LAMPIRAN IV.

PERATURAN DAERAH
PROVINSI DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA
NOMOR 5 TAHUN 2009
TANGGAL 20 AGUSTUS 2009

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TAHUN ANGGARAN 2008
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan Keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi
keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu
periode pelaporan. Laporan Keuangan terutama digunakan untuk membandingkan
realisasi pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan dengan anggaran yang telah
ditetapkan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektifitas dan efisiensi suatu entitas
pelaporan, dan membantu menentukan ketaataanya terhadap peraturan perundangundangan.
Pelaporan keuangan Pemerintah Daerah disusun untuk menyajikan informasi yang
bermanfaat bagi para pengguna laporan dalam menilai akuntabilitas dan membuat
keputusan baik keputusan ekonomi, sosial, maupun politik dengan :
1) menyediakan informasi mengenai kesesuaian

cara memperoleh sumber daya

ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan
perundang-undangan.
2) menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan
dalam kegiatan Pemerintah Daerah serta hasil-hasil yang telah dicapai.
3) menyediakan informasi mengenai upaya Pemerintah Daerah dalam mendanai
seluruh kegiatan dan mencukupi kebutuhan kas.
4) menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi Pemerintah Daerah
berkaitan dengan sumber-sumber penerimaan, baik jangka pendek maupun jangka
panjang, termasuk yang berasal dari pungutan pajak dan pinjaman.
5) menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan Pemerintah Daerah,
mengenai kenaikan atau penurunan, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama
periode pelaporan.
Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, laporan keuangan Pemerintah Daerah
menyediakan informasi mengenai pendapatan, belanja, pembiayaan, aset, kewajiban,
ekuitas dana, dan arus kas Pemerintah Daerah.

1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan
Landasan hukum penyusunan laporan keuangan Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta sesuai Representasi Gubernur :
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
3. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007
tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;
4. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2008
tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
5. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
6. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 17.1 Tahun 2007
tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta;
7. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2008
tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
8. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 34 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
dengan memperhatikan :
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ;
4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara
Pemerintah Pusat dan Daerah ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan

2

6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah;
1.3.

Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan
Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan adalah sebagai berikut :
Bab I.

Pendahuluan

1.1. Maksud dan tujuan penyusunan laporan keuangan
1.2. Landasan hukum penyusunan laporan keuangan
1.3 Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan
Bab II. Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan dan Pencapaian Target Kinerja
APBD
2.1. Ekonomi Makro
2.2. Kebijakan Keuangan
2.3. Pencapaian Target Kinerja APBD
Bab III. Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan
3.1. Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan
Bab IV. Kebijakan Akuntansi
4.1. Entitas Pelaporan Keuangan Daerah
4.2. Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan
4.3. Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan
Bab V. Penjelasan Pos-pos Laporan Keuangan
5.1. Rincian dan penjelasan masing-masing pos-pos pelaporan keuangan
5.1.1. Pendapatan
5.1.2. Belanja
5.1.3. Pembiayaan
5.1.4. Aset
5.1.5. Kewajiban
5.1.6. Ekuitas Dana
5.1.7. Komponen-komponen Arus Kas
Bab VI. Penjelasan atas informasi-informasi non keuangan
Bab VII. Penutup

3

BAB II
EKONOMI MAKRO, KEBIJAKAN KEUANGAN DAN
PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD
2.1. Ekonomi Makro
Kondisi makro ekonomi DIY pada tahun 2006 kurang kondusif. Walaupun demikian
perekonomian DIY masih dapat tumbuh positif sebesar 3,71% lebih lambat dari laju
pertumbuhan tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 5,12% dan
4,74% serta lebih rendah dari pertumbunan ekonomi nasional sebesar 5,5% pada tahun
2006. Nilai PDRB DIY dengan menggunakan harga konstan tahun 2000 tercatat
Rp.17.539 Milyar pada tahun 2006, lebih tinggi dari nilai PDRB tahun 2005 sebesar
Rp. 16.911 milyar.
Angka pertumbuhan ekonomi DIY tersebut jauh lebih rendah dari proyeksi awal tahun
dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 4,40%-4,80%. Kondisi ini disebabkan masih
rendahnya daya beli masyarakat DIY walaupun kecenderungan suku bunga domestik
mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2006. Namun demikian pengaruh
kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 dan terjadinya gempa tektonik tahun 2006
serta kenaikan harga beras pada akhir tahun 2006 sebagai akibat kemarau panjang yang
mengakibatkan tertundanya musim tanam.
Perkembangan ekonomi pada tahun 2006 terutama terkait dengan membaiknya kinerja
di 3 (tiga) sektor unggulan dalam perekonomian DIY yaitu sektor perdagangan, hotel
dan restauran, sektor jasa-jasa dan sektor bangunan, yang masing-masing memberikan
andil positif sebesar 1,14%, 1,14% dan 1,10%. Sementara itu sektor pertanian masih
menjadi sektor dominan di DIY, pada tahun 2006 merupakan kontributor terbesat
keempat terhadap perekonomian dengan andil positip sebesar 0.74%. Jika dilihat dari
angka pertumbuhannya, pertumbuhan tertinggi dialami oleh sektor bangunan sebesar
13,28%. Pertumbuhan tinggi yang dialami oleh sektor bangunan berkaitan dengan
aktifitas kegiatan rekonstruksi tempat tinggal, tempat usaha maupun bangunan publik
yang rusak akibat gempa tektonik, yang ditunjang dengan bantuan baik dari pemerintah
maupun swasta.
PDRB perkapita penduduk DIY tahun 2006 diperkirakan sebesar Rp 8,79 juta
perkapita pertahun, meningkat 15,60% dibandingkan tahun 2005 yang tercatat sebesar

4

60 juta perkapita pertahun.419. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2006 tercatat sebesar Rp.9 5.780.71 3 2 DIY 1 Nasional 0 2004 2005 2006* Keterangan: * angka sementara Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006).16% dibandingkan tahun 2005 sebesar Rp 25. sektor perdagangan.Rp 7. Laju pertumbuhan ekonomi DIY tahun 2007 diperkirakan tumbuh berkisar 4.6 5 4.74 4 3. Faktor inflasi yang mencapai 2 digit pada tahun 2006 (10. Kontribusi empat sektor terbesar. atau lebih tinggi dari tahun 2006.26% dan 7. 29.08 juta. diolah Sejalan dengan optimisme laju pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan semakin cepat pada tahun 2007.25% lebih rendah jika dibandingkan denga tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 6. Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2006 sebesar 6.59%.54 juta atau meningkat 17. Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi Propinsi DIY dari tahun 2004 – 2006 mengalami penurunan setiap tahunnya (rata-rata 0. 1. Dibidang ketenagakerjaan persoalan pengangguran masih menjadi permasalahan yang harus diatasi karena kecenderungan makin tinggi tingkat pengangguran terbuka. sektor pertanian dan industri pengolahan.71%) seperti tercermin pada diagram berikut ini.41%) cukup berperan pada kenaikan nominal PDRB perkapita.68%.13 5. Hal ini terutama dipicu oleh 5 . prospek perekonomian DIY juga diproyeksikan akan membaik. PERTUMBUHAN EKONOMI DIY 2004-2006 (Harga Konstan 2000) 6 5.6 4. hotel dan restoran. berturut-turut dari yang terbesar adalah sektor jasa-jasa.

hotel dan restoran.56 9. sektor bangunan (9.67 Bangunan 0.01 9.87%).66 Pertanian 0 5 10 15 20 25 Keterangan: 2006 angka sementara.98 10. sektor keuangan persewaan dan jasa perusahaan (8.87%).12 Pengangkutan & Komunikasi 9. sektor pengangkutan dan komunikasi (9.85 Listrik. diolah.87 19. 6 . pada tahun 2008 kondisi ekonomi DIY juga akan semakin baik dan stabil.86 0.62 8. yaitu sekitar 4. Peranan sektor berturut-turut dari yang tinggi ke rendah adalah sektor perdagangan hotel dan restoran (20.74 20. Restoran 20.70%). sedangkan sektor bangunan disebabkan berlangsungnya proses rekonstruksi bangunan dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa.sektor pertanian dan sektor bangunan yang diperkirakan tumbuh pesat.35%).01%).87 13. sektor listrik gas dan air bersih (0.35 16.09 Perdagangan. sektor industri pengolahan (13.53 Industri Pengolahan Pertambangan & Penggalian 2007 2006 0. seperti tergambar dalam diagram di bawah ini.62%).85 Jasa-Jasa Keuangan. Gas. Air Bersih 13.74%). Pertumbuhan ekonomi akan mengalami kenaikan tidak jauh dari tahun 2007. 2007 angka proyeksi Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006).7 0. dan sektor pertambangan dan penggalian (0. Hotel. Peranan Sektoral Peranan sektoral terhadap pembentukan PDRB pada tahun 2006 menunjukkan sektor perdagangan hotel dan restoran memberikan kontribusi terbesar (20.68 18.86).74%). Selain itu.98%). 2. Persewaann & Jasa Perusahaan 8.5 – 5%. KONTRIBUSI SEKTOR THD PDRB DIY (%) 17. Dengan melihat prospek ekonomi tahun 2007 tersebut diatas. industri pariwisata diperkirakan juga akan kembali menggeliat yang selanjutnya akan mendorong kinerja sektor perdagangan. Sektor pertanian produktivitasnya akan membaik setelah menghadapi kondisi cuaca yang kurang kondusif. sektor pertanian (18. sektor jasa-jasa (17.

Inflasi Inflasi Propinsi DIY tahun 2001 – 2006 menunjukkan angka yang fluktuatif tergantung kestabilan kondisi ekonomi pada saat itu. Faktor lain yang juga ikut mendukung adalah pencairan dana bantuan gempa yang terealisasi pada tahun 2006. Angka inflasi DIY merupakan angka inflasi tertinggi diantara kota-kota di pulau Jawa dan peringkat ke lima di Indonesia.03%). Kebijakan pemerintah terhadap harga komoditas barang strategis (kenaikan harga dan kelangkaan BBM). Tingkat inflasi tahun 2005 cukup tinggi hal ini terpengaruh oleh naiknya biaya produksi.60%.3. setelah Lhokseumawe (11. 4.66%) dan Kendari (10. Selama tahun 2006 laju inflasi DIY menembus dua digit yakni 10.57%). diolah. dampak gempa dan kemarau panjang yang melonjakkan harga kelompok bahan makanan terutama beras. Jambi (10.47%. Disamping itu pengaruh faktor musiman seperti tahun ajaran baru dan musim liburan juga mempunyai peran dalam mendorong inflasi DIY. merosotnya nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga perbankan. Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006).42% diatas inflasi nasional sebesar 6. Tingkat inflasi ini diprediksi akan terus meningkat pada tahun 2006 dan 2007. Banjarmasin (11. Investasi Perkembangan realisasi investasi PMA/PMDN di Propinsi DIY secara komulatif dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan seperti tercermin pada tabel sebagai berikut: 7 .

PMDN

TAHUN

PMA

∑ Rp

∑ Proyek

∑ US$

∑ Proyek

2001

1.814.240.365.869

114

129.108.237

45

2002

1.961.732.260.090

121

106.640.524

49

2003

2.405.274.896.480

120

140.414.202

59

2004

2.401.966.867.693

120

168.807.744

57

2005

2.251.066.507.693

120

204.852.734

64

2006

2.144.879.085.707

116

208.865.309

71

Nilai Investasi (dalam juta rupiah) menurut jenisnya adalah sebagai berikut:
Jenis

2000

2001

2002

2003

2004

PMDN/PMA

445.231

576.783

265.543

755.605

173.987

Rumahtangga

582.667

1.366.120

1.516.760

1.735.355

2.318.447

Pemerintah

940.918

844.085

932.463

1.077.575

1.180.709

Non Fasilitas

1.808.381

1.472.034

2.917.798

2.420.751

3.630.217

TOTAL

3.777.198

4.259.022

5.110.478

5.989.266

7.303.360

Pencapaian investasi tahun 2006 untuk PMDN 2,14 trilyun mengalami penurunan
sebesar 4,75 %, sedangkan PMA 208.865.309 US$ mengalami kenaikan sebesar
1,96 % dibandingkan dari tahun 2005.
2.2. Kebijakan Keuangan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa Kebijakan Umum APBD (KUA)
disusun dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sebagai
dokumen rencana kerja tahunan daerah, RKPD disusun dengan mengacu Rencana
Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah (RPJM) Daerah. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 17
Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-undang Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

8

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 050/2020, tertanggal 11
Agustus 2005 tentang Petunjuk Penyusunan Dokumen RPJPD dan RPJMD, dalam
salah satu pernyataannya menyebutkan bahwa bagi daerah-daerah yang belum
melaksanakan Pilkada langsung, Renstra Daerah atau Propeda berlaku sebagai
dokumen perencanaan jangka menengah hingga berakhir masa bakti Kepala Daerah,
sehingga penyusunan RKPD dan KUA mengacu kepada Renstrada Propinsi DIY
Tahun 2004-2008.
RKPD Propinsi DIY sebagai dokumen rencana kerja daerah tahun 2008 dihasilkan
melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi yang
merupakan forum para pemangku kepentingan (stakeholder) pembangunan daerah
dan forum kelanjutan dari musyawarah-musyawarah di tingkat Kabupaten/Kota.
KUA yang merupakan dokumen kebijakan daerah dalam satu tahun anggaran yang
menjadi petunjuk dan ketentuan umum yang disepakati sebagai pedoman penyusunan
RAPBD, memuat sasaran dan target pencapaian kinerja yang terukur dari setiap
urusan pemerintahan daerah yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi
belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang disertai dengan asumsi
yang mendasari. Asumsi yang dimaksud adalah mempertimbangkan perkembangan
ekonomi makro dan perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal yang ditetapkan
pemerintah.

Dalam rangka penyusunan APBD diperlukan Prioritas dan Plafon Anggaran yang
disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah untuk dijadikan sebagai
dasar penyusunan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2008.
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) merupakan dokumen sementara
yang memuat program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan
untuk setiap program dan kegiatan. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, penyusunan
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara mengacu kepada Kebijakan Umum APBD
(KUA). Pada tanggal 3 Januari 2008 Pemerintah Propinsi DIY telah menetapkan
KUA Tahun 2008, yaitu dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan antara
Pemerintah Provinsi DIY dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DIY
Nomor: 1/KSP/I/2008 dan Nomor: 1/K/DPRD/2008 tentang Kebijakan Umum
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008.
9

Berdasarkan KUA Tahun 2008 tersebut disusun PPAS Provinsi DIY Tahun 2008
yang selanjutnya dijadikan bahan pembahasan antara Eksekutif dan Legislatif untuk
disepakati dalam bentuk Nota Kesepakatan tentang Prioritas dan Plafon Anggaran
Provinsi DIY Tahun 2008. Prioritas dan Plafon Anggaran yang telah disepakati
tersebut selanjutnya dijadikan pedoman dalam penyusunan rencana kerja anggaran
(RKA) pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah menyebutkan bahwa Perubahan APBD dilakukan dengan terlebih dahulu
menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan APBD. Perubahan APBD
dilakukan setelah Perhitungan APBD tahun sebelumnya selesai ditetapkan. KUA
Perubahan APBD Provinsi DIY Tahun 2008 disusun dengan mendasarkan hal-hal
sebagai berikut:
ƒ Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada bulan Mei tahun 2008
ƒ Asumsi makroekonomi tidak mengalami perubahan
ƒ Kewajiban terhadap Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota, berupa
bagi hasil pajak daerah.
ƒ Kewajiban terhadap belanja langsung yang ada di setiap SKPD (kekurangan
pembayaran beban belanja listrik, telepon, internet, air minum dan lain-lain).
ƒ Pergeseran anggaran antar Rincian Obyek Belanja dan pergeseran antar Obyek
Belanja dalam Jenis Belanja.
ƒ Pembetulan penulisan dan penempatan kode rekening yang masih kurang tepat di
masing-masing SKPD.
ƒ Penataan kembali belanja gaji pegawai berdasarkan realisasi gaji bulan Agustus
2008 dan adanya penyesuaian kenaikan tunjangan jabatan.
ƒ Kewajiban belanja terhadap pendampingan dana dari pusat yang ada di SKPD.
ƒ Penambahan pendapatan dan belanja daerah, sehubungan dengan terlampauinya
target penerimaan pendapatan
ƒ Sisa Lebih Anggaran Tahun 2007
Sumber pendanaan APBD berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana
Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Implikasi kondisi makro

10

ekonomi 2008 terhadap sumber pendanaan APBD 2008, mengakibatkan sumber
pendanaan APBD 2008 mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terkait dengan
kondisi ekonomi yang semakin baik pasca terjadinya gempa bumi bulan Mei 2006.
Hal ini ditandai dengan pulihnya proses produksi barang dan jasa serta meningkatnya
daya beli di masyarakat. Pada tahun 2008 diperkirakan PDRB DIY naik berkisar
4,5% s/d 5,0%. Demikian juga dengan aset-aset masyarakat dan pemerintah yang
sudah banyak direnovasi, pada tahun 2008 sudah dapat dipergunakan lagi untuk
melakukan kegiatan ekonomi.
Adanya kenaikan pendapatan tahun 2008 dari target semula, diantaranya disebabkan
adanya perubahan anggaran pendapatan naik sebesar 6,63% atau sebesar Rp 75
milyar, dari Rp 1,086 trilyun menjadi Rp 1,161 trilyun. Kenaikan pendapatan ini
antara lain didukung kenaikan retribusi dan pajak daerah yang meliputi PKB,
BBNKB dan PBB-KB. Rincian sumber pendanaan APBD tahun 2008 adalah sebagai
berikut:
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
PAD sebesar Rp632.872.311.654,13, dengan perincian Pajak Daerah sebesar
Rp525.185.354.193,35, Retribusi Daerah sebesarRp29.259.898.275,50; Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sebesar Rp12.481.050.738,67
dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sebesar Rp65.946.008.446,61.
2. Dana Perimbangan dan Transfer Pemerintah Pusat Lainnya
Dana Perimbangan sebesar Rp601.802.167.488,00, dengan perincian Bagi Hasil
Pajak

sebesar

Rp70.549.425.301,00,

Bagi

Hasil

Bukan

Pajak

sebesar

Rp11.347.787,00, Dana Alokasi Umum sebesar Rp511.773.394.400,00 dan Dana
Alokasi Khusus sebesar Rp19.468.000.000,00.
Sedangkan

Dana

Transfer

Pemerintah

Pusat

Lainnya

adalah

sebesar

Rp314.880.000,00 yang merupakan Dana Penyesuaian.
3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah
Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah

sebesar Rp23.620.587.265,26

merupakan dana hibah/sumbangan pihak ketiga

11

yang

12 . Realisasi Keuangan 80. Realisasi keuangan 88. realisasi fisik 100%. - Program Pendidikan Non Formal. Yang terdiri dari: - Program Administrasi Layanan Perkantoran. Realisasi keuangan 94. Realisasi keuangan 86. - Program Pendidikan Luar Biasa. realisasi fisik 100%.69%. Realisasi keuangan 78. Realisasi keuangan 95.58%.2. realisasi fisik 100%.12%. Realisasi keuangan 87. - Proram Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda. Realisasi keuangan 80.44%. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.01%. realisasi fisik 100%.62%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.85%. realisasi fisik 100%. - Program Manajemen Pelayanan Pendidikan. Pencapaian Target Kinerja APBD 1.66%.3. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 88. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 78. Pemuda dan Olah Raga: - Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan. Realisasi keuangan 92.70%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.38%. realisasi fisik 100%. - Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100%. - Program Pendidikan Tinggi. Realisasi keuangan 91. - Program Pendidikan Anak Usia Dini.99%.34%.34%. Realisasi keuangan 94. realisasi fisik 100%.25%. - Program Pendidikan Menengah. realisasi fisik 100%. Kinerja SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 Melaksanakan 16 program yang terdiri dari 92 kegiatan. Dinas Pendidikan.

- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.16%.24%. Badan Perpustakaan Daerah. - Program Perbaikan Gizi Masyarakat.00%. - Program Pencegahan Penyakit Menular. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi Program 91. - Program Obat dan Perbekalan Kesehatan. Realisasi Program 100. Realisasi Program 98. Realisasi keuangan 94.00%..00%. Realisasi Program 100. Realisasi Program 99. Realisasi Keuangan 93%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi Keuangan 96. - Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS/RS Jiwa/RS Paruparu/RS Mata.00%. realisasi fisik 100%.00%.00%.75%.23%.00%. Realisasi Program 96.02%. - Program Upaya Kesehatan Masyarakat. - Program Pengawasan Obat dan Makanan. Realisasi Program 100. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.00%. Realisasi Program 100. realisasi fisik 100%. 2. Realisasi keuangan 86. Realisasi Program 87.00%.31%.67%. Realisasi Program 81. Realisasi Program 100. - Program Peningkatan Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan.94%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Promosi dan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. - Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin. Realisasi keuangan 99.00%. 3. Realisasi Program 100. - Program Pengembangan Lingkungan Sehat.00%. Realisasi keuangan 89. 13 . Dinas Kesehatan. Realisasi Program 100.- Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga. Realisasi Program 93.

- Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita. Target capaian 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. .Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi Program 77. Target Capaian 100.00%. Target Capaian 100. Target capaian 100%. - Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. rawa. dan jaringan pengairan lainya. - Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan. - Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS Jiwa/RS Paruparu/RS Mata.94%.00%. Realisasi Program 52.Target Capaian 100%. Target Capaian 100%. Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah. 5. Rumah Sakit Grhasia. Realisasi Program 100. .Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan irigasi. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pembangunan Jalan dan Jembatan. 4. Target Capaian 100. Target Capaian 100. - Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. Target Capaian 100. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.00%. . Target Capaian 100. Target Capaian 50.00%. .00%. 14 . - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.00%.00%. Target Capaian 100. - Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RS Jiwa/RS Paru-paru/RS Mata. Target Capaian 100%. Target capaian 100%.00%. - Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong. . Target Capaian 100. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.- Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan.Program Inspeksi kondisi Jalan dan Jembatan.00%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Upaya Kesehatan Masyarakat. - Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan.00%.34%.Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%.56%. Realisasi Program 95. Target Capaian 32.

- Program Pengaturan Jasa Konstruksi. Target capaian 100%. . dan SDA lainya. - Program Pengembangan dan Pengelolaan konservasi sungai. Target capaian 100%. Target Capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengawasan Jasa Konstruksi. Target Capaian 100. - Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan Besar. - Program Lingkungan sehat Perumahan. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengendalian Banjir. Target Capaian 100. Target Capaian 100.00%. Target capaian 100%. Target Capaian 100%.00%.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Pengembangan kinerja pengelolaan air minum. - Program Pelayanan Jasa Pengujian.Target Capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Perencanaan Tata Ruang. dan air limbah. Target capaian 100%. . danau. - Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. 6. - Program Pengembangan Data/ Informasi.00%. Badan Perencanaan Pembangunan (BAPEDA). Target Capaian 100%. - Program Penanganan Daerah Tertinggal. - Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang. .Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target capaian 100%.- Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku. - Program Perencanaan Tata Ruang. - Program Kerjasama Pembangunan. Target capaian 100%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Target capaian 100%. Target Capaian 100%. - Program Pengembangan dan Pengelolaan Data dan Informasi SDA. Target capaian 100%. Target Capaian 100%. - Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pemberdayaan Jasa Konstruksi. 15 . - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Pengembangan Perumahan. Target capaian 100%.

Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas Lalu Lintas Angkutan Jalan. Realisasi keuangan 82.00%.Program Peningkatan Kapasitas Disiplin Aparatur.Program Pembangunan Prasarana dan fasilitas Perhubungan. realisasi fisik 100. Realisasi keuangan 46. Dinas Perhubungan. - Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi. Target Capaian 100%.03%. . 16 .23%. 7.59%.33%. . realisasi fisik 91. realisasi fisik 100. . .41%. . . Realisasi keuangan 90. Realisasi keuangan 73.00%. Target Capaian 100%. Realisasi keuangan 97.18%. realisasi fisik 100. Target Capaian 100%. - Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam. - Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi. realisasi fisik 97. Realisasi keuangan 85. . - Program Perencanaan Pembangunan Daerah.07%. realisasi fisik 100%.50%.00%.14%. realisasi fisik 100%.Program Peningkatan Pelayanan Angkutan.38%.Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas. - Program Perencanaan Sosial Budaya. Realisasi keuangan 89. Target Capaian 100%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. realisasi fisik 100%. . - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%. Realisasi keuangan 99. Target Capaian 100%. Realisasi keuangan 96. realisasi fisik 100.03%. Target Capaian 100%.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. realisasi fisik 100%. Target Capaian 100%. Target Capaian 100%.Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan. .- Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah. - Program Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana.13%. Realisasi keuangan 89.

. - Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan.00%.9%. .54%. Target Capaian 95. Target Capaian 96. - Program Pengembangan Pengelolaan Persampahan. - Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. . - Program Peningkatan Pengendalian Polusi. Target Capaian 27. 17 . Target Capaian 100%. Target Capaian 100%.. Target Capaian 100.00%. Kantor Pemberdayaan Perempuan.00%.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 96.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100. - Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Daya Alam. . Target Capaian 100.00%. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. Target Capaian 100%.27%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.17%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Target Capaian 98.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.17%. Target Capaian 100%. Target Capaian 100%. - Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup.Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutaman Gender dan Anak.Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor. realisasi fisik 100%. - Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam.05%. . .Target Capaian 99. . Target Capaian 99. Realisasi keuangan 78. Target Capaian 100%.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.46%. Target Capaian 100%. .Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan. 8. . 9.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.Target Capaian 100%. - Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan LH.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.

realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. 10. . Realisasi keuangan 91.52%. realisasi fisik 100%.59%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 97. 11. realisasi fisik 100%.71%.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Kinerja 100%. - Program Pembinaan Anak Terlantar. Realisasi keuangan 99. - Program Pemberdayaan Fakir Miskin.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial..25%. Target capaian 92. Realisasi keuangan 97. Realisasi keuangan 98. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 92. Realisasi keuangan 98. Realisasi keuangan 98. - Program Pembinaan Para Penyandang Cacat Trauma. Realisasi keuangan 96. Realisasi keuangan 99. - Program Pembinaan Panti Asuhan/Jompo. Komunitas Adat Terpencil dan Penyandang salah Kesj Sosial (PMKS) Lainya. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial.Program Peningkatan Peranserta dan Kesetaraan Gender dalam pembangunan.63%.29%.92%. Target Kinerja 100%. - Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial.99%. . Dinas Sosial. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 95..48%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 100%. 18 .85%. realisasi fisik 100%.16%.72%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Pengembangan Kehidupan Beragama.85%. realisasi fisik 100%.

Target Kinerja 22.15%. - Program Pembinaan dan Pengembangan Ketenagalistrikan. - Program Tansmigrasi Regional. Target Kinerja 100%. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 48.Dinas Perindustrian.67%.Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja. realisasi fisik 100%.Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan.28%. Target Kinerja 48.45%. Realisasi keuangan 99. Target Kinerja 15.64%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.08%. Realisasi keuangan 98. Realisasi keuangan 79. Realisasi keuangan 87. . Realisasi keuangan 94.73%. . Transmigrasi: - Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi. realisasi fisik 100%.5%. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 48%. realisasi fisik 100%. - Program Penciptaan Iklim UKM yang Kondusif. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan.Program Peningkatan Disiplin Aparatur. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 100%. Perdagangan. realisasi fisik 100%.11%. dan Koperasi. 19 . Realisasi keuangan 84. 12. Realisasi keuangan 92. .. - Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi.Program Peningkatan Kesempatan Kerja. Realisasi keuangan 97. - Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat yang berpotensi Merusak Lingkungan . Target Kinerja 9. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Target Kinerja 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Tansmigrasi Lokal.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. . Realisasi keuangan 93. realisasi fisik 100%.97%.9%. .00%.61%. realisasi fisik 100%.53%.

85%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.85%. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.63%. Realisasi keuangan 98.95%.53%. 20 . 13.57%. - Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 96. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri. Dinas Kebudayaan. realisasi fisik 100%.86%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 99. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. - Program Pengelolaan Keragaman Budaya. - Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor. realisasi fisik 100%.64%.86%. - Program Peningkatan Kerjasama Perdagangan Internasional. - Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah.67%. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.88%.81%.- Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 92.95%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. - Program Persaingan Usaha. Realisasi keuangan 90. Industri Kecil dan Menengah. Realisasi keuangan 85. Realisasi keuangan 93. - Program Pengelolaan Kekayaan Budaya.94%. Realisasi keuangan 100%.73%. Realisasi keuangan 0. - Program Pengembangan Nilai Budaya. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. - Program Pembinaan Industri Rumah Tangga .

realisasi fisik 100%.84%. Realisasi Keuangan 100%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. 14. realisasi fisik 100%. 15.03% - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. realisasi fisik 100%.71%. - Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan .91%.20%. Realisasi keuangan 97.57%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi keuangan 99. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Realisasi keuangan 99. 16. - Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan. Realisasi keuangan 99. Realisasi Keuangan 100%. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dengan Capaian 89. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Sekretariat Daerah. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kep Da dan Wa Kep Da.- Program Pengembangan Kerjasama Pengelola Kekayaan Budaya. realisasi fisik 100%.16%. - Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan.46% - Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS. Realisasi keuangan 99. 17.26%. realisasi fisik 100%.61%. Dengan Capaian 92. Dengan Capaian 96.35% 21 .73%. Dengan Capaian 88.63%. - Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum. Realisasi keuangan 99. Realisasi keuangan 99.80%. Realisasi keuangan 99. - Program Pencegahan Dini Dalam Penanggulangan Korban Bencana Alam. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan . Realisasi keuangan 0. - Program Pemeliharaan Kamtrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal. Realisasi keuangan 99.062% - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. realisasi fisik 100%.

60% - Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur.26% - Program Penataan Penguasaan .98% - Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan KepDa dan WakepDa. 22 . Dengan Capaian 99.85% - Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi.90% - Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa.05%. Dengan Capaian 95. Pemilikan. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 99.44% - Program Penataan Daerah Otonomi Baru. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 75. Dengan Capaian 98.01% - Program Pengembangan Wilayah Perbatasan.13% - Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan. Dengan Capaian 33. Dengan Capaian 88. Dengan Capaian 99. - Program Pendidikan Politik Masyarakat. Dengan Capaian 84.83% - Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 99. dan Pemanfaatan Tanah.04% - Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 96. Dengan Capaian 99.- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.33% - Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa.63% - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.62%. Penggunaan.37% - Program Peningkatan Kerjasama antar Pemerintah Daerah.88% - Program Penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan. Dengan Capaian 94.47% - Program Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintah.54% - Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. Dengan Capaian 81.05% - Program Penataan Peraturan Perundang-undangan. Dengan Capaian 100% - Program Penataan Administrasi Kependudukan .84% - Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan besar. Dengan Capaian 96. Dengan Capaian 90.

44%. realisasi fisik 102.Badan Pengawasan Daerah. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. realisasi fisik 99. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 84%.27%. Sekretariat DPRD - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 81. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian 82. Realisasi keuangan 37.99%.63%. Realisasi keuangan 66%.58%. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah. - Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Realisasi keuangan 92.62%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. 19. Dengan Capaian 100%. realisasi fisik 101. realisasi fisik 92. Dengan Capaian 83. 23 .20%.19% 18. Dengan Capaian 89. Dengan Capaian 91. Realisasi keuangan 83. Dengan Capaian 100%. - Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Kabupaten/Kota.80%. realisasi fisik 104.26%. - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. realisasi fisik 42.27%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.- Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan.88%. - Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah. Realisasi keuangan 95.30%. 20.52%.22%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 74.73%. Dengan Capaian 94. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah.45%. Realisasi keuangan 85.24%. Dengan Capaian 100%.

Kantor Perwakilan Daerah. Dengan Capaian 100%. 22. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Badan Pendidikan dan Pelatihan. 23.85%. Kantor Arsip Daerah. Dengan Capaian 100%. - program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 97. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 95. - Program Pendidikan Kedinasan. Dengan Capaian 100%. - program Peningkatan Pengembangan Sistem.5%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinnerja dan Keuangan. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 95. - Program Pengembangan Nilai Budaya. - Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi.4%.- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 97. - Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 99.9%. Dengan Capaian 100%.7%.1%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 95. Dengan Capaian 98. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Kerjasama Antar PemDa. Dengan Capaian 100%. 21. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Pengelolaaan Kekayaan Budaya. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.8%. Dengan Capaian 100%. 24 .7%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

informasi dan media masa. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dinas Pertanian. - Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 100%. 25. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian 100%. - Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan. Badan Informasi Daerah. - Program Peningkatan Ketahanan Pangan. - Program Fasilitas Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi. Dengan Capaian 20%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 20%. 25 . Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pemasaran Hasil Petanian/Perkebunan. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Pengembangan Komunikasi. - Program Pengkajian dan Penelitian Bidang Informasi dan Komunikasi. Dengan Capaian 100%. - Program Kerjasama Informasi dengan Mas Media. Dengan Capaian 100%. 24. - Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah. Dengan Capaian 100%. - Program Pemeliharaan rutin/Berkala sarana dan prasarana Kearsipan.

Dengan Capaian 20%.07%. Dengan Capaian 92. Dengan Capaian 20%. Dinas Kehutanan dan Perkebunan - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan.03%. 26 . Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Ketahanan Pangan. Dengan Capaian 98.55%. - Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan.09%. Dengan Capaian 95. Dengan Capaian 93.06%. - Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian 86. Dengan Capaian 95. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.98%. Dengan Realisasi keuangan 96. Dengan Capaian 98. - Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan.- Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan. Dengan Realisasi keuangan 95. - Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 97. Dengan Capaian 100%.40%.86%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 20%. - Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. - Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan.56%. - Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak. Dengan Capaian 96. 26. Dengan Capaian 20%.59%.24%. - Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Badan Pariwisata Daerah. Dengan Capaian 99. 27. - Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan. Dengan Realisasi keuangan 92.22%.80%.

Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut. - Program Pengembangan Kemitraan. Dengan Capaian 7%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Realisasi Fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. Dinas Kelautan dan Perikanan. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata. - Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir. dan air tawar. - Program engembangan Perikanan tangkap. Dengan Realisasi Fisik 100%. - Program Pengembangan Destinasi Pariwisata. Dengan Capaian 100%. Dengan Realisasi Fisik 100%. - Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan. - Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan. 27 . air payau. Dengan Capaian 7%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.Dengan Capaian 6%. - Program Peningkatan Mitigasi Bencana alam Laut dan Prakiraan Iklim Laut. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan. 28. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Peningkatan Kegiatan Budidaya Kelautan dan Wawasan Maritim kepada Masyarakat. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pengembangan Budidaya perikanan. Dengan Capaian fisik 100%.

00 4.025.914.339.686.056.00) (11.00 17.000.711.38) 01 01 17 00 5 2 Program Pendidikan Menengah 8.939.00 (1.01 02 01 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.000.427.496.000.76) BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 2.01 02 01 00 5 BELANJA BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 7.652.00) (4.01 02 21 00 5 2 Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpus 1 02 URUSAN WAJIB KESEHATAN 1 02 01 BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 36.016.00 25.00) (4.600.000.682.500.75) 1 01 20 00 00 5 2 Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga 2.000.104.86) 1.00) (8.608.000.306.401.00 133.200.00 133.00 (1.461.00) (4.70) 1.667.188.000.500.435.311.000.000.301.00 (8.515.030.434.000.446.750.918.932.598.00 (447.856.312.337.489.00) (4.00 (6.980.943.833.545.907.00 (129.00 (2.000.632.500.132.00 (698.000.66) 1 01 01 19 00 5 2 Program Pendidikan Luar Biasa 5.00) (13.00) (0.126.77) 94.000.530.000.572.350.08) 1 01 01 00 00 5 BELANJA DINAS PENDIDIKAN 1 01 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 46.894.779.886.779.390.01 02 01 00 51 Belanja Pegawai 4.688.00) (13.00 29.295.536.66) 1 01 17 00 00 5 2 Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewira Usahaan 350.00 (282.1.915.022.493.099.00 22.00 2.988.108.650.479.000.000.740.822.125.00) (21.540.00 (447.00) (9.141.915.090.00) (8.00 (677.000.929.315.798.598.00 3.070.189.000.075.249.00) (7.00 (5.253.856.000.35) 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.586.00) (7.582.43) 523.880.682.00 4.104.159.18) 102 01 00 00 5 102 01 00 00 102 01 00 00 1 28 .515.565.64) Pendapatan Retrebusi Daerah 25.915.410.00 (248.00) (19.000.15) 1 01 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1 01 01 15 00 5 2 Program Pendidikan Anak Usia Dini 1 01 01 16 00 5 1 32.308.196.000.350.369.090.972.592.44) 102 01 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 3.493.367.00) (11.436.886.00) (7.091.276.000.470.00 (74.700.647.060.933.00 3.07) 1.828.033.00 87.000.261.750.000.00 4.810.00 3.770.000.500.077.000.01 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.995.807.824.01 02 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.000.406.00) (19.099.042.018.62) (4.717.786.650.423.600.800.367.000.00) (21.53) 24.867.00 (1.988.832.660.232.00 (118.475.00) (19.895.000.454.100.000.812.00 (258.800.00 (18.410.000.033.300.00) (2.00 (752.457.000.00 (74.783.00 1.779.00) (11.35) 5 1.00) (11.655.00 1.525.002.00 1.907.00 (2.087.000.00) (12.88) 1 01 01 18 00 5 2 Program Pendidikan Non Formal 1.704.460.263.600.147.00 (142.821.00) (7.486.00) (8.200.144.31) Pendapatan Retrebusi Daerah 2.00 (58.918.099.220.196.482.716.564.77) Pendapatan Retrebusi Daerah 207.170.00) (35.00) (35.000.34) 275.000.000.545.200.200.00 43.00) 1 01 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 46.00) (5.55) 102 01 15 00 5 2 Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 30.333.01 02 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI DIY 1.900.00 205.000.00) (5.31) 1 01 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 3.091.125.031.00 (117.49) 102 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.00 34.00 494.55) 1 01 01 22 00 5 2 Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 9.00) (6.00 1.00 (707.584.00) (18.00 (61.686.085.100.238.00 216.01 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.909.764.31) 1.138.861.153.00) (11.00 (28.000.993.00 1.30) 1 01 01 23 00 5 2 Program Pendidikan Tinggi 1.00 1.64) 1.542.792.00 17.00 (7.369.112.000.600.000.179.192.097.00 (619.57) BELANJA TIDAK LANGSUNG 17.909.00 (336.00) (5.00 (61.000.905.00 (336.000.00 1.178.00 (109.42) 1 01 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 40.00 8.346.000.918.00 (20.00 (132.975.10) 1.941.00 40.650.525.87) 102 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.000.423.70) 1.800.24) 102 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 45.604.01) 1 01 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.651.62) 102 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 223.263.389.000.000.896.00 (123.00 (608.470.01 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1.00) (0.803.62) 1 01 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3.000.500.030.00 (258.00 (1.648.538.00 637.537.000.000.097.99) 1 01 18 16 00 5 2 Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan 655.00 23.503.000.711.515.BAB III IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN 3.00 7.00 (4.415.00 44.495.00 (1.00 329.00) (4.190.655.500. Ikhtisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KODE Anggaran Realisasi Perubahan Berlebih/ (berkurang (Rp) (%) URUSAN WAJIB 1 01 PENDIDIKAN 1 01 01 DINAS PENDIDIKAN PENDAPATAN DINAS PENDIDIKAN 207.220.43) 1 01 21 00 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga 5.306.00 17.925.00 (17.30) 2 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 2.515.200.054.00 22.532.500.178.452.00) (5.304.640.590.500.00) (8.640.00) (8.400.00) (0.00) (21.652.070.417.596.1 Belanja Pegawai 17.073.699.545.000.125.792.981.232.000.250.463.00 (285.530.00 1.873.00 (1.312.887.08) 1 01 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 48.235.831.000.015.444.00 7.00 2.000.98) PENDAPATAN BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 25.00 44.00) (7.00 3.894.00) (21.232.350.435.00 2.00 4.444.651.00 31.501.626.

000.099.397.816.000.817.618.921.960.18) 2 Program Pelayanan Admnistrasi Perkantoran 1.024.038.000.00 589.697.968.679.51) 106 01 20 00 5 2 Prog pnkt kapasitas kelembagaan perenc pemb daerah 160.41) 29 .300.090.467.800.00) (66.200.050.164.00) 1 03 01 35 00 5 2 Program Pengawasan Jasa Konstruksi 90.00 (9.00 1.00 53.00 (11.000.000.968.00 (801.952.89) (0.592.500.62) 1.97) 107.00) (7.860.987.500.316.87) 1 07 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan 2.000.250.160.550.00 (11.065.102.00) (10.415.000.592.00 49.821.00 (22.93) 1 07 01 19 00 5 2 Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas 2.632.456.00) (3.546.00) (20.000.00 (93.963.250.160.650.175.400.609.00 (30.075.257.00 926.500.500.30) 106 PERENCANAAN PEMBANGUNAN 106 01 106 01 00' 00 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 106 01 00 00 5 1.00 84.882.79) 1 07 01 18 04 5 2 Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan 17.000.176.00) (2.750.900.750.60) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.000.028.00 (14.323.350.408.000.400.940.00) 1 07 01 06 1 5 2 Program Peningkatan Pengembangan Sistem 59.00 62.00 (52.957.030.076.00) (5.500.00 7.00) (20.00 4.00 76.231.540.98) 1 05 01 17 00 5 2 Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 163.906.743.500.090.38) 1 07 01 URUSAN WAJIB PERHUBUNGAN 1 07 01 DINAS PERHUBUNGAN 1 07 01 00 00 5 1 07 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.956.250.00 57.101.500.00) (5.97) 1 07 01 16 05 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fas LLAJ 886.539.00 (45.156.49) 106 01 16 00 5 2 Program kerjasama pembangunan 88.006.643.250.00 1 03 01 33 00 5 2 Program Pengaturan Jasa Konstruksi 123.00) (3.115.00 12.328.350.138.286.753.416.00 (4.30) 106 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 9.00 102.066.00) (19.250.564.00 2.00) (5.500.00) (9.000.00 106.96) 106 01 23 00 5 2 Program perencanaan sosial dan budaya 1.265.971.00) 116 01 15 00 5 2 Program peningkatan promosi dan kerjasama investasi 938.220.000.00 2.105.307.301.381.683.665.00 861.072.345.840.00 51.00) (9.350.748.00) (3.288.600.597.398.500.238.96) 4.333.00 (67.408.980.12) 106 01 22 00 5 2 Program perencanaan pembangunan ekonomi 1.74) 1 05 01 15 00 5 2 Program Perencanaan Tata Ruang 583.520.00 (241.150.00 (150.00 14.100.338.556.000.444.419.840.00 (3.275.611.18) 1 05 01 16 00 5 2 Program Lingkungan Sehat Perumahan 199.890.600.700.025.00) 106 01 19 00 5 2 Program perenc pengemb kota-kota menengah dan besar 63.577.000.00 (8.566.000.390.00 (1.621.913.00 (142.212.464.00 (24.00 59.000.550.069.000.00) (3.00) (5.00 1.026.716.275.00) (10.00) (21.564.85) 106 01 24 00 5 2 Program perencanaan prasarana wilayah dan SDA 154.00 (12.00 8.00 (810.00 (12.219.419.975.00) (7.198.350.000.00 (823.957.936.300.100.00 (5.103.725.17) 106 01 21 00 5 2 Program perencanaan pembangunan daerah 2.00 (12.56) 106 01 25 00 5 2 program perencanaan pemb daerah rawan bencana 48.491.00 1 03 01 34 00 5 2 Program Pemberdayaan Jasa Konstruksi 149.00 2.697.82) 1 07 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Angkutan 36.78) 106 01 17 00 5 2 Koordinasi Penangan Daerah Tertinggal 77.00 (14.400.102.359.150.035.432.345.00 (3.301.00 93.24) 106 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 445.788.700.00) (1.950.00 7.85) 106 01 01 106 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 94.259.656.089.00 44.600.625.462.000.375.00 (600.00 (46.960.00 (5.00 47.819.118.956.313.775.473.300.00 123.115.000.51) Pendapatan Retrebusi Daerah 17.440.59) 1 07 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian KBM 59.00 (18.670.678.96) 106 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 45.000.00 (25.08) 1 07 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.028.005.00 (3.00 (1.024.67) (26.00 (719.00) (0.160.655.00) (1.385.433.618.00 (309.481.541.882.000.00) (6.140.032.689.831.771.851.00 14.667.110.573.000.689.00 146.00) (17.51) BELANJA DINAS PERHUBUNGAN 72.890.499.21) 116 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi 108.02) (0.658.308.98) (0.444.02) 106 01 15 00 5 2 Program pengembangan data /informasi 732.537.06) 13.00 151.00 (1.338.541.921.400.315.00 198.455.000.166.900.00 1.00) (7.118.026.00) (8.050.700.00 677.00 14.00) (16.394.730.900.00) (20.250.444.768.00) (22.308.993.888.00 (3.958.016.00 (606.500.00) (0.270.10) (9.512.308.007.00 (606.187.027.183.638.13) 0.00) (5.643.00 (4.000.00 (7.882.00) (0.422.000.889.451.00) - (7.00 536.00 1.651.608.00) 1 04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Perumahan 164.504.41) 1 07 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1 07 01 03 00 5 2 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 1 07 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya aparatur 69.00 149.200.945.056.000.00 1.900.500.00 158.00 162.975.200.355.1 Belanja Pegawai 4.00 (442.293.00) (3.00) (53.719.650.125.720.381.013.000.00) (0.508.1 03 01 32 00 5 2 Program Pelayanan Jasa Pengujian 730.825.000.00 8.618.00 4.394.00) (0.278.345.00 32.000.00 (280.00 423.000.556.00) (4.00) 105 01 15 00 5 2 Program Perencanaan Tata Ruang 64.683.506.08) 1 07 01 00 00 5 1 07 01 01 00 2 BELANJA LANGSUNG 5 63.00) PENDAPATAN DINAS PERHUBUNGAN 17.900.00 (5.012.300.00) (0.700.255.618.00 90.658.500.

39 1.02 03 00 00 51 Belanja Pegawai 7.613.385.00) (1.450.653.800.00) (0.283.100.283.900.474.00) (8.680.840.02 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 239.00 524.00 (791.1 Belanja Pegawai 21.02 03 00 00 5 BELANJA RUMAH SAKIT GHRASIA 1.882.50 47.00 (327.02 03 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 1.00 2.725.234.02 03 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 70.00 (24.00 1.00 94.00 (143.000.11) 1.387.000.00 1.000.000.00 59.025.995.50 1.000.441.000.36) 102 01 30 00 5 2 Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia 150.077.00) (8.472.500.993.700.95) 1 03 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1 03 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 03 01 16 00 5 2 Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong 1 03 01 17 00 5 2 Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong 1 03 01 18 00 5 2 Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 03 01 20 00 5 2 Program Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan 1 03 01 24 00 5 2 Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan 1 03 01 25 00 5 1 03 01 26 00 5 1 03 01 27 00 (2.06) 1.00 20.699.968.604.000.639.221.00 30 (71.00 1.000.00) (1.793.808.975.00 (75.00 (9.00) (11.387.789.400.76) 71.00 70.973.00) (5.210.620.00 (31.423.000.00) (2.00 255.500.00) (6.846.106.000.358.550.138.598.09) 102 01 32 00 5 2 Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan Anak 200.614.335.090.290.00 (1.71) 2 BELANJA LANGSUNG 1 03 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.247.000.05) 1 03 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 21.515.120.162.170.94) 1.607.00 285.614.00 (61.00 (50.163.564.829.00) (12.00 94.00 22.816.000. (10.820.198.101.650.500.450.358.968.056.519.600.055.227.503.453.608.361.00 1.343.303.000.00 (24.00) (17.823.000.68) 102 01 29 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 110.000.528.00 176.100.800.00 (1.654.023.168.125.00) (0.325.300.036.56) 1 03 01 31 00 5 2 Program Pengembangan & Pengelolaan Data & Informasi SDA 286.350.42) PENDAPATAN DINAS KIMPRASWIL 160.00 185.429.051.00 (188.pengadaan.00) 1 03 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 2.00 255.00 (345.000.830.421.862.894.418.781.379.494.00 200.peningkatan sarana dan prasarana 2.179.174.100.11 15.00 (27.322.265.297.522.098.131.00 34.901.000.550.200.45) 2 Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku 3.02 URUSAN WAJIB 1 03 PEKERJAAN UMUM 1 03 01 DINAS KIMPRASWIL 1 03 01 00 00 5 BELANJA DINAS KIMPRASWIL 224.080.087.00 (18.299.192.00 353.00 (42.275.00) (7.39) 1 03 01 29 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 71.00) (15.101.137.00 7.924.325.00 (145.750.680.300.00) (7.352.244.peningkatan sarana dan prasarana RS/RSJ 1.102 01 17 00 5 2 Program Pengawasan Obat dan Makanan 310.92) RUMAH SAKIT GHRASIA 1.500.444.000.00 15.001.00) (39.700.830.644.689.330.00 59.00) (2.372.273.00 4.62) 102 01 26 00 5 2 Program.848.600.318.886.00 (1.00 (97.300.815.00 212.00 (13.20) 1 03 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 9.195.405.97) 192.50 47.842.772.00 3.466.974.830.630.00 144.141.00 191.21) 102 01 22 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 1.354.210.00) (1.050.00 69.000.891.987.781.690.444.160.200.110.00 (144.00) (8.192.00 239.689.02) 102 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Lingkungan Sehat 285.00) (3.96) 1.652.00 (260.110.000.178.00) (4.18) 1 03 01 00 5 202.678.pengadaan.000.00) (4.808.750.608.537.343.00 (1.700.583.718.160.700.150.853.135.00 PENDAPATAN RUMAH SAKIT GHRASIA 4.00 293.000.781.623.573.078.551.115.066.46) 220.183.00 31.182.02 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 30.080.02 03 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana RS/RSJ 1.975.151.02 03 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 65.00 20.00 (197.000.00 (1.800.707.641.409.000.09) 102 01 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana rumah 307.05) 23.855.850.00 4.00) (14.15) 1.00) (3.00 (2.265.00 (4.300.238.710.400.879.00) (1.901.421.081.00) (0.146.000.00 3.00 8.64) .000.00 253.00 2.216.640.18) 1 03 01 00 00 5 1.062.330.02 03 00 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 7.032.00) (11.687.400.729.62) 102 01 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 237.312.00 3.00 3.00 (159.44) 1.503.013.00) (6.816.00 145.877.00) (11.000.80) (33.000.02 03 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 7.368.02 03 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.121.00) (27.00 7.508.059.827.000.00 353.620.557.000.627.957.397.00 (408.00 (799.865.919.02 03 26 00 5 2 Program.78) 102 01 19 00 5 2 Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan 614.97) 1 03 01 28 00 5 2 Program Pengendalian Banjir 4.00 (251.00 1.793.504.00) (1.699.138.195.225.00 (1.507.100.470.802.00 (19.00) (5.000.00 7.699.968.00 3.31) 552.625.712.131.028.975.772.401.00 (9.600.989.57) 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air 4.00 (11.000.000.319.921.00 4.000.423.806.500.000.00 219.00 107.317.436.700.831.330.888.00) (1.021.00 209.862.000.00 (285.00 192.000.043.300.11 Pendapatan Retrebusi Daerah 4.605.925.924.915.00 4.000.701.800.410.675.00 30.87) 1 03 01 30 00 5 2 Program Pembangunan Infra Struktur Perdesaan 4.662.64 1.00 571.60) 36.502.000.320.00 29.000.00) (16.00) (4.00 2.00) (1. pengelolaan dan konservasi 4.699.64 1.444.228.00) (6.00 275.00 (2.951.465.930.00 69.452.00) (5.00) (6.00 4.00) (9.100.210.00 3.195.429.084.00 54.656.49) 257.50 1.729.121.87) 102 01 20 00 5 2 Program Perbaikan Gizi Masyarakat 3.02 03 (23.972.238.000.572.620.120.052.975.701.769.43) 102 01 28 00 5 2 Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan 169.02 Pendapatan Retrebusi Daerah 160.586.43) 2 Program Pengembangan.600.00) (1.908.000.03) 3.973.676.

00 (1.478.044.00 (7.00 2.727.205.385.84) 113 01 17 00 5 2 Program Pembinaan Anak Terlantar 302.231.543.969.007.736.750.000.900.00) (3.231.965.00) (8.428.000.033.000.008.789.00) (5.28) Peningkatan Peran Serta&Kesetaraan Gender dlm 111 01 18 00 5 2 Pembangunan 113 URUSAN WAJIB SOSIAL 113 01 DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 113 01 00 00 113 01 00 00 5 1 PENDAPATAN DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 184.000.300.539.444.000.25) Pendapatan Retrebusi Daerah 184.000.200.975.000.225.159.000.00) (2.296.577.744.500.00 5.549.000.00) (4.00 297.000.000.403.831.00 3.152.032.000.534.00) (11.24) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.052.035.431.00 (1.000.00) (1.000.086.00 251.972.00 1.489.605.150.642.537.908.954.000.10) BELANJA 4.597.95) 111 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 148.040.435.707.00 (15.565.789.000.00 183.19) 111 URUSAN WAJIB PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 111 01 KANTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 111 01 00 00 5 111 01 00 00 5 111 01 00 00 5 1.375.00) (0.00 1.700.408.00 183.886.917.00) (3.00) (1.00 (26.00 (144.45) 108 02 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 11.00) (0.00 (110.946.777.500.985.999.000.08) 113 01 19 00 5 2 Program pembinaan panti asuhan / panti jompo 113 01 20 00 5 2 Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial 31 .00 (462.75) Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingk Hidup 1.585.00 15.101.00 (5.455.475.000.300.000.00 387.71) 113 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.54) 111 01 16 00 5 2 Program penguatan kelembagaan pengarusutaman Gen & Anak Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan 402.500.00 (4.00 1.00) (6.00) (1.189.147.00) (3.00 4.893.000.980.38) 108 02 24 00 5 2 Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 479.431.080.00 138.000.519.00) (5.000.00 1.1 111 01 00 00 5 2 Belanja Pegawai BELANJA LANGSUNG 111 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 442.00 303.781.000.789.00 1.720.450.00) (2.000.00) (4.000.046.00) (7.425.00) 113 01 15 00 5 2 Program Pemberdayaan Fakir Miskin.700.955.214.415.00 (6.775.285.642.00 445.768.1 URUSAN WAJIB 108 LINGKUNGAN HIDUP 108 02 00 00 5 2 BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN DAERAH 7.00 2.000.900.39) BELANJA TIDAK LANGSUNG 12.340.429.597.709.00) (5.488.000.24) 108 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 2.000.52) 113 01 18 00 5 2 Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma 300.413.52) 124.00 (270.487.500.83) 111 01 17 00 5 2 384.00 1.000.216.000.009.625.000.000.500.00 113 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 85.132.030.000.48) 804.00 12.671.00 (826.00 2.00 (110.000.00) (10.00 (64.000.41) 113 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 10.00 142.01) 108 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 304.00) (0.000.000.00 15.75) (0.144.250.560.237.102.62) 108 02 18 00 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Dy Alam 139.938.000.00 - 0.000.600.127.149.00) (1.00 (362.000.25) BELANJA DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 30.00 118.055.778.00 36.448.00 (810.00 14.035.440.216.00 (462.00 7.663.00 (90.00 2.00 425.00 (17.00 82.708.240.009.00 (216.00 (25.00) (4.991.00 1.680.500.00 (2.303.187.359.550.057.395.878.232.707.890.010.00 (861.455.412.00 2.009.570.750.831.00 (129.00 (15.00 (129.853.000.00 (466.00 739.983.898.00 10.791.855.00) (8.410.00) (1.00 (900.500.34) Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam 1.500.336.144.176.15) 2.000.00 122.096.054.00 576.325.04) 108 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.00) (1.00 1.763.549.46) 108 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 582.768.500.00 (34.000.646.00 (116.216.00) (6.73) 111 01 15 00 5 2 Program keserasian kebijakan peningk kualitas Anak dan Perem 150.00 300.715.00 149.00 12.00 (65.063.550.525.00) (11.00 12.229.00) 108 02 16 00 5 2 (1.708.61) 108 02 20 00 5 2 Program Peningkatan Pengendalian Polusi 133.400. Komunitas Adat 1.09) 108 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 108 02 15 00 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan 41.00 (117.000.175.46) 1 111 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 10.00) (3.00) (0.120.275.00) (73.520.71) 113 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12.300.00 (380.38) (0.937.01) 113 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 13.00 2.287.000.00 10.350.000.37) 113 01 16 00 5 2 Program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial 3.705.100.00 (2.00 (1.818.00) 111 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 15.824.00 377.750.000.00 953.894.689.487.461.850.500.993.789.736.492.366.893.604.00 (110.000.258.323.00) 108 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA & LH 274.00) (3.25 2.410.042.24) 108 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.941.970.737.00) (0.853.537.900.00) 108 02 17 00 5 2 (6.709.896.187.448.00 17.000.00 (4.229.275.000.912.60) 113 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.232.669.000.57) 113 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 5.754.000.647.000.399.000.035.487.000.359.000.00) (0.300.350.00) (4.018.151.400.077.00 (216.25 1.00 29.00) (7.00 (7.300.00) (4.412.937.625.83) 1.000.450.000.019.647.00 (23.

793.221.000.887.323.000.00 122.562.835.00 (271.430.00 11.00 (3.765.00 (173.491.00 (1.60) 115 01 DINAS PERINDUSTRIAN.00 76.331.261.162.980.409.500.00) (7.000.496.91) 115 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 11.733.588.320.00) (1.89) 203 01 17 00 5 2 Program pembinaan dan pengembangan bidang Ketenagakerjaa 1.458.000.00) (6.00 (123.72) 203 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi 250.12) 207 01 20 00 5 2 Program Pembinaan Industri Rumah Tangga (IRT).033.36) BELANJA DISPERINDAGKOP 21.446.000.551.473.094.548.500.271.00 DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI DIY 1.012.600.00) (6.770.00) (4.500.100.108.00) (1.00 (119.00 81.00 (5.468.902.977.600.00) (0.00 125.15) 206 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan dalam Negeri 1.00 3.360.339.33) 206 01 20 00 5 2 Program Persaingan Usaha 131.680.69) 1.557.000.00) (13.488.612.971.615.00 27.500.445.95) 208 01 17 00 5 2 Program Transmigrasi Regional 615.000.740.00 125.586.00 108.460.00 80.00 (30.553.50) .003.535.00 25.213.000.620.665.421.00 (134.162.00 5.000.00) (7.000.00 (1.400.610.430.00 (73.00) (28.000.350.00) (13.900.234.00) (7.00 680.000.566.00) (5.871.500.000.579.500.824.696.00 (27.075.00 846.00 2.931.186.600.00 9.00 1.00 441.371.640.842.500.185.00 (1.42) 1 URUSAN WAJIB 114 TENAGA KERJA 114 01 00 00 5 BELANJA DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 114 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 14.00 (1.00) (20.000.818.00 (1.00 (19.876.00 828.295.00 (100.366.475.553.500.000.825.15) PENDAPATAN DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 253.000.00) (0.000.551.00 1.00) (1.631.00) (14.451.000.772.00) (1.108.25) PENDAPATAN DISPERINDAGKOP 145.29) 114 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 109.00 (250.000.620.000.675.00 1.83) 114 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 28.000.00 5.00) (1.00) (5.760.474.500.94) 7.092.500.50 27.00 766.00 (9.18) Program pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat 464.000.00 (218.500.870.655.00 20.33) 115 01 15 00 5 2 Program penciptaan iklim usaha kecil menegah yang Kondusif 115 01 18 00 5 2 Program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi 203 01 15 00 5 2 203 01 16 00 5 2 81.000.83) 114 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 14.355.020.00 (119.00) (7.819.376.728.000.838.85) 115 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 24.325.190.17 01 - 0.911.00 5.000.76) 114 01 17 00 5 2 Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenaga 3.704.00 (74.795.000.861.00 20.000.750.000.733.00 (48.00 (19.271.17 01 00 00 51 1.000.00) (0.411.165.00) (2.455.00 14.420. PERDAGANGAN DAN KOPERASI 115 01 01 00 5 115 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11.086.395.272.14) 207 01 16 00 5 2 Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah 1.66) 115 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.210.381.00 (7.000.830.135.500.500.113 01 21 00 5 2 Program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan Sosial 113 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Kehidupan Beragama 893.00) (12.600.37) 208 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi 2.00) (2.000.212.382.127.767.945.00 (123.00 (58.00) (3.856.000.803.555.00 1.00 (132. 168.00 (218.148.29) 1.00 21.00 391.169.445.740.474.000.252.00 208.43) 207 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri 901.800.000.888.00 188.00) (1.554.00 7.036.88 42.00 244.455.14) PENDAPATAN DINAS KEBUDAYAAN 106.492.453.627.818.700.038.000.00 332.00 1.973.00 (127.500.000.430.830.645.140.151.153.830.00 (1.435.00 7.579.00 268.345.00) (1.310.00 11.500.00) (0.00 268.173.00) (1.61) 114 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja 6.568.450.809.254.766.00) (10.69) 19.025.00) (2.879.239.600.00) 114 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Kesempatan Kerja 7.259.00 (1.37) 206 01 15 00 5 2 Program perlindungan konsumen dan pengamanan Perdaganga 215.00) (1.266.312.17 01 01 00 5 BELANJA DINAS KEBUDAYAAN 1.633.165.71) 114 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.448.295.00 (1.000.212.280.000.00) (15.919.220.384.866.581.000.928.00 8.00 7.00 288.535.412.00) (7.239.17 01 00 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.00) (9.153.00 (1.600.144.702.00 166.675.00 (3.950.00 76.325.00) (1.328.00 (414.191.000.00 1.151.100.345.000.650.00 (2.212.000.556.543.199.00 18.00 14.803.788.627.587.00 14.92) 115 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan (1.838.640.809.525.989.585.323.500.684.00 206 01 17 00 5 2 Program peningkatan Pengembangan Ekspor 767.616.00 14.400.00) (5.00 188.897.00) (2.793.199.00 (65.913.600.000.47) 114 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 5.793.600.976.00 6.603.265.991.00 41.272.45) 208 01 16 00 5 2 Program Transmigrasi Lokal 267.391.210.820.55) 93.606.500.000.500.500.542.503.499.36) 206 01 16 00 5 2 Program peningkatan kerjasama perdagangan Inernasional 8.000.165.00 (90.00) (27.431.00 (396.00 93.00) 355.078.500.00 195.289.00) (0.000.46) 114 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 198.629.00) (3.182.366.50 Pendapatan Retrebusi Daerah 106.633.259.245.91) 115 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 10.00 (198.00 (1.474.500.347.538.500.794.61) 114 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 21.27) Program pembinaan dan pengawasan bidang Pertambangan 291.566.300.644.00 192.908.000.00 (23.394.00) (9.000.000.36) Pendapatan Retrebusi Daerah 145.434.182.146.06) 115 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 738.173.191.353.026.000.752.908.446.297.564.88 Pendapatan Retrebusi Daerah 253.280.00 81.475.500.17 01 00 00 5 Belanja Pegawai 2 BELANJA LANGSUNG 32 7.00 (55.500.

59) (26.862.450.914.296.000.00) (0.694.240.00) (7.233.00) 1 20 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.132.000.900.00) (0.296.616.17 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 85.215.000.531.00 11.354.00 (377.993.000.I.00 (468.00 (74.44) 1.765.158.000.000. YOGYAKARTA 1 20 01 00 00 5 BELANJA DPRD PROVINSI D.500.09) 1 19 02 05 04 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 150.920.086.000.00 251.00) (0.787.80) 1 19 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1 19 02 02 07 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 548.293.514.100.080.00 (162.17 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Budaya 1.00) 1 19 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5.900.520.00) (0.843.00 (1.000.444.978.000.118.17 01 17 00 5 2 Program Pengelolaan Keragaman Budaya 1.151.00 (1.000.021.00) (11.484.698.478.I.00 120 BELANJA KEPDA WAKEPDA PROV D.809.342.00 544.00) (0.000.00 269.65) 120 03 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 951.00 (377.545.00) (10.116.096.00 (52.51) 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.000.00 15.500.00) 2.00 123.441.00) (0.296.000.332.965.875.522.56) 120 03 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 46.136.I.523.132.43) 1 19 02 22 08 5 2 Program pencegahan dini dan penaggulangan korban Bencana A 2.569.000.872.927.125.00) (2.503.147.065.00 129.000.332.221.026.00 (377.00 149.000.203.415.63 Pendapatan Retrebusi Daerah 105.00 (829.762.YOGYAKRTA 11.00 11.943.29) 1 19 02 19 01 5 2 Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban & Keaman 253.000.836.178.000.000.000.00 45.836.00) (2.434.860.545.500.00 (5.00 (601.37) 120 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 351.959.122.551.203.00 8.415.296.00 (5.300.000.185.92) 1.911.74) 1 19 02 20 09 5 2 Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakay 277.00 (56.762.00 (863.000.236.775.801.296.00 (117.00 2.00 719.000.523.000.216.000.00 626.337.450.97) 120 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 16.587.179.514.00 1.16 15.706.129.00 275.00 (191.821.025.363.229.00) (1.00 (80.84) 1 20 11 16 07 5 2 Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala Daerah & Wa 50.Y URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 120 03 SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 120 03 00 00 5 BELANJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 70.816.600.00 (1.00) (17.300.00 919.929.000.000.000.00 (39.523.00) (8.00 295.067.375.17 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1.00) (2.00 1.29) 1 20 02 1 Belanja Pegawai URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1 20 02 KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH 1 20 02 00 00 5 1.229.469.375.29) 1 20 01 00 00 5 11.986.00 (224.185.585.00 (555.00 64.00 (214.325.296.625.550.00 (52.00 (52.00 125.019.00) (0.00 (18.270.00) 1 20 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 1.000.708.132.900.240.00 (601.00) PENDAPATAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 120.975.00 (231.00) 1.548.00 993.064.185.147.17 01 16 00 5 2 81.994.668.045.00 22.200.17 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Kerjasama Pengelolaan Kek Budaya 1 19 02 URUSAN WAJIB KESBANGPOL DEPDAGRI 1 19 02 DINAS KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM 1 19 02 00 00 5 1 19 02 00 00 5 (14.775.895.913.00) (24.955.033.00 14.00 (162.00) (0.100.00 (19.00 2.91) 945.21) 303.00 8.00 22.700.800.794.00) (0.550.00) (3.500.00 23.556.815.101.00 11.717.00 921.328.27) 1 19 02 16 06 5 2 Program Pemeliharaan Kamtramtibnas dan Pencegahan Tind Kri 996.00 (21.650.00) (0.00 1.800.00 838.919.241.933.43) 120 03 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 11.00) (0.62) Program Pengelolaan Kekayaan Budaya 11.025.067.00 22.332.000.000.285.000.574.000.29) 1 20 01 00 00 5 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11.700.400.00 (167.607.000.717.000.761.300.720.104.00) (11.431.000.000.00) (38.994.019.677.878.00) (1.267.00 (646.00 149.17 01 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.00) (4.104.542.098.47) 120 03 00 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 23.37) 1 19 02 06 01 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 84.972.00) (3.600.485.196.761.00 320.00 59.547.000.76) BELANJA DISTRANTIBUM 14.463.700.00 41.374.00 547.211.00 1.000.46) 33 .285.56) 120 03 00 00 5 2 Belanja Pegawai 23.00) (0.500.000.00 84.000.550.00) (3.00 2.00 10.337.00 140.306.00 (2.995.00 (26.667.500.400.761.453.405.000.006.00 185.1.00 5.000.431.922.00) (5.826.000.285.000.000.300.95) 1.482.225.913.994.00 179.38) 120 03 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 564.118.51) 120 03 04 00 5 2 Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS 701.668.517.00 (143.92) (1.297.668.613.006.173.246.600.00) (5.625.482.694.100.00 (52.933.183.00 (1.000.00) (0.00 11.306.236.000.00) (15.000.482.17 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.00 (103.408.113.104.762.294.888.463.20) 1 19 02 15 07 5 2 Program peningkatan keamaan dan kenyamanan Lingkungan 320.00 49.73) 1 19 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.315.700.00) (3.854.99) 120 03 17 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Perbatasan 179.694.00) (46.000.16) 1 20 01 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1 20 01 DPRD PROVINSI D.000.51) 1.00) (0.029.306.773.

838.154.808.00) (4.00) (7.178.00 6.00 18.00) URUSAN PEMERINTAHAN UMUM BADAN PENGAWAS DAERAH 8.841.263.00 (6.000.009.606.627.281.271.071.355.300.00 (9.201.983.750.00) (14.95) 120 03 21 00 5 2 Program Pendidikan Politik Masyarakat 1.804.049.96) 120 03 30 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Daerah 1.00 100.00) (1.200.369.000.350.985.645.00 18.00) (11.00 1.707.00 (314.842.702.00 (2.25) 120 07 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 532.427.30 100.677.500.00) (4.52) 120 03 28 00 5 2 Program Optomaisasi Penyelenggaraan Pemerintah 102.73) 120 04 01 00 5 1 Belanja Pegawai 4.000.988.00 (630.00 3.00) (3.851.661.000.466.000.617.00 2.582.00 (11.520.00 1.015.00) (11.500.665.595.00) (2.000.38) 120 03 15 00 5 2 Program Perbaikan Administrasi Sistem Kearsipan 171.20 07 00 00 5 1 Belanja Pegawai 3.31) 1.00 (191.000.15) (18.422.86) 1.150.180.823.74) 120 04 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 120 04 15 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan 120 119.00 (289.000.600.512.00) (1.404.400.050.09) 120 03 18 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pem Des 217.786.00 (50.120 03 18 00 5 2 Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebang 74.00 (11.20 07 00 00 120 07 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3.095.000.00) (16.884.521.721.020.792.100.40) 120 03 17 00 5 2 Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatrur 2.00 (7.55) 120 03 27 00 5 2 Program Penataan Daerah Otonomi Baru 273.390.479.270.256.00) (0.30 8.496.243.999.983.739.391.00 (232.859.316.779.00 1.500.858.00 522.721.00 347.00 (822.356.200.000.053.720.000.00 3.48) 20.051.263.55) 120 05 06 00 PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAP 619.501.919.00) (16.547.000.978.552.967.00) (5.000.209.228.436.00 29.255.00) (62.000.850.868.00 73.026.521.775.00 1.628.000.00) (0.00) (18.00 (12.459.533.500.00) (9.00 12.398.875.00 (2.00) (3.208.929.640.681.00 101.776.120.960.73) 120 04 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.00 (87.56) 120 04 30.000.200.73) 120 04 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 26.914.38) 120 05 18 00 PROGRAM PEMBINAAN DAN FASILITASI PENGELOLAAN KE 345.924.700.486.886.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi 1.40) .754.00 3.780.00 (289.189.826.624.844.63) 120 03 16 00 5 2 Program Peningkatan Pengembangan Kedinasan Kepala 120 03 23 00 5 2 Program Optomaisasi Pemanfaatan Teknologi 120 03 25 00 5 2 Program Peningkatan Kerjasama Antar Pem Da 1.00) (7.00 (700.004.000.497.000.320.79) #DIV/0! 34 (8.000.495.00) (17.498.00 (522.177.131.00 (98.000.00) (10.003.065.971.617.00 520.00) (28.272.231.500.355.476.920.79) 120 04 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.000.00) 120 05 17 00 PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELO 11.000.480.000.985.611.296.00 (191.967.759.922.810.900.00 20.150.000.00 272.432.00 680.768.00) (34.00 (63.00 (7.564.327.00) (14.750.729.00 (682.557.31) 1.150.900.124.635.908.65) 771.800.81) 120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1.00 (9.326.000.300.000.000.00 490.37) 120 05 05 00 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APAR 74.00 (626.86 120 05 PENDAPATAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERA BELANJA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 794.400.656.626.00 (43.400.483.00 659.00) (4.000.00 (114.385.802.816.694.00 10.73) 120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM (25.800.470.485.00) (0.00 (17.986.00 13.015.50) 23.321.00 258.86) 120 07 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 501.00 22.400.00) (8.483.20 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.00 (2.902.850.060.00) (4.245.677.402.117.310.713.376.071.055.56) 120 05 00 BELANJA TIDAK LANGSUNG 120 05 BELANJA LANGSUNG 120 05 01 00 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 2.379.972.272.775.399.090.00 (497.27) 120 05 20 00 PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNA 287.320.859.090.525.483.436.414.00 161.00 (340.00 595.00 2.000.000.000.67) 120 03 17 00 5 2 Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat 12.365.00 25.826.600.00) (16.677.138.00) (1.542.80) 120 04 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 69.468.492.930.430.446.235.01) 120 04 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 365.404.504.00 (11.203.869.398.15) 20.00) (7.201.858.00 (1.550.00 3.217.00) (1.00) (7.00 (410.065.00) 120 05 02 00 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APAR 7.00 (200.318.00 3.094.796.859.813.17) 120 03 16 00 5 2 Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan 30.00) (0.245.200.238.153.095.000.000.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan PNS 1.000.869.859.950.01) 3.550.00 7.000.443.077.000.00 3.00 2.00 (54.000.440.125.00) 120 07 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 606.100.00 (111.00 236.677.057.00 1.530.500.380.00 62.00) 120 04 01 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH 4.00) (5.00 (1.00 (99.071.646.000.302.00) (25.183.628.950.800.205.110.479.000.051.842.00 (17.042.588.00) (25.424.00 2.500.00 216.95) 120 03 26 00 5 2 Program Penataan Peraturan Perundang2 an 1.326.

161.00 289.607.100.00 1.20) 120 08 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.00) (1.400.376.47) BELANJA LANGSUNG 5.65) 124 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 1.00 2.826.00) (2.00) (4.913.232.000.964.166.976.597.50) 1 Belanja Pegaw ai 4.00) (1.00 4.00 39.600.000.697.780.250.85) 1 21 01 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 671.00 11.762.023.500.259.515.00 789.129.00 2.00 989.444.636.865.310.00 1.00) (3.101.00 102.132.569.52) 120 08 25 00 5 2 Program Peningkatan Hubungan Antar Lembaga 114.795.72) 124 (6.07) BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.49) URUSAN WAJIB KEPEGAWAIAN 1 21 PENDAPATAN BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 924.206.704.000.000.207.000.144.376.000.00 1.16) 117 08 16 00 5 2 Program Pengelolaan Kekay aan Buday a 177.32) 1 21 00 00 00 5 1 Gaji Pegaw ai 2.00 538.24) BADAN INFORMASI DAERAH 10.573.641.518.592.333.00 6.00 1.00) (4.590.890.00 (11.210.000.61) Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 1.952.464.00) (11.00 (119.213.000.00) (8.461.81) 124 01 15 00 5 2 Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan 360.00 (592.722.000.159.248.00 169.00) (7.00) (6.333.000.481.00 146.600.168.000.721.000.00 1 21 01 02 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1 21 01 06 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca (25.00 (185.650.22) URUSAN WAJIB KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 125 01 00 00 5 125 01 00 00 5 1 125 01 00 00 5 1 125 01 01 00 5 2 125 01 01 00 (76.00) 5 2 KANTOR ARSIP DAERAH 3.00) (2.00 (1.575.000.050.578.00 (168.750.60 BELANJA KANTOR PERWAKILAN DAERAH 4.637.196.00 (15.00 102.535.000.425.341.000.16 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah BELANJA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 1 21 01 789.00) (4.585.00 (7.16) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.00) (13.356.050.721.228.609.00 (146.188.000.00 17.266.899.252.590.00 (583.000.853.202.31) 201 08 00 00 5 1 Belanja Pegaw ai 1.742.410.00 124 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 179.950.636.00 220.00) (8.609.02) 5 1 PENDAPATAN KANTOR PERWAKILAN DAERAH 100.762.061.000.00 352.00 176.000.00 7.00 (171.00 (11.00) (3.005.641.795.00 1.00 0.152.00 1 21 01 16 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Day a Aparatur 1.320.425.559.000.00 50.000.800.389.17) 120 07 21 00 5 2 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa 147.508.200.65) 124 01 01 00 5 2 Gaji pegaw ai 1.364.00 20.00 112.067.920.100.640.00 1.000.500.00) (0.632.00 (9.760.00 (129.000.403.787.00 (171.441.789.00 2.000.103.124.00) (0.890.000.00 (60.000.00) (1.35) 1 21 00 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.350.000.375.502.930.188.00 (72.854.00 4.451.00) (1.857.00 (302.874.00) 120 07 22 00 5 2 Program Penataan dan Peny empurnaan Sistem Kebijak da 50.356.452.710.33) 299.500.959.00) (3.16) 178.600.00) (15.566.00) (0.70) 124 01 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 666.000.75) (306.925.823.489.200.337.00 1.00 (131.425.721.537.60 Pendapatan Retrebusi Daerah 100.000.00 354.00 (9.881.710.00 (138.700.78) URUSAN WAJIB KEARSIPAN 124 01 124 01 01 00 (71.989.000.09) 125 08 18 00 5 2 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 362.627.000.983.000.00 (7.621.199.593.00 (15.86) 120 08 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 12.171.00 1.470.010.500.534.211.899.500.141.000.00 (50.386.750.583.000.00 590.000.857.000.675.783.900.00 (3.216.358.459.385.120 07 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 120 07 20 00 5 2 Program Peningkatan Sistem Pengaw asan Internal 9.75) 120 PEMERINTAHAN UMUM 120 08 201 08 00 00 (1.390.111.239.14) 120 07 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 44.829.00 3.00) (2.00) (4.00) (3.780.00 1.675.000.00 1.00) (0.787.67) 563.625.000.245.87) 35 .00) (0.476.240.00 (297.02 Pendapatan Retrebusi Daerah 134.364.961.000.431.31) 201 08 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.505.000.632.00 3.159.783.00 485.00) (13.819.536.167.00 9.850.415.500.00 220.070.221.537.622.00) (0.080.012.500.780.556.900.000.350.00 (144.00) (6.00 (7.00 42.826.00 292.575.780.000.667.00 44.000.846.677.915.159.000.181.000.199.637.952.00 924.00 1.79) 120 08 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 1.00 45.00 0.103.47) (3.000.415.890.00 1.000.00 3.000.881.199.00) (27.745.607.00 9.200.830.00) (11.20) 117 08 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Buday a 292.432.621.00) (14.32) 1 21 00 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.239.00 4.700.680.00 (1.000.00 134.187.000.453.00) (0.00 (2.968.00) (5.00 (455.800.000.200.00) (0.00) (1.00) (3.00) (0.00 (333.00 (607.000.616.00 (9.500.00 (100.00) (3.791.195.00 (435.632.67) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.00 23.000.000.00 1.568.67) 124 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Day a Aparatur 40.404.412.135.585.697.573.725.018.64) 1 21 01 15 5 2 Program Pendidikan Kedinasan 1.213.548.000.000.281.443.800.144.47) 124 01 16 00 5 2 Program Peny elamatan & Pelestarian Arsip 124 01 17 00 5 2 Program Pemeliharaan Rutin Berkala Sarana dan Prasaran 124 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas Pelay anan Informasi 125 (20.951.00 4.25) 124 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 18.408.000.500.754.058.00 158.537.660.00 1.

191.59) BELANJA DINAS PERTANIAN 30.74 25.650.00 14.00 41.704.469.00) (7.053.490.912.950.00 1.567.419.00) (0.804.296.175.208.293.000.158.14) 202 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4.586.800.036.00 (364.36) (34.237.175.08) 2.300.803.804.187.544.91) 202 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 87.009.700.883.297.529.200.450.00) (2.00) (6.545.306.00) (4.00) (4.00 (121.04 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5.935.680.527.302.590.000.38) 2.320.692.150.000.00 (41.000.510.00 102.703.299.00 (152.616.02) 14.804.00) (0.386.288.44) 202 02 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 111.121.935.62) 1.00) (7.106.223.00 232.100.800.675.00 8.393.00 345.200.450.45) 202 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 202 02 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 202 02 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 53.000.495.530.567.00 29.00 3.500.005.000.900.56) 715.60) 202 01 16 00 5 2 Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan 378.35) 125 01 17 00 Program Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi 47.451.500.00 (38.00 891.157.667.100.04 01 BADAN PARIWISATA DAERAH PROVINSI DIY 2.289.00) (9.00) (2.00) (0.794.357.00 (76.350.000.255.236.460.450.353.000.912.20) PENDAPATAN BADAN PARIWISATA DAERAH 11.850.036.890.00) (8.107.00 90.00) (10.925.164.972.000.237.580.514.596.000.755.240.247.00 (38.645.000.567.600.00 12.044.00 (4.00 11.000.052.922. Informasi.00 (44.08) 2.514.78) 82.137.825.00 16.595.00 18.325.00) (21.28 201 01 201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 18.424.00 1.391.659.140.108.101.407.523.852.00 4.173.00 11.04 01 01 00 5 BELANJA BADAN PARIWISATA DAERAH 8.974.000.365.975.087.200.00 367.465.958.153.00) (13.106.76) PENDAPATAN DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 3.297.00 (262.500.00) (13.00 81.913.700.372.00 69.923.00 685.000.912.496.70) 201 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.680.65) 588.00 (18.203.261.655.00 3.706.749.00 52.00) (3.700.00 (254.755.000.980.200.311.04 01 01 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3.145.30) 201 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 201 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 201 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 201 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 201 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebuna 201 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 201 01 20 00 5 2 Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian/Perkebunan Lapa 201 01 21 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak 201 01 22 00 5 2 Program Peningkatan Produksi hasil Peternakan 202 21.93) 106.93) 202 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 932.00 (598.237.495.00 551.100.20) 201 URUSAN WAJIB PERTANIAN PENDAPATAN DINAS PERTANIAN 610.00 621.465.711.00 2.181.240.182.394.024.00 282.00 737.00) (4.00) (8.320.233.00 41.750.150.581.222.00) (1.353.200.52 Pendapatan Retrebusi Daerah 11.00) (9.785.545.555.600.394.00) (3.500.114.00 7.00 (183.276.935.00 (37.00) 125 01 16 00 Program Pengkajian.884.000.94) 202 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.700.000.350.49) 741.650.460.650.253.00 (19.837.00 (34.00 4.975.619.255.00) (1. Penelitian Bidang Informasi dan Komunikas 103.685.500.712.277.546.00) (4.791.712.00 638.500.467.000.900.706.000.94) (1.04 01 01 00 51 Belanja Pegawai 3.00 3.00 1.00 (111.153.00 337.703.100.00 2.00 (86.00 551.00 42.00 15.200.00 (140.00) 350.100.865.700.00 72.976.291.40) 41.641.00 3.670.00 (4.00 (43.52 202 01 17 00 5 2 Program Perlindungan Konvensi Sumber Daya Hutan 202 01 19 00 5 2 Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hsl Hutan 202 01 20 00 5 2 Program Perencanaaan dan Pengembangan Hutan 2.843.722.131.000.00 1.00 1.00 24.00 201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 18.00 15.00 (16.500.000.41) 202 01 15 00 5 2 Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan 3.050.750.125.530.00 (888.442.00) (0.88) 1.800.00 (636.00) 1.478.000.00 (261.510.005.569.00 (8.04 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 730.300.00) (4.00 12.00 (34.562.150.839.00 (1.000.43) (18.00) (5.491.00 (92.00 544.955.955.00 (133.00) (11.000.200.000.00 3.00 (1.650.000.445.00) (2.240.950.855.193.00 (227.00 83.375.114.12) 2.85) 130.708.00 4.122.088.721.476.567.00 (13.00 (1.59) Pendapatan Retrebusi Daerah 610.00) (3.00 4.683.176.00 273.002.00) (6.666.897.770.300.520.500.230.193.00 (58.00) (18.912.394.806.00 (39.185.819.97) 586.359.712.316.00) (4.969.00) (1.489.158.301.200.897. Mass Media 787.00 510.55) 201 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 88.017.308.171.00 273.681.07) 36 .12) 2.00 102.457.000.969.975.700.900.817.30) 201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12.427.00 (11.000.00) (9.000.478.00 18.451.000.54) URUSAN WAJIB PERTANIAN 202 01 BLANJA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 12.97) 125 01 18 00 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 1.175.973.024.803.00) (10.700.378.000.00 39.00) (7.89) 125 01 15 00 Program Pengembangan Komunikasi.513.975.746.589.217.500.00 7.337.00 232.83) 201 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.74 Pendapatan Retrebusi Daerah 3.972.386.576.324.918.00 (148.00 (5.00 (93.978.00 (4.30) 201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12.500.344.899.76) 301.00) (0.000.28 201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12.798.164.176.000.350.00 1.00 (58.897.00) (6.00) (30.00 (766.567.350.876.619.125 01 02 00 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 125 01 06 00 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 364.900.00) (3.

115.000.231.00 467.500.500.63) 37 .699.00 37.975.300.00 138.352.00 9.450.910.000.950.000.00) (9.869.173.00 898.09 1.561.085.84 205 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 4.00 836.315.000.000.800.00 955.00 (16.00 1.000.00 2.58) 227.00 466.215.000.007.907.585.975.04 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.00 95.000.00) (4.00 252.340.442.00 1.00 (4.00 (94.200.00) (0.00 (22.04 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 254.00) (4.788.75) 205 01 18 00 5 2 Program Peningk Mitigasi Bencana Alam Laut danRakiraan Biota 99.495.67) 205 01 15 01 5 2 Program Pemberdayaaan Ekonomi Masy Pesisir & pengend Sbr 254.04 01 16 00 5 2.253.440.147.000.000.00) (0.000.390.000.695.250.00 (1.000.000.00 5.000.00) 205 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG BELANJA DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 4.484.99) 2.00 2.300.868.00 9.500.300.190.000.066.308.910.00 400.750.70) 2 Program Pengembangan Kemitraan 945.438.023.000.000.000.97) 205 01 20 00 5 2 Program Pengembangan Budidaya Perikanan 1.500.000.00) (6.100.34) 205 01 16 00 5 2 Program Pemberdayaan Masy dalam Pengawasan & Pengend S 45.00 155.00 243.00 (68.229.00) (6.66) 205 01 DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 205 01 01 00 5 11.00 57.660.12) 2.920.632.561.541.00 215.00 2.000.000.00 45.00 5.213.000.867.025.00 10.915.00) (4.00 1.938.961.300.700.000.26) 37.2.920.04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata 2.483.007.530.500.000.00 (47.00) (9.00 40.00 152. Payau.00) (6.000.000.93) 1.00) 205 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 63.52) 18.00 (28.461.582.636.00 138.45) (6.892.215.695.400.685.000.00) (2.04 01 17 00 5 2 Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1.380.300.00) (2.00 (11.920.650.00 (410.780.000.00 841.007.149.005.201.162.00 (56.344.00 2.09) 205 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Perikanan Tangkap 205 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan 205 01 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasayaran Produksi P 717.00 (62.193.00 622.00 (298.00) (5.961.400.00) (5.057.dan 211.899.700.920.700.240.571.00) (0.178.00) (13.234.560.00 (11.676.000.500.000.00 (66.760.729.076.104.00) (1.000.423.00 5.00 (436.84 6.00 (340.100.00 (56.000.00 (2.788.00 (87.89) 903.000.250.507.00) (26.97) PENDAPATAN DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 458.132.364.18) 205 01 24 00 5 2 Program Pengembangan Kawasan Budidaya Air Laut.545.000.850.121.569.16) 205 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Kegiatan dan Budidaya Kelautan & Wawas 169.150.160.350.186.00 18.760.220.17 Pendapatan Retrebusi Daerah 457.078.587.869.32) 205 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 205 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 205 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 205 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 892.228.00 (6.510.00 2.

2. Entitas Pelaporan adalah unit pemerintahan daerah yang terdiri atas satu atau lebih entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan wajib menyampaikan laporan keuangan.2 Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan 1. Persediaaan dicatat sebesar : 1) Biaya perolehan apabila diperoleh dengan pembelian 2) Biaya standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri 3) Nilai wajar apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti donasi. 38 . Pengakuan aset. 2. c. kewajiban. f. Aset dicatat sebesar pengeluaran kas atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Entitas Akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan keuangan untuk digabungkan pada entitas pelaporan. 4.3 Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan a. 3. Pengakuan pendapatan. Pengukuran pos-pos dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah menggunakan perolehan historis. dan pembiayaan menggunakan basis kas. 4. d.BAB IV KEBIJAKAN AKUNTANSI 4. Entitas pelaporan adalah Pemerintah Daerah atau suatu organisasi dilingkungan Pemerintah Daerah atau organisasi lainnya jika menurut peraturan perundang-undangan satuan organisasi dimaksud wajib menyajikan laporan keuangan. Penyusunan laporan keuangan entitas pelaporan sebagaimana dimaksud diatas dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD). dan ekuitas dana menggunakan basis akrual. e. belanja. Kas dan Setara Kas dicatat sebesar nilai nominal. b. Investasi jangka pendek dicatat sebesar nilai perolehan. Piutang dicatat sebesar nilai nominal.1 Entitas Pelaporan Keuangan Daerah 1.

Investasi jangka panjang dicatat sebesar biaya perolehan termasuk biaya tambahan lainnya yang terjadi untuk memperoleh kepemilikan yang sah atas investasi tersebut. Terhadap aset tetap yang tidak diketahui harga perolehan. Peralatan dan mesin dicatat sebesar biaya perolehan. Nilai konstruksi dalam pengerjaan dicatat sebesar tingkat penyelesaian pekerjaan. harga pengganti.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa aset tersebut tercatat dalam daftar aset tetap. biaya profesional seperti arsitek dan insinyur. Tanah dicatat sebesar biaya perolehan. r. n. biaya pengiriman awal (initial delivery). termasuk setiap biaya yang dapat didistribusikan secara langsung seperti biaya persiapan tempat. Gedung dan bangunan dicatat sebesar biaya perolehan. i. harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi harga. harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi dinilai sebesar Rp. irigasi. Nilai konstruksi yang dikerjakan oleh kontraktor melalui kontrak konstruksi meliputi: 1) Termin yang telah dibayarkan kepada kontraktor sehubungan dengan tingkat penyelesaian pekerjaan. l. Aset tetap yang diperoleh Tahun Anggaran 2002 dan seterusnya dinilai sebesar harga perolehan. j. Biaya perolehan suatu aset tetap terdiri dari harga belinya atau konstruksinya. s. q. biaya pemasangan (instalation cost). harga pasar. p. Aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan. Aset tetap lainnya dicatat sebesar biaya perolehan. harga pengganti. Aset tetap yang diperoleh Tahun anggaran 2001 dan sebelumnya dinilai sebesar harga pasar. Jalan. Apabila penilaian aset tetap dengan menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan. 1. dan biaya konstruksi dalam membawa aset tersebut ke kondisi yang membuat aset tersebut dapat bekerja untuk penggunaan yang dimaksudkan. h. m. dan apabila tidak diketahui harga perolehan maka dinilai berdasarkan harga pengganti atau harga pasar. dan jaringan dicatat sebesar biaya perolehan.g. 39 . biaya simpan dan bongkar muat (handling cost). k. o.

3) Pembayaran klaim kepada kontraktor atau pihak ketiga sehubungan dengan pelaksanaan kontrak konstruksi. Aset moneter dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca. dan Pengembangan yang dikapitalisasi kedalam aset dicatat sebesar harga perolehan. merupakan kewajiban daerah dalam satu tahun anggaran. Biaya Studi. Kewajiban dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. yang menambah ekuitas dana. Ekuitas dicatat sebesar nominal selisih antara aset dan kewajiban pemerintah. w. Penelitian. y. Pembiayaan dicatat sebesar nominal transaksi keuangan pemerintah. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca. Kewajiban dicatat berdasar nilai nominal.Aset tetap yang diperoleh dari sumbangan (donasi) harus dicatat sebesar nilai wajar pada saat perolehan. Belanja dicatat sebesar nominal pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi ekuitas dana.2) Kewajiban yang masih harus dibayar kepada kontraktor berhubung dengan pekerjaan yang telah diterima tetapi belum dibayar pada tanggal pelaporan. penerimaan dan pengeluaran yang perlu dibayar atau akan diterima kembali. v. merupakan hak daerah dalam satu tahun anggaran dan tidak perlu dibayar kembali oleh daerah. u. t. 40 . x. Pendapatan dicatat sebesar nominal penerimaan uang melalui rekening kas umum daerah. dan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh daerah. z.

28 16.00 1.884.57 4.BAB V PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN 5.39.00 Retrebusi Jasa Umum 22.699.872.300.00 RETRIBUSI DAERAH 33. Pendapatan Asli Daerah Rp632.654.287.375.033.000.500.312.911.023.987.000.620.00 109.066.732.193.946.890.32%). dengan rincian sebagai berikut: No Uraian 2008 (Rp) Anggaran I 1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 3 4 Realisasi % Realisasi 632.029.67 97.394.150.718.13.400.43 Bunga Deposito 6.400.00 222. dengan rincian sebagai berikut: a.173.315.546.660.829.00 103.600.812.195.258.148.841.000.35 108.000.00 Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 208.00 41.00 409.1.168.97 Realisasi Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar Rp632.728.00 1.11 5.00 525.00 938.946.56 Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perus Patungan 418.46 LAIN-LAIN PAD YANG SAH 15.00 Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 106.311.000.041.20 - Hasil Penjualan Aset Daerah Yng tdk Dipisahkan Penyelenggaraan Diklat dan Pelatihan Perijinan Tertentu Pendapatan yang tidak dianggarkan 41 9.578.025.00 190.136.008.404.898.481.768.872.144.00 112.00 97.414.00 8.979.02 11.00 140.654.809.720.00 2007 (Rp) 2.87 Bag Laba pada Lembg Keuangan Non Bank 713.927.43 94.787.175.870.088.96 2.525.623.89 11.13 Rp.924.774.291.000.443.000.405.000.50 81.609.39 180.175.182.938.00 1.397.011.620.62 142.034.00 29.270.600.00 12.200.405.258.171.03 434.60 166.036.00 106.75 11.916.000.1.541.810.087.700.00 789.00 102.628.105.407.00 11.872.95 Jasa Giro 8.530.00 101.000.00 Retrebusi Jasa Usaha 8.834.00 2.872.67 8.223.379.24 144.526.176.853.195.05 15.311.311.500.00 100.050.414.149.146.184.50 88.000. 1.636.51 488.620.39 (108.240.600. sehingga lebih dari anggaran sebesar Rp96.841.97 Pendapatan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 dianggarkan sebesar Rp.659.00 8.593.58 199.000.35 103.13 115.00 Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 169.855.1.141.940.259.898.547.00 14.946.478.00 1.00 789.146.000.39 Rp.465.749.500.501.468.000.47 .932.630.900.000.1 Pendapatan 2007 Rp.00 realisasi sebesar Rp1.000.738.000.000.275.014.831.446.00 Retrebusi Perijinan Tertentu HSL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YG DIPISAHKAN Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perush mlk Daerah 2.611.654.589.316.000.354.45 10.61 417.757.407. Rincian dan Penjelasan masing-masing Pos-pos Pelaporan Keuangan 2008 5.212.00 571.00 2.890.00 Pajak Air Permukaan dan Air Bawah Tanah 2 547. 488.00 17.120.376.488.609.978.97 PAJAK DAERAH 486.306.176.041.81 144.00 9.887.161.701.59 89.354.114.041.185.609.354. 1.894.677.354.640.302.00 140.577.00 65.805.98 2.390.700.29 25.338.050.084.000.00 12.986.941.318.

000.00 750.000.000.032.047.273.000.00 10.913.000.853.853.57 208.660.000.194. dengan rincian sebagai berikut : 42 .519. bantul .704.915.00 173.117.00 17.00 6.934.00 150.Penerimaan Lain-lain (Dinas Perhubungan) .00 17.167.755.00 5.Cicilan Kendaraan .738.000.000. Dinas Kesehatan) .200.468.00 178.117.000.000.Penerimaan Lain-lain (Dinas Pertanian) .Denda Sewa Tanah dan Bangunan di Kawasan Pantai Glagah K P .Sewa Tanah di Karang Jati Wetan.Temuan Bawasda .00 9.468. Sinduadi.00 70.Sewa Rumah (Toko Sinar) Jl B Katamso 93 Yk (Kimpraswil) .Sewa Lahan BLPT (Dinas Pendidikan) .409.APC Tipiring .500.440.639.047. Mlati.488.Sewa Aula PSAA Unit Bhakti GK .020.Setoran Ganti Rugi Hilangnya LCD Proyektor .660.20 adalah realisasi Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah tidak dianggarkan yang berada pada beberapa SKPD dengan data sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 SKPD REALISASI (Rp) . 602.63 7.472.20 b.00 25.000.00 Realisasi Pendapatan Transfer Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diterima secara kas sebesar Rp.00 375. Sewon.600.Penerimaan Lain-lain (Bandiklat) 5. 602.Sewa Gudang Pangan Jl Abubakar Ali (sblh Barat) .00 2.00 120.00 31.00 4.Denda STB di desa Glugo.500.374. Pendapatan Transfer Rp.Perijinan Tertentu (Disperindagkop) .000.147.997. Sleman .Pengembalian belanja .Penerimaan Lain-lain (DisHutbun) .417.Pengembalian Gaji dan Tunjangan .000.Denda Keterlambatan Pengembalian Buku (Badan Perpustakaan) .200.548.00 24.00 23.750.Denda PT YIS .Dana Pengembangan Program JAMKESOS .00 JUMLAH 41.000.00 787.000.000.Penerimaan Lain-lain (BLK.Bantuan Langganan Internet .323.Penerimaan Lain-lain (R.000.Realisasi Pendapatan yang tidak dianggarkan sebesar Rp41.00 Rp.453.Dana Sisa Penanganan Bencana Tahap II .00.000.000.TPTGR .719.488.100.S. Grhasia) .00 320.00 23.00 6.Denda Keterlambatan Pekerjaan .400.000.00 11.481.224.100.

513.000.00 16.376.468.913.281.00 4 Dana Alokasi Khusus 19.00 (89.00 16.000.500.000.00 20.000.00 487.488.880.000.643.874.834.26 101.286.704.209.00 - 3 Dana Alokasi Umum 511.000.117.700.00 100.000. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian Anggaran I LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 1 PENDAPATAN HIBAH Sumbangan Dealer Otomotif Main Dealer PT.00 511.00 1.394.1.678.453.281.802.400. 23.00 332.941.599.053.379. Lain-lain Pendapatan Rp.994.00 8.395.425.77 115.000.00 23.301.000.235.00 19.00 100.000.000.265.556.700.00 314.00 101.468.65 43.00 118.069.519.922.167.047.400.00 336.400.00 590.00 19.1.773.000.00 314.265.00 Daerah yang Sah Realisasi Lain-Lain Pendapatan yang Sah yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar Rp.629.00 1.00 602.265.488.977.620.90 480.304.688.26.000.700.880. 1.26%) sehingga kurang dari anggaran sebesar Rp175.286.000.00 314.562.Dana Perimbangan 59.773.834.00 601. Sari Husada PT Jasa Raharja Dana rekonstruksi dr BUN Sisa Dana Sumbangan Pihak 3 Jumlah 5.528.00 Belanja Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 dianggarkan sebesar Rp.002.453.898.678.543.00 1.00 dengan realisasi sebesar Rp1.265.541.409.Lainya 5 Dana Otonomi Khusus 6 Dana Penyesuaian Jumlah Pendapatan Transfer Lainnya Total Pendapatan Transfer c.265.00 437.209.587.336.000.000.676.787.347.587.574.019.688.000.800.229.678.26 2.324.880.000.00 100.000.643.620.400.00 19.265.250.00 Rp.000.000.00 1.00 Rincian realisasi belanja terdiri dari : 43 .26 101.00 487.77 336. 977.00 18.487.620.00 314.00 105.587.000.549.73 91.898.078.00 1 Dana Bagi Hasil Pajak 2 Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) Jumlah Pendapatan Transfer Dana perimbangan (9 s/d 13) Transfer Pemerintah Pusat.No Uraian Anggaran 2007 (Rp) 2008 (Rp) Realisasi % Realisasi II PENDAPATAN TRANSFER Transfer Pemerintah Pusat .000.856.911.000.874.880.968.650.58 100.00 20.00 23.519.00 70.000.078.000.26 Rp.2 Belanja 2008 (Rp) Realisasi 2007 (Rp) Realisasi % 23.265.800.90 481.00 18.620.587.00 Rp.000.904.115.00 100.023.00 11.92 136.856.23.00 23.265.700.889.67 100.782.904.390.00 2.000.00 - 590.00 101.

500.00 293.008.903.079.725.47 96.685.669. &Jaringan Aset Tetap Lainnya Aset Lainnya Jumlah 2008 (Rp) Anggaran Realisasi 29.002.509.936.00 91.485.651.886.220.000. 676.257.893.00 113.185.058.509.833.000. 191.739.685.595.598.00 .400.193.724.00 1. 1.100.044.522.00 Realisasi Belanja Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp191.00 50.112.28 88.600.751.033.00 % 73.148.279.00 847.089.800.00.536.000.874.900.000.490.833.00 77.695.291.00 .989.00 % 95.00 299.00 47.00 64.16 91.416.00 50. Belanja Modal Rp.665.00.365.900.058.647.651.00 2.831.735.633.813.044.000.058.594.008. b. dengan rincian sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 BELANJA Tanah Peralatan & Mesin Gedung &Bangunan Jalan Irigasi.587.104.851.00 1.000.00 44 191.672.00 58.403.426.428.956.00 223.488.747.76 100.01 72.79 2007 (Rp) Realisasi 1.829.000.000.120.989.560.00 Rp.30 93.653.072.00 51.313.724.00 21.00 31.00 89.00 1.724.00 Rp.265.00 Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial Belanja Bantuan Keuangan Jumlah Belanja Operasi 2008 (Rp) Realisasi 373.515. dengan rincian sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Anggaran 391.234.100.944.192.665.106.860.00 268.193.00 1.900.00 80.366.279.390.528.080.318.844.965.826.241.023.529.01 72.00 98.651.00 210.965.a. 1.725.139.479.833.00 82.900.00 46. Belanja Barang dan Jasa pada Dinas Kesehatan terdapat kegiatan pemberian tambahan makanan dan vitamin bagi balita yang dilaksanakan oleh puskesmas kabupaten/kota sebesar Rp2.957.00.48 91.30 104.758.154.15 2007 (Rp) Realisasi 312.330.237.00 Realisasi Belanja Operasi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar Rp.87 93.485.280.00 676.028.976.214.851.000.952.00 Belanja Pegawai pada Dinas Pendidikan didalamnya termasuk pemberian beasiswa retrieval dan beasiswa untuk mahasiswa untuk keluarga tidak mampu dan hadiah untuk lomba inovasi teknologi mahasiswa sebesar Rp4.113.000.104.880.725.550.528.00 34.00 301.600.351.00 17. Belanja Operasi Rp.00 31.860.080.374.80 92.00 54.410.00 93.685.00 105.00 54.528.

999.00.059.773.339.977.741.905.00 yang berasal dari penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA).999. 36.00 1.00 100.362.868.665.253.868.706.300. 5.422.700.741.00 100.359.500.362.00 100.00 d.700. dan penerimaan dari biaya penyusutan kendaraan.158.00 Uraian 1 Bagi Hasil Pajak Ke Kabupaten/Kota 2 Bagi Hasil Retribusi Ke Kabupaten/Kota 3 Bagi Hasil Lainnya Ke Kabupaten/Kota Jumlah e.00 201. Belanja Transfer Rp.253.060.466.00 161.935.250.61) (Rp.185.00 Rp161.364.55 2007(Rp) Realisasi 36.00 Realisasi Belanja Transfer % 1.800.364.00 Rp.00 201.359. Jumlah tersebut merupakan selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja Tahun Anggaran 2008.676.653.869.429.880.158.c.00 3.914.1. yang terdiri atas: a.404.158. 210.00 (Rp.978.381.665.868.676.201.58 Realisasi Pembiayaan Netto Pemerintah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp474.800.175.978.00. penerimaan piutang daerah.741.339.000. 201.262.3 Pembiayaan Netto Rp.00 Realisasi Belanja Tak Terduga Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp1. 474.548.00 Rp.905.384.500.201. 45 .00 0.00 Rp. dengan rincian sebagai berikut: No 2008 (Rp) Anggaran Realisasi % 198.059.700.466.97) Surplus/Defisit sebesar (Rp194.158.653. 1. 194.175.300. 537.00 1.800.61). 328.381.335.00 3.961. Surplus/Defisit 2007 (Rp) Realisasi 159.429.059.060.422.58 Daerah Realisasi pembiayaan penerimaan daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp537.00.00 198. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian 1 Belanja Tidak Terduga  2008 (Rp) Anggaran Realisasi 68. Belanja Tak Terduga Rp.666.185.800.741.335.00 Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp. Pembiayaan Penerimaan Rp.262.00 0.419.665.

665.024.00 6.00 1.837.00 2007 (Rp) Realisasi 2007 537.00 89. yang berasal dari pembentukan dana cadangan.475.869.00 100. dengan rincian sebagai berikut: No 2008 (Rp) Realisasi 2008 Uraian Anggaran 2008 III PEMBIAYAAN 1 Penerimaan Pembiayaan 1 Penggunaan SiLPA 2 Pencairan Dana Cadangan 3 Hsl Penjualan Kekayaan Daerah Yg Dipisahkan 4 Penerimaan Pinjaman Daerah 5 Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 6 Penerimaan Piutang Daerah 7 Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan 2 Pengeluaran Pembiayaan 1 Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal (Investasi) 2 Pemerintah Daerah 3 Pembayaran Pokok Utang 537.000.000. penyertaan modal Pemda.532.00 62.385.027.069.015.250.186.000.364.869.00 529.499.822.000.55 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp279.55 - 401.710.262. dengan perhitungan sebagai berikut : 46 .00 1.891.499.891.620.00 Daerah Realisasi pembiayaan pengeluaran daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp62.00 98.82 100.884.00 94.921.262.653.674.00 89. 279.367.518.914.168.289.957.691.00 93.587.00 - 62.575.00 - 4 Pemberian Pinjaman Daerah 5 Penyelesaian Kegiatan DPA-L % 210. 62.781.000.67 - 70.000.52 201.575.00 393.4 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Rp.00 100.714.661. 9.00.00 529.00 474.643.773.957. penyelesaian kegiatan DPA-L.710.728.000.05 - 467.000.00 101.00 1.643.130.00 1.978.884.682.000.10 9.339.884.532.957.116.683.00 933.89 100.579.385.00 Rp.39.1.000. pembayaran pokok utang.58 6 Pemby Kewajbn Th Lalu Yang Blm Te Pembiayaan Netto 5.00 - - - 6. Jumlah tersebut merupakan selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja dan transfer ditambah dengan pembiayaan netto Tahun Anggaran 2008.b.773.64 83.891.653.662.00 9.162. 529.463.39 99.185.859.63 9.000.58 210.498.00 56.618.859.060.186.773.00 - - 4.197.262.728.000.618.00 4.532.082.175.385.054.dan pembayaran kewajiban tahun lalu yang belum terselesaikan.000.58 - - Rp. Pembiayaan Pengeluaran Rp.683.859.018.

467 474.682 Jumlah 47 .250.701.212.453.335.419 201.957.186 529.281.874 -194.499.706.306.653 977.No Uraian URAIAN 2008 (Rp) Realisasi 2007 (Rp) Realisasi 1 Jumlah Pendapatan 1.609.263 279.175.946.977.390 328.978.994.809 2 Jumlah Belanja+ Transfer 3 Surplus/(Defisit) 4 Pembiayaan Netto 1.286.914.643.891.407 1.676.235.258.

00 merupakan kas yang berada di Bendahara Pengeluaran. dan Bank Negara Indonesia yang berupa: 1) Rekening giro No Uraian 1 BPD Provinsi DIY Rutin Gaji 2 Bank Mandiri 3 BTN 4 BRI Jumlah 2008 (Rp) 73.39 2007 (Rp) 427.753.70 22.038.374.000.211.337. Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Yogyakarta Diponegoro dan Bank Tabungan Negara.872.759. 27.640.230.00 .583. 31.964.39 Rp503.38 Kas di Rekening Kas Daerah Rp.483.000.00 31.5.313.90 153.000.042. pada 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).963.000.654.323.00 20.038.66 11.310.042. Kas di Bendahara Rp.00 2007 (Rp) 27.829.248.888.03 Rp.000.042.00 20.000.063.94 41.000.454.313.763.302.000.00 27.454.000.313.55 Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2008 sebesar Rp.000.604. Aset Lancar Rp.017.236.083.94 386.759.00 Pengeluaran Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar Rp31.306.00 5.216.720.1.248.5 1.91 453.454.038.862.371.323.997.654.618.16 51.693.759.000.00 95.654.000.594.00 Jumlah 2.456.000.00 50.338.350.760.00 Rp.454.519.148.00 2007 (Rp) 50.583.668.618.350.583.000.16 22.146.771.618.817.045.39 merupakan kas yang berada di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.387.00 3.017.618.985.000.000.55 2) Deposito Berjangka No 1 BTN 2 BRI 3 BNI Uraian 2008 (Rp) 70.638. Bank Rakyat Indonesia.67 46.083.872. Rincian saldo Per 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: No Uraian 1 Sisa Kas di Pemegang Kas Jumlah 48 2008 (Rp) 31.017.000.759.000.957.

989.622.664.618.00 tersebut terdiri dari: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama SKPD Dinas Pendidikan Badan Perpustakaan Daerah Dinas Kesehatan Rumah Sakit Grhasia Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Daerah Dinas Perhubungan Bapedalda Kantor Pembedayaan Perempuan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian.322.00 1.00 135.222.684.139.326.869.603.368.548.815.00 10.00 69.698.341.936.873.717.00 345.469.036.568.201.608.00 45.00 46.309.00 31.00 959.00 162.759.985.256.00 1.864.379.664.00 532.573.193.152.099.850.123.492.525.154.368.00 69.00 - 47.620.897.157.00 551.331.548.331.256.317.00 133.00 31.916.284.297.186.299.985.00 369.106.00 192.307.00 1.00 tersebut.00 164.721.573.100.050.150.284.494.090.00 135.663.496.595.00 - - 432.00 110.00 10.869.00 155.317.00 - 60.00 2.618.158.00 576.00 345.562.00 3.333.805.00 - - 551.000.00 - - 5.280.373.692.525.00 626.000.604.899.469.454.317.00 6.607.201.117.00 1.00 425.00 6.Sisa Kas sebesar Rp31.00 65.411.00 6.297.111.00 155. Kelebihan tersebut baru di setor ke Kas Daerah tanggal 5 Januari 2009.759.150.123.322.00 162.454.815.216.152.00 - - 65.938.042.00 626.569.569.00 31.982.106.379.388.00 250. sebesar Rp91.00 merupakan kas yang ada pada rekanan karena adanya kesalahan penulisan SP2D sehingga terjadi kelebihan pembayaran.616.00 337.139.333. 49 .884.388.369.326.00 250.00 121.00 1.884. Perdagangan dan Koperasi Dinas Kebudayaan Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum DPRD & Setwan Sekretariat Daerah Badan Pengelola Keuangan Daerah Badan Pengawas Daerah Kaperda di Jakarta Badan Diklat Kantor Arsip Daerah Badan Informasi Daerah Dinas Pertanian Dinas Kehutanan dan Perkebunan Badan Pariwisata Daerah Dinas Perikanan dan Kelautan Jumlah Neraca UM BUD (Rp) Utang PFK (Rp) Jasa Giro (Rp) Kas di Bendahara Pengeluaran (Rp) - 1.124.00 959.805.626.332.289.144.00 Kas di Bendahara Pengeluaran pada Dinas Perikanan dan Kelautan sebesar Rp443.270.00 192.351.499.741.695.369.00 60.201.00 - 3.00 10.00 - 711.864.901.795.918.00 - - 2.00 50.411.331.989.00 - 443.280.156.590.562.492.201.550.00 46.659.00 110.099.079.00 - - 133.698.069.568.00 6.244.00 43.400.124.850.00 80.

931.831.931. 12.00 Penerimaan Kas di Bendahara Penerimaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Rp.108.291. 5.547.40 10.00 ditempatkan pada Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya usaha yang dikembangkan. Kas di Rekening Penampungan Rp.231. Kas di Tim Penanganan Rp. 21.00 Rp.000. Kas di Bendahara Rp.000.00 merupakan Kas yang masih berada di Bendahara Penerimaan R.547.496.66 2007 (Rp) - Rekening Penjaminan UMKM sebesar Rp10.000.26 Bencana Gempa Bumi Kas di Tim Penanganan Gempa per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 547. 50 .769.00 Kas yang berada di Kas Daerah (Bank Pembangunan Daerah) sebagai rekening Gubernur per 31 Desember 2008 sebesar Rp.108.100.00 Rp0. 10. 12.26 72.547. 0.231.00 10.26 merupakan rekening untuk penerimaan Dana Perimbangan (Iuran Pertambangan) dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Provinsi DIY. 0.952.817.817. Rekening Gubernur DIY sebesar Rp36.705.000. 4.923.769.S.3. yang terdiri dari: No Uraian 1 Gubernur DIY 2 Gubernur DIY 3 Penjaminan UMKM Jumlah 2008 (Rp) 36.108. sampai tanggal 31 Desember 2008 belum di setor ke Kas Daerah.00.291. 10.255.769. Sudah disetorkan ke Kas Daerah Mandiri dan BRI.00.000. Grhasia .000.

001.41.671.00 600. Piutang Pendapatan Daerah Piutang Pendapatan Rp.00 merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak.14 Daerah per 31 Desember Saldo per 31 Desember 2008 (Rp) 294.664.708. Dana tersebut didepositokan di BPD DIY dalam 2 tahap.629.00 549.161.00 Rp. 30.713.664. 41.000.000.379.14 yang terdiri dari : a.290.753.708.50 Nama 041.00021-9 20.629.02.211.000. 28. yaitu: Nomor Tanggal Nominal (Rp) DA 076397 14 Februari 1997 1.411. Piutang Pajak Rp.02.00024-1 20.9. Rekening Bencana Alam Gunung Merapi Yogyakarta Rekening tersebut untuk menampung dana partisipasi yang diperuntukkan bagi korban bencana alam Gunung Merapi yang diserahkan kepada Gubernur DIY untuk dipergunakan merehabilitasi cacat fisik tubuh korban maupun untuk sarana prasarana permukiman korban.00 Piutang Pajak per 31 Desember 2008 sebesar Rp.231.334.300.925.000.191.000815 (BPD) 00000029-01-001040-30-2 (BRI) RS Grhasia RS Grhasia b.161.20 184.9. 28.862. yang terdiri dari : 51 .696. RS Grhasia No Rekening Saldo per 31 Desember 2008 (Rp) 8.50 2008 sebesar Rp.9.713.00 Rp 24.001.494.354.037.00 DA 096613 8 Maret 1999 1.Kas pada Neraca per 31 Desember 2008 tersebut belum termasuk: a.00 Pendapatan Bunga atas deposito tersebut ditampung dalam rekening: No Rekening 20.000.00036-2 Nama Gubernur DIY untuk Bencana Merapi-KR Gubernur DIY untuk Bencana Merapi Bendahara Bencana Alam Merapi Yk 6.05.339.

658.935.00 adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.92 .100.00 24.935.713.00 42.564.973.900.929.92 82.00 28.447.701.900.00 737. • Tagihan BBNKB sebesar Rp. 3.18.154.756.208.900.000.00 adalah Pajak Kendaraan Bermotor yang sudah jatuh tempo dan seharusnya sudah diterima oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.006.000.100.422.629.550.00 Tagihan PKB Tagihan BBNKB Tagihan pajak Air Bawah Tanah (PABT) Bagian PBBKB JUMLAH 2007 (Rp) 16.339.379.00 Piutang Retribusi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 3. 289. yang terdiri dari : No Uraian 1 Piutang atas sewa 30 Aset milik Pemprov DIY kpd pihak ketiga 2 Piutang Pasien RS Grhasia 3 Piutang atas sewa aset milik Baparda 4 Piutang Retribusi Ps Grosir & Pertokoan 5 Piutang Retrebusi Pelayanan JUMLAH 52 2008 (Rp) 42.110.00 adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.045.958.095.00 14.821.92 Rp42.200.756.327. 9.00 357.00 adalah bagian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang sudah menjadi hak Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum diterima. • Bagian PBBKB sebesar Rp.00 2007 (Rp) 507.564.9350.750. 1.422.658.200.973.208.642.006. b.327.664.00.808.447.935. • Tagihan PABT sebesar Rp. Piutang Retribusi Rp42.150.00 1.884.110.00 7.00 289.221.666.110.No 1 2 3 4 Uraian 2008 (Rp) 18.411.00 • Tagihan PKB sebesar Rp.110.00 9.

806. 4.44 12.423. Tarumartani sebesar Rp.600.535.800. Bagian Lancar Tagihan Kemitraan Rp335.000.14 Rp. 12. Tarumartani Deviden PT JEC Piutang pemanfaatan lahan utk pemasangan iklan Piutang atas laba BUKP Sanden dan Piyungan JUMLAH 2008 (Rp) 10. 335.423.208.00 yang terdiri dari : a.421.803.800.421.000. Anindya Mitra Indonesia sebesar Rp.000. Anindya Mitra Indonesia Deviden PD.123.00 Rp0.109.803.14 700.14 4.423.57 Piutang Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp335.000.366.806.109. yang besarannya per tahun telah ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan 53 .191.703.256.000.00 459.245.c.658. Inspektorat Depdagri dan Bawasda yang belum disetor ke Kas Daerah. 459.806.393. Piutang Pendapatan Daerah Rp.00 6.00 459.753. Hasil temuan ini diantaranya terdapat Piutang Pasien RS Ghrasia yang belum disetor ke Kas Daerah • Deviden PT.00 Bagian Lancar Tagihan Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera.000.109.257.00 yang belum diterima per 31 Desember 2008.421.600.958. 4.00 828.393.245.58 Lainnya Piutang Pendapatan Daerah Lainnya per 31 Desember 2008 Rp. • Deviden PT JEC merupakan kekurangan deviden Rp828.14 55.703.000.00 Rp.268. 700.00 3.58 • Setoran Yang Masih Harus Diterima sebesar Rp.390.00 38.424.054. • Deviden PD.000. Anindya Mitra Indonesia yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008. Tarumartani yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008.453.123.00 - 2007 (Rp) 625.000.00 merupakan hasil temuan dari BPK RI.14 terdiri dari: No 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian Jasa Giro Penyertaan Modal Status Blm ditetapkan Setoran yang masih harus diterima Deviden PT Askrida Deviden PT.245.257. 7. Piutang Lain-Lain Rp.453.00 merupakan deviden PD.000. 12.14 merupakan deviden PT.256. 10.545.

57 8.144. 0. 81. 54 .0.Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998.967.00 - 3.875. Bagian Lancar Tuntutan Rp.224.00 terdiri dari : No c.725.00 merupakan tagihan angsuran atas penjualan rumah dinas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh tempo dalam tahun 2008 (lihat butir I.00 81. 0.548.842. 4. yang terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang Upah Pungut Bagi Hsl PBB - 196.390.00 Ganti Kerugian Daerah Piutang Lancar Tuntutan Ganti Kerugian Daerah per 31 Desember 2008 Rp.00 Rp 0.399.00 Rp.390.Kab S - - 6 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl Pajak ABTKab JUMLAH - 4. b. 0.967. Bagian Lancar Tagihan Rp 0.355.893.57 4 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl BBNKB.224.57 Piutang Dana Bagi Hasil per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00.019.00 Penjualan Angsuran Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran per 31 Desember 2008 sebesar Rp. dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun. Biaya dibayar dimuka Rp 0. 0.144. 0. 6). Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang tuntutan ganti rugi kendaraan - 70.224.00 Piutang Dana Bagi Hasil Rp.127.00 Rp 0.737.127.00 2 Piutang tuntutan perbendaharaan JUMLAH - 10. 9.000.00 Rp.00 2 Piutang Bg Hsl PBB dan BPHTB 3 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB (Kota 2006 & - 37.Kab S - - 5 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB.00 Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak.00 Biaya Dibayar Dimuka per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp.

461.570. 11.882.00 327.6 Investasi Jangka Panjang Rp.020.000.156.397.50 6.994.894.50 1. Pada TA 2008.00 943. 7.474.190.085.16 Rp.10.00 5 Persediaan Barang Lainya 4.397.00 2 Alat Tulis Kantor 1.16.00 Investasi Non Permanen 12.502.00 204.116. 5.215. pakan.215. 6.00 Rp.481. 29.50 Persediaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. dengan jumlah guliran per 31 Desember 2008 yaitu: 55 . dan ikan.1.683.606. persediaan obat masuk dalam klasifikasi Persediaan Barang Lainnya. Aset Lancar Lainnya Rp 0.315.00 Aset Lancar Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp.215.666.00 2.240.791.705.00 .16 Rp.989.50 terdiri dari persediaan barang pakai habis yang berada di 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan perincian sebagai berikut: No Uraian 2008 (Rp) 1 Obat 2007 (Rp) - 1.923.974. 29.899.583.189. 97.666.969. Persediaan Rp.208.583.624. Penilaian Persediaan didasarkan atas hasil inventarisasi persediaan pada akhir Tahun Anggaran 2008 yang dilakukan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.920.600.50 3 Barang Cetakan 1.00 JUMLAH 7.504. 0.397.303.50 4 Peralatan Kantor & Rumah Tangga Persediaan Barang Lainnya tersebut termasuk persediaan bibit.767.683.50 Rp.358.920.920. 7.00 Rp 0.570.461. Dana Bergulir Investasi Non Permanen sebesar Rp.273.624.045.006.00 merupakan dana bergulir yang disalurkan melalui Dinas Pertanian.447.011.

842.182.1.000.461.00 140.00 126.000.231.n.00 + Rp13.583.000.860.724.474. 56 .020.16 3 Penyertaan Modal pada PT TARUMARTANI 4 Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) 5 Penyertaan Modal pada PT Asuransi Bangun Askrida JUMLAH • Penyertaan Modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp.000.00).583.16 Rp.919.020.000.459.191. 126.000. 96.00 140. Penyertaan Modal Rp.020. Investasi Permanen 13.231.482.147.000.16 80.529. 80.147.919.459.00 5.000.842.510.000.363.583.461.000.00 14.455.590.16 merupakan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 2.020.000.691. Penyertaan Modal yang berupa Modal Disetor tersebut adalah sebesar 36.16 Pemerintah Daerah Penyertaan Modal per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 126.16 2 Penyertaan Modal Pada PT ANINDYA 15.435.000.16 51.000.00 Sedangkan dana yang tersimpan dalam rekening BPD a.461.00 11.636.82% dari seluruh modal BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp.21497-8 posisi per 31 Desember 2008 dengan saldo sebesar Rp13.510.868.933.16 adalah modal disetor ke Bank BPD Provinsi DIY per 31 Desember 2008.000.960.691.590.00 11.00 2.147.724.000.000.933.482.482.691.500.00 (Rp16.363.URAIAN DPM LUEP DPM LUEP DPM LUEP TAHUN 2006 2007 2008 JUMLAH 2008 (Rp) 4.000.073.000.918.130.00 2007 (Rp) 4. terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Penyertaan Modal pada BPD Provinsi DIY 96.00.000.00 5. sehingga total DPM LUEP adalah sebesar Rp29.410.666.728.919.000.000.00 16.00 Modal Dasar BPD Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 sebesar Rp250.600.00.347.933. Pokja Perguliran DPM LUEP dengan Nomor Rekening 22.073.100.000.00 6.020.191.435.000.02.00 9.

067.“ANINDYA jumlah Ekuitas per MITRA 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp.663.482.660.00 57 .000.448.000.Total Ekuitas Rp 9.728.000.482.245. dengan modal dasar sebesar Rp20.636.000.00 Dana Setoran Modal Rp Sub Jumlah Rp 347.000.973.00 • Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada PT. yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan PD.000.000.00 adalah modal disetor Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sesuai Laporan Keuangan BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.663.000.000.00 Jumlah Rp 489.636.000.000.000.00 .000. Aneka Industri dan Jasa “ANINDYA”.000.00) .650.000.Pemerintah Provinsi DIY Rp 96. 243.000. Keuangan PT.00 .544.00 Sesuai Laporan INTERNASIONAL” .00 yang terdiri dari : .00 Sub Jumlah Rp 15.00 yang terdiri dari: .00 .564.00 dengan kepemilikan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10.Modal Donasi Rp 183.402.147.000.00 Dalam hal ini porsi Ekuitas untuk Pemerintah Provinsi DIY adalah sebesar Rp249.00 Saldo Laba Rp 141.Saldo Laba Rp(6.00 59.455.285.000. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya adalah sebesar Rp. 9.228.000.16 .84 - - Sub Jumlah Rp 287. Aneka Industri dan Jasa “ANINDYA” sebesar Rp10.000.Hak penyertaan modal bagi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 adalah sebesar 51 %.933.245.285. sedangkan sisanya merupakan hak Kabupaten/Kota sebesar 49 % .000.115.000.Pemerintah Kabupaten / Kota Rp 190.000.Pemerintah Provinsi DIY Rp 15.852.999.830.755.Koperasi Karyawan “BSM” Rp 10. “ANINDYA” MITRA INTERNASIONAL” Yogyakarta sebesar Rp15.00 dan PD.728.000.001.000.

000.842. Taru Martani dan berlaku setelah ada pengesahan Akta Perseroan oleh Menteri Kehakiman.00 atau 79.723.363. Sesuai Laporan Keuangan Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta.750.000. dengan Modal Dasar sebesar Rp10. dan sampai dengan 31 Desember 2008 belum terbit pengesahannya.00 yang terdiri dari modal disetor ( uang tunai ) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp.000.152. yang didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 1989 dengan Modal Dasar sebesar Rp.083. 3.00.000.• Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta sebesar Rp2.00 adalah modal disetor sebesar 0.000.00 sehingga porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp13.935.00.974. • Penyertaan Modal pada PT. bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” berubah menjadi Perseroan Terbatas PT.374. Asuransi Bangun Askrida sebesar Rp140.000.000. • Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp11.969. 664. Sesuai Laporan Keuangan PT.541.622. Asuransi Bangun Askrida.600.00 adalah modal disetor sebesar 100 % dari seluruh modal Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta.485. berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 1995.00 Sesuai Laporan Keuangan (konsolidasi) Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Daerah Istimewa Yogyakarta.583.00 dan modal donasi berupa peralatan sebesar Rp. Asuransi Bangun Askrida.157. 6.57 Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2004.000.10 % dari seluruh Modal PT.619.723.991.459.778.00 sehingga 58 .518.87% dari seluruh modal BUKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp17.379. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp199.

00 652.090.299. Alat Berat b.966.869.00 951.017. Buku dan Perpustakaan b.654.909.632.00 10.00 826.148.213.467.299.00 2.739.023.00 1.008.533.229.00 19.429.00 61.00 Rp.324.3.982.00 1.00 315.200. 85/SEKDA/VII/2008 tanggal 26 Juli 2008 tentang Pembentukan Panitia Sensus Barang Milik Daerah ke IV Provinsi DIY TA 2008.999.00 356.613.090.00 39.616.846.805.594.050. Alat Ukur h.00 7.299.00 44.00 1.164.771.300.985.146.441.759.319.porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp199. Alat Keamanan Gedung dan Bangunan a.969.299.999.222.450.325. Barang Bercorak Kesenian. Aset Tetap per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebesar Rp2.10 874. Bangunan Gedung b.827.00 9. Alt-Alat Pertanian dan Peternakan e.582.335.00 13.00 31.261.145.965.00 17.70 dengan rincian sebagai berikut : No Uraian 1 Tanah 2 Peralatan dan Mesin a.625.70 Aset Tetap per 31 Desember 2008 merupakan hasil sensus barang daerah yang dilakukan pada oleh Tim Sensus yang dibentuk dg Keputusan Sekreatris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta No.735.00 12. Alat-Alat Stodio dan Komunikasi g.858.366.222.047.00 9. Jaringan Aset Tetap Lainya a.00 18.654.00 724.258.00 142.265. Ternak.00 10.428.010.844.00 8.487.090.535.874.000.366.069.951.269.782.937.00 9.158.641.613. Alat-Alat Kantor dan Rumah Tangga f. serta Tanaman 3 4 5 6 2008 (Rp) Konstruksi dalam Pengerjaan JUMLAH 2007 (Rp) 725. Alat-alat Laboratorium j.630.987.675.623.566.00 192.078.771.816.728.619.038.174.759. InstalasiAlat-Alat Bengkel d.00 2.874.782.00 5.899.172.916.675.00 10.825.169.60 1. Alat-Alat Bengkel d. Hewan. Irigasi.662.676.750.239. Bangnan Air (Irigasi) c.652.649.999.088.489.156.047.266.975.489.593.446.00 dan Rp.475.400.764.778.688.920.888.435.541.00 16. Alat-Alat Kedokteran i.00 14.264.7 Aset Tetap Rp2.738.780.977.00.439.101. dan Jaringan a.282. Jalan dan Jembatan b.400.912.743.719.830.00 79.847.00 5.00 15. 5.175.236.264.60 67.664.851.405.580.332.489.693.833.70 Penjelasan masing-masing akun aset tetap adalah sebagai berikut : 59 . 3.00 207.10 5.00 14.00 3.613.719.524.264.00 5. Kebudayaan c.664.00 3.055.164.251.567.00 2.613.989.193.366.200.00 879.292.020. Alat Angkutan c.047.202. Bangunan Monumen Jalan.075.511.00 1.240.369.354.733.00 836.222.00 27.00 634.596.1.710.861.

3.200.846.269. 39.354.977.269.400.261.00 merupakan peralatan dan mesin milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.825.00 merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian.156.874. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. yang terdiri dari: a.00 Rp. sedangkan untuk perolehan untuk tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.975. 5.069.192.078.632.39.00 Rp. 15.782.00 merupakan alat-alat berat milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian.14.222.142. Penilaian atas Alat-alat Besar yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.630. 5.00 Rp.192.251.00 Alat-alat Angkutan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.069.00 Tanah per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 725. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.982.078.782.251.874.00 Rp. 725. b.00 Alat-alat Berat per 31 Desember 2008 sebesar Rp.156.017.400. setelah diadakan penyesuaian. Alat-Alat Angkutan Rp.00 Peralatan dan mesin per 31 Desember 2008 sebesar Rp.354. Peralatan dan Mesin Rp.017. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.229. Alat-Alat Berat Rp.222. Tanah Rp. dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga pasar maka dinilai berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut diatas 60 . 951.869.439.31. dinilai berdasarkan harga pasar. roda empat dan roda enam milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI Penilaian atas Alat-alat Angkutan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tentang Penghitungan Dasar Pengurusan Pajak Kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).429.00 merupakan kendaraan roda dua.200.

c.148.688.487.00 merupakan alat-alat bengkel milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. dinilai berdasarkan harga pasar.61.15.292. Alat-alat Studio dan Rp.00 merupakan alat-alat pertanian milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 18.582.764.146.450. Penilaian atas Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. 652.00 Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.405. dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti.008. Alat-alat Pertanian dan Rp. Penilaian atas Alat-alat Bengkel yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. f.292.00 Peternakan Alat Pertanian per 31 Desember 2008 sebesar Rp.688. 724. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.146. Alat-Alat Bengkel Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.693. 79. 14.771.200.613.00 Rp.008.00 Komunikasi Alat-alat Studio dan Komunikasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.79.00 meliputi Alat-alat Kantor kantor milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.475.743.450.00 Rumah Tangga Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga per 31 Desember 2008 sebesar Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 724. e.14.616.00 Rp.764.174.487.00 Alat-alat Bengkel per 31 Desember 2008 sebesar Rp.693.616. 18.676.662. Alat-alat Kantor dan Rp. dinilai berdasarkan harga pasar.164. Penilaian atas Alat-alat Pertanian yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.00 Rp.174. 5.148.00 merupakan alat-alat studio milik Pemerintah Provinsi 61 . d.710.

Alat-alat Laboratorium Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.169.759. Alat Ukur Rp.Daerah Istimewa Yogyakarta. 207.654. Penilaian atas Alat-alat Studio dan Komunikasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.12.441.937.00 Alat-alat Kedokteran per 31 Desember 2008 sebesar Rp.335.00 merupakan alat-alat kedokteran milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 Alat Ukur per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Rp. Penilaian atas Alat-alat Kedokteran yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.966.00 merupakan alat ukur milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta .738. h. Alat-alat Kedokteran Rp. 16. 17.222. dinilai berdasarkan harga pasar.00 merupakan alat-alat laboratorium milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.594. i. 19. 17. dinilai berdasarkan harga pasar.00 Rp.00 Alat-alat Laboratorium per 31 Desember 2008 sebesar Rp.966. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 19. Penilaian atas Alat Ukur yang diperoleh tahun 2008 didasarkan atas harga pasar.654.649. dinilai berdasarkan harga pasar. g. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.10.265. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 62 .00 Rp.619. Penilaian atas Alat-alat Laboratorium yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.000. 16.738.675.000.594.441.222. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.675. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.369.

00 merupakan peralatan keamanan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 836.535.728. 879. 315. Gedung dan Bangunan a.664.847. 16. Penilaian atas Monumen yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.652.145.258.00 Monumen per 31 Desember 2008 sebesar Rp.909. 5. 63 .00 Rp.00 Rp.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.467. Bangunan Gedung Rp.175. 826.00 Rp.400.00 Alat Keamanan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.10 Rp.733.175.400. yang dinilai berdasarkan harga perolehan. b. dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti.020.827.844. maka dinilai sebesar Rp1.10 Bangunan Gedung per 31 Desember 2008 sebesar Rp.623.739.566.874. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 356.623.j. 9. harga pasar maupun harga pengganti. Alat Keamanan Rp.435.739. Penilaian atas Bangunan Gedung yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar atau harga pengganti.00 Rp.511.827. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Bangunan Monumen Rp.00 terdiri atas bangunan gedung permanen dan semi permanen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. dinilai berdasarkan harga pengganti.844. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 874.987.733. Terhadap monumen yang tidak diketahui harga perolehan.00 merupakan monumen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 826. 315. 9.652.

771. 44. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.00 Rp1.023.17. 10.593. Penilaian atas Bangunan Air yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.641.00 Bangunan Air per 31 Desember 2008 sebesar Rp.888.300.319.164.60 Rp.60 Jaringan a.00 Instalasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.899.965.00 Rp.567.830. c.851.00 Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.861.00 merupakan jalan dan jembatan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. dinilai berdasarkan harga pengganti. Jalan.319.654.524.719. 8. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 27.193. 44.324.965. 67.00 merupakan jaringan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai 64 .833.164.524. b.00 Jaringan per 31 Desember 2008 sebesar Rp8.240.719.222.1.324.038.858.055.00 Rp.00 merupakan instalasi milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 5.240. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.1. Penilaian atas Instalasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.282.300.055. Instalasi Rp.833. Jaringan Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 5. Jalan dan Jembatan Jalan dan Jembatan per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.851.830.023. Penilaian atas Jalan dan Jembatan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti. 1.00 merupakan bangunan air milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. d.332.985. dinilai berdasarkan harga pengganti.719.446. Irigasi dan Rp.625.299. Bangunan Air (Irigasi) Rp.00 Rp.675. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.920. dinilai berdasarkan harga pengganti.

Kebudayaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Hewan. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.782. Terhadap Barang Bercorak Kesenian.482.050.1.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap. a.989.00 merupakan barang bercorak kesenian dan kebudayaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. maka dinilai sebesar Rp1. dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga pasar. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 Rp.951.239.816. Kebudayaan yang tidak diketahui harga perolehan.00 Kesenian.00 Rp.325.912.735. Penilaian atas Buku/Perpustakaan didasarkan atas harga perolehan dan terhadap buku yang tidak diketahui harga perolehan atau harga pasarnya.596. maka dinilai sebesar Rp1.664.088. 7.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap. Kebudayaan didasarkan atas harga perolehan.158.735. 634. 9. 18.750.00 Rp.912.951. 13.252.088.00 Buku dan Perpustakaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp9. 65 . Aset Tetap Lainnya Buku dan Perpustakaan Rp.325.00 merupakan hewan. Ternak serta Tanaman per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.805. 10. Ternak serta Rp. 2. 2. c.236.172.010.00 Rp.010.213.00 Rp. ternak serta tanaman milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.906.101. 2. Penilaian atas Barang Bercorak Kesenian.berdasarkan harga perolehan.00 merupakan buku/perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.759.989. Kebudayaan Barang Bercorak Kesenian.172. b.00 Tanaman Hewan. Barang Bercorak Rp.

00 5.00 Pengerjaan Konstruksi Dalam Pengerjaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.8 Dana cadangan ditetapkan dengan Perda Nomor 3 Tahun 2008 tanggal 15 April 2008 tentang Penyediaan Dana Cadangan Daerah untuk membiayai Program dan Kegiatan Transportasi di DIY. 1. 0.580. terdiri dari: No Uraian Nilai Kontrak (Rp) 1 Pembangunan Gedung Among Rogo APBD APBN TOTAL JUMLAH Kontruksi dlm Pengerjaan (Rp) 4.075. 0. 1.301.129. Dana Cadangan Rp.266.87 Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.575.237.00. Tujuan pembentukan dana cadangan adalah guna memenuhi program peremajaan 20 (dua puluh) bus angkutan perkotaan di wilayah Propinsi DIY.965.00 Inventarisasi dan penilaian terhadap Aset Tetap milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2008 belum selesai seluruhnya.00 9.00 4. 9.266.1.533. dinilai berdasarkan harga pasar.00 4. Dana Cadangan Rp.586.87 Rp. Konstruksi Dalam Rp.916. 9.075.237.266.201.442. sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Aset Tetap.53.00 9.00 Rp.075.428. Ternak serta Tanaman yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.075.500.00 20.Penilaian atas Hewan.301. yang ditangani Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar.900. Penyediaan Dana Cadangan dialokasikan secara bertahap selama 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tahun Anggaran 2008 sampai dengan Tahun Anggaran 2014 dengan nilai sebesar 66 .000.018.111.00 4.533.14.075.586. Depresiasi / penyusutan atas Aset Tetap.515.018.442. 19. sampai dengan 31 Desember 2008 belum diberlakukan.

55 Rp.573. yang besarannya per tahun telah ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998. Aset Lainnya Tagihan Bagi Hasil Kemitraan Rp.00 Rp. 9.000.000.430.00 per tahun.02 Perbendaharaan per 31 Rp. 6.87 5.245. yang akan jatuh tempo setelah tahun 2008.000.500.445.02 merupakan piutang akibat adanya tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TP TGR).005. Kemitraan Dengan Pihak Rp.007. 31.087. Yogya Indah Sejahtera berlangsung selama 30 tahun dan akan 67 .9 21.000.000.575.000.000.612.56.500. 7.02 Rp.00 Ketiga a. Yogya Indah Sejahtera. dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun.573.000. 0.586.Rp1. Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 merupakan nilai tanah (setelah diadakan penyesuaian) milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Jalan Malioboro seluas 4.248.237.588. 21.586.681.681. Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan PT.248.00 Rp 56. 221.096.588.00 Tagihan Bagi Hasil Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera.00 Rp. 1.000. Kemitraan Dengan PT Yogya Indah Sejahtera Aset lainnya berupa Kemitraan Dengan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.1.500. 23.442. 6.087. 22.000. 221.285 m2 yang dikerjasamakan dengan PT. Tagihan Tuntutan Perbendaharaan Tagihan Tuntutan Rp.00 Desember 2008 sebesar Rp.038.00 Rp.7.

Kerjasama tersebut didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 11 Tahun 1990.681. • Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak : ƒ Kompensasi atas penyertaan. Malioboro seluas 4. hotel dan fasilitas lainnya dengan nilai Rp56. sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Kemitraan dengan Pihak Ketiga.000.00 Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Bengkel Rally Car Salon dan Service Station Nomor 1/Perj/Sekda /2005 tentang Pendirian dan Pengelolaan Bengkel Mobil Tanggal 31 Januari 2005 68 . ƒ Pengelolaan perpakiran untuk umum di basement Malioboro Mall. ƒ Setelah berakhirnya perjanjian mendapatkan gedung pertokoan. dengan perjanjian kerjasama sebagai berikut : • PT. Kerjasama tersebut dibidang usaha pertokoan. Yogya Indah Sejahtera sebagai pengelola usaha pertokoan dan hotel beserta fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall selama perjanjian berlaku. hotel dan fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall.00 Rp0. Yogya Indah Sejahtera membiayai bangunan pertokoan.berakhir pada tahun 2020. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan tanah di Jl.00 dan PT.000.087.00 (penilaian berdasarkan Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998). hotel dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall. b. ƒ Kompensasi atas areal di basement Hotel Ibis yang tidak dipergunakan sebagai tempat perparkiran untuk umum.500. Kemitraan Dengan PT Rally Rp450.285 m2 dengan nilai sebesar Rp6. hotel dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall (lihat butir II.588. Setelah berakhirnya perjanjian. maka Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak berupa bangunan gedung.9) Inventarisasi terhadap Kemitraan dengan Pihak Ketiga lainnya sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2007 belum selesai seluruhnya.000.000.

00 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Kendaraan - 22.693.965.22/IIIB/03 Tanggal 15 Maret 2003 pada kegiatan Peningkatan BLPT Yogyakarta adalah sebesar Rp177.dimana pada perjanjian tersebut Pihak Pemda DIY wajib untuk menyediakan bangunan di area BLPT untuk keperluan operasional bengkel mobil tersebut.000.136.373. Hasil Studi dan Penelitian Rp 16.724. Nilai perolehan bangunan yang dikerjasamakan antara BLPT dengan PT Rally berdasarkan Kontrak No. Sedangkan dari pihak PT Rally sendiri menyerahkan modal berupa peralatan bengkel senilai Rp810. Jangka waktu perjanjian berakhir 12 (dua belas) tahun setelah tanggal perjanjian ditandatangani.500. 176.373.00 2 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Perbendaharaan - 32.000.00.232.569.901.00 dan luas tanah yang digunakan untuk Rally seluas 176m2.000.693.00 Hasil Studi dan Penelitan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.55 3 Tagihan Pasien R.965.S Grhasia - 121.690.618.478.232.500.693.55 . 67.727.00. Aset Lain-lain Rp. 24. Setelah jangka waktu perjanjian berakhir PT Rally wajib mengalihkan dan menyerahkan hak kepemilikan dan kepentingan sah atas dan pada bengkel berikut dengan seluruh kegiatan usaha yang terkait dengan semua peralatan bengkel kepada Pemprop DIY.000.000.839.965.16.651.260.00 67.00 176.55 Aset Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp67.965.693.00 Rp.478.839.00. 450.750.00.00.888. Bangunan tersebut disertakan sebagai modal kerjasama dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp. Pendapatan Bengkel Rally dibagi keuntungan bersihnya antara Pemprop DIY dengan PT Rally dengan komposisi seperti yang telah disetujui bersama.00 Rp. 0.00 4.727.025 m2 pada tahun 1975 sebesar Rp199. 23. Sehingga nilai investasi seluruhnya sebesar Rp1. Nilai perolehan tanah BLPT seluas 40. Obat Kadaluwarsa dan Rusak pd RS Grhasia JUMLAH 69 67.

822. 1.36 . 425.950.250.00 4 DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH & SETWAN 47.28 662.238.68 23.651.451.117.607.741.614.400.299.448.5.700.341.1.23.45 Rp.193.00 Perhitungan Rp.944.00 2 DINAS PEMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH 3 BADAN PERENCANA DAERAH 43. 662. Utang Pihak Ketiga (PFK) Utang Perhitungan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 662.52 3 Kek Pembayaran Bg HSl Penerimaan PBB-KB Kab - 3.073. Dengan rincian sebagai berikut: No SKPD 2008(Rp) 1 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 80. 953.589.589.696.36 Utang Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 121.493.10 Kewajiban Jangka Pendek Rp.79 70 - 2.997.451.51 JUMLAH 797.741.204.00 425.784.704.448.00 10.260.191.493.373.00 5 SEKRETARIAT DAERAH 6 KANTOR PERWAKILAN 7 DINAS PERTANIAN 8 DINAS KEHUTANAN 9 DINAS PERIKANAN 164.600.614.607.741.00 25.451.461.608.493.312.00 31.79 Rp.309.425.873.00 Pemerintah Desa/Kelurahan - 7 Utang Upah Pungut Pajak - 8 Pendapatan Diterima Dimuka 9 Utang Lainya-Utang Sewa Tempat pada KPPD KP 4 661.00 711.200.982.216.00 5.05 468.607.00 JUMLAH 26.33 Bantul. PPh 23.889.100.765.00 6 Kek Pemby Bg Hsl Retrebusi Daerah ke - 116.79 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan PKB - 8.24.000.855.821.550.83 5 Kek Pemby Bg Hsl PBB ke Pemerintah Desa/Kelurahan - 242.95 2 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan BBNKB - 7.918.300. dan PPN) yang sampai dengan 31 Desember 2008 belum disetor ke Kas Negara.222.622.00 merupakan pemungutan pajak (PPh 21.00 Rp.538.538. Utang Lainnya Rp.454.075. dan Sleman - Kek Pembayaran Bg HSl Pajak ABT - 207.538. KP. GK.548.

000.000.572.00 100. sesuai dengan jadwal angsuran bunga (lihat butir VII.11 Rp. 159.000.64 Panjang Bagian Lancar Utang Jangka Panjang Dalam Negeri per 31 Desember 2008 sebesar Rp.751.49 Rp. • Utang Sewa Tempat pada KPPD Kulon Progo sebesar Rp.00 merupakan utang pokok kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009. 71. 24). 100. 150.000.000.572.000.105.353.00 merupakan bagian utang jangka panjang dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008. sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok yang akan berakhir lunas pada bulan Juni 2010 (lihat butir VII.696.783. 71 .353.067.000.541. 50.353.000.000.000.356.• Pendapatan sewa diterima dimuka sebesar Rp.66 terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 1 Utang Pokok 2 Utang Bunga JUMLAH 2007 (Rp) 100. 797. 24).000.64 • Utang Pokok sebesar Rp.572. 50.66 merupakan bagian bunga atas Utang Jangka Panjang yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008.00 28. 50. 150.66 150. Rp.00 50.541.64 159. • Utang Bunga sebesar Rp.353.572.000.66 27. 661.15 Kewajiban Jangka Panjang Rp.1. merupakan hutang sewa atas tempat penitipan kendaraan bermotor. Utang Dalam Negeri Rp.067.572. 150.191.66 59.260. 25) 5.28. 222.51 merupakan pendapatan sewa diterima dimuka atas 30 aset milik Pemerintah Provinsi DIY kepada pihak ketiga.00 Utang Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp.541.067. sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok (lihat butir VII.353. Bagian Lancar Utang Jangka Rp. yang jatuh tempo pada tahun 2008.

230.55 Anggaran Ekuitas Dana Lancar yang berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.759.741. 279.000.49 merupakan akumulasi utang bunga yang akan dibayar atas utang pokok jangka panjang kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009.454.00) (6.90 - 5 Deposito Berjangka di BTN 70.39 merupakan Ekuitas Dana Lancar atau Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berupa Sisa Kas Daerah. 25).000.323.000.536.91 4 Rekening Giro di Bank BRI 11.16 427.862.682.569.00) 529.668.29.387.00) 279.00 27.000.1. 5.49 Rp.49 Utang Bunga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.073.186.337.000.891.58 Rp. Utang Bunga Rp.356.105.39 (22.783.682.374. 72.751.783.55 8 Kas di Bendahara Pengeluaran 10 Hutang PFK 11 Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran JUMLAH 72 .67 3.751.186.94 2 Rekening Giro di Bank Mandiri 20.888. 569.00 50.685.148.000.39 Rp.643.38 Rp. sesuai dengan Perhitungan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2008.771. 529.216.985.618.70 3 Rekening Giro di Bank BTN 46.146.829.00 - 31.720.371.499.525.318.368.00 (425.964.366.000.664.038.693.000.12 Ekuitas Dana Lancar 30.00) (953.700.643.643.982.891.583.607. sesuai dengan jadwal angsuran bunga yang akan berakhir lunas pada bulan Juni 2010 (lihat butir VII.957.499.306. Sisa Lebih Perhitungan Rp. terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Rekening Giro BPD Prov DIY 73.760.499.654.000.183.963.000.00 - 7 Deposito Berjangka di BNI 5. 21. 21.063.957.186.000.00 6 Deposito Berjangka di BRI 20.000.66 22.

305. Cadangan Persediaan 72.054.00 dan jasa - 515. 33.00 36.401. 7.26 Ditangguhkan Pendapatan yang ditangguhkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp.931.397. 127. dan Kaperda Rp.215.923.931.50 Cadangan Persediaan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp7. Pendapatan yang Rp.07 Cadangan Piutang Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp41.00 giro Rs Grhasia Rp.125.655.26 - 8 9 10 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da 11 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da JUMLAH 32.397.708.00 - 6 Jasa Giro KPPD BPKD Non Dinas 315.683. 5.831.161.401.231.844. 41.00 5 Jasa Giro KPPD Bantul dan KPPD GK 2. 6.232.14.255.336.882.305.400.70 Rp. 73 . 12.000.269.s Grhasia Rp.161.00 - - Sisa Dana Askes pada BP4 - 7.817.215.624.036.00 sebesar Rp 2.401.00 - - Penerimaan Askes R.66 22. Cadangan Piutang Rp.150.708.70 .692.920.952. 127.Rp.215.093.000.336.305.082.570.282.26 Rp.986.00 - 7 Pendapatan Yg Blm disetor kek Kas Da s/d 31 Des 2008 12.489.14 Rp.401.00 pada Grhasia Rp.125.269.000.705.000.00 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Kas di Tim Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi - 21.00 16.505.117.00 - - Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran SKPD - 20.26 2 Pendapatan Sewa Mess Kaliurang pada Diskimpraswil th 2007 - 7.231. 507.00 2.750. 22.036.720.361.632.442.34.40 - 127. 7.269.00 sebesar Rp 20.920.00 - - 3 4 Jasa Giro KPPD Sleman dan KPPD KP 3.348.00 31.900.900.291.

2. 0.000. 10.000.13 Rp.33.00 Rp3. 97.000.16 merupakan kekayaan bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan sebagai Penyertaan Modal dan Penyertaan Kerjasama (lihat butir II.502.35 Ekuitas Dana Investasi Rp.847.516.847. 74 .70 Tetap Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 31 Desember 2008 sebesar Rp.047.024.16 Investasi Jangka Panjang Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 0.613.474. Cadangan Penjaminan UKM Rp. Dana yang harus disediakan Rp(23. 3.358.45) 34.000. Rp Dana Aset Lancar 0.481.482.373.299. Diinvestasikan Dalam Rp.1. 10 s.047. 37.609.419.00 Cadangan Penjaminan UMKM sebesar Rp10.481.00 Cadangan Dana Lain Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp.339.00 5.090. 156.000.024.9 ).16 36.3.92 Rp.791.613.489.020. 35.156.155.698.999. Diinvestasikan Dalam Aset Rp.749.00) untuk pembayaran hutang jangka pendek Dana yang harus disediakan untuk pembayaran hutang jangka pendek per 31 Desember 2008 sebesar (Rp812.366.000.00 ditempatkan pada Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya usaha yang dikembangkan Rp. 2.00 merupakan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam 6 (enam) bidang Aset Tetap (lihat butir III.45).358.186.8 dan II.502.d 15).024.090.999.00 Rp.264.00 Rp 0.(812.

02 merupakan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam Tagihan Penjualan Angsuran.442.586.237.245.442.00 Cadangan Diinvestasikan dalam Dana Cadangan per 31 Desember Rp. Kemitraan Dengan Pihak Ketiga.87 Rp 0.586.87 (lihat butir IV. 31.442.937.237. 75 2008 sebesar .38.d 20).00 Rp 1.751.783.02 Rp.14 Ekuitas Dana Cadangan 40.87 Rp 0.49) 39.586.55 Lainnya Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp30. 1. 71. (71.007.356.1.17 s.005.430. Rp.783.621.49) untuk pembayaran hutang jangka panjang Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Dana yang Harus disediakan untuk Pembayaran Utang Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar (Rp. (222. Dinvestasikan dalam Dana Rp 1.24 dan 25). dan Aset Lainlain (lihat butir V. merupakan pengurangan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan dipergunakan untuk Pembayaran Utang Jangka Panjang (lihat butir VII. 5.105.30). Diinvestasikan Dalam Aset Rp.096.237.49). 23. Dana yang harus disediakan Rp.586.551.751.

Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.379.50 12.02 24.246.00 336.712.543.308. Belanja Hibah.898.800.800.813.00 511.00 dipergunakan untuk : URAIAN 2008 (Rp) 373.61 70.291.834.00 .192.15 Komponen-Komponen Aliran Kas A.000. Belanja Bantuan Sosial.366.407. 1. Belanja Subsidi. Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Operasi adalah peneriman kas dari Pajak Daerah.00 Rp873.894.00 Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp1.699.556.246.00 58.141.556.965.120.751.050.979.407.00 268.401.150. Belanja Bagi Hasil dalam tahun anggaran 2008.787.354. Dana Darurat dan Pendapatan Lainnya dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Pegawai.400.246.469.678.00 11.481.347.00 19.773. Dana Bagi Hasil Pajak.410.275.185.075.39 Rp1.1.39 berasal dari : URAIAN Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Dana Bagi Hasil Pajak Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Otonomi Khusus Dana Penyesuaian Hibah Dana Darurat Pendapatan Lainnya Arus Kas Masuk 2.383.927.000.446.426.884.469.809.407.549.258.00 16. Belanja Bunga. Arus Kas Keluar 2008 (Rp) 525.00 77.00 64.00 1.452.67 65.5.002.479.35 29.00 23.692.97 Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp. Belanja Bantuan Keuangan. DAK.787.106.898.305. 1.193.150.900.400.261.97 Rp.880.904.400. Dana Otonomi Khusus.700.023.469.00 11.000.00 487.185.26 1. Arus Kas Masuk Rp1. Belanja Tidak Terduga.860.593.394.831. Hibah.692.257.259. Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan.305.000.301.258.000. Belanja Barang dan Jasa.695.957.00 314.1.809.712.00 Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial 76 2007 (Rp) 312. Dana Bagi Hasil Bukan Pajak.00 223.468.620.738.00 293.028.485. Dana Penyesuaian.587.452.425.00 54.860.39 2007 (Rp) 434.893.00 437.914. DAU.95 43.078.258.805.611.261.265.

Rp.383.Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin.000.00 873. Irigasi dan Jaringan.00 140.401.000.000.383. dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Modal serta Aset Lainnya dalam tahun anggaran 2008.000.00 36.39 1.422. Arus Kas Bersih dari 2008 (Rp) 46.452.000.309.00 873.374.00 201.700.97 1.742.000.00 858.500.00 Arus Kas Dari Aktivitas Operasi B.00 .( 2. (2.059.408. Pendapatan Penjualan atas Jalan.452.97 Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan Arus Kas dari Aktivitas Investasi adalah peneriman kas dari Pendapatan Penjualan atas Tanah.665.61).261.401.00 1.008.00 Rp. Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya serta penjualan Aset Lainnya.URAIAN Belanja Bantuan Keuangan Belanja Tidak Terduga Belanja Bagi Hasil Jumlah (18 s/d 26) 3.158. 140.892.500. 140.408.258.983.742. Irigasi dan Jaringan Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya Pendapatan dari Penjualan Aset Lainnya Arus Kas Masuk 77 2008 (Rp) 2007 (Rp) 140.983.742. 1.00 161.469. Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan.00 Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.868.61) 431.900.000.712.500.309.261.999. Arus Kas Masuk Rp.00 berasal dari : URAIAN Pendapatan Penjualan atas Tanah Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan Pendapatan Penjualan atas Jalan.00 1.000.741.700.150.407.61) Rp.429.700.556.800.500.000.700.00 2007 (Rp) 80.00 1.339.556.800.246.00 1.305.809. berasal dari : URAIAN Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1.892.692.983.800.000.329.309.150.000.700.00 150.000.97 Aktivitas Operasi Arus Kas Masuk Bersih untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar (Rp2.329.362.008. 431.

193.00 1.00 104.351.989. Pemberian Pinjaman dalam tahun anggaran 2008.000.00 31.234.989.522. Arus Kas Masuk Rp.00 191.00 104.193.724.989. Arus Kas Keluar Rp191. Penerimaan Kembali Pinjaman serta Penerimaan Piutang.724.594.428.00 191.502.665.00 Rp104.025.833.724.900.725.633.725.00) Arus Kas Dari Aktivitas Pembiayaan Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan adalah peneriman kas dari Pencairan Dana Cadangan.472.00 Rp.00 Rp Arus Kas masuk di Kas Daerah dari aktivitas pembiayaan dalam anggaran 2008 adalah sebesar Rp7.00 1.102.00 dipergunakan untuk : URAIAN Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan.725.00 847. Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi .072. Irigasi dan Jaringan Belanja Aset Tetap Lainnya Belanja Aset Lainnya Arus Kas Keluar 3.936.851.880.000. Penerimaan Pinjaman dan Obligasi.00 50.154.008.025.185.220.700.00 2007 (Rp) 1.403.100.693. Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah. Hasil Penjualan Aset Daerah yang Dipisahkan.00) berasal dari : URAIAN Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan C.00) Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan Arus Kas Keluar Bersih untuk Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.102.025. 191.00 Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.724.351.725. 7.080. 1.280.851.00) (103.874.00 2.724.500.00 82.313.595.502.833.330.00 89.515.00 17.033.851.193.989.472.509. dikurangi dengan pengeluaran kas untuk pembayaran Pembentukan Dana Cadangan.952. Arus Kas Keluar Bersih 2008 (Rp) 21.724.833.000.00 tahun .(191.693.089.00 31.550.536.00 (191.416.185. (191.989.490.693.833.00 47.2.104.735.886.351. 2008 (Rp) 2007 (Rp) 140.724.00 78 0.00) (Rp103.

000. 9.000.00 56.00 933.000.385.00 (55.859.00 4.000.367.000.000.00 - 393.859.472. 62.913.00 9.000.618.00 - Rp.00 100.532.102.472.385.532.884.575.000.00 (Rp.00) (9.00 100.URAIAN Pencairan Dana Cadangan Hasil Penjualan Aset/ Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Penerimaan Pinjaman dan Obligasi Penerimaan Kembali Pinjaman Penerimaan Piutang Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan Arus Kas Masuk 2008 (Rp) 2007 (Rp) - - 6.913.00 dipergunakan untuk : URAIAN Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi Pemberian Pinjaman Penyelesaian Kegiatan DPA-L Pembayaran Kewajiban Tahun Lalu Yang Blm Terselesaikan Jumlah (57 s/d 62) 3.884.532.000.859.030.000.781.027.618.532.00 62.385.859.691.000.00 62.168.502.884.00) .030.030. Arus Kas Keluar Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.913.781.884.00) Aktivitas Pembiayaan Arus Kas Keluar Bersih untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp55.00 2.475.618.102.289.00 berasal dari : URAIAN 2008 (Rp) Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 79 2007 (Rp) 7.502.618.728.653.385. 62.781.781.618.162.859.00 7.518.00 Rp.000. Arus Kas Bersih 2008 (Rp) 1.00) 2007 (Rp) (Rp9.822.00 9.55.00 9.000.859.710.

000.000.000.408.212.668.569.61).00 (425.00) (6.643. 0.000.499.387.61) (191.618.00) - (Rp250.D.00 31.618. Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas - - - - - - - (506.741.913.248.454.063.248.892.000.458.000.00) * Rekening Giro BPD * Rekening Giro Mandiri * Rekening Giro BTN * Rekening Giro BRI * Deposito Berjangka BTN * Deposito Berjangka BRI * Deposito Berjangka BNI * Kas di Bendahara Pengeluaran Hutang PFK Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran 80 .000.905.39 berada di : URAIAN JUMLAH (Rp) 73.742.496.00 No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Arus Kas Masuk Penerimaan Perhitungan Pihak Ketiga 2 Arus Kas Keluar Pengeluaran Perhitungan Pihak Ketiga Jumlah Arus Kas Bersih dr Aktivitas Non Anggaran E.693.496.781.458.576.00) (506.351.00) (250.496.00) 318.00) (55.581.371.759. Arus Kas Dari Aktivitas Non Anggaran Arus Keluar Kas dari transaksi non anggaran sebesar Rp.39 Per 31 Desember 2007 Sisa Kas Daerah dan Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.216.97 (103.525.030.983.66 11.000.250.186.00) (506.989.90 70.67 46.862.97 Rp279.61) Kenaikan (penurunan) Bersih Kas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar (Rp.00) (9.374.985.025.576.607.309.843. Sisa Kas BUD dan Bendahara Pengeluaran 2007 (Rp) 431.329.829.499.61) Aktivitas Operasi Aktivitas Investasi Non Keuangan Aktivitas Pembiayaan Aktivitas Non Anggaran JUMLAH F.859.185.186.771.00 5.000.724.000.16 20.248.693.212.643.212.576.458.00 20. berasal dari : URAIAN 2008 (Rp) (2.148.

231.741.000.16 20.668.643.66 11.052.90 70.525.00 20.769.00) 279.000.618.607.00 290.607.000.186.148.05 .569.985.052.05 Sisa Kas Daerah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2007 sebesar Rp.000.05 berada di : URAIAN Rek BPD (Rutin+Gaji) Bank Mandiri BTN BRI Deposito BTN Deposito BRI Deposito BNI Kas di Bendahara Pengeluaran (-) Utang PFK (-) Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran SISA KAS DI BUD Kas di Bendahara Penerimaan Kas di Rek Penjaminan UMKM Kas di Rek Gubernur Utang PFK Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran SISA KAS AKHIR PER 31 DES 2008 81 JUMLAH (Rp) 73.643.197.00) (6.387.063.693.216.525.00 6.741.547.000.374.771.931.290.00 108.000.556. Sisa Kas Per 31 Desember 2008 Rp 290.197.052.000.00 5.67 46.556.TOTAL 279.197.66 425.862.00 10.39 12.454.000.00 (425.000.39 F.499.000.556.829.00 31.000.759.000.569.371.499.186.

Dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Tahun anggaran 2008 telah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan juga memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentag Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. dengan maksud untuk penyempurnaan dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk periode yang akan datang. dan semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan bimbingan dan meridhoi upaya yang telah kami lakukan.58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Sehubungan dengan kondisi tersebut kami mengharapkan masukan dari berbagai pihak. GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA HAMENGKU BUWONO X 82 . Meskipun demikian dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Provinsi DIY juga memperhatikan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 mengenai Standar Akuntansi Pemerintahan serta Peraturan Pemerintah No. Kami menyadari sepenuhnya bahwa Catatan Atas Laporan Keuangan yang telah kami sajikan ini masih belum sempurna dalam arti belum seperti yang diharapkan.BAB VI PENUTUP Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yoryakarta pada APBD Tahun Anggaran 2008 telah disusun sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful