LAMPIRAN IV.

PERATURAN DAERAH
PROVINSI DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA
NOMOR 5 TAHUN 2009
TANGGAL 20 AGUSTUS 2009

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TAHUN ANGGARAN 2008
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan Keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi
keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu
periode pelaporan. Laporan Keuangan terutama digunakan untuk membandingkan
realisasi pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan dengan anggaran yang telah
ditetapkan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektifitas dan efisiensi suatu entitas
pelaporan, dan membantu menentukan ketaataanya terhadap peraturan perundangundangan.
Pelaporan keuangan Pemerintah Daerah disusun untuk menyajikan informasi yang
bermanfaat bagi para pengguna laporan dalam menilai akuntabilitas dan membuat
keputusan baik keputusan ekonomi, sosial, maupun politik dengan :
1) menyediakan informasi mengenai kesesuaian

cara memperoleh sumber daya

ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan
perundang-undangan.
2) menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan
dalam kegiatan Pemerintah Daerah serta hasil-hasil yang telah dicapai.
3) menyediakan informasi mengenai upaya Pemerintah Daerah dalam mendanai
seluruh kegiatan dan mencukupi kebutuhan kas.
4) menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi Pemerintah Daerah
berkaitan dengan sumber-sumber penerimaan, baik jangka pendek maupun jangka
panjang, termasuk yang berasal dari pungutan pajak dan pinjaman.
5) menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan Pemerintah Daerah,
mengenai kenaikan atau penurunan, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama
periode pelaporan.
Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, laporan keuangan Pemerintah Daerah
menyediakan informasi mengenai pendapatan, belanja, pembiayaan, aset, kewajiban,
ekuitas dana, dan arus kas Pemerintah Daerah.

1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan
Landasan hukum penyusunan laporan keuangan Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta sesuai Representasi Gubernur :
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
3. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007
tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;
4. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2008
tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
5. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
6. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 17.1 Tahun 2007
tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta;
7. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2008
tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
8. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 34 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
dengan memperhatikan :
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ;
4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara
Pemerintah Pusat dan Daerah ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan

2

6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah;
1.3.

Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan
Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan adalah sebagai berikut :
Bab I.

Pendahuluan

1.1. Maksud dan tujuan penyusunan laporan keuangan
1.2. Landasan hukum penyusunan laporan keuangan
1.3 Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan
Bab II. Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan dan Pencapaian Target Kinerja
APBD
2.1. Ekonomi Makro
2.2. Kebijakan Keuangan
2.3. Pencapaian Target Kinerja APBD
Bab III. Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan
3.1. Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan
Bab IV. Kebijakan Akuntansi
4.1. Entitas Pelaporan Keuangan Daerah
4.2. Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan
4.3. Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan
Bab V. Penjelasan Pos-pos Laporan Keuangan
5.1. Rincian dan penjelasan masing-masing pos-pos pelaporan keuangan
5.1.1. Pendapatan
5.1.2. Belanja
5.1.3. Pembiayaan
5.1.4. Aset
5.1.5. Kewajiban
5.1.6. Ekuitas Dana
5.1.7. Komponen-komponen Arus Kas
Bab VI. Penjelasan atas informasi-informasi non keuangan
Bab VII. Penutup

3

BAB II
EKONOMI MAKRO, KEBIJAKAN KEUANGAN DAN
PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD
2.1. Ekonomi Makro
Kondisi makro ekonomi DIY pada tahun 2006 kurang kondusif. Walaupun demikian
perekonomian DIY masih dapat tumbuh positif sebesar 3,71% lebih lambat dari laju
pertumbuhan tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 5,12% dan
4,74% serta lebih rendah dari pertumbunan ekonomi nasional sebesar 5,5% pada tahun
2006. Nilai PDRB DIY dengan menggunakan harga konstan tahun 2000 tercatat
Rp.17.539 Milyar pada tahun 2006, lebih tinggi dari nilai PDRB tahun 2005 sebesar
Rp. 16.911 milyar.
Angka pertumbuhan ekonomi DIY tersebut jauh lebih rendah dari proyeksi awal tahun
dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 4,40%-4,80%. Kondisi ini disebabkan masih
rendahnya daya beli masyarakat DIY walaupun kecenderungan suku bunga domestik
mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2006. Namun demikian pengaruh
kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 dan terjadinya gempa tektonik tahun 2006
serta kenaikan harga beras pada akhir tahun 2006 sebagai akibat kemarau panjang yang
mengakibatkan tertundanya musim tanam.
Perkembangan ekonomi pada tahun 2006 terutama terkait dengan membaiknya kinerja
di 3 (tiga) sektor unggulan dalam perekonomian DIY yaitu sektor perdagangan, hotel
dan restauran, sektor jasa-jasa dan sektor bangunan, yang masing-masing memberikan
andil positif sebesar 1,14%, 1,14% dan 1,10%. Sementara itu sektor pertanian masih
menjadi sektor dominan di DIY, pada tahun 2006 merupakan kontributor terbesat
keempat terhadap perekonomian dengan andil positip sebesar 0.74%. Jika dilihat dari
angka pertumbuhannya, pertumbuhan tertinggi dialami oleh sektor bangunan sebesar
13,28%. Pertumbuhan tinggi yang dialami oleh sektor bangunan berkaitan dengan
aktifitas kegiatan rekonstruksi tempat tinggal, tempat usaha maupun bangunan publik
yang rusak akibat gempa tektonik, yang ditunjang dengan bantuan baik dari pemerintah
maupun swasta.
PDRB perkapita penduduk DIY tahun 2006 diperkirakan sebesar Rp 8,79 juta
perkapita pertahun, meningkat 15,60% dibandingkan tahun 2005 yang tercatat sebesar

4

71 3 2 DIY 1 Nasional 0 2004 2005 2006* Keterangan: * angka sementara Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006).60 juta perkapita pertahun.25% lebih rendah jika dibandingkan denga tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 6.71%) seperti tercermin pada diagram berikut ini. prospek perekonomian DIY juga diproyeksikan akan membaik.9 5. Kontribusi empat sektor terbesar. sektor pertanian dan industri pengolahan. Hal ini terutama dipicu oleh 5 .54 juta atau meningkat 17. berturut-turut dari yang terbesar adalah sektor jasa-jasa. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2006 tercatat sebesar Rp.74 4 3.6 5 4. hotel dan restoran.13 5. Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi Propinsi DIY dari tahun 2004 – 2006 mengalami penurunan setiap tahunnya (rata-rata 0.419.780. sektor perdagangan. Laju pertumbuhan ekonomi DIY tahun 2007 diperkirakan tumbuh berkisar 4. 1. PERTUMBUHAN EKONOMI DIY 2004-2006 (Harga Konstan 2000) 6 5.41%) cukup berperan pada kenaikan nominal PDRB perkapita. atau lebih tinggi dari tahun 2006. diolah Sejalan dengan optimisme laju pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan semakin cepat pada tahun 2007. 29. Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2006 sebesar 6. Dibidang ketenagakerjaan persoalan pengangguran masih menjadi permasalahan yang harus diatasi karena kecenderungan makin tinggi tingkat pengangguran terbuka.Rp 7.68%. Faktor inflasi yang mencapai 2 digit pada tahun 2006 (10.59%.08 juta.26% dan 7.16% dibandingkan tahun 2005 sebesar Rp 25.6 4.

01%).87 13.98 10. sektor industri pengolahan (13.74%).86 0. Peranan Sektoral Peranan sektoral terhadap pembentukan PDRB pada tahun 2006 menunjukkan sektor perdagangan hotel dan restoran memberikan kontribusi terbesar (20. Gas. sektor keuangan persewaan dan jasa perusahaan (8.85 Listrik.70%). sektor jasa-jasa (17. Air Bersih 13.66 Pertanian 0 5 10 15 20 25 Keterangan: 2006 angka sementara.87 19.67 Bangunan 0. Hotel. sedangkan sektor bangunan disebabkan berlangsungnya proses rekonstruksi bangunan dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa. sektor bangunan (9. Restoran 20. 2. Pertumbuhan ekonomi akan mengalami kenaikan tidak jauh dari tahun 2007. sektor listrik gas dan air bersih (0. Persewaann & Jasa Perusahaan 8. pada tahun 2008 kondisi ekonomi DIY juga akan semakin baik dan stabil.56 9.85 Jasa-Jasa Keuangan. seperti tergambar dalam diagram di bawah ini.7 0.01 9.87%). 6 .87%). Selain itu. hotel dan restoran.12 Pengangkutan & Komunikasi 9. diolah.86). industri pariwisata diperkirakan juga akan kembali menggeliat yang selanjutnya akan mendorong kinerja sektor perdagangan. Sektor pertanian produktivitasnya akan membaik setelah menghadapi kondisi cuaca yang kurang kondusif. KONTRIBUSI SEKTOR THD PDRB DIY (%) 17.35 16. sektor pengangkutan dan komunikasi (9. 2007 angka proyeksi Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006). Dengan melihat prospek ekonomi tahun 2007 tersebut diatas.74 20.68 18. Peranan sektor berturut-turut dari yang tinggi ke rendah adalah sektor perdagangan hotel dan restoran (20.sektor pertanian dan sektor bangunan yang diperkirakan tumbuh pesat.98%).53 Industri Pengolahan Pertambangan & Penggalian 2007 2006 0.09 Perdagangan. yaitu sekitar 4. sektor pertanian (18.35%).74%). dan sektor pertambangan dan penggalian (0.62%).5 – 5%.62 8.

Selama tahun 2006 laju inflasi DIY menembus dua digit yakni 10. Angka inflasi DIY merupakan angka inflasi tertinggi diantara kota-kota di pulau Jawa dan peringkat ke lima di Indonesia. Faktor lain yang juga ikut mendukung adalah pencairan dana bantuan gempa yang terealisasi pada tahun 2006.3. Banjarmasin (11. setelah Lhokseumawe (11. Inflasi Inflasi Propinsi DIY tahun 2001 – 2006 menunjukkan angka yang fluktuatif tergantung kestabilan kondisi ekonomi pada saat itu. dampak gempa dan kemarau panjang yang melonjakkan harga kelompok bahan makanan terutama beras.60%. 4. Disamping itu pengaruh faktor musiman seperti tahun ajaran baru dan musim liburan juga mempunyai peran dalam mendorong inflasi DIY. Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006). diolah. Tingkat inflasi tahun 2005 cukup tinggi hal ini terpengaruh oleh naiknya biaya produksi.66%) dan Kendari (10. Jambi (10. merosotnya nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga perbankan.47%.42% diatas inflasi nasional sebesar 6. Investasi Perkembangan realisasi investasi PMA/PMDN di Propinsi DIY secara komulatif dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan seperti tercermin pada tabel sebagai berikut: 7 .03%). Tingkat inflasi ini diprediksi akan terus meningkat pada tahun 2006 dan 2007. Kebijakan pemerintah terhadap harga komoditas barang strategis (kenaikan harga dan kelangkaan BBM).57%).

PMDN

TAHUN

PMA

∑ Rp

∑ Proyek

∑ US$

∑ Proyek

2001

1.814.240.365.869

114

129.108.237

45

2002

1.961.732.260.090

121

106.640.524

49

2003

2.405.274.896.480

120

140.414.202

59

2004

2.401.966.867.693

120

168.807.744

57

2005

2.251.066.507.693

120

204.852.734

64

2006

2.144.879.085.707

116

208.865.309

71

Nilai Investasi (dalam juta rupiah) menurut jenisnya adalah sebagai berikut:
Jenis

2000

2001

2002

2003

2004

PMDN/PMA

445.231

576.783

265.543

755.605

173.987

Rumahtangga

582.667

1.366.120

1.516.760

1.735.355

2.318.447

Pemerintah

940.918

844.085

932.463

1.077.575

1.180.709

Non Fasilitas

1.808.381

1.472.034

2.917.798

2.420.751

3.630.217

TOTAL

3.777.198

4.259.022

5.110.478

5.989.266

7.303.360

Pencapaian investasi tahun 2006 untuk PMDN 2,14 trilyun mengalami penurunan
sebesar 4,75 %, sedangkan PMA 208.865.309 US$ mengalami kenaikan sebesar
1,96 % dibandingkan dari tahun 2005.
2.2. Kebijakan Keuangan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa Kebijakan Umum APBD (KUA)
disusun dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sebagai
dokumen rencana kerja tahunan daerah, RKPD disusun dengan mengacu Rencana
Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah (RPJM) Daerah. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 17
Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-undang Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

8

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 050/2020, tertanggal 11
Agustus 2005 tentang Petunjuk Penyusunan Dokumen RPJPD dan RPJMD, dalam
salah satu pernyataannya menyebutkan bahwa bagi daerah-daerah yang belum
melaksanakan Pilkada langsung, Renstra Daerah atau Propeda berlaku sebagai
dokumen perencanaan jangka menengah hingga berakhir masa bakti Kepala Daerah,
sehingga penyusunan RKPD dan KUA mengacu kepada Renstrada Propinsi DIY
Tahun 2004-2008.
RKPD Propinsi DIY sebagai dokumen rencana kerja daerah tahun 2008 dihasilkan
melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi yang
merupakan forum para pemangku kepentingan (stakeholder) pembangunan daerah
dan forum kelanjutan dari musyawarah-musyawarah di tingkat Kabupaten/Kota.
KUA yang merupakan dokumen kebijakan daerah dalam satu tahun anggaran yang
menjadi petunjuk dan ketentuan umum yang disepakati sebagai pedoman penyusunan
RAPBD, memuat sasaran dan target pencapaian kinerja yang terukur dari setiap
urusan pemerintahan daerah yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi
belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang disertai dengan asumsi
yang mendasari. Asumsi yang dimaksud adalah mempertimbangkan perkembangan
ekonomi makro dan perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal yang ditetapkan
pemerintah.

Dalam rangka penyusunan APBD diperlukan Prioritas dan Plafon Anggaran yang
disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah untuk dijadikan sebagai
dasar penyusunan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2008.
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) merupakan dokumen sementara
yang memuat program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan
untuk setiap program dan kegiatan. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, penyusunan
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara mengacu kepada Kebijakan Umum APBD
(KUA). Pada tanggal 3 Januari 2008 Pemerintah Propinsi DIY telah menetapkan
KUA Tahun 2008, yaitu dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan antara
Pemerintah Provinsi DIY dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DIY
Nomor: 1/KSP/I/2008 dan Nomor: 1/K/DPRD/2008 tentang Kebijakan Umum
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008.
9

Berdasarkan KUA Tahun 2008 tersebut disusun PPAS Provinsi DIY Tahun 2008
yang selanjutnya dijadikan bahan pembahasan antara Eksekutif dan Legislatif untuk
disepakati dalam bentuk Nota Kesepakatan tentang Prioritas dan Plafon Anggaran
Provinsi DIY Tahun 2008. Prioritas dan Plafon Anggaran yang telah disepakati
tersebut selanjutnya dijadikan pedoman dalam penyusunan rencana kerja anggaran
(RKA) pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah menyebutkan bahwa Perubahan APBD dilakukan dengan terlebih dahulu
menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan APBD. Perubahan APBD
dilakukan setelah Perhitungan APBD tahun sebelumnya selesai ditetapkan. KUA
Perubahan APBD Provinsi DIY Tahun 2008 disusun dengan mendasarkan hal-hal
sebagai berikut:
ƒ Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada bulan Mei tahun 2008
ƒ Asumsi makroekonomi tidak mengalami perubahan
ƒ Kewajiban terhadap Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota, berupa
bagi hasil pajak daerah.
ƒ Kewajiban terhadap belanja langsung yang ada di setiap SKPD (kekurangan
pembayaran beban belanja listrik, telepon, internet, air minum dan lain-lain).
ƒ Pergeseran anggaran antar Rincian Obyek Belanja dan pergeseran antar Obyek
Belanja dalam Jenis Belanja.
ƒ Pembetulan penulisan dan penempatan kode rekening yang masih kurang tepat di
masing-masing SKPD.
ƒ Penataan kembali belanja gaji pegawai berdasarkan realisasi gaji bulan Agustus
2008 dan adanya penyesuaian kenaikan tunjangan jabatan.
ƒ Kewajiban belanja terhadap pendampingan dana dari pusat yang ada di SKPD.
ƒ Penambahan pendapatan dan belanja daerah, sehubungan dengan terlampauinya
target penerimaan pendapatan
ƒ Sisa Lebih Anggaran Tahun 2007
Sumber pendanaan APBD berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana
Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Implikasi kondisi makro

10

ekonomi 2008 terhadap sumber pendanaan APBD 2008, mengakibatkan sumber
pendanaan APBD 2008 mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terkait dengan
kondisi ekonomi yang semakin baik pasca terjadinya gempa bumi bulan Mei 2006.
Hal ini ditandai dengan pulihnya proses produksi barang dan jasa serta meningkatnya
daya beli di masyarakat. Pada tahun 2008 diperkirakan PDRB DIY naik berkisar
4,5% s/d 5,0%. Demikian juga dengan aset-aset masyarakat dan pemerintah yang
sudah banyak direnovasi, pada tahun 2008 sudah dapat dipergunakan lagi untuk
melakukan kegiatan ekonomi.
Adanya kenaikan pendapatan tahun 2008 dari target semula, diantaranya disebabkan
adanya perubahan anggaran pendapatan naik sebesar 6,63% atau sebesar Rp 75
milyar, dari Rp 1,086 trilyun menjadi Rp 1,161 trilyun. Kenaikan pendapatan ini
antara lain didukung kenaikan retribusi dan pajak daerah yang meliputi PKB,
BBNKB dan PBB-KB. Rincian sumber pendanaan APBD tahun 2008 adalah sebagai
berikut:
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
PAD sebesar Rp632.872.311.654,13, dengan perincian Pajak Daerah sebesar
Rp525.185.354.193,35, Retribusi Daerah sebesarRp29.259.898.275,50; Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sebesar Rp12.481.050.738,67
dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sebesar Rp65.946.008.446,61.
2. Dana Perimbangan dan Transfer Pemerintah Pusat Lainnya
Dana Perimbangan sebesar Rp601.802.167.488,00, dengan perincian Bagi Hasil
Pajak

sebesar

Rp70.549.425.301,00,

Bagi

Hasil

Bukan

Pajak

sebesar

Rp11.347.787,00, Dana Alokasi Umum sebesar Rp511.773.394.400,00 dan Dana
Alokasi Khusus sebesar Rp19.468.000.000,00.
Sedangkan

Dana

Transfer

Pemerintah

Pusat

Lainnya

adalah

sebesar

Rp314.880.000,00 yang merupakan Dana Penyesuaian.
3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah
Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah

sebesar Rp23.620.587.265,26

merupakan dana hibah/sumbangan pihak ketiga

11

yang

Pencapaian Target Kinerja APBD 1. realisasi fisik 100%. Pemuda dan Olah Raga: - Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan. Realisasi keuangan 86.25%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 87. - Program Pendidikan Luar Biasa. Realisasi keuangan 92. 12 . - Program Pendidikan Anak Usia Dini. Realisasi Keuangan 80.70%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi keuangan 95.62%. Realisasi keuangan 78.34%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. realisasi fisik 100%.85%.66%. realisasi fisik 100%. Yang terdiri dari: - Program Administrasi Layanan Perkantoran.69%. Realisasi keuangan 94.34%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.01%. - Program Manajemen Pelayanan Pendidikan. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan 91. Realisasi keuangan 88.99%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 94.38%. - Program Pendidikan Non Formal. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. Kinerja SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 Melaksanakan 16 program yang terdiri dari 92 kegiatan. realisasi fisik 100%. Dinas Pendidikan.58%. - Proram Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda. - Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. - Program Pendidikan Menengah. - Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Realisasi keuangan 80. Realisasi keuangan 78.3. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.44%. realisasi fisik 100%. - Program Pendidikan Tinggi.12%.2. Realisasi keuangan 88. Realisasi keuangan 97.

Realisasi Program 99. Realisasi keuangan 89. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga. - Program Peningkatan Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan.16%. Realisasi Program 87.. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%. Realisasi Program 91. Realisasi Keuangan 93%.94%. Realisasi Program 93.- Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga.00%.00%. Realisasi Program 100. 2. Realisasi Program 96. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Promosi dan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Realisasi Program 100. Realisasi Program 100. Realisasi Keuangan 96. 3. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.00%. Realisasi Program 100. Realisasi Program 98. - Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin. - Program Pengembangan Lingkungan Sehat. Realisasi keuangan 99. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. realisasi fisik 100%. - Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS/RS Jiwa/RS Paruparu/RS Mata.00%. Dinas Kesehatan.00%. Badan Perpustakaan Daerah.00%. - Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan.00%.23%.00%.00%. - Program Perbaikan Gizi Masyarakat. Realisasi Program 81. realisasi fisik 100%. Realisasi Program 100.24%.02%. Realisasi keuangan 86.75%. - Program Pencegahan Penyakit Menular.67%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.00%. Realisasi Program 100.31%. Realisasi Program 100. - Program Pengawasan Obat dan Makanan. Realisasi keuangan 94. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 13 . - Program Obat dan Perbekalan Kesehatan. - Program Upaya Kesehatan Masyarakat.

Target Capaian 100. Target Capaian 100. - Program Upaya Kesehatan Masyarakat. .- Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan. Rumah Sakit Grhasia. . - Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita. Target Capaian 100.00%.00%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah. - Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan.00%. Target Capaian 32. rawa. Target capaian 100%. - Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan. - Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong. - Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia.00%. Realisasi Program 95.Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong.00%. dan jaringan pengairan lainya.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Pembangunan Jalan dan Jembatan. - Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS Jiwa/RS Paruparu/RS Mata.56%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. . .Program Inspeksi kondisi Jalan dan Jembatan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 100. Realisasi Program 100.94%. Realisasi Program 77.00%.00%. Target Capaian 100. Target Capaian 100%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi Program 52. Target Capaian 50. .00%. - Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RS Jiwa/RS Paru-paru/RS Mata.34%. 4.00%. Target Capaian 100%.00%. 5. Target Capaian 100. Target capaian 100%.Target Capaian 100%.00%. Target capaian 100%. 14 . Target Capaian 100. Target capaian 100%.Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan irigasi. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target capaian 100%. Target Capaian 100.

Target Capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengembangan dan Pengelolaan Data dan Informasi SDA. - Program Perencanaan Tata Ruang. - Program Pengaturan Jasa Konstruksi. Target capaian 100%.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. . dan air limbah. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengembangan dan Pengelolaan konservasi sungai. Target capaian 100%. - Program Pelayanan Jasa Pengujian. Target Capaian 100. 15 .- Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target capaian 100%. Badan Perencanaan Pembangunan (BAPEDA). - Program Perencanaan Tata Ruang. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengendalian Banjir. dan SDA lainya. - Program Kerjasama Pembangunan. - Program Penanganan Daerah Tertinggal. - Program Pengembangan kinerja pengelolaan air minum. Target capaian 100%. - Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan Besar. Target capaian 100%. . Target Capaian 100%. - Program Pengawasan Jasa Konstruksi.00%.00%. - Program Lingkungan sehat Perumahan. Target capaian 100%. Target Capaian 100%. danau. Target Capaian 100%. 6. Target capaian 100%. Target capaian 100%. - Program Pengembangan Perumahan. . - Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan. - Program Pengembangan Data/ Informasi.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.00%. - Program Pemberdayaan Jasa Konstruksi. Target Capaian 100. - Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. Target capaian 100%. Target capaian 100%.Target Capaian 100%. Target Capaian 100. Target Capaian 100%.

Program Peningkatan Kapasitas Disiplin Aparatur. . Target Capaian 100%. Target Capaian 100%.00%. Realisasi keuangan 73.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Target Capaian 100%.38%.33%.23%. realisasi fisik 100. Target Capaian 100%. 16 .14%.Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan.Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas. Realisasi keuangan 85. Realisasi keuangan 96. realisasi fisik 100%.41%. Realisasi keuangan 89.00%. Realisasi keuangan 89.00%. realisasi fisik 100%. .13%. - Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam. .50%.03%. Realisasi keuangan 46. realisasi fisik 100%.Program Pembangunan Prasarana dan fasilitas Perhubungan.59%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi. realisasi fisik 100%. - Program Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana. - Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi. Realisasi keuangan 97. - Program Perencanaan Sosial Budaya. Target Capaian 100%. Realisasi keuangan 82. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100. . Dinas Perhubungan. Target Capaian 100%.- Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah. .07%. realisasi fisik 100. - Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi. .Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. . .Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Perencanaan Pembangunan Daerah. Target Capaian 100%. realisasi fisik 97.Program Peningkatan Pelayanan Angkutan. 7. realisasi fisik 100. Realisasi keuangan 90.18%. realisasi fisik 91. .Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas Lalu Lintas Angkutan Jalan. Target Capaian 100%.03%.00%.

Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor.00%. . - Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 78.00%.17%.Target Capaian 100%. - Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan LH. . Target Capaian 100%. - Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan. Target Capaian 99. - Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam. Target Capaian 100%. 17 . - Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Daya Alam.Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutaman Gender dan Anak. .46%..00%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. - Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup.Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan. . - Program Pengembangan Pengelolaan Persampahan.27%. Target Capaian 95. .17%. . Target Capaian 98.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 9. Target Capaian 100%. Target Capaian 96. Target Capaian 100%.Target Capaian 99.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. .54%. 8. Target Capaian 100.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengendalian Polusi. Target Capaian 27. Target Capaian 96. .9%. Target Capaian 100.00%. Target Capaian 100%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100. .05%.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100%. Kantor Pemberdayaan Perempuan.

realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 98. - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 91. Realisasi keuangan 97.63%. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.59%.85%. Realisasi keuangan 96. realisasi fisik 100%.72%. - Program Pengembangan Kehidupan Beragama.Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. realisasi fisik 100%. .Program Peningkatan Peranserta dan Kesetaraan Gender dalam pembangunan. Realisasi keuangan 98. Dinas Sosial. realisasi fisik 100%.Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100%. Target capaian 92. realisasi fisik 100%. 11. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. . Target Kinerja 100%. Realisasi keuangan 95. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.92%.25%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.52%. - Program Pembinaan Anak Terlantar. Realisasi keuangan 97.71%. - Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial. Realisasi keuangan 92. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.85%. - Program Pembinaan Para Penyandang Cacat Trauma. 18 ..48%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 10..29%.99%. - Program Pemberdayaan Fakir Miskin. Realisasi keuangan 99. Realisasi keuangan 98. Komunitas Adat Terpencil dan Penyandang salah Kesj Sosial (PMKS) Lainya. Target Kinerja 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.16%. Realisasi keuangan 100%. - Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial. - Program Pembinaan Panti Asuhan/Jompo. - Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial.

Realisasi keuangan 99.Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi. Target Kinerja 48. .28%. - Program Penciptaan Iklim UKM yang Kondusif.64%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.61%. Realisasi keuangan 87.9%. Target Kinerja 22. Perdagangan.53%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. 19 . Target Kinerja 15. Realisasi keuangan 93.45%. dan Koperasi. 12.5%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur.Dinas Perindustrian.67%. Realisasi keuangan 97. Target Kinerja 100%. - Program Tansmigrasi Lokal. Realisasi keuangan 84. realisasi fisik 100%. - Program Tansmigrasi Regional. Realisasi keuangan 98.00%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. . Realisasi keuangan 92.73%. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan 94. . - Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan. Target Kinerja 100%. Realisasi keuangan 79.97%. Transmigrasi: - Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi.. .Program Peningkatan Disiplin Aparatur.08%. .15%. - Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat yang berpotensi Merusak Lingkungan .Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja. Target Kinerja 48%.Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan. Target Kinerja 100%. Target Kinerja 9. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%.11%.Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pembinaan dan Pengembangan Ketenagalistrikan. Target Kinerja 48.Program Peningkatan Kesempatan Kerja.

Dinas Kebudayaan. realisasi fisik 100%.88%. - Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor.81%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. realisasi fisik 100%.95%. realisasi fisik 100%.85%.67%. - Program Pengelolaan Keragaman Budaya.53%. Realisasi keuangan 100%. realisasi fisik 100%. realisasi fisik 100%. 20 . realisasi fisik 100%.- Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi. - Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan. - Program Peningkatan Kerjasama Perdagangan Internasional.64%. Realisasi keuangan 92. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 0. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 98.57%.85%. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 85.86%. - Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri. realisasi fisik 100%.73%. realisasi fisik 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Persaingan Usaha. - Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 0.95%.94%. Realisasi keuangan 0. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 93.63%. Realisasi keuangan 96. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 90. realisasi fisik 100%. Industri Kecil dan Menengah. realisasi fisik 100%. 13. - Program Pembinaan Industri Rumah Tangga . Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 0. - Program Pengembangan Nilai Budaya. - Program Pengelolaan Kekayaan Budaya. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. realisasi fisik 100%.86%. - Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah.

Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.35% 21 .26%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 15. Realisasi keuangan 99.46% - Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS. - Program Pencegahan Dini Dalam Penanggulangan Korban Bencana Alam. realisasi fisik 100%.63%. - Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan.- Program Pengembangan Kerjasama Pengelola Kekayaan Budaya. Realisasi keuangan 99.80%.20%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. realisasi fisik 100%.73%. realisasi fisik 100%.91%. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 0. Realisasi keuangan 99.57%. Sekretariat Daerah. - Program Pemeliharaan Kamtrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal. 14. - Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan. - Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan . Realisasi keuangan 97. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi keuangan 99.16%. 17. realisasi fisik 100%. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan 99. realisasi fisik 100%.71%. - Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat. Dengan Capaian 96. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. - Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kep Da dan Wa Kep Da.84%. realisasi fisik 100%.03% - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan 99. Realisasi keuangan 99. Realisasi Keuangan 100%. realisasi fisik 100%. Dengan Capaian 88. 16.61%. Dengan Capaian 92. Realisasi Keuangan 100%.062% - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum. Dengan Capaian 89. realisasi fisik 100%. - Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan .

Dengan Capaian 95.98% - Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan KepDa dan WakepDa.47% - Program Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintah. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 98.37% - Program Peningkatan Kerjasama antar Pemerintah Daerah. 22 . Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 75.- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian 96. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 98.13% - Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan. Dengan Capaian 99. Dengan Capaian 90.63% - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan.84% - Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan besar. Penggunaan.62%. Dengan Capaian 94. dan Pemanfaatan Tanah.54% - Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh.01% - Program Pengembangan Wilayah Perbatasan.88% - Program Penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan.04% - Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan.83% - Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan. Dengan Capaian 84. Dengan Capaian 100% - Program Penataan Administrasi Kependudukan . Dengan Capaian 99.85% - Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi. Dengan Capaian 33.60% - Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur. Dengan Capaian 96.44% - Program Penataan Daerah Otonomi Baru.05% - Program Penataan Peraturan Perundang-undangan.26% - Program Penataan Penguasaan .90% - Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa. Pemilikan. Dengan Capaian 88.05%. Dengan Capaian 81. Dengan Capaian 99.33% - Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa. - Program Pendidikan Politik Masyarakat. Dengan Capaian 98.

Realisasi keuangan 37. Dengan Capaian 74. Dengan Capaian 89.73%. 19.30%.44%. realisasi fisik 104. realisasi fisik 99.62%. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah. Dengan Capaian 82. Dengan Capaian 94.22%.Badan Pengawasan Daerah.20%. Dengan Capaian 91. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.99%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 92. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Sekretariat DPRD - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.63%. - Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah.80%. realisasi fisik 101.26%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.19% 18. Dengan Capaian 100%.27%. realisasi fisik 92. realisasi fisik 42. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Realisasi keuangan 85. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan 95. Dengan Capaian 83.45%. - Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Dengan Capaian 81. realisasi fisik 102.52%. - Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah.- Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan.24%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. 20. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. 23 . - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Dengan Capaian 84%. Realisasi keuangan 66%.88%. - Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Kabupaten/Kota. Realisasi keuangan 83.27%.58%. Dengan Capaian 100%.

23. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Kantor Arsip Daerah.9%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Badan Pendidikan dan Pelatihan. 24 . - Program Pendidikan Kedinasan. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan. - Program Pengembangan Nilai Budaya.- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinnerja dan Keuangan. 21. Kantor Perwakilan Daerah. Dengan Capaian 100%.8%.5%. Dengan Capaian 95. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 22. - Program Pengelolaaan Kekayaan Budaya. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 99.7%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Dengan Capaian 95. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan.4%. Dengan Capaian 100%. - Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 97. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 97. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%.85%.7%. - Program Peningkatan Kerjasama Antar PemDa.1%. - Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 95. - program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. - program Peningkatan Pengembangan Sistem. Dengan Capaian 100%.

- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Fasilitas Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 100%. Dinas Pertanian. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 20%. - Program Pengkajian dan Penelitian Bidang Informasi dan Komunikasi. Dengan Capaian 20%. 24. - Program Peningkatan Ketahanan Pangan. 25 . informasi dan media masa. - Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan. - Program Kerjasama Informasi dengan Mas Media. - Program Pemeliharaan rutin/Berkala sarana dan prasarana Kearsipan. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 100%. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%. 25. Dengan Capaian 100%.- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pemasaran Hasil Petanian/Perkebunan. - Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Badan Informasi Daerah. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%. - Program Pengembangan Komunikasi. Dengan Capaian 100%. - Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi. Dengan Capaian 100%.

- Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan. 27.56%.59%. Dengan Realisasi keuangan 96. Dengan Capaian 100%. 26.98%. Dengan Capaian 96. Dengan Capaian 100%.07%. Dengan Capaian 20%.55%. - Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Dengan Capaian 92. - Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 95.22%. - Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan.40%.06%. - Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.03%. Dengan Capaian 20%. Badan Pariwisata Daerah. - Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian 95. - Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian 93. - Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan. - Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan. Dengan Realisasi keuangan 95. - Program Peningkatan Ketahanan Pangan. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan. Dengan Capaian 99. - Program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan.80%. Dengan Capaian 98. Dinas Kehutanan dan Perkebunan - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.09%. - Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan.86%. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 97. 26 .24%. Dengan Realisasi keuangan 92. - Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak. - Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian 98. Dengan Capaian 86. Dengan Capaian 20%. Dengan Capaian 20%.

- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. - Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pengembangan Destinasi Pariwisata. Dengan Capaian fisik 100%. - Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata. Dengan Capaian 7%. - Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan. Dengan Capaian 100%. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Realisasi Fisik 100%. - Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut. 27 . Dengan Capaian fisik 100%. - Program Peningkatan Mitigasi Bencana alam Laut dan Prakiraan Iklim Laut. - Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan. - Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. - Program Peningkatan Kegiatan Budidaya Kelautan dan Wawasan Maritim kepada Masyarakat. - Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 7%. Dengan Capaian fisik 100%.Dengan Capaian 6%. Dengan Realisasi Fisik 100%. air payau.- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. - Program Pengembangan Kemitraan. Dinas Kelautan dan Perikanan. - Program Pengembangan Budidaya perikanan. - Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Realisasi Fisik 100%. - Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan. 28. dan air tawar. Dengan Capaian fisik 100%. - Program engembangan Perikanan tangkap. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%. Dengan Capaian fisik 100%.

100.530.00 1.895.909.667.406.000.907.097.540.00 (6.650.500.500.238.000.34) 275.55) 102 01 15 00 5 2 Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 30.457.000.333.042.493.35) 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.00 (698.515.00 216.988.00 (142.000.196.00 (4.803.915.856.812.276.779.01 02 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.905.918.308.00 44.000.00 2.00) (21.500.750.087.70) 1.31) 1 01 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 3.00 (258.640.1 Belanja Pegawai 17.00 (447.598.00 1.542.779.00) (0.00 (28.000.00 133.00 (336.24) 102 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 45.054.00 (8.10) 1.463.263.000.861.153.000.401.770.77) Pendapatan Retrebusi Daerah 207.00 (20.650.00 (2.000.941.00 329.929.00 34.00 1.792.75) 1 01 20 00 00 5 2 Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga 2.495.141.475.500.988.503.350.00) (11.000.66) 1 01 01 19 00 5 2 Program Pendidikan Luar Biasa 5.00 (7.832.350.939.00 44.018.08) 1 01 01 00 00 5 BELANJA DINAS PENDIDIKAN 1 01 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 46.00 (1.867.000.104.00) (13.306.545.00) (7.00) (4.980.200.501.64) Pendapatan Retrebusi Daerah 25.000.00) (19.125.000.01 02 01 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.66) 1 01 17 00 00 5 2 Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewira Usahaan 350.00) (8.44) 102 01 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 3.821.192.500.00 43.00 (18.70) 1.750.00 4.62) 102 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 223.000.592.00) (2.132.00) (5.800.640.764.00 4.31) 1.98) PENDAPATAN BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 25.434.00 (132.099.00) (13.08) 1 01 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 48.873.651.655.807.369.800.179.00 3.00 (248.000.190.00) (7.57) BELANJA TIDAK LANGSUNG 17.981.00 (336.306.002.717.01 02 21 00 5 2 Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpus 1 02 URUSAN WAJIB KESEHATAN 1 02 01 BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 36.489.00) (35.022.00 3.085.711.00 (258.894.07) 1.423.BAB III IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN 3.00 (17.1.833.38) 01 01 17 00 5 2 Program Pendidikan Menengah 8.42) 1 01 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 40.525.000.367.972.070.01 02 01 00 5 BELANJA BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 7.515.104.00 (118.112.126.00 (117.538.00) (5.220.30) 2 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 2.427.410.86) 1.00 (61.300.00 29.00) (7.390.53) 24.18) 102 01 00 00 5 102 01 00 00 102 01 00 00 1 28 .62) 1 01 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3.00 31.000.00 17.099.00 87.00 494.415.189.655.686.000.00) (4.00 637.76) BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 2.918.00) (4.00 17.000.423.00 40.49) 102 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.909.682.000.000.461.435.454.00 (1.584.000.00 (74.01 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.00) (35.452.261.35) 5 1.000.015.00) (6.64) 1.886.99) 1 01 18 16 00 5 2 Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan 655.295.00 (1.460.626.315.00 (109.01 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.00) (11.660.00) (21.604.016.900.435.000.159.887.716.608.01) 1 01 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.856.00 7.170.00 (608.62) (4.00 8.312.077.000.500.444.648.00 133.000.00) (5.090.033.496.00) (12.590.091.000.00 (2.367.220.00) (9.00 1.00 (129.536.515.253.00 (447.200.00) (8.100.389.056.824.598.301.00 (707.470.699.00) (0.000.144.00) (5.033.00) (0.00 (619.600.792.00) (19.915.346.647.00) (11.000.918.060.000.493.00 (677.565.652.031.00 (282.000.00 (1.417.907.125.000.400.339.00 22. Ikhtisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KODE Anggaran Realisasi Perubahan Berlebih/ (berkurang (Rp) (%) URUSAN WAJIB 1 01 PENDIDIKAN 1 01 01 DINAS PENDIDIKAN PENDAPATAN DINAS PENDIDIKAN 207.00) (19.446.000.00 25.232.470.369.88) 1 01 01 18 00 5 2 Program Pendidikan Non Formal 1.000.943.00 22.530.000.700.00 205.000.650.572.886.188.30) 1 01 01 23 00 5 2 Program Pendidikan Tinggi 1.235.798.090.00 3.00 (61.828.311.00 (58.249.783.000.01 02 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI DIY 1.975.87) 102 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.00 23.00 (752.682.651.00) (11.000.932.779.00) (11.000.025.43) 523.099.00) (21.350.15) 1 01 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1 01 01 15 00 5 2 Program Pendidikan Anak Usia Dini 1 01 01 16 00 5 1 32.43) 1 01 21 00 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga 5.00 (5.00 (74.500.000.564.686.31) Pendapatan Retrebusi Daerah 2.486.00 (1.00 4.688.582.880.000.00) (18.740.01 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1.00) (8.600.000.600.545.178.196.000.000.000.600.00 1.200.00 2.525.00) (8.337.704.01 02 01 00 51 Belanja Pegawai 4.800.00) (4.77) 94.652.914.545.312.00 1.125.933.232.00 (123.000.091.915.586.000.810.479.00) 1 01 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 46.00) (4.00 4.00 2.070.138.00 (1.925.537.073.263.822.00 3.304.030.000.444.00 17.515.786.711.000.000.00) (21.532.55) 1 01 01 22 00 5 2 Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 9.250.831.00) (7.632.995.200.00 1.000.894.00 1.500.178.896.075.482.00) (7.097.00) (8.030.000.00 (285.200.993.596.410.232.436.108.000.147.000.00 7.

00 7.315.30) 106 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 9.958.506.500.00 (1.350.890.840.005.00) (66.00 (810.00) (5.700.00) (4.638.00 2.076.350.000.82) 1 07 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Angkutan 36.900.050.400.000.819.566.618.632.00 (12.400.250.592.556.85) 106 01 24 00 5 2 Program perencanaan prasarana wilayah dan SDA 154.00 2.032.100.115.125.024.816.963.00) (3.667.200.385.00 (606.00 (801.422.000.643.500.00 (11.906.105.257.00 (606.41) 1 07 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1 07 01 03 00 5 2 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 1 07 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya aparatur 69.49) 106 01 16 00 5 2 Program kerjasama pembangunan 88.444.419.013.500.921.115.288.564.00) (3.500.416.00) 116 01 15 00 5 2 Program peningkatan promosi dan kerjasama investasi 938.10) (9.308.975.665.888.00) (7.993.00) (20.000.100.00) (17.250.156.00) (10.678.980.000.512.00) (8.028.00 (18.700.00) (9.007.00 (5.150.00 84.00 1.00 198.00 1 03 01 34 00 5 2 Program Pemberdayaan Jasa Konstruksi 149.000.18) 2 Program Pelayanan Admnistrasi Perkantoran 1.00) (5.338.016.000.500.350.12) 106 01 22 00 5 2 Program perencanaan pembangunan ekonomi 1.00) 106 01 19 00 5 2 Program perenc pengemb kota-kota menengah dan besar 63.473.00) (5.00 158.00) - (7.975.000.00 149.072.000.625.00 8.00 (4.000.183.415.00 (9.750.175.00 2.600.301.960.600.024.890.456.000.500.398.960.00) (20.609.716.00 53.573.02) 106 01 15 00 5 2 Program pengembangan data /informasi 732.102.643.78) 106 01 17 00 5 2 Koordinasi Penangan Daerah Tertinggal 77.00 861.817.110.62) 1.00 47.118.74) 1 05 01 15 00 5 2 Program Perencanaan Tata Ruang 583.138.101.00 (46.00) (5.520.00 1.250.00 (4.821.118.00 (823.00 (280.381.455.882.000.359.050.00 90.725.21) 116 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi 108.96) 106 01 23 00 5 2 Program perencanaan sosial dan budaya 1.987.921.200.00) PENDAPATAN DINAS PERHUBUNGAN 17.02) (0.265.00 (241.491.00) (3.00 (3.00) (16.035.00 59.025.968.900.300.408.308.381.748.065.00 49.00 (3.537.00 (150.275.462.540.13) 0.504.00 4.30) 106 PERENCANAAN PEMBANGUNAN 106 01 106 01 00' 00 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 106 01 00 00 5 1.00 (93.956.51) 106 01 20 00 5 2 Prog pnkt kapasitas kelembagaan perenc pemb daerah 160.00 (8.00) 1 04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Perumahan 164.00) (20.102.164.00 93.027.089.390.97) 1 07 01 16 05 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fas LLAJ 886.394.00 151.026.950.000.768.750.00 7.00 62.621.98) (0.500.753.000.00) (7.00 (309.333.564.800.900.00) (19.00 102.012.67) (26.93) 1 07 01 19 00 5 2 Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas 2.618.00) (5.00 1.720.028.79) 1 07 01 18 04 5 2 Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan 17.000.679.956.220.313.00 (30.719.831.308.00 (12.24) 106 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 445.87) 1 07 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan 2.00 106.000.00 (142.00 (3.00 (25.038.500.00) (0.00 423.00 4.270.700.889.650.00) (1.577.500.069.00) 1 07 01 06 1 5 2 Program Peningkatan Pengembangan Sistem 59.00 677.00 (1.788.00 14.556.00 8.00 14.658.00) 1 03 01 35 00 5 2 Program Pengawasan Jasa Konstruksi 90.056.00) (0.882.89) (0.00 (22.481.238.00 (719.00 589.56) 106 01 25 00 5 2 program perencanaan pemb daerah rawan bencana 48.198.825.026.219.160.432.00 76.231.150.300.345.255.00 51.440.936.323.160.600.000.618.651.350.00 12.316.328.400.96) 106 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 45.000.000.913.00) (2.090.000.000.00 1.259.00) 105 01 15 00 5 2 Program Perencanaan Tata Ruang 64.730.00 536.00 (45.090.00 32.500.500.00 (14.301.00) (22.000.000.1 03 01 32 00 5 2 Program Pelayanan Jasa Pengujian 730.275.000.546.59) 1 07 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian KBM 59.000.00 (11.550.656.882.00 44.658.41) 29 .300.689.250.00 (67.08) 1 07 01 00 00 5 1 07 01 01 00 2 BELANJA LANGSUNG 5 63.700.200.187.00 (7.103.338.00 926.00 1.030.00) (0.38) 1 07 01 URUSAN WAJIB PERHUBUNGAN 1 07 01 DINAS PERHUBUNGAN 1 07 01 00 00 5 1 07 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.166.00) (0.97) 107.539.345.597.1 Belanja Pegawai 4.00) (9.00) (10.00) (6.176.467.860.419.499.408.250.618.451.293.00 (3.433.697.550.650.500.51) Pendapatan Retrebusi Daerah 17.689.300.508.743.17) 106 01 21 00 5 2 Program perencanaan pembangunan daerah 2.683.444.851.611.971.00 (5.000.957.06) 13.670.18) 1 05 01 16 00 5 2 Program Lingkungan Sehat Perumahan 199.900.099.355.00 146.00 (52.00 (600.900.00) (3.075.444.96) 4.00 (5.345.00 14.00) (0.940.400.00) (53.541.08) 1 07 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.000.00) (0.140.00) (21.160.000.00 (1.00 (442.541.775.00 (24.307.51) BELANJA DINAS PERHUBUNGAN 72.85) 106 01 01 106 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 94.464.000.945.608.00 162.397.000.957.375.000.00 1 03 01 33 00 5 2 Program Pengaturan Jasa Konstruksi 123.60) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.683.968.00 (14.006.952.655.592.00 123.278.00 57.250.00) (1.98) 1 05 01 17 00 5 2 Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 163.771.394.840.286.000.066.00 (12.00) (3.697.212.00) (7.

330.862.699.peningkatan sarana dan prasarana 2.000.00) (0.452.09) 102 01 32 00 5 2 Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan Anak 200.700.00 (1.00) (1.700.650.528.1 Belanja Pegawai 21.00 1.886.322.335.504.00 20.64) .00 (197.080.210.600.02 URUSAN WAJIB 1 03 PEKERJAAN UMUM 1 03 01 DINAS KIMPRASWIL 1 03 01 00 00 5 BELANJA DINAS KIMPRASWIL 224.700.00) (3.00) (0.00 255.265.02 03 00 00 5 BELANJA RUMAH SAKIT GHRASIA 1.537.00 (260.00 3.900.00 4.023.418.387.00 107.303.200.808.802.000.975.699.687.557.924.769.000.522.436.343.05) 23.00 (1.882.300.507.00 (188. (10.02 03 (23.00) (5.701.00 1.000.300.21) 102 01 22 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 1.630.930.00) (12.pengadaan.00) (7.00) (14.60) 36.00 69.888.421.000.00 (9.975.195.297.062.318.820.320.02 03 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 65.00) (8.358.474.00 7.15) 1.00 (11.80) (33.830.000.00) (11.000.00 (1.00 (143.160.725.470.195.00 192.846.00 (97.00 (4.000.137.18) 1 03 01 00 00 5 1.00 70.00) (4.675.50 1.405.00 185.855.625.924.056.00 (145.831.00 (13.975.051.028.429.121.56) 1 03 01 31 00 5 2 Program Pengembangan & Pengelolaan Data & Informasi SDA 286.423.385.00 1.840.358.387.131.090.816.87) 1 03 01 30 00 5 2 Program Pembangunan Infra Struktur Perdesaan 4.00 239.614.000.781.00) (4.95) 1 03 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1 03 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 03 01 16 00 5 2 Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong 1 03 01 17 00 5 2 Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong 1 03 01 18 00 5 2 Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 03 01 20 00 5 2 Program Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan 1 03 01 24 00 5 2 Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan 1 03 01 25 00 5 1 03 01 26 00 5 1 03 01 27 00 (2.519.50 1.03) 3.343.02) 102 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Lingkungan Sehat 285.00 253.00 (2.850.827.680.138.700.106.000.00 191.325.138.312.00 30.823.583.57) 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air 4.508.500.00) (1.793.925.00) (1.00) (9.02 03 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 7.680.00) (1.227.64 1.515.00 255.71) 2 BELANJA LANGSUNG 1 03 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.00) (6.135.00 3.00 (24. pengelolaan dan konservasi 4.699.503.354.000.800.894.00 (408.64 1.00 144.238.598.87) 102 01 20 00 5 2 Program Perbaikan Gizi Masyarakat 3.182.564.000.000.450.244.92) RUMAH SAKIT GHRASIA 1.862.921.00) (15.989.00 (24.000.11 Pendapatan Retrebusi Daerah 4.160.09) 102 01 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana rumah 307.00 (1.151.901.397.00 212.043.503.00 3.000.265.02 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 239.00 4.087.973.325.352.379.750.781.974.465.00 353.283.178.750.500.00) (17.772.450.466.00 353.500.00 219.350.718.210.00) (5.00 3.000.050.18) 1 03 01 00 5 202.081.00) (11.00 524.141.00 54.608.608.43) 2 Program Pengembangan.500.319.02 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 30.975.120.000.00 (31.699.772.00 7.987.993.000.848.00 59.100.654.00) (11.39 1.662.00) (4.195.620.689.623.00) 1 03 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 2.098.00 30 (71.789.330.472.102 01 17 00 5 2 Program Pengawasan Obat dan Makanan 310.600.968.76) 71.00 200.644.059.02 03 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 1.627.410.00 94.639.453.00 15.815.641.06) 1.00) (2.00 4.00 (799.02 03 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana RS/RSJ 1.170.000.421.653.100.36) 102 01 30 00 5 2 Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia 150.100.00) (1.550.97) 192.101.001.221.877.429.210.919.00 59.00 PENDAPATAN RUMAH SAKIT GHRASIA 4.676.00 (327.00) (27.973.00) (1.400.712.163.613.00) (6.100.115.000.502.02 03 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 70.400.00) (8.000.121.729.11) 1.00) (7.00 1.00 145.45) 2 Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku 3.02 03 00 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 7.00 (27.000.238.908.183.968.808.000.00 3.853.614.198.00) (6.125.00 (42.995.000.604.800.46) 220.00) (16.44) 1.00 20.174.00 (1.131.00 (50.00) (2.00 (285.299.573.656.300.234.00 7.972.94) 1.200.000.00 275.00 2.00 31.283.620.110.00 94.000.607.192.317.957.00 (345.96) 1.216.100.690.50 47.02 03 26 00 5 2 Program.00 2.peningkatan sarana dan prasarana RS/RSJ 1.00 293.891.000.368.275.000.829.00) (1.62) 102 01 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 237.49) 257.372.652.000.02 Pendapatan Retrebusi Daerah 160.830.00 (61.300.00) (1.00) (8.00) (3.000.729.31) 552.00) (0.62) 102 01 26 00 5 2 Program.00 (19.39) 1 03 01 29 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 71.168.43) 102 01 28 00 5 2 Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan 169.444.000.036.02 03 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.192.000.078.901.00 22.700.00 4.00 (75.00 (791.000.084.830.444.179.20) 1 03 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 9.052.800.330.00 (18.077.401.00 4.110.00 209.080.00) (5.707.032.710.00 29.00 (144.11 15.816.000.50 47.781.842.05) 1 03 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 21.00 (1.00 1.066.021.586.00) (39.701.68) 102 01 29 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 110.00 8.000.00 571.000.150.120.025.000.361.00 285.793.968.00 (159.228.pengadaan.572.600.640.300.00 (251.409.290.146.551.915.000.444.000.00 69.879.225.494.00 176.000.013.806.000.00 (9.00 (2.247.441.400.02 03 00 00 51 Belanja Pegawai 7.00 3.162.97) 1 03 01 28 00 5 2 Program Pengendalian Banjir 4.423.689.273.055.620.951.00) (6.678.865.42) PENDAPATAN DINAS KIMPRASWIL 160.78) 102 01 19 00 5 2 Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan 614.800.101.600.550.000.500.00 34.605.00 2.

00 36.24) 108 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.642.000.008.000.52) 124.900.258.41) 113 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 10.285.500.00) 111 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 15.775.00 1.444.954.680.941.519.000.00 2.890.030.00 (116.00 (129.487.303.232.778.04) 108 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.00 12.00 303.737.046.00 (110.768.00 183.00 739.000.75) (0.455.300.000.00) 108 02 16 00 5 2 (1.000.00 (270.00 445.232.00) (5.00 300.878.00) (7.000.100.605.000.492.750.00 1.00 (26.350.00 1.646.00 953.754.00 (64.000.00 17.150.00 183.768.448.00 7.408.19) 111 URUSAN WAJIB PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 111 01 KANTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 111 01 00 00 5 111 01 00 00 5 111 01 00 00 5 1.84) 113 01 17 00 5 2 Program Pembinaan Anak Terlantar 302.500.275.00 377.00) (1.018.359.00) (6.543.38) 108 02 24 00 5 2 Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 479.000.946.00 251.009.415.898.080.00) 113 01 15 00 5 2 Program Pemberdayaan Fakir Miskin.999.708.663.340.461.520.965.300.000.00 10.980.00) (4.71) 113 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12.10) BELANJA 4.000.000.00 (117.01) 113 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 13.500.120.102.000.00 (144.917.250.00 (34.000.450.00) (0.853.938.336.000.00 (466.300.500.216.296.824.147.127.500.225.00 138.000.00 297.73) 111 01 15 00 5 2 Program keserasian kebijakan peningk kualitas Anak dan Perem 150.855.789.715.705.537.00 2.00 1.00) (0.525.000.000.019.010.00 14.500.487.478.000.00) (2.08) 113 01 19 00 5 2 Program pembinaan panti asuhan / panti jompo 113 01 20 00 5 2 Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial 31 .00 (15.00) (3.708.144.00 2.431.500.00) (4.00 82.000.539.00 (7.229.537.448.00 (362.736.900.500.00 (6.45) 108 02 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 11.25) BELANJA DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 30.00) (2.144.000.489.231.969.00 (15.00 (4.60) 113 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.83) 111 01 17 00 5 2 384.00 15.831.534.00 10.00) (4.323.00 (861.671.000.00) (11.035.00) (10.412.052.000.831.896.000.400.000.850.972.500.00 142.042.750.750.46) 1 111 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 10.00 (23.727.176.00 3.300.937.597.00 118.009.000.412.00 - 0.00) 108 02 17 00 5 2 (6.00 (4.565.00 15.000.00 (110.200.410.132.791.431.28) Peningkatan Peran Serta&Kesetaraan Gender dlm 111 01 18 00 5 2 Pembangunan 113 URUSAN WAJIB SOSIAL 113 01 DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 113 01 00 00 113 01 00 00 5 1 PENDAPATAN DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 184.00) (3.00 (7.00 12.00) (73.00) (1.00) (6.709.000.912.000.00 1.035.625.187.00 (2.893.777.38) (0.00 29.000.000.736.00 4.500.149.00) (11.00 (826.550.00 (17.077.00 (1.09) 108 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 108 02 15 00 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan 41.00 2.00) (0.707.570.189.000.00 2.604.689.000.325.15) 2.893.101.894.789.000.000.46) 108 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 582.789.487.033.00) (0.900.908. Komunitas Adat 1.000.009.00) 108 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA & LH 274.000.24) 108 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 2.00) (8.549.007.035.00 1.00) (1.000.975.993.096.00 (216.275.000.000.00 (129.00 (462.000.057.00 (65.709.00) (4.818.83) 1.700.789.450.000.707.937.983.00 (1.350.000.00 (90.955.00) (1.763.647.214.216.399.95) 111 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 148.970.00) (8.287.00 425.597.216.00 (5.375.385.055.413.52) 113 01 18 00 5 2 Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma 300.744.187.00 2.000.549.61) 108 02 20 00 5 2 Program Peningkatan Pengendalian Polusi 133.39) BELANJA TIDAK LANGSUNG 12.231.01) 108 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 304.000.00 (2.00) (5.000.669.642.00 (110.00 (25.00) (4.00) (0.25 2.00 113 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 85.48) 804.00 387.647.300.032.25 1.00 12.00 (1.237.00 (216.34) Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam 1.428.229.000.1 URUSAN WAJIB 108 LINGKUNGAN HIDUP 108 02 00 00 5 2 BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN DAERAH 7.000.853.000.00 (900.000.720.429.00 149.000.000.585.151.425.24) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.1 111 01 00 00 5 2 Belanja Pegawai BELANJA LANGSUNG 111 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 442.440.00) (0.000.00 1.435.625.054.62) 108 02 18 00 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Dy Alam 139.00) (3.991.75) Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingk Hidup 1.240.00 (810.159.00 (462.086.37) 113 01 16 00 5 2 Program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial 3.359.577.00) (7.985.000.25) Pendapatan Retrebusi Daerah 184.040.560.00) (3.455.600.00 (380.550.403.044.00) (1.71) 113 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.205.886.00 576.410.781.700.00) (3.00) (1.000.366.175.395.00 122.488.00) (5.000.152.54) 111 01 16 00 5 2 Program penguatan kelembagaan pengarusutaman Gen & Anak Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan 402.00 1.57) 113 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 5.475.400.063.00 5.000.

627.00 (19.600.680.17 01 01 00 5 BELANJA DINAS KEBUDAYAAN 1.00 680.00) (13.818.00 (3.078.585.455.535.61) 114 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja 6.803.704.127.838.36) Pendapatan Retrebusi Daerah 145.856.543.500.562.295.00) (2.538.191.897.00 (173.000.00) (7.00 (23.000.760.186.767.500.00 (30.00 166.148.870.579.554.00 14.00 (1.00 (58.47) 114 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 5.353.00 14.866.500.00 268.14) PENDAPATAN DINAS KEBUDAYAAN 106.600.212.500.00) (14.655.588.00 188.606.025.00 (271.435.00) (0.00 2.100.00) (7.00 7.00) (1.600.00 (27.280.25) PENDAPATAN DISPERINDAGKOP 145.00) (0.696.000.00 (100.94) 7.00 81.366.908.809.824.210.91) 115 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 10.00) (10.000.00 (123.809.003.00 (1.33) 115 01 15 00 5 2 Program penciptaan iklim usaha kecil menegah yang Kondusif 115 01 18 00 5 2 Program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi 203 01 15 00 5 2 203 01 16 00 5 2 81.00 9.00 18.00 (74.665.557.00 (9.00 DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI DIY 1.473.500.913.551.66) 115 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.861.616.325.00) (1.366.00 441.000.00 (65.448.00) (1.00) (7.00 81.475.00 (119.371.36) 206 01 16 00 5 2 Program peningkatan kerjasama perdagangan Inernasional 8.69) 1.76) 114 01 17 00 5 2 Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenaga 3.733.000.094.190.310.17 01 00 00 51 1.239.553.00 (134.153.00 76.325.00) (4.000.750.169.00 (3.00 846.165.36) BELANJA DISPERINDAGKOP 21.650.973.00 (198.794.00 (1.496.17 01 00 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.535.474.00 (1.500.000.00) (2.453.600.086.991.89) 203 01 17 00 5 2 Program pembinaan dan pengembangan bidang Ketenagakerjaa 1.430.803.431.00) (1.000.00 93.00 5.500.000.345.500.500.220.000.000.945.500.00 206 01 17 00 5 2 Program peningkatan Pengembangan Ekspor 767.474.00 20.210.182.00 1.261.144.500.00 8.00) 114 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Kesempatan Kerja 7.234.00 (218.556.445.902.633.600.434.173.00 208.50) .00 766.000.000.445.000.00) (15.000.800.17 01 - 0.00 (1.43) 207 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri 901.272.474.00 195.00) (6.00 125.00) (12.33) 206 01 20 00 5 2 Program Persaingan Usaha 131.500.488.000.27) Program pembinaan dan pengawasan bidang Pertambangan 291.00 25.000.347.00 11.297.00 192.421.00 188.199.00 (90.113 01 21 00 5 2 Program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan Sosial 113 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Kehidupan Beragama 893.551.00 332.00) (0.328.700.000.00 (1.000.000.564.000.000.000.00 (7.46) 114 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 198.919.000.411.00) (13.752.000.69) 19.239.245.548.00 (1.770.00) (3.00 7.14) 207 01 16 00 5 2 Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah 1.88 Pendapatan Retrebusi Daerah 253.000.00 27.320.033.350.600.000.252.151.00 14.012.038.06) 115 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 738.876.00 (73.153.000.740.500.165.00 (5.17 01 00 00 5 Belanja Pegawai 2 BELANJA LANGSUNG 32 7.00 41.976.00 (218.00) (6.887.500.420.00 244.00 (250.542.50 Pendapatan Retrebusi Daerah 106.00 268.100.00 80.000.135.151.29) 114 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 109.499.450.818.000.500.610.525.702.000.00 11.000.026.259.00 1.631.00) (5.173.00) (7.00 7.88 42.409.871.00) (1.00 14.400.162.00 1.000.00 5.00) (9.355.468.71) 114 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.381.00 (414.586.000.000.00 (1.00) (7.72) 203 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi 250.165.000.15) PENDAPATAN DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 253.460.00) (20.254.29) 1.199.00 (119.458.600.819.95) 208 01 17 00 5 2 Program Transmigrasi Regional 615.300.633.00 828.879.61) 114 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 21.503.500.612.50 27.500.568.42) 1 URUSAN WAJIB 114 TENAGA KERJA 114 01 00 00 5 BELANJA DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 114 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 14.412.579.00 76.000.00 288.00) (0.000.950.430.020.91) 115 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 11.280.00 (1.793.000.00 125.000.455.394.793.00) (1.989.00 (132.00 391.00) (1.00 1.740.162.382.733.492.000.092.620.83) 114 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 28.00 122.212.036.000.00) (9.00) (1.323.629.645.500.928.00 21.00) (28.620.60) 115 01 DINAS PERINDUSTRIAN.00) (1.45) 208 01 16 00 5 2 Program Transmigrasi Lokal 267.271.500.213.684.92) 115 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan (1.888.772.820.108.500.640.555.500.00 1.00) (27.191.830.830.000.00) (3.00 (396.55) 93.37) 208 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi 2.00 1.000.475.00 (55.395.323.265.971.000.908.146.312.491.000.00 6.446.000.500.00 (2. 168.600.272.430.451.000.182.345.793.00) 355.587.83) 114 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 14.00 (123.00 (1.00 20.00 (19.00) (1.339.400.00) (2.553.977.266.500.728.000.500.391.830.838.644.18) Program pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat 464.075.289.766.15) 206 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan dalam Negeri 1. PERDAGANGAN DAN KOPERASI 115 01 01 00 5 115 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11.00 (127.566.615.00) (2.675.825.00 (48.295.37) 206 01 15 00 5 2 Program perlindungan konsumen dan pengamanan Perdaganga 215.581.271.384.900.911.00) (0.795.675.360.140.259.376.12) 207 01 20 00 5 2 Program Pembinaan Industri Rumah Tangga (IRT).00) (5.765.980.835.788.627.603.85) 115 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 24.212.640.446.331.842.566.00 3.00 5.00 108.931.00) (5.185.221.108.

300.900.933.000.185.375.836.500.104.000.294.080.00 (377.000.00) (3.17 01 17 00 5 2 Program Pengelolaan Keragaman Budaya 1.878.854.00 (56.787.761.482.132.00 (468.00 (646.668.00) (15.065.215.00 11.296.00 (601.00 (829.469.00) (0.500.021.920.00 (5.270.56) 120 03 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 46.978.000.00 185.00 8.587.919.296.325.00 (52.337.151.16) 1 20 01 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1 20 01 DPRD PROVINSI D.00 (1.000.000.929.00 (162.221.00 (143.993.067.00 295.523.38) 120 03 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 564.625.00 (224.00) (1.00 125.Y URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 120 03 SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 120 03 00 00 5 BELANJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 70.65) 120 03 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 951.147.00 1.00 (117.927.00 921.761.00 5.84) 1 20 11 16 07 5 2 Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala Daerah & Wa 50.514.267.92) 1.00 993.47) 120 03 00 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 23.405.00) 1 20 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.183.025.00 (26.328.00 544.00 49.240.00 1.500.00 (52.332.545.00 (52.463.00 (1.00) 1 20 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 1.000.700.29) 1 20 02 1 Belanja Pegawai URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1 20 02 KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH 1 20 02 00 00 5 1.986.233.00 14.91) 945.97) 120 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 16.843.000.00) (2.00 11.229.000.00) (0.668.000.00 275.933.431.600.43) 120 03 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 11.00) (2.542.450.045.99) 120 03 17 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Perbatasan 179.550.000.888.500.959.185.63 Pendapatan Retrebusi Daerah 105.911.613.200.285.000.000.00 45.00) (24.363.00 129.000.00) (0.293.096.836.76) BELANJA DISTRANTIBUM 14.00) (0.086.17 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 85.46) 33 .00 (74.522.000.I.000.000.514.56) 120 03 00 00 5 2 Belanja Pegawai 23.104.I.875.994.00) (3.415.821.236.000.216.136.000.408.229.00 (80.00) (3.517.00 269.000.000.00 140.51) 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.668.178.717.00) (0.104.019.00) (17.815.17 01 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.296.211.00 149.203.000.520.00 15.00) (0.000.816.765.00) (1.375.00 919.1.00 (863.51) 1.246.00 719.801.064.720.006.762.556.067.00 1.955.100.862.132.000.179.872.306.000.173.00) (0.550.400.000.296.717.026.482.101.900.00) (0.600.550.551.478.00) (3.00 (5.315.400.29) 1 20 01 00 00 5 11.694.00) (0.523.17 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.708.YOGYAKRTA 11.337.000.100.00) (10.000.118.00) 1.000.000.37) 1 19 02 06 01 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 84.00) (11.122.033.62) Program Pengelolaan Kekayaan Budaya 11.00 (377.616.00 2.000.965.098.431.00 149.306.16 15.913.00) 1 19 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5.74) 1 19 02 20 09 5 2 Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakay 277.296.975.00 626.000.677.95) 1.00 (18.694.27) 1 19 02 16 06 5 2 Program Pemeliharaan Kamtramtibnas dan Pencegahan Tind Kri 996.809.00 547.000.800.503.485.342.762.00) (0.00) (0.236.00 (231.000.895.000.332.20) 1 19 02 15 07 5 2 Program peningkatan keamaan dan kenyamanan Lingkungan 320.00 251.000.00 (1.100.00) (7.00 41.00 320.000.17 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 1.00 22.943.547.203.00 10.000.00 123.00 (162.300.00 (103.00 84.00 11.775.453.600.59) (26.000.306.00 22.531.500.00 179.000.285.444.00) (0.00 59.00 64.794.00 (555.607.00 120 BELANJA KEPDA WAKEPDA PROV D.43) 1 19 02 22 08 5 2 Program pencegahan dini dan penaggulangan korban Bencana A 2.800.994.000.00 22.000.225.700.000.484.694.241.025.00 2.00) (38.569.132.00) (5.482.332.92) (1.00) (11.00 (21.00) (4.300.00 (191.17 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Kerjasama Pengelolaan Kek Budaya 1 19 02 URUSAN WAJIB KESBANGPOL DEPDAGRI 1 19 02 DINAS KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM 1 19 02 00 00 5 1 19 02 00 00 5 (14.650.00) (5.000. YOGYAKARTA 1 20 01 00 00 5 BELANJA DPRD PROVINSI D.00 (19.006.922.113.21) 303.185.000.00 (1.116.297.29) 1 19 02 19 01 5 2 Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban & Keaman 253.463.00) (46.000.434.914.773.80) 1 19 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1 19 02 02 07 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 548.00 1.706.73) 1 19 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.00 (39.00 (52.296.354.826.00 23.00 8.667.147.129.240.196.972.700.548.000.415.019.00 (601.00 2.51) 120 03 04 00 5 2 Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS 701.775.29) 1 20 01 00 00 5 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11.00 (377.441.000.300.00) (0.118.00 838.00) (2.00 (2.37) 120 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 351.545.374.17 01 16 00 5 2 81.450.09) 1 19 02 05 04 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 150.762.44) 1.995.125.900.00 (167.574.000.625.913.761.500.I.000.523.698.158.029.860.00 11.700.00 (214.585.00) (0.00) 2.000.00) PENDAPATAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 120.285.994.00) (8.17 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Budaya 1.

498.512.902.320.826.00 1.316.00) (1.00) (5.272.00 236.530.73) 120 04 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.875.095.110.00) (4.000.826.00 (1.492.00 (200.00 3.000.56) 120 05 00 BELANJA TIDAK LANGSUNG 120 05 BELANJA LANGSUNG 120 05 01 00 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 2.296.090.398.000.302.868.721.557.00) (0.95) 120 03 26 00 5 2 Program Penataan Peraturan Perundang2 an 1.00 (410.138.661.00) (28.617.271.983.00 (682.042.00) (25.399.859.74) 120 04 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 120 04 15 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan 120 119.00 12.999.09) 120 03 18 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pem Des 217.125.00) (8.759.051.000.96) 120 03 30 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Daerah 1.00 (289.436.983.00 (54.81) 120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM 1.869.550.851.178.00) (3.231.681.000.500.00 347.617.640.520.051.00 (111.281.00 2.000.858.003.55) 120 05 06 00 PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAP 619.564.120 03 18 00 5 2 Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebang 74.500.00) (1.00) 120 04 01 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH 4.00 (6.00 (63.850.31) 1.802.796.869.120.00 (11.550.00 100.00 101.459.823.124.483.00 2.971.30 100.00) (7.000.318.841.238.422.627.00) (25.501.986.020.000.00) (7.055.270.00 (43.00 7.000.38) 120 05 18 00 PROGRAM PEMBINAAN DAN FASILITASI PENGELOLAAN KE 345.00 (314.495.500.37) 120 05 05 00 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APAR 74.00) (0.500.131.00) (0.908.326.440.065.321.00 (626.00 258.00 272.721.150.00) (14.960.000.209.486.00 (11.496.015.015.00 1.000.20 07 00 00 120 07 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3.00) 120 05 17 00 PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELO 11.376.263.00) (16.780.00) (1.479.978.988.00) (1.00 (497.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi 1.00) (11.626.272.656.595.00 (7.00 13.00 520.00 (9.497.17) 120 03 16 00 5 2 Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan 30.470.100.000.00 (289.00) (4.154.432.859.00 73.48) 20.004.000.677.950.00) (11.000.922.00 1.466.379.645.057.00 3.838.967.245.404.414.859.00 (50.01) 120 04 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 365.071.779.404.786.000.327.000.800.00 1.929.400.628.00) (16.150.00) (9.858.665.200.521.86 120 05 PENDAPATAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERA BELANJA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 794.900.31) 1.071.00) 120 07 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 606.00) (62.400.200.635.00 (700.792.600.00 2.00 62.350.000.775.00 522.40) .000.200.400.100.816.63) 120 03 16 00 5 2 Program Peningkatan Pengembangan Kedinasan Kepala 120 03 23 00 5 2 Program Optomaisasi Pemanfaatan Teknologi 120 03 25 00 5 2 Program Peningkatan Kerjasama Antar Pem Da 1.800.00 (2.73) 120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM (25.79) #DIV/0! 34 (8.00 22.000.369.65) 771.525.73) 120 04 01 00 5 1 Belanja Pegawai 4.153.026.25) 120 07 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 532.095.844.390.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan PNS 1.00 1.263.310.468.177.30 8.677.443.95) 120 03 21 00 5 2 Program Pendidikan Politik Masyarakat 1.768.000.628.000.485.15) 20.00 (630.739.00) 120 05 02 00 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APAR 7.20 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.000.000.50) 23.00 (98.00) (4.86) 1.00) (7.150.00 490.588.00 3.533.884.255.00 (9.356.256.606.600.804.000.700.483.483.842.00 (232.000.320.00 20.00 (17.00) (10.00 6.886.20 07 00 00 5 1 Belanja Pegawai 3.398.430.00 (822.808.071.900.950.00) (7.00 3.053.00 10.00 25.203.217.00 (191.38) 120 03 15 00 5 2 Program Perbaikan Administrasi Sistem Kearsipan 171.050.00) (3.859.972.060.00) (18.52) 120 03 28 00 5 2 Program Optomaisasi Penyelenggaraan Pemerintah 102.702.446.000.205.00) (16.677.00 (12.00 (191.094.400.00 216.00 (11.00 (7.326.707.476.049.000.775.750.200.813.436.56) 120 04 30.000.391.00 18.00 595.00 3.235.00) (4.479.00 (99.180.000.729.914.86) 120 07 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 501.000.300.201.000.985.183.380.000.542.850.00) URUSAN PEMERINTAHAN UMUM BADAN PENGAWAS DAERAH 8.500.00) (34.077.967.00 (114.73) 120 04 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 26.624.000.000.800.243.00 161.27) 120 05 20 00 PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNA 287.00) (5.00 (522.00 18.919.365.842.000.694.67) 120 03 17 00 5 2 Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat 12.000.500.00 (1.189.01) 3.245.930.55) 120 03 27 00 5 2 Program Penataan Daerah Otonomi Baru 273.582.00 (87.552.504.355.228.924.720.00 3.065.521.40) 120 03 17 00 5 2 Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatrur 2.000.355.402.810.00) (0.00) (2.00 29.754.00 (340.750.208.00 (2.920.611.009.985.677.15) (18.646.500.427.79) 120 04 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.300.00) (17.00) (14.80) 120 04 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 69.090.776.385.00 (17.00 2.201.547.000.00 (2.000.00 659.00 680.117.480.424.713.

710.00) (6.87) 35 .900.00 354.950.750.012.700.00) (3.00) (0.000.124.600.575.00) (5.00 (50.00) (8.000.00 590.75) (306.72) 124 (6.376.000.461.575.333.00 1.000.103.000.16) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.341.850.000.881.660.35) 1 21 00 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2.00 924.058.444.470.00) (3.515.00 102.00 1.787.431.00 1.578.061.333.000.452.00 1.390.900.00 (1.636.425.585.00 (297.00 1.00 20.425.632.64) 1 21 01 15 5 2 Program Pendidikan Kedinasan 1.890.000.00 1 21 01 16 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Day a Aparatur 1.00 50.000.00) (0.17) 120 07 21 00 5 2 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa 147.865.00 (144.000.159.00) (3.00 (3.675.500.171.20) 120 08 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.556.195.593.000.00) (0.310.569.00) (2.780.00 1.722.573.320.00 (455.000.432.826.00 220.245.857.16) 117 08 16 00 5 2 Program Pengelolaan Kekay aan Buday a 177.00 1 21 01 02 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1 21 01 06 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca (25.00 (9.00 789.350.415.650.583.000.161.00 485.141.000.375.535.00 1.206.000.358.240.559.00) (1.221.899.050.00 23.168.00 0.65) 124 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 1.32) 1 21 00 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4.22) URUSAN WAJIB KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 125 01 00 00 5 125 01 00 00 5 1 125 01 00 00 5 1 125 01 01 00 5 2 125 01 01 00 (76.60 BELANJA KANTOR PERWAKILAN DAERAH 4.000.846.101.47) (3.86) 120 08 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 12.181.573.000.000.67) 124 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Day a Aparatur 40.232.67) 563.874.20) 117 08 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Buday a 292.00 (185.100.857.959.00 4.213.637.00 (11.536.459.00) (15.067.00) (4.795.09) 125 08 18 00 5 2 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 362.680.000.00) (1.000.16) 178.600.213.120 07 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 120 07 20 00 5 2 Program Peningkatan Sistem Pengaw asan Internal 9.632.621.023.00 169.675.00 7.641.410.188.000.005.412.144.228.404.50) 1 Belanja Pegaw ai 4.826.100.199.00 (7.200.000.819.199.476.600.259.518.00) (11.70) 124 01 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 666.725.000.800.854.00 (592.00 (168.00) (13.00 45.000.67) BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.920.742.677.640.000.890.00 44.500.00 (7.85) 1 21 01 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 671.983.00) (8.61) Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 1.667.00 538.129.210.408.202.00 (100.000.364.00 (119.000.00 1.00) (2.07) BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.00) (3.00 (15.000.252.000.453.200.00 4.103.951.787.00 (138.159.000.721.33) 299.000.464.00 134.364.239.00 158.823.961.964.789.31) 201 08 00 00 5 1 Belanja Pegaw ai 1.376.762.00 (333.537.385.239.00) 5 2 KANTOR ARSIP DAERAH 3.000.350.00 17.00 39.568.000.00 102.00 1.000.00 (302.780.132.754.79) 120 08 01 00 5 2 Program Pelay anan Administrasi Perkantoran 1.31) 201 08 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.152.800.000.00) (7.60 Pendapatan Retrebusi Daerah 100.52) 120 08 25 00 5 2 Program Peningkatan Hubungan Antar Lembaga 114.000.622.216.02) 5 1 PENDAPATAN KANTOR PERWAKILAN DAERAH 100.00 3.248.00 (72.000.500.00 2.597.65) 124 01 01 00 5 2 Gaji pegaw ai 1.386.780.00 2.00 9.49) URUSAN WAJIB KEPEGAWAIAN 1 21 PENDAPATAN BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 924.196.000.018.745.930.607.913.00) (0.81) 124 01 15 00 5 2 Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan 360.00) (0.00 176.75) 120 PEMERINTAHAN UMUM 120 08 201 08 00 00 (1.166.00) (13.783.537.590.636.010.250.00) (1.952.502.00) (4.641.00 4.625.14) 120 07 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 44.616.534.508.000.750.00 0.00 4.356.00) (3.000.00) (27.00) (0.200.24) BADAN INFORMASI DAERAH 10.976.356.00 124 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 179.00 112.704.47) BELANJA LANGSUNG 5.00) (0.780.00 (2.989.00 (146.000.281.566.00) 120 07 22 00 5 2 Program Penataan dan Peny empurnaan Sistem Kebijak da 50.25) 124 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 18.167.00 9.00 220.000.721.144.500.000.791.200.211.070.00 (131.829.78) URUSAN WAJIB KEARSIPAN 124 01 124 01 01 00 (71.899.00) (0.592.050.00) (1.637.400.000.080.590.00 6.500.00 3.00) (11.537.00 289.000.800.00 1.795.00 989.00 (583.00 (607.337.00 (171.500.000.00 1.111.00 (15.00 11.00) (4.443.00 (60.000.830.925.881.16 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah BELANJA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 1 21 01 789.00 (7.441.00 (9.609.000.700.500.607.000.721.00 (11.415.187.915.710.00) (14.000.00) (6.481.505.00) (1.500.207.890.188.632.585.00 1.621.00) (3.199.00 352.425.00) (2.697.32) 1 21 00 00 00 5 1 Gaji Pegaw ai 2.853.609.000.500.762.489.000.000.760.000.00 42.00 (171.00) (0.00 (1.697.389.952.000.627.00 (435.00 146.451.968.00 292.00 3.00 1.159.548.783.000.000.00) (4.403.266.02 Pendapatan Retrebusi Daerah 134.00 1.00 (129.00 2.135.47) 124 01 16 00 5 2 Program Peny elamatan & Pelestarian Arsip 124 01 17 00 5 2 Program Pemeliharaan Rutin Berkala Sarana dan Prasaran 124 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas Pelay anan Informasi 125 (20.00 (9.

590.700.00 18.419.755.681.580.00 (364.153.467.683.700.465.00 41.00 (34.794.00) (7.88) 1.04 01 01 00 51 Belanja Pegawai 3.157.93) 106.378.645.00 (4.350.150.451.555.00 345.569.670.76) 301.100.00) (2.391.173.567.489.837.000.500.442.89) 125 01 15 00 Program Pengembangan Komunikasi.00 4.00 29.839.00 (4.523.00 24.00 3.187.00 1.053.000.00 3.97) 125 01 18 00 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 1.00 (152.024.320.529.721.00 891.712.344.00 (58.176.353.567.00) (4.500.650.00 (766.852.935.00) (9.175.299.230.490.02) 14.00 102.514.106.59) BELANJA DINAS PERTANIAN 30.350.619.958.478.513.000.884.38) 2.900.56) 715.667.200.394.000.500.316.193.897.912.28 201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12.00 (148.00) (1.00 41.520.386.386.000.00 544.325.044.158.530.975.297.00) (4.00) (0.00 (39.685.000.137.000.052.935.088.00 18.52 202 01 17 00 5 2 Program Perlindungan Konvensi Sumber Daya Hutan 202 01 19 00 5 2 Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hsl Hutan 202 01 20 00 5 2 Program Perencanaaan dan Pengembangan Hutan 2.975.850.54) URUSAN WAJIB PERTANIAN 202 01 BLANJA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 12.36) (34.451.495.922.692.00 (140.00) (7.60) 202 01 16 00 5 2 Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan 378.806.969.00 1.000.131.972.240.253.976.00 (636.000.00 337.125 01 02 00 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 125 01 06 00 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 364.711.883.460.236.700.00) 350.000.00) (3.203.700.00) (0. Mass Media 787.496.288.955.217.00 273.208.650.00) (5.912.200.94) (1.12) 2.365.00) (3.527.00) (0.460.000.04 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5.586.803.00 551.55) 201 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 88.00 1.293.450.00 (92.514.00 (5.00 (38.972.158.00 621.973.785.00 2.00) (18.200.855.261.121.897.00 (121.00 14.00 3.74 25.00 (19.153.510.20) 201 URUSAN WAJIB PERTANIAN PENDAPATAN DINAS PERTANIAN 610.175.00) (13.950.00) (0.491.002.375.78) 82.108.45) 202 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 202 02 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 202 02 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 53.00 81.00 1.91) 202 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 87.00 (86.182.562.100.44) 202 02 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 111.703.140.666.122.324.30) 201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12.890.65) 588.798.311.00 15.00 (76.819.000.00) (6.980.087.024.00 11.000.62) 1.00) (6.500.76) PENDAPATAN DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 3.93) 202 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 932.83) 201 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.641.00 201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 18.00) (8.306.125.00 (44.036.00 (93.276.00 (888.955.223.00 12.017.35) 125 01 17 00 Program Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi 47.00 72.755.616.300.567.912.704.106.372.935.40) 41.00 367.700.107.04 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 730.567.04 01 01 00 51 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3.00 39.255.00 3.00) (10.59) Pendapatan Retrebusi Daerah 610.00 232.913.00 52.114.00 16.00) (3.393.546.20) PENDAPATAN BADAN PARIWISATA DAERAH 11.296.974.000.00 551.706.675.00 (43.00) (2.00 90.00 (34.00) 1.825.500.00) (3.04 01 01 00 5 BELANJA BADAN PARIWISATA DAERAH 8.00 (254.950.308.277.457.350.510.424.30) 201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12.897.655.00 (37.200.544.150.100.94) 202 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.00 7.036.00 (38.817.00 (227.00 (183. Penelitian Bidang Informasi dan Komunikas 103.00 (133.00) (6.00) (2.00 1.00 510.08) 2.445.100.700.000.899.302.750.164.337.00 (1.975.193.530.545.07) 36 .00 42.567.41) 202 01 15 00 5 2 Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan 3.589.100.291.407.247.969.000.000.00 4.301.500.255.900.394.00 8.357.28 201 01 201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 18.00 (16.43) (18.00) (30.00 (41.97) 586.00 638. Informasi.00 (8.70) 201 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.000.700.005.545.222.708.000.00 1.619.00 (262.12) 2.240.101.800.000.450.00 (1.00 273.150.49) 741.00) (21.000.00 102.164.320.712.975.722.30) 201 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 201 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 201 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 201 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 201 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebuna 201 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 201 01 20 00 5 2 Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian/Perkebunan Lapa 201 01 21 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak 201 01 22 00 5 2 Program Peningkatan Produksi hasil Peternakan 202 21.52 Pendapatan Retrebusi Daerah 11.74 Pendapatan Retrebusi Daerah 3.237.000.00) (4.500.595.200.000.800.00 (111.000.500.233.659.240.000.000.185.918.600.900.703.00) (9.00 2.00 69.00 737.876.000.706.00 (18.04 01 BADAN PARIWISATA DAERAH PROVINSI DIY 2.200.000.85) 130.145.00) (11.00 (261.00 3.00 282.00 (598.865.478.00 11.00) (4.00 7.925.803.050.08) 2.00) (8.600.000.00 12.171.749.297.009.581.350.500.770.00) (7.680.596.923.175.00 (13.804.00) (9.00 (58.176.804.005.800.237.000.750.00) (4.712.00 15.00 4.427.000.14) 202 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4.00 (4.200.00) (4.00) (13.00 (11.804.00) (1.191.00) 125 01 16 00 Program Pengkajian.394.680.000.00 685.00) (10.114.912.746.650.353.650.900.289.791.576.450.300.359.00) (0.469.00 232.476.465.500.181.00 4.00 (1.978.000.843.200.237.300.00 83.00) (1.495.

729.000.920.695.00 5.000.078.380.04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata 2.186.00 45.899.00 2.000.160.510.00 622.00 152.00 (56.695.00) (2.530.00) (9.00) (9.910.26) 37.869.215.507.364.500.000.350.000.000.200.52) 18.500.00) (4.000.961.93) 1.178.300.00) (2.760.000.00 (28.961.569.99) 2.000.00 955.907.09) 205 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Perikanan Tangkap 205 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan 205 01 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasayaran Produksi P 717.000.00 (47.085.390.000.915.007.000.00 18.00 95.17 Pendapatan Retrebusi Daerah 457.00 (11.00 (436.97) 205 01 20 00 5 2 Program Pengembangan Budidaya Perikanan 1.892.005.699.173.938.00 (68.162.121.00 1.00 (62.423.66) 205 01 DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 205 01 01 00 5 11.00 138.00 9.461.00 (2.16) 205 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Kegiatan dan Budidaya Kelautan & Wawas 169.215.000.800.34) 205 01 16 00 5 2 Program Pemberdayaan Masy dalam Pengawasan & Pengend S 45.100.000.000.00 155.076.00 2.00) (1.676.685.00) (0.132.00 138.00) (0.00 (1.00 215.00 466.00 836.450.70) 2 Program Pengembangan Kemitraan 945.00 (340.560.438.561.500.000.00) (6.00) (4.000.340.300.250.00) (5.00 (56.00 252.585.04 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 254.500.300.63) 37 .201.066.000.00 37.dan 211.300.300.00 (87.00 2.483.541.2.000.632.00 (94.315.561.000.500.660.00 5.442.587.00) (6.440.00 (4.007.344.000.228.975.04 01 16 00 5 2.115.150.18) 205 01 24 00 5 2 Program Pengembangan Kawasan Budidaya Air Laut.45) (6.00) (5.000.975.00 57.00 898.00 (6.09 1.00 243.250.229.97) PENDAPATAN DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 458.147.400.00) (6.00 1.000.00 (11.00 (22.400.057.867.500.84 6.00 9.00 (410.84 205 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 4.636.000.000.545.760.213.950.920.000.00 2.495.000.00 40.700.00 10.190.89) 903.000.850.00 (66.910.00 5.780.00) (4.149.571.788.100.000.67) 205 01 15 01 5 2 Program Pemberdayaaan Ekonomi Masy Pesisir & pengend Sbr 254.75) 205 01 18 00 5 2 Program Peningk Mitigasi Bencana Alam Laut danRakiraan Biota 99.32) 205 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 205 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 205 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 205 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 892.58) 227.00 (298.700.00 (16.000.700.352.000.025.868.788.00 467.920.04 01 17 00 5 2 Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1.000.00 841.582.240.234.000.484.750.00) (13.253.04 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.920.00 2.00) (26.00 1.000.007.220.000.104.12) 2. Payau.869.193.231.650.00) (0.308.00) 205 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 63.023.00) 205 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG BELANJA DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 4.00 400.

e.1 Entitas Pelaporan Keuangan Daerah 1. dan pembiayaan menggunakan basis kas. Pengakuan aset. 4.2 Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan 1. Entitas Pelaporan adalah unit pemerintahan daerah yang terdiri atas satu atau lebih entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan wajib menyampaikan laporan keuangan. Kas dan Setara Kas dicatat sebesar nilai nominal. 2. 4. Pengakuan pendapatan. dan ekuitas dana menggunakan basis akrual.BAB IV KEBIJAKAN AKUNTANSI 4. 3. Piutang dicatat sebesar nilai nominal. 38 . belanja. Persediaaan dicatat sebesar : 1) Biaya perolehan apabila diperoleh dengan pembelian 2) Biaya standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri 3) Nilai wajar apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti donasi. 2. Investasi jangka pendek dicatat sebesar nilai perolehan.3 Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan a. f. Entitas Akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan keuangan untuk digabungkan pada entitas pelaporan. kewajiban. Aset dicatat sebesar pengeluaran kas atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Entitas pelaporan adalah Pemerintah Daerah atau suatu organisasi dilingkungan Pemerintah Daerah atau organisasi lainnya jika menurut peraturan perundang-undangan satuan organisasi dimaksud wajib menyajikan laporan keuangan. d. c. Penyusunan laporan keuangan entitas pelaporan sebagaimana dimaksud diatas dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD). Pengukuran pos-pos dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah menggunakan perolehan historis. b.

dan biaya konstruksi dalam membawa aset tersebut ke kondisi yang membuat aset tersebut dapat bekerja untuk penggunaan yang dimaksudkan. r. l. Aset tetap yang diperoleh Tahun anggaran 2001 dan sebelumnya dinilai sebesar harga pasar. j. s. Biaya perolehan suatu aset tetap terdiri dari harga belinya atau konstruksinya. Aset tetap yang diperoleh Tahun Anggaran 2002 dan seterusnya dinilai sebesar harga perolehan. biaya pemasangan (instalation cost). k. harga pengganti.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa aset tersebut tercatat dalam daftar aset tetap.g. harga pengganti. Tanah dicatat sebesar biaya perolehan. biaya pengiriman awal (initial delivery). 1. Gedung dan bangunan dicatat sebesar biaya perolehan. termasuk setiap biaya yang dapat didistribusikan secara langsung seperti biaya persiapan tempat. harga pasar. Jalan. Terhadap aset tetap yang tidak diketahui harga perolehan. Nilai konstruksi dalam pengerjaan dicatat sebesar tingkat penyelesaian pekerjaan. o. Investasi jangka panjang dicatat sebesar biaya perolehan termasuk biaya tambahan lainnya yang terjadi untuk memperoleh kepemilikan yang sah atas investasi tersebut. i. Aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan. p. harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi harga. Nilai konstruksi yang dikerjakan oleh kontraktor melalui kontrak konstruksi meliputi: 1) Termin yang telah dibayarkan kepada kontraktor sehubungan dengan tingkat penyelesaian pekerjaan. q. biaya simpan dan bongkar muat (handling cost). dan apabila tidak diketahui harga perolehan maka dinilai berdasarkan harga pengganti atau harga pasar. n. h. Peralatan dan mesin dicatat sebesar biaya perolehan. Aset tetap lainnya dicatat sebesar biaya perolehan. 39 . dan jaringan dicatat sebesar biaya perolehan. harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi dinilai sebesar Rp. biaya profesional seperti arsitek dan insinyur. Apabila penilaian aset tetap dengan menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan. irigasi. m.

40 . merupakan hak daerah dalam satu tahun anggaran dan tidak perlu dibayar kembali oleh daerah.Aset tetap yang diperoleh dari sumbangan (donasi) harus dicatat sebesar nilai wajar pada saat perolehan. Ekuitas dicatat sebesar nominal selisih antara aset dan kewajiban pemerintah. merupakan kewajiban daerah dalam satu tahun anggaran. Penelitian. Kewajiban dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Biaya Studi. z. dan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh daerah. y. t. x. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca. yang menambah ekuitas dana. Kewajiban dicatat berdasar nilai nominal.2) Kewajiban yang masih harus dibayar kepada kontraktor berhubung dengan pekerjaan yang telah diterima tetapi belum dibayar pada tanggal pelaporan. dan Pengembangan yang dikapitalisasi kedalam aset dicatat sebesar harga perolehan. 3) Pembayaran klaim kepada kontraktor atau pihak ketiga sehubungan dengan pelaksanaan kontrak konstruksi. v. w. Pendapatan dicatat sebesar nominal penerimaan uang melalui rekening kas umum daerah. Belanja dicatat sebesar nominal pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi ekuitas dana. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca. penerimaan dan pengeluaran yang perlu dibayar atau akan diterima kembali. u. Aset moneter dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Pembiayaan dicatat sebesar nominal transaksi keuangan pemerintah.

872.884.008.768.00 Retrebusi Jasa Usaha 8.141.405.986.932.168.354.000. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian 2008 (Rp) Anggaran I 1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 3 4 Realisasi % Realisasi 632.00 109.114.465.041.000. 1.1.46 LAIN-LAIN PAD YANG SAH 15.13. 1.173.311.000.620.000.749.831.000.525.29 25.50 88.414.20 - Hasil Penjualan Aset Daerah Yng tdk Dipisahkan Penyelenggaraan Diklat dan Pelatihan Perijinan Tertentu Pendapatan yang tidak dianggarkan 41 9.00 Retrebusi Jasa Umum 22.000.041.00 RETRIBUSI DAERAH 33.11 5.00 14. Pendapatan Asli Daerah Rp632.654.39 (108.979.315.259.609.00 12.00 1.855.600.623.636.05 15.446.000.640.481.212.578.940.00 938.829.757.379.302.00 571.620.000.00 102.810.00 140.025.270.500.316.660.00 11.732.812.00 1.354.405.56 Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perus Patungan 418.000. sehingga lebih dari anggaran sebesar Rp96.414.200.51 488.890.97 Pendapatan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 dianggarkan sebesar Rp.89 11.00 Retrebusi Perijinan Tertentu HSL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YG DIPISAHKAN Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perush mlk Daerah 2.946.146.39.00 106.654.97 Realisasi Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar Rp632.182.000.541.195.00 41.488.087.00 101.407.61 417.654.033.00 9.609.000.171.00 140.000.00 2.530.120.526.00 2007 (Rp) 2.894.35 103.870.95 Jasa Giro 8.136. 488.338.300.809.898.185.150.00 1.97 PAJAK DAERAH 486.00 12.35 108.547.774.45 10.47 .738.898.050.443.57 4.000.148.59 89.258.146.67 97.084. Rincian dan Penjelasan masing-masing Pos-pos Pelaporan Keuangan 2008 5.105.890.223.728.354.468.67 8.24 144.023.287.00 Pajak Air Permukaan dan Air Bawah Tanah 2 547.600.390.630.400.81 144.00 65.701.43 94.478.593.00 Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 169.050.311.700.000.609.98 2.00 1.628.00 789.175.500.58 199.620.311.589.161.00 409.184.916.00 realisasi sebesar Rp1.000.149.927.941.75 11.32%).500.659.938.BAB V PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN 5.699.394.911.00 97.887.00 100.13 Rp.805.318.28 16.987.066.841.275.000.00 Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 106.176.677.00 29.718.375.00 112.000.02 11.900.43 Bunga Deposito 6.872.03 434.240.978.39 Rp.258.029.00 17.841.00 190.50 81.034.853.041.872.036.720.291.787.000.011.13 115.501.611.577.946.1 Pendapatan 2007 Rp.176.193.397.00 Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 208.175.144.872.312.60 166.1.00 103.00 789.195.00 8.000.376.946.1.404.96 2.306.000.00 222.700.00 2.00 8.600.39 180. dengan rincian sebagai berikut: a.924.546.014.62 142.834.87 Bag Laba pada Lembg Keuangan Non Bank 713.400.00 525.354.407.088.

000.000.639.500.417.Penerimaan Lain-lain (Dinas Perhubungan) .Perijinan Tertentu (Disperindagkop) .488.Denda Keterlambatan Pekerjaan .374.660.00 31.S.000.481.Bantuan Langganan Internet .00 JUMLAH 41. 602. bantul .00 750.Denda Keterlambatan Pengembalian Buku (Badan Perpustakaan) .117.500.00 6.Penerimaan Lain-lain (Bandiklat) 5.Dana Sisa Penanganan Bencana Tahap II .000.000.719.Sewa Tanah di Karang Jati Wetan.Pengembalian Gaji dan Tunjangan .934.00 17.915.00 4.Penerimaan Lain-lain (R.Penerimaan Lain-lain (Dinas Pertanian) .409. Grhasia) .738.Cicilan Kendaraan .000.519.020.00 Rp.913.224.600.273.000. Sleman .117.400.00 25.660.Sewa Lahan BLPT (Dinas Pendidikan) .Pengembalian belanja .100.704.00 23.00 17.APC Tipiring .Denda STB di desa Glugo. Sewon.997.000.853.Penerimaan Lain-lain (DisHutbun) .200.00 10.Dana Pengembangan Program JAMKESOS .Setoran Ganti Rugi Hilangnya LCD Proyektor .032.000.57 208.000.000.63 7.194.00.167.853.00 2.755.20 adalah realisasi Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah tidak dianggarkan yang berada pada beberapa SKPD dengan data sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 SKPD REALISASI (Rp) .Penerimaan Lain-lain (BLK. Pendapatan Transfer Rp.453. Dinas Kesehatan) .00 11.440.00 24.Denda PT YIS .000.Temuan Bawasda . 602.20 b.Sewa Aula PSAA Unit Bhakti GK .100.Realisasi Pendapatan yang tidak dianggarkan sebesar Rp41.468.000.047.323. dengan rincian sebagai berikut : 42 .000.00 6.488.TPTGR .000.00 787.147.Denda Sewa Tanah dan Bangunan di Kawasan Pantai Glagah K P .548.00 375.200.000.00 150.00 178.472. Sinduadi.00 23.468.000.00 173.00 Realisasi Pendapatan Transfer Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diterima secara kas sebesar Rp.00 120.000.00 5.750.Sewa Rumah (Toko Sinar) Jl B Katamso 93 Yk (Kimpraswil) .Sewa Gudang Pangan Jl Abubakar Ali (sblh Barat) .00 9.000. Mlati.000.00 70.00 320.047.

678.394.324.562.904.519.773.676.77 336.834.874.000.000.00 20.No Uraian Anggaran 2007 (Rp) 2008 (Rp) Realisasi % Realisasi II PENDAPATAN TRANSFER Transfer Pemerintah Pusat .265.468.688. 23.678.620.000.000.00 Daerah yang Sah Realisasi Lain-Lain Pendapatan yang Sah yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar Rp.069.000.00 Rp.587.00 601.00 314.787.26 2.543.26.301.782.880.117.704.078. Lain-lain Pendapatan Rp.773.400.678.00 23.000.556.889.Dana Perimbangan 59.019.468.281.00 20.00 11.00 332.000.00 314.395.73 91.800. 1.265.000.304.856.00 Rp.00 dengan realisasi sebesar Rp1.700.078.209.265.913.650.265.00 23.400.00 4 Dana Alokasi Khusus 19.00 1.000.000.000.336.00 487.000.281.00 1.002.488.00 487.500.65 43.00 19.047.880.58 100.00 18.000.286.834.700.023.26%) sehingga kurang dari anggaran sebesar Rp175.519.922.00 19.000.000.26 Rp.000.90 480.513.347.115.00 Rincian realisasi belanja terdiri dari : 43 .90 481.487.000.968.00 23.00 1 Dana Bagi Hasil Pajak 2 Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) Jumlah Pendapatan Transfer Dana perimbangan (9 s/d 13) Transfer Pemerintah Pusat.000.00 (89.00 100.1.000.599.643.549.453.00 - 3 Dana Alokasi Umum 511.23.802.379.229.000.00 1.880.00 590.390. Sari Husada PT Jasa Raharja Dana rekonstruksi dr BUN Sisa Dana Sumbangan Pihak 3 Jumlah 5.488.00 437.000.000.400.688.528.167.000.26 101.92 136.00 16.00 19.053.00 100.425.620.587.000.587.000.00 105.265.700.000.67 100.000.904.00 Belanja Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 dianggarkan sebesar Rp.00 - 590.00 101.00 8.00 100.00 100.453.000.00 101.880.1.235.77 115.00 2.409.00 1.620.898.00 336.00 314.250.629.00 16.643.856.2 Belanja 2008 (Rp) Realisasi 2007 (Rp) Realisasi % 23.941.Lainya 5 Dana Otonomi Khusus 6 Dana Penyesuaian Jumlah Pendapatan Transfer Lainnya Total Pendapatan Transfer c.00 118.00 70.541.00 511.26 101.911.00 314.898.574.00 18.400.00 602.286.265.994.977.209.265.800.620.265.376.874. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian Anggaran I LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 1 PENDAPATAN HIBAH Sumbangan Dealer Otomotif Main Dealer PT. 977.587.700.

00.813.831.965.00 Realisasi Belanja Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp191.00 Realisasi Belanja Operasi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar Rp.00 31. Belanja Operasi Rp.479.428.113.214.509.008.079.220.008.00 89.685.47 96.665.28 88.485.106.00 17.00 Rp.00.089.851.80 92.058.185.00 93.724.000.351.00 2.509.800.313.724.280.560.00 113.739.651.515.080.536.403.724.00 1.00 58.120.725.16 91.033.833.833.751.651.058.365.00 1.00 46.550.860.00 91.860.00 Rp.000.956.15 2007 (Rp) Realisasi 312. 1.000.880.900.79 2007 (Rp) Realisasi 1.76 100.00 .148.665.00 64.826.241.651.529.893.669.00 51.00 Belanja Pegawai pada Dinas Pendidikan didalamnya termasuk pemberian beasiswa retrieval dan beasiswa untuk mahasiswa untuk keluarga tidak mampu dan hadiah untuk lomba inovasi teknologi mahasiswa sebesar Rp4.00 98.257.00 80.490.01 72.154.390.00 .747.100.234.672.725.989.366.936. dengan rincian sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Anggaran 391.01 72.139.318.30 104.594.600.522.87 93.587.976.00 34.410.00 847.100.00 1.00 50. dengan rincian sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 6 BELANJA Tanah Peralatan & Mesin Gedung &Bangunan Jalan Irigasi.00 301.758.000. Belanja Modal Rp.725. b.886.900.291.426.735.485.279.00 210.a.330. &Jaringan Aset Tetap Lainnya Aset Lainnya Jumlah 2008 (Rp) Anggaran Realisasi 29. 1.528.279.044.000.00 676.237.000.874.00 31.595.023.989.00 268.00 223.00 299.000.104.957.058.072.00 1.685.685. 191.044.633. 676.000.400.903.112.00 21.965.528.00 Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial Belanja Bantuan Keuangan Jumlah Belanja Operasi 2008 (Rp) Realisasi 373.000.528.416.080.30 93.193.500.851.647.00 54.653.000.695.829.600.00 77.104.00.844.00 % 73.900.374.00 44 191.00 47.265.00 82.028.952.944.193.00 % 95.900.192.00 50.00 293.488. Belanja Barang dan Jasa pada Dinas Kesehatan terdapat kegiatan pemberian tambahan makanan dan vitamin bagi balita yang dilaksanakan oleh puskesmas kabupaten/kota sebesar Rp2.598.48 91.002.833.00 105.00 54.

914.422.c.55 2007(Rp) Realisasi 36.3 Pembiayaan Netto Rp.905.869.676.700.00 161.339.201.935.00 1. dengan rincian sebagai berikut: No Uraian 1 Belanja Tidak Terduga  2008 (Rp) Anggaran Realisasi 68.422.262.335.362. Belanja Tak Terduga Rp.868.700.978.00.00 100. Jumlah tersebut merupakan selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja Tahun Anggaran 2008.700.665.00.364.500.00 201.185.158.00 3.359. 537.175.175.419.978.404.58 Realisasi Pembiayaan Netto Pemerintah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp474.00 100.741. 474. yang terdiri atas: a.339.868.059.665.548.429.800.905.201.00 0.741.158.00 201.381.00 0.00 Rp.00 100.999.384.653.00 (Rp. 210.800.800.977.61) (Rp.381. dengan rincian sebagai berikut: No 2008 (Rp) Anggaran Realisasi % 198.00 198.00 Rp.00 Rp.250.429.97) Surplus/Defisit sebesar (Rp194.300.335. 194. 45 . 201.00 d. 36.61). 5.364.362. penerimaan piutang daerah.000. Belanja Transfer Rp. dan penerimaan dari biaya penyusutan kendaraan.961. Pembiayaan Penerimaan Rp.00 Realisasi Belanja Transfer % 1.00 Uraian 1 Bagi Hasil Pajak Ke Kabupaten/Kota 2 Bagi Hasil Retribusi Ke Kabupaten/Kota 3 Bagi Hasil Lainnya Ke Kabupaten/Kota Jumlah e.706. 328.158.059.666.185.300.466.00 1.676. Surplus/Defisit 2007 (Rp) Realisasi 159.00 Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp.58 Daerah Realisasi pembiayaan penerimaan daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp537.059.999.880.800.665.773.500.158.060.359.741.741.262.00 Rp161.00 3. 1.00 Realisasi Belanja Tak Terduga Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp1.1.060.466.653.253.00 yang berasal dari penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA).868.253.00.

279.921.00 6.00 - - - 6.339.63 9.1.385.027.64 83.661.00 529.00 933.532.710.175.05 - 467.00 - 62.575.000.618.518. 529.10 9.dan pembayaran kewajiban tahun lalu yang belum terselesaikan.822.082.00 1.714.575.463.00 94.054.773.58 6 Pemby Kewajbn Th Lalu Yang Blm Te Pembiayaan Netto 5.618.250.957.891.683.00 56.89 100.000.691.728. 9.653.00 93.532.884.859.000.00 1.162.653.579.262.024.00 1.000.499. yang berasal dari pembentukan dana cadangan.185.587.884.891.186.289.00 4.674.837.957.197.498.39.364.018.859.00 Daerah Realisasi pembiayaan pengeluaran daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp62.620.643. dengan rincian sebagai berikut: No 2008 (Rp) Realisasi 2008 Uraian Anggaran 2008 III PEMBIAYAAN 1 Penerimaan Pembiayaan 1 Penggunaan SiLPA 2 Pencairan Dana Cadangan 3 Hsl Penjualan Kekayaan Daerah Yg Dipisahkan 4 Penerimaan Pinjaman Daerah 5 Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 6 Penerimaan Piutang Daerah 7 Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan 2 Pengeluaran Pembiayaan 1 Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal (Investasi) 2 Pemerintah Daerah 3 Pembayaran Pokok Utang 537.957.00 529. penyertaan modal Pemda.130.00 - - 4.00 89.728.891.662.683.39 99.884.00 98.00 9.781.000.859.773.000.914.262.978.116. Pembiayaan Pengeluaran Rp.262. pembayaran pokok utang.060.00 - 4 Pemberian Pinjaman Daerah 5 Penyelesaian Kegiatan DPA-L % 210.069.665.00 101.000.385. dengan perhitungan sebagai berikut : 46 .385.00 2007 (Rp) Realisasi 2007 537.000.00.58 210.186.55 - 401.52 201.000. 62.b.58 - - Rp.00 62.168.4 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Rp.000.710.000.82 100.532.682.643.499.00 1.000.000.015.00 89.475.55 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp279.367.773.00 474. Jumlah tersebut merupakan selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja dan transfer ditambah dengan pembiayaan netto Tahun Anggaran 2008.869.67 - 70.00 393. penyelesaian kegiatan DPA-L.00 Rp.00 100.00 100.869.

676.235.643.212.453.957.874 -194.No Uraian URAIAN 2008 (Rp) Realisasi 2007 (Rp) Realisasi 1 Jumlah Pendapatan 1.914.175.281.609.701.335.186 529.891.809 2 Jumlah Belanja+ Transfer 3 Surplus/(Defisit) 4 Pembiayaan Netto 1.994.978.977.306.390 328.286.419 201.407 1.499.467 474.653 977.946.258.706.250.263 279.682 Jumlah 47 .

302.323.618.017. pada 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).00 Rp.038.00 95.94 41.000.66 11.000.337.817.618.888.90 153.313.454.964.350.654.583.456.017.371.618.963.67 46. 31.640.083.00 3.03 Rp.00 20.720.55 2) Deposito Berjangka No 1 BTN 2 BRI 3 BNI Uraian 2008 (Rp) 70.374.038.00 2007 (Rp) 27.042.042.985.997.55 Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2008 sebesar Rp.000.16 22.000.39 merupakan kas yang berada di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.000.872.148.604.957.70 22. Rincian saldo Per 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: No Uraian 1 Sisa Kas di Pemegang Kas Jumlah 48 2008 (Rp) 31. Bank Rakyat Indonesia.00 .39 Rp503.000.000.00 2007 (Rp) 50.000.000.000.759. dan Bank Negara Indonesia yang berupa: 1) Rekening giro No Uraian 1 BPD Provinsi DIY Rutin Gaji 2 Bank Mandiri 3 BTN 4 BRI Jumlah 2008 (Rp) 73.313.146.045.00 50.000.454.038.829.771.763.454.00 merupakan kas yang berada di Bendahara Pengeluaran.91 453.000.638.338.668.00 Pengeluaran Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar Rp31.00 5.313. Kas di Bendahara Rp.248.248.16 51.216.1.454.063.017.306.519.230.000.350.5 1.236.862.693. Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Yogyakarta Diponegoro dan Bank Tabungan Negara.483.872.083.000.00 Jumlah 2.000.38 Kas di Rekening Kas Daerah Rp.39 2007 (Rp) 427.594.00 31.211.759.618.000.00 27.753.387.654.94 386.759.654.323.042.760.310.00 20.000. Aset Lancar Rp. 27.583.5.000.759.583.

901.759.400.525.00 - 47.280.00 532.884.884.869.00 69.985.00 164.562.00 46.00 135.00 69.492.050.201.00 31.721.379.00 - - 133.289.00 110.326.717.079.00 345.090.00 345.663.388.603.000.156.618.201.897.525.106.469.00 959.216.00 626.548.00 192.695.322.454.899.244.00 1.284.152.00 merupakan kas yang ada pada rekanan karena adanya kesalahan penulisan SP2D sehingga terjadi kelebihan pembayaran.00 162.936.805.00 1.741.00 - 3.309.982.280.659.106.00 133.124.00 31.916.331.00 626.351.317.00 10.00 3.00 192.00 162.568.499.00 135.00 60.00 1.873.00 250.00 110.864.590.379.373.111.815.00 10.036.568.368.00 551.322.256. Kelebihan tersebut baru di setor ke Kas Daerah tanggal 5 Januari 2009.00 - 443.256.193.317.042.00 tersebut.369.00 6.00 tersebut terdiri dari: No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama SKPD Dinas Pendidikan Badan Perpustakaan Daerah Dinas Kesehatan Rumah Sakit Grhasia Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Daerah Dinas Perhubungan Bapedalda Kantor Pembedayaan Perempuan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian.332.00 369.989.000.368.759.850.069.00 6.150.201.454.00 425.795.618.100.297.00 959.00 43.00 2.616.00 - - 432.341.869.099.864.00 - 60.850.692.117.158.00 - - 65.664.805.573.573.00 50.492.186.604.607.317.00 - 711.664.684.494.569.918. 49 .00 - - 551.154.139.411.299.548.331.139.00 250.00 337.00 121.00 6.622.00 45.595.569.144.331.157. sebesar Rp91.469.00 - - 5.00 65.326.00 1.333.00 Kas di Bendahara Pengeluaran pada Dinas Perikanan dan Kelautan sebesar Rp443.222.00 155.388.00 10.Sisa Kas sebesar Rp31.00 46.620.608. Perdagangan dan Koperasi Dinas Kebudayaan Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum DPRD & Setwan Sekretariat Daerah Badan Pengelola Keuangan Daerah Badan Pengawas Daerah Kaperda di Jakarta Badan Diklat Kantor Arsip Daerah Badan Informasi Daerah Dinas Pertanian Dinas Kehutanan dan Perkebunan Badan Pariwisata Daerah Dinas Perikanan dan Kelautan Jumlah Neraca UM BUD (Rp) Utang PFK (Rp) Jasa Giro (Rp) Kas di Bendahara Pengeluaran (Rp) - 1.00 31.698.123.698.284.626.123.369.562.985.00 6.307.989.124.815.150.496.938.550.152.201.00 155.333.00 80.411.297.270.00 1.099.00 - - 2.00 576.

Kas di Tim Penanganan Rp. Rekening Gubernur DIY sebesar Rp36.291. 0.000. sampai tanggal 31 Desember 2008 belum di setor ke Kas Daerah.26 Bencana Gempa Bumi Kas di Tim Penanganan Gempa per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Grhasia .26 merupakan rekening untuk penerimaan Dana Perimbangan (Iuran Pertambangan) dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Provinsi DIY.00 Rp.931.547.291.923.3.000.00.00 Penerimaan Kas di Bendahara Penerimaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.769.255.00 Kas yang berada di Kas Daerah (Bank Pembangunan Daerah) sebagai rekening Gubernur per 31 Desember 2008 sebesar Rp.496.931.769.00.231.100.547.769.231.66 2007 (Rp) - Rekening Penjaminan UMKM sebesar Rp10. yang terdiri dari: No Uraian 1 Gubernur DIY 2 Gubernur DIY 3 Penjaminan UMKM Jumlah 2008 (Rp) 36.00 10.108. Kas di Bendahara Rp. 21. 10. 50 .108.831. 547. Kas di Rekening Penampungan Rp.952.705.000.00 Rp. 10.00 Rp0.00 ditempatkan pada Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya usaha yang dikembangkan. 4.817.547. 12. 5.000.S.00 merupakan Kas yang masih berada di Bendahara Penerimaan R.000. 12. 0.817.40 10.26 72.108. Sudah disetorkan ke Kas Daerah Mandiri dan BRI.000.

Dana tersebut didepositokan di BPD DIY dalam 2 tahap. Piutang Pajak Rp.862. 41.00 DA 096613 8 Maret 1999 1.231.9.354.629.05.000.000.000. yaitu: Nomor Tanggal Nominal (Rp) DA 076397 14 Februari 1997 1.00021-9 20. 28.664.000.14 yang terdiri dari : a.000815 (BPD) 00000029-01-001040-30-2 (BRI) RS Grhasia RS Grhasia b.001.925.14 Daerah per 31 Desember Saldo per 31 Desember 2008 (Rp) 294. 28.334.02.300.41.Kas pada Neraca per 31 Desember 2008 tersebut belum termasuk: a.9.50 Nama 041.00 Piutang Pajak per 31 Desember 2008 sebesar Rp.753.00 600.00036-2 Nama Gubernur DIY untuk Bencana Merapi-KR Gubernur DIY untuk Bencana Merapi Bendahara Bencana Alam Merapi Yk 6.161.20 184.629.290.00 Pendapatan Bunga atas deposito tersebut ditampung dalam rekening: No Rekening 20. Piutang Pendapatan Daerah Piutang Pendapatan Rp.00 Rp 24.696.713.00 549.713. Rekening Bencana Alam Gunung Merapi Yogyakarta Rekening tersebut untuk menampung dana partisipasi yang diperuntukkan bagi korban bencana alam Gunung Merapi yang diserahkan kepada Gubernur DIY untuk dipergunakan merehabilitasi cacat fisik tubuh korban maupun untuk sarana prasarana permukiman korban.339.708.037.00024-1 20.411.191. RS Grhasia No Rekening Saldo per 31 Desember 2008 (Rp) 8.00 merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak.671.9.708.379.494.00 Rp.664.50 2008 sebesar Rp. 30.161. yang terdiri dari : 51 .000.211.001.02.

00 42.958.750. yang terdiri dari : No Uraian 1 Piutang atas sewa 30 Aset milik Pemprov DIY kpd pihak ketiga 2 Piutang Pasien RS Grhasia 3 Piutang atas sewa aset milik Baparda 4 Piutang Retribusi Ps Grosir & Pertokoan 5 Piutang Retrebusi Pelayanan JUMLAH 52 2008 (Rp) 42.00 adalah Pajak Kendaraan Bermotor yang sudah jatuh tempo dan seharusnya sudah diterima oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak. 1. Piutang Retribusi Rp42.701.00 adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.379.200.000.327.935.900.900. • Bagian PBBKB sebesar Rp.150.200.045.208.18.100.00 adalah bagian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang sudah menjadi hak Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum diterima. b.110.00 7. • Tagihan PABT sebesar Rp.No 1 2 3 4 Uraian 2008 (Rp) 18.447.00 357.658. 289.00 adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.110.00 2007 (Rp) 507.564.00 24.154.095.713.658.000.973.447.92 .935.92 Rp42. 3.666.221.00 • Tagihan PKB sebesar Rp.00 Tagihan PKB Tagihan BBNKB Tagihan pajak Air Bawah Tanah (PABT) Bagian PBBKB JUMLAH 2007 (Rp) 16.006.564.339.929.00 1.756.006.00 Piutang Retribusi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 3.884.422. 9.9350.110.00 28.935.642.422.327. • Tagihan BBNKB sebesar Rp.973.00 14.00 289.411.208.821.00 9.100.550.629.808.92 82.664.756.00.00 737.110.900.

Piutang Pendapatan Daerah Rp.245.00 38.000.245.14 700.806.191.257.421.00 - 2007 (Rp) 625.453.424.00 yang terdiri dari : a.803.256.14 55. 7.14 Rp. Anindya Mitra Indonesia yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008.00 828. Piutang Lain-Lain Rp. 335.109.658. 12.423.14 4.806.000.000.00 459. 12.000.600. Tarumartani yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008.421.453.535. 700.423.00 Bagian Lancar Tagihan Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera.109.806.800.390.58 Lainnya Piutang Pendapatan Daerah Lainnya per 31 Desember 2008 Rp.803.423.054.703.393.58 • Setoran Yang Masih Harus Diterima sebesar Rp.14 terdiri dari: No 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian Jasa Giro Penyertaan Modal Status Blm ditetapkan Setoran yang masih harus diterima Deviden PT Askrida Deviden PT.00 6. Inspektorat Depdagri dan Bawasda yang belum disetor ke Kas Daerah.257.421.545.c.123. • Deviden PT JEC merupakan kekurangan deviden Rp828. 4.000.393.000.00 merupakan hasil temuan dari BPK RI.44 12.245. Anindya Mitra Indonesia sebesar Rp.753.57 Piutang Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp335. 10.14 merupakan deviden PT.703.00 3. • Deviden PD.123.00 Rp0.800.000. 459. yang besarannya per tahun telah ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan 53 . Anindya Mitra Indonesia Deviden PD.00 459.00 merupakan deviden PD. Tarumartani Deviden PT JEC Piutang pemanfaatan lahan utk pemasangan iklan Piutang atas laba BUKP Sanden dan Piyungan JUMLAH 2008 (Rp) 10.600. Tarumartani sebesar Rp. Bagian Lancar Tagihan Kemitraan Rp335.00 Rp.268.000.00 yang belum diterima per 31 Desember 2008.366.208.109.000.256. Hasil temuan ini diantaranya terdapat Piutang Pasien RS Ghrasia yang belum disetor ke Kas Daerah • Deviden PT.000. 4.958.

57 8. 54 . 0.019. 0.00 Ganti Kerugian Daerah Piutang Lancar Tuntutan Ganti Kerugian Daerah per 31 Desember 2008 Rp.00 2 Piutang tuntutan perbendaharaan JUMLAH - 10.390.Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998.00 - 3.Kab S - - 5 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB. 6).00. 0.224. Biaya dibayar dimuka Rp 0. yang terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang Upah Pungut Bagi Hsl PBB - 196.00 Penjualan Angsuran Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran per 31 Desember 2008 sebesar Rp.390.00 Biaya Dibayar Dimuka per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp. dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun.725.Kab S - - 6 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl Pajak ABTKab JUMLAH - 4.57 4 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl BBNKB.144.0.224. Bagian Lancar Tagihan Rp 0.00 81.00 2 Piutang Bg Hsl PBB dan BPHTB 3 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB (Kota 2006 & - 37.224.737. Bagian Lancar Tuntutan Rp.967. b.00 Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak. Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang tuntutan ganti rugi kendaraan - 70.00 Rp. 4.00 Piutang Dana Bagi Hasil Rp.00 Rp 0.00 Rp.127.875.127.00 Rp 0.893. 0.548. 9.967.00 terdiri dari : No c. 81.57 Piutang Dana Bagi Hasil per 31 Desember 2008 sebesar Rp.000.00 merupakan tagihan angsuran atas penjualan rumah dinas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh tempo dalam tahun 2008 (lihat butir I. 0.842.399.355.144.

189. Persediaan Rp. 6.50 Persediaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.190. 7.502.1. Dana Bergulir Investasi Non Permanen sebesar Rp.923. 97.447.969.461.208. dengan jumlah guliran per 31 Desember 2008 yaitu: 55 .600.00 merupakan dana bergulir yang disalurkan melalui Dinas Pertanian.504.020.666.50 4 Peralatan Kantor & Rumah Tangga Persediaan Barang Lainnya tersebut termasuk persediaan bibit.16.583.705.791.474.50 3 Barang Cetakan 1.397.00 Rp.156.894.50 terdiri dari persediaan barang pakai habis yang berada di 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan perincian sebagai berikut: No Uraian 2008 (Rp) 1 Obat 2007 (Rp) - 1.989.50 Rp.397.00 5 Persediaan Barang Lainya 4.624.16 Rp.011.397.683.00 2 Alat Tulis Kantor 1. pakan.583. 5.974.00 . 7.920.085.481.16 Rp.570. dan ikan.00 327.624. Penilaian Persediaan didasarkan atas hasil inventarisasi persediaan pada akhir Tahun Anggaran 2008 yang dilakukan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.570.00 2. 29.10.50 6.315.461.215.994. 0.215. Aset Lancar Lainnya Rp 0.899.606. 11.6 Investasi Jangka Panjang Rp.00 Rp 0.000.666.00 943. persediaan obat masuk dalam klasifikasi Persediaan Barang Lainnya. Pada TA 2008.116.882.00 204.920.00 JUMLAH 7.303.240.00 Investasi Non Permanen 12.767.358.045.215.006. 29.00 Aset Lancar Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp.273.683.920.50 1.

00).82% dari seluruh modal BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp.482.000.933.435.842. terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Penyertaan Modal pada BPD Provinsi DIY 96.000. Penyertaan Modal yang berupa Modal Disetor tersebut adalah sebesar 36.000.919.00 Modal Dasar BPD Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 sebesar Rp250. 126.191.000.00 2007 (Rp) 4.583.00 2.00 9.147.474.00 (Rp16.000.16 adalah modal disetor ke Bank BPD Provinsi DIY per 31 Desember 2008.000.000.455.00 126.00 140.529.000.073.933.00 5.000.000.231.00 Sedangkan dana yang tersimpan dalam rekening BPD a.691.000.000.00 16.459. 96.410.00 14.00 6.16 merupakan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 140.724.510.000.919.130.16 3 Penyertaan Modal pada PT TARUMARTANI 4 Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) 5 Penyertaan Modal pada PT Asuransi Bangun Askrida JUMLAH • Penyertaan Modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp.347.860.147.n.000.231.600.933.000.16 51.020.728.182.583.459.00 5.02. Pokja Perguliran DPM LUEP dengan Nomor Rekening 22.000.020.00 11. Penyertaan Modal Rp.636.020.363.461.000.500.482.435. Investasi Permanen 13.510.000.21497-8 posisi per 31 Desember 2008 dengan saldo sebesar Rp13.16 Rp.16 Pemerintah Daerah Penyertaan Modal per 31 Desember 2008 sebesar Rp.191.073.00.00 11.691.868.000.842. 80.461.960.00.URAIAN DPM LUEP DPM LUEP DPM LUEP TAHUN 2006 2007 2008 JUMLAH 2008 (Rp) 4.000.147.000. 56 .100.363.020.666. sehingga total DPM LUEP adalah sebesar Rp29.020.918.000.919.724.482.461.583.590.590.1.16 2 Penyertaan Modal Pada PT ANINDYA 15.00 2.00 + Rp13.16 80. 126.000.691.

“ANINDYA” MITRA INTERNASIONAL” Yogyakarta sebesar Rp15.16 .852.455.285.448.000.Modal Donasi Rp 183.000.000.000.00 yang terdiri dari : .067.999.564.000. 9.00 .00 yang terdiri dari: .Pemerintah Kabupaten / Kota Rp 190. Aneka Industri dan Jasa “ANINDYA” sebesar Rp10.001.00 59.000.000. 243.00 • Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada PT. yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan PD.245.285.228.000.00 Saldo Laba Rp 141.482. Keuangan PT.Total Ekuitas Rp 9.000.000. Aneka Industri dan Jasa “ANINDYA”.636. sedangkan sisanya merupakan hak Kabupaten/Kota sebesar 49 % .00 adalah modal disetor Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.000.00 dan PD. Sesuai Laporan Keuangan BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.728.663. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya adalah sebesar Rp.636.728.402.000.933.000.000.00 Sub Jumlah Rp 15.245.147.00 57 .00 Dana Setoran Modal Rp Sub Jumlah Rp 347.000.00 Jumlah Rp 489.“ANINDYA jumlah Ekuitas per MITRA 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp.650.84 - - Sub Jumlah Rp 287.482.000.000.00 Dalam hal ini porsi Ekuitas untuk Pemerintah Provinsi DIY adalah sebesar Rp249.00 dengan kepemilikan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10.Hak penyertaan modal bagi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 adalah sebesar 51 %.000.660.973.Pemerintah Provinsi DIY Rp 15.000.00 Sesuai Laporan INTERNASIONAL” .830.00 .544.000.Pemerintah Provinsi DIY Rp 96.663. dengan modal dasar sebesar Rp20.00) .000.Koperasi Karyawan “BSM” Rp 10.755.Saldo Laba Rp(6.00 .115.000.000.000.000.

Taru Martani dan berlaku setelah ada pengesahan Akta Perseroan oleh Menteri Kehakiman. Sesuai Laporan Keuangan Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta.583. bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” berubah menjadi Perseroan Terbatas PT.778.974. 664.157.363.00 dan modal donasi berupa peralatan sebesar Rp. dan sampai dengan 31 Desember 2008 belum terbit pengesahannya. yang didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 1989 dengan Modal Dasar sebesar Rp.00.00 adalah modal disetor sebesar 100 % dari seluruh modal Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta.00 yang terdiri dari modal disetor ( uang tunai ) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10.935.518.00 sehingga porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp13.152. 6.842.000.10 % dari seluruh Modal PT.000.750. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp17. • Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp11.00 Sesuai Laporan Keuangan (konsolidasi) Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Daerah Istimewa Yogyakarta.000. Asuransi Bangun Askrida sebesar Rp140.• Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta sebesar Rp2.083. 3.87% dari seluruh modal BUKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 sehingga 58 .000.000.541. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp199.723.00 atau 79. • Penyertaan Modal pada PT. Sesuai Laporan Keuangan PT.000.00 adalah modal disetor sebesar 0.374.969.000.000. berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 1995.991. Asuransi Bangun Askrida.723.619.00.379.485. dengan Modal Dasar sebesar Rp10.57 Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2004.459.600.622. jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp. Asuransi Bangun Askrida.

664.847. Alat-Alat Kantor dan Rumah Tangga f. Alat Angkutan c.047.00 14.00 10.937.616.200.693.145.090.70 Aset Tetap per 31 Desember 2008 merupakan hasil sensus barang daerah yang dilakukan pada oleh Tim Sensus yang dibentuk dg Keputusan Sekreatris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta No.258.489.264.047. Barang Bercorak Kesenian.771.00 27.078.00 18.533.632. Ternak.00 826.999.987.269.00 192.861.282.164.675.00 356.010.916.816.088.050.00 12.00 8. 3.222.156.00 44.075.951.00 652.60 1.566. 85/SEKDA/VII/2008 tanggal 26 Juli 2008 tentang Pembentukan Panitia Sensus Barang Milik Daerah ke IV Provinsi DIY TA 2008.846.00 10.00 879.7 Aset Tetap Rp2.969.780.733.148.654.023.00 836.00 3.858.977.017.00 1.750.299.965.630.759.00 724.439. Jalan dan Jembatan b.251.738.428.047.00 dan Rp.174.920.00 951.719.975.00 1.782.641.366.239.888.00 39.613.292.489.366. Jaringan Aset Tetap Lainya a.332.60 67.00 14.833.764.00 7.743.00 15.982.236.524.511.623.354. dan Jaringan a.10 5.489.00 5.319.300.00 9.70 Penjelasan masing-masing akun aset tetap adalah sebagai berikut : 59 .728.739.844. serta Tanaman 3 4 5 6 2008 (Rp) Konstruksi dalam Pengerjaan JUMLAH 2007 (Rp) 725.335.70 dengan rincian sebagai berikut : No Uraian 1 Tanah 2 Peralatan dan Mesin a.00 142.00 634. Aset Tetap per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebesar Rp2.261.567.200.146.613.172.649.664.00 19.475.266. Hewan.874.020.989.00 10.467.429.00 2.038.735. Alat-Alat Bengkel d.899.202.874.654.405.1.10 874.265. Kebudayaan c.613.299. Buku dan Perpustakaan b.778.069.825. Alat Keamanan Gedung dan Bangunan a.619.00 9.688.966.535.222.00 31. Bangunan Monumen Jalan.00 17.00 207.805.055.759.596.00 9.008.299.999.441. InstalasiAlat-Alat Bengkel d.446.851.869. Bangnan Air (Irigasi) c.487.782.593. Alat-Alat Stodio dan Komunikasi g.912.324.625.101.00 79.909.299.435.662.3.541.719.090.400.450.652.00 5. Irigasi.175.580. Alat-alat Laboratorium j.164.264.00 Rp. Alat Ukur h.325.827.090.675.985.369.00 5.594.366.400.00 315.229. Alat Berat b.00 16.00.222. 5.999.00 1. Bangunan Gedung b.00 3.00 1.771.000.00 61.676.porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp199.169.613. Alat-Alat Kedokteran i.582.213.00 2.830.710.00 2.193.240. Alt-Alat Pertanian dan Peternakan e.00 13.158.264.

192.00 merupakan tanah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian. sedangkan untuk perolehan untuk tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.017.400.14.00 Rp.825.00 Peralatan dan mesin per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Alat-Alat Angkutan Rp. 951.017.251.39.00 Alat-alat Berat per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Rp.630.156.782.439.982.222. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. setelah diadakan penyesuaian.429. yang terdiri dari: a.222.200. 3.269.142.00 Rp. Penilaian atas Alat-alat Besar yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.354.261.00 Tanah per 31 Desember 2008 sebesar Rp.200.632.229. dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga pasar maka dinilai berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut diatas 60 . 725. 725.400. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.869. 15.192.069.00 merupakan alat-alat berat milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian.354.069. Peralatan dan Mesin Rp.874.782.00 Alat-alat Angkutan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.977. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. dinilai berdasarkan harga pasar. Tanah Rp.31.251.269. b.00 Rp. roda empat dan roda enam milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI Penilaian atas Alat-alat Angkutan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tentang Penghitungan Dasar Pengurusan Pajak Kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 5.00 merupakan kendaraan roda dua.156. 5. 39.846. Alat-Alat Berat Rp.078.874.078.00 merupakan peralatan dan mesin milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.975.

616.764. 724. f.292. dinilai berdasarkan harga pasar.00 merupakan alat-alat studio milik Pemerintah Provinsi 61 .15. 18.450.582.613.00 Rp.00 Rp. dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti. e.688. Alat-alat Kantor dan Rp. 652. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.14. Alat-Alat Bengkel Rp.662.688.174.146. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.00 merupakan alat-alat bengkel milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Alat-alat Studio dan Rp.164.00 Peternakan Alat Pertanian per 31 Desember 2008 sebesar Rp. d. Penilaian atas Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. 5.61. Alat-alat Pertanian dan Rp.764.00 meliputi Alat-alat Kantor kantor milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.676.771.487. dinilai berdasarkan harga pasar. 14.693.292.00 Komunikasi Alat-alat Studio dan Komunikasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.450.405.00 Rumah Tangga Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.79.008.475.008.148. 724. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.487. 79.00 merupakan alat-alat pertanian milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian atas Alat-alat Pertanian yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.743.148. Penilaian atas Alat-alat Bengkel yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.693. 18.174.00 Alat-alat Bengkel per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Rp.00 Rp.200.710.c.616.146.

654.937.00 Alat-alat Laboratorium per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Alat-alat Laboratorium Rp.Daerah Istimewa Yogyakarta.594.759. Alat-alat Kedokteran Rp. dinilai berdasarkan harga pasar. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. dinilai berdasarkan harga pasar.619. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 16. Penilaian atas Alat-alat Kedokteran yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.594. 207.441.00 Rp. dinilai berdasarkan harga pasar.265.10. 19. g.335.966. 62 . h. 19.00 merupakan alat ukur milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta .369. Penilaian atas Alat-alat Studio dan Komunikasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.00 Alat-alat Kedokteran per 31 Desember 2008 sebesar Rp.675. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 16.222.000.441.222.00 Rp. 17.738. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.966.00 merupakan alat-alat laboratorium milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. i.649.00 merupakan alat-alat kedokteran milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Penilaian atas Alat Ukur yang diperoleh tahun 2008 didasarkan atas harga pasar.654.000. Alat Ukur Rp. Penilaian atas Alat-alat Laboratorium yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar.738. 17.675.12.00 Alat Ukur per 31 Desember 2008 sebesar Rp.169. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.

826. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.00 terdiri atas bangunan gedung permanen dan semi permanen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.909. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.739. 315.00 Monumen per 31 Desember 2008 sebesar Rp.566. 874. Gedung dan Bangunan a. 879. 9.175.844. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Bangunan Gedung Rp. Penilaian atas Monumen yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.00 merupakan peralatan keamanan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.00 Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Penilaian atas Bangunan Gedung yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar atau harga pengganti. Terhadap monumen yang tidak diketahui harga perolehan.652.145. 356.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.00 merupakan monumen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 836.j.733. dinilai berdasarkan harga pengganti. b.827. 9.664.535.844. 315. dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti.10 Rp.652.00 Alat Keamanan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Rp. 63 .00 Rp.400. yang dinilai berdasarkan harga perolehan. 5.10 Bangunan Gedung per 31 Desember 2008 sebesar Rp.020.00 Rp.258.175. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. harga pasar maupun harga pengganti. Bangunan Monumen Rp.739.623. Alat Keamanan Rp.400. 16.435.987. 826. maka dinilai sebesar Rp1.847.467.623.874.728.827.733.511.

319. Bangunan Air (Irigasi) Rp.861. dinilai berdasarkan harga pengganti. 27.830. c.719.193.038.851.833.858. dinilai berdasarkan harga pengganti. 8. Irigasi dan Rp.00 Rp.324.524.240. dinilai berdasarkan harga pengganti.023.00 merupakan jaringan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai 64 .00 merupakan instalasi milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.055. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.985.240. Jalan.567.00 Instalasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp.299.920.60 Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. Penilaian atas Bangunan Air yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti. 67. b.524. d.641.719.675.00 Rp.00 merupakan bangunan air milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian atas Jalan dan Jembatan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti. 10.222.625.300.899.164.055.00 Jaringan per 31 Desember 2008 sebesar Rp8.851. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. 5. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.319.00 Rp. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.332.00 Rp1.888. Instalasi Rp.00 merupakan jalan dan jembatan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.446.771. 1.60 Jaringan a. Jalan dan Jembatan Jalan dan Jembatan per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.1.965.17. 44.324.00 Rp.282.00 Bangunan Air per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Jaringan Rp.830.965. 5.300. Penilaian atas Instalasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pengganti.023.164. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan. 44.593.719.1.833.654.

00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.325.088. b. 10.00 Kesenian. a. c.236. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Ternak serta Rp.088.00 Rp.00 Rp. maka dinilai sebesar Rp1. dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga pasar.759.735. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Penilaian atas Buku/Perpustakaan didasarkan atas harga perolehan dan terhadap buku yang tidak diketahui harga perolehan atau harga pasarnya.1.010.00 merupakan buku/perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.951. Aset Tetap Lainnya Buku dan Perpustakaan Rp. 2.912.750.805.010.00 Rp.00 Buku dan Perpustakaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp9.berdasarkan harga perolehan. 2. ternak serta tanaman milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebudayaan didasarkan atas harga perolehan.050.158.906. 65 .172. 7.816. 13. 634. Kebudayaan Barang Bercorak Kesenian.951. Hewan. maka dinilai sebesar Rp1.596. Barang Bercorak Rp. Kebudayaan yang tidak diketahui harga perolehan. 18. Penilaian atas Barang Bercorak Kesenian. 2.00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Ternak serta Tanaman per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.239.00 Rp.782. Terhadap Barang Bercorak Kesenian.482.00 merupakan hewan.00 Tanaman Hewan. dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI. Kebudayaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 merupakan barang bercorak kesenian dan kebudayaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.989.735.989.664.00 Rp.325.912.101.213. 9.172.252.

237. dinilai berdasarkan harga pasar.301.075. 0.129.000. 9.00 4.87 Rp.00 Inventarisasi dan penilaian terhadap Aset Tetap milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2008 belum selesai seluruhnya.533.442.Penilaian atas Hewan.018.515.428. 9.586.586.965.00 9.00 20. Dana Cadangan Rp. Tujuan pembentukan dana cadangan adalah guna memenuhi program peremajaan 20 (dua puluh) bus angkutan perkotaan di wilayah Propinsi DIY. 19.53.533.266.266.580.201.900.00 Rp. Dana Cadangan Rp. yang ditangani Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar.442.14.1.500. terdiri dari: No Uraian Nilai Kontrak (Rp) 1 Pembangunan Gedung Among Rogo APBD APBN TOTAL JUMLAH Kontruksi dlm Pengerjaan (Rp) 4. Ternak serta Tanaman yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar. sampai dengan 31 Desember 2008 belum diberlakukan.00.075.87 Rp. sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga perolehan.075.00 9. Depresiasi / penyusutan atas Aset Tetap.00 5. sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Aset Tetap.266.00 Pengerjaan Konstruksi Dalam Pengerjaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 4.916.237.575.8 Dana cadangan ditetapkan dengan Perda Nomor 3 Tahun 2008 tanggal 15 April 2008 tentang Penyediaan Dana Cadangan Daerah untuk membiayai Program dan Kegiatan Transportasi di DIY. Penyediaan Dana Cadangan dialokasikan secara bertahap selama 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tahun Anggaran 2008 sampai dengan Tahun Anggaran 2014 dengan nilai sebesar 66 . Konstruksi Dalam Rp.301.018.00 4.111.075. 1.075. 0. 1.

573. Kemitraan Dengan PT Yogya Indah Sejahtera Aset lainnya berupa Kemitraan Dengan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 23.000. 6.573. 9.442.00 Rp.Rp1. Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan PT.000.248.575.000.00 merupakan nilai tanah (setelah diadakan penyesuaian) milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Jalan Malioboro seluas 4.00 Rp 56.00 Rp.005.000. 221. 21.55 Rp.9 21. Yogya Indah Sejahtera.000.500.1. yang akan jatuh tempo setelah tahun 2008.248.000. Kemitraan Dengan Pihak Rp.7. 221. 0.038.000. Aset Lainnya Tagihan Bagi Hasil Kemitraan Rp.681.245.430.681.00 Desember 2008 sebesar Rp.588.02 Perbendaharaan per 31 Rp. 6. Tagihan Tuntutan Perbendaharaan Tagihan Tuntutan Rp.586.612.00 Rp.02 Rp.000. Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.500. Yogya Indah Sejahtera berlangsung selama 30 tahun dan akan 67 . 7.500.02 merupakan piutang akibat adanya tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TP TGR).000.087.586. 22.00 Ketiga a.00 per tahun.87 5.445. dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun.00 Tagihan Bagi Hasil Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera. 1.56.096.237.000.588.285 m2 yang dikerjasamakan dengan PT.087.007. yang besarannya per tahun telah ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998. 31.

00 Rp0. Yogya Indah Sejahtera sebagai pengelola usaha pertokoan dan hotel beserta fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall selama perjanjian berlaku.000. hotel dan fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan tanah di Jl. Setelah berakhirnya perjanjian. dengan perjanjian kerjasama sebagai berikut : • PT.00 dan PT. ƒ Pengelolaan perpakiran untuk umum di basement Malioboro Mall.00 Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Bengkel Rally Car Salon dan Service Station Nomor 1/Perj/Sekda /2005 tentang Pendirian dan Pengelolaan Bengkel Mobil Tanggal 31 Januari 2005 68 .588. hotel dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall (lihat butir II.285 m2 dengan nilai sebesar Rp6. Yogya Indah Sejahtera membiayai bangunan pertokoan. hotel dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall. ƒ Setelah berakhirnya perjanjian mendapatkan gedung pertokoan. ƒ Kompensasi atas areal di basement Hotel Ibis yang tidak dipergunakan sebagai tempat perparkiran untuk umum.500.000.berakhir pada tahun 2020.000. Kerjasama tersebut dibidang usaha pertokoan. • Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak : ƒ Kompensasi atas penyertaan. sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Kemitraan dengan Pihak Ketiga. Kerjasama tersebut didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 11 Tahun 1990.000. b.00 (penilaian berdasarkan Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998). Malioboro seluas 4.9) Inventarisasi terhadap Kemitraan dengan Pihak Ketiga lainnya sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2007 belum selesai seluruhnya. Kemitraan Dengan PT Rally Rp450. hotel dan fasilitas lainnya dengan nilai Rp56.087. maka Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak berupa bangunan gedung.681.

888.750.00 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Kendaraan - 22.500.000.dimana pada perjanjian tersebut Pihak Pemda DIY wajib untuk menyediakan bangunan di area BLPT untuk keperluan operasional bengkel mobil tersebut.651. Setelah jangka waktu perjanjian berakhir PT Rally wajib mengalihkan dan menyerahkan hak kepemilikan dan kepentingan sah atas dan pada bengkel berikut dengan seluruh kegiatan usaha yang terkait dengan semua peralatan bengkel kepada Pemprop DIY.965.965.693.618.690. 0.16.693. Hasil Studi dan Penelitian Rp 16. Nilai perolehan tanah BLPT seluas 40.000.00 Rp.22/IIIB/03 Tanggal 15 Maret 2003 pada kegiatan Peningkatan BLPT Yogyakarta adalah sebesar Rp177. Obat Kadaluwarsa dan Rusak pd RS Grhasia JUMLAH 69 67.000.569.00.55 .965.373. 23. Sehingga nilai investasi seluruhnya sebesar Rp1.00 176.000. 450.136.727.00 2 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Perbendaharaan - 32.55 Aset Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp67.025 m2 pada tahun 1975 sebesar Rp199. Pendapatan Bengkel Rally dibagi keuntungan bersihnya antara Pemprop DIY dengan PT Rally dengan komposisi seperti yang telah disetujui bersama.00. 176.00 67. Nilai perolehan bangunan yang dikerjasamakan antara BLPT dengan PT Rally berdasarkan Kontrak No. Sedangkan dari pihak PT Rally sendiri menyerahkan modal berupa peralatan bengkel senilai Rp810.232.478.965.S Grhasia - 121.693.232.693.724.00.839.901. Bangunan tersebut disertakan sebagai modal kerjasama dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp.260.00 Hasil Studi dan Penelitan per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 4.478.00 Rp.000.373.500. 24. Aset Lain-lain Rp.55 3 Tagihan Pasien R. Jangka waktu perjanjian berakhir 12 (dua belas) tahun setelah tanggal perjanjian ditandatangani.00 dan luas tanah yang digunakan untuk Rally seluas 176m2.00.839. 67.727.00.

550.79 70 - 2.312.52 3 Kek Pembayaran Bg HSl Penerimaan PBB-KB Kab - 3.200.222.00 25.100.696.36 .741.607.10 Kewajiban Jangka Pendek Rp.250. PPh 23.741.448.622.997.538.822.589.00 Perhitungan Rp.309.00 JUMLAH 26.00 121. dan PPN) yang sampai dengan 31 Desember 2008 belum disetor ke Kas Negara.493. 662.00 6 Kek Pemby Bg Hsl Retrebusi Daerah ke - 116.451.075.765.83 5 Kek Pemby Bg Hsl PBB ke Pemerintah Desa/Kelurahan - 242.204.193.1.493.79 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan PKB - 8.741.982.784.300.855.400.704.36 Utang Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 5.00 31. Utang Pihak Ketiga (PFK) Utang Perhitungan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.28 662.00 Pemerintah Desa/Kelurahan - 7 Utang Upah Pungut Pajak - 8 Pendapatan Diterima Dimuka 9 Utang Lainya-Utang Sewa Tempat pada KPPD KP 4 661.918.5.448.216.341.873.821. Dengan rincian sebagai berikut: No SKPD 2008(Rp) 1 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 80.950. GK.260.00 Rp.700. 1.600.454.00 425.117.23.191.608.944.073.00 711.00 10.00 merupakan pemungutan pajak (PPh 21.51 JUMLAH 797.68 23.299.607.614.614.493. Utang Lainnya Rp.461. KP.05 468.538.373.589.00 4 DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH & SETWAN 47.425. 662.45 Rp.238.00 2 DINAS PEMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH 3 BADAN PERENCANA DAERAH 43.451.538.451.607.79 Rp. 953. dan Sleman - Kek Pembayaran Bg HSl Pajak ABT - 207.000.33 Bantul. 425.24.548.651.95 2 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan BBNKB - 7.889.00 5 SEKRETARIAT DAERAH 6 KANTOR PERWAKILAN 7 DINAS PERTANIAN 8 DINAS KEHUTANAN 9 DINAS PERIKANAN 164.

00 merupakan bagian utang jangka panjang dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008.1.51 merupakan pendapatan sewa diterima dimuka atas 30 aset milik Pemerintah Provinsi DIY kepada pihak ketiga.000. 24).751. 24). • Utang Sewa Tempat pada KPPD Kulon Progo sebesar Rp.66 merupakan bagian bunga atas Utang Jangka Panjang yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008. 50.353.49 Rp.541. sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok (lihat butir VII. 25) 5.067.000. yang jatuh tempo pada tahun 2008. 50.067.353.000.572. sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok yang akan berakhir lunas pada bulan Juni 2010 (lihat butir VII.00 Utang Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp. Utang Dalam Negeri Rp. 50. 222.66 150.000. merupakan hutang sewa atas tempat penitipan kendaraan bermotor.783. 150. Rp.067.64 • Utang Pokok sebesar Rp.66 terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 1 Utang Pokok 2 Utang Bunga JUMLAH 2007 (Rp) 100. 661.353. 100.000.28.66 59.00 50. Bagian Lancar Utang Jangka Rp.105. sesuai dengan jadwal angsuran bunga (lihat butir VII.572.000.696.15 Kewajiban Jangka Panjang Rp.541.356.000. • Utang Bunga sebesar Rp.00 28. 150. 71.66 27. 797.000. 150.000.000.353.541.572.• Pendapatan sewa diterima dimuka sebesar Rp.572.00 100.000.353.64 159.00 merupakan utang pokok kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009.572.191.64 Panjang Bagian Lancar Utang Jangka Panjang Dalam Negeri per 31 Desember 2008 sebesar Rp.000.260. 71 .11 Rp. 159.

387.00) 279.00 50.038.12 Ekuitas Dana Lancar 30.371.536.105.957.760.29.000.751. 25).183.000.306.454.00 - 7 Deposito Berjangka di BNI 5.783.982.67 3.000.000.964. Sisa Lebih Perhitungan Rp.58 Rp.499.70 3 Rekening Giro di Bank BTN 46.073.741.664.337.499.862. Utang Bunga Rp.618.751.685.90 - 5 Deposito Berjangka di BTN 70.146.318. sesuai dengan Perhitungan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2008. terdiri dari : No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Rekening Giro BPD Prov DIY 73.49 merupakan akumulasi utang bunga yang akan dibayar atas utang pokok jangka panjang kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009.49 Rp.55 Anggaran Ekuitas Dana Lancar yang berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.00) (6.682.216.985.00 (425.000. 569. 21.063. 21.91 4 Rekening Giro di Bank BRI 11.891.000.00) (953.323.368.829.891. 279. 529.39 merupakan Ekuitas Dana Lancar atau Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berupa Sisa Kas Daerah.569.759. 72.607.643.00 6 Deposito Berjangka di BRI 20.525.000.000.374.963.00 27.49 Utang Bunga per 31 Desember 2008 sebesar Rp.499.643.888.654.583.783.643.000.186.000.668.148.16 427. 5.00) 529.366.356.55 8 Kas di Bendahara Pengeluaran 10 Hutang PFK 11 Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran JUMLAH 72 .957.186.94 2 Rekening Giro di Bank Mandiri 20.39 (22.39 Rp.186. sesuai dengan jadwal angsuran bunga yang akan berakhir lunas pada bulan Juni 2010 (lihat butir VII.720.000.693.771.700.682.230.66 22.00 - 31.000.38 Rp.1.

00 - - 3 4 Jasa Giro KPPD Sleman dan KPPD KP 3.931.986. 22.26 Ditangguhkan Pendapatan yang ditangguhkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp.125.054.336.00 2. 5.215.442.400.655.305.26 Rp.40 - 127. 41.082.692.000.817.305.882.305.215.397.269. 127.231.336.570.117.00 5 Jasa Giro KPPD Bantul dan KPPD GK 2. 6. 12.720.093.14 Rp.900.489.00 - - Sisa Dana Askes pada BP4 - 7.161.34.750.931.161.291.401.70 .00 - - Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran SKPD - 20.831.66 22.269.348.00 terdiri dari: No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Kas di Tim Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi - 21.00 sebesar Rp 2.401.000. Pendapatan yang Rp. 73 .397.125.14.708.036.282.00 - 7 Pendapatan Yg Blm disetor kek Kas Da s/d 31 Des 2008 12.708.361.036.Rp.000.00 36.000.505.50 Cadangan Persediaan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp7.401. Cadangan Persediaan 72.07 Cadangan Piutang Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp41.00 - 6 Jasa Giro KPPD BPKD Non Dinas 315.624.920.844.150.70 Rp.923.00 31.26 - 8 9 10 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da 11 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da JUMLAH 32.952.255.401. dan Kaperda Rp.00 16.00 dan jasa - 515.632.26 2 Pendapatan Sewa Mess Kaliurang pada Diskimpraswil th 2007 - 7.920. 7.232. 507. Cadangan Piutang Rp. 33.705.00 - - Penerimaan Askes R.00 sebesar Rp 20.683.00 giro Rs Grhasia Rp.00 pada Grhasia Rp. 7.231.215. 127.900.s Grhasia Rp.269.

35.047. 10.(812.419.000.024.000.13 Rp.9 ).00 Rp. 97.047.00 Rp3.00 Rp 0.847.474. Rp Dana Aset Lancar 0.16 36.024.516.481.609. 74 .70 Tetap Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 31 Desember 2008 sebesar Rp.502.16 Investasi Jangka Panjang Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp.00 Cadangan Penjaminan UMKM sebesar Rp10.00 Cadangan Dana Lain Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp.000.156. 3.8 dan II.749. 37.358.264.698. 0. Diinvestasikan Dalam Aset Rp. 10 s.489.847.3.92 Rp.373.090.366.299. Dana yang harus disediakan Rp(23.502.358.155.339. 2.000.00 ditempatkan pada Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya usaha yang dikembangkan Rp. 2.999.481.090.482.45) 34. Diinvestasikan Dalam Rp. Cadangan Penjaminan UKM Rp.45).999. 156.16 merupakan kekayaan bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan sebagai Penyertaan Modal dan Penyertaan Kerjasama (lihat butir II.020.00 5.613.613.00 merupakan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam 6 (enam) bidang Aset Tetap (lihat butir III.33.186.d 15). 0.024.000.35 Ekuitas Dana Investasi Rp.00) untuk pembayaran hutang jangka pendek Dana yang harus disediakan untuk pembayaran hutang jangka pendek per 31 Desember 2008 sebesar (Rp812.1.000.791.

430.551.621.237. 71.49) 39.937.096.442.17 s.783.586.49).00 Rp 1.356.105. Kemitraan Dengan Pihak Ketiga. (71. dan Aset Lainlain (lihat butir V.49) untuk pembayaran hutang jangka panjang Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Dana yang Harus disediakan untuk Pembayaran Utang Jangka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar (Rp.30).237.586.38. Rp.00 Cadangan Diinvestasikan dalam Dana Cadangan per 31 Desember Rp.245.87 (lihat butir IV. 1. 23. 31.24 dan 25). Dana yang harus disediakan Rp.751.442.751.87 Rp 0.02 Rp. merupakan pengurangan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan dipergunakan untuk Pembayaran Utang Jangka Panjang (lihat butir VII. (222.442.1.d 20). Dinvestasikan dalam Dana Rp 1.783.87 Rp 0.237.55 Lainnya Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp30.14 Ekuitas Dana Cadangan 40. 5.007.586. Diinvestasikan Dalam Aset Rp. 75 2008 sebesar .586.02 merupakan Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam Tagihan Penjualan Angsuran.005.

000.00 11.02 24.050.787.401.699.452.860.831.00 Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial 76 2007 (Rp) 312.00 23.193. Belanja Bantuan Keuangan.1.611.479.347.028.00 314.000.787.469.192.00 437.26 1.751.246. 1.712.800. DAU. Belanja Bunga.141. Dana Bagi Hasil Bukan Pajak.95 43. Belanja Bantuan Sosial.549.927.246.00 77.556.809.39 Rp1.00 223. Arus Kas Masuk Rp1. Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan.898. Belanja Subsidi. Belanja Hibah.00 Rp873.308.692.00 293.150.410.834.305.275.258.258.000. Dana Darurat dan Pendapatan Lainnya dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Pegawai.904.366.379.67 65.469.468. Belanja Bagi Hasil dalam tahun anggaran 2008. Arus Kas Keluar 2008 (Rp) 525.485.407.394.000.860.446.265.426.257.452.185.400. 1.301.1.979.00 268.884.15 Komponen-Komponen Aliran Kas A. Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Operasi adalah peneriman kas dari Pajak Daerah.185.50 12.695.805. Dana Otonomi Khusus.469. Belanja Tidak Terduga.593.914.35 29.00 511.965.00 54.407.556.893.150.00 dipergunakan untuk : URAIAN 2008 (Rp) 373.00 11.97 Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp. Belanja Barang dan Jasa.481.246.543.00 16.259.00 .738.400.258.898.61 70.00 1.305. Dana Bagi Hasil Pajak.291. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.120.078.813.400.620.678.957.692.712.00 487.00 19. DAK.000.075.880.39 2007 (Rp) 434.900.00 58.407. Hibah.97 Rp.425.354.00 Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp1.106.809.002.800.00 336.700.383.023.39 berasal dari : URAIAN Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Dana Bagi Hasil Pajak Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana Otonomi Khusus Dana Penyesuaian Hibah Dana Darurat Pendapatan Lainnya Arus Kas Masuk 2. Dana Penyesuaian.894.261.261.773.587.5.00 64.

000.00 Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.00 . Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya serta penjualan Aset Lainnya.Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin.059.000.500.00 150.665.000.000.983.408.401.158.800.892.329.00 161.983.61) Rp.000.742.422.00 Rp.309.61) 431.00 873.008.39 1.00 1.246.000.692.305.261.000.408.URAIAN Belanja Bantuan Keuangan Belanja Tidak Terduga Belanja Bagi Hasil Jumlah (18 s/d 26) 3.309.500.309.97 1.700.374. berasal dari : URAIAN Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1. Arus Kas Bersih dari 2008 (Rp) 46.800.383. 140.452.800.261. Pendapatan Penjualan atas Jalan. Rp.00 36.150.00 berasal dari : URAIAN Pendapatan Penjualan atas Tanah Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan Pendapatan Penjualan atas Jalan.97 Aktivitas Operasi Arus Kas Masuk Bersih untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar (Rp2.000.500.00 Arus Kas Dari Aktivitas Operasi B.258.407.741.700. 1.401.339.809.999.( 2. Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan.500.000. 431.383.000.000.00 873.700.700.892.00 1.556.429.983.008.556. (2. Irigasi dan Jaringan.000.900.00 2007 (Rp) 80.00 1.362.700.329.97 Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan Arus Kas dari Aktivitas Investasi adalah peneriman kas dari Pendapatan Penjualan atas Tanah.868.742.712.61).742.150. Arus Kas Masuk Rp. 140. Irigasi dan Jaringan Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya Pendapatan dari Penjualan Aset Lainnya Arus Kas Masuk 77 2008 (Rp) 2007 (Rp) 140. dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Modal serta Aset Lainnya dalam tahun anggaran 2008.00 201.469.452.00 140.00 858.00 1.

724.2.725.989.00) berasal dari : URAIAN Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan C.502.633.700.313.00 tahun .00 (191.102.025.00 847.280.550.00 104.00 Rp. 191.403.594.00 89.00) (Rp103.00 17.080.193.025.851.00 2.725.193.936.00 191. (191.536.851.000. Hasil Penjualan Aset Daerah yang Dipisahkan.330.880.509. Penerimaan Pinjaman dan Obligasi.428.724.665. Pemberian Pinjaman dalam tahun anggaran 2008. 2008 (Rp) 2007 (Rp) 140. Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah.724.833. Penerimaan Kembali Pinjaman serta Penerimaan Piutang.00) (103.193.104. Arus Kas Masuk Rp.185. 7.693.833.515.724.472.00 47.522.693.351. Irigasi dan Jaringan Belanja Aset Tetap Lainnya Belanja Aset Lainnya Arus Kas Keluar 3.725.989.00 78 0.490.(191.000.033.00 31.00 104.351.102.00 Rp Arus Kas masuk di Kas Daerah dari aktivitas pembiayaan dalam anggaran 2008 adalah sebesar Rp7.851.00 1.724.008.874. Arus Kas Keluar Rp191.886.989.00 Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.833.00 dipergunakan untuk : URAIAN Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan.00 1.833.089.234.900.220.416.00 82.00) Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan Arus Kas Keluar Bersih untuk Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.185.000.00 31.00 Rp104.724.735.00 2007 (Rp) 1.989.500.00 50. dikurangi dengan pengeluaran kas untuk pembayaran Pembentukan Dana Cadangan.072.351.724.00 191.00) Arus Kas Dari Aktivitas Pembiayaan Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan adalah peneriman kas dari Pencairan Dana Cadangan.100.472.595.154.025.693.989.725. Arus Kas Keluar Bersih 2008 (Rp) 21.502. 1.952. Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi .

884.518.532.884.00 9. Arus Kas Keluar Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp.00 56.00 7.781.472.000.00 dipergunakan untuk : URAIAN Pembentukan Dana Cadangan Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi Pemberian Pinjaman Penyelesaian Kegiatan DPA-L Pembayaran Kewajiban Tahun Lalu Yang Blm Terselesaikan Jumlah (57 s/d 62) 3.00 4.502.00 933.884.781.00) Aktivitas Pembiayaan Arus Kas Keluar Bersih untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran 2008 sebesar Rp55.618.168.913.00 62.710.781.00 (55.653. 9.859.385.00 2.618.859.367.822.289.000.532. 62.000.575.027.00 9.162.000.030.859.385.913.385.102.00 - 393.000.502.859.859.728.102.781.000.030.00 Rp.URAIAN Pencairan Dana Cadangan Hasil Penjualan Aset/ Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Penerimaan Pinjaman dan Obligasi Penerimaan Kembali Pinjaman Penerimaan Piutang Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan Arus Kas Masuk 2008 (Rp) 2007 (Rp) - - 6.385.00) 2007 (Rp) (Rp9.472.00 (Rp.475.00) .859.691.030.000.618.532.884.00 berasal dari : URAIAN 2008 (Rp) Arus Kas Masuk Arus Kas Keluar Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan 79 2007 (Rp) 7. 62. Arus Kas Bersih 2008 (Rp) 1.00 100.532.00 62.000.618.913.00) (9.000.00 - Rp.55.000.000.000.00 100.00 9.000.618.

248.025.00) (506.000.458.61).989.000.496.643. 0.607.030.000.859.983.496.892.496.499.97 (103.90 70.00) (250.741.61) Kenaikan (penurunan) Bersih Kas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar (Rp.371.16 20.00) * Rekening Giro BPD * Rekening Giro Mandiri * Rekening Giro BTN * Rekening Giro BRI * Deposito Berjangka BTN * Deposito Berjangka BRI * Deposito Berjangka BNI * Kas di Bendahara Pengeluaran Hutang PFK Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran 80 .458.499.186.00 31.063.387.212.00) (9.309.000.618.576.985.454.61) (191.185. Sisa Kas BUD dan Bendahara Pengeluaran 2007 (Rp) 431.576.212.00) (55. berasal dari : URAIAN 2008 (Rp) (2.00) 318.618.00) (6.148.00) (506.329.693.66 11.829.724.000.00 5.668.000. Arus Kas Dari Aktivitas Non Anggaran Arus Keluar Kas dari transaksi non anggaran sebesar Rp.525.000.576.000.216.000.581.843.D.693.771.913.781.248.862.67 46.00 No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp) 1 Arus Kas Masuk Penerimaan Perhitungan Pihak Ketiga 2 Arus Kas Keluar Pengeluaran Perhitungan Pihak Ketiga Jumlah Arus Kas Bersih dr Aktivitas Non Anggaran E.458.00 (425.351.250.000.97 Rp279.759.00 20.212.39 Per 31 Desember 2007 Sisa Kas Daerah dan Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.61) Aktivitas Operasi Aktivitas Investasi Non Keuangan Aktivitas Pembiayaan Aktivitas Non Anggaran JUMLAH F.39 berada di : URAIAN JUMLAH (Rp) 73.905.00) - (Rp250.643.569.186.742.374.248. Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas - - - - - - - (506.408.

Sisa Kas Per 31 Desember 2008 Rp 290.00 31.00 10.000.186.052.39 12.371.499.000.000.862.931.05 .197.454.525.67 46.000.607.90 70.000.759.148.66 11.186.499.00 6.063.00) 279.643.290.231.769.TOTAL 279.00 (425.05 Sisa Kas Daerah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31 Desember 2007 sebesar Rp.000.741.197.618.741.052.556.00) (6.66 425.569.000.16 20.643.197.000.05 berada di : URAIAN Rek BPD (Rutin+Gaji) Bank Mandiri BTN BRI Deposito BTN Deposito BRI Deposito BNI Kas di Bendahara Pengeluaran (-) Utang PFK (-) Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran SISA KAS DI BUD Kas di Bendahara Penerimaan Kas di Rek Penjaminan UMKM Kas di Rek Gubernur Utang PFK Jasa Giro Rek Bendahara Pengeluaran SISA KAS AKHIR PER 31 DES 2008 81 JUMLAH (Rp) 73.39 F.000.00 5.387.569.547.829.00 20.525.607.374.000.556.000.000.556.00 290.00 108.216.985.052.668.771.693.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa Catatan Atas Laporan Keuangan yang telah kami sajikan ini masih belum sempurna dalam arti belum seperti yang diharapkan. Meskipun demikian dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Provinsi DIY juga memperhatikan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 mengenai Standar Akuntansi Pemerintahan serta Peraturan Pemerintah No. Sehubungan dengan kondisi tersebut kami mengharapkan masukan dari berbagai pihak. dengan maksud untuk penyempurnaan dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk periode yang akan datang.BAB VI PENUTUP Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yoryakarta pada APBD Tahun Anggaran 2008 telah disusun sesuai dengan aturan yang berlaku.58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. dan semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan bimbingan dan meridhoi upaya yang telah kami lakukan. GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA HAMENGKU BUWONO X 82 . Dalam penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Tahun anggaran 2008 telah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan juga memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentag Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful