Anda di halaman 1dari 27

PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN GULMA PENGENDALIANNYA) (GULMA DAN PENGENDALIANNYA

REFERENSI: - RAO, V.S. 2000. PRINCIPLES OF WEED SCIENCE - RADOSEVICH, S.R. 1984. WEED ECOLOGY. IMPLICATION FOR VEGETATION MANAGEMENT. - INDRAJIT, 2004. WEED BIOLOGY AND MANAGEMENT - SASTROUTOMO, 1982. EKOLOGI GULMA - OKTAP, TONY, SUPADYO, 1986. MASALAH GULMA DAN CARA PENGENDALIANNYA

PENDAHULUAN
DEFINISI GULMA: (1) Tumbuhan yang tumbuh di tempat yang tidak dikehendaki. (2) Tumbuhan yang tumbuh sendiri diantara tanaman yang sedang diusahakan. (3) Tumbuhan yang belum diketahui kegunaannya serta dapat mengganggu kepentingan manusia. (4) Tumbuhan yang berpengaruh negatif

5)

Tumbuhan yang tidak dikehendaki tumbuh/hidup di suatu tempat, dan harus dikeluarkan dari tempat tersebut, karena menimbulkan gangguan/kerugian bagi manusia yang disebabkan adanya kompetisi, alelopati atau sebagai inang hama penyakit. Ilmu yang memperlajarai gulma dan prinsip-prinsip pengendaliannya dinamakan ilmu gulma (Weed science).

ASAL-USUL GULMA


Species yang telah lama beradaptasi dengan lingkungan yang telah terganggu Species atau varietas-varietas baru yang telah berkembang sejak pertanian dikembangkan.

SIFAT KHUSUS GULMA


  

Memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi Perkembangbiakan yang awal sekali dan efisien Mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dan tetap hidup pada keadaan yang tidak menguntungkan Pada penyebarannya mempunyai sifat dorman / dipaksa dorman sampai lingkungan menguntungkan (kemampuan untuk hidup besar) Memiliki daya kompetisi yang tinggi

KERUGIAN AKIBAT KEHADIRAN GULMA

 

Menambah biaya pengendalian Menurunkan kuantitas dan kualitas hasil padi sawah (15 42 %), padi gogo rancah (31 70 %), padi gogo (47- 87 %), jagung (16 82 %), kedelai (18 69%), kacang tanah (10 %-50 %), ubi kayu (62 %), kentang (32 %), tomat (36 % ), kubis (38 %), tebu (18-53 %). Mengganggu langkah- langkah agronomi

Kasus Keracunan. Alergi dari tepung sari Arthemisia sp. Gatal-gatal dari getah Euphorbia sp dan Polygonum sp. Inang hama dan penyakit ( Leersia hexandra = inang hama ganjur, Echinohloa crusgaly = inang penggerek batang padi (Tryporiza inotata) Mengurangi penggunaan ekonomis perairan.

MANFAAT GULMA BAGI PERTANIAN

 

Dapat mengurangi terjadinya erosi, longsor pada lahan yang bertopografi miring Dapat menambah sumber bahan organik tanah Sebagai perangkap inang pengganggu (hama/penyakit) tanaman Membantu mengatur suhu, kelembaban tanah dan sumber air Mencegah kerusakan tanah oleh matahari, curah hujan, angin yg langsung dan dapat merusak sifat fisik tanah

Sebagai sumber makanan satwa dan tempat berlindung binatang liar Sebagai obat tradisional dan bahan untuk keindahan pertamanan Sebagai pagar pelindung atau bahan kerajinan Pelestarian plasma nutfah

KLASIFIKASI GULMA
A. BERDASAR MORFOLOGI 1. Golongan rumput (grasses) famili (suku) poaceae (Gramineae)  Cynodon dactylon (L.) Pers. (kakawatan, gigirintingan suket grinting).  Eleusine indica (L..) Gaena (rumput kelulang, cerulang jukut jampang).  Imperata cylindrica (L.) Beauv (alang-alang carulang, jukut jampang).  Echinochloa crus-galli (L.) Cerv( jajagoan).  Echinochloa colanum (L.) Cerv (jajagoan leutik).  Panicum repens L. (lulampuyangan, jajahean).  Paspalum conjugatum Bergrn (jukut japang pait, jukut pait, rumput

     

2. Golongan teki (sedges) famili Cyperaceae : Cyperus bervifolius (jukut pendul) Cyperus rotundus L (teki) Cyperus difformia L. (jukut papayungan). Cyperus halpan L. (papayungan) Cyperus iria L. (jekeng, lingih alit). Cyperus kyllingia Endl. (jukut pendul bodas, teki, teki bodot, teki pendul). Fimbristylis littoralis geidlah (F. miliacea (L) cahl (panon munding, tumbaran). Scirpus grossius L.F (waligi, wlingen, lingi, mensing).

    

 

3. GOLONGAN DAUN LEBAR (Broadleaves /herbaceous). Salvinia molesta D.S Mit het (kimbang, kayambang janji, lukut cai, lukut) Marsilea crenata presl (semangi, samanggen). Azolla pinnata R. Br (kaya apu dadak) Limnocharis flava (L. Buch (genjer, centong) Ageratum conyzoides L. (bebadotan, wedusan). Borreria alata (Aubl. (DC (kabumpang lemah, goletrak, letah hayam, rumput setawar). Stachyarpheta indica (L.) vahl (jarong, gajihan) Amaranthus spinosus L. (bayam duri, bayem eri, senggang cucuk). Synedrella nodiflora (L.) gaentn (babadotan lalakina, jotang, jotang kuda).

B. BERDASAR SIKLUS HIDUP 1. Gulma setahun/semusim (Annual weed)

    

     

Menyelesaikan siklus hidupnya 1 tahun (mulai berkecambah sampai menghasilkan biji, kemudian mati). Produksi bijinya melimpah dan cepat tumbuhnya: Oryza sativa L. (red rice) Eleusine indica (L.) gaertn Echinochloa colonum (L.) link Leptochloa chinensis (L.) nees (kadang-kadang gulma tahunan) Alternanthera sessilis (L.) DC. (A repens Gmel) (kadang-kadang gulma tahunan) Limnocharis flava (L.) buch Sphenoclea zeylanica gaert. Ageratum contyzoides L. Drymaria cordata (L.) Willd, ex R&S Drymaria villosa cham. & schlechtend Heliotropium indicum L.

2. Gulma dua tahun (Biennial weed)


Menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun, tetapi tidak lebih dari dua tahun pada tahun pertama gulma ini menghasilkan bentuk roset, dan pada tahun kedua berbuanga, menghasilkan biji, dan kemudian mati : Daucus carota (wortel liar wild carrot). Teraxacum spp. (dandelion), Circum vulgare (bull thistle), Berbascum thapsus (common mullein). Arctium sp (burdok) Rubus sp. (Black-berry)

     

3.Gulma tahunan (perennial weed)


Siklus hidupnya lebih dari dua tahun dan mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun). Kebanyakan berkembang-biak dengan biji, dan vegetatif (rhizoma, stolon, tuber dan sebagainya) beberapa gulmanya adalah:  Imperata cylindrica (L.) Beauv  Cyondon dactylon (l.) pers  Panicum repens L  Paspalum conjugatum Bergins  Cyperus brevifolus (rottb) hassk  Cyperus rotundus L.  Cyperus halpan L. C haspan spalm)  Cyperus kyllingia Endl.  Scirups grosuss L.f.  Alternanthera philoxeroides (mast) griseb  Ludwigia adscendes (LI) hara (Jussiaea repens L. )  Monochoria vaginalis (Murm. F.) presl  Momosa invisa Mart. Ex Colla (kadang-kadang gulma setahun)

C. BERDASAR TEMPAT TUMBUHNYA


1. Gulma darat (terrestrial weed) (tumbuh pada permukaan tanah) Imperata cylindrica (L.) beauv  Axonopus compressus (SW.) beauv  Eleusine indica (L.) gaertn  Cynodon dactylon (L) pers  Digitaria ciliaris (retz) koel  Cyperus rotundus L.  Cyperus bervifolius (Rottb) hassk  Cyperus kyllingia Endl  Oxalis corniculata L.  Ageratum conyzoides L.  Portulaca oleracea L..  Borreria alata (aubl). DC  Amaranthus spinosus L.

2. Gulma air (aquatic weed) = gulma yang hidup di air:


            

Marsilea crenata presl Salvinia molesta D.S Mitchell Salvinia natans (L). All. Salvinia cucullata Roxb, ex bory Azolla pinnata R. Br Limnocharis flava (L.) buch Ludwigia adscenden (LI) hara Ludwigia octovalvis (Jacq) raven Ludwigia hyssopifolia (G.don) Exel Monocharia vaginalis (Burm. F. ) presl Pistia stratiotes L. Hydrilla verticillata (L.f) Royle Eichhornia crassipes (mart) solms

3. Gulma semi akuatik (semi aquatic weed)


Gulma yang dapat hidup di darat (tempat-tempat kering) dan di air (tempat-tempat basah) misalnya: Cynodon dactylon (L.) pers Panicum repens L Scirpus spp Fimbristylis spp

   

4. Gulma aerial (aerial weed)




Gulma yang hidup tidak di tanah dan tidak di air misalnya Striga asiatica (L.) O.K (sebagai parasit pada tanaman jagung dan sebagainya)

D.BERDASAR NILAI GANGGUAN




       

1.Gulma ganas primer (primary noxinous weed) Gulma yang penyebarannya luas dan telah menetap di suatu daerah, sangat agresif dan sulit untuk dikendalikan, misalnya: Imperata cylindrical (L.) beauv Oryza sativa (L.) red rice) Cynodon dactylon (L.) pers Rottboelia exaltata. L.f Cyperus rotundus L. Echhornia crassipes (mart) solms Monochoria vaginalis (Burm) presl Salvina molesta D. S. Mitchell

b. Gulma ganas sekunder (secondary noxious weed)


Gulma yang penyebarannya luas, dan telah menetap di suatu daeah dan agresif, tetapi relatif mudah dikendaikan, atau: Gulma yangagresif dan sulit dikendalikan, tetapi mungkin belum menetap di suatu daerah misalnya:  Digitartia sanguinalis (L.) scop  Echinochloa crus-galli (L.) beauv  Echinochioa colonum (L.) link  Paspalum conjugatum bergins  Eleusine indica (L.) gaertn.  Cyperus bervifolius (rottb). Hassk  Cyperus difformis Vahl  Commelina diffusa burn. F  Ageratum conyzoides L.  Euphorbia hirta L.  Portulaca aleracea L.

c. Gulma biasa (common weed)

Gulma yang walaupun penyebarannya baik, tapi tidak agresif dan mudah dikendalikan, misalnya:
   

Drymaria villosa cham. & schlechten Drymaria cordata (L) willd. Emilia sonchifolia (L) DO. Ex Wight Tridax procumbens L.

E. Cara merugikannya 1. Golongan kompetitif fakultatif  Kebutuhan air, unsur hara makanan/mineral, cahaya matahari dan lain-lain, yang pada dasarnya dapat dikompensasi oleh tindakantindakan manusia seperti dengan pengairan pemupukan, dan sebagainya, misalnya  Axonopus Compressus (Sw) beauv (rumput pahit) tidak akan merugikan apabila di kompensasi dengan pemupukan  Eupatorium odoratm L. (kirinyuh) apabila sering di pangkas tidak akan merugikan, akan tetapi akan memberikan bahan organik yang baik kepada tanah.

2. Golongan kompetitif obligat




 

Gulma golongan ini merugikan secara mutlak, artinya disamping berkompetisi dalam hal air, unsur hara makanan, cahaya matahari dan lain-lain, juga merugikan karena adanya masalah allelopati, dan keadaan ini tidak dapat dikompensasi oleh faktorfaktor/tindakan yang dibuat oleh manusia. Contohnya: Imperata cylindrica (L.) beauv (alang-alang)

3. Golongan parasit
  

 

Golongan ini dapat menimbulkan kompetisi yang tidak terbatas, dan menjurus kepada pembinasaan, Contohnya: Striga asiatica (L.) O.K (rumput setan) Merupakan gulma parasit akar dan semi parasit (daun-daunnya masih dapat melakukan proses fotosintesis, walaupun suplasi meneral-mineral, air dan mungkin beberapa karbohidrat diperoleh daritanaman inangnya). Orobanche (Christisonia, Aeginetia, broam rape). Menimbulkan gangguan parasitis akar diantaranya pada tanamantanaman padi, jagung tebu gula.

F. BERDASAR TINGKAT EVOLUSI


1. Permulaan (Tingkatan rendah)


  

Pada umumnya terdapat di perairan, termasuk gulma air, misalnya: Pistia strationtes L. Salvinia molesta D.S Mitchell Najas spp
2. Pertengahan (tingkatan peralihan)

  

Biasanya semi akutik, di tempat yang lembab, tebing sungai dan tebing daunu, misalnya: Cynodon dactylon (L.) pers Scirpus spp Fimbristylis spp
3. Lanjutan (Tingkatan evolusi daratan), misalnya:

 

Imperata cylindrica (L.) beauv Cyperus rotundus L.

G. BERDASAR CARA TUMBUH: 1. Mengapung  - Mengapung bebas (free floating), misalnya:  Salvinia molesta D.S. Mitchell  Salvinia cucullata roxb, ex bory  Salvinia natans (L.) all  Pistia stratiotes L  Eichhornia crassipes (mart) Solms 2. Timbul (Emerged)  - Akar berada dibawah permukaan tanah, batang& daun diatas  Monochoria vaginalis (vurm. F.) presl  Limnocharis flava (L) vuch  Typha latifolia  Phragmites australis 3. Submerged, misalnya:  Hydrilla verticillata (L.f.) Royle  Myriophyllum berasiliense cambess  Elodea

TUGAS MAHASISWA
JELASKAN PERBEDAAN MORFOLOGI DAN BOTANI TIGA GOLONGAN GULMA (RUMPUT, DAUN LEBAR DAN TEKI) MASING MASING 5 JENIS GULMA CONTOH DENGAN GAMBAR

5.

Anda mungkin juga menyukai