Anda di halaman 1dari 41

MODUL TIPOGRAFI MULTI MEDIA

DISUSUN OLEH MOH SANURI

PRODI MULTIMEDIA POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL Jl. Pesurungan Lor Tegal 2010

PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa dengan diselesaikannya Modul Sederhana ini. Judul buku ini dipilih untuk memberikan suatu kesan dan pemahaman bahwa belajar Tipografi dapat membuat orang menjadi peka secara estetik yang diharapkan mempengaruhi kepekaan budi pekerti yang selama ini banyak diharapkan untuk mempengaruhi kehidupan yang teduh di masyarakat. Selain itu juga memberikan dampak kepada kemampuan kreatif imajinatif dan produktif dalam membuat karya seni, akhirnya karena memiliki wawasan yang luas tentang nilai-nilai seni maka diharapkan dengan belajar melalui Modul ini memberikan nuansa untuk memiliki sikap apresiatif dan kreatif terhadap hasil disain produk tipografi..

Modul ini tidak akan dapat terwujud jika tidak adap bantuan dari pihak lain, terutama kepada kawan kawan pemateri prodi multimedia Politeknik Tegal perjuangan memjukan pembelajaran berbasis komputer Buku ini dapat berfungsi motifator, pertama berguna bagi mahasiswa komputer untuk mendalami seni tipografi kedua juga dapat digunakan sebagai bahan bacaan umum untuk memperdalam tentang mata kuliah multimedia. Kami menyadari modul ini ini masih belum sempurna, untuk itu penulis mengharapkan ada masukan dan kritikan terhadap buku ini untuk penyempurnaannya. Akhirnya diharapkan buku ini dapat sedikit menyumbangkan pengetahuan bagi dunia pendidikan khususnya pendidikan komputer

Penulis.

PENDAHULUAN
Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin Apa itu Tipografi (Typography) ? Menurut dari kata nya saja adalah ilmu yang mempelajari tentang huruf. Bagi aku huruf adalah menjadi pandangan pertama didalam design graphis. Kenapa? entah kenapa,kalau huruf nya itu eye catching pasti kesannya jadi ikutan bagus. Tapi tentu saja lebih bagus kalau didukung dengan efeknya. =) Huruf adalah komponen yang penting didalam design graphis. Rasanya kurang gimana tanpa dukungan font yang menarik. Tipografi itu bisa dengan font Arial , Times New Roman atau font standar lainnya. Tidak selalu dengan font yang udah dimodifikasi seperti font yang disediakan dafont.com. Typography yang berasal dari kata Yunani Typos = bentuk dan graphein = menulis yang merupakan seni dan teknik mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk huruf cetak, ukuran huruf, ketebalan garis, spasi antar huruf, garis pandu dan jarak antar baris Bagaimana Tipografi itu? Banyak font komputer betebaran dimana-mana, mulai dari yang handwriting sampai dengan yang decorative. Saking banyak nya jadi pusing juga untuk mempelajari jenis-jenis huruf. Menurut buku yang saya baca tentang graphic design, untuk mempelajari lebih mudah tentang tipografi, kita harus tahu terlebih dahulu tentang anatomi nya dan jenis font nya. Maksudnya anatomi disini adalah tata letak huruf, ketinggian huruf, ,bentuk hurufnya dan jarak huruf. Huruf dan tulisan memiliki arti amat penting bagi manusia. Bahkan, yang namanya peradaban atau masa sejarah ditandai dengan peristiwa dikenalnya tulisan oleh manusia. Zaman sebelum ada tulisan sering disebut zaman prasejarah. Kalau Anda melihat ke buku atau ke layar komputer, Anda akan melihat huruf dan tulisan. Di jalanan pun Anda akan melihat tulisan. Di pakaian, di badan mobil dan pesawat terbang, bahkan di gua-gua purbakala Anda bisa menjumpai tulisan. Selain gambar, huruf adalah cara manusia berkomunikasi secara visual. Jenis Font juga banyak macamnya, ada yang sanserif seperti arial,avantgarde,dsb , ada serif seperti Times New Roman, ada huruf Dekoratif seperti English,dan banyak macamnya , ada huruf script seperti comic sans. Font standar yang menjadi favorit buat yaitu arial, avantgarde, century gothic. Simple tapi kesannya gimaaanaa gitu. Menurut pandangan saya, seorang designer mempunyai ciri typography sendiri. Jadi intinya siih tergantung selera saja. Kenapa membahas tentang typography? Karena UNIK. Dimana uniknya ?

Semenjak mengikuti di forum balikita dan sharing barsama disana, khususnya di sub forum design. Banyak design yang hanya mengandalkan font saja di dalam nya, dan tadi googling , dan bisa jadi semakin tertarik dengan tipografi. Coba lihat gambar yang hasil karya master-master,)* Unik banget kan? dari huruf aja bisa membuat obyek yang baru dan menarik. Itulah yang membuat ketertarikan saya dalam tipografi ini semakin menjadi-jadi.heuu.. adakah yang bisa menjadi tutor saya? heuu..=) Dalam ranah design, atau dalam hal ini kita spesifikkan ke dalam ranah blog design, ada satu hal yang harus kita pahami: Typography (Tipografi) Apa itu Typography? (Tipografi) Typography yang berasal dari kata Yunani Typos = bentuk dan graphein = menulis merupakan seni dan teknik mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk huruf cetak, ukuran huruf, ketebalan garis, spasi antar huruf, garis pandu dan jarak antar baris. referensi : Wikipedia/Typography Mengapa kita perlu memahami typography (Tipografi)? Karena typography, pengaturan huruf, mempengaruhi banyak hal: mulai dari estetika tampilan blog, kesan yang di tampilkan blog, hingga yang terpenting: keterbacaan blog. Blog yang typography-nya baik, tingkat keterbacaannya tinggi. Jika tingkat keterbacaannya tinggi, pengunjung akan nyaman dalam membaca konten blog anda dan betah membacanya. Jika typography-nya kurang baik, pengunjung blog anda akan sulit membaca konten blog anda. Pernah nyangkut di sebuah blog di blogspot yang hurufnya besar-besar dan jarak antar barisnya sangat padat? Bagaimana perasaan anda ketika membaca tulisan blog tersebut? Lelah bukan? Dimana saya dapat belajar Typography? Ada banyak halaman web yang membahas tentang typography yang dapat anda akses secara gratis. Berikut ini sudah saya pilihkan untuk anda link mengenai hal-hal mendasar tentang Typography: Definisi Typography oleh Wikipedia (ENglish) Definisi Typography oleh wikipedia (Malay) Hal Hal mendasar tenteng Typography oleh About.com (English) Istilah-istilah mendasar tentang Typography oleh The Theme Blog (English) 5 Aturan Mendasar Typography oleh eioba.com (English) 16 Typography Yang Menginspirasi berdasarkan Desain Blog oleh DesignReviver (English) 101 Resource mengenai Typography untuk Web Designer oleh VandelayDesign (English) Blog mengenai Typography: ilovetypography.com! Ada lagi yang anda butuhkan? Please let us know Enjoy!

Mengapa kita perlu memahami typography (tipografi)?


Karena typography, pengaturan huruf, mempengaruhi banyak hal: mulai dari estetika tampilan blog, kesan yang di tampilkan blog, hingga yang terpenting: keterbacaan blog. Blog yang typography-nya baik, tingkat keterbacaannya tinggi. Jika tingkat keterbacaannya tinggi, pengunjung akan nyaman dalam membaca konten blog anda dan betah membacanya. Jika typography-nya kurang baik, pengunjung blog anda akan sulit membaca konten blog anda. Pernah nyangkut di sebuah blog di blogspot yang hurufnya besar-besar dan jarak antar barisnya sangat padat? Bagaimana perasaan anda ketika membaca tulisan blog tersebut? Lelah bukan?

PENGERTIAN TYPOGRAFI http://de-kill.blogspot.com/2009/01/makna-dari-fontjenis-huruf-tipografi.html


Pengertian tipografi menurut buku Manuale Typographicum adalah : Typography can defined a art of selected right type printing in accordance with specific purpose ; of so arranging the letter, distributing the space and controlling the type as to aid maximum the reader's. Dari pengertian diatas, memberikan penjelasan bahwa tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan khusus, sehingga akan menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Sebagai bagian dari kebudayaan manusia, huruf tak pernah lepas dari kehidupan keseharian. Hampir setiap bangsa di dunia menggunakannya sebagai sarana komunikasi. Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang terkenal dengan nama Hieroglyphe pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus. Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta, lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa. Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad ke-8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi. Perkembangan tipgrafi saat ini mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan (hand drawn) hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya. Berikut ini beberapa jenis huruf berdasarkan klasifikasi yang dilakukan oleh James Craig, antara lain sbb : 1. Roman Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai dan feminin. 2. Egyptian Adalah jenis huruf yang memiliki ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulakn adalah kokh, kuat, kekar dan stabil. 3. Sans Serif Pengertian San Serif adalah tanpa sirip/serif, jadi huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien. 4. Script

Huruf Script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab. 5. Miscellaneous Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental.

typography is design by bintek Dalam ranah design, atau dalam hal ini kita spesifikkan ke dalam ranah blog design, ada satu hal yang harus kita pahami: Typography (Tipografi) .

Dimana saya dapat belajar Typography?


Ada banyak halaman web yang membahas tentang typography yang dapat anda akses secara gratis. Berikut ini sudah saya pilihkan untuk anda link mengenai hal-hal mendasar tentang Typography:
y y y y y y y y y y

Definisi Typography oleh Wikipedia (English) Definisi Typography/Tipografi oleh wikipedia (Malay) Hal Hal mendasar tenteng Typography oleh About.com (English) Istilah-istilah mendasar tentang Typography oleh The Theme Blog (English) 5 Aturan Mendasar Typography oleh eioba.com (English) 16 Typography Yang Menginspirasi berdasarkan Desain Blog oleh DesignReviver (English) 101 Resource mengenai Typography untuk Web Designer oleh VandelayDesign (English) Blog mengenai Typography: ilovetypography.com! Ada lagi yang anda butuhkan mengenai Typography? Please let us know

SEJARAH TIPOGRAFI
Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus. Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta, lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa. Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad 8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi. Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih

mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya.
Sejarah Artikel utama: Sejarah tipografi Barat, Sejarah tipografi di Asia Timur, dan jenis Movable Tipografi jejak asal-usulnya ke pukulan pertama dan mati digunakan untuk membuat stempel dan mata uang di zaman kuno. Prinsip tipografi, yaitu penciptaan teks lengkap dengan menggunakan kembali karakter yang sama, pertama kali diwujudkan dalam Disc Phaistos, item cetak misterius Minoan dari Kreta, Yunani, yang tanggal antara 1850 dan 1600 SM. [2] [3] [ 4] Telah dikemukakan bahwa prasasti Romawi pipa timah diciptakan dengan mencetak jenis bergerak, [5] tetapi pandangan ini baru-baru ini diberhentikan oleh seter Herbert Jerman Brekle. [6] Kriteria penting dari identitas jenis disambut oleh artefak cetak abad pertengahan seperti prasasti Pruefening Latin Biara 1119 yang diciptakan oleh teknik yang sama dengan disk Phaistos [7] Di kota Italia utara Cividale,. Ada perak Venesia retable dari ca. 1200 yang telah dicetak dengan cara pukulan surat individu [8] teknik cetak yang sama. Ternyata dapat ditemukan dalam 10 untuk staurotheca abad ke-12 Bizantium dan lipsanotheca [9] ubin. Surat individu di mana kata-kata dibentuk dengan merangkai huruf ubin dalam urutan yang diinginkan yang cukup luas di abad pertengahan Eropa Utara [10]. Tipe modern bergerak, bersama dengan mesin cetak mekanik, ditemukan di Eropa pertengahan abad ke-15 oleh tukang emas Johannes Gutenberg Jerman. [11] jenis-Nya potongan-potongan dari sebuah paduan timah berdasarkan tujuan pencetakan cocok baik sehingga paduan tersebut masih digunakan sekarang . [12] Gutenberg mengembangkan teknik khusus untuk casting dan menggabungkan copy murah dari letterpunches dalam jumlah besar yang dibutuhkan untuk mencetak beberapa salinan dari teks; ini terobosan teknis menjadi instrumental bagi keberhasilan Revolusi Percetakan hampir seketika mulai. Tipografi dengan tipe bergerak yang terpisah ditemukan di Cina abad ke-11. Jenis logam pertama kali ditemukan di Korea selama Dinasti Goryeo sekitar 1230. tangan sistem pencetakan Kedua, bagaimanapun, hanya sporadis digunakan dan dihentikan setelah pengenalan jenis timbal Barat dan mesin cetak. [13] [Sunting] Ruang Lingkup Dalam penggunaan kontemporer, praktek dan studi tipografi sangat luas, mencakup semua aspek desain huruf dan aplikasi. Ini termasuk: * Huruf dan desain jenis * Tulisan tangan dan kaligrafi * Grafiti * Inscriptional dan arsitektur huruf * Poster desain dan skala besar lainnya huruf seperti signage dan billboard * Bisnis komunikasi dan jaminan promosi * Iklan * Wordmarks dan logo tipografi (logo) * Pakaian jadi (pakaian) * Label pada peta kendaraan instrumen panel * * Kinetik tipografi dalam film film dan televisi * Sebagai komponen industri-tipe desain pada peralatan rumah tangga, pena dan jam tangan,

misalnya * Sebagai komponen dalam puisi modern (lihat, misalnya, puisi EE Cummings) Sejak digitalisasi, tipografi telah menyebar ke penjaga aplikasi yang lebih luas, muncul di halaman web, layar LCD ponsel, dan video game genggam. Kehadiran jenis telah menyebabkan typographers untuk koin frase "Tipe mana-mana". tipografi tradisional berikut empat prinsip: pengulangan, kontras, jarak, dan keselarasan. [Sunting] tipografi Teks Sebuah spesimen tipografi romawi oleh William Caslon Pada tipografi tradisional, teks terdiri untuk membuat keseluruhan mudah dibaca, koheren, dan secara visual memuaskan yang bekerja tidak terlihat, tanpa kesadaran pembaca. Bahkan distribusi bahan mengeset, dengan minimal gangguan dan anomali, adalah bertujuan untuk menghasilkan kejelasan dan transparansi. Pilihan font (s) adalah aspek utama tipografi teks fiksi-prosa, non-fiksi, editorial, pendidikan, keagamaan, ilmu pengetahuan, spiritual dan komersial menulis semua memiliki karakteristik yang berbeda dan persyaratan tipografi yang tepat dan font. Untuk bahan bersejarah tipografi teks didirikan sering dipilih sesuai dengan skema genre sejarah yang diperoleh melalui proses yang panjang pertambahan, dengan tumpang tindih antara periode sejarah. buku kontemporer lebih cenderung diatur dengan negara-of-the-art seriffed "Romawi teks" atau "Romawi buku" dengan nilai desain bergema seni desain masa kini, yang erat berdasarkan pada model tradisional seperti orang-orang dari Nicolas Jenson, Francesco Griffo (a punchcutter yang menciptakan model untuk tipografi Aldine), dan Claude Garamond. Dengan lebih khusus mereka persyaratan, surat kabar dan majalah mengandalkan kompak, font erat dilengkapi teks seriffed dirancang khusus untuk tugas tersebut, yang menawarkan fleksibilitas maksimum, mudah dibaca dan efisiensi penggunaan ruang halaman. font serif teks Sans sering digunakan untuk paragraf pengantar, teks insidentil dan artikel pendek keseluruhan. Sebuah fashion saat ini adalah pasangan jenis sans-serif untuk judul dengan kinerja tinggi font seriffed dari pencocokan gaya untuk teks artikel. Tipografi dimodulasi oleh ortografi dan linguistik, struktur kata, frekuensi kata, morfologi, fonetik konstruksi dan sintaksis linguistik. Tipografi juga tunduk pada konvensi budaya tertentu. Sebagai contoh, dalam bahasa Perancis adalah kebiasaan untuk menyisipkan spasi non-breaking sebelum tanda titik dua (:) atau titik koma (;) dalam sebuah kalimat, sedangkan dalam bahasa Inggris tidak. [Sunting] Warna Dalam tipografi warna adalah densitas keseluruhan tinta pada halaman, ditentukan terutama oleh jenis dan ukuran wajah, yang terkemuka, tetapi juga oleh jarak kata dan kedalaman margin. [14] layout teks, nada atau warna materi set , dan interaksi teks dengan ruang putih halaman dan elemen grafis lainnya bergabung untuk menanamkan "merasa" atau "resonansi" dengan materi pelajaran. Dengan media cetak typographers juga prihatin dengan margin yang mengikat, pemilihan kertas dan metode pencetakan. [Sunting] Keterbacaan dan keterbacaan Tidak menjadi bingung dengan Keterbacaan. Keterbacaan terutama kepedulian dari desainer jenis huruf, untuk memastikan bahwa setiap karakter individu atau mesin terbang yang jelas dan dibedakan dari semua karakter lain di font. Keterbacaan juga di bagian perhatian dari penyusun huruf untuk memilih jenis huruf dengan

kejelasan sesuai desain untuk digunakan pada ukuran yang dimaksud. Contoh desain terkenal, Brush Script, berisi sejumlah surat tak terbaca karena banyak karakter yang dapat dengan mudah salah membaca terutama jika dilihat di luar konteks tekstual. Keterbacaan terutama kepedulian dari desainer seter atau informasi. Ini adalah hasil yang diinginkan dari proses lengkap penyajian bahan tekstual untuk berkomunikasi arti sebagai jelas mungkin. Seorang pembaca harus dibantu dalam menjelajahi sekitar informasi dengan mudah, dengan surat yang optimal antar-, inter-kata dan khususnya jarak antar-line, ditambah dengan panjang baris yang sesuai dan posisi pada halaman, editorial "chunking" hati-hati dan pilihan teks arsitektur judul, folio, dan link referensi. Teks mengeset di Iowan roman Old Style, huruf miring dan topi kecil, dioptimalkan di sekitar 10 kata per baris, jenis huruf berukuran di 14 titik pada pelacakan 1,4 x terkemuka, dengan 0,2 poin tambahan. Ekstrak esai oleh Oscar Wilde Renaisans Inggris ca Art. 1882. Salah satu perbedaan yang paling jelas antara dua konsep disajikan oleh Walter Tracy dalam surat keputusan Kredit. Ini ... 'dua aspek dari tipe' ... adalah ... 'mendasar untuk efektivitasnya. Karena arti umum dari "dibaca" adalah "dibaca" ada orang-orang - bahkan beberapa profesional yang terlibat dalam tipografi - yang berpikir bahwa "keterbacaan" istilah adalah semua yang diperlukan dalam setiap diskusi pada efektifitas jenis. Namun keterbacaan dan keterbacaan yang terpisah, meskipun aspek dihubungkan tipe. Dipahami dengan baik ... dua istilah dapat membantu untuk menjelaskan karakter dan fungsi dari jenis yang lebih tepat daripada keterbacaan saja. ... Dalam tipografi kita harus mengambil definisi ... ... keterbacaan berarti kualitas menjadi yg dpt ditafsirkan dan dikenali - sehingga kita dapat mengatakan, misalnya, bahwa h huruf kecil dalam miring gaya tertentu lama tidak terbaca dalam ukuran kecil karena nya kaki di-berpaling membuatnya tampak seperti huruf b, atau tokoh 3 dalam iklan baris terlalu mirip dengan 8. ... Dalam keterbacaan layar ukuran lagi menjadi masalah yang serius, sebuah karakter yang menyebabkan ketidakpastian pada 8 ukuran titik akan cukup jelas di 24 titik '[15]. Perhatikan bahwa di atas berlaku untuk orang dengan penglihatan 20/20 pada jarak baca yang tepat dan di bawah pencahayaan yang optimal. Analogi dari grafik Optik, tes ketajaman visual dan independen makna, berguna untuk menunjukkan ruang lingkup konsep keterbacaan. 'Dalam tipografi ... jika kolom surat kabar atau majalah atau halaman dari buku bisa dibaca selama beberapa menit pada suatu waktu tanpa ketegangan atau kesulitan, maka kita dapat mengatakan jenis telah mudah dibaca baik. Istilah ini menggambarkan kualitas kenyamanan visual - syarat penting dalam pemahaman membentang panjang teks tetapi, paradoks, tidak begitu penting dalam hal-hal seperti direktori telepon atau air time-line-tabel, di mana pembaca tidak membaca terus menerus, tetapi mencari untuk item tunggal informasi. Perbedaan dalam dua aspek efektivitas visual diilustrasikan oleh argumen familiar di kesesuaian jenis sans-serif untuk pengaturan teks. Karakter pada wajah sans-serif tertentu mungkin sempurna terbaca dalam diri mereka sendiri, tapi tak seorang pun akan berpikir untuk setting sebuah novel populer di karena pembacaan yang rendah. '[16]' Keterbacaan 'mengacu pada persepsi' dan keterbacaan 'mengacu pada pemahaman' [16]. Typographers bertujuan untuk mencapai kesempurnaan dalam keduanya. "Para jenis huruf yang dipilih harus dapat dibaca. Artinya, harus dibaca tanpa upaya Terkadang keterbacaan. Adalah hanya masalah ukuran tipe. Lebih sering Namun, ini adalah masalah desain huruf. Pada tipografi umum yang benar dasar letterforms lebih terbaca dari tipografi yang telah kental, diperluas, menghiasi, atau abstrak.

"Namun, bahkan sebuah jenis huruf dapat terbaca menjadi tidak terbaca melalui pengaturan miskin dan penempatan, hanya sebagai jenis huruf yang kurang dapat dibaca bisa dibuat lebih mudah dibaca melalui desain yang baik." [17] Studi dari kedua keterbacaan dan keterbacaan telah memeriksa berbagai faktor termasuk ukuran jenis dan tipe desain. Misalnya, membandingkan serif vs sans-serif tipe, tipe miring vs tipe roman, panjang baris, spasi baris, kontras warna, desain tepi kanan-tangan (misalnya, pembenaran, tepi lurus tangan kanan) vs berkisar kiri , dan apakah teks ditulis dgn tanda penghubung. penelitian keterbacaan telah dipublikasikan sejak akhir abad kesembilan belas. Meskipun sering ada persamaan dan kesepakatan tentang banyak topik, yang lain sering membuat daerah pedih konflik dan variasi pendapat. Sebagai contoh, tak seorang pun telah memberikan jawaban yang konklusif, sans serif font serifed atau, menyediakan keterbacaan yang paling sesuai dengan Alex Poole. [18] topik lain seperti vs dibenarkan dibenarkan jenis, penggunaan tanda hubung, dan font yang tepat bagi orang-orang dengan kesulitan membaca seperti Dyslexia, terus menjadi subyek perdebatan. Website seperti hgredbes.com, larangan sans komik, Nasional Inggris Melek Trust, dan Mark Simsonson Studio telah mengangkat memperdebatkan pendapat pada mata pelajaran di atas dan banyak lagi setiap menyajikan posisi menyeluruh dan terorganisir dengan baik. Keterbacaan biasanya diukur melalui kecepatan membaca, dengan skor pemahaman yang digunakan untuk memeriksa efektivitas (yaitu, bukan terburu-buru atau ceroboh membaca). Misalnya, Miles Tinker, yang menerbitkan banyak penelitian dari tahun 1930-an ke 1960-an, menggunakan kecepatan membaca peserta tes yang diperlukan untuk tempat kata-kata ganjil sebagai efektifitas filter. The Keterbacaan Print Unit di Royal College of Art di bawah Profesor Herbert Spencer dengan Brian Coe dan Reynolds Linda [19] melakukan pekerjaan penting di daerah ini dan merupakan salah satu pusat yang mengungkapkan pentingnya saccadic irama gerakan mata untuk dibaca - khususnya kemampuan untuk menerima (mengakui makna yaitu kelompok) sekitar tiga kata sekaligus dan fisiognomi mata yang berarti bahwa mata lelah, jika baris yang diperlukan lebih dari 3 atau 4 dari melompat saccadic. Lebih dari ini ditemukan untuk memperkenalkan strain dan kesalahan dalam membaca (misalnya Menggandakan). Hari-hari ini, penelitian keterbacaan cenderung terbatas untuk masalah kritis, atau pengujian solusi desain khusus (misalnya, bila tipografi baru dikembangkan). Contoh masalah-masalah kritis termasuk tipografi (juga disebut font) untuk orang dengan gangguan visual, dan tipografi tandatanda jalan raya, atau untuk kondisi lain di mana keterbacaan dapat membuat suatu perbedaan kunci. Sebagian besar literatur penelitian keterbacaan agak atheoretical - berbagai faktor diuji secara individu atau gabungan (pasti begitu, sebagai faktor yang berbeda adalah saling tergantung), namun banyak tes dilakukan dalam ketiadaan model membaca atau persepsi visual. Beberapa typographers percaya bahwa bentuk kata secara keseluruhan (Bouma) sangat penting dalam mudah dibaca, dan bahwa teori pengakuan letterwise paralel adalah salah salah, kurang penting, atau tidak seluruh gambar. Studi membedakan antara pengakuan Bouma dan pengakuan letterwise paralel yang berkaitan dengan bagaimana orang benar-benar mengenali kata-kata ketika mereka membaca, lebih menyukai pengakuan letterwise paralel, yang diterima secara luas oleh para psikolog kognitif.

[Rujukan?] Beberapa temuan yang disepakati bersama penelitian keterbacaan meliputi: [rujukan?] * Teks diatur dalam huruf kecil lebih mudah dibaca daripada teks mengatur semua dalam huruf besar (kapital), mungkin karena struktur surat huruf kecil dan bentuk kata yang lebih khas. * Extenders (ascenders, descenders dan bagian memproyeksikan lainnya) meningkatkan artipenting (menonjol). * Tegak tipe Regular (jenis roman) ditemukan lebih terbaca dari tipe miring. * Kontras, tanpa kecerahan yang mempesona, juga telah ditemukan untuk menjadi penting, dengan hitam pada kuning / cream yang paling efektif. * Gambar positif (misalnya hitam putih) lebih mudah untuk dibaca daripada negatif atau dibalik (misalnya putih hitam). Namun bahkan praktek yang diterima secara umum memiliki beberapa pengecualian, misalnya dalam beberapa kasus kecacatan. (Lihat Nasional Inggris Melek Trust untuk temuan mereka di daerah ini.) * Bagian-bagian atas huruf berperan lebih kuat daripada bagian yang lebih rendah dalam proses pengenalan. Mengeset teks menggunakan software LaTeX typesetting digital Keterbacaan juga bisa dikompromikan dengan surat-spasi, spasi kata, atau memimpin yang terlalu ketat atau terlalu longgar. Hal ini dapat ditingkatkan ketika ruang vertikal murah hati memisahkan baris teks, sehingga memudahkan mata untuk membedakan satu baris dari baris berikutnya, atau sebelumnya. Font dirancang dengan buruk dan mereka yang terlalu erat atau longgar dilengkapi juga dapat mengakibatkan keterbacaan miskin. Tipografi adalah elemen dari semua bahan cetakan. publikasi berkala, khususnya surat kabar dan majalah, menggunakan elemen tipografi untuk mencapai penampilan, menarik khas, untuk membantu pembaca dalam menjelajahi publikasi, dan dalam beberapa kasus untuk efek dramatis. Dengan merumuskan panduan gaya, sebuah berkala standarisasi pada koleksi yang relatif kecil dari tipografi, masing-masing digunakan untuk unsur-unsur tertentu dalam publikasi, dan memanfaatkan konsisten ukuran tipe, miring, tebal, besar dan huruf kecil, warna, dan fitur tipografi lainnya . Beberapa publikasi, seperti The Guardian dan The Economist, pergi begitu jauh dengan komisi tipe desainer untuk menciptakan dipesan lebih dahulu (disesuaikan kustom) tipografi untuk penggunaan eksklusif mereka. publikasi berkala yang berbeda desain publikasi mereka, termasuk tipografi mereka, untuk mencapai nada tertentu atau gaya. Misalnya, USA Today menggunakan gaya berani, penuh warna, dan relatif modern melalui penggunaan berbagai tipografi dan warna, ukuran jenis sangat bervariasi, dan nama surat kabar adalah ditempatkan pada latar belakang berwarna. Sebaliknya, The New York Times menggunakan pendekatan yang lebih tradisional, dengan warna yang lebih sedikit, kurang variasi jenis huruf, dan kolom lebih. Terutama di halaman depan surat kabar dan pada sampul majalah, headline sering diatur dalam tipografi tampilan yang lebih besar untuk menarik perhatian, dan ditempatkan di dekat masthead tersebut. [Sunting] tipografi Tampilan Abad ke-19 John Wilkes Booth ingin poster dicetak dengan jenis kayu dan logam Tampilan tipografi adalah elemen ampuh dalam desain grafis, di mana ada kekhawatiran sedikit untuk dibaca dan lebih berpotensi untuk menggunakan tipe secara artistik. Jenis dikombinasikan

dengan ruang negatif, elemen grafis dan gambar, membentuk hubungan dan dialog antara kata dan gambar. Warna dan ukuran elemen jenis jauh lebih umum daripada di tipografi teks. Kebanyakan menampilkan jenis eksploitasi tipografi pada ukuran lebih besar, dimana rincian desain huruf yang diperbesar. Warna digunakan untuk efek emosional dalam menyampaikan nada dan sifat materi pelajaran. Tampilan tipografi meliputi: * Poster, sampul buku; * Tipografi logo dan wordmarks; billboard; * Kemasan dan pelabelan; on-produk tipografi, kaligrafi; * Grafiti; inscriptional dan arsitektur huruf; * Poster desain dan skala besar lainnya huruf signage; * Bisnis komunikasi dan jaminan promosi, iklan; * Wordmarks dan logo tipografi (logo), * Dan tipografi kinetik dalam film dan televisi; vending menampilkan mesin; online dan komputer menampilkan layar. Poster menginginkan untuk pembunuh Abraham Lincoln dicetak dengan timbal dan jenis ukiran kayu, dan menggabungkan fotografi. Tipografi telah lama menjadi bagian penting dari materi promosi dan iklan. Desainer sering menggunakan tipografi untuk menetapkan tema dan suasana hati dalam sebuah iklan, misalnya dengan menggunakan huruf tebal, teks besar untuk menyampaikan pesan tertentu kepada pembaca. Jenis ini sering digunakan untuk menarik perhatian pada iklan tertentu, dikombinasikan dengan penggunaan efisien warna, bentuk dan gambar. Hari ini, tipografi dalam iklan sering mencerminkan merek perusahaan. Font yang digunakan dalam iklan menyampaikan pesan yang berbeda untuk pembaca, font klasik adalah untuk kepribadian yang kuat, sedangkan font yang lebih modern adalah untuk melihat, bersih netral. font tebal adalah digunakan untuk membuat laporan dan menarik perhatian. [Sunting] huruf Inscriptional dan arsitektur Lihat juga: prasasti Sebuah iklan cetak untuk Encyclopdia Britannica dari masalah 1913 National Geographic Sejarah huruf inscriptional erat terkait dengan sejarah menulis, evolusi letterforms dan kerajinan tangan. Meluasnya penggunaan komputer dan berbagai teknik etsa dan sandblasting hari ini telah membuat tangan diukir monumen langka, dan jumlah surat-pemahat kiri di AS terus berkurang. Untuk huruf monumental menjadi efektif, harus dipertimbangkan secara hati-hati dalam konteksnya. Proporsi surat perlu diubah karena ukuran dan jarak dari penampil meningkat. Seorang pakar letterer pemahaman keuntungan dari nuansa melalui banyak latihan dan pengamatan kerajinan mereka. Surat ditarik dengan tangan dan untuk proyek tertentu memiliki kemungkinan yang kaya spesifik dan sangat indah di tangan master. Setiap juga dapat memakan waktu hingga satu jam untuk mengukir, [rujukan?] Sehingga tidak mengherankan bahwa proses sandblasting otomatis telah menjadi standar industri. Untuk membuat surat sandblasted, tikar karet adalah laser dipotong dari file komputer dan menempel pada batu. Pasir kemudian gigitan alur kasar atau saluran terbuka ke permukaan. Sayangnya, banyak dari aplikasi komputer yang menciptakan file ini dan antarmuka dengan laser cutter tidak memiliki tipografi yang tersedia, dan sering memiliki versi inferior dari tipografi yang

tersedia. Apa yang kini dapat dilakukan dalam hitungan menit, bagaimanapun, tidak memiliki arsitektur yang mencolok dan geometri surat pahat-potong yang memungkinkan cahaya untuk bermain di pesawat berbeda yang interior. [Sunting] Lihat pula Google Terjemahan untuk:PenelusuranVideoEmailTeleponObrolanBisnis

http://www.howtogeek.com/howto/30065/how-to-understand-typography-like-aprofessional-designer/

ttypographyTypography sangat sangat selalu hadir kita tidak melihat di sana lagi. Sebagai unsur seperti itu adalah untuk budaya kita, itu benar-benar aneh untuk berpikir itu memiliki sejarah sama sekali. Artikel ini akan berfungsi sebagai pendidikan kental pada kebijakan tipografi, termasuk istilah tipografi, petunjuk font yang tepat, karakter yang tidak biasa, dan sejarah. Kami telah menjadi begitu terbiasa untuk berkomunikasi dengan jenis yang sebagian besar dari kita tidak memperhatikan apa yang dilakukannya, apalagi salah satu hasil desain menyakitkan yang adalah bagian dari penciptaan mereka. Hampir semua jenis huruf besar memiliki sejarah panjang dan kekayaan penting untuk bagaimana font menyampaikan pada konten yang beruang. Setidaknya, setiap font yang tidak diciptakan oleh seseorang bernama "Pizzadude." Sejarah Singkat Jenis sshot-228

Tradisi jenis gaya Barat mulai dengan anggota-anggota Taurat dan salinan tulisan tangan buku. Semua bahan tertulis dilakukan dengan tangan, perlahan dan perlahan, sering mengambil tahun untuk menghasilkan salinan buku. Gagasan tentang sebuah "huruf" atau "font" ini belum diketahui, walaupun kebanyakan ahli-ahli Taurat di seluruh dunia Barat memiliki keunggulan gaya mereka sendiri. Ketika Jerman printer Johannes Gutenberg menemukan jenis cetak tekan barat satu bergerak, ia dan muridnya tangan-ukiran kayu tipe dalam gaya font Blackletter tulisan tangan. Dengan melakukan ini, Gutenberg tidak hanya menciptakan mesin di belakang ledakan besar melek huruf, tetapi juga jujur-untuk-kebaikan pertama "font" dalam bentuk yang dapat digunakan kembali kita memahami mereka pada hari ini. Bahkan lebih dari sejarah sastra, sejarah tipografi ini identik dengan sejarah keaksaraan. desainer Jenis periode Renaissance dan Baroque mengambil inspirasi dari Gutenberg dan satu tipe printer lain bergerak, tetapi juga tampak Klasik (Roma) tipografi. Menggabungkan Majuscules Roma dengan Minuscules naturalistik ditemukan dalam teks-teks kuno yang mengilhami font Blackletter, typographers ini akhirnya membuat font dan huruf seperti yang kita gunakan saat ini. Handcarving individu dan dirancang penuh kasih potongan mengetik, typographers awal secara efektif menciptakan bagian yang penting dari bahasa yang kita berkomunikasi semua. Sebuah screenshot font Garamond Jannon dari StormType Fontclub. Selama bertahun-tahun, "font" yang ini, sederhana bergerak potongan kayu (atau logam, di kemudian, tahun lagi industri), ditempatkan ke belakang, tinta dan menjalankan atas substrat, misalnya, kertas. Karena tipe pencetakan bantuan gaya daun foto cermin, typesetters harus belajar untuk membaca karakter mundur dan menempatkan mereka mundur pada penekanan mereka. Belajar untuk menempatkan mesin terbang dengan membaca mereka mundur, typesetters sering diperingatkan untuk "Mind p mereka dan q's" sebagai p huruf kecil dan huruf kecil q terlihat hampir identik. Font ini adalah agonizingly dirancang di sekitar prinsip inti dari keterbacaan. Desainer memiliki tantangan untuk menciptakan setiap huruf cukup unik harus dibedakan dari sisa abjad, sementara menjaga gaya ditandai pengambilan feature. Keterbacaan adalah sebuah konsep terpisah sepenuhnya dari konsep pembacaan, yang adalah kemampuan untuk dibaca ketika salinan diatur dalam blok besar. hasil desain ini dalam font sebagai hari biasa seperti Helvetica atau Garamond mencerminkan tradisi lama sekali tidak diketahui oleh pengguna komputer paling modern, dan desainer banyak kemungkinan. Dalam salah satu buku modern yang paling penting pada jenis, Elemen-elemen tipografi Gaya, Robert Bringhurst secara singkat membahas tentang kehidupan Jean Jannon, yang disebut "desainer tipe terbesar dari Baroque Prancis." Menggambarkan Dia Jannon sebagai seorang Protestan yang agama dianiaya karena sebagian besar hidupnya, dan bahwa pengalamannya menyebabkan dia membuat tipografi yang "elegan tapi nonkonformis." font Jannon adalah sering disamakan dengan Garamond, bahkan sampai hari ini. Ini adalah semacam sejarah diperbolehkan di balik setiap jenis huruf besar dan Bringhurst memungkinkan kita tahu itu. Hal ini dengan pemahaman seperti ini seorang desainer yang hebat dapat menikah halus, gaya tak terlihat untuk menyalin tubuh yang sederhana.

Dari Unsur Gaya tipografi oleh Robert Bringhurst "Tipografi ada untuk menghormati konten." Kata Bringhurst. Dan semua seni adalah, di bagian, pada artis. Seni tipografi mengatakan sesuatu pada gaya pribadi seter itu. Jannon adalah seorang Prancis nonkonformis tipografi yang dirancang rapi. Bila Anda mengatur tubuh salinan Anda di Jannon wajah, apa yang Anda katakan tentang isi dari kata-kata? Apakah Anda berbicara tentang bakat Prancis penulis? Dari ikonoklasme nya? Dari penderitaan dan penganiayaan? Ini adalah tingkat kekayaan, sejarah dan keahlian desainer berpengetahuan seperti petunjuk Bringhurst ketika mendekati masalah desain. Setiap wajah mengatakan sesuatu, bahkan jika tidak jelas. sshot-236 font Digital itu, lebih atau kurang, efek yang tak terelakkan dari sejarah sebagai langkah desain menuju era komputer. Dalam rangka untuk menarik bagi desainer dan typographers, perusahaan seperti Apple dan Adobe diteliti font dicetak tahun lalu oleh pengrajin tipe master, membawa pekerjaan seumur hidup telaten dari desain ke ukuran file dari beberapa miniscule KB. Sementara font digital memiliki efek besar pada pembuatan desain lebih mudah diakses ke seluruh dunia, telah ada reaksi terhadap perlakuan font handcrafted tercinta. Banyak desainer telah memutuskan untuk memasukkan ini "usang" metode ke dalam desain mereka, dengan sengaja mengabaikan sleekness desain untuk alat dan mesin bahkan Gutenberg mungkin mengenali. Bukan untuk mengatakan bahwa ini adalah kutipan-tanda kutip "benar" cara untuk merencanakan. Banyak bidang desain, termasuk desain situs, sakit sesuai untuk mencetak dengan angka kayu. Tetapi dengan pemahaman sejarah tipografi yang desainer yang baik harus dimulai dengan sebelum ia memutuskan untuk mengambil yang dibuat dengan hati-hati FUTURA, Gill Sans, atau Jean Jannon-dirancang font dan melakukan tak terkatakan, hal-hal yang benar-benar kasar itu bahwa desain mungkin panggilan untuk. Tipografi Ketentuan Harus Anda Ketahui * Body Copy: blok besar tipe diatur untuk dibaca dengan mudah kemungkinan terbesar. Tubuh menyalin semua harus diatur dalam font yang sama, dengan ukuran titik bersama untuk wajah dan memimpin. * Huruf kecil: Atau dikenal sebagai huruf kapital. Sebagian besar abjad kita meminjam Majuscules dari bahasa Latin, atau Klasik letterforms. * Sangat kecil: counterpart ke huruf kecil, Minuscules yang kami huruf kecil, disalin dan dimodifikasi sepanjang tahun untuk lebih sesuai dengan teman-teman mereka letterform Klasik. * X-Tinggi: Dalam satu feature kecil dari font, yang "tinggi" yang disebut adalah ruang antara baseline dan titik tengah, yang sering puncak huruf kecil x. * Baseline: Baris yang tak terlihat di mana font ". Istirahat" Descenders dapat dip di bawah baris ini, tetapi memiliki titik istirahat yang duduk di atasnya. * Ascender: Pada feature Minuscules, yang Ascender adalah bagian dari font yang melebihi ketinggian-X, mendekati ketinggian surat Modal. Surat dengan ascenders adalah mereka l seperti, b, f, atau k. * Descender: Juga di Minscules, yang descender adalah bagian yang dips bawah baseline. Surat yang berisi descenders adalah p, q, y, dan, dalam beberapa wajah, f. * Ligatures: Kadang huruf kecil bertemu dalam kata-kata dan membuat titik singgung dan bentuk aneh yang dapat menyebabkan pembaca untuk tersandung tanpa menyadari mengapa.

Typographers berseni menggabungkan huruf seperti "fi", "ti", "FFI" dengan cara yang mudah pada mata dan sering tidak terdeteksi sebagai karakter terpisah. font kualitas Banyak berisi ligatures antara mesin terbang mereka. * Bowl: Terlampir putaran ruang dalam huruf seperti "o" dan "p" atau "B". * Counter atau Counterform: Buka bulat ruang dalam huruf seperti "c", "G" atau "U." The huruf kecil "e" memiliki mangkuk dan counterform. * Letterspace: Istilah tipografi yang paling literal, LETTERSPACING adalah menambahkan spasi kosong di antara huruf individu. Hanya menambahkan spasi dan tidak dapat disamakan dengan kerning. Beberapa font easer untuk membaca Letterspaced, sementara beberapa lebih sulit. * Kerning: Surat yang Kerned ketika ruang di antara huruf yang ditutup naik, membawa mereka lebih dekat bersama. Beberapa kombinasi huruf seperti "AV" sering harus kerning untuk tidak terlihat canggung dan diisi dengan ruang kelebihan. kerning Sebagian besar tipe komputer modern dilakukan secara otomatis oleh perangkat lunak, tetapi mungkin memerlukan pengamatan tergantung pada font atau situasi. * Lead atau Memimpin: Timbal adalah ruang antara garis pangkal teks di copy tubuh. Misalnya, "double-spacing" penelitian makalah Anda pada Word adalah meningkatkan tingkat tinggi. Memimpin ditetapkan dalam mata dan biasanya diatur pada titik yang sama dengan font atau sedikit lebih tinggi. Hal ini diucapkan "Lead" seperti dalam zat logam berat dalam kasus "Lead" dan "Memimpin." * Serif: serifs berkembang tradisional, mata, dan bentuk di ujung stroke surat. Ini adalah keunggulan dari gaya font yang lebih tua dengan akar di Roma, Italia, dan skrip Jerman. Ini awalnya merupakan bagian dari stroke samaran naturalistik dan menjadi bagian dari feature satu font. Ini membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang mungkin Anda berpikir untuk font pertama tanpa serif yang akan dibuat dan dan banyak digunakan. * Jenis nerd: Tepat seperti apa suara, Nerds Jenis menikmati menunjukkan ketika seseorang menggunakan Faux Bold atau Perdana Double bukan kutipan benar. Tipografi adalah sebuah bentuk seni yang dibuat oleh sticklers, dan menciptakan banyak Nerds Jenis. Kebijakan Jenis Font sshot-243 Serif: Apa yang telah menjadi standar standar, serif font mereka telah berkembang, mata, dan bentuk pada ujung stroke mereka. Serif font sering dianggap "tradisional," dan sering digunakan lebih banyak untuk mengatakan sesuatu pada tradisi ini di lebih konservatif, desain kuno. copy Tubuh diatur dalam font serif sering sangat mudah dibaca. Serif umum adalah Times, Georgia, Garamond, Minion, dan Baskerville. sshot-242 Sans serif: Ketika Sans serif font pertama diciptakan, orang-orang menyebut mereka "Grotesque." Nama ini masih ada sampai sekarang sebagai salah satu generasi pertama dari font Sans serif. Sans adalah sepupu hipster lebih modern untuk font serif. Banyak desain tipografi saat ini menggunakan font Sans. Sans umum adalah Helvetica, Efek, FUTURA, Frutiger, Myriad, atau Tahoma. sshot-240 Slab serif: Font serif dipopulerkan pada abad ke-19 ketika dunia Barat mengembangkan

minat dalam sejarah Mesir. Slab serif memiliki lembaran gumpal dari serif sebagai lawan yang menunjuk atau membangun yang fitur font serif berdasarkan humanistik, letterforms tulisan tangan. Slab Common serifs Rockwell dan Kurir, font mesin ketik. sshot-248 Blackletter: Sayangnya, ini sering disebut "Inggris Kuno" font. Blackletters adalah font pertama yang akan dicetak oleh tipe ponsel, dan karena itu huruf pertama dalam pengertian, berkali-modern. Mereka adalah berdasarkan tradisi caligraphic dan satu kali digunakan oleh Gutenberg untuk mencetak Alkitab Gutenberg terkenal. Sebuah Blackletter umum adalah Fraktur. sshot-241 Dingbat: Dekorasi, non letterform mesin terbang yang digunakan untuk kebutuhan berbagai dekoratif. Common Dingbat font Zapf Dingbats dan Wingdings. sshot-244 Tampilan font: Font yang dirancang khusus untuk jangka pendek, teks eye-catching. Poster, iklan, dan header web desain paling baik dilakukan dalam font Tampilan. sshot-245 Tubuh Font: Font dimaksudkan untuk membentuk bagian-bagian besar tubuh salinan. Instruksi, koran, dan isi dari posting blog semua harus diatur dalam font tubuh yang sesuai. sshot-246 Kaligrafi atau Script Font: Font dirancang berdasarkan tulisan tangan seseorang atau dirancang untuk terlihat seperti tulisan tangan. Ini dapat sebagai rumit sebagai Edwardian Script atau yang sederhana seperti belum membenci Sans MS sederhana Komik. sshot-247 Novelty Font: Digital tipografi telah memungkinkan desainer untuk membuat segala macam aneh, tapi anehnya tampan font. Ini bisa berkisar dari berguna untuk ke, dari menyalin font judul film, untuk meminjam gaya seniman Graffiti. Kebaruan adalah semacam istilah payung saya sendiri. Saya menggunakannya untuk menggambarkan perbedaan antara trend mode desain font versus sejarah, lama didirikan dan jenis font yang tak terbantahkan. Tips untuk Tipografi Lebih Baik * Setiap kali terjadi, menghormati sejarah tipografi Anda. * Sembunyikan saja mungkin belum dirancang untuk peregangan, menekuk, atau terdistorsi. * Design untuk dibaca dan keterbacaan. Jenis seharusnya dibaca. * Pertimbangkan apa font Anda dirancang untuk saat memilih itu. Jangan menulis memo Anda di Impact. Mengirim email yang dikirim di Funstuff membuat Anda terlihat konyol. Banyak font * dirancang untuk ditetapkan dalam kasus Atas dan Bawah. font Script adalah contoh dari ini dan letaknya-sah dalam semua topi.

* Blackletter font contoh lain. Ada estetika yang berhubungan dengan semua-topi Blackletter font, tetapi mereka tidak selalu menawarkan untuk membaca seperti itu. * Jika tujuan utama Anda adalah berkomunikasi konten, sederhana sering lebih baik. * Gunakan beberapa font dan ukuran titik dalam font tersebut mungkin pada desain tunggal. * Jika Anda menggunakan font yang berbeda atau ukuran titik di font dalam desain, pastikan Anda memiliki alasan. * Pastikan mereka cukup berbeda bahwa perbedaan itu adalah melihat. * Jika Anda mengabaikan salah satu dari yang disebut "aturan desain," memiliki alasan yang baik, dan melakukannya dengan sangat baik. Khusus terima kasih dan kredit ke Tipografi WikiProject. Artikel Anda telah membantu saya sikat di jenis pengetahuan berhenti berkembang saya. Gambar diambil dari Unsur tipografi Style oleh Robert Bringhurst diasumsikan petunjuk yang adil. Semua tipografi yang lain dianggap milik umum di bawah Threshold dari Orisinalitas. Dan untuk catatan, saya punya banyak cinta untuk Pizzadude. Simak Baca secara fonetik
WIKI MEDIA http://en.wikipedia.org/wiki/Typography

tipografi tradisional typographyIn, teks terdiri untuk membuat, mudah dibaca koheren, dan secara visual seluruh memuaskan yang bekerja tidak terlihat, tanpa kesadaran pembaca. Bahkan distribusi bahan mengeset, dengan minimal gangguan dan anomali, adalah bertujuan untuk menghasilkan kejelasan dan transparansi. Pilihan font (s) adalah aspek utama tipografi teks fiksi-prosa, non-fiksi, editorial, pendidikan, keagamaan, ilmu pengetahuan, spiritual dan komersial menulis semua memiliki karakteristik yang berbeda dan persyaratan tipografi yang tepat dan font. Untuk bahan bersejarah tipografi teks didirikan sering dipilih sesuai dengan skema genre sejarah yang diperoleh melalui proses yang panjang pertambahan, dengan tumpang tindih antara periode sejarah. buku kontemporer lebih cenderung diatur dengan negara-of-the-art seriffed "Romawi teks" atau "Romawi buku" dengan nilai desain bergema seni desain masa kini, yang erat berdasarkan pada model tradisional seperti orang-orang dari Nicolas Jenson, Francesco Griffo (a punchcutter yang

menciptakan model untuk tipografi Aldine), dan Claude Garamond. Dengan lebih khusus mereka persyaratan, surat kabar dan majalah mengandalkan kompak, font erat dilengkapi teks seriffed dirancang khusus untuk tugas tersebut, yang menawarkan fleksibilitas maksimum, mudah dibaca dan efisiensi penggunaan ruang halaman. font serif teks Sans sering digunakan untuk paragraf pengantar, teks insidentil dan artikel pendek keseluruhan. Sebuah fashion saat ini adalah pasangan jenis sans-serif untuk judul dengan kinerja tinggi font seriffed dari pencocokan gaya untuk teks artikel. Tipografi dimodulasi oleh ortografi dan linguistik, struktur kata, frekuensi kata, morfologi, fonetik konstruksi dan sintaksis linguistik. Tipografi juga tunduk pada konvensi budaya tertentu. Sebagai contoh, dalam bahasa Perancis adalah kebiasaan untuk menyisipkan spasi non-breaking sebelum tanda titik dua (:) atau titik koma (;) dalam sebuah kalimat, sedangkan dalam bahasa Inggris tidak. [Sunting] Warna Dalam tipografi warna adalah densitas keseluruhan tinta pada halaman, ditentukan terutama oleh jenis dan ukuran wajah, yang terkemuka, tetapi juga oleh jarak kata dan kedalaman margin. [14] layout teks, nada atau warna materi set , dan interaksi teks dengan ruang putih halaman dan elemen grafis lainnya bergabung untuk menanamkan "merasa" atau "resonansi" dengan materi pelajaran. Dengan media cetak typographers juga prihatin dengan margin yang mengikat, pemilihan kertas dan metode pencetakan. [Sunting] Keterbacaan dan keterbacaan Tidak menjadi bingung dengan Keterbacaan. Keterbacaan terutama kepedulian dari desainer jenis huruf, untuk memastikan bahwa setiap karakter individu atau mesin terbang yang jelas dan dibedakan dari semua karakter lain di font. Keterbacaan juga di bagian perhatian dari penyusun huruf untuk memilih jenis huruf dengan kejelasan sesuai desain untuk digunakan pada ukuran yang dimaksud. Contoh desain terkenal, Brush Script, berisi sejumlah surat tak terbaca karena banyak karakter yang dapat dengan mudah salah membaca terutama jika dilihat di luar konteks tekstual. Keterbacaan terutama kepedulian dari desainer seter atau informasi. Ini adalah hasil yang diinginkan dari proses lengkap penyajian bahan tekstual untuk berkomunikasi arti sebagai jelas mungkin. Seorang pembaca harus dibantu dalam menjelajahi sekitar informasi dengan mudah, dengan surat yang optimal antar-, inter-kata dan khususnya jarak antar-line, ditambah dengan panjang baris yang sesuai dan posisi pada halaman, editorial "chunking" hati-hati dan pilihan teks arsitektur judul, folio, dan link referensi. Teks mengeset di Iowan roman Old Style, huruf miring dan topi kecil, dioptimalkan di sekitar 10 kata per baris, jenis huruf berukuran di 14 titik pada pelacakan 1,4 x terkemuka, dengan 0,2 poin tambahan. Ekstrak esai oleh Oscar Wilde Renaisans Inggris ca Art. 1882. Salah satu perbedaan yang paling jelas antara dua konsep disajikan oleh Walter Tracy dalam surat keputusan Kredit. Ini ... 'dua aspek dari tipe' ... adalah ... 'mendasar untuk efektivitasnya. Karena arti umum dari "dibaca" adalah "dibaca" ada orang-orang - bahkan beberapa profesional yang terlibat dalam tipografi - yang berpikir bahwa "keterbacaan" istilah adalah semua yang diperlukan dalam setiap diskusi pada efektifitas jenis. Namun keterbacaan dan keterbacaan yang terpisah, meskipun aspek dihubungkan tipe. Dipahami dengan baik ... dua istilah dapat membantu untuk menjelaskan karakter dan fungsi dari jenis yang lebih tepat daripada keterbacaan saja. ... Dalam tipografi kita harus mengambil definisi ... ... keterbacaan berarti kualitas menjadi yg dpt ditafsirkan dan dikenali - sehingga kita dapat mengatakan, misalnya, bahwa h huruf kecil dalam miring gaya tertentu lama tidak terbaca dalam ukuran kecil karena nya kaki di-berpaling membuatnya tampak seperti huruf b, atau tokoh 3 dalam iklan baris terlalu mirip dengan 8. ... Dalam keterbacaan layar

ukuran lagi menjadi masalah yang serius, sebuah karakter yang menyebabkan ketidakpastian pada 8 ukuran titik akan cukup jelas di 24 titik '[15]. Perhatikan bahwa di atas berlaku untuk orang dengan penglihatan 20/20 pada jarak baca yang tepat dan di bawah pencahayaan yang optimal. Analogi dari grafik Optik, tes ketajaman visual dan independen makna, berguna untuk menunjukkan ruang lingkup konsep keterbacaan. 'Dalam tipografi ... jika kolom surat kabar atau majalah atau halaman dari buku bisa dibaca selama beberapa menit pada suatu waktu tanpa ketegangan atau kesulitan, maka kita dapat mengatakan jenis telah mudah dibaca baik. Istilah ini menggambarkan kualitas kenyamanan visual - syarat penting dalam pemahaman membentang panjang teks tetapi, paradoks, tidak begitu penting dalam hal-hal seperti direktori telepon atau air time-line-tabel, di mana pembaca tidak membaca terus menerus, tetapi mencari untuk item tunggal informasi. Perbedaan dalam dua aspek efektivitas visual diilustrasikan oleh argumen familiar di kesesuaian jenis sans-serif untuk pengaturan teks. Karakter pada wajah sans-serif tertentu mungkin sempurna terbaca dalam diri mereka sendiri, tapi tak seorang pun akan berpikir untuk setting sebuah novel populer di karena pembacaan yang rendah. '[16]' Keterbacaan 'mengacu pada persepsi' dan keterbacaan 'mengacu pada pemahaman' [16]. Typographers bertujuan untuk mencapai kesempurnaan dalam keduanya. "Para jenis huruf yang dipilih harus dapat dibaca. Artinya, harus dibaca tanpa upaya Terkadang keterbacaan. Adalah hanya masalah ukuran tipe. Lebih sering Namun, ini adalah masalah desain huruf. Pada tipografi umum yang benar dasar letterforms lebih terbaca dari tipografi yang telah kental, diperluas, menghiasi, atau abstrak. "Namun, bahkan sebuah jenis huruf dapat terbaca menjadi tidak terbaca melalui pengaturan miskin dan penempatan, hanya sebagai jenis huruf yang kurang dapat dibaca bisa dibuat lebih mudah dibaca melalui desain yang baik." [17] Studi dari kedua keterbacaan dan keterbacaan telah memeriksa berbagai faktor termasuk ukuran jenis dan tipe desain. Misalnya, membandingkan serif vs sans-serif tipe, tipe miring vs tipe roman, panjang baris, spasi baris, kontras warna, desain tepi kanan-tangan (misalnya, pembenaran, tepi lurus tangan kanan) vs berkisar kiri , dan apakah teks ditulis dgn tanda penghubung. penelitian keterbacaan telah dipublikasikan sejak akhir abad kesembilan belas. Meskipun sering ada persamaan dan kesepakatan tentang banyak topik, yang lain sering membuat daerah pedih konflik dan variasi pendapat. Sebagai contoh, tak seorang pun telah memberikan jawaban yang konklusif, sans serif font serifed atau, menyediakan keterbacaan yang paling sesuai dengan Alex Poole. [18] topik lain seperti vs dibenarkan dibenarkan jenis, penggunaan tanda hubung, dan font yang tepat bagi orang-orang dengan kesulitan membaca seperti Dyslexia, terus menjadi subyek perdebatan. Website seperti hgredbes.com, larangan sans komik, Nasional Inggris Melek Trust, dan Mark Simsonson Studio telah mengangkat memperdebatkan pendapat pada mata pelajaran di atas dan banyak lagi setiap menyajikan posisi menyeluruh dan terorganisir dengan baik. Keterbacaan biasanya diukur melalui kecepatan membaca, dengan skor pemahaman yang digunakan untuk memeriksa efektivitas (yaitu, bukan terburu-buru atau ceroboh membaca). Misalnya, Miles Tinker, yang menerbitkan banyak penelitian dari tahun 1930-an ke 1960-an, menggunakan kecepatan membaca peserta tes yang diperlukan untuk tempat kata-kata ganjil

sebagai efektifitas filter. The Keterbacaan Print Unit di Royal College of Art di bawah Profesor Herbert Spencer dengan Brian Coe dan Reynolds Linda [19] melakukan pekerjaan penting di daerah ini dan merupakan salah satu pusat yang mengungkapkan pentingnya saccadic irama gerakan mata untuk dibaca - khususnya kemampuan untuk menerima (mengakui makna yaitu kelompok) sekitar tiga kata sekaligus dan fisiognomi mata yang berarti bahwa mata lelah, jika baris yang diperlukan lebih dari 3 atau 4 dari melompat saccadic. Lebih dari ini ditemukan untuk memperkenalkan strain dan kesalahan dalam membaca (misalnya Menggandakan). Hari-hari ini, penelitian keterbacaan cenderung terbatas untuk masalah kritis, atau pengujian solusi desain khusus (misalnya, bila tipografi baru dikembangkan). Contoh masalah-masalah kritis termasuk tipografi (juga disebut font) untuk orang dengan gangguan visual, dan tipografi tandatanda jalan raya, atau untuk kondisi lain di mana keterbacaan dapat membuat suatu perbedaan kunci. Sebagian besar literatur penelitian keterbacaan agak atheoretical - berbagai faktor diuji secara individu atau gabungan (pasti begitu, sebagai faktor yang berbeda adalah saling tergantung), namun banyak tes dilakukan dalam ketiadaan model membaca atau persepsi visual. Beberapa typographers percaya bahwa bentuk kata secara keseluruhan (Bouma) sangat penting dalam mudah dibaca, dan bahwa teori pengakuan letterwise paralel adalah salah salah, kurang penting, atau tidak seluruh gambar. Studi membedakan antara pengakuan Bouma dan pengakuan letterwise paralel yang berkaitan dengan bagaimana orang benar-benar mengenali kata-kata ketika mereka membaca, lebih menyukai pengakuan letterwise paralel, yang diterima secara luas oleh para psikolog kognitif. [Rujukan?] Beberapa temuan yang disepakati bersama penelitian keterbacaan meliputi: [rujukan?] * Teks diatur dalam huruf kecil lebih mudah dibaca daripada teks mengatur semua dalam huruf besar (kapital), mungkin karena struktur surat huruf kecil dan bentuk kata yang lebih khas. * Extenders (ascenders, descenders dan bagian memproyeksikan lainnya) meningkatkan artipenting (menonjol). * Tegak tipe Regular (jenis roman) ditemukan lebih terbaca dari tipe miring. * Kontras, tanpa kecerahan yang mempesona, juga telah ditemukan untuk menjadi penting, dengan hitam pada kuning / cream yang paling efektif. * Gambar positif (misalnya hitam putih) lebih mudah untuk dibaca daripada negatif atau dibalik (misalnya putih hitam). Namun bahkan praktek yang diterima secara umum memiliki beberapa pengecualian, misalnya dalam beberapa kasus kecacatan. (Lihat Nasional Inggris Melek Trust untuk temuan mereka di daerah ini.) * Bagian-bagian atas huruf berperan lebih kuat daripada bagian yang lebih rendah dalam proses pengenalan. Mengeset teks menggunakan software LaTeX typesetting digital Keterbacaan juga bisa dikompromikan dengan surat-spasi, spasi kata, atau memimpin yang terlalu ketat atau terlalu longgar. Hal ini dapat ditingkatkan ketika ruang vertikal murah hati memisahkan baris teks, sehingga memudahkan mata untuk membedakan satu baris dari baris berikutnya, atau sebelumnya. Font dirancang dengan buruk dan mereka yang terlalu erat atau longgar dilengkapi juga dapat mengakibatkan keterbacaan miskin.

Tipografi adalah elemen dari semua bahan cetakan. publikasi berkala, khususnya surat kabar dan majalah, menggunakan elemen tipografi untuk mencapai penampilan, menarik khas, untuk membantu pembaca dalam menjelajahi publikasi, dan dalam beberapa kasus untuk efek dramatis. Dengan merumuskan panduan gaya, sebuah berkala standarisasi pada koleksi yang relatif kecil dari tipografi, masing-masing digunakan untuk unsur-unsur tertentu dalam publikasi, dan memanfaatkan konsisten ukuran tipe, miring, tebal, besar dan huruf kecil, warna, dan fitur tipografi lainnya . Beberapa publikasi, seperti The Guardian dan The Economist, pergi begitu jauh dengan komisi tipe desainer untuk menciptakan dipesan lebih dahulu (disesuaikan kustom) tipografi untuk penggunaan eksklusif mereka. publikasi berkala yang berbeda desain publikasi mereka, termasuk tipografi mereka, untuk mencapai nada tertentu atau gaya. Misalnya, USA Today menggunakan gaya berani, penuh warna, dan relatif modern melalui penggunaan berbagai tipografi dan warna, ukuran jenis sangat bervariasi, dan nama surat kabar adalah ditempatkan pada latar belakang berwarna. Sebaliknya, The New York Times menggunakan pendekatan yang lebih tradisional, dengan warna yang lebih sedikit, kurang variasi jenis huruf, dan kolom lebih. Terutama di halaman depan surat kabar dan pada sampul majalah, headline sering diatur dalam tipografi tampilan yang lebih besar untuk menarik perhatian, dan ditempatkan di dekat masthead tersebut. [Sunting] tipografi Tampilan Abad ke-19 John Wilkes Booth ingin poster dicetak dengan jenis kayu dan logam Tampilan tipografi adalah elemen ampuh dalam desain grafis, di mana ada kekhawatiran sedikit untuk dibaca dan lebih berpotensi untuk menggunakan tipe secara artistik. Jenis dikombinasikan dengan ruang negatif, elemen grafis dan gambar, membentuk hubungan dan dialog antara kata dan gambar. Warna dan ukuran elemen jenis jauh lebih umum daripada di tipografi teks. Kebanyakan menampilkan jenis eksploitasi tipografi pada ukuran lebih besar, dimana rincian desain huruf yang diperbesar. Warna digunakan untuk efek emosional dalam menyampaikan nada dan sifat materi pelajaran. Tampilan tipografi meliputi: * Poster, sampul buku; * Tipografi logo dan wordmarks; billboard; * Kemasan dan pelabelan; on-produk tipografi, kaligrafi; * Grafiti; inscriptional dan arsitektur huruf; * Poster desain dan skala besar lainnya huruf signage; * Bisnis komunikasi dan jaminan promosi, iklan; * Wordmarks dan logo tipografi (logo), * Dan tipografi kinetik dalam film dan televisi; vending menampilkan mesin; online dan komputer menampilkan layar. Poster menginginkan untuk pembunuh Abraham Lincoln dicetak dengan timbal dan jenis ukiran kayu, dan menggabungkan fotografi. [Sunting] Periklanan Tipografi telah lama menjadi bagian penting dari materi promosi dan iklan. Desainer sering

menggunakan tipografi untuk menetapkan tema dan suasana hati dalam sebuah iklan, misalnya dengan menggunakan huruf tebal, teks besar untuk menyampaikan pesan tertentu kepada pembaca. Jenis ini sering digunakan untuk menarik perhatian pada iklan tertentu, dikombinasikan dengan penggunaan efisien warna, bentuk dan gambar. Hari ini, tipografi dalam iklan sering mencerminkan merek perusahaan. Font yang digunakan dalam iklan menyampaikan pesan yang berbeda untuk pembaca, font klasik adalah untuk kepribadian yang kuat, sedangkan font yang lebih modern adalah untuk melihat, bersih netral. font tebal adalah digunakan untuk membuat laporan dan menarik perhatian. [Sunting] huruf Inscriptional dan arsitektur Lihat juga: prasasti Sebuah iklan cetak untuk Encyclopdia Britannica dari masalah 1913 National Geographic Sejarah huruf inscriptional erat terkait dengan sejarah menulis, evolusi letterforms dan kerajinan tangan. Meluasnya penggunaan komputer dan berbagai teknik etsa dan sandblasting hari ini telah membuat tangan diukir monumen langka, dan jumlah surat-pemahat kiri di AS terus berkurang. Untuk huruf monumental menjadi efektif, harus dipertimbangkan secara hati-hati dalam konteksnya. Proporsi surat perlu diubah karena ukuran dan jarak dari penampil meningkat. Seorang pakar letterer pemahaman keuntungan dari nuansa melalui banyak latihan dan pengamatan kerajinan mereka. Surat ditarik dengan tangan dan untuk proyek tertentu memiliki kemungkinan yang kaya spesifik dan sangat indah di tangan master. Setiap juga dapat memakan waktu hingga satu jam untuk mengukir, [rujukan?] Sehingga tidak mengherankan bahwa proses sandblasting otomatis telah menjadi standar industri. Untuk membuat surat sandblasted, tikar karet adalah laser dipotong dari file komputer dan menempel pada batu. Pasir kemudian gigitan alur kasar atau saluran terbuka ke permukaan. Sayangnya, banyak dari aplikasi komputer yang menciptakan file ini dan antarmuka dengan laser cutter tidak memiliki tipografi yang tersedia, dan sering memiliki versi inferior dari tipografi yang tersedia. Apa yang kini dapat dilakukan dalam hitungan menit, bagaimanapun, tidak memiliki arsitektur yang mencolok dan geometri surat pahat-potong yang memungkinkan cahaya untuk bermain di pesawat berbeda yang interior. [Sunting] Lihat pula [Sunting] organisasi Pendukung * ATypI (Perancis: Association Internationale Typographique; Asosiasi tipografi Internasional) * Emil Ruder * Masyarakat pecinta tipografi * The Typophiles * Jenis Direksi Club * Typophile (internet forum)

Jenis Huruf

Secara garis besar huruf-huruf digolongkan menjadi:


y y

Roman, dengan ciri memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai dan feminin. Egyptian, dengan ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan adalah kokoh, kuat, kekar dan stabil. Sans Serif, dengan ciri tanpa sirip/serif, dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien. Script, merupakan goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab. Miscellaneous, merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental.

Legibility dan Keterbacaan Legibility adalah tingkat kemudahan mata mengenali suatu tulisan tanpa harus bersusah payah. Hal ini bisa ditentukan oleh: 1. Kerumitan desain huruf, seperti penggunaan serif, kontras stroke, dan sebagainya. 2. Penggunaan warna 3. Frekuensi pengamat menemui huruf tersebut dalam kehidupan sehari-hari Keterbacaan adalah tingkat kenyamanan suatu susunan huruf saat dibaca, yang dipengaruhi oleh: 1. 2. 3. 4. Jenis huruf Ukuran Pengaturan, termasuk di dalamnya alur, spasi, kerning, perataan, dan sebagainya Kontras warna terhadap latar belakang

http://jurusgrafis.com/artikel/tips-membuat-tipografi-lebih-menarik-mudah-terbaca/

Tipografi merupakan unsur penting di dalam desain, karena tipografi adalah inti. Tipografi adalah salah satu elemen yang menyampaikan isi dan maksud dari sebuah karya desain. Tidak jarang, desain yang efektif adalah desain yang hanya menggunakan tipografi yang baik tanpa menggunakan elemen visual sama sekali. Sebegitu pentingnya peran tipografi pada desain yang kita hasilkan, jadi biarpun desain visual kita wah, tetapi kalau tipografi nya tidak mudah di baca dan susah di mengerti, maka desain tersebut termasuk gagal. Untuk menghindari itu, berikut 6 tips dasar untuk membuat tipografi lebih menarik, nyaman dan mudah terbaca.

Kerning
Kerning adalah jarak antar huruf. Dan ini merupakan favorit saya, kalau sudah bingung bagaimana membuat judul/kalimat tertentu menjadi lebih menarik, saya biasanya mendempetkan kerning pada judul/kalimat tersebut. Namun harap di perhatikan, jangan sampai terlalu mendempetkan kerning karena hasilnya judul/tulisan akan susah terbaca dan terasa penuh. Jadi, gunakanlah teknik ini secukupnya. Pemakaian jenis font yang tepat dapat membantu desain menjadi lebih menyatu dan lebih cepat mengkomunikasikan maksud dari desain. Misalnya, pada desain brosur kecantikan, kita tidak mungkin menggunakan font yang keras, berbentuk kaku dan tebal. Akan lebih tepat jika kita menggunakan font yang tipis dan luwes, sesuai dengan kepribadian target market yang di tuju, yaitu wanita. Jenis font bisa di ibaratkan jenis suara yang berbicara pada desain. Font dengan gaya tebal akan terasa seperti suara laki-laki dan bersuara berat. Font berbentuk kaku dan kotak-kotak, akan terasa seperti robot atau mesin yang berbicara, dan seterusnya. Masing-masing jenis font mempunyai jenis suara tersendiri.

Kita bisa memainkan berat (tebal tipis) dan ukuran (besar kecil) font, untuk memberikan emphasis (elemen mana yang akan di baca atau di tampilkan terlebih dahulu). Sehingga secara tidak langsung pembaca akan di tuntun sesuai dengan flow yang kita mau. Cara ini juga untuk mencegah pembaca pusing akan bagian mana yang seharusnya di lihat terlebih dahulu. Salah urutan dalam membaca akan mengakibatkan informasi yang kita sebarkan susah di mengerti.

Sumber http://www.master.web.id/mwmag/issue/06/content/tutorial-tipografi-1/tutorialtipografi-1.html

MENGENAL TIPE
Tipografi adalah disiplin ilmu yang dipandang tidak cool tapi misterius, yang selalu di belakang layar dan cenderung low profile. Bandingkan dengan usability misalnyayang akhir-akhir ini naik daun. Siapa sih yang tidak kenal Jakob Nielsen? Atau bandingkan dengan tokoh new media Web dan Flash macam Jeffrey Zeldman dan Hillman Curtis. Rata-

rata dari kita kenal atau minimal pernah dengar namanya. Tapi kalau disuruh menyebutkan siapa tokoh tipografi favorit, atau siapa yang menciptakan tipe Futura atau Georgia, maka kebanyakan dari kita menggeleng. Tokoh suatu bidang seringkali mencerminkan seberapa popular bidang tersebut. Kalau tokoh-tokoh tipografi jarang kita ketahui, maka barangkali begitu pulalah dengan bidang ilmu tipografi. Padahal tipografi amatlah penting bagi semua desainer, termasuk desainer Web.
Dalam seri tutorial apresiasi tipografi ini, fokus kita adalah pada tipe. Kita akan mengenal apa itu tipe. Kita juga akan menyinggung teknologi font dan tipografi di komputer. Lalu melihat profil beberapa perusahaan penerbit fontyang biasa disebut digital type foundryyang ternama seperti Adobe dan ITC. Kita pun akan mengenal beberapa tipe popular seperti Garamond dan Bodoni. Dan terakhir kita akan membahas desain logo yang mengutamakan permainan huruf dan tipe. Meski demikian, tak ketinggalan akan disinggung pula aspek-aspek dasar tipografi yang baik. Karena sifat tutorial ini pemula, maka bisa diikuti baik oleh desainer Webyang rata-rata, sayangnya, memang kurang mengenal tipografi dibandingkan desainer cetakmaupun oleh umum. Alangkah baiknya jika setiap orang memahami dasar-dasar tipografi. Apalagi karena sekarang setiap hari mau tidak mau kita berurusan dengan huruf dan tipe di komputer. Mulai dari memilih font saat akan membuat surat, kartu undangan, halaman web, kartu nama, dan lain-lain. Tujuan akhir tutorial ini adalah membangkitkan kesadaran akan tipe sehingga pembaca menyadari peran tipografi dalam desain grafis, mengenal font-font, dan dapat memilih dan memadu font sesuai karakteristik masing-masing font. Tutorial ini tidak akan membahas hingga ke pemakaian software Fontographer atau teknik perancangan tipe lainnya, melainkan hanya dari sisi apresiasi.

Tipe/Typeface dan Font


Satu hal pertama yang Anda bisa perhatikan dari tulisan-tulisan yang berbeda itu adalah, bahwa bukan huruf-hurufnya saja yang berbeda, melainkan jenis hurufnya juga. Huruf A atau a di sebuah tulisan bisa berbeda dari huruf A dan a yang lain. Anda tahu bahwa keduanya abjad alfabet yang sama, tapi Anda juga mengamati bahwa jenis hurufnya berbeda. Bisa jadi yang satu lebih tebal atau gemuk dari yang lain, bisa jadi kaki-kaki hurufnya ada yang memiliki tangkai, atau lebih pendek atau lebih panjang, dan sebagainya. Sebuah jenis huruf yang sama kadang diberi nama tertentu (misalnya: Times New Roman). Jenis huruf ini disebut typeface, atau singkatnya tipe. Sekarang orang juga sering menyebut jenis huruf dengan font, karena file yang berisi informasi sebuah typeface di komputer diberi istilah font (misalnya, di Windows, informasi untuk menggambar tipe Arial disimpan dalam file ARIAL.TTF). Di dalam dunia tipografi tradisional (nondigital), yaitu saat huruf dicetak menggunakan balok-balok logam, font memiliki arti lain kumpulan balok-balok huruf logam yang memiliki satu typeface dan satu ukuran tertentu. Belakangan barulah orang-orang komputer memakai kembali istilah font untuk bidang tipografi digital. Kedua istilah typeface/tipe dan font dalam artikel ini akan dipakai bergantian.

Klasifikasi Tipe
Ada banyak sekali jenis huruf yang bisa kita amati. Mungkin di komputer Anda sendiri ada terinstal ratusan hingga ribuan file font. Sebagian font bentuknya unik dan aneh sehingga mudah kita kenali, sementara yang lain tampak sekilas mirip-mirip semua. Setiap saat pun diciptakan font-font baru. Produser film-film Hollywood misalnya, sering mengeluarkan

dana untuk mendesain font baru yang unik untuk filmnya.Berdasarkan bentuknya, para pakar tipografi umumnya membagi jenis huruf ke dalam dua kelompok besar: serif dan sans serif. Lalu ada kelompok ketiga dan keempat yang disebut script dan dekoratif. Jenis serif dan sans serif pun berbeda-beda, tapi mari sebelumnya mengetahui perbedaan serif dan sans serif.

Serif dan Sans Serif


Serif adalah kelompok jenis huruf yang memiliki tangkai (stem). Lihatlah font Times New Roman, Bodoni, Garamond, atau Egyptian misalnya. Persis mendekati ujung kakikaki hurufnya, baik di bagian atas maupun bawah, terdapat pelebaran yang menyerupai penopang atau tangkai. Menurut sejarah, asal-usul bentuk huruf ini adalah mengikuti bentuk pilar-pilar bangunan di Yunani Kuno. Seperti kita ketahui, bagian atas dan bawah tiang pilar memang lebih besar agar bisa membuat pilar lebih kokoh.
Sementara sans serif (atau tanpa serif) adalah jenis huruf yang sebaliknya: tidak memiliki tangkai. Ujung-ujung kakinya polos begitu saja. Contohnya Arial atau Helvetica (Catatan: meski amat mirip dan sering saling mensubstitusi satu sama lain, kedua font ini tidaklah mirip persis. Cobalah sekalikali Anda cetak contoh huruf dalam ukuran besar dan amati perbedaan-perbedaan tipis kedua font ini.) Contoh lain jenis huruf sans adalah ITC Officina Sans, yaitu font yang digunakan di mwmag yang sedang Anda baca ini. Kegunaan tangkai serif. Pada ukuran teks kecil, seperti seukuran tulisan teks di surat kabar atau buku, umumnya tangkai pada kaki-kaki font serif membantu agar tulisan mudah dibaca. Mengapa? Karena tangkai font serif membantu membentuk garis tak tampak yang memandu kita mengikuti sebuah baris teks. Karena itulah kita banyak menjumpai buku-buku dilayout dengan serif. Menurut penelitian, seseorang yang membaca font serif bisa lebih tahan membaca karena tidak mudah lelah akibat adanya bantuan dari tangkai serif tadi. Tapi pada kondisi-kondisi berikut ini: a) huruf amat kecil (seperti tulisan bahan-bahan di label makanan); b) huruf amat besar (seperti di plangplang merek) yang harus dilihat dari jauh; c) di layar monitor; huruf sans serif kadang lebih mudah dibaca. Mengapa? Karena justru kaki-kaki font serif memperumit bentuk huruf sehingga sedikit lebih lama dibaca. Jika huruf kecil sekali atau pada resolusi rendah seperti di layar monitor, kaki serif bisa tampak bertindihan dan menghalangi pandangan. Karenanya kita banyak melihat plang rambu lalu lintas menggunakan huruf yang sesederhana mungkin agar bisa cepat dibaca, dan di halaman web banyak dipakai font serif karena lebih mudah dibaca pada ukuran kecil/layar kasar. Jenis-jenis serif. Serif tiap jenis huruf pun dapat berbeda-beda. Huruf-huruf masa lama (Old Style) seperti Garamond dan huruf-huruf masa transisi (Transitional) seperti Times New Roman misalnya, memiliki tangkai yang sudutnya lengkung. Sementara pada huruf-huruf masa modern seperti Bodoni, tangkainya bersudut siku. Ada lagi yang bersudut siku pula, tapi relatif tebal/tinggi. Contohnya Egyptian. Tipe serif seperti Egyptian kadang disebut slab serif. Beberapa huruf unik tertentu memiliki tangkai serif negatif, yaitu tangkai yang masuk ke sisi dalam kaki sehingga ujung kaki nampak lebih kecil dari batang kakinya.

Skrip dan Dekoratif


Selain serif dan sans serif, ada pula jenis huruf sambung dan huruf gaya bebas. Huruf sambung atau script bisa juga Anda sebut huruf tulis tangan (handwriting) karena menyerupai tulisan tangan orang. Atau bisa juga disebut huruf undangan karena hampir selalu hadir di kartu-kartu undangan karena dipandang indah dan anggun. Ada berbagai

macam huruf script dan handwriting, mulai dari yang kuno hingga modern, dari yang agak lurus hingga miring dan amat melingkar-lingkar. Sementara huruf gaya bebas mencakup segala macam jenis huruf aneh lain yang sulit dikategorikan dalam ketiga kategori lainnya. Kadang huruf ini bisa diinspirasi dari bentuk geometris tertentu, memadukan gambar atau pola tertentu, dan sebagainya. Di komputer juga dikenal font-font wingdings-like yang sebenarnya adalah clipart. Tiap hurufnya murni berupa ikon atau gambar, bukan huruf. Umumnya jenis-jenis huruf skrip dan dekoratif digunakan untuk hiasan atau dekorasi, bukan untuk teks maupun headline teks. Karena derajat kompleksitasnya lebih tinggi, maka tidak cocok untuk teks karena akan menyulitkan pembacaan.

Bahan Bacaan Kali Ini


Buku. Tipografi Dalam Desain Grafis, Danton Sihombing, Penerbit Gramedia, 2001, cukup layak dimiliki. Buku setebal 190 halaman ini dilayout cukup apik dan membahas sejarah singkat, dasar-dasar dan klasifikasi tipe, prinsip melayout secara tipografis, dan di akhirnya menampilkan katalog sekitar 13 buah tipe terkenal. Secara keseluruhan, buku ini bisa dibilang buku tipografi terbaik di Indonesia, meskipun memiliki beberapa kekurangan seperti tidak adanya glosari maupun indeks. Beberapa gambar dalam artikel ini diambil dari buku tersebut. Situs. Microsoft typography, www.microsoft.com/typography/. Microsoft, percaya atau tidak, adalah salah satu perusahaan yang berperan dalam mengembangkan teknologi tipe digital. Bersama Apple akhir tahun 1980-an, Microsoft membawa teknologi font vektor TrueType ke PC maupun Mac. Dan karena spesifikasi TrueType dipublikasikan, maka banyak font-font baru yang murah bermunculan. Microsoft pun banyak membuat font dan membagikannya gratissebagian dibundel langsung bersama sistem operasi dan sisanya dapat didownload dari situs tipografinya. Khusus untuk Web, Microsoft membayar beberapa desainer beken untuk merancang antara lain tipe Verdana (sans) dan Georgia (serif). Kedua tipe ini didesain khusus agar mudah terbaca di layar komputer, antara lain dengan cara membuat bagian x-height (perut) relatif besar. Bagi yang belum mempunyai kedua font tersebut, saya anjurkan mengambilnya dari situs Microsoft. (slm)

Situs bagian Tentang font Bagian ini berisi artikel tentang mengisyaratkan, merapikan font, ketersediaan font, sebuah FAQ, ClearType dan banyak lagi. Link, berita & kontak Menampilkan headline berita harian tipografi dan database lebih dari 700 jenis dan situs tipografi terkait di Web. Mengembangkan font Bagian pengembang Termasuk artikel, spesifikasi dan alat untuk membuat font tersebut dan aplikasi yang menggunakannya. Tools dan utilitas utilitas gratis mencakup ekstensi Font properti dan kami Web Embedding Font Tool. Situs menyoroti Anda Tune pengaturan ClearType Pengguna Windows dapat menggunakan antarmuka yang diperbarui kita ClearType Web atau download PowerToy Tuner untuk mengaktifkan pengaturan ClearType dan tune ClearType Anda. Font untuk Windows Pelajari lebih lanjut tentang Windows font dan apa yang baru di Windows 7 Cari Font Temukan apa font yang disertakan dengan berbagai produk Microsoft APA ITU Kaligrafi http://bloggingly.com/apa-itu-typgoraphy-tipografi/

Memilih huruf bagi sebuah desain, baik itu untuk Web maupun grafis, memang susah-susah gampang. Huruf memang misterius, bila kita memilih huruf yang cocok dengan tema desain, maka keberadaan huruf akan sangat mendukung tema atau mood dari situs kita, sebaliknya, sebuah desain dapat terlihat aneh bila huruf yang dipilih ternyata berlawanan dengan desain tersebut. Pada edisi Design World kali ini, kita akan mulai mengenal tipografi. Artikel-artikel tentang tipografi akan saya tampilkan secara bergantian dengan artikel-artikel desain lainnya. Pada artikel-artikel tipografi selanjutnya kita akan mengenal secara praktis bagaimana memilih dan menggunakan huruf di halaman Web, selain itu kita akan mengenal istilah-istilah yang lazim dipergunakan dalam tipografi. Huruf dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu Serif, Sans Serif, dan Dekoratif. Serif Huruf jenis serif dapat dikenali dengan melihat kait yang terdapat pada ujung-ujungnya. Contoh dari huruf jenis Serif adalah Times New Roman, Garamond, dan Book Antiqua. Huruf Serif kemudian dibagi lagi menjadi 4 jenis, yaitu: Old Style Huruf ini memiliki kait dengan bentuk kurva yang menghubungkan dengan garis utama (stroke) huruf, hingga huruf ini lebih terlihat kuno dari pada huruf Serif lainnya. Contoh dari huruf ini adalah Caslon, Caxton, Garamond, Goudy, Palatino, Early Roman. Transitional Antara kait dengan garis utama (stroke) huruf, dihubungkan dengan kurva atau lengkungan dan memiliki sudut pada kaitnya. Contoh dari huruf ini adalah Baskerville, Century, Tiffany, Times.

Modern Kait dan garis utama dibentuk dengan sudut-sudut. Huruf Serif jenis ini akan tampak lebih baru/modern dari pada huruf Serif lainnya. Contohnya adalah Bodoni. Egyptian (Slab Serif) Egyptian atau Slab Serif memiliki kait yang lebih tebal, hal ini mengingatkan kita akan bentuk tiang-tiang dengan yang kokoh pada bangunan-bangunan Mesir kuno. Egyptian juga sering dipergunakan pada tema-tema Western atau Cowboy. Contohnya adalah: Clarenden, Lubalin, Memphis. Kesan dan Fungsi pada Serif Serif dapat memberi kesan klasik, resmi, dan elegan pada desain Anda. Serif sering dipergunakan pada surat-surat resmi, buku-buku, surat kabar, dan lain-lain Kait-kait pada serif berfungsi untuk memudahkan membaca pada teks-teks kecil -tapi tidak terlalu kecil-, dan teks dengan jarak baris yang sempit. Karena fungsi tersebut, kita akan

merasa lebih nyaman membaca buku-buku dan surat kabar dengan huruf Serif. Kebanyakan buku dan surat kabar memang menggunakan Serif sebagai huruf utamanya. Istilah Kali Ini: Font: Adalah kumpulan lengkap dari karakter / huruf dalam satu bentuk desain, ukuran (size), dan gaya (style). Dalam tipografi digital, suatu font dapat memiliki ukuran dan gaya yang berbeda-beda dikarenakan pengolahan komputer. Dahulu, Istilah Font dipergunakan pada balok-balok huruf yang biasa dipergunakan untuk keperluan percetakan, namun kini istilah Font lebih sering dipergunakan di komputer. Typeface / Type: Adalah desain dari karakter berbentuk alphabet dan nomor yang memiliki kesatuan berdasarkan properti visual yang konsisten. Stroke: Garis-garis yang membentuk suatu huruf. Bahan Bacaan Lain: Webmonkey MWmag Edisi 6-7 Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya, Anda dapat membaca artikel Tipografi: Klasifikasi Tipe I untuk lebih memahami mengenai klasifikasi Tipe. Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai jenis huruf Sans Serif. Klasifikasi huruf selanjutnya adalah Sans Serif, perbedaan dengan Serif terletak pada kait yang biasanya terdapat pada ujung stroke. Pada Sans Serif tidak terdapat kait pada ujungujungnya. Contoh dari huruf Sans Serif yang lazim dipergunakan di Web adalah Arial, Helvatica, dan Verdana. Kesan Pada Huruf Sans Serif Sans Serif melambangkan kesederhanaan, lugas, masa kini dan futuristik. Huruf jenis ini cocok bila didampingkan dengan grafis yang berkesan futuristis. Bila Anda ingin mendapatkan kesan sederhana atau simpel, huruf jenis ini juga cocok digunakan dengan paduan garis tipis dengan warna yang tidak terlalu mencolok. Untuk menegaskan kata atau judul dari sebuah title desain, huruf ini dapat diberikan ketebalan. Penggunaan Huruf Sans Serif Berbeda dengan tipe Serif yang sering dipergunakan pada buku-buku atau surat kabar, pada huruf Sans Serif lebih banyak dipergunakan pada layar komputer, hal ini disebabkan karena huruf sans yang sederhana (tidak mempunyai kait) dan dapat lebih mudah terbaca pada hurufhuruf yang lebih kecil. Bahkan, pada layar komputer kait pada huruf Serif justru memperumit huruf tersebut hingga lebih sulit dibaca. Coba Anda ubah huruf default pada OS Anda dengan huruf Serif, Anda akan merasakan bedanya. Perbedaan mendasar dari tiap tipe adalah ukuran dan bentuk anatomi atau ?bagian tubuh? yang dimiliki. Anatomi inilah yang menjadikan sebuah tipe dapat terlihat berbeda dengan tipe yang lain, walaupun dalam ukuran yang sama. Mengenal anatomi huruf dengan baik, dapat membantu Anda menentukan jenis huruf yang tepat untuk dipergunakan. Garis-Garis Imajiner Sebuah tipe biasanya dibangun pada sebuah garis atau bidang datar dan diikuti oleh batasanbatasan lain, perhatikan gambar dibawah:?

Capline (?Capital Line?) adalah istilah untuk garis imajiner (maya) batas teratas huruf kapital. Baseline adalah garis imajiner yang menjadi tempat berpijaknya huruf-huruf. Meanline adalah garis imajiner patokan tinggi untuk huruf-huruf non-kapital (huruf kecil). X-height adalah jarak antara baseline dan meanline. Pada gambar diatas adalah garis-garis imajiner yang dilukiskan pada tipe Helvatica. Garis ? garis tersebut tidaklah bersifat mutlak, tiap tipe memiliki karakteristik yang berbeda, kadang huruf-huruf tertentu memiliki badan yang melebihi meanline atau capline. (Pupung Budi Purnama) Pustaka: Master Web Magazine Edisi 7 hotwired.lycos.com http://www.designmagz.com/tipografi/tipografi-klasifikasi-tipe-i.html STROKES Pada artikel lalu kita mengenal garis-garis imajiner. Pada Artikel ini, kita akan mengenal anatomi dari tipe. Para desainer biasanya membagi tipe menjadi 3 bagian dasar yaitu; Strokes, Counters, dan Serifs. Masing-masing mempunyai perbedaan tersendiri, kali ini kita akan mengenal lebih dalam dengan stroke dan bagian-bagian dari stroke.
Strokes

Stroke adalah goresan-goresan yang membentuk suatu huruf. Stroke dibagi menjadi beberapa bagian: Stem: Adalah garis utama dari suatu huruf. Biasanya adalah garis vertikal. Contoh dari huruf yang memiliki stem adalah ?I?, ?L?, ?H?, dan ?T?. Contoh huruf yang memiliki 2 stem adalah ?M? dan ?H?. Sedangkan ?A? dan ?V? adalah huruf yang memiliki stem diagonal. Tidak semua huruf memiliki stem, seperti halnya ?C?, ?O?, dan ?S?. Extender: adalah bagian huruf yang berada diluar x-height atau berada di atas meanline dan dibawah baseline. Ascender adalah istilah untuk bagian huruf yang berada di atas meanline, sedangkan descender adalah istilah untuk bagian huruf yang berada di bawah baseline. Arm: adalah bagian huruf yang (umumnya) memiliki posisi horisontal yang salah satu ujungnya terhubung dengan stroke sedangkan ujung yang lain bebas. Contoh huruf yang memiliki arm ini adalah huruf ?E?, ?F?, atau ?K? yang memiliki arm diagonal. Cross bars: adalah bagian huruf yang menghubungkan 2 stroke, contohnya adalah ?H? atau ?A?. Cross stroke : Adalah bagian huruf (stroke) yang memalang seperti pada huruf ?t? atau ?f?.

Tail : adalah garis (stroke) yang terletak pada daerah descending yang merupakan garis dekoratif (hiasan) seperti: Q, g, dan lain-lain. Leg: Adalah stroke yang miring ?menyangga? stroke utama atau stem, leg terdapat pada huruf ?K?, ?k?, dan ?R?. Bowl: Bagian huruf yang membentuk lingkaran atau kurva secara tertutup atau tidak. Pada beberapa sumber huruf C, D, dan B termasuk memiliki bowl.

X-Height, Readaility, dan Legibility


Kita telah membahas mengenai garis imaginer pada artikel lalu. Kita mengenal istilah XHeight yaitu jarak antara garis meanline dan baseline. Dalam ukuran yang sama, suatu huruf dapat terlihat lebih besar atau lebih kecil dari huruf yang lain dapat dipengaruhi oleh ukuran X-Height. Kejelasan suatu huruf juga ditentukan dari besarnya X-Height ini, asal saja tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil. Hubungan antara Legibility dan Readability Dalam tipografi kita mengenal istilah Legibility dan Readability, dimana Legibility dapat kita terjemahkan kejelasan dan Readability dapat diterjemahkan keterbacaan. Legibility atau kejelasan melingkupi faktor karakteristik sebuah huruf, dengan karakteristik ini, sebuah huruf dapat terlihat berbeda dengan huruf lain. Sedangkan Readability adalah dapat terbaca atau tidaknya sebuah huruf setelah ia memiliki kejelasan terlebih dahulu. Keterbacaan sebuah huruf berbeda-beda, misalnya, huruf ITC Garamond book condensed memiliki keterbacaan baik pada 12pt dan leading 110%. (Pupung Budi Purnama)

Tipografi Web: Embedded Font I


Sebuah halaman Web, ternyata tidak hanya bisa menampilkan teks dengan font-font standar. Ia dapat menampilkan font dengan font yang tidak biasa dipergunakan dalam halaman Web. Teknologi ini disebut dengan Web Embed Font. Pada artikel ini kita akan membahas mengenai apa dan bagaimana dari Embed Font. Untuk tutorial embed font, akan kita bahas pada artikel selanjutnya.Dengan Embed Font, kita dapat lebih bebas memilih jenis font yang kita gunakan dalam halaman Web. Teknologi Embed Font ini didukung oleh 2 browser besar seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape, namun sayangnya teknologi yang dipergunakan dalam meng-embed font berbeda. Hal itu berarti, huruf dapat terlihat baik di IE tidak dapat ditampilkan di Netscape. Teknologi IE menggunakan Embedded OpenType dengan ekstensi file .eot sedangkan pada Netscape menggunakan TrueDoc dengan ekstensi file .pfr. Font-font yang dapat diubah kedalam format embed font baik .eot atau .pfr adalah font dengan jenis True Type, Open Type, dan Postscript. Dukungan browser terhadap format Embedded OpenType (.eot) ialah browser Internet Explorer versi 4 ke atas, sedangkan format TrueDoc (.pfr) didukung oleh browser mulai dari netscape navigator 4.03 dan Internet Explorer 4 pun mendukung tipe TrueDoc setelah melakukan instalasi terlebih dahulu dengan ActiveX Control.

Melihat paparan diatas, kemungkinan penggunaan tipe .pfr lebih luas karena selain didukung oleh Netscape juga dapat didukung oleh Internet Explorer dari pada penggunaan .eot. Ada beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan, diantaranya adalah masih kaburnya lisensi dari font yang di embed dalam sebuah Web dan dukungan browser-browser yang ada. Namun demikian, tidak semua font dapat dikonversikan menjadi embed font. Pada artikel selanjutnya kita akan membuat sebuah halaman Web dengan Embed Font (pupung budi purnama)

Tipografi Web: Font Web Safe


Dunia publikasi Web, berbeda dengan dunia publikasi pada media cetak. Perbedaan dasarnya dalam dunia Web segala sesuatunya lebih mengikat dan dibatasi oleh berbagai hal. Dalam dunia cetak, dengan bebas Anda dapat menentukan segala hal yang dirasakan perlu, Namun dalam dunia Web, apa yang Anda gunakan sangat tergantung pada audiens Anda. Diantara keterbatasan yang harus dipertimbangkan oleh seorang desainer, diantaranya adalah penggunaan huruf dalam halaman Web. Bila dalam media cetak Anda bebas menentukan huruf yang Anda suka, tidak demikian dengan dunia Web karena bermacam-macamnya keadaan dari audiens hingga kita harus menggunakan huruf yang terbilang aman dan dapat dibaca dengan baik oleh audiens. Dalam artikel seri Tipografi Web ini, kita akan mengenal berbagai macam karakter huruf yang dipergunakan dalam Web dan berbagai teknologi baru yang dapat dipergunakan seperti CSS formating, Web Font Embedding, dan lain-lain. Namun kali ini kita akan mengenal huruf-huruf yang Web safe dan dapat dilihat dengan baik dalam berbagai sistem operasi. Diantara banyak huruf yang ada di PC kita, hanya ada beberapa huruf yang terbilang Web Safe diantaranya adalah: Times New Roman Times new roman adalah jenis huruf serif yang sering Anda lihat ada surat kabar atau majalah. Font ini didesain untuk kemudahan membaca pada media cetak, demikian juga pada layar monitor. Pada pengguna Windows, font ini adalah default. Pada pengguna Mac dan Linux (Times) huruf ini dapat ditampilkan pula dengan baik. Namun, pada penggunaan ukuran yang kecil 9/10px huruf ini mulai sulit untuk dibaca. Arial Arial adalah huruf Sans-serif yang sering dipergunakan dalam Web. Terlihat lebih sederhana dan lebih mudah dibaca pada berbagai ukuran. Pada sistem operasi Linux, tidak terdapat huruf Arial, namun digantikan oleh Helvetica yag memiliki karakteristik yang kurang lebih sama. Verdana Tipe ini sangat baik dalam menampilkan huruf-huruf dengan ukuran kecil, seperti tanggal, caption, atau copyright. Font ini terkesan lebih lebar, oleh karena itu, untuk Web font ini jangan dipergunakan dengan ukuran besar. Comic Sans Huruf ini terkesan bersahabat dan informal, namun jarang dipergunakan di Web karena karakteristiknya tersebut. Somic sans terdapat di kebanyakan sistem operasi Windows.

Georgia Huruf serif ini didesain khusus untuk kemudahan membaca di layar monitor. Huruf ini dapat menggantikan jenis huruf Times New Roman, huruf ini terlihat lebih rapi dan elegan di layar monitor dari pada Times New Roman. Trebuchet Huruf ini memang jarang dipergunakan, namun huruf ini kebanyakan sudah terinstall pada OS yang ada karena font ini dapat di download secara bebas. Helvetica Pada sistem operasi Linux, Helvetica adalah pengganti dari Arial, namun huruf ini terlihat lebih rapih dari arial. Pada artikel mendatang kita akan mengetahui cara menggunakan huruf pada halaman Web, semoga bermanfaat bagi Anda.

Readability dan Usability Tipografi Web


Readability atau keterbacaan (mudah tidaknya sebuah tipe atau font untuk dibaca) tidak hanya terkait dengan pemilihan font, dalam beberapa kasus, hal ini tidaklah menjadi faktor utama. Panjang baris,? kekontrasan, keseimbangan teks dengan whitespace, ukuran teks, dan perpaduan antara faktor-faktor tersebut ternyata lebih menentukan.? Berikut adalah hal-hal yang berpengaruh terhadap readability dan usability tipografi: Rataan Teks Meratakan teks pada sebelah kiri namun tidak meratakan pada sebelah kanan (tidak justify) meningkatkan kecepatan dalam membaca karena baris lurus pada sebelah kiri dapat meningkatkan kemudahan dalam mencari baris baru. Panjang Baris Terdapat beberapa pendapat pada panjang baris yang dapat meningkatkan ketebacaan. Namun pada umumnya, setiap baris terdiri dari 9 sampai 10 kata pada setiap baris dapat meningkatkan kecepatan membaca dan pemahaman (Scottconnect). Leading (Line Height) Pergunakan leading atau jarak baris yang lebih lebar dari default. Mempergunakan leading 130% dapat memberikan perbedaan yang besar terhadap halaman Web yang Readable. Pemilihan Huruf Dalam memilih huruf, sesuaikan dengan tema Web. Bila Anda menggunakan lebih dari 2 font maka Web akan nampak seperti catatan acak, font berbeda hanya digunakan untuk memberi penekanan atau untuk membedakan antara konten pada Web. Italic Hindari pergunaan italic untuk teks dengan ukuran kecil, karena teks italic relatif lebih sulit untuk ditampilkan pada kotak-kotak pixel maka teks italic akan terlihat kasar. Bila Anda harus menggunakan italic, hindari penggunaan untuk teks yang cukup panjang.

Kegunaan Kapital Menggunakan huruf kapital pada seluruh teks akan mempersulit dalam membaca, bagaimanapun huruf kapital pada awal kalimat lebih mempermudah dalam membaca. Kekontrasan Pergunakan teks yang kontras dengan warna latar, anda dapat membaca artikel Mengapa Harus Kontras pada Design World. Garis bawah pada links Garis bawah dipergunakan untuk membedakan apakah teks tersebut adalah link atau bukan. JAdi jangan memberikan penekanan pada kata dengan garis bawah tapi tanpa link. (Pupung Budi Purnama)

Tipografi: Leading
Dalam penyajian teks untuk media cetak maupun digital, kita akan berkaitan dengan apa yang dinamakan dengan Leading (baca: ledding). Apakah Leading itu? Leading adalah jarak antar baris yang memungkinkan sebuah baris dapat jelas terbaca diantara baris lainnya. Menggunakan Leading dengan baik juga akan turut dalam membangun keterbacaan dari huruf yang dipergunakan. Pada tipografi tradisional, kita mengenal istilah Body Clearance, yaitu jarak minimum antara Ascender satu baris dengan Descender baris yang ada diatasnya. Pada jaman dahulu, orang menggunakan cetakan untuk membuat huruf pada kertas hingga bila bagian atas satu lempengan ditempelkan pada bagian bawah lempengan lain, maka ia akan memiliki jarak terkecil dari huruf pada lempengan bawah dengan yang berada diatasnya, itulah yang disebut Body Clearance.

Leading pada jaman dahulu dipergunakan lempengan yang memiliki ukuran tertentu untuk memisahkan lempengan satu dengan yang lainnya.

Pada zaman modern, istilah Leading tetap dipergunakan seperti pada editor-editor teks maupun grafis. Pada Photoshop, leading dapat Anda tampilkan melalui panel tab Charachter.

Pada Web, Leading dapat kita atur menggunakan CSS (Cascading Style Sheet), untuk mengatur leading sebuah paragraf, Anda dapat mempergunakan: p {line-height: 20px;} Dengan demikian, jarak antar baris akan mempergunakan ukuran 20px. Leading akan berpengaruh banyak pada tampilan teks atau huruf, jadi mempertimbangkan Leading dengan baik adalah langkah yang tepat untuk membangun teks yang enak dibaca dan menarik. (Pupung Budi Purnama)

DAFTAR PUSTAKA

http://de-kill.blogspot.com/2009/01/makna-dari-fontjenis-huruf-tipografi.html http://www.howtogeek.com/howto/30065/how-to-understand-typography-like-a-professionaldesigner/ http://jurusgrafis.com/artikel/tips-membuat-tipografi-lebih-menarik-mudah-terbaca/ http://www.master.web.id/mwmag/issue/06/content/tutorial-tipografi-1/tutorial-tipografi1.html http://bloggingly.com/apa-itu-typgoraphy-tipografi/ http://www.designmagz.com/tipografi/tipografi-klasifikasi-tipe-i.html