LAMPIRAN IV.

PERATURAN DAERAH
PROVINSI DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA
NOMOR 5 TAHUN 2009
TANGGAL 20 AGUSTUS 2009

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TAHUN ANGGARAN 2008
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan Keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi
keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu
periode pelaporan. Laporan Keuangan terutama digunakan untuk membandingkan
realisasi pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan dengan anggaran yang telah
ditetapkan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektifitas dan efisiensi suatu entitas
pelaporan, dan membantu menentukan ketaataanya terhadap peraturan perundangundangan.
Pelaporan keuangan Pemerintah Daerah disusun untuk menyajikan informasi yang
bermanfaat bagi para pengguna laporan dalam menilai akuntabilitas dan membuat
keputusan baik keputusan ekonomi, sosial, maupun politik dengan :
1) menyediakan informasi mengenai kesesuaian

cara memperoleh sumber daya

ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan
perundang-undangan.
2) menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan
dalam kegiatan Pemerintah Daerah serta hasil-hasil yang telah dicapai.
3) menyediakan informasi mengenai upaya Pemerintah Daerah dalam mendanai
seluruh kegiatan dan mencukupi kebutuhan kas.
4) menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi Pemerintah Daerah
berkaitan dengan sumber-sumber penerimaan, baik jangka pendek maupun jangka
panjang, termasuk yang berasal dari pungutan pajak dan pinjaman.
5) menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan Pemerintah Daerah,
mengenai kenaikan atau penurunan, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama
periode pelaporan.
Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, laporan keuangan Pemerintah Daerah
menyediakan informasi mengenai pendapatan, belanja, pembiayaan, aset, kewajiban,
ekuitas dana, dan arus kas Pemerintah Daerah.

1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan
Landasan hukum penyusunan laporan keuangan Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta sesuai Representasi Gubernur :
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
3. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007
tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;
4. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2008
tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
5. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
6. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 17.1 Tahun 2007
tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta;
7. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2008
tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
8. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 34 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
dengan memperhatikan :
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ;
4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara
Pemerintah Pusat dan Daerah ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan

2

6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah;
1.3.

Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan
Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan adalah sebagai berikut :
Bab I.

Pendahuluan

1.1. Maksud dan tujuan penyusunan laporan keuangan
1.2. Landasan hukum penyusunan laporan keuangan
1.3 Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan
Bab II. Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan dan Pencapaian Target Kinerja
APBD
2.1. Ekonomi Makro
2.2. Kebijakan Keuangan
2.3. Pencapaian Target Kinerja APBD
Bab III. Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan
3.1. Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan
Bab IV. Kebijakan Akuntansi
4.1. Entitas Pelaporan Keuangan Daerah
4.2. Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan
4.3. Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan
Bab V. Penjelasan Pos-pos Laporan Keuangan
5.1. Rincian dan penjelasan masing-masing pos-pos pelaporan keuangan
5.1.1. Pendapatan
5.1.2. Belanja
5.1.3. Pembiayaan
5.1.4. Aset
5.1.5. Kewajiban
5.1.6. Ekuitas Dana
5.1.7. Komponen-komponen Arus Kas
Bab VI. Penjelasan atas informasi-informasi non keuangan
Bab VII. Penutup

3

BAB II
EKONOMI MAKRO, KEBIJAKAN KEUANGAN DAN
PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD
2.1. Ekonomi Makro
Kondisi makro ekonomi DIY pada tahun 2006 kurang kondusif. Walaupun demikian
perekonomian DIY masih dapat tumbuh positif sebesar 3,71% lebih lambat dari laju
pertumbuhan tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 5,12% dan
4,74% serta lebih rendah dari pertumbunan ekonomi nasional sebesar 5,5% pada tahun
2006. Nilai PDRB DIY dengan menggunakan harga konstan tahun 2000 tercatat
Rp.17.539 Milyar pada tahun 2006, lebih tinggi dari nilai PDRB tahun 2005 sebesar
Rp. 16.911 milyar.
Angka pertumbuhan ekonomi DIY tersebut jauh lebih rendah dari proyeksi awal tahun
dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 4,40%-4,80%. Kondisi ini disebabkan masih
rendahnya daya beli masyarakat DIY walaupun kecenderungan suku bunga domestik
mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2006. Namun demikian pengaruh
kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 dan terjadinya gempa tektonik tahun 2006
serta kenaikan harga beras pada akhir tahun 2006 sebagai akibat kemarau panjang yang
mengakibatkan tertundanya musim tanam.
Perkembangan ekonomi pada tahun 2006 terutama terkait dengan membaiknya kinerja
di 3 (tiga) sektor unggulan dalam perekonomian DIY yaitu sektor perdagangan, hotel
dan restauran, sektor jasa-jasa dan sektor bangunan, yang masing-masing memberikan
andil positif sebesar 1,14%, 1,14% dan 1,10%. Sementara itu sektor pertanian masih
menjadi sektor dominan di DIY, pada tahun 2006 merupakan kontributor terbesat
keempat terhadap perekonomian dengan andil positip sebesar 0.74%. Jika dilihat dari
angka pertumbuhannya, pertumbuhan tertinggi dialami oleh sektor bangunan sebesar
13,28%. Pertumbuhan tinggi yang dialami oleh sektor bangunan berkaitan dengan
aktifitas kegiatan rekonstruksi tempat tinggal, tempat usaha maupun bangunan publik
yang rusak akibat gempa tektonik, yang ditunjang dengan bantuan baik dari pemerintah
maupun swasta.
PDRB perkapita penduduk DIY tahun 2006 diperkirakan sebesar Rp 8,79 juta
perkapita pertahun, meningkat 15,60% dibandingkan tahun 2005 yang tercatat sebesar

4

Rp 7. 1.419.13 5. Dibidang ketenagakerjaan persoalan pengangguran masih menjadi permasalahan yang harus diatasi karena kecenderungan makin tinggi tingkat pengangguran terbuka.25% lebih rendah jika dibandingkan denga tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 6. atau lebih tinggi dari tahun 2006.68%. Hal ini terutama dipicu oleh 5 .54 juta atau meningkat 17. diolah Sejalan dengan optimisme laju pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan semakin cepat pada tahun 2007.16% dibandingkan tahun 2005 sebesar Rp 25. prospek perekonomian DIY juga diproyeksikan akan membaik.41%) cukup berperan pada kenaikan nominal PDRB perkapita.08 juta.26% dan 7. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2006 tercatat sebesar Rp. berturut-turut dari yang terbesar adalah sektor jasa-jasa. Faktor inflasi yang mencapai 2 digit pada tahun 2006 (10. Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi Propinsi DIY dari tahun 2004 – 2006 mengalami penurunan setiap tahunnya (rata-rata 0.71%) seperti tercermin pada diagram berikut ini. Laju pertumbuhan ekonomi DIY tahun 2007 diperkirakan tumbuh berkisar 4.60 juta perkapita pertahun.780. hotel dan restoran. sektor perdagangan.74 4 3. Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2006 sebesar 6.6 5 4. 29.9 5.71 3 2 DIY 1 Nasional 0 2004 2005 2006* Keterangan: * angka sementara Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006).6 4. PERTUMBUHAN EKONOMI DIY 2004-2006 (Harga Konstan 2000) 6 5. sektor pertanian dan industri pengolahan. Kontribusi empat sektor terbesar.59%.

sektor bangunan (9.66 Pertanian 0 5 10 15 20 25 Keterangan: 2006 angka sementara.85 Listrik. sektor keuangan persewaan dan jasa perusahaan (8. sektor pengangkutan dan komunikasi (9. 6 .35%). dan sektor pertambangan dan penggalian (0.68 18. Selain itu. 2.5 – 5%. sektor listrik gas dan air bersih (0.86). Pertumbuhan ekonomi akan mengalami kenaikan tidak jauh dari tahun 2007.56 9. industri pariwisata diperkirakan juga akan kembali menggeliat yang selanjutnya akan mendorong kinerja sektor perdagangan.62 8. Restoran 20. diolah. 2007 angka proyeksi Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006).35 16. KONTRIBUSI SEKTOR THD PDRB DIY (%) 17. Gas. Peranan Sektoral Peranan sektoral terhadap pembentukan PDRB pada tahun 2006 menunjukkan sektor perdagangan hotel dan restoran memberikan kontribusi terbesar (20. hotel dan restoran.74%). Persewaann & Jasa Perusahaan 8.53 Industri Pengolahan Pertambangan & Penggalian 2007 2006 0.sektor pertanian dan sektor bangunan yang diperkirakan tumbuh pesat.67 Bangunan 0. yaitu sekitar 4. sektor industri pengolahan (13.85 Jasa-Jasa Keuangan.87 19. sektor pertanian (18.12 Pengangkutan & Komunikasi 9. Sektor pertanian produktivitasnya akan membaik setelah menghadapi kondisi cuaca yang kurang kondusif.87%).98 10.62%). sedangkan sektor bangunan disebabkan berlangsungnya proses rekonstruksi bangunan dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa.87 13.74 20. Air Bersih 13.98%).09 Perdagangan.01 9.87%).7 0.70%).86 0. Hotel.74%). seperti tergambar dalam diagram di bawah ini. Peranan sektor berturut-turut dari yang tinggi ke rendah adalah sektor perdagangan hotel dan restoran (20. sektor jasa-jasa (17.01%). Dengan melihat prospek ekonomi tahun 2007 tersebut diatas. pada tahun 2008 kondisi ekonomi DIY juga akan semakin baik dan stabil.

57%).3. Banjarmasin (11. Faktor lain yang juga ikut mendukung adalah pencairan dana bantuan gempa yang terealisasi pada tahun 2006. merosotnya nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga perbankan. Investasi Perkembangan realisasi investasi PMA/PMDN di Propinsi DIY secara komulatif dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan seperti tercermin pada tabel sebagai berikut: 7 .47%. Disamping itu pengaruh faktor musiman seperti tahun ajaran baru dan musim liburan juga mempunyai peran dalam mendorong inflasi DIY. Tingkat inflasi tahun 2005 cukup tinggi hal ini terpengaruh oleh naiknya biaya produksi. dampak gempa dan kemarau panjang yang melonjakkan harga kelompok bahan makanan terutama beras.60%. Jambi (10. 4. Kebijakan pemerintah terhadap harga komoditas barang strategis (kenaikan harga dan kelangkaan BBM).03%).42% diatas inflasi nasional sebesar 6. Angka inflasi DIY merupakan angka inflasi tertinggi diantara kota-kota di pulau Jawa dan peringkat ke lima di Indonesia.66%) dan Kendari (10. Selama tahun 2006 laju inflasi DIY menembus dua digit yakni 10. Tingkat inflasi ini diprediksi akan terus meningkat pada tahun 2006 dan 2007. setelah Lhokseumawe (11. Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006). Inflasi Inflasi Propinsi DIY tahun 2001 – 2006 menunjukkan angka yang fluktuatif tergantung kestabilan kondisi ekonomi pada saat itu. diolah.

PMDN

TAHUN

PMA

∑ Rp

∑ Proyek

∑ US$

∑ Proyek

2001

1.814.240.365.869

114

129.108.237

45

2002

1.961.732.260.090

121

106.640.524

49

2003

2.405.274.896.480

120

140.414.202

59

2004

2.401.966.867.693

120

168.807.744

57

2005

2.251.066.507.693

120

204.852.734

64

2006

2.144.879.085.707

116

208.865.309

71

Nilai Investasi (dalam juta rupiah) menurut jenisnya adalah sebagai berikut:
Jenis

2000

2001

2002

2003

2004

PMDN/PMA

445.231

576.783

265.543

755.605

173.987

Rumahtangga

582.667

1.366.120

1.516.760

1.735.355

2.318.447

Pemerintah

940.918

844.085

932.463

1.077.575

1.180.709

Non Fasilitas

1.808.381

1.472.034

2.917.798

2.420.751

3.630.217

TOTAL

3.777.198

4.259.022

5.110.478

5.989.266

7.303.360

Pencapaian investasi tahun 2006 untuk PMDN 2,14 trilyun mengalami penurunan
sebesar 4,75 %, sedangkan PMA 208.865.309 US$ mengalami kenaikan sebesar
1,96 % dibandingkan dari tahun 2005.
2.2. Kebijakan Keuangan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa Kebijakan Umum APBD (KUA)
disusun dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sebagai
dokumen rencana kerja tahunan daerah, RKPD disusun dengan mengacu Rencana
Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah (RPJM) Daerah. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 17
Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-undang Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

8

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 050/2020, tertanggal 11
Agustus 2005 tentang Petunjuk Penyusunan Dokumen RPJPD dan RPJMD, dalam
salah satu pernyataannya menyebutkan bahwa bagi daerah-daerah yang belum
melaksanakan Pilkada langsung, Renstra Daerah atau Propeda berlaku sebagai
dokumen perencanaan jangka menengah hingga berakhir masa bakti Kepala Daerah,
sehingga penyusunan RKPD dan KUA mengacu kepada Renstrada Propinsi DIY
Tahun 2004-2008.
RKPD Propinsi DIY sebagai dokumen rencana kerja daerah tahun 2008 dihasilkan
melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi yang
merupakan forum para pemangku kepentingan (stakeholder) pembangunan daerah
dan forum kelanjutan dari musyawarah-musyawarah di tingkat Kabupaten/Kota.
KUA yang merupakan dokumen kebijakan daerah dalam satu tahun anggaran yang
menjadi petunjuk dan ketentuan umum yang disepakati sebagai pedoman penyusunan
RAPBD, memuat sasaran dan target pencapaian kinerja yang terukur dari setiap
urusan pemerintahan daerah yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi
belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang disertai dengan asumsi
yang mendasari. Asumsi yang dimaksud adalah mempertimbangkan perkembangan
ekonomi makro dan perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal yang ditetapkan
pemerintah.

Dalam rangka penyusunan APBD diperlukan Prioritas dan Plafon Anggaran yang
disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah untuk dijadikan sebagai
dasar penyusunan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2008.
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) merupakan dokumen sementara
yang memuat program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan
untuk setiap program dan kegiatan. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, penyusunan
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara mengacu kepada Kebijakan Umum APBD
(KUA). Pada tanggal 3 Januari 2008 Pemerintah Propinsi DIY telah menetapkan
KUA Tahun 2008, yaitu dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan antara
Pemerintah Provinsi DIY dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DIY
Nomor: 1/KSP/I/2008 dan Nomor: 1/K/DPRD/2008 tentang Kebijakan Umum
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008.
9

Berdasarkan KUA Tahun 2008 tersebut disusun PPAS Provinsi DIY Tahun 2008
yang selanjutnya dijadikan bahan pembahasan antara Eksekutif dan Legislatif untuk
disepakati dalam bentuk Nota Kesepakatan tentang Prioritas dan Plafon Anggaran
Provinsi DIY Tahun 2008. Prioritas dan Plafon Anggaran yang telah disepakati
tersebut selanjutnya dijadikan pedoman dalam penyusunan rencana kerja anggaran
(RKA) pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah menyebutkan bahwa Perubahan APBD dilakukan dengan terlebih dahulu
menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan APBD. Perubahan APBD
dilakukan setelah Perhitungan APBD tahun sebelumnya selesai ditetapkan. KUA
Perubahan APBD Provinsi DIY Tahun 2008 disusun dengan mendasarkan hal-hal
sebagai berikut:
ƒ Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada bulan Mei tahun 2008
ƒ Asumsi makroekonomi tidak mengalami perubahan
ƒ Kewajiban terhadap Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota, berupa
bagi hasil pajak daerah.
ƒ Kewajiban terhadap belanja langsung yang ada di setiap SKPD (kekurangan
pembayaran beban belanja listrik, telepon, internet, air minum dan lain-lain).
ƒ Pergeseran anggaran antar Rincian Obyek Belanja dan pergeseran antar Obyek
Belanja dalam Jenis Belanja.
ƒ Pembetulan penulisan dan penempatan kode rekening yang masih kurang tepat di
masing-masing SKPD.
ƒ Penataan kembali belanja gaji pegawai berdasarkan realisasi gaji bulan Agustus
2008 dan adanya penyesuaian kenaikan tunjangan jabatan.
ƒ Kewajiban belanja terhadap pendampingan dana dari pusat yang ada di SKPD.
ƒ Penambahan pendapatan dan belanja daerah, sehubungan dengan terlampauinya
target penerimaan pendapatan
ƒ Sisa Lebih Anggaran Tahun 2007
Sumber pendanaan APBD berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana
Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Implikasi kondisi makro

10

ekonomi 2008 terhadap sumber pendanaan APBD 2008, mengakibatkan sumber
pendanaan APBD 2008 mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terkait dengan
kondisi ekonomi yang semakin baik pasca terjadinya gempa bumi bulan Mei 2006.
Hal ini ditandai dengan pulihnya proses produksi barang dan jasa serta meningkatnya
daya beli di masyarakat. Pada tahun 2008 diperkirakan PDRB DIY naik berkisar
4,5% s/d 5,0%. Demikian juga dengan aset-aset masyarakat dan pemerintah yang
sudah banyak direnovasi, pada tahun 2008 sudah dapat dipergunakan lagi untuk
melakukan kegiatan ekonomi.
Adanya kenaikan pendapatan tahun 2008 dari target semula, diantaranya disebabkan
adanya perubahan anggaran pendapatan naik sebesar 6,63% atau sebesar Rp 75
milyar, dari Rp 1,086 trilyun menjadi Rp 1,161 trilyun. Kenaikan pendapatan ini
antara lain didukung kenaikan retribusi dan pajak daerah yang meliputi PKB,
BBNKB dan PBB-KB. Rincian sumber pendanaan APBD tahun 2008 adalah sebagai
berikut:
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
PAD sebesar Rp632.872.311.654,13, dengan perincian Pajak Daerah sebesar
Rp525.185.354.193,35, Retribusi Daerah sebesarRp29.259.898.275,50; Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sebesar Rp12.481.050.738,67
dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sebesar Rp65.946.008.446,61.
2. Dana Perimbangan dan Transfer Pemerintah Pusat Lainnya
Dana Perimbangan sebesar Rp601.802.167.488,00, dengan perincian Bagi Hasil
Pajak

sebesar

Rp70.549.425.301,00,

Bagi

Hasil

Bukan

Pajak

sebesar

Rp11.347.787,00, Dana Alokasi Umum sebesar Rp511.773.394.400,00 dan Dana
Alokasi Khusus sebesar Rp19.468.000.000,00.
Sedangkan

Dana

Transfer

Pemerintah

Pusat

Lainnya

adalah

sebesar

Rp314.880.000,00 yang merupakan Dana Penyesuaian.
3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah
Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah

sebesar Rp23.620.587.265,26

merupakan dana hibah/sumbangan pihak ketiga

11

yang

- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.34%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 86.85%. Realisasi Keuangan 80. - Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Realisasi keuangan 87. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 91.01%.99%. 12 . realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.2. Pemuda dan Olah Raga: - Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan.62%. Realisasi keuangan 94. - Program Manajemen Pelayanan Pendidikan.69%. Realisasi keuangan 80.38%. realisasi fisik 100%.66%. realisasi fisik 100%. - Program Pendidikan Non Formal. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi keuangan 78. Realisasi keuangan 95. Pencapaian Target Kinerja APBD 1.12%.44%. Kinerja SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 Melaksanakan 16 program yang terdiri dari 92 kegiatan.3. realisasi fisik 100%.34%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 94. - Program Pendidikan Anak Usia Dini. Dinas Pendidikan. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 88. Realisasi keuangan 78. - Program Pendidikan Menengah. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.58%. Realisasi keuangan 88. Realisasi keuangan 92. - Proram Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda. Realisasi keuangan 97. - Program Pendidikan Tinggi. - Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Yang terdiri dari: - Program Administrasi Layanan Perkantoran.70%. - Program Pendidikan Luar Biasa. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. realisasi fisik 100%.25%. realisasi fisik 100%.

- Program Peningkatan Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan.16%. Badan Perpustakaan Daerah. - Program Pengawasan Obat dan Makanan.00%. Realisasi Program 81. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi Program 100. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga. Dinas Kesehatan.24%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%. Realisasi keuangan 99.75%.00%. Realisasi Program 100. Realisasi keuangan 86. 13 . Realisasi Program 100.94%.00%. - Program Promosi dan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Realisasi keuangan 89. realisasi fisik 100%. Realisasi Keuangan 93%. Realisasi Program 91.00%. Realisasi Program 93. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.00%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.02%. - Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. Realisasi Program 99.00%.31%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.67%. Realisasi Keuangan 96.. - Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin. - Program Obat dan Perbekalan Kesehatan. Realisasi Program 100. Realisasi keuangan 94. Realisasi Program 100. Realisasi Program 87.- Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga.23%. - Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS/RS Jiwa/RS Paruparu/RS Mata. realisasi fisik 100%. - Program Pengembangan Lingkungan Sehat. Realisasi Program 98.00%.00%. Realisasi Program 100. Realisasi Program 100. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.00%. - Program Perbaikan Gizi Masyarakat. Realisasi Program 96. 3. - Program Pencegahan Penyakit Menular. 2. - Program Upaya Kesehatan Masyarakat.00%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. 14 . Target Capaian 100. Target Capaian 100. - Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi Program 52. - Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RS Jiwa/RS Paru-paru/RS Mata. Target Capaian 50.00%. Target Capaian 100. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. . - Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan. Realisasi Program 100.00%. Target Capaian 100%.Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong. - Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS Jiwa/RS Paruparu/RS Mata.00%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.56%. . Target Capaian 100. Target capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. . Target Capaian 100. Target Capaian 100.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%. Realisasi Program 77.00%.34%.00%.Program Inspeksi kondisi Jalan dan Jembatan. dan jaringan pengairan lainya. - Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. 5. Target Capaian 32. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.00%. Rumah Sakit Grhasia. 4. Target capaian 100%. Target Capaian 100.94%.Target Capaian 100%.Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan irigasi. - Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita. - Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia.- Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan. . Target Capaian 100. - Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong. Realisasi Program 95. Target capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%.00%. Target capaian 100%. Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah. Target Capaian 100%.00%. - Program Pembangunan Jalan dan Jembatan. .00%. Target capaian 100%. - Program Upaya Kesehatan Masyarakat. rawa.

- Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang. danau. - Program Pengembangan Data/ Informasi. Target capaian 100%. Target capaian 100%. Target capaian 100%. Target Capaian 100. - Program Kerjasama Pembangunan. - Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. - Program Pengaturan Jasa Konstruksi. Target capaian 100%.00%. Target Capaian 100%. 15 .Target Capaian 100%. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengembangan kinerja pengelolaan air minum.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Pengembangan dan Pengelolaan Data dan Informasi SDA. - Program Pengembangan dan Pengelolaan konservasi sungai.00%. - Program Pelayanan Jasa Pengujian. . - Program Lingkungan sehat Perumahan. Target Capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. dan SDA lainya. - Program Pengawasan Jasa Konstruksi. - Program Pengendalian Banjir. . . - Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan. Target capaian 100%. - Program Pengembangan Perumahan. - Program Perencanaan Tata Ruang. Target capaian 100%. Target Capaian 100. - Program Perencanaan Tata Ruang. - Program Pemberdayaan Jasa Konstruksi. Target Capaian 100%. dan air limbah. Target Capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan Besar. - Program Penanganan Daerah Tertinggal. 6. Target capaian 100%. Target capaian 100%.00%. Target capaian 100%. Target capaian 100%. Target Capaian 100%. Badan Perencanaan Pembangunan (BAPEDA).- Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku. Target capaian 100%. Target Capaian 100.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

50%. 7. Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100. - Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam. realisasi fisik 100%. . realisasi fisik 100.41%.07%. realisasi fisik 100. Realisasi keuangan 96. realisasi fisik 100. Target Capaian 100%.00%.- Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah. . realisasi fisik 100%.Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan. realisasi fisik 97.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dinas Perhubungan.03%. Realisasi keuangan 85. Target Capaian 100%. 16 .13%. - Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi. - Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi. . Realisasi keuangan 82.03%. Target Capaian 100%.Program Peningkatan Pelayanan Angkutan. realisasi fisik 100%.Program Peningkatan Kapasitas Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 89. Target Capaian 100%. Target Capaian 100%. . Target Capaian 100%.Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas.00%. - Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi. Realisasi keuangan 90.Program Pembangunan Prasarana dan fasilitas Perhubungan. - Program Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana.00%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. .23%.18%. Realisasi keuangan 99. . - Program Perencanaan Pembangunan Daerah. Realisasi keuangan 73. .59%. Realisasi keuangan 46. . - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.38%. .00%.33%. Realisasi keuangan 89.Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas Lalu Lintas Angkutan Jalan. Target Capaian 100%. - Program Perencanaan Sosial Budaya. Target Capaian 100%. realisasi fisik 91.14%. realisasi fisik 100%.

9. - Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. - Program Pengembangan Pengelolaan Persampahan. 8.27%. . Target Capaian 100. . . - Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Daya Alam. Target Capaian 96. .Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.17%. Target Capaian 100.Target Capaian 99. . - Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. Target Capaian 96.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.00%.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan LH.00%. - Program Peningkatan Pengendalian Polusi.Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutaman Gender dan Anak. realisasi fisik 100%. .Target Capaian 100%.54%.46%.9%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian 100%. Target Capaian 100%. - Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan.. Target Capaian 100%. Target Capaian 100%. Target Capaian 100%.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 95. .Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan.17%. 17 . Target Capaian 98.Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor.Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan. Realisasi keuangan 78. Target Capaian 100%. Target Capaian 100.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 27. Kantor Pemberdayaan Perempuan.00%. - Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam.05%. Target Capaian 100%. Target Capaian 99. .00%. .

Realisasi keuangan 92. Realisasi keuangan 91. realisasi fisik 100%.. Target Kinerja 100%. - Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.16%. Realisasi keuangan 95. . - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. - Program Pemberdayaan Fakir Miskin. Realisasi keuangan 98. 18 . - Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial. realisasi fisik 100%. 11. realisasi fisik 100%. - Program Pengembangan Kehidupan Beragama. realisasi fisik 100%.52%.59%. Realisasi keuangan 97.99%. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 100%. - Program Pembinaan Anak Terlantar. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.Program Peningkatan Peranserta dan Kesetaraan Gender dalam pembangunan.48%.71%. - Program Pembinaan Para Penyandang Cacat Trauma.85%. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. - Program Pembinaan Panti Asuhan/Jompo. Target capaian 92.29%. Dinas Sosial. realisasi fisik 100%. Komunitas Adat Terpencil dan Penyandang salah Kesj Sosial (PMKS) Lainya.85%.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi keuangan 97. Realisasi keuangan 99.92%. Realisasi keuangan 96. Realisasi keuangan 98.. Realisasi keuangan 98. 10. . realisasi fisik 100%.72%. - Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial. Realisasi keuangan 100%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 97. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.63%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.25%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.

. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 100%.28%. 19 .Dinas Perindustrian. Perdagangan. 12. realisasi fisik 100%. - Program Penciptaan Iklim UKM yang Kondusif.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.64%.Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja. Realisasi keuangan 87. - Program Tansmigrasi Regional. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 92.73%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. realisasi fisik 100%.11%. Target Kinerja 22.97%. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 100%. dan Koperasi.08%. . Transmigrasi: - Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi. realisasi fisik 100%. . - Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat yang berpotensi Merusak Lingkungan . - Program Tansmigrasi Lokal.67%. Realisasi keuangan 97. . Realisasi keuangan 79. - Program Pembinaan dan Pengembangan Ketenagalistrikan. Target Kinerja 48%. Target Kinerja 48.00%. Realisasi keuangan 98. - Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan.Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan.5%.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.53%. Target Kinerja 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. . . - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.9%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan 93. Target Kinerja 9.Program Peningkatan Kesempatan Kerja.Program Peningkatan Disiplin Aparatur.45%. - Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi. Target Kinerja 15. Realisasi keuangan 84. realisasi fisik 100%. Target Kinerja 48. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%.15%. Realisasi keuangan 94.61%.

Realisasi keuangan 90. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 100%. Realisasi keuangan 0. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.73%. - Program Persaingan Usaha.64%. Realisasi keuangan 92. realisasi fisik 100%. Dinas Kebudayaan. realisasi fisik 100%.86%.53%. - Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan.94%. realisasi fisik 100%.88%. Realisasi keuangan 93.67%. Realisasi keuangan 97. - Program Pengelolaan Keragaman Budaya. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 98. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. - Program Pengembangan Nilai Budaya. Realisasi keuangan 0. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.95%. - Program Pengelolaan Kekayaan Budaya. - Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri. realisasi fisik 100%.85%. - Program Peningkatan Kerjasama Perdagangan Internasional. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor.85%. 20 .81%. Industri Kecil dan Menengah. Realisasi keuangan 96. 13.86%. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 85. realisasi fisik 100%. - Program Pembinaan Industri Rumah Tangga . - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.57%.- Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 0.63%.95%.

15.71%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. - Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan . - Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kep Da dan Wa Kep Da. 17.73%.35% 21 .91%.63%. realisasi fisik 100%.20%.46% - Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS. Sekretariat Daerah.26%. - Program Pencegahan Dini Dalam Penanggulangan Korban Bencana Alam. - Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat. Realisasi keuangan 99.- Program Pengembangan Kerjasama Pengelola Kekayaan Budaya. - Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan . realisasi fisik 100%.84%. Dengan Capaian 88. 16. Realisasi keuangan 99. Realisasi keuangan 99. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan. Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum.16%. Dengan Capaian 92.57%.80%. Realisasi keuangan 97. Realisasi Keuangan 100%. - Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Pemeliharaan Kamtrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal.03% - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 96. realisasi fisik 100%. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.61%. realisasi fisik 100%. Dengan Capaian 89. realisasi fisik 100%. 14.062% - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 0. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. Realisasi Keuangan 100%. Realisasi keuangan 99. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 100% - Program Penataan Administrasi Kependudukan . Dengan Capaian 96.01% - Program Pengembangan Wilayah Perbatasan. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 98.13% - Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan.88% - Program Penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan.- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.44% - Program Penataan Daerah Otonomi Baru. Dengan Capaian 94.37% - Program Peningkatan Kerjasama antar Pemerintah Daerah.05% - Program Penataan Peraturan Perundang-undangan.60% - Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur.63% - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.47% - Program Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintah. Dengan Capaian 33. Dengan Capaian 99.62%. Dengan Capaian 99.26% - Program Penataan Penguasaan . Dengan Capaian 99. 22 .33% - Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa. Dengan Capaian 81. Penggunaan. Pemilikan.04% - Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan. - Program Pendidikan Politik Masyarakat.98% - Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan KepDa dan WakepDa.54% - Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. Dengan Capaian 90.83% - Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan. Dengan Capaian 95. Dengan Capaian 96.85% - Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi.90% - Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa. Dengan Capaian 99.84% - Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan besar. Dengan Capaian 88. dan Pemanfaatan Tanah.05%. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 84. Dengan Capaian 75.

Dengan Capaian 91. Realisasi keuangan 95. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.58%. realisasi fisik 102. realisasi fisik 101.30%.80%. Realisasi keuangan 66%.19% 18. Dengan Capaian 100%.73%. - Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Kabupaten/Kota.27%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.24%. Realisasi keuangan 92. realisasi fisik 42. realisasi fisik 104. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 74.52%. Dengan Capaian 82.22%. 20.88%. Dengan Capaian 81. Realisasi keuangan 37.27%. Dengan Capaian 89. realisasi fisik 99. Dengan Capaian 94. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%. 23 . - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.20%. Realisasi keuangan 83.Badan Pengawasan Daerah. - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Sekretariat DPRD - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.44%. - Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah. realisasi fisik 92. Dengan Capaian 83.45%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.26%.- Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan. - Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.62%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. 19. Realisasi keuangan 85.63%.99%. - Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah. Dengan Capaian 84%.

- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. 22. Kantor Perwakilan Daerah. Dengan Capaian 100%. 23. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 100%.5%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinnerja dan Keuangan. Dengan Capaian 100%. 21. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.9%. Dengan Capaian 99. - Program Pengelolaaan Kekayaan Budaya.- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 95. Kantor Arsip Daerah. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pengembangan Nilai Budaya.8%. Dengan Capaian 95.7%. - Program Pendidikan Kedinasan. - Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%.4%. - Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.1%. - Program Peningkatan Kerjasama Antar PemDa.7%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan. - Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Dengan Capaian 97. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. Badan Pendidikan dan Pelatihan. - program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 97. 24 . - Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi. - program Peningkatan Pengembangan Sistem. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 95.85%.

- Program Peningkatan Pemasaran Hasil Petanian/Perkebunan. - Program Pengkajian dan Penelitian Bidang Informasi dan Komunikasi.- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. 24. - Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 20%. Dinas Pertanian. Dengan Capaian 20%. - Program Pengembangan Komunikasi. 25 . Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi. 25. - Program Peningkatan Ketahanan Pangan. - Program Fasilitas Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. informasi dan media masa. - Program Kerjasama Informasi dengan Mas Media. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Badan Informasi Daerah. - Program Pemeliharaan rutin/Berkala sarana dan prasarana Kearsipan. - Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 20%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian 100%. - Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 20%.

Dengan Capaian 86. - Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 95. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Realisasi keuangan 92.86%. - Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 100%. Dinas Kehutanan dan Perkebunan - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 27. Dengan Capaian 92. Dengan Realisasi keuangan 95. Dengan Capaian 93.80%. - Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan. - Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan.55%. 26. - Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan.- Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan. - Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak.40%. - Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian 98.07%. - Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian 99. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.56%. 26 . - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.59%.98%.24%. Dengan Capaian 100%.22%. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 96.09%.06%. Badan Pariwisata Daerah. Dengan Realisasi keuangan 96. Dengan Capaian 98.03%. - Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. - Program Peningkatan Ketahanan Pangan. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 20%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 20%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian 97. - Program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan. Dengan Capaian 95. - Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan. - Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

- Program Peningkatan Kegiatan Budidaya Kelautan dan Wawasan Maritim kepada Masyarakat. - Program Pengembangan Budidaya perikanan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Realisasi Fisik 100%.Dengan Capaian 6%. Dengan Capaian 7%. dan air tawar. 28. air payau. - Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan. Dengan Realisasi Fisik 100%. 27 . - Program Pengembangan Destinasi Pariwisata. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan. - Program Pengembangan Kemitraan. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian 7%. - Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dinas Kelautan dan Perikanan. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Realisasi Fisik 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian fisik 100%. - Program engembangan Perikanan tangkap. - Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan. - Program Peningkatan Mitigasi Bencana alam Laut dan Prakiraan Iklim Laut. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Dengan Capaian fisik 100%.- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian fisik 100%.

337.075.918.000.00 40.00) (13.452.00 (707.125.907.435.306.196.537.49) 102 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.856.915.00 (118.75) 1 01 20 00 00 5 2 Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga 2.00) (7.350.401.652.00) (21.00 31.304.530.31) 1 01 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 3.34) 275.832.30) 2 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 2.000.00 23.220.00 7.000.500.640.667.00) (11.000.42) 1 01 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 40.62) 102 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 223.00 (1.496.312.00) (35.104.807.00) (0.00) (4.000.104.699.200.800.88) 1 01 01 18 00 5 2 Program Pendidikan Non Formal 1.861.604.00 (677.444.545.461.000.800.000.BAB III IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN 3.995.00) (2.62) 1 01 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3.828.00 (117.700.301.000.655.00) (21.66) 1 01 01 19 00 5 2 Program Pendidikan Luar Biasa 5.856.097.018.545.000.909.00) (11.905.470.454.261.232.00 (1.00 29.929.000.57) BELANJA TIDAK LANGSUNG 17.572.655.200.704.000.10) 1.435.812.98) PENDAPATAN BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 25.01 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1.295.07) 1.70) 1.55) 102 01 15 00 5 2 Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 30.525.00 (61.434.000.112.235.15) 1 01 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1 01 01 15 00 5 2 Program Pendidikan Anak Usia Dini 1 01 01 16 00 5 1 32.686.993.417.00 3.00) (0.783.651.138.822.000.253.77) 94.00 (619.00 (258.022.033.779.686.00 1.711.43) 523.090.000.00) 1 01 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 46.01 02 01 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.00 4.000.100.000.650.220.410.00 22. Ikhtisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KODE Anggaran Realisasi Perubahan Berlebih/ (berkurang (Rp) (%) URUSAN WAJIB 1 01 PENDIDIKAN 1 01 01 DINAS PENDIDIKAN PENDAPATAN DINAS PENDIDIKAN 207.564.831.030.00) (21.651.000.500.582.00 (752.821.00 (282.792.915.000.873.000.810.016.367.000.346.00 3.153.000.00 (28.00 1.002.941.01 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.00 1.489.00 637.08) 1 01 01 00 00 5 BELANJA DINAS PENDIDIKAN 1 01 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 46.00) (35.000.44) 102 01 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 3.500.53) 24.00 4.35) 5 1.369.00 44.000.486.538.70) 1.00 (285.501.000.38) 01 01 17 00 5 2 Program Pendidikan Menengah 8.608.00) (8.626.188.00 (4.500.00 1.00 (18.00 (123.000.00 22.350.1.01 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.436.427.000.099.525.000.091.367.750.000.00 (447.598.132.00 17.190.000.196.00 (20.00 34.770.000.00 87.939.390.00) (0.125.682.530.444.87) 102 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.01 02 01 00 5 BELANJA BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 7.000.00 2.087.100.200.000.43) 1 01 21 00 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga 5.918.600.650.232.030.99) 1 01 18 16 00 5 2 Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan 655.333.1 Belanja Pegawai 17.000.300.308.00 44.800.339.00) (5.479.250.000.00 (447.76) BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 2.943.00 (132.909.00) (4.00 329.031.00 1.400.00) (4.925.00 (1.915.144.18) 102 01 00 00 5 102 01 00 00 102 01 00 00 1 28 .00 494.00) (19.00 (1.389.01) 1 01 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.824.988.000.500.178.64) Pendapatan Retrebusi Daerah 25.711.00) (5.00 43.00) (11.600.00 2.000.000.00 205.410.369.00) (7.886.147.532.00 4.682.00 (5.00 (698.01 02 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.091.00) (7.596.867.515.306.00) (8.600.00 (248.894.00 1.64) 1.30) 1 01 01 23 00 5 2 Program Pendidikan Tinggi 1.975.070.833.085.000.315.803.00) (19.493.00 17.00) (8.025.015.542.880.00 (2.189.503.446.000.070.586.00 (1.00 (74.00) (13.415.00 (17.00 133.000.276.77) Pendapatan Retrebusi Daerah 207.00 (6.750.894.00 216.178.914.648.406.00) (9.000.200.00 1.779.900.00) (4.042.000.00 (1.66) 1 01 17 00 00 5 2 Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewira Usahaan 350.000.565.00 (58.515.099.00) (4.00) (5.000.01 02 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI DIY 1.249.24) 102 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 45.886.00 17.918.125.00) (11.536.056.000.500.311.000.31) 1.00) (5.000.108.00) (8.159.632.980.515.493.650.423.00) (18.00 (2.00) (12.500.232.00) (7.141.764.00) (11.00 133.00 (336.545.598.55) 1 01 01 22 00 5 2 Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 9.86) 1.00 (258.263.660.590.592.31) Pendapatan Retrebusi Daerah 2.475.500.126.00 (142.647.584.01 02 21 00 5 2 Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpus 1 02 URUSAN WAJIB KESEHATAN 1 02 01 BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 36.515.540.00 3.717.00 (74.00 25.090.895.097.779.00) (8.054.00 (109.933.000.740.00 (8.00 (129.00) (6.988.460.482.00) (7.600.786.170.263.640.423.887.00 (61.000.179.200.238.00 8.00 (7.716.01 02 01 00 51 Belanja Pegawai 4.033.099.073.060.792.896.00 1.932.000.350.688.00) (21.00 3.470.463.077.000.907.457.495.00 4.00 2.08) 1 01 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 48.972.00 7.00 (336.000.000.798.192.62) (4.000.652.00 (608.00) (19.312.981.35) 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.

750.150.308.00 2.220.611.546.30) 106 PERENCANAAN PEMBANGUNAN 106 01 106 01 00' 00 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 106 01 00 00 5 1.697.102.771.512.032.00 (5.103.00 44.00) (9.038.00) (3.250.00 (4.00 (5.000.160.350.00 (1.10) (9.30) 106 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 9.00 (25.500.655.076.725.504.000.906.00 423.921.00) (1.85) 106 01 01 106 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 94.993.609.025.41) 1 07 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1 07 01 03 00 5 2 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 1 07 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya aparatur 69.00 8.539.00 (142.035.400.956.21) 116 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi 108.500.564.952.115.00 (606.333.026.013.231.00 32.00 (719.350.301.419.00 59.618.00 2.700.00 (67.882.00 8.00 (3.166.316.900.00 (3.444.394.566.600.00 146.00) 1 03 01 35 00 5 2 Program Pengawasan Jasa Konstruksi 90.176.050.00 (600.00 926.390.800.678.00 198.200.00 1.00) (3.00 (442.187.56) 106 01 25 00 5 2 program perencanaan pemb daerah rawan bencana 48.026.00 149.00 47.00 (24.050.00) (5.200.138.00 106.000.250.000.00) 1 04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Perumahan 164.96) 4.00 1.960.315.00 123.02) (0.006.338.125.825.643.175.1 Belanja Pegawai 4.105.250.301.000.00 14.00 (12.24) 106 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 445.00 (11.00) (10.328.000.08) 1 07 01 00 00 5 1 07 01 01 00 2 BELANJA LANGSUNG 5 63.882.000.00 14.59) 1 07 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian KBM 59.816.592.921.00 4.100.748.419.564.700.00 (4.400.345.00) (21.024.02) 106 01 15 00 5 2 Program pengembangan data /informasi 732.00) (9.259.00 (1.00 589.00) 105 01 15 00 5 2 Program Perencanaan Tata Ruang 64.753.000.968.643.550.00) (22.473.00 76.541.500.00 1 03 01 34 00 5 2 Program Pemberdayaan Jasa Konstruksi 149.500.00) (0.500.00) (3.115.79) 1 07 01 18 04 5 2 Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan 17.730.307.957.000.313.950.359.60) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.027.200.945.400.00 (823.18) 1 05 01 16 00 5 2 Program Lingkungan Sehat Perumahan 199.78) 106 01 17 00 5 2 Koordinasi Penangan Daerah Tertinggal 77.00 (810.338.293.288.00 93.00 7.00 (241.600.656.00 12.000.000.500.500.270.831.956.06) 13.030.00) (0.400.00) (3.275.462.500.00) (7.00 1.00 4.250.670.743.000.508.300.900.00 536.500.099.980.821.51) Pendapatan Retrebusi Daerah 17.408.638.385.00 (1.00) (19.00 (9.415.621.940.238.625.716.350.00 2.000.882.00 7.00) (0.005.444.000.072.00 (309.00 49.720.275.689.499.00 (8.00 (46.573.608.212.577.618.00 1.817.300.408.658.890.00 (22.000.089.065.51) BELANJA DINAS PERHUBUNGAN 72.028.85) 106 01 24 00 5 2 Program perencanaan prasarana wilayah dan SDA 154.840.788.632.658.87) 1 07 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan 2.00 (52.00) (1.888.257.00 151.350.49) 106 01 16 00 5 2 Program kerjasama pembangunan 88.665.96) 106 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 45.889.00) (0.17) 106 01 21 00 5 2 Program perencanaan pembangunan daerah 2.016.98) (0.520.00) (16.000.345.000.000.597.00 677.160.066.118.957.000.506.00 (12.82) 1 07 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Angkutan 36.541.18) 2 Program Pelayanan Admnistrasi Perkantoran 1.00 51.375.62) 1.775.51) 106 01 20 00 5 2 Prog pnkt kapasitas kelembagaan perenc pemb daerah 160.890.618.00 1 03 01 33 00 5 2 Program Pengaturan Jasa Konstruksi 123.683.455.900.00 84.00 1.768.38) 1 07 01 URUSAN WAJIB PERHUBUNGAN 1 07 01 DINAS PERHUBUNGAN 1 07 01 00 00 5 1 07 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.500.840.000.913.700.000.900.860.323.00) (3.00 (45.540.556.97) 1 07 01 16 05 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fas LLAJ 886.592.00 90.618.250.971.98) 1 05 01 17 00 5 2 Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 163.67) (26.00) (20.93) 1 07 01 19 00 5 2 Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas 2.00) (7.265.960.219.00 162.74) 1 05 01 15 00 5 2 Program Perencanaan Tata Ruang 583.697.719.464.000.00) (53.500.156.00) (20.00 158.00 (801.00) - (7.750.00) (6.381.090.00 (11.440.00 102.683.118.00 (14.00 (93.00) (5.000.100.650.550.355.600.300.819.451.975.651.075.000.00) 1 07 01 06 1 5 2 Program Peningkatan Pengembangan Sistem 59.987.056.110.00 (18.000.416.300.481.00 (606.394.164.851.08) 1 07 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.936.308.398.975.012.650.00) (20.00) (8.41) 29 .000.00) (0.308.000.00) (5.00) (66.963.968.689.00) (0.140.667.00 57.00) (4.00 (3.13) 0.500.96) 106 01 23 00 5 2 Program perencanaan sosial dan budaya 1.000.700.00) (5.000.00) 116 01 15 00 5 2 Program peningkatan promosi dan kerjasama investasi 938.000.467.397.102.491.198.00 14.432.556.183.00 (30.00 (5.433.00 (7.00 861.00 (14.958.000.286.00 62.00) 106 01 19 00 5 2 Program perenc pengemb kota-kota menengah dan besar 63.679.00) (7.000.345.250.007.150.00) PENDAPATAN DINAS PERHUBUNGAN 17.00) (10.00 53.422.97) 107.101.456.444.024.00 (3.069.028.00 (12.12) 106 01 22 00 5 2 Program perencanaan pembangunan ekonomi 1.255.1 03 01 32 00 5 2 Program Pelayanan Jasa Pengujian 730.090.00 (150.00) (2.00 (280.160.537.00) (5.381.278.900.00) (17.89) (0.

352.00 (197.00 7.689.974.00) (0.470.00 524.831.216.141.00 (97.701.500.00 (31.92) RUMAH SAKIT GHRASIA 1.848.00) (6.090.57) 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air 4.829.125.00 (19.02 03 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana RS/RSJ 1.198.11 15.100.00) (2.361.557.00) (17.676.656.00 3.358.707.00) (27.00) (1.50 47.00) (7.335.000.620.023.968.000.662.886.830.793.564.368.043.921.358.423.09) 102 01 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana rumah 307.00 94.901.275.195.00 239.084.00 (145.00 200.45) 2 Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku 3.000.503.102 01 17 00 5 2 Program Pengawasan Obat dan Makanan 310.919.00) (9.000.42) PENDAPATAN DINAS KIMPRASWIL 160.699.299.200.101.95) 1 03 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1 03 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 03 01 16 00 5 2 Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong 1 03 01 17 00 5 2 Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong 1 03 01 18 00 5 2 Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 03 01 20 00 5 2 Program Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan 1 03 01 24 00 5 2 Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan 1 03 01 25 00 5 1 03 01 26 00 5 1 03 01 27 00 (2.608.410.00 253.00 4.00 1.729.423.00 1.210.987.02 03 00 00 51 Belanja Pegawai 7.11) 1.00 (1.238.00 (9.387.163.00) (11.620.15) 1.515.806.877.500.64) .418.000.972.131.995.699.800.808.000.00 107.842.00 4.100.680.18) 1 03 01 00 00 5 1.00 (799.330.500.120.00 (27.00) (5.330.387.687.121.550.915.00 185.162.121.630.036.227.466.00) (1.150.000.650.151.325.138.573.00 209.101.379.87) 1 03 01 30 00 5 2 Program Pembangunan Infra Struktur Perdesaan 4.00 (1.400.00 285.pengadaan.808.472.00 353.840.00) (8.00 (327.00) (8.pengadaan.244.700.56) 1 03 01 31 00 5 2 Program Pengembangan & Pengelolaan Data & Informasi SDA 286.174.968.44) 1.975.76) 71.653.00) (11.50 47.05) 1 03 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 21.02 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 239.400.077.00) (4.000.000.502.00) (3.110.02 03 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 7.614.000.750.802.00 20.853.106.00 (24.00 4.00 (11.830.066.000.614.891.712.00 3.450.00) (4.62) 102 01 26 00 5 2 Program.1 Belanja Pegawai 21.00 20.312.00 (18.195.00 59.551.02 03 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.654.183.00) (6.00 31.00 (345.00) (1. pengelolaan dan konservasi 4.36) 102 01 30 00 5 2 Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia 150.025.00 (791.000.343.00 8.405.131.000.238.862.989.00 4.690.401.625.00 3.43) 2 Program Pengembangan.00 353.283.00) (7.00 30 (71.100.000.816.056.00 (1.000.494.110.02 03 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 70.78) 102 01 19 00 5 2 Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan 614.504.00 255.00) (15.397.135.901.00 293.032.700.160.300.02 03 00 00 5 BELANJA RUMAH SAKIT GHRASIA 1.816.055.975.94) 1.146.793.00 69.02) 102 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Lingkungan Sehat 285.195.823.00 (260.87) 102 01 20 00 5 2 Program Perbaikan Gizi Masyarakat 3.050.303.400.000.000.00 69.772.605.00 (285.000.00 4.137.465.000.372.354.273.500.627.225.68) 102 01 29 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 110.00 94.00) (5.11 Pendapatan Retrebusi Daerah 4.607.182.265.729.583.528.96) 1.507.00 (1.00 3.078.550.00 1.00 (143.000.000.537.572.00 (24.39 1.421.000.100.450.098.00) (1.725.80) (33.409.519.00 70.993.00 (144.772.00 30.00 29.879.97) 192.453.265.830.623.00 2.620.00 1.00) (0.31) 552.00 (188. (10.000.500.120.234.444.320.00 2.608.46) 220.00 (61.09) 102 01 32 00 5 2 Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan Anak 200.640.021.00 (408.689.62) 102 01 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 237.000.444.820.789.639.00) (1.210.855.290.210.850.00) (0.865.503.00) (14.02 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 30.00 3.800.013.781.908.02 03 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 1.000.160.00 1.350.000.297.06) 1.000.059.000.600.317.247.100.699.586.02 03 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 65.000.600.00 (50.600.228.300.975.700.680.452.429.652.00 7.322.00 (2.750.138.50 1.894.00 7.000.644.00 144.02 03 00 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 7.49) 257.051.02 03 (23.613.00) (2.00 34.973.00) (8.00 (159.00) (6.179.02 URUSAN WAJIB 1 03 PEKERJAAN UMUM 1 03 01 DINAS KIMPRASWIL 1 03 01 00 00 5 BELANJA DINAS KIMPRASWIL 224.701.700.00 571.815.641.18) 1 03 01 00 5 202.330.924.827.00 3.710.00 255.700.800.221.02 Pendapatan Retrebusi Daerah 160.200.00 (13.769.343.604.000.300.000.00 176.973.000.03) 3.318.peningkatan sarana dan prasarana 2.00 2.39) 1 03 01 29 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 71.675.00) (6.300.000.00) (1.081.522.00 59.000.474.444.000.97) 1 03 01 28 00 5 2 Program Pengendalian Banjir 4.60) 36.00 PENDAPATAN RUMAH SAKIT GHRASIA 4.64 1.678.000.178.00 275.00) (39.00 22.000.800.846.600.05) 23.00) (4.000.64 1.080.001.699.115.00 (4.385.00 145.00 (251.02 03 26 00 5 2 Program.00) (1.00 (9.168.325.00 (42.319.00 219.436.052.508.781.441.00) (5.975.062.00 (2.781.00 54.170.43) 102 01 28 00 5 2 Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan 169.882.00) (12.00 212.924.028.925.900.50 1.930.283.968.00 192.421.00 (75.080.00) (3.00 191.718.00) (1.192.000.00) 1 03 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 2.21) 102 01 22 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 1.00 15.192.20) 1 03 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 9.00) (16.71) 2 BELANJA LANGSUNG 1 03 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.000.00 (1.00 (1.peningkatan sarana dan prasarana RS/RSJ 1.000.429.957.300.087.862.598.951.00) (11.888.

853.000.00 3.763.00 7.488.144.018.450.700.900.60) 113 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.175.032.38) 108 02 24 00 5 2 Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 479.00 1.61) 108 02 20 00 5 2 Program Peningkatan Pengendalian Polusi 133.15) 2.750.000.600.00 445.101.00) (5.543.00 (4.00 (462.520.000.00) (5.831.000.100.00 576.000.893.035.625.898.412.00 377.41) 113 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 10.00 (2.00) (0.00) (3.428.560.00 10.00 1.00) 108 02 17 00 5 2 (6.534.95) 111 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 148.375.75) (0.00 2.597.980.000.00) (73.642.00) (7.487.000.000.300.000.275.00) (5.189.232.00) (3.000.83) 1.647.00 1.00) (11.778.000.385.00 12. Komunitas Adat 1.00) (2.00) (11.71) 113 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.00 - 0.00 2.954.00) (4.00 (34.285.410.00) (0.435.00) (1.000.824.720.00 1.75) Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingk Hidup 1.000.033.537.972.429.00) (1.500.647.000.500.063.955.669.000.00) (1.200.00 (466.00 12.737.000.983.231.597.054.642.04) 108 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.00 (129.768.00 15.28) Peningkatan Peran Serta&Kesetaraan Gender dlm 111 01 18 00 5 2 Pembangunan 113 URUSAN WAJIB SOSIAL 113 01 DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 113 01 00 00 113 01 00 00 5 1 PENDAPATAN DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 184.00 29.519.444.937.00 (7.970.00 739.030.000.671.035.00 2.00 1.831.000.744.147.993.287.00 4.890.077.900.00 425.750.205.00 (4.159.539.708.34) Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam 1.400.000.395.00 122.45) 108 02 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 11.500.57) 113 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 5.450.00 113 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 85.000.00 (362.83) 111 01 17 00 5 2 384.736.150.408.229.057.000.00) (3.570.000.127.000.00 (116.340.577.000.71) 113 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12.366.000.00 (110.00) (4.604.000.00 (25.00 149.00) (1.300.000.00 (2.946.216.240.908.475.00) (0.216.24) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.431.727.777.000.00 953.500.144.000.00 (17.00) (4.00 (90.708.00 (1.231.08) 113 01 19 00 5 2 Program pembinaan panti asuhan / panti jompo 113 01 20 00 5 2 Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial 31 .399.715.00 2.781.000.01) 108 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 304.00) (1.000.00) (4.1 URUSAN WAJIB 108 LINGKUNGAN HIDUP 108 02 00 00 5 2 BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN DAERAH 7.850.336.410.440.229.00 387.941.73) 111 01 15 00 5 2 Program keserasian kebijakan peningk kualitas Anak dan Perem 150.549.225.000.775.878.359.938.000.24) 108 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 2.855.120.680.853.00) (3.487.000.00) (0.000.917.00) (8.00 (6.893.00 138.00 (110.38) (0.549.736.975.359.937.00 118.492.500.303.489.008.00 (110.000.00 142.035.000.415.000.00) (6.00 1.00 (144.00 (117.455.00 (216.00 (380.37) 113 01 16 00 5 2 Program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial 3.400.00 (1.000.152.565.00 300.00 303.055.086.48) 804.102.09) 108 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 108 02 15 00 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan 41.044.709.00 82.296.999.537.00) (10.896.237.487.000.791.325.00) (4.46) 1 111 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 10.000.478.00 15.525.000.425.000.707.00) 108 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA & LH 274.214.625.789.25) Pendapatan Retrebusi Daerah 184.000.705.096.455.350.500.00) (1.00 297.000.39) BELANJA TIDAK LANGSUNG 12.00) (2.300.01) 113 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 13.00 2.275.019.500.985.080.00 183.818.00 1.00 (5.00 (65.1 111 01 00 00 5 2 Belanja Pegawai BELANJA LANGSUNG 111 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 442.232.258.187.789.009.040.00) (3.000.689.00 251.431.700.00 17.000.300.000.991.00 (15.84) 113 01 17 00 5 2 Program Pembinaan Anak Terlantar 302.52) 124.448.00) 111 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 15.894.10) BELANJA 4.585.25 2.25) BELANJA DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 30.00 (826.969.151.00 (810.00 (64.000.900.009.300.00 (861.00 (129.000.52) 113 01 18 00 5 2 Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma 300.24) 108 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.768.00) 113 01 15 00 5 2 Program Pemberdayaan Fakir Miskin.754.132.25 1.00 (7.46) 108 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 582.000.000.19) 111 URUSAN WAJIB PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 111 01 KANTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 111 01 00 00 5 111 01 00 00 5 111 01 00 00 5 1.461.412.00 12.750.00) (8.00 36.965.00 5.187.323.789.912.00 (270.500.350.00 14.00) (7.54) 111 01 16 00 5 2 Program penguatan kelembagaan pengarusutaman Gen & Anak Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan 402.042.707.052.00 (1.250.413.00) (6.550.00 2.403.009.000.500.000.007.010.709.00 10.00 1.000.448.789.605.00 183.663.00 (15.176.00 (900.00 (23.00 (26.046.000.00 (216.149.500.00) (0.886.646.00) (0.00 (462.550.00) 108 02 16 00 5 2 (1.62) 108 02 18 00 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Dy Alam 139.000.216.000.

199.00 18.15) 206 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan dalam Negeri 1.838.000.770.212.46) 114 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 198.000.000.00) (13.00) (0.00) (0.430.00 166.500.320.000.00) (13.00 288.00) (1.700.835.00 192.71) 114 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.579.36) 206 01 16 00 5 2 Program peningkatan kerjasama perdagangan Inernasional 8.809.165.391.500.323.000.00) (1.00 (218.00 268.803.12) 207 01 20 00 5 2 Program Pembinaan Industri Rumah Tangga (IRT).191.075.696.234.347.140.644.702.191.025.00) (1.280.395.606.00 188.535.45) 208 01 16 00 5 2 Program Transmigrasi Lokal 267.600.06) 115 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 738.627.000.00) (5.00 (1.254.00 7.888.00 3.830.185.00 (1.17 01 00 00 51 1.310.446.838.00 14.272.366.14) 207 01 16 00 5 2 Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah 1.221.323.339.345.977.00 (7.788.631.00 108.00 76.000.113 01 21 00 5 2 Program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan Sosial 113 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Kehidupan Beragama 893.00 27.818.094.500. 168.17 01 00 00 5 Belanja Pegawai 2 BELANJA LANGSUNG 32 7.00 (27.295.00) (3.300.295.603.000.00 (58.078.00) (14.89) 203 01 17 00 5 2 Program pembinaan dan pengembangan bidang Ketenagakerjaa 1.36) BELANJA DISPERINDAGKOP 21.289.50) .00) (5.036.00 244.554.931.000.455.740.00 5.182.00 2.568.210.000.000.600.876.566.435.887.00) (0.252.000.61) 114 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja 6.012.431.212.500.00 (134.69) 19.00 (1.00 8.475.100.000.908.92) 115 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan (1.14) PENDAPATAN DINAS KEBUDAYAAN 106.553.752.00 (1.360.553.108.15) PENDAPATAN DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 253.29) 114 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 109.411.00 (271.000.551.00 (119.100.366.581.00 1.00) (10.474.000.684.00 93.17 01 - 0.448.00 206 01 17 00 5 2 Program peningkatan Pengembangan Ekspor 767.989.00 20.086.239.038.000.297.355.00) (1.616.384.000.450.453.620.793.00) (7.350.37) 208 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi 2.36) Pendapatan Retrebusi Daerah 145.500.00) (5.00) (3.445.00 7.000.750.00 (250.430.740.500.00 (90.00 391.825.00 332.000.00 (73.913.91) 115 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 11.000.00) (27.600.585.00 1.475.458.00 (19.00 (1.259.00 (218.00) (2.945.665.871.00) (2.421.29) 1.500.00 (30.162.000.331.00 (396.00 (100.325.680.496.00 6.00 188.95) 208 01 17 00 5 2 Program Transmigrasi Regional 615.17 01 00 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.00 (132.25) PENDAPATAN DISPERINDAGKOP 145.162.620.500.61) 114 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 21.00 122.381.870.00 (1.353.00) (12.026.488.640.500.473.503.00 (55.265.830.00 DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI DIY 1.144.003.675.000.645.795.239.819.00) (1.00 (5.00 (3.382.66) 115 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.173.793.00 (48.00 125.135.72) 203 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi 250.020.468.000.000.220.675.148.842.000.376.00) (1.00) (1.600.818.556.538.794.108.245.861.650.000.182.00) (20.446.00) (7.000.971.000.00) (28.500.033. PERDAGANGAN DAN KOPERASI 115 01 01 00 5 115 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11.000.00 14.00 (1.772.633.879.000.588.474.00) (0.562.50 27.47) 114 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 5.00) (7.00 (1.00) (7.00 76.600.000.00) (6.00) (2.500.000.00 11.00 25.492.500.911.127.165.000.00 (414.00 828.000.00 208.451.169.535.500.00 1.500.00 (3.00 (65.00 9.460.00) (9.91) 115 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 10.500.199.000.146.500.980.612.42) 1 URUSAN WAJIB 114 TENAGA KERJA 114 01 00 00 5 BELANJA DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 114 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 14.928.00 (127.000.445.00) (0.767.000.000.00 1.00 21.272.919.55) 93.856.00) (15.00 (9.908.525.186.000.33) 115 01 15 00 5 2 Program penciptaan iklim usaha kecil menegah yang Kondusif 115 01 18 00 5 2 Program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi 203 01 15 00 5 2 203 01 16 00 5 2 81.000.640.00 (1.500.824.733.00 (1.00 41.615.430.00) (4.760.400.325.548.00 (23.00) (1.830.000.00) (9.000.586.800.00 (119.976.328.420.00 (123.00 1.00 846.000.18) Program pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat 464.00 (2.00) 355.00 5.434.280.00) (2.991.00 766.455.271.809.000.00 1.151.210.17 01 01 00 5 BELANJA DINAS KEBUDAYAAN 1.27) Program pembinaan dan pengawasan bidang Pertambangan 291.69) 1.00 5.500.500.153.37) 206 01 15 00 5 2 Program perlindungan konsumen dan pengamanan Perdaganga 215.394.557.94) 7.728.092.312.500.500.88 Pendapatan Retrebusi Daerah 253.543.00 14.151.633.600.00 (173.820.76) 114 01 17 00 5 2 Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenaga 3.33) 206 01 20 00 5 2 Program Persaingan Usaha 131.655.897.00 125.579.165.00 680.00) (6.500.00 7.733.00 20.173.00 (198.00 268.50 Pendapatan Retrebusi Daerah 106.000.000.212.00 14.00 (123.00 (74.587.566.900.500.564.950.627.500.400.765.600.00 (19.000.271.43) 207 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri 901.259.00 11.704.85) 115 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 24.551.88 42.409.213.83) 114 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 14.610.00 81.000.491.803.973.542.00 81.00) 114 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Kesempatan Kerja 7.766.000.499.902.00) (1.474.266.555.00) (1.600.371.412.866.83) 114 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 28.261.60) 115 01 DINAS PERINDUSTRIAN.00 80.00 441.00) (7.000.345.190.153.629.793.00 195.

523.00) 1 19 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5.700.00) (0.354.16 15.787.550.816.972.185.229.104.00) (3.00 (52.27) 1 19 02 16 06 5 2 Program Pemeliharaan Kamtramtibnas dan Pencegahan Tind Kri 996.500.569.064.00 921.613.116.00 (5.00 (39.I.76) BELANJA DISTRANTIBUM 14.523.296.551.021.00 1.434.363.73) 1 19 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.51) 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.098.700.900.00 185.00) (46.62) Program Pengelolaan Kekayaan Budaya 11.00 8.113.00) (0.888.717.809.51) 1.045.500.650.913.994.000.762.00 838.542.56) 120 03 00 00 5 2 Belanja Pegawai 23.296.00) PENDAPATAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 120.019.00) (1.179.00 (1.00 (117.600.00) 1 20 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 1.00 1.241.203.694.00 11.000.993.00 149.240.843.297.325.086.000.296.000.17 01 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.29) 1 20 01 00 00 5 11.450.00 1.995.16) 1 20 01 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1 20 01 DPRD PROVINSI D.00 (26.431.000.00) (0.965.00 140.469.800.761.431.000.463.000.00 11.293.762.708.84) 1 20 11 16 07 5 2 Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala Daerah & Wa 50.000.00) (5.00) (17.00) (0.773.17 01 16 00 5 2 81.285.236.000.00 544.00 5.000.000.000.00 (167.000.00) (11.285.00) (0.YOGYAKRTA 11.00) (24.821.775.698.000.065.00) (15.872.00) 1 20 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.514.00 125.00 45.375.000.00) (2.00) 2.00 919.765.00 (143.00 15.694.616.000.00 (377.00 (103.485.00) (5.97) 120 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 16.00) (38.550.000.943.000.000.99) 120 03 17 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Perbatasan 179.00 (601.00 2.913.00) (4.000.929.00 (601.668.000.56) 120 03 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 46.00 (162.306.00) (1.00) (0.025.118.815.91) 945.147.503.136.895.00 (52.522.500.000.800.374.801.00 295.00 (1.444.92) (1.959.000.132.453.006.025.17 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Budaya 1.067.00 (468.531.415.129.761.500.00) (3.00 2.000.328.51) 120 03 04 00 5 2 Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS 701.00 (5.00 (231.I.00 (162.17 01 17 00 5 2 Program Pengelolaan Keragaman Budaya 1.836.00 11.978.63 Pendapatan Retrebusi Daerah 105.500.00 (829.00 (377.878.173.306.000.000.185.17 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 85.574.00 (74.225.000.183.520.00 251.00) (3.00 (2.625.00 320.482.000.00 (21.00 (214.285.151.548.00) (0.00 (377.00 719.43) 1 19 02 22 08 5 2 Program pencegahan dini dan penaggulangan korban Bencana A 2.104.147.332.00 (224.00 14.920.933.158.17 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.337.95) 1.200.545.332.00 129.482.450.720.000. YOGYAKARTA 1 20 01 00 00 5 BELANJA DPRD PROVINSI D.43) 120 03 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 11.000.994.37) 1 19 02 06 01 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 84.00 84.000.21) 303.00 (80.00) (7.00 22.922.836.405.296.677.270.000.026.185.000.00 626.100.000.667.342.547.375.00 64.74) 1 19 02 20 09 5 2 Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakay 277.408.00) (11.300.00 49.00) (0.300.000.955.17 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1.132.00 (1.1.00 (56.00) (0.400.860.196.00 (863.668.927.178.794.00 123.000.000.00 179.125.104.92) 1.240.00 (18.233.463.09) 1 19 02 05 04 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 150.00) (0.00 8.00 (191.478.919.00 23.900.00) (0.441.933.203.221.484.00 (52.29) 1 20 01 00 00 5 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11.29) 1 20 02 1 Belanja Pegawai URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1 20 02 KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH 1 20 02 00 00 5 1.000.00) (8.994.236.000.00 22.415.00) (2.315.00 (19.00) 1.132.332.00 41.019.000.296.29) 1 19 02 19 01 5 2 Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban & Keaman 253.44) 1.000.00 1.000.607.100.00 59.914.911.706.900.000.00 120 BELANJA KEPDA WAKEPDA PROV D.Y URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 120 03 SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 120 03 00 00 5 BELANJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 70.550.38) 120 03 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 564.337.00) (0.20) 1 19 02 15 07 5 2 Program peningkatan keamaan dan kenyamanan Lingkungan 320.00 10.00 (555.006.00 2.587.694.033.080.000.300.00) (3.00) (2.717.294.514.46) 33 .668.00 11.096.300.00 275.00 (52.545.482.400.600.00) (0.65) 120 03 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 951.267.761.000.625.00 547.00 993.37) 120 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 351.229.00 (646.556.523.306.100.875.I.762.986.000.211.101.17 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Kerjasama Pengelolaan Kek Budaya 1 19 02 URUSAN WAJIB KESBANGPOL DEPDAGRI 1 19 02 DINAS KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM 1 19 02 00 00 5 1 19 02 00 00 5 (14.215.067.975.000.000.700.00 269.00 149.517.80) 1 19 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1 19 02 02 07 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 548.47) 120 03 00 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 23.585.000.600.296.862.700.029.826.216.00) (10.00 22.00) (0.500.000.122.000.854.118.246.00 (1.775.59) (26.

385.924.060.00) (10.816.483.521.318.00 2.000.779.25) 120 07 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 532.914.000.73) 120 04 01 00 5 1 Belanja Pegawai 4.00 (43.065.886.270.000.479.521.00) (2.530.120 03 18 00 5 2 Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebang 74.640.055.635.79) #DIV/0! 34 (8.150.356.677.512.00 (63.255.759.00) 120 05 17 00 PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELO 11.00 (114.73) 120 04 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 26.00) (1.427.00 (522.00 (2.00) (25.552.967.00 595.606.414.00 18.000.000.057.859.00 (200.000.595.117.626.000.053.31) 1.00) (1.326.800.645.000.677.00 1.201.00 659.003.73) 120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM (25.430.300.000.00 73.00 12.56) 120 04 30.920.000.869.00) (4.858.504.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan PNS 1.00) 120 07 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 606.00) (4.38) 120 05 18 00 PROGRAM PEMBINAAN DAN FASILITASI PENGELOLAAN KE 345.000.446.00 (2.000.00) (4.656.00 101.000.205.967.775.355.355.000.739.100.110.436.80) 120 04 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 69.00 2.00 216.00 (87.00 (232.180.496.00 18.00) (16.400.600.00 490.86 120 05 PENDAPATAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERA BELANJA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 794.300.495.40) 120 03 17 00 5 2 Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatrur 2.48) 20.095.000.533.000.432.400.775.971.00) (17.611.796.628.922.400.27) 120 05 20 00 PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNA 287.681.808.00 (340.00 29.000.00) (8.646.380.52) 120 03 28 00 5 2 Program Optomaisasi Penyelenggaraan Pemerintah 102.000.720.500.20 07 00 00 5 1 Belanja Pegawai 3.245.485.281.00 3.859.369.838.209.443.972.00 (2.015.390.00) (5.065.00) (14.768.00 (822.31) 1.071.263.00) (7.00 347.00) (7.000.00) (14.844.492.00) 120 05 02 00 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APAR 7.00 (11.009.000.00 3.00 (700.00 1.00 3.000.00 2.00 (11.000.30 100.422.026.30 8.624.263.547.550.665.00 (50.00 (54.628.564.00 (6.483.00 62.004.00 (630.00 (497.00) (11.950.000.20 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.000.302.00) (0.501.00 272.00 (12.00 (9.470.50) 23.38) 120 03 15 00 5 2 Program Perbaikan Administrasi Sistem Kearsipan 171.189.00 (410.051.721.404.00) (16.000.500.81) 120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1.802.00 1.178.00 680.398.588.310.95) 120 03 21 00 5 2 Program Pendidikan Politik Masyarakat 1.090.826.379.00) (25.376.00 (289.404.00 (98.095.661.823.350.985.800.131.55) 120 05 06 00 PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAP 619.500.000.00) URUSAN PEMERINTAHAN UMUM BADAN PENGAWAS DAERAH 8.498.557.500.272.391.125.55) 120 03 27 00 5 2 Program Penataan Daerah Otonomi Baru 273.000.150.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi 1.900.327.00 10.00 (7.077.950.00) (28.869.154.902.859.841.851.792.95) 120 03 26 00 5 2 Program Penataan Peraturan Perundang2 an 1.900.00 (289.00 (11.466.729.042.00) (11.842.550.00) 120 04 01 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH 4.65) 771.978.200.00 7.986.617.00 (191.000.750.320.00) (5.09) 120 03 18 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pem Des 217.020.398.00 3.440.00 1.00) (9.200.000.999.231.786.542.000.00 13.245.677.100.000.000.800.20 07 00 00 120 07 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3.479.00 (191.228.810.780.365.486.071.124.200.500.983.238.01) 3.721.000.217.617.000.500.497.051.73) 120 04 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.177.884.919.00 522.67) 120 03 17 00 5 2 Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat 12.850.79) 120 04 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.094.00) (0.00 (7.399.00 236.00) (0.00 (314.200.00 520.201.424.00) (1.00 (682.402.476.468.00 1.00 (9.00 20.480.00 3.00) (62.74) 120 04 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 120 04 15 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan 120 119.868.776.00 (1.15) 20.00 (1.983.00) (7.000.754.00 (111.000.326.203.049.271.00 2.01) 120 04 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 365.707.00) (18.00 258.86) 1.436.00) (3.850.150.00 100.00) (3.00) (1.56) 120 05 00 BELANJA TIDAK LANGSUNG 120 05 BELANJA LANGSUNG 120 05 01 00 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 2.00) (7.525.050.842.272.00) (34.320.15) (18.00 (17.120.316.153.015.520.582.000.694.00 6.40) .00 22.00) (0.37) 120 05 05 00 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APAR 74.00) (4.235.988.813.96) 120 03 30 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Daerah 1.702.459.400.713.500.321.00 (626.929.00 161.63) 120 03 16 00 5 2 Program Peningkatan Pengembangan Kedinasan Kepala 120 03 23 00 5 2 Program Optomaisasi Pemanfaatan Teknologi 120 03 25 00 5 2 Program Peningkatan Kerjasama Antar Pem Da 1.256.000.17) 120 03 16 00 5 2 Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan 30.138.208.627.00 (17.00) (16.00 (99.859.00 3.296.090.826.86) 120 07 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 501.858.000.677.600.700.071.960.908.243.183.930.804.985.750.875.00 25.483.

080.60 Pendapatan Retrebusi Daerah 100.000.00 (168.333.00 124 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 179.350.000.00) (11.780.00) (1.00 1.31) 201 08 00 00 5 1 Belanja Pegaw ai 1.925.159.000.000.85) 1 21 01 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 671.830.00) (0.791.00) (0.641.000.81) 124 01 15 00 5 2 Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan 360.24) BADAN INFORMASI DAERAH 10.762.637.67) 124 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Day a Aparatur 40.616.00) (13.00 (50.00 6.005.452.200.02) 5 1 PENDAPATAN KANTOR PERWAKILAN DAERAH 100.000.500.500.641.00 4.221.00 (333.31) 201 08 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.00) 5 2 KANTOR ARSIP DAERAH 3.386.453.000.425.00 4.795.667.000.556.826.650.680.132.364.874.408.00 (119.625.890.412.500.930.00 (2.00 176.704.00) (1.000.00) (0.537.00 1.00) (13.537.050.783.899.640.00 (302.65) 124 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 1.415.000.900.000.575.443.211.721.500.00) (3.00 2.333.00 (9.976.745.389.00 7.780.67) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.00) (6.141.677.50) 1 Belanja Pegaw ai 4.00 (1.100.00 3.350.534.00 485.188.259.000.159.00 590.188.00 (7.75) (306.00) (4.65) 124 01 01 00 5 2 Gaji pegaw ai 1.783.500.00 (7.00) (2.000.023.000.590.199.00 (129.00 1.00 (1.913.00 354.00 (607.000.120 07 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 120 07 20 00 5 2 Program Peningkatan Sistem Pengaw asan Internal 9.000.310.578.16 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah BELANJA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 1 21 01 789.00 (100.00) (6.000.500.09) 125 08 18 00 5 2 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 362.00 1 21 01 16 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Day a Aparatur 1.853.232.000.000.968.881.00 2.171.622.710.481.00) (0.00 (7.320.00 (455.00) (3.464.124.200.515.00) (3.00 (72.700.609.00) (0.583.02 Pendapatan Retrebusi Daerah 134.207.32) 1 21 00 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.404.000.341.152.754.00 (11.86) 120 08 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 12.431.00 (146.00 1 21 01 02 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1 21 01 06 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca (25.00 1.00 (60.14) 120 07 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 44.787.16) 178.00 20.103.000.000.00 (11.07) BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.920.721.899.00 42.00 17.697.70) 124 01 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 666.000.64) 1 21 01 15 5 2 Program Pendidikan Kedinasan 1.210.52) 120 08 25 00 5 2 Program Peningkatan Hubungan Antar Lembaga 114.750.375.000.00) (0.00 4.854.722.700.800.018.00 158.826.505.00 1.760.000.00 102.000.20) 117 08 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Buday a 292.959.00 (583.451.070.00 1.000.00) (14.00 4.632.364.199.000.00 538.111.00 1.239.75) 120 PEMERINTAHAN UMUM 120 08 201 08 00 00 (1.00 (592.952.865.00 989.385.206.20) 120 08 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.00 (9.900.000.00 50.518.502.33) 299.00 1.00 (171.00 924.787.00 134.00) (8.78) URUSAN WAJIB KEARSIPAN 124 01 124 01 01 00 (71.000.47) (3.00 789.952.000.135.607.00 (185.60 BELANJA KANTOR PERWAKILAN DAERAH 4.000.000.25) 124 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 18.00 (297.00) (4.621.252.000.569.795.000.000.636.00 1.337.067.890.000.590.00) (2.356.548.800.00 1.537.000.00) (7.00) (8.400.780.32) 1 21 00 00 00 5 1 Gaji Pegaw ai 2.202.710.00) (1.16) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.585.00 45.00) (11.281.890.00 1.846.010.79) 120 08 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 1.195.573.850.00 9.00 0.607.17) 120 07 21 00 5 2 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa 147.00 220.00) (0.376.915.621.000.441.250.00 (171.000.00 (9.675.166.750.535.000.129.000.200.200.00 1.823.67) 563.593.789.00 352.575.951.425.964.376.636.000.390.358.00) 120 07 22 00 5 2 Program Penataan dan Peny empurnaan Sistem Kebijak da 50.168.00) (1.000.167.459.573.950.00 39.144.16) 117 08 16 00 5 2 Program Pengelolaan Kekay aan Buday a 177.425.100.00) (0.989.240.00) (0.00 (15.00) (15.00 (3.829.47) 124 01 16 00 5 2 Program Peny elamatan & Pelestarian Arsip 124 01 17 00 5 2 Program Pemeliharaan Rutin Berkala Sarana dan Prasaran 124 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas Pelay anan Informasi 125 (20.721.000.000.00 (15.00 220.00 0.216.181.675.597.00 102.00 292.725.00 112.00 3.000.101.592.697.103.00) (27.245.00 2.857.500.228.609.000.000.248.500.780.72) 124 (6.187.637.00 (138.600.213.632.22) URUSAN WAJIB KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 125 01 00 00 5 125 01 00 00 5 1 125 01 00 00 5 1 125 01 01 00 5 2 125 01 01 00 (76.159.00 9.819.566.000.061.742.61) Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 1.470.00 1.000.444.356.00) (4.559.199.800.012.410.058.00) (3.47) BELANJA LANGSUNG 5.415.266.00 (131.00 11.00) (4.144.00 44.432.00 23.00) (3.536.500.660.762.161.476.00 (435.00 289.196.00) (1.213.00) (5.600.568.000.600.461.857.000.632.00) (3.585.050.000.983.00) (2.00 169.000.00 146.49) URUSAN WAJIB KEPEGAWAIAN 1 21 PENDAPATAN BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 924.000.00 3.239.87) 35 .00 1.00 (144.489.881.35) 1 21 00 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.961.403.627.000.508.

009.30) 201 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 201 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 201 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 201 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 201 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebuna 201 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 201 01 20 00 5 2 Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian/Perkebunan Lapa 201 01 21 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak 201 01 22 00 5 2 Program Peningkatan Produksi hasil Peternakan 202 21.00 102.299.386.569.00 15.171.297.100.04 01 01 00 5 BELANJA BADAN PARIWISATA DAERAH 8.240.804.372.88) 1.567.00 42.478.97) 586.803.00 4.00 11.02) 14.14) 202 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4.101.137.70) 201 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.320.950.350.00 (254.288.804.922.191.316.530.00) (7.00 (86.375.476.708.200.489.680.527.935.00 621.000.00 638.036.52 202 01 17 00 5 2 Program Perlindungan Konvensi Sumber Daya Hutan 202 01 19 00 5 2 Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hsl Hutan 202 01 20 00 5 2 Program Perencanaaan dan Pengembangan Hutan 2.00 201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 18.088.30) 201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12.00 29.500.884.289.45) 202 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 202 02 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 202 02 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 53.394.158.495.00) (1.00 39.00 (227.00) (6.76) 301.00) (3.451.00 (4.04 01 01 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3.00 (34.819.217.325.230.616.000.005.00 891.002.052.131.100.000.000.255.00) (4.000.852.240.237.00) (10.00) (0.38) 2.59) Pendapatan Retrebusi Daerah 610.00) (7.158.00) (2.00) (11.670.00 7.00 18.76) PENDAPATAN DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 3.12) 2.700.04 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 730.00) (13.794.650.00 52.00 685.925.306.00 3.106.187.00 (13.222.74 Pendapatan Retrebusi Daerah 3.85) 130.520.000.276.918.157.955.650.897.900.00 7.000.00) (4.28 201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12.145.544.43) (18.680.478.00 12.00 (766.153.125 01 02 00 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 125 01 06 00 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 364.586.619.44) 202 02 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 111.722.510.311.106.247.00) (21.359. Mass Media 787.703.20) 201 URUSAN WAJIB PERTANIAN PENDAPATAN DINAS PERTANIAN 610.596.755.969.00) 1.450.600.324.41) 202 01 15 00 5 2 Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan 3.00 4.645.20) PENDAPATAN BADAN PARIWISATA DAERAH 11.641.803.500.500.980.523.175.173.175.000.500.65) 588.00) (6.843.181.00) (1.253.912.460.83) 201 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.00 18.749.000.150.650.017.00 3.500.855.00) (0.972.576.100.55) 201 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 88.00 (4.545.567.200.467.00 8.357.513.150.08) 2.386.451.114.153.580.000.237.666.000.500.897.00) (2.00 544.692.00 551.975.050.087.00 551.108.975.00 (262.000.712.00 16.00) (3.900.978.00 (152.00 (92.000.798.700.28 201 01 201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 18.00 90.08) 2.00 41.00) (4.935.300.500.255.200.00) (0.97) 125 01 18 00 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 1.000.00 (39.300.00 4.000.700.865.00) (2.208.94) (1.60) 202 01 16 00 5 2 Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan 378.00 (4.00 (41.91) 202 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 87.00 2.00) (30.89) 125 01 15 00 Program Pengembangan Komunikasi.00 (888.005. Penelitian Bidang Informasi dan Komunikas 103.465.457.490.00 (133.619.711.54) URUSAN WAJIB PERTANIAN 202 01 BLANJA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 12.044.000.800.495.655.712.00 (636.706.175.00 1.200.00 1.755.00 (111.00) (0.00 41.00 (16.00) (9.00 1.52 Pendapatan Retrebusi Daerah 11.00 (121.581.419.00) (5.04 01 01 00 51 Belanja Pegawai 3.00 (58.00) (10.974.00 11.700.00 83.00 102.955.200.529.445.817.897.913.193.296.450.00 (1.00) 350.659.00 (38.393.00 (44.121.00 232.00) 125 01 16 00 Program Pengkajian.00 15.237.00) (1.800.024.721.236.000.000.00 72.353.59) BELANJA DINAS PERTANIAN 30.514.00 (1.223.804.442.00 4.976. Informasi.293.350.00) (3.969.40) 41.00 81.07) 36 .000.233.496.300.04 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5.36) (34.700.000.240.00 (43.00 (183.394.00 (148.185.000.00 24.567.000.164.00) (9.00 232.164.337.00) (7.00 (58.200.00) (4.530.00 737.491.958.308.00 (261.000.567.00 1.850.140.839.00) (4.56) 715.203.00 (37.567.301.00) (13.182.460.562.469.00 69.450.00 (598.555.900.00 345.150.00 14.024.125.365.12) 2.000.650.350.000.589.394.546.785.00) (8.320.746.935.712.972.74 25.00) (4.94) 202 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.35) 125 01 17 00 Program Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi 47.923.93) 106.353.302.053.683.00 3.825.703.00) (9.000.00 2.036.100.500.000.890.899.30) 201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12.685.176.107.950.912.200.00 (18.200.93) 202 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 932.806.000.675.973.00 510.900.00 (8.465.00 (1.176.00 1.00 3.704.706.00 3.975.100.00) (0.912.261.667.122.00) (18.000.291.000.600.114.770.62) 1.378.297.00 337.000.000.912.590.514.00) (6.344.00 282.595.750.00 367.800.791.350.391.04 01 BADAN PARIWISATA DAERAH PROVINSI DIY 2.00 1.00 (34.700.975.500.545.837.49) 741.00 273.427.000.883.00 (19.00 (5.00 (364.00 (140.510.876.00 (76.407.00 273.00 (38.500.700.00 (93.78) 82.750.00 (11.00 12.424.681.00) (3.00) (8.193.277.

676.699.000.99) 2.352.178.32) 205 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 205 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 205 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 205 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 892.078.00 836.300.00 (66.00) (5.00 9.00) (9.000.561.34) 205 01 16 00 5 2 Program Pemberdayaan Masy dalam Pengawasan & Pengend S 45.066.193.00 841.920.250.00) (2.907.400.147.00 10.000.00 2.915.315.00 400.00) (5.00 (4.000.09 1.308.dan 211.695.000.00 243.00 18.240.84 205 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 4.500.00 2.920.000.910.000.00 (11.000.000.250.00 (340.910.076.00) (4.868.961.920.000.75) 205 01 18 00 5 2 Program Peningk Mitigasi Bencana Alam Laut danRakiraan Biota 99.00 (436.500.200.350.560.253.495.00 40.461.121.000.867.300.84 6.00) (4.571.975.300.636.780.149.545.000.00 466.700.00 (22.892.115.975.173.085.364.000.920.58) 227.132.00 898.510.100.00 (298.52) 18.00) (6.2.000.450.390.000.483.000.632.100.300.00) (4.186.788.000.685.00 152.500.00 155.00 2.231.00) (6.18) 205 01 24 00 5 2 Program Pengembangan Kawasan Budidaya Air Laut.00 467.00 2.00 (11.000.00) (0.150.569.000.213.585.380.869.00 (1.442.561.000.000.00 1.007.00 138.00 (2.00 45.00 (56.500.00) (26.00 5.00 57.582.04 01 17 00 5 2 Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1.000.00 215.09) 205 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Perikanan Tangkap 205 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan 205 01 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasayaran Produksi P 717.023.215.17 Pendapatan Retrebusi Daerah 457. Payau.00 5.00 9.700.00 95.162.800.000.000.104.005.760.000.66) 205 01 DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 205 01 01 00 5 11.660.500.750.63) 37 .04 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.00 (94.484.00 (28.160.938.16) 205 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Kegiatan dan Budidaya Kelautan & Wawas 169.00 (410.45) (6.97) PENDAPATAN DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 458.344.650.00) (1.00 622.201.67) 205 01 15 01 5 2 Program Pemberdayaaan Ekonomi Masy Pesisir & pengend Sbr 254.530.70) 2 Program Pengembangan Kemitraan 945.00) (9.000.729.000.400.00) (0.00 (47.000.000.228.000.26) 37.700.00 1.93) 1.340.00 252.438.00) (13.00 1.507.760.950.12) 2.00 5.00 955.007.788.00) 205 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG BELANJA DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 4.00) (2.961.00 (6.00) (6.00 (68.025.00 138.215.190.220.500.97) 205 01 20 00 5 2 Program Pengembangan Budidaya Perikanan 1.00 (16.00 (87.89) 903.850.229.300.440.000.587.04 01 16 00 5 2.00 2.000.057.541.695.000.04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata 2.00) (0.000.04 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 254.000.00 (56.423.869.899.00 37.00) 205 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 63.007.00 (62.234.

dan pembiayaan menggunakan basis kas. kewajiban. f.1 Entitas Pelaporan Keuangan Daerah 1. Aset dicatat sebesar pengeluaran kas atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Investasi jangka pendek dicatat sebesar nilai perolehan. Pengakuan aset.BAB IV KEBIJAKAN AKUNTANSI 4. Entitas Akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan keuangan untuk digabungkan pada entitas pelaporan. Kas dan Setara Kas dicatat sebesar nilai nominal. 38 .2 Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan 1. e.3 Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan a. 4. Pengukuran pos-pos dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah menggunakan perolehan historis. 4. Persediaaan dicatat sebesar : 1) Biaya perolehan apabila diperoleh dengan pembelian 2) Biaya standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri 3) Nilai wajar apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti donasi. Pengakuan pendapatan. belanja. Entitas Pelaporan adalah unit pemerintahan daerah yang terdiri atas satu atau lebih entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan wajib menyampaikan laporan keuangan. Penyusunan laporan keuangan entitas pelaporan sebagaimana dimaksud diatas dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD). 3. Piutang dicatat sebesar nilai nominal. c. dan ekuitas dana menggunakan basis akrual. Entitas pelaporan adalah Pemerintah Daerah atau suatu organisasi dilingkungan Pemerintah Daerah atau organisasi lainnya jika menurut peraturan perundang-undangan satuan organisasi dimaksud wajib menyajikan laporan keuangan. b. 2. 2. d.

harga pengganti. biaya profesional seperti arsitek dan insinyur. termasuk setiap biaya yang dapat didistribusikan secara langsung seperti biaya persiapan tempat. k. dan apabila tidak diketahui harga perolehan maka dinilai berdasarkan harga pengganti atau harga pasar. i. Aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan. m. Aset tetap yang diperoleh Tahun Anggaran 2002 dan seterusnya dinilai sebesar harga perolehan. harga pasar. r. Biaya perolehan suatu aset tetap terdiri dari harga belinya atau konstruksinya.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa aset tersebut tercatat dalam daftar aset tetap. dan jaringan dicatat sebesar biaya perolehan. 39 . biaya pemasangan (instalation cost). q. Nilai konstruksi dalam pengerjaan dicatat sebesar tingkat penyelesaian pekerjaan. harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi dinilai sebesar Rp. biaya pengiriman awal (initial delivery). o. n. 1. Peralatan dan mesin dicatat sebesar biaya perolehan. Investasi jangka panjang dicatat sebesar biaya perolehan termasuk biaya tambahan lainnya yang terjadi untuk memperoleh kepemilikan yang sah atas investasi tersebut. irigasi. Apabila penilaian aset tetap dengan menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan. p. l. Tanah dicatat sebesar biaya perolehan.g. Aset tetap lainnya dicatat sebesar biaya perolehan. Terhadap aset tetap yang tidak diketahui harga perolehan. harga pengganti. j. biaya simpan dan bongkar muat (handling cost). h. harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi harga. Jalan. s. Aset tetap yang diperoleh Tahun anggaran 2001 dan sebelumnya dinilai sebesar harga pasar. Gedung dan bangunan dicatat sebesar biaya perolehan. Nilai konstruksi yang dikerjakan oleh kontraktor melalui kontrak konstruksi meliputi: 1) Termin yang telah dibayarkan kepada kontraktor sehubungan dengan tingkat penyelesaian pekerjaan. dan biaya konstruksi dalam membawa aset tersebut ke kondisi yang membuat aset tersebut dapat bekerja untuk penggunaan yang dimaksudkan.

merupakan hak daerah dalam satu tahun anggaran dan tidak perlu dibayar kembali oleh daerah. dan Pengembangan yang dikapitalisasi kedalam aset dicatat sebesar harga perolehan. Ekuitas dicatat sebesar nominal selisih antara aset dan kewajiban pemerintah. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca.2) Kewajiban yang masih harus dibayar kepada kontraktor berhubung dengan pekerjaan yang telah diterima tetapi belum dibayar pada tanggal pelaporan. merupakan kewajiban daerah dalam satu tahun anggaran. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca. u. v. Kewajiban dicatat berdasar nilai nominal. Aset moneter dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. z.Aset tetap yang diperoleh dari sumbangan (donasi) harus dicatat sebesar nilai wajar pada saat perolehan. Biaya Studi. dan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh daerah. Pembiayaan dicatat sebesar nominal transaksi keuangan pemerintah. Belanja dicatat sebesar nominal pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi ekuitas dana. penerimaan dan pengeluaran yang perlu dibayar atau akan diterima kembali. w. yang menambah ekuitas dana. y. Pendapatan dicatat sebesar nominal penerimaan uang melalui rekening kas umum daerah. 40 . 3) Pembayaran klaim kepada kontraktor atau pihak ketiga sehubungan dengan pelaksanaan kontrak konstruksi. Kewajiban dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. x. t. Penelitian.

872.640.000.00 190.718.00 1.084.400.946.000.185.39 Rp.275.00 789.173.620.701.041.375.00 65.000.636.400.146.223.609.1.000.00 realisasi sebesar Rp1.405.872.144.00 12.407.940.749.00 222.000.488.446. 1.620.000.00 Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 208.98 2.809.00 97.03 434.000.768.00 Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 106.414.978.00 Retrebusi Jasa Umum 22.87 Bag Laba pada Lembg Keuangan Non Bank 713.872.00 12.00 8.56 Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perus Patungan 418.478.BAB V PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN 5.050.354.501.00 14.890.39 180.354.000.630.161.00 RETRIBUSI DAERAH 33.397.00 2.258.841.168.500.677.589.376.300.034.176.810.728.927.67 97.195.941.025.000.036.11 5.354.029.00 1.59 89.390.00 571.45 10.1.853.136.141.000.987.946.00 109.28 16.911.200.35 108. Rincian dan Penjelasan masing-masing Pos-pos Pelaporan Keuangan 2008 5.00 101.00 9.541.884.175.660.890.13.414.000.898.525.757.000.00 Retrebusi Jasa Usaha 8.659.311.041.900.240.00 29.986.149.00 140.732.29 25.577.654.105.609.00 17.00 41.041.312.20 - Hasil Penjualan Aset Daerah Yng tdk Dipisahkan Penyelenggaraan Diklat dan Pelatihan Perijinan Tertentu Pendapatan yang tidak dianggarkan 41 9.443.50 88.979.654.468.087.008.870.872.311.57 4.47 .35 103.000.394. Pendapatan Asli Daerah Rp632.32%).193.500.97 Pendapatan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 dianggarkan sebesar Rp.354.05 15.014.58 199.609. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian 2008 (Rp) Anggaran I 1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 3 4 Realisasi % Realisasi 632.00 1.302.02 11.916.258.000.89 11.114.530.50 81.270.184.699.00 112.050.148.894.620.805.00 11.000.176.00 Retrebusi Perijinan Tertentu HSL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YG DIPISAHKAN Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perush mlk Daerah 2.654.67 8. 1.787.829.932.774.00 1.259.81 144.00 789.066.000.97 PAJAK DAERAH 486.43 Bunga Deposito 6.00 100.00 525.593.000.00 8.00 102.24 144.46 LAIN-LAIN PAD YANG SAH 15.526. 488.62 142.407.171.315.000.611.61 417.00 409.306. dengan rincian sebagai berikut: a.628.00 Pajak Air Permukaan dan Air Bawah Tanah 2 547.146.318.195.00 2007 (Rp) 2.578.600.700.481.720.316.011.404.738.924.291.00 103.855.812.75 11.898.600.938.841.405.00 Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 169.120.465.1 Pendapatan 2007 Rp.13 115.946.150.088.182.379.00 938.00 140.834.000.00 2.500.175.000.311.831.43 94.033.13 Rp.887.1.00 106.96 2.60 166.547.95 Jasa Giro 8.97 Realisasi Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar Rp632.600.700.546.338.212.623.023.287.51 488. sehingga lebih dari anggaran sebesar Rp96.39.39 (108.

Sewa Lahan BLPT (Dinas Pendidikan) .Denda PT YIS .Realisasi Pendapatan yang tidak dianggarkan sebesar Rp41.000.750.200. Sleman .Penerimaan Lain-lain (DisHutbun) .100.00 11.000.00 23.440.000.00 70.00 787.000.Penerimaan Lain-lain (BLK.00 9.117.20 b.00 375.Setoran Ganti Rugi Hilangnya LCD Proyektor .00 120.57 208.194.032.Sewa Aula PSAA Unit Bhakti GK .000.639. Sinduadi.273.00 2.000.000.00 6.Bantuan Langganan Internet .500.000. Mlati.TPTGR .468. 602.Sewa Tanah di Karang Jati Wetan.000.00 320.600. 602.147.000.Penerimaan Lain-lain (R.400. Sewon.APC Tipiring .323.500.S.488.409.047.468.374.Penerimaan Lain-lain (Dinas Perhubungan) .117.853.000.00 17.913.704.Temuan Bawasda .738. Dinas Kesehatan) .020.719.00 JUMLAH 41.00 17.481.000.997.00 23.00 178.00 150.000.453.Perijinan Tertentu (Disperindagkop) .Dana Pengembangan Program JAMKESOS .Denda STB di desa Glugo.853.934.488.00 Realisasi Pendapatan Transfer Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diterima secara kas sebesar Rp.Pengembalian belanja .224.00 Rp. Pendapatan Transfer Rp.000.548. Grhasia) .Cicilan Kendaraan .047.000.519.000.472.00 10.915.200. bantul .000.00 24.000.00 6.00 25.100.Sewa Gudang Pangan Jl Abubakar Ali (sblh Barat) .660.00 31.Penerimaan Lain-lain (Dinas Pertanian) .63 7.Penerimaan Lain-lain (Bandiklat) 5.00.Denda Keterlambatan Pengembalian Buku (Badan Perpustakaan) .00 4.00 5.755.Dana Sisa Penanganan Bencana Tahap II .Pengembalian Gaji dan Tunjangan .660.Denda Keterlambatan Pekerjaan .00 750.167.417.000.Denda Sewa Tanah dan Bangunan di Kawasan Pantai Glagah K P .Sewa Rumah (Toko Sinar) Jl B Katamso 93 Yk (Kimpraswil) .20 adalah realisasi Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah tidak dianggarkan yang berada pada beberapa SKPD dengan data sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 SKPD REALISASI (Rp) .000. dengan rincian sebagai berikut : 42 .00 173.

000.678.00 118.00 16.281.400.700.889.000.528.000.00 437.00 Daerah yang Sah Realisasi Lain-Lain Pendapatan yang Sah yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar Rp.304.700.00 11. Lain-lain Pendapatan Rp.000.047.00 1.26 2.587.069.620.65 43.856.880.250.425.26 101.543.73 91.23.336.629.00 101.000.587.880.620.00 602.00 314.000.519.874.286.58 100.400.000.468.117.286.911.00 601.549.00 19.00 19.643.002.379.265.00 511.00 1. 23.078.00 - 590.500.000.874.00 332. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian Anggaran I LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 1 PENDAPATAN HIBAH Sumbangan Dealer Otomotif Main Dealer PT.2 Belanja 2008 (Rp) Realisasi 2007 (Rp) Realisasi % 23.700.834.802.898.26%) sehingga kurang dari anggaran sebesar Rp175.90 480.265.688.773.00 336.167.904.265.00 487.301.00 18.265.209.67 100.00 100.00 dengan realisasi sebesar Rp1.000.265.409.968.115.394.000.643.00 1.704.00 100.00 8. 1.324.00 100.078.00 487.453.000.513.26 101.1.773.00 314.898.400.00 Rp.856.00 Belanja Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 dianggarkan sebesar Rp.281.599.019.No Uraian Anggaran 2007 (Rp) 2008 (Rp) Realisasi % Realisasi II PENDAPATAN TRANSFER Transfer Pemerintah Pusat .00 1 Dana Bagi Hasil Pajak 2 Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) Jumlah Pendapatan Transfer Dana perimbangan (9 s/d 13) Transfer Pemerintah Pusat.000.00 20.000.209.90 481.587.913.587.00 23.678.00 - 3 Dana Alokasi Umum 511.000.00 23.562.922.92 136.650.519.77 115.000.977.000.347.00 Rincian realisasi belanja terdiri dari : 43 .00 20.00 590.800.26 Rp.574.787.620.676.000.26.265.000.468.487.00 16.00 19.00 314.994.800. Sari Husada PT Jasa Raharja Dana rekonstruksi dr BUN Sisa Dana Sumbangan Pihak 3 Jumlah 5.00 70.000.488.395.265.1.00 4 Dana Alokasi Khusus 19.678.453.77 336.00 Rp.700.620.541.880.880.390.00 1.Dana Perimbangan 59. 977.000.782.941.00 101.00 105.000.376.556.488.00 (89.023.00 2.400.00 314.688.904.000.229.235.00 18.000.000.Lainya 5 Dana Otonomi Khusus 6 Dana Penyesuaian Jumlah Pendapatan Transfer Lainnya Total Pendapatan Transfer c.265.053.000.00 100.000.00 23.834.000.000.

00 .739.280.651.318.00 54.00 91.002.515.00 34.00 676.860.844.00 Realisasi Belanja Operasi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar Rp. 676.725.192.00 847.900.a.724.113.008.833.000.00 2.00 299.00 77.665.214.139.193.957.595.120.724.00 64.000. 1.800.30 104.665.00 1.154.528. Belanja Modal Rp.860.758.000.000.416.00 1.893.598.00 .00 31.485.079.365.952.725.100.874.193.989.426. dengan rincian sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Anggaran 391.00 Realisasi Belanja Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp191.00 Belanja Pegawai pada Dinas Pendidikan didalamnya termasuk pemberian beasiswa retrieval dan beasiswa untuk mahasiswa untuk keluarga tidak mampu dan hadiah untuk lomba inovasi teknologi mahasiswa sebesar Rp4.00 47.00 21.044.00 31.633.000.033.058.685.900.00 268.058.724.30 93.00.900.000.428.886.00 1. b.695.826.000.089.851. 1.500.989.651.672.00 17.685.00 Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial Belanja Bantuan Keuangan Jumlah Belanja Operasi 2008 (Rp) Realisasi 373.01 72. Belanja Barang dan Jasa pada Dinas Kesehatan terdapat kegiatan pemberian tambahan makanan dan vitamin bagi balita yang dilaksanakan oleh puskesmas kabupaten/kota sebesar Rp2.587.00 80.234.76 100.080.148.100.080.485.00 50.600.00 44 191.000.237.522.600.028.00 98.351.044.944.87 93.529.185.01 72.488.00 293.374.48 91.829.400.279.058.965.880.685.00 50.330.831.936.220.594.900.257.16 91.000.00.390.735.00 1.00 89.00 93.528.000.008.106.00 % 73.104.747.647.669.00 301.366.00 54.80 92.15 2007 (Rp) Realisasi 312.00 113.651.851.490.072.104.813.528.833.00 Rp.279. Belanja Operasi Rp.403.833.313.550.00 223.976.653. &Jaringan Aset Tetap Lainnya Aset Lainnya Jumlah 2008 (Rp) Anggaran Realisasi 29.509.509.00 58.112.291.241.410.00 46.956.725.00.00 82.903.965.265. dengan rincian sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 BELANJA Tanah Peralatan & Mesin Gedung &Bangunan Jalan Irigasi. 191.00 Rp.00 210.536.00 % 95.47 96.00 51.751.28 88.79 2007 (Rp) Realisasi 1.479.560.023.00 105.

059.868.00 100.201.253.00 Rp.381.800.55 2007(Rp) Realisasi 36.00 100.158.977. 45 .419.00 (Rp.666.868.961. 201.978. 328.800.800. 210.175.00 1. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian 1 Belanja Tidak Terduga  2008 (Rp) Anggaran Realisasi 68.00 100. Surplus/Defisit 2007 (Rp) Realisasi 159.381.700.800.58 Daerah Realisasi pembiayaan penerimaan daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp537.741. 194.359.253.364.61) (Rp.359.905.700.773.1.00 Uraian 1 Bagi Hasil Pajak Ke Kabupaten/Kota 2 Bagi Hasil Retribusi Ke Kabupaten/Kota 3 Bagi Hasil Lainnya Ke Kabupaten/Kota Jumlah e.00 Rp.741.00 0.706.665.335. yang terdiri atas: a.00 Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp.869. 36.059.3 Pembiayaan Netto Rp.500.999.300. dan penerimaan dari biaya penyusutan kendaraan. Pembiayaan Penerimaan Rp.97) Surplus/Defisit sebesar (Rp194.201.422.741.00 198. Jumlah tersebut merupakan selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja Tahun Anggaran 2008.262.00.060.c.676.653.653.665.362.000. 1.300.935.00 Rp.364.429. Belanja Transfer Rp.384.429.58 Realisasi Pembiayaan Netto Pemerintah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp474.00.905.00 Realisasi Belanja Transfer % 1.00 Realisasi Belanja Tak Terduga Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp1.741.404.262.00 d.158.00 3.00 3.335.060.00. 474.466.914.422.00 201.059.185.880. dengan rincian sebagai berikut: No 2008 (Rp) Anggaran Realisasi % 198. 5.999.868.158.676.00 0.339.185.665.700.158.00 1.00 Rp161.466.00 161.548.500.175. penerimaan piutang daerah.00 201.339. Belanja Tak Terduga Rp.978.250.362. 537.00 yang berasal dari penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA).61).

00 1.364.00 89.532.957.499.653.00 393.024.168.921.67 - 70.339. 62.978.197.914.728.773.000.00 100.000.082.884.262.575.475.518. Jumlah tersebut merupakan selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja dan transfer ditambah dengan pembiayaan netto Tahun Anggaran 2008.710.000.175.714. dengan rincian sebagai berikut: No 2008 (Rp) Realisasi 2008 Uraian Anggaran 2008 III PEMBIAYAAN 1 Penerimaan Pembiayaan 1 Penggunaan SiLPA 2 Pencairan Dana Cadangan 3 Hsl Penjualan Kekayaan Daerah Yg Dipisahkan 4 Penerimaan Pinjaman Daerah 5 Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 6 Penerimaan Piutang Daerah 7 Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan 2 Pengeluaran Pembiayaan 1 Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal (Investasi) 2 Pemerintah Daerah 3 Pembayaran Pokok Utang 537.63 9.027.116.1. penyertaan modal Pemda.891.499.710.683. dengan perhitungan sebagai berikut : 46 . yang berasal dari pembentukan dana cadangan.82 100.162.662.00 100. pembayaran pokok utang.498.869.884.683.691.39 99.015.00 62.000.000.00 94.00 101.b.289. 279.00 1.00 529.55 - 401.385.89 100.00 529.781.000. 9.000.891.822.05 - 467.579.367.00 6.957.00 4.385.186.060.532.000.463.575.643.054.55 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp279.773.00 9.674.00 2007 (Rp) Realisasi 2007 537.00 1.00 89.00 - 62.000.186. Pembiayaan Pengeluaran Rp.58 210.dan pembayaran kewajiban tahun lalu yang belum terselesaikan.262.957.869.643.000.859.00 93.728.64 83.58 6 Pemby Kewajbn Th Lalu Yang Blm Te Pembiayaan Netto 5.859.859.00 - - - 6.618.000.00 933.39.00 - - 4.618.00 474.00 98.000.10 9.185.262.58 - - Rp. 529.532.665.661.773.837.385. penyelesaian kegiatan DPA-L.891.587.00.4 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Rp.018.00 - 4 Pemberian Pinjaman Daerah 5 Penyelesaian Kegiatan DPA-L % 210.620.653.069.884.000.00 1.00 Rp.00 Daerah Realisasi pembiayaan pengeluaran daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp62.00 56.250.130.682.52 201.

281.706.186 529.977.335.258.809 2 Jumlah Belanja+ Transfer 3 Surplus/(Defisit) 4 Pembiayaan Netto 1.499.946.263 279.874 -194.643.453.212.419 201.957.467 474.891.250.175.286.994.914.682 Jumlah 47 .No Uraian URAIAN 2008 (Rp) Realisasi 2007 (Rp) Realisasi 1 Jumlah Pendapatan 1.235.653 977.978.701.609.390 328.407 1.676.306.

00 27.000.00 20.042.000.017.387.70 22.042.654.00 20.00 50.454.230. Bank Rakyat Indonesia.000.374.16 51.957.985.66 11.083.456.618.759.39 2007 (Rp) 427.000.00 2007 (Rp) 27.313.146.759.618.963.763.454. Kas di Bendahara Rp.583.000.323.313.618.000.03 Rp. pada 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).000.38 Kas di Rekening Kas Daerah Rp.017.038.00 3.753.654.00 Jumlah 2.000.337.313.00 95.00 5.55 2) Deposito Berjangka No 1 BTN 2 BRI 3 BNI Uraian 2008 (Rp) 70.1.67 46.90 153.042.000.302.483.829.000.350.668. 27.583.310.000.654.000.083. 31.00 31.94 41.00 .55 Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2008 sebesar Rp.16 22.211.000.306.000.720.39 merupakan kas yang berada di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Aset Lancar Rp.39 Rp503.248.760.000.594.638.771.91 453.759.216.000.00 Rp. dan Bank Negara Indonesia yang berupa: 1) Rekening giro No Uraian 1 BPD Provinsi DIY Rutin Gaji 2 Bank Mandiri 3 BTN 4 BRI Jumlah 2008 (Rp) 73.640.693.888.454.964.583.00 merupakan kas yang berada di Bendahara Pengeluaran.063.248.862.604.236.323.618.519.454.997.017.148.038.5.94 386. Rincian saldo Per 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: No Uraian 1 Sisa Kas di Pemegang Kas Jumlah 48 2008 (Rp) 31.371.338.00 2007 (Rp) 50.872.759.817.872.5 1.350.045.000.00 Pengeluaran Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar Rp31.038. Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Yogyakarta Diponegoro dan Bank Tabungan Negara.000.

569.00 162.454. sebesar Rp91.124.815.000.00 46.331.607.622.00 45.00 - 711.548.144.00 6.00 80.00 merupakan kas yang ada pada rekanan karena adanya kesalahan penulisan SP2D sehingga terjadi kelebihan pembayaran.326.815.411.00 626.805. 49 .569.379.00 69.150.256.604.00 551.152.388.050.721.00 155.117.618.864.036.00 576.00 532.154.00 2.00 1.590.284.332.000.317.573.111.00 - 3. Perdagangan dan Koperasi Dinas Kebudayaan Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum DPRD & Setwan Sekretariat Daerah Badan Pengelola Keuangan Daerah Badan Pengawas Daerah Kaperda di Jakarta Badan Diklat Kantor Arsip Daerah Badan Informasi Daerah Dinas Pertanian Dinas Kehutanan dan Perkebunan Badan Pariwisata Daerah Dinas Perikanan dan Kelautan Jumlah Neraca UM BUD (Rp) Utang PFK (Rp) Jasa Giro (Rp) Kas di Bendahara Pengeluaran (Rp) - 1.158.00 369.901.916.00 3.351.368.00 69.864.492.201.525.00 tersebut.00 31.00 155.805.201.00 345.00 60.379.280.186.100.684.00 959.989.00 164.663.869.322.317.106.00 46.492.152.494.496.042.00 31.741.216.297.317.608.659.00 626.00 135.00 6.00 192.373.244.936.00 121.00 Kas di Bendahara Pengeluaran pada Dinas Perikanan dan Kelautan sebesar Rp443.124.00 10.717.00 959.156.568.307.499.193.525.369.123.326.664.869.280.795.00 337.00 192.157.603.873.00 65.00 - 443.469.00 250.150.368.918.00 250.099.270.938.568.00 31.00 - 47.759. Kelebihan tersebut baru di setor ke Kas Daerah tanggal 5 Januari 2009.562.469.00 6.00 345.985.00 - 60.616.698.00 10.341.333.548.284.388.00 133.139.562.573.Sisa Kas sebesar Rp31.989.620.123.850.309.299.00 135.00 6.595.698.369.00 425.618.897.297.00 50.00 162.00 - - 432.331.00 110.00 10.899.692.884.222.982.00 - - 133.00 - - 5.00 - - 551.139.00 tersebut terdiri dari: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama SKPD Dinas Pendidikan Badan Perpustakaan Daerah Dinas Kesehatan Rumah Sakit Grhasia Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Daerah Dinas Perhubungan Bapedalda Kantor Pembedayaan Perempuan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian.069.201.256.079.884.759.664.289.400.00 1.322.00 1.411.695.00 - - 65.850.454.550.090.106.333.00 1.201.00 43.331.099.00 - - 2.00 110.00 1.626.985.

705.00 10.000.291. yang terdiri dari: No Uraian 1 Gubernur DIY 2 Gubernur DIY 3 Penjaminan UMKM Jumlah 2008 (Rp) 36. 12.000. Sudah disetorkan ke Kas Daerah Mandiri dan BRI. 50 .231.100.000.000. 0. 10.108. 10.255.769.923. Grhasia .291. 5.231. 0. Rekening Gubernur DIY sebesar Rp36.547.952.26 merupakan rekening untuk penerimaan Dana Perimbangan (Iuran Pertambangan) dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Provinsi DIY. 4. Kas di Tim Penanganan Rp.108.769.00 Rp0.831. sampai tanggal 31 Desember 2008 belum di setor ke Kas Daerah.931.000.26 72.26 Bencana Gempa Bumi Kas di Tim Penanganan Gempa per 31 Desember 2008 sebesar Rp.769.00.547.931. 547.547.3. Kas di Rekening Penampungan Rp. Kas di Bendahara Rp.S.00.00 merupakan Kas yang masih berada di Bendahara Penerimaan R.496.817. 12.108.000.817.40 10.00 Rp. 21.00 Rp.00 ditempatkan pada Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya usaha yang dikembangkan.66 2007 (Rp) - Rekening Penjaminan UMKM sebesar Rp10.00 Kas yang berada di Kas Daerah (Bank Pembangunan Daerah) sebagai rekening Gubernur per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Penerimaan Kas di Bendahara Penerimaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.

Piutang Pendapatan Daerah Piutang Pendapatan Rp.00 600.862.000. 41.354.753.000815 (BPD) 00000029-01-001040-30-2 (BRI) RS Grhasia RS Grhasia b.00 Rp.9.629.000.713.20 184.000.02.14 yang terdiri dari : a.339.037.664.9.00 Rp 24.290. Dana tersebut didepositokan di BPD DIY dalam 2 tahap. 28.00 Pendapatan Bunga atas deposito tersebut ditampung dalam rekening: No Rekening 20.000.05.00 merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak.00036-2 Nama Gubernur DIY untuk Bencana Merapi-KR Gubernur DIY untuk Bencana Merapi Bendahara Bencana Alam Merapi Yk 6. yang terdiri dari : 51 .161.231.50 Nama 041.001.925.9.708. Rekening Bencana Alam Gunung Merapi Yogyakarta Rekening tersebut untuk menampung dana partisipasi yang diperuntukkan bagi korban bencana alam Gunung Merapi yang diserahkan kepada Gubernur DIY untuk dipergunakan merehabilitasi cacat fisik tubuh korban maupun untuk sarana prasarana permukiman korban.02. 28.41.00021-9 20.001.379.00 DA 096613 8 Maret 1999 1. 30.000.161.300.191.50 2008 sebesar Rp.00 549.411.629.494.334.671.696. RS Grhasia No Rekening Saldo per 31 Desember 2008 (Rp) 8. Piutang Pajak Rp. yaitu: Nomor Tanggal Nominal (Rp) DA 076397 14 Februari 1997 1.14 Daerah per 31 Desember Saldo per 31 Desember 2008 (Rp) 294.211.708.Kas pada Neraca per 31 Desember 2008 tersebut belum termasuk: a.00 Piutang Pajak per 31 Desember 2008 sebesar Rp.713.664.00024-1 20.

884.900.664.No 1 2 3 4 Uraian 2008 (Rp) 18.92 Rp42.808.00 adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.658.973. 1.200.208.447.110.00 24.00 42. Piutang Retribusi Rp42.00 7.756. • Tagihan BBNKB sebesar Rp.958.658.00 • Tagihan PKB sebesar Rp.821.701.756.422. b.110.339.006.00 adalah bagian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang sudah menjadi hak Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum diterima.327.00 737.900.411.18.045.00 adalah Pajak Kendaraan Bermotor yang sudah jatuh tempo dan seharusnya sudah diterima oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.000.100.00 1. • Bagian PBBKB sebesar Rp.642.00 289. yang terdiri dari : No Uraian 1 Piutang atas sewa 30 Aset milik Pemprov DIY kpd pihak ketiga 2 Piutang Pasien RS Grhasia 3 Piutang atas sewa aset milik Baparda 4 Piutang Retribusi Ps Grosir & Pertokoan 5 Piutang Retrebusi Pelayanan JUMLAH 52 2008 (Rp) 42.00 14.00.221.00 Tagihan PKB Tagihan BBNKB Tagihan pajak Air Bawah Tanah (PABT) Bagian PBBKB JUMLAH 2007 (Rp) 16.900.9350.447.006.666.110.92 .92 82.929.00 28.00 2007 (Rp) 507. 289.713. 9. 3.327.629.935.750.564.200.935.00 9.422.564.550.00 adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.000. • Tagihan PABT sebesar Rp.110.00 3.150.00 Piutang Retribusi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.100.00 357.208.095.154.935.973.379.

054.00 828.14 4.123.958. Bagian Lancar Tagihan Kemitraan Rp335.806. Tarumartani yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008. 700.453.000.14 55.000. Piutang Pendapatan Daerah Rp.393.424.00 - 2007 (Rp) 625.14 merupakan deviden PT.14 700.423.753. 4. 7. 12.00 459. Hasil temuan ini diantaranya terdapat Piutang Pasien RS Ghrasia yang belum disetor ke Kas Daerah • Deviden PT.000.00 459.423.000.14 terdiri dari: No 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian Jasa Giro Penyertaan Modal Status Blm ditetapkan Setoran yang masih harus diterima Deviden PT Askrida Deviden PT.393.000.245.600. • Deviden PT JEC merupakan kekurangan deviden Rp828. 4.535.423.257.806. 335.703.000. Tarumartani sebesar Rp.245. Inspektorat Depdagri dan Bawasda yang belum disetor ke Kas Daerah. Tarumartani Deviden PT JEC Piutang pemanfaatan lahan utk pemasangan iklan Piutang atas laba BUKP Sanden dan Piyungan JUMLAH 2008 (Rp) 10.390.600.00 Bagian Lancar Tagihan Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera.806.208.00 yang belum diterima per 31 Desember 2008. Anindya Mitra Indonesia yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008.245.256.000.123.191. Piutang Lain-Lain Rp.803. Anindya Mitra Indonesia Deviden PD.c.257.58 Lainnya Piutang Pendapatan Daerah Lainnya per 31 Desember 2008 Rp. yang besarannya per tahun telah ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan 53 .268.366.453.109.00 Rp0.545.421.00 merupakan hasil temuan dari BPK RI. 459.00 yang terdiri dari : a.00 6.14 Rp.658.000.803.421.00 38.00 merupakan deviden PD.44 12. • Deviden PD.00 Rp.109.421.256.57 Piutang Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp335.109.703. 12.000. 10.800.58 • Setoran Yang Masih Harus Diterima sebesar Rp.000.800. Anindya Mitra Indonesia sebesar Rp.00 3.

dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun.00 Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak. yang terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang Upah Pungut Bagi Hsl PBB - 196. 54 .842.00 Biaya Dibayar Dimuka per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp. 6). 0.00 Ganti Kerugian Daerah Piutang Lancar Tuntutan Ganti Kerugian Daerah per 31 Desember 2008 Rp. Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang tuntutan ganti rugi kendaraan - 70.00 - 3.019.00.57 8.Kab S - - 5 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB.737. 0.57 4 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl BBNKB. 0.00 merupakan tagihan angsuran atas penjualan rumah dinas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh tempo dalam tahun 2008 (lihat butir I.548.875.355.000. 81.57 Piutang Dana Bagi Hasil per 31 Desember 2008 sebesar Rp.725. 4.00 2 Piutang tuntutan perbendaharaan JUMLAH - 10.00 Piutang Dana Bagi Hasil Rp.00 2 Piutang Bg Hsl PBB dan BPHTB 3 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB (Kota 2006 & - 37. 0.Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998.144.Kab S - - 6 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl Pajak ABTKab JUMLAH - 4.00 terdiri dari : No c.00 Rp.390.967.00 Rp 0. Bagian Lancar Tagihan Rp 0.00 Rp. Biaya dibayar dimuka Rp 0.893.127.390. b.00 Rp 0.224. 9. 0.127.00 81.00 Penjualan Angsuran Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran per 31 Desember 2008 sebesar Rp.0.967.224.224.399.144. Bagian Lancar Tuntutan Rp.

974.006.011.240. 97.085.020.606.920.882.583. 0. 5.624.10.00 2 Alat Tulis Kantor 1.502. dan ikan.16 Rp.50 3 Barang Cetakan 1.989. dengan jumlah guliran per 31 Desember 2008 yaitu: 55 . 6.474.969.481. pakan.447. Persediaan Rp. 7.00 204.894.397.156. Aset Lancar Lainnya Rp 0.00 Rp 0.461.000.00 Investasi Non Permanen 12.1.899.920.6 Investasi Jangka Panjang Rp.00 2.00 Rp.397.116. Dana Bergulir Investasi Non Permanen sebesar Rp.358.50 terdiri dari persediaan barang pakai habis yang berada di 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan perincian sebagai berikut: No Uraian 2008 (Rp) 1 Obat 2007 (Rp) - 1.189.303.767.994. persediaan obat masuk dalam klasifikasi Persediaan Barang Lainnya.504.00 merupakan dana bergulir yang disalurkan melalui Dinas Pertanian.624.50 6. 7.50 1.683.683.923.705.583.50 Rp. 11.600.00 Aset Lancar Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 29.045.920.215.570.461.190. Pada TA 2008.16 Rp.00 5 Persediaan Barang Lainya 4.215.00 .791.00 327.16.208.50 Persediaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Penilaian Persediaan didasarkan atas hasil inventarisasi persediaan pada akhir Tahun Anggaran 2008 yang dilakukan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 JUMLAH 7.50 4 Peralatan Kantor & Rumah Tangga Persediaan Barang Lainnya tersebut termasuk persediaan bibit.00 943.666.273. 29.570.315.666.397.215.

191.231.583.00 2.100.919.00 2007 (Rp) 4.16 merupakan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.461.020.000.860. terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Penyertaan Modal pada BPD Provinsi DIY 96.435.020.000.500.459.529.636.00 16.728.000.00 + Rp13.00 5.000.918.130.147.347.000.933.691.00).16 adalah modal disetor ke Bank BPD Provinsi DIY per 31 Desember 2008.455.000.182.000.919.000.000.691.000.00 5.960.933.URAIAN DPM LUEP DPM LUEP DPM LUEP TAHUN 2006 2007 2008 JUMLAH 2008 (Rp) 4.919.00 11.724.666.724.073.000.482.000.933.16 Rp.00 6.000.00 9.363.000.482.600.n.00 Sedangkan dana yang tersimpan dalam rekening BPD a.000.000.1.363.842.459. 126.410.510.00 140.16 51.231.020.461.590. Pokja Perguliran DPM LUEP dengan Nomor Rekening 22. sehingga total DPM LUEP adalah sebesar Rp29.000.583.000.474. 126.00 (Rp16. Penyertaan Modal Rp.000.00.00 11.000. Penyertaan Modal yang berupa Modal Disetor tersebut adalah sebesar 36.147.82% dari seluruh modal BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp.590.461.00.435.00 14.00 140.020.16 Pemerintah Daerah Penyertaan Modal per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Modal Dasar BPD Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 sebesar Rp250.868. 80.073.691.00 126.020. 56 .191.000. Investasi Permanen 13.842.02.482.147.16 2 Penyertaan Modal Pada PT ANINDYA 15.000.16 3 Penyertaan Modal pada PT TARUMARTANI 4 Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) 5 Penyertaan Modal pada PT Asuransi Bangun Askrida JUMLAH • Penyertaan Modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp.16 80.583.510.000.00 2. 96.21497-8 posisi per 31 Desember 2008 dengan saldo sebesar Rp13.

000.636.000.00 Sesuai Laporan INTERNASIONAL” .228.00 dengan kepemilikan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10.Saldo Laba Rp(6.00 • Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada PT.84 - - Sub Jumlah Rp 287.285.00 adalah modal disetor Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.000.00 .000. 9.000.000.Hak penyertaan modal bagi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 adalah sebesar 51 %.852.455.000.830.Total Ekuitas Rp 9.636.660.650.00 yang terdiri dari: .000.00 59.“ANINDYA jumlah Ekuitas per MITRA 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp.000.00 yang terdiri dari : .000. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya adalah sebesar Rp.Pemerintah Provinsi DIY Rp 96.000.728.245.000.285.000.Modal Donasi Rp 183. 243.000.933.000.00 dan PD.564.000.001.16 .000. Keuangan PT.245.000.00 .755.115.663.482. “ANINDYA” MITRA INTERNASIONAL” Yogyakarta sebesar Rp15.663.000.000.00) . dengan modal dasar sebesar Rp20.00 57 .000.000.448. Aneka Industri dan Jasa “ANINDYA”.067.00 Sub Jumlah Rp 15.000.Koperasi Karyawan “BSM” Rp 10.00 . sedangkan sisanya merupakan hak Kabupaten/Kota sebesar 49 % . yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan PD.00 Dana Setoran Modal Rp Sub Jumlah Rp 347.482.999.544.00 Saldo Laba Rp 141.Pemerintah Kabupaten / Kota Rp 190.000. Aneka Industri dan Jasa “ANINDYA” sebesar Rp10.728. Sesuai Laporan Keuangan BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 Dalam hal ini porsi Ekuitas untuk Pemerintah Provinsi DIY adalah sebesar Rp249.147.Pemerintah Provinsi DIY Rp 15.402.973.00 Jumlah Rp 489.000.

3.083. Sesuai Laporan Keuangan Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta.778.00 sehingga 58 .619. Sesuai Laporan Keuangan PT. dengan Modal Dasar sebesar Rp10.000.00.157.• Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta sebesar Rp2.518.00 adalah modal disetor sebesar 100 % dari seluruh modal Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta. • Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp11.459. dan sampai dengan 31 Desember 2008 belum terbit pengesahannya.969.000.750. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp. Taru Martani dan berlaku setelah ada pengesahan Akta Perseroan oleh Menteri Kehakiman.000.935.000.374. berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 1995.00 yang terdiri dari modal disetor ( uang tunai ) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10.000. Asuransi Bangun Askrida.000.541. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp199.152.723. 6.57 Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2004.842.00 dan modal donasi berupa peralatan sebesar Rp.974. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp17.00 adalah modal disetor sebesar 0.991.723.379.87% dari seluruh modal BUKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Asuransi Bangun Askrida. 664.10 % dari seluruh Modal PT.622.000. • Penyertaan Modal pada PT. bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” berubah menjadi Perseroan Terbatas PT.600. Asuransi Bangun Askrida sebesar Rp140.00.00 atau 79.00 sehingga porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp13.583.363. yang didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 1989 dengan Modal Dasar sebesar Rp.485.000.00 Sesuai Laporan Keuangan (konsolidasi) Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Daerah Istimewa Yogyakarta.

816.00 9.00 2.869.566.851.654.70 dengan rincian sebagai berikut : No Uraian 1 Tanah 2 Peralatan dan Mesin a.00 1.593.710.299.00 1.475.00 315.805.146.00 17.652.240.400.533.00 10.489.738.00 12.251.743.937.169.335.70 Penjelasan masing-masing akun aset tetap adalah sebagai berikut : 59 .735.662.912. 5.688.999.266.847.613.567.00 652.616.60 67.00 10.319.977.023.00 879.400.075.524.354.239.090.010.222. Alat-Alat Stodio dan Komunikasi g.535.172. Aset Tetap per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebesar Rp2.148.975.987.441.00 44.728.200.654.985. Ternak.632.649.1.222.00 951.844.090.101.00 16.782.236.969.00 27.951.675.222.759. Jalan dan Jembatan b.10 874.00 8.300.369.858.158.047.00 724.999.325.047.664.00. Jaringan Aset Tetap Lainya a.00 19.782.00 192. 85/SEKDA/VII/2008 tanggal 26 Juli 2008 tentang Pembentukan Panitia Sensus Barang Milik Daerah ke IV Provinsi DIY TA 2008.055.264.450.050.719. Alat Ukur h.739.00 10.00 2.594. dan Jaringan a.625.771.porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp199. Alt-Alat Pertanian dan Peternakan e.229.00 15.366. Barang Bercorak Kesenian.264.299.613.613.193.258.428.435. Bangunan Monumen Jalan.366.888. Kebudayaan c.965.920.764.164.916.623.676.00 5.00 Rp.164.861. Alat Berat b.090.156.733.366.846.641.145.200. Alat-Alat Bengkel d.008.825.582.299.693.00 207.269.833.000.446. Alat-Alat Kedokteran i. 3.00 2.00 18.00 39.00 826.3.047. serta Tanaman 3 4 5 6 2008 (Rp) Konstruksi dalam Pengerjaan JUMLAH 2007 (Rp) 725.00 356.261.265. Alat-alat Laboratorium j.00 14.830.487.292.780.00 1.069.489.00 3.664.175.759.00 5.202.088.017.771.332.675. Bangunan Gedung b.999.899.874.7 Aset Tetap Rp2.60 1.541.405. Bangnan Air (Irigasi) c. InstalasiAlat-Alat Bengkel d.00 142. Alat Angkutan c.874.282.00 9.982.078.00 61.70 Aset Tetap per 31 Desember 2008 merupakan hasil sensus barang daerah yang dilakukan pada oleh Tim Sensus yang dibentuk dg Keputusan Sekreatris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta No.00 14.324.630.00 9.596.00 836.00 dan Rp.827. Buku dan Perpustakaan b.909.489.750.719. Alat-Alat Kantor dan Rumah Tangga f.038. Hewan.511.580.989.00 634.174.619.00 7.613.299.020.10 5.439.264. Alat Keamanan Gedung dan Bangunan a.00 31.429.00 3.467.00 5.213. Irigasi.778.00 13.966.00 79.00 1.

222. setelah diadakan penyesuaian.00 Rp. dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga pasar maka dinilai berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut diatas 60 . roda empat dan roda enam milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI Penilaian atas Alat-alat Angkutan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tentang Penghitungan Dasar Pengurusan Pajak Kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).192.429. 3.14.00 Rp.069.200.00 merupakan kendaraan roda dua.017.142. Tanah Rp.192. dinilai berdasarkan harga pasar.156.782.400.39. 725.078. 39.846. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.354.354. Penilaian atas Alat-alat Besar yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.00 Rp.982. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.869. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.222.00 Rp.439.975.00 merupakan peralatan dan mesin milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 merupakan alat-alat berat milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian.017. 5.156.825.00 Alat-alat Angkutan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.261. 951. sedangkan untuk perolehan untuk tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.874.069.400.078.00 merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian.269. 5. Alat-Alat Berat Rp.630.251.269. Alat-Alat Angkutan Rp.200.251. b.00 Peralatan dan mesin per 31 Desember 2008 sebesar Rp.874.782. Peralatan dan Mesin Rp.977.00 Tanah per 31 Desember 2008 sebesar Rp.632.31. yang terdiri dari: a. 725.229. 15.00 Alat-alat Berat per 31 Desember 2008 sebesar Rp.

f. 18. Alat-alat Kantor dan Rp.79.146.00 Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. dinilai berdasarkan harga pasar.487. 5.148. d.200. e.292.008.710.15.405.616.148. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.00 Peternakan Alat Pertanian per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 79.61.764.00 merupakan alat-alat studio milik Pemerintah Provinsi 61 .174. Alat-alat Studio dan Rp.676. dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti. 724.487.174.450.00 Rp. 724.764.693.771. 14.662.743.00 merupakan alat-alat bengkel milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 Komunikasi Alat-alat Studio dan Komunikasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Penilaian atas Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.613. Alat-Alat Bengkel Rp. Penilaian atas Alat-alat Pertanian yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. Penilaian atas Alat-alat Bengkel yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.582.688.008.450.00 Rp.693.164.146.475.00 Alat-alat Bengkel per 31 Desember 2008 sebesar Rp.c.292.00 Rumah Tangga Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Rp. dinilai berdasarkan harga pasar.14. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 meliputi Alat-alat Kantor kantor milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 merupakan alat-alat pertanian milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Alat-alat Pertanian dan Rp. 18.616.688. 652.

00 merupakan alat ukur milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta . Penilaian atas Alat-alat Kedokteran yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. 16. h.649. Alat Ukur Rp. Alat-alat Laboratorium Rp. 19.00 merupakan alat-alat kedokteran milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.441. dinilai berdasarkan harga pasar.594.966. Penilaian atas Alat-alat Laboratorium yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.00 Alat Ukur per 31 Desember 2008 sebesar Rp.738.00 Rp.441.169. 62 .335.222.759. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Penilaian atas Alat-alat Studio dan Komunikasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. 17.222.00 Rp. Penilaian atas Alat Ukur yang diperoleh tahun 2008 didasarkan atas harga pasar. 17. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.937.000.619. dinilai berdasarkan harga pasar.654. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 16.00 Alat-alat Kedokteran per 31 Desember 2008 sebesar Rp. g.12.00 Alat-alat Laboratorium per 31 Desember 2008 sebesar Rp.594.369.738. i. 207.675. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.265.675.00 merupakan alat-alat laboratorium milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.000. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.10.00 Rp.966. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 19.654. Alat-alat Kedokteran Rp. dinilai berdasarkan harga pasar.Daerah Istimewa Yogyakarta.

258. maka dinilai sebesar Rp1.535. Bangunan Monumen Rp.00 Rp.874.00 Rp. 16.00 Monumen per 31 Desember 2008 sebesar Rp. dinilai berdasarkan harga pengganti. 874. Gedung dan Bangunan a.844. Bangunan Gedung Rp.733.664.566.733. Alat Keamanan Rp. Penilaian atas Bangunan Gedung yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar atau harga pengganti.00 merupakan monumen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 836.987. 9.435. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.020. 879. yang dinilai berdasarkan harga perolehan.844.827.175.728. 63 . 315. 315.909. Terhadap monumen yang tidak diketahui harga perolehan.00 Rp.511. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.739.400. harga pasar maupun harga pengganti.739.467. 5.400.00 terdiri atas bangunan gedung permanen dan semi permanen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti. 9. 826. Penilaian atas Monumen yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.652. 826. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 Rp.145.623. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.827.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap. b.847.623.10 Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 356.10 Bangunan Gedung per 31 Desember 2008 sebesar Rp.652.00 merupakan peralatan keamanan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 Alat Keamanan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.175.j.

00 Rp.60 Rp. b.319. dinilai berdasarkan harga pengganti.858.240. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.888.593.719.00 Bangunan Air per 31 Desember 2008 sebesar Rp.833.300. dinilai berdasarkan harga pengganti.299.324. 5.641.965.038. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 5. Bangunan Air (Irigasi) Rp.00 merupakan jaringan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai 64 .319. 10.851.332.830.920.1.00 Rp.00 Rp.446.719.023.222.240.00 merupakan jalan dan jembatan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.282.17.324. dinilai berdasarkan harga pengganti.00 Rp1.625. 44.300. Irigasi dan Rp.654.675. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.861. Penilaian atas Instalasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti. c.60 Jaringan a. Instalasi Rp. Penilaian atas Bangunan Air yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.023. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.833.965. 1.985. 8. d. Penilaian atas Jalan dan Jembatan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.164.899.771. Jalan dan Jembatan Jalan dan Jembatan per 31 Desember 2008 sebesar Rp1. Jalan. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 merupakan instalasi milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.524.830.00 merupakan bangunan air milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.055.164.851.00 Instalasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 67.055.193.567.00 Jaringan per 31 Desember 2008 sebesar Rp8.719.524.00 Rp.1. 27. 44. Jaringan Rp.

236.00 Buku dan Perpustakaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp9.906.088. b.010.00 Kesenian. a.325. 7.00 Rp. Terhadap Barang Bercorak Kesenian. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.989.088. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Kebudayaan Barang Bercorak Kesenian.010.482.00 merupakan barang bercorak kesenian dan kebudayaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hewan. 2.782. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.158.735.951. c. Kebudayaan didasarkan atas harga perolehan. Barang Bercorak Rp.00 merupakan buku/perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 Tanaman Hewan.816.172.00 Rp. maka dinilai sebesar Rp1.00 Rp.050.735.1.912. Ternak serta Rp.664. 9.325.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.759. Kebudayaan yang tidak diketahui harga perolehan. Kebudayaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 65 . Penilaian atas Barang Bercorak Kesenian. 18. 2.00 merupakan hewan. 10. Penilaian atas Buku/Perpustakaan didasarkan atas harga perolehan dan terhadap buku yang tidak diketahui harga perolehan atau harga pasarnya. 634.172.805.912. ternak serta tanaman milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.951. Ternak serta Tanaman per 31 Desember 2008 sebesar Rp1. 2.596. dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga pasar.252.00 Rp.berdasarkan harga perolehan.101.989. maka dinilai sebesar Rp1.239. Aset Tetap Lainnya Buku dan Perpustakaan Rp. 13.00 Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.213.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.750.

301.53.00 4.075. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.00 9. 1. 9.075.14.580.87 Rp.586.237.00 20. Ternak serta Tanaman yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.533.500.075.1.266. Penyediaan Dana Cadangan dialokasikan secara bertahap selama 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tahun Anggaran 2008 sampai dengan Tahun Anggaran 2014 dengan nilai sebesar 66 .533. 0.018. 0.586. sampai dengan 31 Desember 2008 belum diberlakukan. Tujuan pembentukan dana cadangan adalah guna memenuhi program peremajaan 20 (dua puluh) bus angkutan perkotaan di wilayah Propinsi DIY.00 Inventarisasi dan penilaian terhadap Aset Tetap milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2008 belum selesai seluruhnya.00 4. Konstruksi Dalam Rp. yang ditangani Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar.201.428.900. terdiri dari: No Uraian Nilai Kontrak (Rp) 1 Pembangunan Gedung Among Rogo APBD APBN TOTAL JUMLAH Kontruksi dlm Pengerjaan (Rp) 4.018.87 Rp.301.00 9. 1.442. dinilai berdasarkan harga pasar.916.442.075.075.575. sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Aset Tetap.237.266.00 4.00 Rp. 9.000.965. 19. Depresiasi / penyusutan atas Aset Tetap.8 Dana cadangan ditetapkan dengan Perda Nomor 3 Tahun 2008 tanggal 15 April 2008 tentang Penyediaan Dana Cadangan Daerah untuk membiayai Program dan Kegiatan Transportasi di DIY.266. Dana Cadangan Rp.00.00 Pengerjaan Konstruksi Dalam Pengerjaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.129.515.111.00 5.Penilaian atas Hewan. Dana Cadangan Rp.

Yogya Indah Sejahtera berlangsung selama 30 tahun dan akan 67 .00 Rp 56. 7.573.02 merupakan piutang akibat adanya tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TP TGR).00 Ketiga a.Rp1.000. Aset Lainnya Tagihan Bagi Hasil Kemitraan Rp. 9.00 Rp.00 Rp. 21.00 per tahun. 0.000. 22.430. Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.9 21.237.586. yang besarannya per tahun telah ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998.000.500.005.02 Perbendaharaan per 31 Rp.02 Rp.00 Desember 2008 sebesar Rp. 1. dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun.588. 221.442.285 m2 yang dikerjasamakan dengan PT. 6.588.00 Tagihan Bagi Hasil Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera. yang akan jatuh tempo setelah tahun 2008. Kemitraan Dengan PT Yogya Indah Sejahtera Aset lainnya berupa Kemitraan Dengan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.612. 31.087.007.000.681.000.681.248.7.00 Rp. Tagihan Tuntutan Perbendaharaan Tagihan Tuntutan Rp.55 Rp.573.56.000. 23.00 merupakan nilai tanah (setelah diadakan penyesuaian) milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Jalan Malioboro seluas 4. 221. 6. Kemitraan Dengan Pihak Rp.500.000.586.000. Yogya Indah Sejahtera.500.038. Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan PT.000.445.000.096.575.1.87 5.245.248.087.

Kemitraan Dengan PT Rally Rp450.00 Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Bengkel Rally Car Salon dan Service Station Nomor 1/Perj/Sekda /2005 tentang Pendirian dan Pengelolaan Bengkel Mobil Tanggal 31 Januari 2005 68 . hotel dan fasilitas lainnya dengan nilai Rp56.9) Inventarisasi terhadap Kemitraan dengan Pihak Ketiga lainnya sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2007 belum selesai seluruhnya. Kerjasama tersebut didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 11 Tahun 1990.00 (penilaian berdasarkan Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998).berakhir pada tahun 2020.000. Setelah berakhirnya perjanjian.000. b.681.000. Malioboro seluas 4.285 m2 dengan nilai sebesar Rp6. hotel dan fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall. dengan perjanjian kerjasama sebagai berikut : • PT.00 Rp0. ƒ Setelah berakhirnya perjanjian mendapatkan gedung pertokoan. sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Kemitraan dengan Pihak Ketiga.087. hotel dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall (lihat butir II. ƒ Pengelolaan perpakiran untuk umum di basement Malioboro Mall. • Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak : ƒ Kompensasi atas penyertaan. Yogya Indah Sejahtera sebagai pengelola usaha pertokoan dan hotel beserta fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall selama perjanjian berlaku.000. Kerjasama tersebut dibidang usaha pertokoan.500. ƒ Kompensasi atas areal di basement Hotel Ibis yang tidak dipergunakan sebagai tempat perparkiran untuk umum. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan tanah di Jl.588. Yogya Indah Sejahtera membiayai bangunan pertokoan. maka Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak berupa bangunan gedung. hotel dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall.00 dan PT.

00 67. 67. Nilai perolehan bangunan yang dikerjasamakan antara BLPT dengan PT Rally berdasarkan Kontrak No.724. Obat Kadaluwarsa dan Rusak pd RS Grhasia JUMLAH 69 67. Pendapatan Bengkel Rally dibagi keuntungan bersihnya antara Pemprop DIY dengan PT Rally dengan komposisi seperti yang telah disetujui bersama.00.00.000.000.00.55 3 Tagihan Pasien R.500.232.55 Aset Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp67.000.888.727.478.500.55 .693.00.136. 23.00 Rp. Hasil Studi dan Penelitian Rp 16.00 dan luas tanah yang digunakan untuk Rally seluas 176m2.839.727.569. Aset Lain-lain Rp.965. Sedangkan dari pihak PT Rally sendiri menyerahkan modal berupa peralatan bengkel senilai Rp810.S Grhasia - 121.693.000.965.965.901.693.00 Rp.232.693.00 Hasil Studi dan Penelitan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.690. 450.00 4.839.260.00 2 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Perbendaharaan - 32.618.00 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Kendaraan - 22.373. 176.651.478.373.16. 24. 0. Nilai perolehan tanah BLPT seluas 40.dimana pada perjanjian tersebut Pihak Pemda DIY wajib untuk menyediakan bangunan di area BLPT untuk keperluan operasional bengkel mobil tersebut.750.22/IIIB/03 Tanggal 15 Maret 2003 pada kegiatan Peningkatan BLPT Yogyakarta adalah sebesar Rp177. Setelah jangka waktu perjanjian berakhir PT Rally wajib mengalihkan dan menyerahkan hak kepemilikan dan kepentingan sah atas dan pada bengkel berikut dengan seluruh kegiatan usaha yang terkait dengan semua peralatan bengkel kepada Pemprop DIY. Sehingga nilai investasi seluruhnya sebesar Rp1.00.025 m2 pada tahun 1975 sebesar Rp199.965. Jangka waktu perjanjian berakhir 12 (dua belas) tahun setelah tanggal perjanjian ditandatangani.000.00 176. Bangunan tersebut disertakan sebagai modal kerjasama dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp.

PPh 23.33 Bantul.309.538.741.341.00 6 Kek Pemby Bg Hsl Retrebusi Daerah ke - 116.075.400.00 10.607.373.68 23. 1.448.607.312.493.00 711.250.5.000. 425.493.855.204.425.073.607.950.00 2 DINAS PEMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH 3 BADAN PERENCANA DAERAH 43.222. GK.614.538.614.193.51 JUMLAH 797.608. Utang Lainnya Rp.260.79 Rp. 662.550.765.696.918.117.982.23.889.00 31.00 425.589. dan Sleman - Kek Pembayaran Bg HSl Pajak ABT - 207.451.79 70 - 2.538.600.622.00 Perhitungan Rp.200. dan PPN) yang sampai dengan 31 Desember 2008 belum disetor ke Kas Negara.83 5 Kek Pemby Bg Hsl PBB ke Pemerintah Desa/Kelurahan - 242.704.873. Utang Pihak Ketiga (PFK) Utang Perhitungan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 121.36 Utang Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp.216.784.448.997.741.36 .461.45 Rp.493.548.00 5.28 662.454. Dengan rincian sebagai berikut: No SKPD 2008(Rp) 1 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 80.52 3 Kek Pembayaran Bg HSl Penerimaan PBB-KB Kab - 3.451.191.821. 662.79 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan PKB - 8.00 25.00 merupakan pemungutan pajak (PPh 21.95 2 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan BBNKB - 7.100.10 Kewajiban Jangka Pendek Rp. 953.00 5 SEKRETARIAT DAERAH 6 KANTOR PERWAKILAN 7 DINAS PERTANIAN 8 DINAS KEHUTANAN 9 DINAS PERIKANAN 164.1.299.00 JUMLAH 26.300.700. KP.589.822.238.944.05 468.651.741.00 4 DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH & SETWAN 47.451.00 Pemerintah Desa/Kelurahan - 7 Utang Upah Pungut Pajak - 8 Pendapatan Diterima Dimuka 9 Utang Lainya-Utang Sewa Tempat pada KPPD KP 4 661.24.00 Rp.

• Utang Sewa Tempat pada KPPD Kulon Progo sebesar Rp.751.541.00 merupakan bagian utang jangka panjang dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008.353. 150.572.000.541. 797.11 Rp.66 150.572.000.067.64 159.66 merupakan bagian bunga atas Utang Jangka Panjang yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008.64 • Utang Pokok sebesar Rp.191. Bagian Lancar Utang Jangka Rp.51 merupakan pendapatan sewa diterima dimuka atas 30 aset milik Pemerintah Provinsi DIY kepada pihak ketiga.49 Rp.353.000.105. merupakan hutang sewa atas tempat penitipan kendaraan bermotor. 150.00 merupakan utang pokok kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009. • Utang Bunga sebesar Rp. yang jatuh tempo pada tahun 2008.00 50.000.572.000. sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok (lihat butir VII. 24). 71 .000.541.353.000.696. 24). 50. 50.067.000.64 Panjang Bagian Lancar Utang Jangka Panjang Dalam Negeri per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 100. 71.00 100.66 59. Utang Dalam Negeri Rp.067. sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok yang akan berakhir lunas pada bulan Juni 2010 (lihat butir VII.00 28.260.353.66 terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 1 Utang Pokok 2 Utang Bunga JUMLAH 2007 (Rp) 100. 222. 150.1.00 Utang Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 50.000.353.572.000.000. 661.28. 159. 25) 5.66 27.783.15 Kewajiban Jangka Panjang Rp.572.356.• Pendapatan sewa diterima dimuka sebesar Rp. Rp. sesuai dengan jadwal angsuran bunga (lihat butir VII.000.

529.67 3.891.323.888.000.682.073.00) (953.700.00 (425.618.186.16 427.693.499.499.760.66 22.000.186.39 merupakan Ekuitas Dana Lancar atau Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berupa Sisa Kas Daerah. terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Rekening Giro BPD Prov DIY 73.000.643.00) 529.000.00 - 31.454. 279.985.366. 72.55 Anggaran Ekuitas Dana Lancar yang berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.668.00) 279.000.38 Rp.829.1.741.12 Ekuitas Dana Lancar 30.499.000.982.00 50.759.000.368.964.90 - 5 Deposito Berjangka di BTN 70.751. 5.148.063.49 Rp.963.337.387. 21.783.318. sesuai dengan jadwal angsuran bunga yang akan berakhir lunas pada bulan Juni 2010 (lihat butir VII.49 Utang Bunga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.216.186.682.00 - 7 Deposito Berjangka di BNI 5.862.685.664.374.000.038.183.000.105.536. 21.39 (22.55 8 Kas di Bendahara Pengeluaran 10 Hutang PFK 11 Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran JUMLAH 72 .654.70 3 Rekening Giro di Bank BTN 46.891.29.00 27.000.607.525.751. 25).39 Rp. Utang Bunga Rp.771.00 6 Deposito Berjangka di BRI 20.720.000.58 Rp.957. 569.230.371.783.146.643.643.583.957. Sisa Lebih Perhitungan Rp.356.94 2 Rekening Giro di Bank Mandiri 20.49 merupakan akumulasi utang bunga yang akan dibayar atas utang pokok jangka panjang kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009.000.00) (6.569. sesuai dengan Perhitungan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2008.306.91 4 Rekening Giro di Bank BRI 11.

5. 12.923.26 - 8 9 10 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da 11 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da JUMLAH 32.000.708.036. Cadangan Piutang Rp.692.26 2 Pendapatan Sewa Mess Kaliurang pada Diskimpraswil th 2007 - 7.986.150.07 Cadangan Piutang Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp41.00 sebesar Rp 20.40 - 127.570.70 .361.70 Rp.282.655.00 pada Grhasia Rp.255. dan Kaperda Rp.750.000. 41.269.400. Cadangan Persediaan 72.920.00 5 Jasa Giro KPPD Bantul dan KPPD GK 2.401.624.305.00 - 7 Pendapatan Yg Blm disetor kek Kas Da s/d 31 Des 2008 12.336.00 dan jasa - 515.291.26 Rp.505.000.50 Cadangan Persediaan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp7.082.397.00 31.036.00 - - Sisa Dana Askes pada BP4 - 7. 507.720.401.632.14.215.215.705.00 - - Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran SKPD - 20. 127.401.920.442.00 giro Rs Grhasia Rp.231.00 - - 3 4 Jasa Giro KPPD Sleman dan KPPD KP 3.952.000.054.00 36.348.00 - 6 Jasa Giro KPPD BPKD Non Dinas 315.00 2.00 16.401.232.125.336. Pendapatan yang Rp.66 22.489.14 Rp. 6.34.161.00 sebesar Rp 2.125.s Grhasia Rp.397.231.Rp.882.161.26 Ditangguhkan Pendapatan yang ditangguhkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 - - Penerimaan Askes R.215.831. 7. 73 .900.117.900. 33.817.269.708.931.683. 22.305.00 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Kas di Tim Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi - 21.931. 127.844. 7.305.269.093.

1. 74 .35 Ekuitas Dana Investasi Rp.419.d 15).45).000.00 Rp.000.999.00) untuk pembayaran hutang jangka pendek Dana yang harus disediakan untuk pembayaran hutang jangka pendek per 31 Desember 2008 sebesar (Rp812.16 Investasi Jangka Panjang Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Cadangan Penjaminan UKM Rp.047.020. 2.8 dan II.698.481.00 Cadangan Penjaminan UMKM sebesar Rp10.090.13 Rp.613.00 ditempatkan pada Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya usaha yang dikembangkan Rp.00 Rp3.00 Cadangan Dana Lain Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp.9 ). 10 s. Rp Dana Aset Lancar 0.358.613.847.33.474. 0.92 Rp.024.024.000. Diinvestasikan Dalam Aset Rp.45) 34. 2.609.156.00 5. 3. Diinvestasikan Dalam Rp.749.00 merupakan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam 6 (enam) bidang Aset Tetap (lihat butir III. 97.00 Rp 0. 37.481.(812.000.16 merupakan kekayaan bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan sebagai Penyertaan Modal dan Penyertaan Kerjasama (lihat butir II.3.090. Dana yang harus disediakan Rp(23. 0. 10. 35.366.358.502.70 Tetap Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 31 Desember 2008 sebesar Rp.000.024.482.373.489.339.791.16 36.299.264.047.516.999.847.155.000.502. 156.186.

00 Rp 1.621. 31. dan Aset Lainlain (lihat butir V.551.356. Dana yang harus disediakan Rp.55 Lainnya Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp30.00 Cadangan Diinvestasikan dalam Dana Cadangan per 31 Desember Rp.237.02 merupakan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam Tagihan Penjualan Angsuran.442.430.87 Rp 0.783.02 Rp.49) untuk pembayaran hutang jangka panjang Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Dana yang Harus disediakan untuk Pembayaran Utang Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar (Rp.237. 75 2008 sebesar .24 dan 25).096. (71.586.87 (lihat butir IV. 5.586.87 Rp 0.1.005.d 20).49).30).751. merupakan pengurangan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan dipergunakan untuk Pembayaran Utang Jangka Panjang (lihat butir VII.105.38. Dinvestasikan dalam Dana Rp 1.007. 23.783.751. 1. Rp.237. Diinvestasikan Dalam Aset Rp.586.49) 39.937. 71.586.245.17 s.442.14 Ekuitas Dana Cadangan 40.442. (222. Kemitraan Dengan Pihak Ketiga.

265.120.556. 1.469. Dana Bagi Hasil Bukan Pajak.699.61 70.305.692.809. Belanja Subsidi.000.000.023.00 314.787.97 Rp. Dana Bagi Hasil Pajak.900.452.695.800.700.893.898.1.738.481. Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan.150.00 Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp1.00 54.485.67 65.028.261.394.860.957.1. Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Operasi adalah peneriman kas dari Pajak Daerah.000.894.00 . Arus Kas Keluar 2008 (Rp) 525.258.805.426.95 43. DAK. DAU.379. Belanja Bantuan Keuangan.00 268.880.000.468.354.00 11.97 Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.620.39 berasal dari : URAIAN Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Dana Bagi Hasil Pajak Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Otonomi Khusus Dana Penyesuaian Hibah Dana Darurat Pendapatan Lainnya Arus Kas Masuk 2.00 Rp873.00 19.446.185.425.800.106. Belanja Bagi Hasil dalam tahun anggaran 2008.261.185.275.00 64.15 Komponen-Komponen Aliran Kas A.834.979.141.831.407.884.400. Belanja Hibah.246. Dana Penyesuaian.308.407. Hibah.400.075.00 11.809.258. Belanja Bantuan Sosial.927.257.904.000.383. Dana Darurat dan Pendapatan Lainnya dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Pegawai.00 437.751.246.469.39 Rp1.712.787.400.860.050.452.479. Belanja Barang dan Jasa.556.259.00 1.00 58.26 1.50 12.407. Arus Kas Masuk Rp1.258.914.078.192.00 336.549. 1.965.347. Dana Otonomi Khusus.00 511.587.692.291.39 2007 (Rp) 434.410.401.5.366.813.193. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.00 dipergunakan untuk : URAIAN 2008 (Rp) 373.712.678.00 223.00 487.00 23.898.150.00 Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial 76 2007 (Rp) 312.469.35 29.00 293.246.593.002. Belanja Tidak Terduga. Belanja Bunga.543.611.305.773.00 77.301.00 16.02 24.

00 201.329.000.339.742.452.000. 140.892.000.983.00 Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.000.999.469.97 Aktivitas Operasi Arus Kas Masuk Bersih untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar (Rp2.900.246. Irigasi dan Jaringan. berasal dari : URAIAN Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1.261.983.983.000.97 Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan Arus Kas dari Aktivitas Investasi adalah peneriman kas dari Pendapatan Penjualan atas Tanah.150.000.408.00 150.742.800.408.61). 431.008.000.Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin.00 berasal dari : URAIAN Pendapatan Penjualan atas Tanah Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan Pendapatan Penjualan atas Jalan.500.00 2007 (Rp) 80.00 1.61) 431.712.500.258.800. (2. Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya serta penjualan Aset Lainnya.309.401.000.97 1.665.452. 1.00 140.407.000.556. Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan.00 36.158.868.500. Irigasi dan Jaringan Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya Pendapatan dari Penjualan Aset Lainnya Arus Kas Masuk 77 2008 (Rp) 2007 (Rp) 140.700.374.422.741.700.000.800.700.059.700.742.000.305. Pendapatan Penjualan atas Jalan.692.309.383.261.362.500.329.556.00 858.00 161.401.( 2.309. Arus Kas Bersih dari 2008 (Rp) 46.008.00 873.00 Arus Kas Dari Aktivitas Operasi B.000. 140.700.429.892. dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Modal serta Aset Lainnya dalam tahun anggaran 2008.61) Rp.00 .00 873.00 1. Rp.809.150.39 1.00 1.383.00 1.00 Rp. Arus Kas Masuk Rp.URAIAN Belanja Bantuan Keuangan Belanja Tidak Terduga Belanja Bagi Hasil Jumlah (18 s/d 26) 3.

00 191.416.00 1.330.00 Rp Arus Kas masuk di Kas Daerah dari aktivitas pembiayaan dalam anggaran 2008 adalah sebesar Rp7.833.851.724.033.693.00 847.00) Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan Arus Kas Keluar Bersih untuk Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.500.234.193. Arus Kas Masuk Rp.00 Rp.00 dipergunakan untuk : URAIAN Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan. Pemberian Pinjaman dalam tahun anggaran 2008.472. 2008 (Rp) 2007 (Rp) 140.594.102.(191.220.725.874.025. Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah.989.851.00 Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.00 (191.952.595.502. Penerimaan Pinjaman dan Obligasi.00 2.724.185.00) Arus Kas Dari Aktivitas Pembiayaan Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan adalah peneriman kas dari Pencairan Dana Cadangan.00 50.089.00 89.154.833.00 31.989.700.000.185.351.025.403.725.509.693.104.2.693.00 78 0.193.880.193.515.351. Arus Kas Keluar Bersih 2008 (Rp) 21.025. 191.00 104.735.665.886.00 tahun .00 82.102.724. Irigasi dan Jaringan Belanja Aset Tetap Lainnya Belanja Aset Lainnya Arus Kas Keluar 3.00 1. Arus Kas Keluar Rp191.351. 1.472.00) berasal dari : URAIAN Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan C.313. Penerimaan Kembali Pinjaman serta Penerimaan Piutang.550.724.502.851. dikurangi dengan pengeluaran kas untuk pembayaran Pembentukan Dana Cadangan. Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi .000.536.725.936.989.00 2007 (Rp) 1.490.072.008.100.724.00 191.00 104.725.000.522.989.833. (191.00) (Rp103.833.080. 7.00 47.00 31.00 Rp104.428. Hasil Penjualan Aset Daerah yang Dipisahkan.989.900.724.00 17.280.00) (103.633.724.

00 (55.884.518.URAIAN Pencairan Dana Cadangan Hasil Penjualan Aset/ Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Penerimaan Pinjaman dan Obligasi Penerimaan Kembali Pinjaman Penerimaan Piutang Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan Arus Kas Masuk 2008 (Rp) 2007 (Rp) - - 6.030.367.00 62.000.781.00 4.000.822.781.00 berasal dari : URAIAN 2008 (Rp) Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 79 2007 (Rp) 7.000.000.859.00) (9.884.000.618.618.728.000.884.472.000.00 56.00 - Rp.162.00 9.913.027.653.030.502.00) .859.781.00 100.168.00 Rp.000.00) 2007 (Rp) (Rp9.710.000.00 2.00 7.00 dipergunakan untuk : URAIAN Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi Pemberian Pinjaman Penyelesaian Kegiatan DPA-L Pembayaran Kewajiban Tahun Lalu Yang Blm Terselesaikan Jumlah (57 s/d 62) 3.913.859. 9.502.000.618.385.385.691.102.00 933.532.884.000.00 - 393.00 9.913.618.532.618. Arus Kas Keluar Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.859.00 (Rp.532.859.385.102.030.781. 62.00) Aktivitas Pembiayaan Arus Kas Keluar Bersih untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp55.385. Arus Kas Bersih 2008 (Rp) 1.859.472.00 9. 62.55.00 62.289.000.575.00 100.475.000.532.

618.983.458.000.576. 0.000.905.216.00 20. Sisa Kas BUD dan Bendahara Pengeluaran 2007 (Rp) 431.829.329.00) (506.499.185. berasal dari : URAIAN 2008 (Rp) (2.00) (506.913.569.000.741.212.309.000.387.66 11.458.496.843.248.859.61) Aktivitas Operasi Aktivitas Investasi Non Keuangan Aktivitas Pembiayaan Aktivitas Non Anggaran JUMLAH F.90 70.063.989.00 5.724.781.000.892.00 (425.000.496.250.00 31.61) Kenaikan (penurunan) Bersih Kas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar (Rp.351.97 Rp279.862.618.759.771.248.00) (6.186.371.00) * Rekening Giro BPD * Rekening Giro Mandiri * Rekening Giro BTN * Rekening Giro BRI * Deposito Berjangka BTN * Deposito Berjangka BRI * Deposito Berjangka BNI * Kas di Bendahara Pengeluaran Hutang PFK Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran 80 .00) (55.693.525.576.67 46.212.00) 318.00 No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Arus Kas Masuk Penerimaan Perhitungan Pihak Ketiga 2 Arus Kas Keluar Pengeluaran Perhitungan Pihak Ketiga Jumlah Arus Kas Bersih dr Aktivitas Non Anggaran E.97 (103.212.D.985.581.39 Per 31 Desember 2007 Sisa Kas Daerah dan Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.643.693.499.607. Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas - - - - - - - (506.00) (9.000.496.148.00) (250.39 berada di : URAIAN JUMLAH (Rp) 73.61) (191.000.576.408. Arus Kas Dari Aktivitas Non Anggaran Arus Keluar Kas dari transaksi non anggaran sebesar Rp.454.248.668.16 20.643.030.61).374.00) - (Rp250.000.000.742.025.186.458.

052.499.374.000.00 31.39 F.525.387.643.759.607.05 berada di : URAIAN Rek BPD (Rutin+Gaji) Bank Mandiri BTN BRI Deposito BTN Deposito BRI Deposito BNI Kas di Bendahara Pengeluaran (-) Utang PFK (-) Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran SISA KAS DI BUD Kas di Bendahara Penerimaan Kas di Rek Penjaminan UMKM Kas di Rek Gubernur Utang PFK Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran SISA KAS AKHIR PER 31 DES 2008 81 JUMLAH (Rp) 73.000.618.000.829.00 108. Sisa Kas Per 31 Desember 2008 Rp 290.063.216.000.000.525.547.643.499.TOTAL 279.454.00 6.197.000.00 20.693.00 290.741.985.186.607.05 Sisa Kas Daerah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2007 sebesar Rp.05 .000.39 12.769.66 425.67 46.931.290.862.00 5.16 20.052.197.186.771.231.556.000.00 10.00) 279.000.197.148.000.052.000.66 11.90 70.556.556.741.569.668.371.000.00) (6.00 (425.569.

Dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Tahun anggaran 2008 telah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan juga memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentag Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Kami menyadari sepenuhnya bahwa Catatan Atas Laporan Keuangan yang telah kami sajikan ini masih belum sempurna dalam arti belum seperti yang diharapkan. dan semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan bimbingan dan meridhoi upaya yang telah kami lakukan.58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.BAB VI PENUTUP Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yoryakarta pada APBD Tahun Anggaran 2008 telah disusun sesuai dengan aturan yang berlaku. dengan maksud untuk penyempurnaan dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk periode yang akan datang. Meskipun demikian dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Provinsi DIY juga memperhatikan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 mengenai Standar Akuntansi Pemerintahan serta Peraturan Pemerintah No. Sehubungan dengan kondisi tersebut kami mengharapkan masukan dari berbagai pihak. GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA HAMENGKU BUWONO X 82 .