Anda di halaman 1dari 1

PDAM Kirim Kunir Asem Beberapa pekan terakhir warga tamiang layang keluhkan pelayanan Perusahaan Air Minum

Daerah (PDAM) Kabupaten Barito Timur (Bartim) pasalnya, air kiriman dari PDAM ini berwarna kecoklatan, keruh, dan sering juga bercampur lumpur. Dari keterangan salah satu pelanggan PDAM Kabupaten Bartim yang tinggal di jalan Ahmad Yani, Hery Suparman, mengungkapkan, air yang dialirkan ke rumahnya tidak layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, masak dan kebutuhan lainnya, Lha wong airnya saja kayak jamu kunir asem gini kok disuruh buat mandi, ungkap hery dengan logat khas jawa. Hal senada juga di ungkapkan oleh, Mihewu, warga Peumahan Nasional (Perumnas) Nanserunai, dua pekan terakhir ini PDAM mendistribusikan air yang benar-benar jauh dari harapan, selain itu air tersebut menjadikan baju berwarna putih menjadi berwarna kecoklatan jika digunakan mencuci, Dia juga menyayangkan pelayanan yang tidak sesuai dengan nilai yang dibayarkan, kalau pelanggan terlambat membayar sedikit saja sudah kena denda, ini sungguh tidak adil, tandasnya kesal. Sampai saat berita ini diturunkan Ppost belum juga mendapatkan konfirmasi dari PDAM Kabupaten Bartim, tetapi dari salah satu petugas yang sempat kami temui menjelaskan jika keadaan seperti ini sering terjadi saat musim penghujan karena tanah gambut tidak bisa menyaring air seperti pada tanah pasir, Banyaknya kotoran membuat filter pompa air jadi sering mampet, Mungkin juga hal ini terjadi karena ada troubel pada intalasi, katanya.