi kolestrol LDL. Bersama dengan beta-karoten, likopen diketahui berperan dalam melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan radiasi sinar UV. Makanan yang kaya akan likopen antara lain, tomat, jeruk bali, dan semangka. Lutein : Lutein merupakan kartenoid dalam konsentrasi tinggi di daerah makula mata (bagian belakang mata yang menjadi tempat retina), di mana dipercaya untuk menyaring sinar biru yang merusak serta melindungi bagian belakang mata dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Lutein juga membantu mencegah degenerasi makular yang berkaitan dengan usia, perkembangan glukoma, dan katarak. Makanan yang kaya akan lutein antara lain sayuran berwarna hijau gelap, seperti brokoli, kiwi, bayam, dan tunas brussel. Lignan : Makanan yang mengandung lignan banyak ditemukan pada biji rami, oatmeal, dan berley.

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Berbagai Jenis Makanan Yang Mengandung Antioksidan Tubuh manusia.

Serta Manfaatnya Bagi

1. PEPAYA Pepaya (Carica Papaya) merupakan buah yang sangat familiar bagi kita terutama orang Indonesia. Buah Pepaya merupakan buah yang berbentuk bulat, bentuknya seperti buah pir akan tetapi buah ini lebih besar daripada buah pir, yang umum ditemukan di pasar biasanya rata-rata sekitar 7 inci. Buah ini berwarna oranye atau warna kuning bahkan campuran kedua warna tersebut (warna pepaya matang), warna hijau daun jika buah ini masih muda. Buah pepaya memliki rasa yang manis dan lembut. Di dalam rongga bagian dalam buah terdapat biji yang berwarna hitam, biji bulat terbungkus dalam suatu zat seperti gelatin. Biji pepaya dapat dimakan, meskipun agak pahit. Buah, serta bagian lain dari pohon pepaya, mengandung papain, enzim yang membantu mencerna protein. Enzim ini terutama terkonsentrasi di buah bila mentah. Papain diekstrak untuk membuat suplemen enzim pencernaan makanan dan juga digunakan sebagai bahan dalam beberapa permen karet.

Manfaat Buah Pepaya Pepaya tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi merupakan sumber yang kaya nutrisi antioksidan seperti karoten, vitamin C dan flavonoid; vitamin B, asam folat dan pantotenat, dan mineral, kalium dan magnesium, dan serat. Kandungan dari buah papaya tersebut dapat menjaga kesehatan sistem kardiovaskular dan juga memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar. Selain itu, pepaya mengandung enzim pencernaan, papain, yang digunakan seperti bromelain, enzim serupa yang ditemukan pada nanas, untuk mengobati cedera olahraga, penyebab lain trauma, dan alergi. Selain manfaat tersebut buah papaya juga memilki beberapa manfaat yang lain, seperti:

1. Untuk Mengencangkan Payudara. Pepaya di percaya oleh nenek moyang kita sejak dulu sebagai buah yang dapat mengencangkan payudara. Enzim di dalam buah pepaya dapat membantu pertumbuhan

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

payudara sehingga lebih kencang dan kenyal. Pepaya juga diperkaya dengan hormone pengencang serta vitamin A yang merangsang pengeluaran hormon wanita dan merangsang indung telur mengeluarkan hormone betina. Dari hormon tersebut kelenjar susu akan lancar dan bentuk payudara semakin ideal.

2. Untuk Melawan Penyakit Jantung Nutrisi dalam pepaya membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam tubuh Anda. Hal ini penting karena ketika kolesterol menjadi teroksidasi dapat menempel pada dinding pembuluh darah, menyebabkan plak yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

3. Membuat Awet Muda Kadar vitamin C dalam pepaya adalah 48 kali lipatnya buah apel. Pepaya juga aktif sebagai detoksifikasi sehingga dapat menyegarkan kulit dari dalam. Pepaya juga dapat mendorong proses metabolisme kulit. Pepaya juga baik melumerkan lapisan kulit dan zat tanduk penuaan yang timbul dipori-pori sehingga kulit lebih kencang dan cerah. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin saja pakai masker buah pepaya atau facial papaya

4. Sebagai Sistem Kekebalan Tubuh Buah pepaya sangat kaya vitamin A dan C, maka dari itu buah pepaya sangat baik untuk dimakan agar menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh dengan baik.

5. Sebagai Pelangsing Tubuh Buah pepaya mempunyai khasiat untuk menguruskan tubuh. Dengan rajin mengkonsumsi pepaya muda dapat menghasilkan enzim dua kali lipat dari pepaya matang. Nah, enzim tersebut berperan sebagai pengurai lemak dalam tubuh kita. Enzim itu juga mengurai protein lebih baik serta melenyapkan daging berlebih.

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

2. BROKOLI Brokoli (Brassica oleracea) adalah Bunga dari sayuran tanaman sejenis kubis-kubisan. Sayuran ini

merupakan kumpulan dari kuntum bunga yang membentuk gerombolan berupa kuntum. Brokoli ternyata efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam brokoli, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri. Hasil penelitian Journal Arteriosclerosis Thrombosis and Vascular Biology mengklaim, brokoli efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam brokoli, menurut peneliti, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri. Cara kerja sulforaphane, menurut peneliti, arteri yang berbentuk melengkung lebih berisiko terserang penyakit karena kekurangan protein yang dikenal dengan Nrf2. Sementara arteri yang lurus, lanjut peneliti, dilindungi protein tersebut. Perlindungan ini akan mencegah sel-sel mengalami peradangan, indikasi awal perkembangan penyakit jantung. Selain bisa dimakan mentah, brokoli bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat. Seperti sayuran lain, brokoli kaya akan provitamin A/karotenoid, asam folat dan vitamin C. Masak sebentar agar vitaminnya tidak rusak dan warnanya tetap menarik. Agar brokoli tetapi hijau segar, rebus dengan air mendidih yang sudah ditambahkan dengan 1/2 sdt garam dapur. Selain vitamin, brokoli juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Zat lain yang terkandung di dalam brokoli adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan genestein. Flvonoid dan serat terkandung juga memperkaya kandungan nutrisi dari brokoli. Kandungan vitamin C pada brokoli jumlahnya lebih banyak daripada jeruk? Kandungan kalsium brokoli juga lebih besar dibandingkan segelas susu, dan brokoli juga diketahui mengandung lebih banyak serat daripada sepotong roti gandum! Brokoli memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya kanker kolon, kanker prostat, kanker paru dan kanker perut. Zat terkandung di dalam brokoli juga bermanfaat sebagai antioksidan. Sedangkan seratnya bermanfaat untuk mencegah konstipasi/sembelit dan ganguan pencernaan lainnya.

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Manfaat Brokoli : 1. Meningkatkan daya kerja otak Peneliti dari Royal Pharmaceutical Society membuktikan bahwa brokoli mengandung senyawa yang mirip dengan obat-obatan penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah bentuk dementia (berkurangnya ingatan) yang paling umum dijumpai di kalangan orang tua yang disebabkan oleh enzim acetylcholinesterase. Brokoli dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat.

2. Mengatur tingkat gula darah Kandungan chromium di dalam brokoli dapat mengatur tingkat gula darah sehingga brokoli sangat disarankan untuk dikonsumsi penderita diabetes.

3. Menetralkan zat penyebab kanker Sulforaphan, zat antioksidan pada brokoli dapat membantu tubuh

menghilangkan atau menetralkan karsinogenik, zat penyebab kanker. Diketahui juga bahwa zat bekarotin di dalam brokoli mampu mencegah kanker usus besar dan payudara

3. TELUR Telur selama ini dikenal sebagai sumber penghasil protein, lipid, vitamin dan mineral. Namun, baru-baru ini para peneliti bila dari telur University juga of Alberta sifat

menemukan

mengandung

antioksidan, yang dapat membantu dalam pencegahan penyakit jantung dan kanker. Kandungan antioksidan yang banyak terdapat pada telur yaitu lutein. Lutein berfungsi melindungi mata dari katarak dan mencegah kerusakan mata. Namun, para

ilmuwan dari Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University menemukan bahwa, lutein dalam kuning telur dapat diserap lebih efektif daripada dari bayam. Hal tersebut mungkin karena kuning telur dapat membantu tubuh memproses antioksidan jauh lebih baik. Jadi meskipun satu telur hanya sekitar 5 persen mengandung lutein yang setara ditemukan dalam 1/4 cangkir bayam, namun tubuh dapat menyerap 3 kali

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

lebih efektif. Bayam dan sayuran hijau lainnya masih merupakan sumber terbaik, tetapi telur merupakan cara mudah untuk mendapatkan lebih banyak lutein, kata Elizabeth Johnson, PhD. Jianping Wu, Andreas Schieber dan mahasiswa pascasarjana Chamila Nimalaratne dan Daise Lopes-Lutz dari UA Departemen Pertanian dan Ilmu Pangan Gizi telah memeriksa kuning telur dihasilkan oleh ayam yang diberi makan gandum atau jagung. Mereka menemukan dua asam amino, triptofan dan tirosin, yang memiliki sifat antioksidan yang tinggi pada kuning telur ayam tersebut. Para peneliti berkesimpulan bahwa mengkonsumsi dua kuning telur dalam keadaan mentah, sama dengan mengkonsumsi bua buah apel atau sama dengan mengkonsumsi 25 gram dari cranberry. Namun, ketika telur digoreng atau direbus, sifat antioksidan akan berkurang sekitar setengahnya. Dan bila dimasak dengan menggunakan microwave, maka akan hilang lebih banyak daripada direbus atau digoreng. Penemuan dua asam amino, juga menandakan adanya sifat antioksidan dalam kuning telur, kata Wu, seorang profesor pertanian, makanan dan ilmu gizi. Ia dan timnya juga akan memeriksa zat lain yang terkandung dalam telur, seperti karotenoid, pigmen kuning pada kuning telur, serta peptida. Dalam penelitian sebelumnya, Wu menemukan bahwa protein yang berasal dari telur dapat menghasilkan peptida yang bertindak sama seperti ACE inhibitors pada obat resep yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Wu menyarankan peptida dapat diformulasikan untuk membantu mencegah dan mengobati hipertensi. Hasil penelitian itu masih dianggap kontroversial karena seperti yang selama ini diketahui masyarakat, konsumsi telur akan meningkatkan tekanan darah karena kandungan kolesterolnya yang tinggi.

4. TOMAT Di dalam tubuh kita terdapat senyawa yang disebut antioksidan yaitu senyawa yang dapat menetralkan radikal bebas, yang dapat diperoleh dari asupan makanan yang banyak mengandung vitamin C, vitamin E dan betakaroten serta senyawa fenolik. Bahan pangan yang dapat menjadi sumber antioksidan alami, seperti rempahrempah, coklat, biji-bijian, buah-buahan, sayur-sayuran

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

seperti buah tomat, pepaya, jeruk dan sebagainya. Tomat merupakan salah satu jenis sayuran yang kaya akan lycopene. Lycopene atau yang sering disebut sebagai -carotene adalah suatu karotenoid pigmen merah terang yang banyak ditemukan dalam buah tomat dan buah-buahan lain yang berwarna merah. Lycopene merupakan karotenoid yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat . Kemampuannya mengendalikan radikal bebas 100 kali lebih efisien daripada vitamin E atau 12500 kali dari pada gluthation. Selain sebagai anti skin aging, lycopene juga memiliki manfaat untuk mencegah penyakit cardiovascular, kencing manis, osteoporosis, infertility, dan kanker terutama kanker prostat.

Sebagai Antioksidan Tomat berlimpah antioksidan, dimana tomat mengandung sejumlah

besar lycopene (likopen), antioksidan yang sangat efektif dalam pemulungan radikal bebas penyebab kanker. Likopen dalam tomat mampu melawan kanker dan telah terbukti sangat efektif dalam memerangi kanker prostat, kanker serviks, kanker lambung dan rektum serta kanker faring dan esofagus. Selain itu juga melindungi terhadap kanker payudara dan kanker mulut, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Harvard School of Public Health. Konsumsi tomat yang teratur terbukti menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida dalam darah. Lipid ini adalah penyebab utama dalam penyakit jantung dan menyebabkan pengendapan lemak dalam pembuluh darah.

Kaya akan vitamin A, C, dan K Satu tomat dapat menyediakan sekitar 40% kebutuhan harian akan vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan alami yang bertindak melawan penyebab kanker radikal bebas. Juga mengandung banyak vitamin A dan kalium serta zat besi. Kalium memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan saraf dan zat besi, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan darah normal. Vitamin K ini sangat penting dalam pembekuan darah. y Mengandung asam coumaric dan asam klorogenat Mampu melawan nitrosamine yang diproduksi dalam tubuh dan karsinogen yang ditemukan dalam asap rokok.

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Tomat juga menjaga sistem pencernaan yang sehat karena mampu mencegah sembelit dan diare. Selain itu, mencegah penyakit kuning dan efektif menghilangkan racun dari tubuh. Mengkonsumsi tomat juga mampu menurunkan hipertensi dan mengurangi risiko terkena hipertensi. Bahkan sebuah studi yang dilakukan Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat akan mengurangi stres oksidatif pada diabetes tipe 2.

Tomat juga mampu membantu dan menjaga kesehatan gigi, tulang, rambut dan kulit. Aplikasi topikal jus tomat dikenal untuk menyembuhkan sunburn yang parah. Dan, konsumsi tomat secara rutin juga melindungi kulit terhadap UV-induced erythema. Tomat juga memiliki peringkat tinggi dalam persiapan anti-penuaan.

5. JERUK Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang berguna untuk kesehatan manusia. Kandungan vitamin C sangat beragam antarvarietas, tetapi berkisar antara 27-49 mg/100 g daging buah. Sari buah jeruk

mengandung 40-70 mg vitamin C per 100 ml, tergantung pada jenisnya. Makin tua buah jeruk, biasanya makin berkurang kandungan vitamin C-nya, tetapi semakin manis rasanya. Vitamin C berperan dalam proses penyerapan zat besi nonorganik (zat besi dan makanan nonhewani) sehingga dapat mencegah dan membantu penyembuhan anemia (lesu darah). Vitamin C juga memiliki kemampuan sebagai antioksidan, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat aktivitas molekul radikal bebas. Manfaat Buah Jeruk 1. Untuk Menghindari Radikal Bebas Vitamin C dalam peranannya sebagai anti-oksidan, selain melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas, juga memperkuat sel-sel kulit, sehingga sel-sel kulit dapat lebih cepat memperbaiki jaringan yang rusak karena pengaruh radikal

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

bebas tersebut. Selain itu, vitamin C juga meningkatkan produksi kolagen pada kulit sehingga elastisitas kulit pun terjaga. Proses ini disebut dengan proses regenarasi kulit 2. Untuk Menghaluskan Kulit Anda merasa terganggu dengan kulit yang kasar mengeras dan berwarna kehitaman? Buah lemon atau jeruk nipis dapat membantu mengatasi masalah ini. Gosoklah bagian yang mengeras dengan batu apung atau scrub. Kemudian, gosokkan potongan lemon pada bagian yang mengeras. Sesudahnya gunakan pelembab. Lakukan hal ini dengan teratur untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

3. Untuk Menghilangkan Kulit Mati Dan Jerawat Kandungan asam yang terdapat pada vitamin C juga mampu menipiskan tumpukan kulit mati yang menimbun kulit. Dengan menipisnya kulit mati ini, penyumbatan pori-pori juga berkurang. Hal ini terutama baik untuk jenis kulit

berminyak/berjerawat.

4. Untuk Menyejukkan Kuli Kepala Di hari yang sangat panas, cobalah cara berikut untuk menyejukkan kepala Anda. Buat campuran tonik rambut dengan sari jeruk nipis atau lemon. Simpan di lemari es sampai terasa sejuk, kemudian gunakan pada kepala dan pijit-pijitkan dengan gerakan memutar. Selain dapat menyejukkan kulit kepala, cara ini juga membantu Anda untuk mengendalikan ketombe.

6. DAUN KATUK Tanaman Katuk sangat populer di kalangan ibu rumah tangga karena bisa memperlancar ASI yang berasal dari efek hormonal. Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan metode GCMS, daun katuk menunjukan adanya beberapa senyawa alifatik, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C. Tanaman yang memiliki khasiat obat tersebut banyak mengandung senyawa seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, fenolik, dan pigmen. Klorofil merupakan zat hijau daun yang berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan. Namun pigmen ini

10

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

tak hanya penting bagi tumbuhan saja, karena keberadaan dalam makanan dapat menunjang kesehatan. Klorofil merupakan senyawa organik yang terdiri atas rangkaian atom karbon, hidrogen dan oksigen. Klorofil merupakan senyawa antioksidan untuk menangkap radikal bebas, pembentuk sel darah merah, pengatur keseimbangan asam-basa tubuh, peningkatan daya tahan tubuh dan pengganti sel-sel yang rusak. Radikal bebas adalah molekul dengan elektron tidak berpasangan di bagian kulit terluar dan sangat reaktif. Dapat bereaksi dengan karbohidrat, protein, lemak dan DNA. Karena tak stabil, radikal bebas berusaha menstabilkan diri dengan menyerang molekul stabil disekitarnya. hal ini akan menyebabkan gangguan sel di dalam tubuh. Radikal Bebas dalam tubuh dapat berasal dari sinar ultraviolet, sinar X, sinar gamma, asap rokok, polusi hasil pembakaran bahan bakar fosil dan makanan yang mengandung food additives. Bahkan secara endogen, metabolisme tubuh kita dapat menghasilkan radikal bebas. Radikal bebas merupakan penyebab berbagai penyakit seperti "arterosklerosis", penyakit degeneratif seperti kanker dan penuaan sel, hepatitis, serangan jantung, stroke, arthitis, asma dan katarak. Penyakit ini bersifat kronis sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun agar penyakit tersebut menjadi nyata.

Manfaat Daun Katuk bagi Tubuh Katuk adalah sejenis sayuran daun. Tanaman dengan nama latin Sauropus adrogynus termasuk famili Euphorbiaceae. Begitu populernya, tiap daerah punya sebutan bagi daun patuk memata (Melayu), simani (Minangkabau), katuk (Sunda), kebing dan katukan (Jawa), serta kerakur (Madura). Tanaman katuk ini tumbuh di berbagai daerah di India, Malaysia, dan Indonesia. Di Indonesia, ia tumbuh di dataran dengan ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bentuknya perdu dan bisa mencapai tinggi 2-3 meter, dengan cabang-cabang yang cukup lunak. Daun katuk tersusun selang-seling pada satu tangkai, berbentuk lonjong sampai bundar dengan panjang 2,5 cm dan lebar 1,25 3 cm. Bunga daun katuk berbentuk tunggal berkelompok tiga. Buah bertangkai panjang 1,25 cm. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan stek dari batang yang sudah berkayu. Zat dan senyawa yang terkandung di dalamnya mencakup protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin (A, B, C), pirolidinon, dan metil piroglutamat serta p-dodesilfenol sebagai komponen minor. Selain itu terkandung pula energi, hidrat arang, serat, abu, kalsium, karoten, dan air. Di Indonesia, daun katuk umumnya dimanfaatkan untuk melancarkan air susu ibu. Daun ini sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Setidaknya sepuluh produk pelancar ASI yang mengandung daun katuk telah beredar di Indonesia sejak tahun 2000. Selain itu, konsumsi sayur katuk oleh ibu menyusui dapat memperlama waktu menyusui bayi perempuan secara nyata dan untuk bayi pria hanya

11

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

meningkatkan frekuensi dan lama menyusui. Namun demikian, penelitian terhadap efek samping penggunaan daun katuk sebagai pelancar ASI ini masih belum pernah dilakukan di Indonesia, sehingga belum teruji 100 persen keamanannya. Di Amerika, daun katuk goreng, salad dan katuk, dan minuman banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai obat antiobesitas (pelangsing tubuh). Berhubung katuk merupakan satusatunya tanaman lokal yang memiliki kadar klorofil tinggi, maka di dalamnya terkandung antioksidan dalam jumlah besar yang sangat bermanfaat untuk mencegah radikal bebas dan mencegah penuaan dini. Ia juga berkhasiat untuk menanggulangi penyakit kurang darah (anemia), meningkatkan efisiensi absorsi saluran pencernaan, mengecegah kelelahan, dan menghambat terjadinya penyakit kronis pembuluh darah.

Beberapa manfaat daun katuk lainnya di antaranya:


1.

Menyembuhkan bisul, borok, menghilangkan darah kotor, serta menyembuhkan demam dan influenza, karena mengandung banyak vitamin C (lebih tinggi dari jeruk maupun jambu biji) yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, termasuk untuk meningkatkan ketahanan tubuh, membentuk kolagen, mengangkut lemak, mengatur tingkat kolesterol, menyembuhkan luka, serta meningkatkan fungsi otak agar bekerja maksimal.

2.

Mencegah penyakit mata, meningkatkan pertumbuhan sel, dan menjaga kesehatan kulit, karena mengandung banyak vitamin A. Membangkitkan vitalitas seks serta meningkatkan kualitas dan jumlah sperma, karena kaya senyawa fitokimia. Mencegah osteoporosis, karena mengandung banyak kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kepadatan tulang.

3.

4.

Disarankan untuk merebus dan menumis daun katuk terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Ini terutama untuk menghilangkan sifat racun (antiprotozoa) pada daun katuk. Yang perlu diperhatikan, mengkonsumsi daun katuk dalam jumlah banyak maupun dalam kondisi mentah dapat mengakibatkan berbagai efek samping yang buruk bagi tubuh. Selain mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor, bahkan dapat mengakibatkan gejala sulit tidur, tidak enak makan, dan sesak nafas

12

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

7. YOGURT Yogurt atau yoghurt merupakan produk susu fermentasi hasil pertumbuhan bakteri Lactic acid bacteria (LAB) atau bakteri asam laktat dalam hal ini adalah golongan bakteri species Lactobacillus bulgaricus, dan bakteri

Streptococcus thermophillus, pada susu pasterisasi. Yogurt banyak mengandung berbagai vitamin, terutama vitamin, B, C yang larut dalam air, dan vitamin A, D dan E yang larut dalam lemak, dan mengandung berbagai asam amino essensiil, yang berberan sebagai antioksidan dan detoksikan, yang dapat menetralkan senyawa ROS dan radikal bebas. Gabungan vitamin A, E dan karoten, dapat menghambat dan menetralkan radikal bebas Hanya sekitar 1 cangkir yogurt rendah lemak dapat menyediakan setidaknya 25 persen dari asupan harian untuk riboflavin setara dengan 1 cangkir bayam rebus. Meskipun bukan merupakan antioksidan, riboflavin (vitamin B) sangat penting dalam membantu aktivitas antioksidan. Tanpa riboflavin, antioksidan glutathione yang sudah berada dalam sel tidak dapat menghancurkan radikal bebas. Sehingga dapat mengakibatkan peningkatan risiko penyakit jantung, kanker, dan kondisi kronis lainnya. Karena riboflavin larut air, hanya berada dalam tubuh beberapa jam dan harus diisi ulang setiap hari. Probiotik atau bakteri baik pada yoghurt merupakan makanan penting untuk diet pankreas. Selain itu, nutrisi yogurt juga bisa membantu menjaga keseimbangan sistem pencernaan serta membantu mempertahankan tingkat kekebalan tubuh dan mencegah peradangan.

8. BELIMBING WULUH Vitamin C dan vitamin A dalam belimbing wuluh berperan sebagai zat antioksidan untuk melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel dan proses penuaan. Antioksidan dalam belimbing wuluh juga mampu menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti jantung, stroke, diabetes melitus, hipertensi, kanker. Belimbing wuluh memiliki efek pengobatan seperti diuretik (peluruh air seni) karena kandungan kaliumnya. Belimbing wuluh sebagai anti radang karena kandungan flavonoid dan meredakan sakit dan sariawan karena

13

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

kandungan vitamin C-nya. Selain itu, vitamin C dalam belimbing wuluh dapat membantu mencegah kerusakan saraf pankreas sebagai penghasil hormon insulin pengatur kadar gula darah, dengan cara mencegah terjadinya penumpukan sorbitol. Efek farmakologis belimbing wuluh di antaranya diuretik (peluruh kencing), antiradang, astrigen, memperbanyak pengeluaran empedu, dan meredakan rasa sakit. Kandungan gizi: vitamin A, B1, C, E, protein,lemak, karbohidrat, kalsium,fosfor, zat besi,kalium, flavonoid, saponin, tanin , glukosid, kalsium oksalat, sulfur, asam format , peroksida, kalium sitrat, pectin, kandungan energi 36 kalori / 100 gram Manfaat Blimbing Wuluh Sifatnya yang dingin juga baik untuk mengurangi derita batuk. selain buah, daun dan bunganya juga dapat dimanfaatkan, terutama untuk meredakan gangguan batuk dan nyeri atau pegal linu sebagai obat luar. Secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, dan gondongan. Belimbing juga memiliki kandungan serat yang baik sehingga dapat membantu melancarkan proses pencernaan. Buah belimbing wuluh juga bisa mengobati kelumpuhan dan gusi berdarah. Belimbing wuluh merupakan obat herbal yang cukup baik untuk meyembuhkan gatal dan batuk kering yang disebabkan oleh polusi udara dan perokok berat,serta TBC dan jerawat.

9. BAWANG PUTIH

Memang, tidak semua orang menyukai aroma khas bawang putih. Namun, kenyataannya, bawang putih ampuh menghadang dan mengatasi macam-macam masalah

kesehatan. Berbagai penelitian telah membuktikannya. Bawang putih menjadi makanan kesehatan yang hebat karena ia memiliki senyawa allisin (pemberantas penyakit) dan scordinin (memberikan kekuatan dan pertumbuhan pada tubuh manusia). Ia juga mengandung vitamin B6, vitamin C, dan mineral (selenium dan mangan).Khasiat bawang putih untuk mengatasi berbagai penyakit, tidak terlepas dari komposisi kimianya yang sangat kompleks. Dalam 100 gr bawang putih terkandung 71,0 gr air, 95 kalori, 4,5 gr protein, 0,2 gr lemak, 23,1 gr karbohidrat, 42 mg kalsium, 346 gr kalium, 134 mg fosfor, 1,0 mg besi, 0,22 mg vit B1, dan 15 mg vit C. melalui ekstraksi dan isolasi kimiawi, dapat diketahui beberapa senyawa aktif yang terkandung dalam bawang putih, seperti alliicin (ditemukan oleh Bailey

14

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

dan Cavallito tahun 1944), alliin (ditemukan oleh Stoll dan Seebeck tahun 1948), ajoene, Sallycystein, dan scordinin. Bawang putih memiliki aroma yang khas, bagi sebagian orang merupakan bau yang tidak sedap. Aroma tersebut makin menguat setelah siung dipotong atau diiris. Dalam hal ini terjadi perubahan kimia, enzim allinase memecahkan alliin menjadi alliiciin. Menurut Mc Anwyll (2000), senyawa alliciin ternyata mempunyai daya antibiotik yang kuat, namun merupakan senyawa yang labil, dalam satu menit di udara bebas berubah menjadi dially disulfide. Senyawa alliciin yang berbau khas, ternyata dapat meningkatkan produksi antioksidan tubuh yang ampuh, seperti peroksidase glutation dan katalase. Dalam beberapa percobaan, dua jenis antioksidan tersebut dapat memperpanjang umur binatang percobaan (Khomsan, 2001). Kegunaan antioksidan antara lain memperlambat proses penuaan dini dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Senyawa ajoene merupakan anti kolesterol terkuat yang terkandung dalam bawang putih. Hasil percobaan menunjukkan, konsumsi bawang putih setengak sampai satu siung per hari, selama tiga puluh hari, dapat menekan kolesterol sampai 9 persen. Khasiat bawang putih lainnya ialah dengan adanya kalium yang dikandungnya (346 mg per 100 gr bahan). Kalium dalam bawang putih dapat membantu sistem tubuh untuk menyingkirkan radikal bebas. Radikal bebas merupakan fragmen molekuler yang terbentuk karena oksidasi bahan makanan yang berlebihan dalam tubuh. Karena memiliki satu atau beberapa elektron yang tidak mempunyai pasangan, radikal bebas dapat menggaet molekul dinding sel tubuh. Hal inilah yang merangsang terjadinya tumor atau kanker (tumor ganas). Dengan adanya kalium yang dilepaskan bawang putih dalam tubuh manusia, dengan sendirinya radikal bebas akan lebih senang merangkul kalium. Dengan demikian sel tubuh menjadi aman terhadap ancaman tumor atau kanker. Tidak berlebihan jika hasil penelitian di University of Minnesota di St Paul, menyimpulkan bahwa peluang terserang kanker turun sekitar 50 persen pada wanita usia lanjut yang rajin mengkonsumsi bawang putih. Dengan rutin mengkonsumsi bawang putih, risiko kanker lambung, usus besar dan prostat juga berkurang.

15

Kelempok 8 10. JAMBU BIJI

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Jambu biji berasal dari Amerika tropik, tumbuh pada tanah yang gembur maupun liat, pada tempat terbuka dan mengandung air yang cukup banyak. Pohon ini banyak ditanam sebagai pohon buah-buahan. Buah ini sangat kaya vitamin C dan beberapa jenis mineral yang mampu menangkal berbagai jenis penyakit degeneratif, serta menjaga kebugaran tubuh. Daun dan kulit batangnya mengandung zat antibakteri, yang dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Jambu biji secara taksonomi tergolong ke dalam famili Myrtaceae, genus Psidium, spesies guajava. Karena itu, dlam bahasa Latin disebutPsidium guajava. Dalam bahasa Inggris jambu biji dikenal sebagai guava, sedangkan di Indonesia disebut juga jambu batu, jambu klutuk, atau jambu Siki. Jambu biji dikatakan buah yang sangat istimewa karena memiliki kandungan zat gizinya yang tinggi, seperti vitamin C, potasium, dan besi. Selain itu, juga kaya zat nongizi, seperti serat pangan, komponen karotenoid, dan polifenol. Dalam jambu biji juga ditemukan likopen yaitu zat non gizi potensial lain selain serat. Likopen adalah karatenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang terdapat dalam darah (0,5 mol per liter darah) serta memiliki aktivitas anti oksidan. Buah jambu biji bebas dari asam lemak jenuh dan sodium, rendah lemak dan energi, tetapi tinggi akan serat pangan. Kandungan vitamin C buah jambu biji sekitar 87 mg, dua kali lipat dari jeruk manis (49 mg/100 g), lima kali lipat dari orange, serta delapan kali lipat dari lemon (10,5 mg/100 g). Dibandingkan jambu air dan jambu bol, kadar vitamin C pada jambu biji jauh lebih besar, yaitu 17 kali lipat dari jambu air (5 mg/100 g) dan empat kali lipat dari jambu bol (22 mg/100 g). Manfaat bagi tubuh Vitamin C merupakan salah satu antioksidan terbaik dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin ini memiliki kemampuan untuk menangkap dan menetralisir radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita.Vitamin C dapat larut dalam air, sehingga ia dapat menjangkau ke seluruh sel yang ada di tubuh dan menetralisir segala radikal bebas yang ada didalamnya. Selain itu, vitamin ini dibutuhkan oleh beberapa enzim untuk menyaring racun agar mudah keluar dari tubuh kita. Disamping berfungsi sebagai antioksidan, vitamin C memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh kapiler: mencegah anemia gizi, sariawan, gusi yang bengkak

16

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

dan berdarah (penyakit skorbut); serta mencegah tanggalnya gigi. Vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai infksi. Dengan demikian, kita tidak mudah menjadi sakit, seperti flu, batuk, demam, dan lain-lain. Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi nitrosamin, suatu zat pemicu kanker. Vitamin C juga berperan untuk pembentukan kolagen yang sangat bermanfaat untuk penyembuhan luka. Ketersediaan vitamin C, yang cukup dalam darah dapat mendorong ke selenium dalam menghambat sel kanker, terutama kanker paru-paru, prostat, payudara, usus besar, empedu, dan otak. Pada intinya, jambu biji dapat dijadikan sebagai sumber utama bagi kebutuhan vitamin C tubuh. Konsumsi jambu biji seberat 90 gram setiap hari sudah mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian orang dewasa, sehingga mampu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Kandungan vitamin C pada jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang. Sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada bagian kulit serta daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Karena itu, jambu biji sebaiknya dikonsumsi beserta kulitnya.

11. MANGGIS Beberapa penelitian menyebutkan, bahwa kulit manggis mengandung xanthone yang bersifat antioksidan. Xanthone memiliki gugus OH yang efektif mengikat oksigen bebas yang tidak stabil di dalam tubuh. Oksigen yang tidak stabil itu disebut juga radikal bebas perusak sel tubuh. Oleh karena itu, xanthone dapat menghambat proses degenerasi sel supaya terhindar dari penyakit 17egenerative. Selain itu xanthone mempunyai aktivitas biologis sebagai antibakteri, antimikroba, antiinflamasi, yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker usus. Xanton juga dilaporkan memiliki aktivitas farmakologi antileukemia, antiagregasi platelet, selain itu xanton dapat menstimulasi sistem saraf pusat dan memiliki aktivitas antituberkulosis secara in vitro pada bakteri Mycobacterium tuberculosis (Pradipta, 2005).

17

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Manfaat antioksidan pada manggis. 1. Universitas Tohoku Jepang melaporkan hasil penelitiannya bahwa Alpha dan gamma mangostin mampu menghentikan inflamasi atau radang dengan cara menghambat produksi enzim cyclooxygenase-2(COX2) yang menyebabkan inflamsi. 2. Institute Internasional Gifu juga melaporkan bahwa 10 mikron/ml Alphamangostin yang diisolasi dari buah manggis mampu menghambat sel leukemia HL60 pada manusia. 3. Penelitian Lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin dapat mencegah penyakit arthritis dan Alzheimer. Alzheimer merupakan salah satu penyakit disfungsi otak. 4. Pada tahun 2002 para ilmuwan The National Research Institute Of Chinese Medicine di Taiwan berhasil menemukan khasiat antioksidan garcinone E (derivatxanthone) yang sangat efektif untuk menghambat kanker hati, kanker lambung dan kanker paru-paru. 5. Garsinon-E juga bermanfaat untuk proliferasi sel kanker dengan mengktivasi

enzim kaspase 3 & 9 yang memicu apoptosis atau program bunuh diri sel kanker. 6. Manfaat flavonoid adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, anti inflamasi dan mencegah keropos tulang. 7. Dalam beberapa kasus, flavonoid pada manggis dapat berperan secara langsung sebagai antibiotic dengan mengganggu fungsi dari bakteri atau virus. 8. Fungsi flavonoid sebagai anti virus telah banyak dipublikasikan termasuk untuk HIV/AIDS dan virus Herpes. 9. Zat tanin pada manggis berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi. 10. Tanin memiliki peranan biologis yang kompleks. Hal ini dikarenakan sifat taninyang sangat kompleks mulai dai pengendap protein hingga pengkhelat logam. Maka dari itu efek yang disebabkan tanin tidak dapat diprediksi. Tanin juga dapat berfungsi sebagai antioksidan biologis. mikroorganisme seperti

18

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN] DAFTAR PUSTAKA

Davies MB, Austin J, Partridge DA. 1991. Vitamin C: Its Chemistry and Biochemistry. Hal : 97-100. The Royal Society of Chemistry: Cambridge.

Anonim. 2010. Pengertian Antioksidan. http://www.intuisi.info/health.com/pengertianantioksidan (akses : 20 Desember 2011)

Anonim. 2011. Berbagai Kebaikan Telur Bagi Kesehatan http://www.smallcrab.com/kesehatan/963-berbagai-kebaikan-telur-bagi-kesehatan (akses: 20 desember 2011)

Anonim. 2011. View Full Version : Sumber Makanan Kaya Antioksidan http://wikiberita.net/health/175998-sumber-makanan-kaya-antioksidan.html ( akses: 21 Desember 2011)

Anonim. 2011. Tips Mencegah Penyakit Melalui Konsumsi Sumber Antioksidan Di Sekitar Kita.http://duniafitnes.com/health/tips-mencegah-penyakit-melalui-konsumsi-sumberantioksidan-di-sekitar-kita.html (akses: 22 Desember 2011)

Anonim.2011. Ekstraksi Antioksidan (Likopen)Dari Buah Tomat Dengan Menggunakan Solven Campuran.http://eprints.undip.ac.id/13454/1/SKRIPSI_EKSTRAKSI_ANTIOKSIDAN_(_LIKOPEN_)_DAR I_BUAH_TOMAT_DENGAN_MENGGUNAKAN_SOLVEN_CAMPURAN,_n_%E2%80%93.pdf http://www.tnol.co.id/id/bugar/11858-tomat-si-merah-kaya-antioksidan.html (Akses : 22 Dember 2011)

Anonim.2011. Department of Medicine, Vanderbilt University School of Medicine; James M. May, Zhi-chao Qu, Huan Qiao, dan Mark J. Kouryab. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/ppmc/articles/PMC1964531. (Diakses pada 21 desember 2011)

19

Kelempok 8

[MAKALAH ANTIOKSIDAN]

Anonim.2011.Jeruk Lebih Baik Dari Tablet Vitamin C. http://www.dechacare.com/JerukLebih-Baik-dari-Tablet-Vitamin-C-I99.html (Diakses pada 21 deseber 2011)
Anonim : http://sibukforever.blogspot.com/2011/12/7-makanan-yang-mengandungantioksidan.html (akses 21 desember 2011)

Anonim: http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=kandungan%20antioksidan%20yoghurt&source=web&c d=6&ved=0CEEQFjAF&url=http%3A%2F%2Fejournal.umm.ac.id%2Findex.php%2Fprotein%2Farticle% 2FviewFile%2F152%2F156_umm_scientific_journal.doc&ei=tPxTozgPIn4rQfehPUE&usg=AFQjCNHKVHyPJJ7c1_oSqouAQUF1oQsVkg&sig2=qYV8KzB9PybBMBrMg AthKw&cad=rja (akses 21 desember 2011)

Anonim.2010. Manfaat Dan Kandungan Gizi Pada Buah-Buahan. http://wihara.com/forum/bodymind/9743-manfaat-dan-kandungan-gizi-pada-buah-buahan.html (akses: 20 desember 2011)

20