P. 1
Calk Pemda

Calk Pemda

|Views: 118|Likes:
Dipublikasikan oleh Runi Khairunnisya'

More info:

Published by: Runi Khairunnisya' on Jan 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2012

pdf

text

original

LAMPIRAN IV.

PERATURAN DAERAH
PROVINSI DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA
NOMOR 5 TAHUN 2009
TANGGAL 20 AGUSTUS 2009

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TAHUN ANGGARAN 2008

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan Keuangan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi
keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu
periode pelaporan. Laporan Keuangan terutama digunakan untuk membandingkan
realisasi pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan dengan anggaran yang telah
ditetapkan, menilai kondisi keuangan, mengevaluasi efektifitas dan efisiensi suatu entitas
pelaporan, dan membantu menentukan ketaataanya terhadap peraturan perundang-
undangan.
Pelaporan keuangan Pemerintah Daerah disusun untuk menyajikan informasi yang
bermanfaat bagi para pengguna laporan dalam menilai akuntabilitas dan membuat
keputusan baik keputusan ekonomi, sosial, maupun politik dengan :
1) menyediakan informasi mengenai kesesuaian cara memperoleh sumber daya
ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan
perundang-undangan.
2) menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan
dalam kegiatan Pemerintah Daerah serta hasil-hasil yang telah dicapai.
3) menyediakan informasi mengenai upaya Pemerintah Daerah dalam mendanai
seluruh kegiatan dan mencukupi kebutuhan kas.
4) menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi Pemerintah Daerah
berkaitan dengan sumber-sumber penerimaan, baik jangka pendek maupun jangka
panjang, termasuk yang berasal dari pungutan pajak dan pinjaman.
5) menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan Pemerintah Daerah,
mengenai kenaikan atau penurunan, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama
periode pelaporan.
Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, laporan keuangan Pemerintah Daerah
menyediakan informasi mengenai pendapatan, belanja, pembiayaan, aset, kewajiban,
ekuitas dana, dan arus kas Pemerintah Daerah.



1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan
Landasan hukum penyusunan laporan keuangan Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta sesuai Representasi Gubernur :
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah;
3. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007
tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;
4. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2008
tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
5. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
6. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 17.1 Tahun 2007
tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta;
7. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2008
tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
8. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 34 Tahun 2008 tentang
Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008;
dengan memperhatikan :
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ;
4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara
Pemerintah Pusat dan Daerah ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan
2



6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah;

1.3. Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan
Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan adalah sebagai berikut :
Bab I. Pendahuluan
1.1. Maksud dan tujuan penyusunan laporan keuangan
1.2. Landasan hukum penyusunan laporan keuangan
1.3 Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan
Bab II. Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan dan Pencapaian Target Kinerja
APBD
2.1. Ekonomi Makro
2.2. Kebijakan Keuangan
2.3. Pencapaian Target Kinerja APBD
Bab III. Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan
3.1. Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan
Bab IV. Kebijakan Akuntansi
4.1. Entitas Pelaporan Keuangan Daerah
4.2. Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan
4.3. Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan
Bab V. Penjelasan Pos-pos Laporan Keuangan
5.1. Rincian dan penjelasan masing-masing pos-pos pelaporan keuangan
5.1.1. Pendapatan
5.1.2. Belanja
5.1.3. Pembiayaan
5.1.4. Aset
5.1.5. Kewajiban
5.1.6. Ekuitas Dana
5.1.7. Komponen-komponen Arus Kas
Bab VI. Penjelasan atas informasi-informasi non keuangan
Bab VII. Penutup


3



BAB II
EKONOMI MAKRO, KEBIJAKAN KEUANGAN DAN
PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD

2.1. Ekonomi Makro
Kondisi makro ekonomi DIY pada tahun 2006 kurang kondusif. Walaupun demikian
perekonomian DIY masih dapat tumbuh positif sebesar 3,71% lebih lambat dari laju
pertumbuhan tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 5,12% dan
4,74% serta lebih rendah dari pertumbunan ekonomi nasional sebesar 5,5% pada tahun
2006. Nilai PDRB DIY dengan menggunakan harga konstan tahun 2000 tercatat
Rp.17.539 Milyar pada tahun 2006, lebih tinggi dari nilai PDRB tahun 2005 sebesar
Rp. 16.911 milyar.
Angka pertumbuhan ekonomi DIY tersebut jauh lebih rendah dari proyeksi awal tahun
dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 4,40%-4,80%. Kondisi ini disebabkan masih
rendahnya daya beli masyarakat DIY walaupun kecenderungan suku bunga domestik
mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2006. Namun demikian pengaruh
kenaikan harga BBM pada 1 Oktober 2005 dan terjadinya gempa tektonik tahun 2006
serta kenaikan harga beras pada akhir tahun 2006 sebagai akibat kemarau panjang yang
mengakibatkan tertundanya musim tanam.
Perkembangan ekonomi pada tahun 2006 terutama terkait dengan membaiknya kinerja
di 3 (tiga) sektor unggulan dalam perekonomian DIY yaitu sektor perdagangan, hotel
dan restauran, sektor jasa-jasa dan sektor bangunan, yang masing-masing memberikan
andil positif sebesar 1,14%, 1,14% dan 1,10%. Sementara itu sektor pertanian masih
menjadi sektor dominan di DIY, pada tahun 2006 merupakan kontributor terbesat
keempat terhadap perekonomian dengan andil positip sebesar 0.74%. J ika dilihat dari
angka pertumbuhannya, pertumbuhan tertinggi dialami oleh sektor bangunan sebesar
13,28%. Pertumbuhan tinggi yang dialami oleh sektor bangunan berkaitan dengan
aktifitas kegiatan rekonstruksi tempat tinggal, tempat usaha maupun bangunan publik
yang rusak akibat gempa tektonik, yang ditunjang dengan bantuan baik dari pemerintah
maupun swasta.
PDRB perkapita penduduk DIY tahun 2006 diperkirakan sebesar Rp 8,79 juta
perkapita pertahun, meningkat 15,60% dibandingkan tahun 2005 yang tercatat sebesar
4



Rp 7,60 juta perkapita pertahun. Faktor inflasi yang mencapai 2 digit pada tahun 2006
(10,41%) cukup berperan pada kenaikan nominal PDRB perkapita.
Dibidang ketenagakerjaan persoalan pengangguran masih menjadi permasalahan yang
harus diatasi karena kecenderungan makin tinggi tingkat pengangguran terbuka.
Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2006 sebesar 6.25% lebih rendah jika
dibandingkan denga tahun 2004 dan 2005 yang masing-masing tercatat sebesar 6,26%
dan 7,59%.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2006
tercatat sebesar Rp. 29.780,54 juta atau meningkat 17,16% dibandingkan tahun 2005
sebesar Rp 25.419,08 juta. Kontribusi empat sektor terbesar, berturut-turut dari yang
terbesar adalah sektor jasa-jasa, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor
pertanian dan industri pengolahan.
1. Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Propinsi DIY dari tahun 2004 – 2006 mengalami penurunan
setiap tahunnya (rata-rata 0,71%) seperti tercermin pada diagram berikut ini.
PERTUMBUHAN EKONOMI DIY 2004-2006
(Harga Konstan 2000)
5,13
4,74
3,71
4,9
5,6
5,6
0
1
2
3
4
5
6
2004 2005 2006*
DIY
Nasi onal

Keterangan: * angka sementara
Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007
(BI 2006), diolah

Sejalan dengan optimisme laju pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan
semakin cepat pada tahun 2007, prospek perekonomian DIY juga diproyeksikan
akan membaik. Laju pertumbuhan ekonomi DIY tahun 2007 diperkirakan tumbuh
berkisar 4,68%, atau lebih tinggi dari tahun 2006. Hal ini terutama dipicu oleh
5



sektor pertanian dan sektor bangunan yang diperkirakan tumbuh pesat. Sektor
pertanian produktivitasnya akan membaik setelah menghadapi kondisi cuaca yang
kurang kondusif, sedangkan sektor bangunan disebabkan berlangsungnya proses
rekonstruksi bangunan dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa. Selain itu,
industri pariwisata diperkirakan juga akan kembali menggeliat yang selanjutnya
akan mendorong kinerja sektor perdagangan, hotel dan restoran.
Dengan melihat prospek ekonomi tahun 2007 tersebut diatas, pada tahun 2008
kondisi ekonomi DIY juga akan semakin baik dan stabil. Pertumbuhan ekonomi
akan mengalami kenaikan tidak jauh dari tahun 2007, yaitu sekitar 4,5 – 5%.
2. Peranan Sektoral
Peranan sektoral terhadap pembentukan PDRB pada tahun 2006 menunjukkan
sektor perdagangan hotel dan restoran memberikan kontribusi terbesar (20,74%).
Peranan sektor berturut-turut dari yang tinggi ke rendah adalah sektor perdagangan
hotel dan restoran (20,74%), sektor pertanian (18,87%), sektor jasa-jasa (17,35%),
sektor industri pengolahan (13,87%), sektor pengangkutan dan komunikasi
(9,98%), sektor bangunan (9,01%), sektor keuangan persewaan dan jasa perusahaan
(8,62%), sektor listrik gas dan air bersih (0,86), dan sektor pertambangan dan
penggalian (0,70%), seperti tergambar dalam diagram di bawah ini.
KONTRIBUSI SEKTOR THD PDRB DIY (%)
19,66
0,68
13,53
0,85
9,67
20,56
10,09
8,12
16,85
18,87
0,7
13,87
0,86
9,01
20,74
9,98
8,62
17,35
0 5 10 15 20 25
Pertani an
Pertambangan &
Penggal i an
Industri Pengol ahan
Li stri k, Gas, Ai r Bersi h
Bangunan
Perdagangan, Hotel ,
Restoran
Pengangkutan &
Komuni kasi
Keuangan, Persewaann
& Jasa Perusahaan
Jasa-Jasa
2007 2006

Keterangan: 2006 angka sementara, 2007 angka proyeksi
Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006), diolah.
6



3. Inflasi
Inflasi Propinsi DIY tahun 2001 – 2006 menunjukkan angka yang fluktuatif
tergantung kestabilan kondisi ekonomi pada saat itu. Tingkat inflasi tahun 2005
cukup tinggi hal ini terpengaruh oleh naiknya biaya produksi, merosotnya nilai
tukar rupiah dan naiknya suku bunga perbankan. Tingkat inflasi ini diprediksi akan
terus meningkat pada tahun 2006 dan 2007.
Selama tahun 2006 laju inflasi DIY menembus dua digit yakni 10,42% diatas
inflasi nasional sebesar 6,60%. Angka inflasi DIY merupakan angka inflasi
tertinggi diantara kota-kota di pulau J awa dan peringkat ke lima di Indonesia,
setelah Lhokseumawe (11,47%, Banjarmasin (11,03%), J ambi (10,66%) dan
Kendari (10,57%). Kebijakan pemerintah terhadap harga komoditas barang
strategis (kenaikan harga dan kelangkaan BBM), dampak gempa dan kemarau
panjang yang melonjakkan harga kelompok bahan makanan terutama beras.
Disamping itu pengaruh faktor musiman seperti tahun ajaran baru dan musim
liburan juga mempunyai peran dalam mendorong inflasi DIY. Faktor lain yang juga
ikut mendukung adalah pencairan dana bantuan gempa yang terealisasi pada tahun
2006.
Sumber: Evaluasi Perekonomian DIY 2006 dan Prospeknya 2007 (BI 2006), diolah.
4. Investasi
Perkembangan realisasi investasi PMA/PMDN di Propinsi DIY secara komulatif
dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan seperti tercermin pada tabel sebagai
berikut:
7



PMDN PMA
TAHUN
∑ Rp ∑ Proyek ∑ US$ ∑ Proyek
2001 1.814.240.365.869 114 129.108.237 45
2002 1.961.732.260.090 121 106.640.524 49
2003 2.405.274.896.480 120 140.414.202 59
2004 2.401.966.867.693 120 168.807.744 57
2005 2.251.066.507.693 120 204.852.734 64
2006 2.144.879.085.707 116 208.865.309 71

Nilai Investasi (dalam juta rupiah) menurut jenisnya adalah sebagai berikut:
Jenis 2000 2001 2002 2003 2004
PMDN/PMA 445.231 576.783 265.543 755.605 173.987
Rumahtangga 582.667 1.366.120 1.516.760 1.735.355 2.318.447
Pemerintah 940.918 844.085 932.463 1.077.575 1.180.709
Non Fasilitas 1.808.381 1.472.034 2.917.798 2.420.751 3.630.217
TOTAL 3.777.198 4.259.022 5.110.478 5.989.266 7.303.360
Pencapaian investasi tahun 2006 untuk PMDN 2,14 trilyun mengalami penurunan
sebesar 4,75 %, sedangkan PMA 208.865.309 US$ mengalami kenaikan sebesar
1,96 % dibandingkan dari tahun 2005.
2.2. Kebijakan Keuangan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa Kebijakan Umum APBD (KUA)
disusun dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sebagai
dokumen rencana kerja tahunan daerah, RKPD disusun dengan mengacu Rencana
Pembangunan J angka Panjang (RPJ P) Daerah dan Rencana Pembangunan J angka
Menengah (RPJ M) Daerah. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 17
Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004
tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-undang Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
8



Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 050/2020, tertanggal 11
Agustus 2005 tentang Petunjuk Penyusunan Dokumen RPJ PD dan RPJ MD, dalam
salah satu pernyataannya menyebutkan bahwa bagi daerah-daerah yang belum
melaksanakan Pilkada langsung, Renstra Daerah atau Propeda berlaku sebagai
dokumen perencanaan jangka menengah hingga berakhir masa bakti Kepala Daerah,
sehingga penyusunan RKPD dan KUA mengacu kepada Renstrada Propinsi DIY
Tahun 2004-2008.
RKPD Propinsi DIY sebagai dokumen rencana kerja daerah tahun 2008 dihasilkan
melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi yang
merupakan forum para pemangku kepentingan (stakeholder) pembangunan daerah
dan forum kelanjutan dari musyawarah-musyawarah di tingkat Kabupaten/Kota.
KUA yang merupakan dokumen kebijakan daerah dalam satu tahun anggaran yang
menjadi petunjuk dan ketentuan umum yang disepakati sebagai pedoman penyusunan
RAPBD, memuat sasaran dan target pencapaian kinerja yang terukur dari setiap
urusan pemerintahan daerah yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi
belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang disertai dengan asumsi
yang mendasari. Asumsi yang dimaksud adalah mempertimbangkan perkembangan
ekonomi makro dan perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal yang ditetapkan
pemerintah.

Dalam rangka penyusunan APBD diperlukan Prioritas dan Plafon Anggaran yang
disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah untuk dijadikan sebagai
dasar penyusunan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2008.
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) merupakan dokumen sementara
yang memuat program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan
untuk setiap program dan kegiatan. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, penyusunan
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara mengacu kepada Kebijakan Umum APBD
(KUA). Pada tanggal 3 J anuari 2008 Pemerintah Propinsi DIY telah menetapkan
KUA Tahun 2008, yaitu dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan antara
Pemerintah Provinsi DIY dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DIY
Nomor: 1/KSP/I/2008 dan Nomor: 1/K/DPRD/2008 tentang Kebijakan Umum
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008.
9



Berdasarkan KUA Tahun 2008 tersebut disusun PPAS Provinsi DIY Tahun 2008
yang selanjutnya dijadikan bahan pembahasan antara Eksekutif dan Legislatif untuk
disepakati dalam bentuk Nota Kesepakatan tentang Prioritas dan Plafon Anggaran
Provinsi DIY Tahun 2008. Prioritas dan Plafon Anggaran yang telah disepakati
tersebut selanjutnya dijadikan pedoman dalam penyusunan rencana kerja anggaran
(RKA) pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah menyebutkan bahwa Perubahan APBD dilakukan dengan terlebih dahulu
menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan APBD. Perubahan APBD
dilakukan setelah Perhitungan APBD tahun sebelumnya selesai ditetapkan. KUA
Perubahan APBD Provinsi DIY Tahun 2008 disusun dengan mendasarkan hal-hal
sebagai berikut:
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada bulan Mei tahun 2008
Asumsi makroekonomi tidak mengalami perubahan
Kewajiban terhadap Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota, berupa
bagi hasil pajak daerah.
Kewajiban terhadap belanja langsung yang ada di setiap SKPD (kekurangan
pembayaran beban belanja listrik, telepon, internet, air minum dan lain-lain).
Pergeseran anggaran antar Rincian Obyek Belanja dan pergeseran antar Obyek
Belanja dalam J enis Belanja.
Pembetulan penulisan dan penempatan kode rekening yang masih kurang tepat di
masing-masing SKPD.
Penataan kembali belanja gaji pegawai berdasarkan realisasi gaji bulan Agustus
2008 dan adanya penyesuaian kenaikan tunjangan jabatan.
Kewajiban belanja terhadap pendampingan dana dari pusat yang ada di SKPD.
Penambahan pendapatan dan belanja daerah, sehubungan dengan terlampauinya
target penerimaan pendapatan
Sisa Lebih Anggaran Tahun 2007
Sumber pendanaan APBD berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana
Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Implikasi kondisi makro
10



ekonomi 2008 terhadap sumber pendanaan APBD 2008, mengakibatkan sumber
pendanaan APBD 2008 mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terkait dengan
kondisi ekonomi yang semakin baik pasca terjadinya gempa bumi bulan Mei 2006.
Hal ini ditandai dengan pulihnya proses produksi barang dan jasa serta meningkatnya
daya beli di masyarakat. Pada tahun 2008 diperkirakan PDRB DIY naik berkisar
4,5% s/d 5,0%. Demikian juga dengan aset-aset masyarakat dan pemerintah yang
sudah banyak direnovasi, pada tahun 2008 sudah dapat dipergunakan lagi untuk
melakukan kegiatan ekonomi.
Adanya kenaikan pendapatan tahun 2008 dari target semula, diantaranya disebabkan
adanya perubahan anggaran pendapatan naik sebesar 6,63% atau sebesar Rp 75
milyar, dari Rp 1,086 trilyun menjadi Rp 1,161 trilyun. Kenaikan pendapatan ini
antara lain didukung kenaikan retribusi dan pajak daerah yang meliputi PKB,
BBNKB dan PBB-KB. Rincian sumber pendanaan APBD tahun 2008 adalah sebagai
berikut:
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
PAD sebesar Rp632.872.311.654,13, dengan perincian Pajak Daerah sebesar
Rp525.185.354.193,35, Retribusi Daerah sebesarRp29.259.898.275,50; Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sebesar Rp12.481.050.738,67
dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sebesar Rp65.946.008.446,61.
2. Dana Perimbangan dan Transfer Pemerintah Pusat Lainnya
Dana Perimbangan sebesar Rp601.802.167.488,00, dengan perincian Bagi Hasil
Pajak sebesar Rp70.549.425.301,00, Bagi Hasil Bukan Pajak sebesar
Rp11.347.787,00, Dana Alokasi Umum sebesar Rp511.773.394.400,00 dan Dana
Alokasi Khusus sebesar Rp19.468.000.000,00.
Sedangkan Dana Transfer Pemerintah Pusat Lainnya adalah sebesar
Rp314.880.000,00 yang merupakan Dana Penyesuaian.
3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah
Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp23.620.587.265,26 yang
merupakan dana hibah/sumbangan pihak ketiga




11



2.3. Pencapaian Target Kinerja APBD
1. Dinas Pendidikan.
Kinerja SKPD Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun
Anggaran 2008 Melaksanakan 16 program yang terdiri dari 92 kegiatan. Yang
terdiri dari:
- Program Administrasi Layanan Perkantoran. Realisasi keuangan 88,99%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
91,58%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
78,85%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi Keuangan 80,66%, realisasi fisik 100%.
- Program Pendidikan Anak Usia Dini. Realisasi keuangan 78,70%, realisasi fisik
100%.
- Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Realisasi keuangan
87,62%, realisasi fisik 100%.
- Program Pendidikan Menengah. Realisasi keuangan 92,12%, realisasi fisik
100%.
- Program Pendidikan Non Formal. Realisasi keuangan 80,34%, realisasi fisik
100%.
- Program Pendidikan Luar Biasa. Realisasi keuangan 88,38%, realisasi fisik
100%.
- Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Realisasi
keuangan 95,44%, realisasi fisik 100%.
- Program Manajemen Pelayanan Pendidikan. Realisasi keuangan 86,69%,
realisasi fisik 100%.
- Program Pendidikan Tinggi. Realisasi keuangan 94,01%, realisasi fisik 100%.
Pemuda dan Olah Raga:
- Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan. Realisasi keuangan 97,34%,
realisasi fisik 100%.
- Proram Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup
Pemuda. Realisasi keuangan 94,25%, realisasi fisik 100%.
12



- Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga. Realisasi keuangan
99,31%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga. Realisasi keuangan
86,02%, realisasi fisik 100%.
2. Badan Perpustakaan Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 89,00%..
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
94,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi Keuangan 96,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan
Perpustakaan. Realisasi Keuangan 93%.
3. Dinas Kesehatan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi Program 99,24%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi Program
100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi Program
96,94%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi Program 98,00%.
- Program Obat dan Perbekalan Kesehatan. Realisasi Program 100,00%.
- Program Upaya Kesehatan Masyarakat. Realisasi Program 87,23%.
- Program Pengawasan Obat dan Makanan. Realisasi Program 100,00%.
- Program Promosi dan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Realisasi
Program 100,00%.
- Program Perbaikan Gizi Masyarakat. Realisasi Program 100,00%.
- Program Pengembangan Lingkungan Sehat. Realisasi Program 93,75%.
- Program Pencegahan Penyakit Menular. Realisasi Program 81,16%.
- Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. Realisasi Program 100,00%.
- Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin. Realisasi Program 100,00%.
- Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS/RS J iwa/RS Paru-
paru/RS Mata. Realisasi Program 91,67%.
13



- Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan. Realisasi Program
100,00%.
- Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita. Realisasi Program
77,94%.
- Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia. Realisasi Program 95,56%.
- Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan. Realisasi Program 52,34%.
4. Rumah Sakit Grhasia.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian
100,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Target Capaian 100%.
- Program Upaya Kesehatan Masyarakat. Target Capaian 32,00%.
- Program Standardisasi Pelayanan Kesehatan. Target Capaian 50,00%.
- Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana RS J iwa/RS Paru-
paru/RS Mata. Target Capaian 100,00%.
- Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RS J iwa/RS Paru-paru/RS Mata.
Target Capaian 100,00%.
5. Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian
100,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan.Target Capaian 100%.
- Program Pembangunan J alan dan J embatan. Target Capaian 100%.
- Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong. Target capaian 100%.
- Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong. Target capaian 100%.
- Program Rehabilitasi/Pemeliharaan J alan dan J embatan. Target capaian 100%.
- Program Inspeksi kondisi J alan dan J embatan. Target capaian 100%.
- Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan irigasi, rawa, dan jaringan
pengairan lainya. Target capaian 100%.
14



- Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku. Target capaian 100%.
- Program Pengembangan dan Pengelolaan konservasi sungai, danau, dan SDA
lainya. Target capaian 100%.
- Program Pengembangan kinerja pengelolaan air minum, dan air limbah. Target
capaian 100%.
- Program Pengendalian Banjir. Target capaian 100%.
- Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh. Target capaian
100%.
- Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan. Target capaian 100%.
- Program Pengembangan dan Pengelolaan Data dan Informasi SDA. Target
capaian 100%.
- Program Pelayanan J asa Pengujian. Target capaian 100%.
- Program Pengaturan J asa Konstruksi. Target capaian 100%.
- Program Pemberdayaan J asa Konstruksi. Target capaian 100%.
- Program Pengawasan J asa Konstruksi. Target capaian 100%.
- Program Pengembangan Perumahan. Target capaian 100%.
- Program Lingkungan sehat Perumahan. Target capaian 100%.
- Program Perencanaan Tata Ruang. Target capaian 100%.
- Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang. Target capaian 100%.
6. Badan Perencanaan Pembangunan (BAPEDA).
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian
100,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan.Target Capaian 100%.
- Program Perencanaan Tata Ruang. Target Capaian 100%.
- Program Pengembangan Data/ Informasi. Target Capaian 100%.
- Program Kerjasama Pembangunan. Target Capaian 100%.
- Program Penanganan Daerah Tertinggal. Target Capaian 100%.
- Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan Besar. Target
Capaian 100%.
15



- Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan
Daerah. Target Capaian 100%.
- Program Perencanaan Pembangunan Daerah. Target Capaian 100%.
- Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi. Target Capaian 100%.
- Program Perencanaan Sosial Budaya. Target Capaian 100%.
- Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam. Target
Capaian
100%.
- Program Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana. Target Capaian
100%.
- Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi. Target Capaian 100%.
- Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi. Target Capaian 100%.
7. Dinas Perhubungan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 89,38%,
realisasi fisik 97,14%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
82,03%, realisasi fisik 100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 99,33%,
realisasi fisik 100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
73,59%, realisasi fisik 100,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi keuangan 90,13%, realisasi fisik 100,00%.
- Program Pembangunan Prasarana dan fasilitas Perhubungan. Realisasi keuangan
89,03%, realisasi fisik 91,50%.
- Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas Lalu Lintas
Angkutan J alan. Realisasi keuangan 97,18%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pelayanan Angkutan. Realisasi keuangan 85,23%,
realisasi fisik 100%.
- Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan. Realisasi keuangan
46,07%, realisasi fisik 100%.
- Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas. Realisasi keuangan
96,41%, realisasi fisik 100%.
16



- Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor. Realisasi
keuangan 78,9%, realisasi fisik 100%.
8. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 100,00%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian
100,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan.Target Capaian 100%.
- Program Pengembangan Pengelolaan Persampahan. Target Capaian 100%.
- Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. Target
Capaian 100%.
- Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam. Target Capaian
100%.
- Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Daya Alam. Target
Capaian 100%.
- Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan LH. Target
Capaian 100%.
- Program Peningkatan Pengendalian Polusi. Target Capaian 100%.
- Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. Target Capaian 100%.
9. Kantor Pemberdayaan Perempuan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Capaian 96,05%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Capaian 95,54%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Capaian
27,00%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan.Target Capaian 99,27%.
- Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan.
Target Capaian 99,46%.
- Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutaman Gender dan Anak. Target
Capaian 96,17%.
- Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan. Target
Capaian 98,17%.
17



- Program Peningkatan Peranserta dan Kesetaraan Gender dalam pembangunan.
Target capaian 92,72%..
10. Dinas Sosial.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 98,29%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
98,59%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 100%, realisasi
fisik 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
97,25%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi keuangan 99,99%, realisasi fisik 100%.
- Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan
Penyandang salah Kesj Sosial (PMKS) Lainya. Realisasi keuangan 97,63%,
realisasi fisik 100%.
- Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial. Realisasi keuangan
96,16%, realisasi fisik 100%.
- Program Pembinaan Anak Terlantar. Realisasi keuangan 98,48%, realisasi fisik
100%.
- Program Pembinaan Para Penyandang Cacat Trauma. Realisasi keuangan
99,85%, realisasi fisik 100%.
- Program Pembinaan Panti Asuhan/J ompo. Realisasi keuangan 95,52%, realisasi
fisik 100%.
- Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial. Realisasi keuangan
91,92%, realisasi fisik 100%.
- Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial. Realisasi keuangan
92,71%, realisasi fisik 100%.
- Program Pengembangan Kehidupan Beragama. Realisasi keuangan 97,85%,
realisasi fisik 100%.
11. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Target Kinerja 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Target Kinerja 100%.
18



- Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Target Kinerja 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Target Kinerja 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Target Kinerja 100%.
- Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja. Target Kinerja
9,53%.
- Program Peningkatan Kesempatan Kerja. Target Kinerja 48,97%.
- Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan. Target
Kinerja 15,61%.
Transmigrasi:
- Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi. Target Kinerja 48,00%.
- Program Tansmigrasi Lokal. Target Kinerja 22,5%.
- Program Tansmigrasi Regional. Target Kinerja 48%.
12.Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 79,9%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
92,15%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
87,08%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi keuangan 98,67%, realisasi fisik 100%.
- Program Penciptaan Iklim UKM yang Kondusif. Realisasi keuangan 93,45%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi. Realisasi keuangan
99,73%, realisasi fisik 100%.
- Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan. Realisasi
keuangan 94,64%, realisasi fisik 100%.
- Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat yang berpotensi Merusak
Lingkungan . Realisasi keuangan 84,11%, realisasi fisik 100%.
- Program Pembinaan dan Pengembangan Ketenagalistrikan. Realisasi keuangan
97,28%, realisasi fisik 100%.
19



- Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi. Realisasi keuangan 97,63%,
realisasi fisik 100%.
- Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan. Realisasi
keuangan 96,64%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kerjasama Perdagangan Internasional. Realisasi
keuangan 100%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor. Realisasi keuangan 99,85%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri. Realisasi keuangan
85,67%, realisasi fisik 100%.
- Program Persaingan Usaha. Realisasi keuangan 92,86%, realisasi fisik 100%.
- Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah. Realisasi keuangan
90,57%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri. Realisasi keuangan
93,88%, realisasi fisik 100%.
- Program Pembinaan Industri Rumah Tangga , Industri Kecil dan Menengah.
Realisasi keuangan 98,86%, realisasi fisik 100%.
13. Dinas Kebudayaan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 0,85%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
0,95%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
0,53%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi keuangan 0,73%, realisasi fisik 100%.
- Program Pengembangan Nilai Budaya. Realisasi keuangan 0,94%, realisasi fisik
100%.
- Program Pengelolaan Kekayaan Budaya. Realisasi keuangan 0,95%, realisasi
fisik 100%.
- Program Pengelolaan Keragaman Budaya. Realisasi keuangan 0,81%, realisasi
fisik 100%.
20



- Program Pengembangan Kerjasama Pengelola Kekayaan Budaya. Realisasi
keuangan 0,61%, realisasi fisik 100%.
14. Dinas Ketentraman dan Ketertiban Umum.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 97,20%,
realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
99,91%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
99,63%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi keuangan 99,80%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan. Realisasi
keuangan 99,73%, realisasi fisik 100%.
- Program Pemeliharaan Kamtrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal.
Realisasi keuangan 99,71%, realisasi fisik 100%.
- Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan.
Realisasi keuangan 99,26%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat. Realisasi keuangan
99,57%, realisasi fisik 100%.
- Program Pencegahan Dini Dalam Penanggulangan Korban Bencana Alam.
Realisasi keuangan 99,16%, realisasi fisik 100%.
- Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kep Da dan Wa Kep Da. Realisasi
keuangan 99,84%, realisasi fisik 100%.
15. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
- Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan . Realisasi Keuangan 100%.
16. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
- Belanja Pegawai: Gaji dan Tunjangan . Realisasi Keuangan 100%.
17. Sekretariat Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 88,03%
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian
92,062%
- Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Dengan Capaian 96,46%
- Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS. Dengan Capaian 89,35%
21



- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian
75,63%
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 84,01%
- Program Pengembangan Wilayah Perbatasan. Dengan Capaian 99,54%
- Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh.
Dengan Capaian 99,84%
- Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota menengah dan besar. Dengan
Capaian 99,26%
- Program Penataan Penguasaan , Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan
Tanah. Dengan Capaian 98,88%
- Program Penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan. Dengan Capaian 100%
- Program Penataan Administrasi Kependudukan . Dengan Capaian 33,13%
- Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan. Dengan Capaian
99,05%.
- Program Pendidikan Politik Masyarakat. Dengan Capaian 98,98%
- Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan KepDa dan WakepDa. Dengan
Capaian 81,85%
- Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi. Dengan Capaian
90,37%
- Program Peningkatan Kerjasama antar Pemerintah Daerah. Dengan Capaian
94,05%
- Program Penataan Peraturan Perundang-undangan. Dengan Capaian 96,44%
- Program Penataan Daerah Otonomi Baru. Dengan Capaian 99,47%
- Program Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintah. Dengan Capaian 98,04%
- Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan. Dengan Capaian 96,60%
- Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur. Dengan Capaian 88,83%
- Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan. Dengan Capaian
99,33%
- Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa. Dengan
Capaian 95,90%
- Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa. Dengan Capaian
99,62%.
22



- Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan. Dengan Capaian 94,19%
18. Sekretariat DPRD
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Realisasi keuangan 92,27%,
realisasi fisik 99,58%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Realisasi keuangan
83,99%, realisasi fisik 102,88%.
- Program Peningkatan Disiplin Aparatur. Realisasi keuangan 95,20%, realisasi
fisik 101,22%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Realisasi keuangan
37,26%, realisasi fisik 42,24%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Realisasi keuangan 85,52%, realisasi fisik 104,30%.
- Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah. Realisasi
keuangan 66%, realisasi fisik 92,80%.
19. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 81,44%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 91,63%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian
83,45%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 84%.
- Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah.
Dengan Capaian 89,62%.
- Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Kabupaten/Kota.
Dengan Capaian 74,73%.
- Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian
Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Dengan Capaian 82,27%.
20.Badan Pengawasan Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian
100%.
23



- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinnerja dan
Keuangan. Dengan Capaian 98,85%.
- Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian
Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur
pengawasan. Dengan Capaian 100%.
- Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur
Pengawasan. Dengan Capaian 100%.
- Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi. Dengan Capaian
100%.
21. Kantor Perwakilan Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 95,7%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 95,1%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 97,4%.
- Program Peningkatan Kerjasama Antar PemDa. Dengan Capaian 98,9%.
- Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media. Dengan Capaian 97,7%.
- Program Pengembangan Nilai Budaya. Dengan Capaian 99,8%.
- Program Pengelolaaan Kekayaan Budaya. Dengan Capaian 95,5%.
22. Badan Pendidikan dan Pelatihan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%.
- program Peningkatan Pengembangan Sistem. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 100%.
- Program Pendidikan Kedinasan. Dengan Capaian 100%.
- program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur. Dengan Capaian 100%.
23. Kantor Arsip Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%.
24



- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian
100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 100%.
- Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan. Dengan Capaian 100%.
- Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah. Dengan
Capaian 100%.
- Program Pemeliharaan rutin/Berkala sarana dan prasarana Kearsipan. Dengan
Capaian 100%.
- Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi. Dengan Capaian 100%.
24. Badan Informasi Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 100%.
- Program Pengembangan Komunikasi, informasi dan media masa. Dengan
Capaian 100%.
- Program Pengkajian dan Penelitian Bidang Informasi dan Komunikasi. Dengan
Capaian 100%.
- Program Fasilitas Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi.
Dengan Capaian 100%.
- Program Kerjasama Informasi dengan Mas Media. Dengan Capaian 100%.
25. Dinas Pertanian.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Capaian
100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 20%.
- Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 20%.
- Program Peningkatan Ketahanan Pangan. Dengan Capaian 20%.
- Program Peningkatan Pemasaran Hasil Petanian/Perkebunan. Dengan Capaian
20%.
25



- Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan. Dengan
Capaian 20%.
- Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian 20%.
- Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian 20%.
- Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak. Dengan Capaian
20%.
- Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan. Dengan Capaian 20%.
26. Dinas Kehutanan dan Perkebunan
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Realisasi keuangan
92,86%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Realisasi
keuangan 96,09%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Realisasi
keuangan 95,06%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 98,55%.
- Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Dengan Capaian 96,22%.
- Program Peningkatan Ketahanan Pangan. Dengan Capaian 98,56%.
- Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan
Capaian 92,07%.
- Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Dengan Capaian
95,59%.
- Program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan. Dengan Capaian 95,40%.
- Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Dengan Capaian 97,03%.
- Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan. Dengan Capaian
86,98%.
- Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan. Dengan Capaian
99,24%.
- Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan. Dengan Capaian 93,80%.
27. Badan Pariwisata Daerah.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Capaian 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Capaian 100%.
26



- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian 100%.
- Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata. Dengan Capaian 7%.
- Program Pengembangan Destinasi Pariwisata. Dengan Capaian 7%.
- Program Pengembangan Kemitraan.Dengan Capaian 6%.
28. Dinas Kelautan dan Perikanan.
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. Dengan Realisasi Fisik 100%.
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Dengan Realisasi Fisik
100%.
- Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Dengan Realisasi Fisik
100%.
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
Keuangan. Dengan Capaian fisik 100%.
- Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Dengan Capaian fisik
100%.
- Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian
Sumber Daya Kelautan. Dengan Capaian fisik 100%.
- Program Peningkatan Mitigasi Bencana alam Laut dan Prakiraan Iklim Laut.
Dengan Capaian fisik 100%.
- Program Peningkatan Kegiatan Budidaya Kelautan dan Wawasan Maritim
kepada Masyarakat. Dengan Capaian fisik 100%.
- Program Pengembangan Budidaya perikanan. Dengan Capaian fisik 100%.
- Program engembangan Perikanan tangkap. Dengan Capaian fisik 100%.
- Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan. Dengan Capaian fisik
100%.
- Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan. Dengan
Capaian fisik 100%.
- Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut, air payau, dan air tawar.
Dengan Capaian fisik 100%.




27



BAB III
IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN
3.1. Ikhtisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan
BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH Anggaran Realisasi
Perubahan (Rp) (%)
URUSAN WAJIB
1 01 PENDIDIKAN
1 01 01 DINAS PENDIDIKAN
PENDAPATAN DINAS PENDIDIKAN 207.545.000,00 133.312.800,00 (74.232.200,00) (35,77)
Pendapatan Retrebusi Daerah 207.545.000,00 133.312.800,00 (74.232.200,00) (35,77)
1 01 01 00 00 5 BELANJA DINAS PENDIDIKAN 94.972.939.779,00 87.740.153.764,00 (7.232.786.015,00) (7,62)
1 01 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 46.493.444.779,00 44.598.652.097,00 (1.894.792.682,00) (4,08)
1 01 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 46.493.444.779,00 44.598.652.097,00 (1.894.792.682,00) (4,08)
1 01 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 48.479.495.000,00 43.141.501.667,00 (5.337.993.333,00) (11,01)
1 01 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.896.895.000,00 3.144.304.821,00 (752.590.179,00) (19,31)
1 01 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 3.390.000.000,00 3.104.461.915,00 (285.538.085,00) (8,42)
1 01 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 40.000.000,00 31.540.000,00 (8.460.000,00) (21,15)
1 01 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 32.000.000,00 25.812.000,00 (6.188.000,00) (19,34)
1 01 01 15 00 5 2 Program Pendidikan Anak Usia Dini 275.000.000,00 216.434.500,00 (58.565.500,00) (21,30)
1 01 01 16 00 5 2 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 2.087.000.000,00 1.828.688.190,00 (258.311.810,00) (12,38)
1 01 01 17 00 5 2 Program Pendidikan Menengah 8.596.489.000,00 7.918.880.436,00 (677.608.564,00) (7,88)
1 01 01 18 00 5 2 Program Pendidikan Non Formal 1.315.000.000,00 1.056.427.900,00 (258.572.100,00) (19,66)
1 01 01 19 00 5 2 Program Pendidikan Luar Biasa 5.235.000.000,00 4.626.457.975,00 (608.542.025,00) (11,62)
1 01 01 20 00 5 2 Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3.138.415.000,00 2.995.482.650,00 (142.932.350,00) (4,55)
1 01 01 22 00 5 2 Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 9.833.496.000,00 8.525.435.475,00 (1.308.060.525,00) (13,30)
1 01 01 23 00 5 2 Program Pendidikan Tinggi 1.980.000.000,00 1.861.417.350,00 (118.582.650,00) (5,99)
1 01 18 16 00 5 2 Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan 655.200.000,00 637.798.350,00 (17.401.650,00) (2,66)
1 01 17 00 00 5 2 Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewira Usahaan 350.000.000,00 329.887.500,00 (20.112.500,00) (5,75)
1 01 20 00 00 5 2 Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga 2.655.000.000,00 2.537.454.530,00 (117.545.470,00) (4,43)
1 01 21 00 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga 5.000.000.000,00 4.301.018.075,00 (698.981.925,00) (13,98)
1.01 02 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI DIY
PENDAPATAN BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 25.000.000,00 22.091.000,00 (2.909.000,00) (11,64)
Pendapatan Retrebusi Daerah 25.000.000,00 22.091.000,00 (2.909.000,00) (11,64)
1.01 02 01 00 5 BELANJA BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 7.873.104.486,00 7.253.933.770,00 (619.170.716,00) (7,86)
1.01 02 01 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.369.640.886,00 4.033.125.856,00 (336.515.030,00) (7,70)
1.01 02 01 00 5 1 Belanja Pegawai 4.369.640.886,00 4.033.125.856,00 (336.515.030,00) (7,70)
1.01 02 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3.503.463.600,00 3.220.807.914,00 (282.655.686,00) (8,07)
1.01 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.132.099.600,00 1.002.647.584,00 (129.452.016,00) (11,43)
1.01 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 523.604.000,00 494.660.530,00 (28.943.470,00) (5,53)
1.01 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 24.929.000,00 23.907.000,00 (1.022.000,00) (4,10)
1.01 02 21 00 5 2 Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpus 1.822.831.000,00 1.699.592.800,00 (123.238.200,00) (6,76)
1 02 URUSAN WAJIB KESEHATAN
BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 2.099.178.500,00 1.651.915.090,00 (447.263.410,00) (21,31)
Pendapatan Retrebusi Daerah 2.099.178.500,00 1.651.915.090,00 (447.263.410,00) (21,31)
1 02 01 BELANJA DINAS KESEHATAN PROVINSI DIY 36.054.536.423,00 34.406.389.077,00 (1.648.147.346,00) (4,57)
102 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 17.367.711.988,00 17.306.196.918,00 (61.515.070,00) (0,35)
102 01 00 00 5 1,1 Belanja Pegawai 17.367.711.988,00 17.306.196.918,00 (61.515.070,00) (0,35)
102 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 18.686.824.435,00 17.100.192.159,00 (1.586.632.276,00) (8,49)
102 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.750.249.600,00 3.042.446.261,00 (707.803.339,00) (18,87)
102 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 1.941.907.125,00 1.832.717.220,00 (109.189.905,00) (5,62)
102 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 223.532.000,00 205.108.400,00 (18.423.600,00) (8,24)
102 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 45.000.000,00 40.704.300,00 (4.295.700,00) (9,55)
102 01 15 00 5 2 Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 30.000.000,00 29.867.500,00 (132.500,00) (0,44)
102 01 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 3.031.200.000,00 2.783.126.750,00 (248.073.250,00) (8,18)
KODE Berlebih/ (berkurang
28



1 03 01 32 00 5 2 ProgramPelayanan Jasa Pengujian 730.007.768,00 677.971.980,00 (52.035.788,00) (7,13)
1 03 01 33 00 5 2 ProgramPengaturan Jasa Konstruksi 123.541.500,00 123.541.500,00 - 0,00
1 03 01 34 00 5 2 ProgramPemberdayaan Jasa Konstruksi 149.257.000,00 149.231.860,00 (25.140,00) (0,02)
1 03 01 35 00 5 2 ProgramPengawasan Jasa Konstruksi 90.102.771,00 90.102.491,00 (280,00) (0,00)
1 04 01 15 00 5 2 ProgramPengembangan Perumahan 164.030.700,00 162.090.540,00 (1.940.160,00) (1,18)
1 05 01 16 00 5 2 ProgramLingkungan Sehat Perumahan 199.700.900,00 198.219.600,00 (1.481.300,00) (0,74)
1 05 01 15 00 5 2 ProgramPerencanaan Tata Ruang 583.050.000,00 536.537.840,00 (46.512.160,00) (7,98)
1 05 01 17 00 5 2 ProgramPengendalian Pemanfaatan Ruang 163.651.975,00 158.638.455,00 (5.013.520,00) (3,06)
106 PERENCANAAN PEMBANGUNAN
106 01 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 13.816.906.115,00 12.993.577.683,00 (823.328.432,00) (5,96)
106 01 00' 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4.394.890.000,00 4.381.921.408,00 (12.968.592,00) (0,30)
106 01 00 00 5 1,1 Belanja Pegawai 4.394.890.000,00 4.381.921.408,00 (12.968.592,00) (0,30)
106 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 9.422.016.115,00 8.611.656.275,00 (810.359.840,00) (8,60)
106 01 01 ProgramPelayanan Administrasi Perkantoran 1.288.072.500,00 1.220.608.250,00 (67.464.250,00) (5,24)
106 01 02 00 5 2 ProgramPeningkatan Sarana Prasarana Aparatur 445.546.000,00 423.444.250,00 (22.101.750,00) (4,96)
106 01 05 00 5 2 ProgramPeningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 45.000.000,00 14.900.000,00 (30.100.000,00) (66,89)
106 01 06 00 5 2 Programpeningkatan pengembangan sistempelaporan 94.000.000,00 93.198.600,00 (801.400,00) (0,85)
105 01 15 00 5 2 ProgramPerencanaan Tata Ruang 64.451.400,00 62.506.400,00 (1.945.000,00) (3,02)
106 01 15 00 5 2 Programpengembangan data /informasi 732.323.415,00 589.573.025,00 (142.750.390,00) (19,49)
106 01 16 00 5 2 Programkerjasama pembangunan 88.000.000,00 84.500.500,00 (3.499.500,00) (3,98)
106 01 17 00 5 2 Koordinasi Penangan Daerah Tertinggal 77.200.000,00 76.600.000,00 (600.000,00) (0,78)
106 01 19 00 5 2 Programperenc pengemb kota-kota menengah dan besar 63.716.500,00 59.566.500,00 (4.150.000,00) (6,51)
106 01 20 00 5 2 Prog pnkt kapasitas kelembagaan perenc pemb daerah 160.250.000,00 151.963.500,00 (8.286.500,00) (5,17)
106 01 21 00 5 2 Programperencanaan pembangunan daerah 2.743.032.000,00 2.300.730.300,00 (442.301.700,00) (16,12)
106 01 22 00 5 2 Programperencanaan pembangunan ekonomi 1.187.110.550,00 1.175.670.550,00 (11.440.000,00) (0,96)
106 01 23 00 5 2 Programperencanaan sosial dan budaya 1.183.720.650,00 1.138.099.300,00 (45.621.350,00) (3,85)
106 01 24 00 5 2 Programperencanaan prasarana wilayah dan SDA 154.027.200,00 146.176.200,00 (7.851.000,00) (5,10)
106 01 25 00 5 2 programperencanaan pemb daerah rawan bencana 48.956.900,00 44.278.900,00 (4.678.000,00) (9,56)
116 01 15 00 5 2 Programpeningkatan promosi dan kerjasama investasi 938.308.000,00 926.958.000,00 (11.350.000,00) (1,21)
116 01 16 00 5 2 ProgramPeningkatan IklimInvestasi dan Realisasi Investasi 108.301.000,00 102.882.000,00 (5.419.000,00) (5,00)
1 07 01 URUSAN WAJIB PERHUBUNGAN
1 07 01 DINAS PERHUBUNGAN
PENDAPATAN DINAS PERHUBUNGAN 17.643.028.500,00 14.024.338.882,00 (3.618.689.618,00) (20,51)
Pendapatan Retrebusi Daerah 17.643.028.500,00 14.024.338.882,00 (3.618.689.618,00) (20,51)
1 07 01 00 00 5 BELANJA DINAS PERHUBUNGAN 72.038.056.345,00 57.355.050.333,00 (14.683.006.012,00) (20,38)
1 07 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8.564.658.000,00 7.957.960.444,00 (606.697.556,00) (7,08)
1 07 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8.564.658.000,00 7.957.960.444,00 (606.697.556,00) (7,08)
1 07 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 63.473.398.345,00 49.397.089.889,00 (14.076.308.456,00) (22,18)
1 07 01 01 00 5 2 ProgramPelayanan Admnistrasi Perkantoran 1.416.065.975,00 1.265.632.156,00 (150.433.819,00) (10,62)
1 07 01 02 00 5 2 ProgramPeningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.345.667.000,00 1.103.913.650,00 (241.753.350,00) (17,97)
1 07 01 03 00 5 2 ProgramPeningkatan Disiplin Aparatur 107.026.250,00 106.307.150,00 (719.100,00) (0,67)
1 07 01 05 00 5 2 ProgramPeningkatan Kapasitas Sumber Daya aparatur 69.313.400,00 51.005.275,00 (18.308.125,00) (26,41)
1 07 01 06 1 5 2 ProgramPeningkatan Pengembangan Sistem 59.090.825,00 53.259.665,00 (5.831.160,00) (9,87)
1 07 01 15 00 5 2 ProgramPembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan 2.817.775.105,00 2.508.748.118,00 (309.026.987,00) (10,97)
1 07 01 16 05 5 2 ProgramRehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fas LLAJ 886.375.800,00 861.419.725,00 (24.956.075,00) (2,82)
1 07 01 17 00 5 2 ProgramPeningkatan Pelayanan Angkutan 36.164.609.655,00 32.625.315.719,00 (3.539.293.936,00) (9,79)
1 07 01 18 04 5 2 ProgramPembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan 17.950.118.700,00 8.270.166.462,00 (9.679.952.238,00) (53,93)
1 07 01 19 00 5 2 ProgramPengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas 2.597.467.385,00 2.504.255.069,00 (93.212.316,00) (3,59)
1 07 01 20 00 5 2 ProgramPeningkatan Kelaikan Pengoperasian KBM 59.888.250,00 47.066.900,00 (12.821.350,00) (21,41)

29



102 01 17 00 5 2 Program Pengawasan Obat dan Makanan 310.000.000,00 285.879.800,00 (24.120.200,00) (7,78)
102 01 19 00 5 2 Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan 614.055.000,00 571.891.850,00 (42.163.150,00) (6,87)
102 01 20 00 5 2 Program Perbaikan Gizi Masyarakat 3.052.855.210,00 3.021.676.500,00 (31.178.710,00) (1,02)
102 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Lingkungan Sehat 285.000.000,00 275.853.300,00 (9.146.700,00) (3,21)
102 01 22 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 1.848.405.000,00 1.689.032.830,00 (159.372.170,00) (8,62)
102 01 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 237.500.000,00 219.409.500,00 (18.090.500,00) (7,62)
102 01 26 00 5 2 Program,pengadaan,peningkatan sarana dan prasarana 2.379.995.500,00 2.234.972.050,00 (145.023.450,00) (6,09)
102 01 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana rumah 307.400.000,00 293.769.900,00 (13.630.100,00) (4,43)
102 01 28 00 5 2 Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan 169.725.000,00 144.816.450,00 (24.908.550,00) (14,68)
102 01 29 00 5 2 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 110.000.000,00 107.401.350,00 (2.598.650,00) (2,36)
102 01 30 00 5 2 Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia 150.000.000,00 145.358.198,00 (4.641.802,00) (3,09)
102 01 32 00 5 2 Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan Anak 200.000.000,00 176.160.000,00 (23.840.000,00) (11,92)
1.02 03 RUMAH SAKIT GHRASIA
PENDAPATAN RUMAH SAKIT GHRASIA 4.283.121.620,00 4.330.729.830,50 47.608.210,50 1,11
Pendapatan Retrebusi Daerah 4.283.121.620,00 4.330.729.830,50 47.608.210,50 1,11
1.02 03 00 00 5 BELANJA RUMAH SAKIT GHRASIA 15.056.275.429,00 15.265.662.656,00 209.387.227,00 1,39
1.02 03 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 7.614.772.000,00 7.968.195.699,00 353.423.699,00 4,64
1.02 03 00 00 5 1 Belanja Pegawai 7.614.772.000,00 7.968.195.699,00 353.423.699,00 4,64
1.02 03 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 7.441.503.429,00 7.297.466.957,00 (144.036.472,00) (1,94)
1.02 03 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.504.361.151,00 3.453.823.507,00 (50.537.644,00) (1,44)
1.02 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 239.387.600,00 239.244.502,00 (143.098,00) (0,06)
1.02 03 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 70.000.000,00 69.925.000,00 (75.000,00) (0,11)
1.02 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 30.000.000,00 29.654.300,00 (345.700,00) (1,15)
1.02 03 16 00 5 2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 65.000.000,00 54.300.000,00 (10.700.000,00) (16,46)
1.02 03 23 00 5 2 Program standarisasi pelayanan kesehatan 220.000.000,00 200.137.320,00 (19.862.680,00) (9,03)
1.02 03 26 00 5 2 Program,pengadaan,peningkatan sarana dan prasarana RS/RSJ 3.120.586.678,00 3.059.013.653,00 (61.573.025,00) (1,97)
1.02 03 27 00 5 2 Program pemeliharaan sarana dan prasarana RS/RSJ 192.168.000,00 191.368.675,00 (799.325,00) (0,42)
1. URUSAN WAJIB
1 03 PEKERJAAN UMUM
1 03 01 DINAS KIMPRASWIL
PENDAPATAN DINAS KIMPRASWIL 160.800.000,00 255.701.975,00 94.901.975,00 59,02
Pendapatan Retrebusi Daerah 160.800.000,00 255.701.975,00 94.901.975,00 59,02
1 03 01 00 00 5 BELANJA DINAS KIMPRASWIL 224.001.639.600,00 212.689.317.179,00 (11.312.322.421,00) (5,05)
1 03 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 21.924.444.000,00 20.131.343.192,00 (1.793.100.808,00) (8,18)
1 03 01 00 00 5 1,1 Belanja Pegawai 21.924.444.000,00 20.131.343.192,00 (1.793.100.808,00) (8,18)
1 03 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 202.077.195.600,00 192.557.973.987,00 (9.519.221.613,00) (4,71)
1 03 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.680.062.051,00 2.352.974.973,00 (327.087.078,00) (12,20)
1 03 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 9.138.444.100,00 8.886.627.319,00 (251.816.781,00) (2,76)
1 03 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 2.182.385.800,00 1.921.604.690,00 (260.781.110,00) (11,95)
1 03 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 71.303.930,00 70.162.600,00 (1.141.330,00) (1,60)
1 03 01 15 00 5 2 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 36.951.397.300,00 34.750.846.806,00 (2.200.550.494,00) (5,96)
1 03 01 16 00 5 2 Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong 1.216.820.000,00 1.028.354.919,00 (188.465.081,00) (15,49)
1 03 01 17 00 5 2 Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong 257.000.000,00 185.564.000,00 (71.436.000,00) (27,80)
1 03 01 18 00 5 2 Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 31.273.829.100,00 30.865.418.572,00 (408.410.528,00) (1,31)
1 03 01 20 00 5 2 Program Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan 552.623.750,00 524.707.888,00 (27.915.862,00) (5,05)
1 03 01 24 00 5 2 Program Pengembangan dan Pengelolaan jaringan 23.607.228.238,00 22.084.989.687,00 (1.522.238.551,00) (6,45)
1 03 01 25 00 5 2 Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku 3.605.452.700,00 2.183.827.400,00 (1.421.625.300,00) (39,43)
1 03 01 26 00 5 2 Program Pengembangan, pengelolaan dan konservasi 4.503.877.299,00 3.712.652.125,00 (791.225.174,00) (17,57)
1 03 01 27 00 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air 4.101.160.700,00 3.815.318.080,00 (285.842.620,00) (6,97)
1 03 01 28 00 5 2 Program Pengendalian Banjir 4.066.080.110,00 3.968.789.640,00 (97.290.470,00) (2,39)
1 03 01 29 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 71.043.831.508,00 69.718.583.993,00 (1.325.247.515,00) (1,87)
1 03 01 30 00 5 2 Program Pembangunan Infra Struktur Perdesaan 4.335.882.400,00 4.138.101.135,00 (197.781.265,00) (4,56)
1 03 01 31 00 5 2 Program Pengembangan & Pengelolaan Data & Informasi SDA 286.474.000,00 253.115.894,00 (33.358.106,00) (11,64)
30




1 URUSAN WAJIB
108 LINGKUNGAN HIDUP
108 02 00 00 5 2 BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN DAERAH 7,539,403,350.00 7,159,359,287.00 (380,044,063.00) (5.04)
108 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2,597,448,000.00 2,487,412,768.00 (110,035,232.00) (4.24)
108 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 2,597,448,000.00 2,487,412,768.00 (110,035,232.00) (4.24)
108 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4,941,955,350.00 4,671,946,519.00 (270,008,831.00) (5.46)
108 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 582,325,000.00 576,428,250.00 (5,896,750.00) (1.01)
108 02 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 304,777,000.00 303,410,500.00 (1,366,500.00) (0.45)
108 02 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 11,585,000.00 10,300,000.00 (1,285,000.00) (11.09)
108 02 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 41,101,300.00 36,778,300.00 (4,323,000.00) (10.52)
108 02 15 00 5 2 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan 124,534,000.00 122,359,000.00 (2,175,000.00) (1.75)
108 02 16 00 5 2 Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingk Hidup 1,831,705,500.00 1,715,488,600.00 (116,216,900.00) (6.34)
108 02 17 00 5 2 Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam 1,018,754,300.00 953,744,900.00 (65,009,400.00) (6.38)
108 02 18 00 5 2 Program Rehabilitasi dan Pemulihan Cadangan Sumber Dy Alam 139,340,750.00 138,478,969.00 (861,781.00) (0.62)
108 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA & LH 274,720,000.00 251,077,500.00 (23,642,500.00) (8.61)
108 02 20 00 5 2 Program Peningkatan Pengendalian Polusi 133,625,000.00 118,425,000.00 (15,200,000.00) (11.38)
108 02 24 00 5 2 Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 479,487,500.00 445,455,500.00 (34,032,000.00) (7.10)
111
URUSAN WAJIB PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
111 01
KANTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
111 01 00 00 5
BELANJA
4,007,727,000.00 3,878,057,965.00 (129,669,035.00) (3.24)
111 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1,216,708,000.00 1,231,937,789.00 15,229,789.00 1.25
111 01 00 00 5 1.1 Belanja Pegawai 1,216,708,000.00 1,231,937,789.00 15,229,789.00 1.25
111 01 00 00 5 2
BELANJA LANGSUNG
2,791,019,000.00 2,646,120,176.00 (144,898,824.00) (5.19)
111 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 442,893,000.00 425,400,046.00 (17,492,954.00) (3.95)
111 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur 148,900,000.00 142,258,000.00 (6,642,000.00) (4.46)
111 01 05 00 5 2 Program Peningkartan Kapasitas SumberDaya Aparatur 10,000,000.00 2,700,000.00 (7,300,000.00) (73.00)
111 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 15,000,000.00 14,890,000.00 (110,000.00) (0.73)
111 01 15 00 5 2 Program keserasian kebijakan peningk kualitas Anak dan Perem 150,000,000.00 149,189,500.00 (810,500.00) (0.54)
111 01 16 00 5 2 Program penguatan kelembagaan pengarusutaman Gen & Anak 402,500,000.00 387,086,565.00 (15,413,435.00) (3.83)
111 01 17 00 5 2
Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan
384,577,000.00 377,543,440.00 (7,033,560.00) (1.83)
111 01 18 00 5 2
Peningkatan Peran Serta&Kesetaraan Gender dlm
Pembangunan
1,237,149,000.00 1,147,052,625.00 (90,096,375.00) (7.28)
113 URUSAN WAJIB SOSIAL
113 01 DINAS SOSIAL PROVINSI DIY
PENDAPATAN DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 184,000,000.00 183,537,550.00 (462,450.00) (0.25)
Pendapatan Retrebusi Daerah 184,000,000.00 183,537,550.00 (462,450.00) (0.25)
113 01 00 00 BELANJA DINAS SOSIAL PROVINSI DIY 30,750,151,985.00 29,707,444,689.00 (1,042,707,296.00) (3.39)
113 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 12,647,736,853.00 12,431,549,709.00 (216,187,144.00) (1.71)
113 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12,647,736,853.00 12,431,549,709.00 (216,187,144.00) (1.71)
113 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 18,102,415,132.00 17,275,894,980.00 (826,520,152.00) (4.57)
113 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 5,489,818,917.00 5,127,408,009.00 (362,410,908.00) (6.60)
113 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1,912,983,240.00 1,886,010,385.00 (26,972,855.00) (1.41)
113 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 10,000,000.00 10,000,000.00 - 0.00
113 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 85,000,000.00 82,663,525.00 (2,336,475.00) (2.75)
113 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 13,000,000.00 12,999,100.00 (900.00) (0.01)
113 01 15 00 5 2 Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat 1,080,000,000.00 1,054,429,225.00 (25,570,775.00) (2.37)
113 01 16 00 5 2 Program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial 3,055,605,000.00 2,938,399,970.00 (117,205,030.00) (3.84)
113 01 17 00 5 2 Program Pembinaan Anak Terlantar 302,000,000.00 297,395,150.00 (4,604,850.00) (1.52)
113 01 18 00 5 2 Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma 300,680,000.00 300,214,000.00 (466,000.00) (0.15)
113 01 19 00 5 2 Program pembinaan panti asuhan / panti jompo 2,893,040,975.00 2,763,303,700.00 (129,737,275.00) (4.48)
113 01 20 00 5 2 Program pembinaan eks penyandang penyakit sosial 804,455,000.00 739,461,991.00 (64,993,009.00) (8.08)

31



113 01 21 00 5 2 Program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan Sosial 893,861,000.00 828,733,325.00 (65,127,675.00) (7.29)
113 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Kehidupan Beragama 1,261,971,000.00 1,234,876,600.00 (27,094,400.00) (2.15)
1 URUSAN WAJIB
114 TENAGA KERJA
PENDAPATAN DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 253,566,620.00 268,474,830.00 14,908,210.00 5.88
Pendapatan Retrebusi Daerah 253,566,620.00 268,474,830.00 14,908,210.00 5.88
114 01 00 00 5 BELANJA DINAS TENAGA KERJA & TRANSMIGRASI 42,704,289,000.00 41,245,702,394.00 (1,458,586,606.00) (3.42)
114 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 14,272,793,000.00 14,153,627,182.00 (119,165,818.00) (0.83)
114 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 14,272,793,000.00 14,153,627,182.00 (119,165,818.00) (0.83)
114 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 28,431,496,000.00 27,092,075,212.00 (1,339,420,788.00) (4.71)
114 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,655,213,500.00 1,564,752,733.00 (90,460,767.00) (5.47)
114 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 5,451,535,500.00 5,036,562,220.00 (414,973,280.00) (7.61)
114 01 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 21,750,000.00 21,650,000.00 (100,000.00) (0.46)
114 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 198,108,000.00 195,553,000.00 (2,555,000.00) (1.29)
114 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 109,911,700.00 108,146,600.00 (1,765,100.00) (1.61)
114 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja 6,382,381,000.00 6,254,556,680.00 (127,824,320.00) (2.00)
114 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Kesempatan Kerja 7,542,371,300.00 7,409,879,800.00 (132,491,500.00) (1.76)
114 01 17 00 5 2 Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenaga 3,587,600,000.00 3,538,610,645.00 (48,989,355.00) (1.37)
208 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi 2,600,265,000.00 2,328,492,421.00 (271,772,579.00) (10.45)
208 01 16 00 5 2 Program Transmigrasi Lokal 267,360,000.00 192,631,588.00 (74,728,412.00) (27.95)
208 01 17 00 5 2 Program Transmigrasi Regional 615,000,000.00 441,239,525.00 (173,760,475.00) (28.25)
115 01 DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI
PENDAPATAN DISPERINDAGKOP 145,000,000.00 125,633,500.00 (19,366,500.00) (13.36)
Pendapatan Retrebusi Daerah 145,000,000.00 125,633,500.00 (19,366,500.00) (13.36)
115 01 01 00 5 BELANJA DISPERINDAGKOP 21,825,684,345.00 20,603,770,474.00 (1,221,913,871.00) (5.60)
115 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11,430,445,000.00 11,212,271,162.00 (218,173,838.00) (1.91)
115 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 11,430,445,000.00 11,212,271,162.00 (218,173,838.00) (1.91)
115 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 10,395,239,345.00 9,391,499,312.00 (1,003,740,033.00) (9.66)
115 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,976,038,350.00 1,579,740,793.00 (396,297,557.00) (20.06)
115 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 738,581,280.00 680,568,450.00 (58,012,830.00) (7.85)
115 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 24,000,000.00 20,900,000.00 (3,100,000.00) (12.92)
115 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 81,554,000.00 80,468,000.00 (1,086,000.00) (1.33)
115 01 15 00 5 2 Program penciptaan iklim usaha kecil menegah yang Kondusif 355,411,000.00 332,144,020.00 (23,266,980.00) (6.55)
115 01 18 00 5 2 Program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi 93,866,500.00 93,616,500.00 (250,000.00) (0.27)
203 01 15 00 5 2 Program pembinaan dan pengawasan bidang Pertambangan 291,887,500.00 288,434,475.00 (3,453,025.00) (1.18)
203 01 16 00 5 2 Program pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat 464,897,000.00 391,026,500.00 (73,870,500.00) (15.89)
203 01 17 00 5 2 Program pembinaan dan pengembangan bidang Ketenagakerjaa 1,108,902,000.00 1,078,766,675.00 (30,135,325.00) (2.72)
203 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Bahan Bakar dan Energi 250,448,500.00 244,503,500.00 (5,945,000.00) (2.37)
206 01 15 00 5 2 Program perlindungan konsumen dan pengamanan Perdaganga 215,629,000.00 208,376,500.00 (7,252,500.00) (3.36)
206 01 16 00 5 2 Program peningkatan kerjasama perdagangan Inernasional 8,640,000.00 8,640,000.00 - 0.00
206 01 17 00 5 2 Program peningkatan Pengembangan Ekspor 767,435,000.00 766,295,000.00 (1,140,000.00) (0.15)
206 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan dalam Negeri 1,384,919,500.00 1,186,446,169.00 (198,473,331.00) (14.33)
206 01 20 00 5 2 Program Persaingan Usaha 131,585,600.00 122,185,600.00 (9,400,000.00) (7.14)
207 01 16 00 5 2 Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah 1,430,928,615.00 1,295,950,820.00 (134,977,795.00) (9.43)
207 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri 901,696,500.00 846,548,310.00 (55,148,190.00) (6.12)
207 01 20 00 5 2 Program Pembinaan Industri Rumah Tangga (IRT), 168,819,000.00 166,888,000.00 (1,931,000.00) (1.14)
1.17 01 DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI DIY
PENDAPATAN DINAS KEBUDAYAAN 106,600,000.00 188,151,500.00 81,551,500.00 76.50
Pendapatan Retrebusi Daerah 106,600,000.00 188,151,500.00 81,551,500.00 76.50
1.17 01 01 00 5 BELANJA DINAS KEBUDAYAAN 27,165,794,500.00 25,553,446,856.00 (1,612,347,644.00) (5.94)
1.17 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 7,323,259,000.00 7,199,455,191.00 (123,803,809.00) (1.69)
1.17 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 7,323,259,000.00 7,199,455,191.00 (123,803,809.00) (1.69)
1.17 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 19,842,535,500.00 18,353,991,665.00 (1,488,543,835.00) (7.50)

32



1.17 01 01 01 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,522,080,000.00 1,297,900,706.00 (224,179,294.00) (14.73)
1.17 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2,300,616,000.00 2,196,794,914.00 (103,821,086.00) (4.51)
1.17 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 85,000,000.00 45,400,000.00 (39,600,000.00) (46.59)
1.17 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 81,000,000.00 59,173,500.00 (21,826,500.00) (26.95)
1.17 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Budaya 2,548,677,500.00 2,405,431,500.00 (143,246,000.00) (5.62)
1.17 01 16 00 5 2 Program Pengelolaan Kekayaan Budaya 11,888,787,000.00 11,241,943,045.00 (646,843,955.00) (5.44)
1.17 01 17 00 5 2 Program Pengelolaan Keragaman Budaya 1,113,375,000.00 921,801,000.00 (191,574,000.00) (17.21)
1.17 01 18 00 5 2 Program Pengembangan Kerjasama Pengelolaan Kek Budaya 303,000,000.00 185,547,000.00 (117,453,000.00) (38.76)
1 19 02 URUSAN WAJIB KESBANGPOL DEPDAGRI
1 19 02 DINAS KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM
1 19 02 00 00 5 BELANJA DISTRANTIBUM 14,236,216,229.00 14,021,293,270.00 (214,922,959.00) (1.51)
1 19 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 8,463,100,000.00 8,300,762,067.00 (162,337,933.00) (1.92)
1 19 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 8,463,100,000.00 8,300,762,067.00 (162,337,933.00) (1.92)
1 19 02 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5,773,116,229.00 5,720,531,203.00 (52,585,026.00) (0.91)
1 19 02 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 945,929,650.00 919,485,503.00 (26,444,147.00) (2.80)
1 19 02 02 07 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 548,019,000.00 547,551,000.00 (468,000.00) (0.09)
1 19 02 05 04 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 150,415,800.00 149,860,500.00 (555,300.00) (0.37)
1 19 02 06 01 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 84,542,136.00 84,374,900.00 (167,236.00) (0.20)
1 19 02 15 07 5 2 Program peningkatan keamaan dan kenyamanan Lingkungan 320,986,000.00 320,122,975.00 (863,025.00) (0.27)
1 19 02 16 06 5 2 Program Pemeliharaan Kamtramtibnas dan Pencegahan Tind Kri 996,029,315.00 993,101,550.00 (2,927,765.00) (0.29)
1 19 02 19 01 5 2 Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban & Keaman 253,096,000.00 251,233,775.00 (1,862,225.00) (0.74)
1 19 02 20 09 5 2 Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakay 277,000,000.00 275,816,550.00 (1,183,450.00) (0.43)
1 19 02 22 08 5 2 Program pencegahan dini dan penaggulangan korban Bencana A 2,147,098,328.00 2,129,064,450.00 (18,033,878.00) (0.84)
1 20 11 16 07 5 2 Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala Daerah & Wa 50,000,000.00 49,920,000.00 (80,000.00) (0.16)
1 20 01 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
1 20 01 DPRD PROVINSI D.I. YOGYAKARTA
1 20 01 00 00 5 BELANJA DPRD PROVINSI D.I.YOGYAKRTA 11,482,285,000.00 11,104,523,668.00 (377,761,332.00) (3.29)
1 20 01 00 00 5 BELANJA TIDAK LANGSUNG 11,482,285,000.00 11,104,523,668.00 (377,761,332.00) (3.29)
1 20 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 11,482,285,000.00 11,104,523,668.00 (377,761,332.00) (3.29)
1 20 02 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
1 20 02 KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH
1 20 02 00 00 5 BELANJA KEPDA WAKEPDA PROV D.I.Y 1,296,185,000.00 1,296,132,694.00 (52,306.00) (0.00)
1 20 02 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1,296,185,000.00 1,296,132,694.00 (52,306.00) (0.00)
1 20 02 00 00 5 1 Belanja Pegawai 1,296,185,000.00 1,296,132,694.00 (52,306.00) (0.00)
120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
120 03 SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY
PENDAPATAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 120,600,000.00 269,700,000.00 149,100,000.00 123.63
Pendapatan Retrebusi Daerah 105,600,000.00 129,000,000.00 23,400,000.00 22.16
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 15,000,000.00 140,700,000.00 125,700,000.00 838.00
120 03 00 00 5 BELANJA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DIY 70,434,708,240.00 64,469,550,215.00 (5,965,158,025.00) (8.47)
120 03 00 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 23,514,836,000.00 22,913,118,994.00 (601,717,006.00) (2.56)
120 03 00 00 5 2 Belanja Pegawai 23,514,836,000.00 22,913,118,994.00 (601,717,006.00) (2.56)
120 03 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 46,919,872,240.00 41,556,431,221.00 (5,363,441,019.00) (11.43)
120 03 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 11,762,698,911.00 10,354,520,569.00 (1,408,178,342.00) (11.97)
120 03 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 16,415,125,995.00 15,203,625,478.00 (1,211,500,517.00) (7.38)
120 03 03 00 5 2 Program peningkatan disiplin aparatur 564,625,775.00 544,815,900.00 (19,809,875.00) (3.51)
120 03 04 00 5 2 Program Fasilitasi Pindah/Purna Tugas PNS 701,151,545.00 626,484,000.00 (74,667,545.00) (10.65)
120 03 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 951,972,607.00 719,993,994.00 (231,978,613.00) (24.37)
120 03 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 351,854,700.00 295,587,325.00 (56,267,375.00) (15.99)
120 03 17 00 5 2 Program Pengembangan Wilayah Perbatasan 179,895,000.00 179,065,800.00 (829,200.00) (0.46)
33



120 03 18 00 5 2 ProgramKemitraan Pengembangan Wawasan Kebang 74,000,000.00 73,300,000.00 (700,000.00) (0.95)
120 03 21 00 5 2 ProgramPendidikan Politik Masyarakat 1,150,500,000.00 1,138,823,000.00 (11,677,000.00) (1.01)
120 03 16 00 5 2 ProgramPeningkatan Pengembangan Kedinasan Kepala 3,759,924,850.00 3,077,525,350.00 (682,399,500.00) (18.15)
120 03 23 00 5 2 ProgramOptomaisasi Pemanfaatan Teknologi 20,780,000.00 18,779,100.00 (2,000,900.00) (9.63)
120 03 25 00 5 2 ProgramPeningkatan Kerjasama Antar PemDa 1,656,483,850.00 1,557,842,930.00 (98,640,920.00) (5.95)
120 03 26 00 5 2 ProgramPenataan Peraturan Perundang2 an 1,547,238,376.00 1,492,255,050.00 (54,983,326.00) (3.55)
120 03 27 00 5 2 ProgramPenataan Daerah Otonomi Baru 273,754,000.00 272,321,300.00 (1,432,700.00) (0.52)
120 03 28 00 5 2 ProgramOptomaisasi Penyelenggaraan Pemerintah 102,500,000.00 100,496,000.00 (2,004,000.00) (1.96)
120 03 30 00 5 2 ProgramPeningkatan Kapasitas Kelembagaan Daerah 1,859,582,150.00 1,796,402,095.00 (63,180,055.00) (3.40)
120 03 17 00 5 2 ProgramPembinaan dan Pengembangan Aparatrur 2,816,256,646.00 2,501,628,326.00 (314,628,320.00) (11.17)
120 03 16 00 5 2 ProgramPengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan 30,000,000.00 29,800,000.00 (200,000.00) (0.67)
120 03 17 00 5 2 ProgramPeningkatan Partisipasi Masyarakat 12,750,000.00 12,228,000.00 (522,000.00) (4.09)
120 03 18 00 5 2 ProgramPeningkatan Kapasitas Aparatur PemDes 217,000,000.00 216,178,000.00 (822,000.00) (0.38)
120 03 15 00 5 2 ProgramPerbaikan Administrasi SistemKearsipan 171,391,125.00 161,440,645.00 (9,950,480.00) (5.81)
120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
PENDAPATAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERA 1,131,124,235,483.00 1,231,302,049,443.30 100,177,813,960.30 8.86
120 05 BELANJA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 794,804,470,385.00 680,318,427,720.00 (114,486,042,665.00) (25.65)
120 05 00 BELANJA TIDAK LANGSUNG 771,327,702,065.00 659,459,498,094.00 (111,868,203,971.00) (14.50)
120 05 BELANJA LANGSUNG 23,476,768,320.00 20,858,929,626.00 (2,617,838,694.00) (11.15)
120 05 01 00 PROGRAMPELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 2,681,365,095.00 2,183,635,209.00 (497,729,886.00) (18.56)
120 05 02 00 PROGRAMPENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APAR 7,485,000,355.00 6,858,404,986.00 (626,595,369.00) (8.37)
120 05 05 00 PROGRAMPENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APAR 74,400,000.00 62,090,000.00 (12,310,000.00) (16.55)
120 05 06 00 PROGRAMPENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEMPELAP 619,355,875.00 520,245,810.00 (99,110,065.00) (16.00)
120 05 17 00 PROGRAMPENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELO 11,983,627,495.00 10,739,841,071.00 (1,243,786,424.00) (10.38)
120 05 18 00 PROGRAMPEMBINAAN DAN FASILITASI PENGELOLAAN KE 345,902,000.00 258,504,000.00 (87,398,000.00) (25.27)
120 05 20 00 PROGRAMPENINGKATAN SISTEMPENGAWASAN INTERNA 287,117,500.00 236,208,550.00 (50,908,950.00) (17.73)
120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
120 04 SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH 30,205,677,200.00 22,483,884,281.00 (7,721,792,919.00) (25.56)
120 04 01 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4,051,263,000.00 3,859,826,479.00 (191,436,521.00) (4.73)
120 04 01 00 5 1 Belanja Pegawai 4,051,263,000.00 3,859,826,479.00 (191,436,521.00) (4.73)
120 04 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 26,154,414,200.00 18,624,057,802.00 (7,530,356,398.00) (28.79)
120 04 01 00 5 2 ProgramPelayanan Administrasi Perkantoran 3,009,552,400.00 2,776,844,422.00 (232,707,978.00) (7.73)
120 04 02 00 5 2 ProgramPeningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2,564,189,500.00 2,153,721,120.00 (410,468,380.00) (16.01)
120 04 03 00 5 2 Programpeningkatan disiplin aparatur 365,379,750.00 347,859,200.00 (17,520,550.00) (4.80)
120 04 05 00 5 2 ProgramPeningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 69,775,000.00 25,999,200.00 (43,775,800.00) (62.74)
120 04 06 00 5 2 Programpeningkatan pengembangan sistempelaporan 119,245,400.00 101,972,800.00 (17,272,600.00) (14.48)
120 04 15 00 5 2 ProgramPeningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan 20,026,272,150.00 13,217,661,060.00 (6,808,611,090.00) (34.00)
120 URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
120 07 BADAN PENGAWAS DAERAH 8,020,922,500.00 7,390,606,003.00 (630,316,497.00) (7.86)
1.20 07 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3,967,071,000.00 3,677,201,015.00 (289,869,985.00) (7.31)
1.20 07 00 00 5 1 Belanja Pegawai 3,967,071,000.00 3,677,201,015.00 (289,869,985.00) (7.31)
1.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan PNS
1.20 07 00 00 5 1 Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi #DIV/0!
1.20 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4,053,851,500.00 3,713,404,988.00 (340,446,512.00) (8.40)
120 07 01 00 5 2 ProgramPelayanan Administrasi Perkantoran 606,542,000.00 595,270,100.00 (11,271,900.00) (1.86)
120 07 02 00 5 2 ProgramPeningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 501,914,430.00 490,617,588.00 (11,296,842.00) (2.25)
120 07 05 00 5 2 ProgramPeningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 532,000,000.00 522,466,400.00 (9,533,600.00) (1.79)


34



120 07 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan 9,621,000.00 9,452,200.00 (168,800.00) (1.75)
120 07 20 00 5 2 Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal 2,161,228,070.00 1,854,961,750.00 (306,266,320.00) (14.17)
120 07 21 00 5 2 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa 147,632,000.00 146,129,100.00 (1,502,900.00) (1.02)
120 07 22 00 5 2 Program Penataan dan Penyempurnaan Sistem Kebijak da 50,239,000.00 50,166,350.00 (72,650.00) (0.14)
120 07 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi 44,675,000.00 44,341,500.00 (333,500.00) (0.75)
120 PEMERINTAHAN UMUM
PENDAPATAN KANTOR PERWAKILAN DAERAH 100,590,000.00 102,199,000.00 1,609,000.00 1.60
Pendapatan Retrebusi Daerah 100,590,000.00 102,199,000.00 1,609,000.00 1.60
120 08 BELANJA KANTOR PERWAKILAN DAERAH 4,569,983,721.00 4,425,578,791.00 (144,404,930.00) (3.16)
201 08 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1,159,762,000.00 1,144,573,585.00 (15,188,415.00) (1.31)
201 08 00 00 5 1 Belanja Pegawai 1,159,762,000.00 1,144,573,585.00 (15,188,415.00) (1.31)
201 08 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 3,410,221,721.00 3,281,005,206.00 (129,216,515.00) (3.79)
120 08 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,202,846,100.00 1,152,310,124.00 (50,535,976.00) (4.20)
120 08 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1,248,443,621.00 1,187,722,132.00 (60,721,489.00) (4.86)
120 08 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 12,000,000.00 11,697,950.00 (302,050.00) (2.52)
120 08 25 00 5 2 Program Peningkatan Hubungan Antar Lembaga 114,196,000.00 112,951,000.00 (1,245,000.00) (1.09)
125 08 18 00 5 2 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 362,453,000.00 354,464,000.00 (7,989,000.00) (2.20)
117 08 15 00 5 2 Program Pengembangan Nilai Budaya 292,925,000.00 292,470,000.00 (455,000.00) (0.16)
117 08 16 00 5 2 Program Pengelolaan Kekayaan Budaya 177,358,000.00 169,390,000.00 (7,968,000.00) (4.49)
1 21 URUSAN WAJIB KEPEGAWAIAN
PENDAPATAN BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 924,012,500.00 924,232,500.00 220,000.00 0.02
Pendapatan Retrebusi Daerah 134,412,500.00 134,632,500.00 220,000.00 0.16
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 789,600,000.00 789,600,000.00 - -
1 21 01 BELANJA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 7,101,141,408.00 6,508,548,534.00 (592,592,874.00) (8.35)
1 21 00 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 2,890,710,213.00 2,881,376,857.00 (9,333,356.00) (0.32)
1 21 00 00 00 5 1 Gaji Pegawai 2,890,710,213.00 2,881,376,857.00 (9,333,356.00) (0.32)
1 21 00 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 4,210,431,195.00 3,627,171,677.00 (583,259,518.00) (13.85)
1 21 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 671,067,505.00 485,386,830.00 (185,680,675.00) (27.67)
1 21 01 02 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 563,375,000.00 538,167,432.00 (25,207,568.00) (4.47)
1 21 01 06 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 23,850,000.00 20,597,800.00 (3,252,200.00) (13.64)
1 21 01 15 5 2 Program Pendidikan Kedinasan 1,061,441,640.00 989,481,915.00 (71,959,725.00) (6.78)
1 21 01 16 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 1,890,697,050.00 1,593,537,700.00 (297,159,350.00) (15.72)
124 URUSAN WAJIB KEARSIPAN
124 01 KANTOR ARSIP DAERAH 3,583,103,000.00 3,451,641,920.00 (131,461,080.00) (3.67)
124 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 1,795,537,000.00 1,783,899,364.00 (11,637,636.00) (0.65)
124 01 01 00 5 2 Gaji pegawai 1,795,537,000.00 1,783,899,364.00 (11,637,636.00) (0.65)
124 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 1,787,566,000.00 1,667,742,556.00 (119,823,444.00) (6.70)
124 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 666,829,000.00 590,168,211.00 (76,660,789.00) (11.50)
124 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 179,200,000.00 176,199,250.00 (3,000,750.00) (1.67)
124 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 40,000,000.00 39,900,000.00 (100,000.00) (0.25)
124 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Ca 18,000,000.00 17,853,760.00 (146,240.00) (0.81)
124 01 15 00 5 2 Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan 360,700,000.00 352,913,000.00 (7,787,000.00) (2.16)
124 01 16 00 5 2 Program Penyelamatan & Pelestarian Arsip 178,500,000.00 158,476,135.00 (20,023,865.00) (11.22)
124 01 17 00 5 2 Program Pemeliharaan Rutin Berkala Sarana dan Prasaran 45,000,000.00 42,600,000.00 (2,400,000.00) (5.33)
124 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi 299,337,000.00 289,632,200.00 (9,704,800.00) (3.24)
125 URUSAN WAJIB KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
125 01 00 00 5 BADAN INFORMASI DAERAH 10,010,625,500.00 9,403,385,536.00 (607,239,964.00) (6.07)
125 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4,952,607,000.00 4,780,826,425.00 (171,780,575.00) (3.47)
125 01 00 00 5 1 1 Belanja Pegawai 4,952,607,000.00 4,780,826,425.00 (171,780,575.00) (3.47)
125 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5,058,018,500.00 4,622,559,111.00 (435,459,389.00) (8.61)
125 01 01 00 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,754,745,000.00 1,616,641,181.00 (138,103,819.00) (7.87)


35




125 01 02 00 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 364,708,500.00 345,002,300.00 (19,706,200.00) (5.40)
125 01 06 00 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 41,562,000.00 39,722,150.00 (1,839,850.00) (4.43)
125 01 15 00 Program Pengembangan Komunikasi, Informasi, Mass Media 787,311,000.00 638,589,445.00 (148,721,555.00) (18.89)
125 01 16 00 Program Pengkajian, Penelitian Bidang Informasi dan Komunikas 103,320,000.00 102,955,825.00 (364,175.00) (0.35)
125 01 17 00 Program Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi 47,843,000.00 42,595,700.00 (5,247,300.00) (10.97)
125 01 18 00 Program Kerjasama Informasi dengan Mass Media 1,958,529,000.00 1,837,052,510.00 (121,476,490.00) (6.20)
201 URUSAN WAJIB PERTANIAN
PENDAPATAN DINAS PERTANIAN 610,114,500.00 551,619,106.00 (58,495,394.00) (9.59)
Pendapatan Retrebusi Daerah 610,114,500.00 551,619,106.00 (58,495,394.00) (9.59)
201 01 BELANJA DINAS PERTANIAN 30,865,137,545.00 29,976,181,890.00 (888,955,655.00) (2.88)
201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 18,153,036,000.00 18,386,005,912.00 232,969,912.00 1.28
201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 18,153,036,000.00 18,386,005,912.00 232,969,912.00 1.28
201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12,712,101,545.00 11,590,175,978.00 (1,121,925,567.00) (8.83)
201 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2,173,157,365.00 1,918,974,923.00 (254,182,442.00) (11.70)
201 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2,616,576,855.00 2,523,806,680.00 (92,770,175.00) (3.55)
201 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 88,350,000.00 72,185,900.00 (16,164,100.00) (18.30)
201 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 21,240,000.00 16,659,800.00 (4,580,200.00) (21.56)
201 01 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 715,171,125.00 621,372,675.00 (93,798,450.00) (13.12)
201 01 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 2,712,681,375.00 2,450,975,050.00 (261,706,325.00) (9.65)
201 01 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 588,053,200.00 544,746,700.00 (43,306,500.00) (7.36)
201 01 18 00 5 2 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebuna 106,749,975.00 69,460,000.00 (37,289,975.00) (34.93)
201 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 1,291,000,500.00 1,150,913,200.00 (140,087,300.00) (10.85)
201 01 20 00 5 2 Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian/Perkebunan Lapa 130,000,000.00 90,359,000.00 (39,641,000.00) (30.49)
201 01 21 00 5 2 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak 741,884,350.00 737,302,900.00 (4,581,450.00) (0.62)
201 01 22 00 5 2 Program Peningkatan Produksi hasil Peternakan 1,527,236,800.00 1,393,419,150.00 (133,817,650.00) (8.76)
202 URUSAN WAJIB PERTANIAN
PENDAPATAN DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 3,530,237,500.00 3,803,478,255.00 273,240,755.00 7.74
Pendapatan Retrebusi Daerah 3,530,237,500.00 3,803,478,255.00 273,240,755.00 7.74
202 01 BLANJA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 25,044,496,217.00 24,407,899,513.00 (636,596,704.00) (2.54)
201 01 00 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 12,935,804,200.00 12,897,353,176.00 (38,451,024.00) (0.30)
201 01 00 00 5 1 Belanja Pegawai 12,935,804,200.00 12,897,353,176.00 (38,451,024.00) (0.30)
201 01 00 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 12,108,692,017.00 11,510,546,337.00 (598,145,680.00) (4.94)
202 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,208,972,350.00 1,122,670,467.00 (86,301,883.00) (7.14)
202 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4,683,785,357.00 4,500,491,900.00 (183,293,457.00) (3.91)
202 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 87,427,700.00 83,107,700.00 (4,320,000.00) (4.94)
202 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 53,000,000.00 52,233,900.00 (766,100.00) (1.45)
202 02 15 00 5 2 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 350,973,350.00 337,711,700.00 (13,261,650.00) (3.78)
202 02 16 00 5 2 Program Peningkatan Ketahanan Pangan 82,569,800.00 81,378,600.00 (1,191,200.00) (1.44)
202 02 17 00 5 2 Program Peningkatan Pemasaran Hsl Punanroduksi Pertanian/Pe 111,288,650.00 102,469,000.00 (8,819,650.00) (7.93)
202 02 19 00 5 2 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan 932,852,804.00 891,712,460.00 (41,140,344.00) (4.41)
202 01 15 00 5 2 Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan 3,316,876,299.00 3,164,230,975.00 (152,645,324.00) (4.60)
202 01 16 00 5 2 Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan 378,424,922.00 367,187,700.00 (11,237,222.00) (2.97)
202 01 17 00 5 2 Program Perlindungan Konvensi Sumber Daya Hutan 586,667,100.00 510,276,000.00 (76,391,100.00) (13.02)
202 01 19 00 5 2 Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hsl Hutan 14,600,000.00 14,489,000.00 (111,000.00) (0.76)
202 01 20 00 5 2 Program Perencanaaan dan Pengembangan Hutan 301,253,685.00 282,586,935.00 (18,666,750.00) (6.20)
2.04 01 BADAN PARIWISATA DAERAH PROVINSI DIY
PENDAPATAN BADAN PARIWISATA DAERAH 11,000,000.00 15,567,000.00 4,567,000.00 41.52
Pendapatan Retrebusi Daerah 11,000,000.00 15,567,000.00 4,567,000.00 41.52
2.04 01 01 00 5 BELANJA BADAN PARIWISATA DAERAH 8,394,009,500.00 8,131,700,980.00 (262,308,520.00) (3.12)
2.04 01 01 00 5 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 3,193,465,000.00 3,158,950,703.00 (34,514,297.00) (1.08)
2.04 01 01 00 5 1 Belanja Pegawai 3,193,465,000.00 3,158,950,703.00 (34,514,297.00) (1.08)
2.04 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 5,200,544,500.00 4,972,750,277.00 (227,794,223.00) (4.38)
2.04 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 730,088,100.00 685,791,203.00 (44,296,897.00) (6.07)

36




2.04 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 254,000,000.00 252,685,000.00 (1,315,000.00) (0.52)
2.04 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 18,483,000.00 18,461,000.00 (22,000.00) (0.12)
2.04 01 15 00 5 2 Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata 2,228,800,700.00 2,162,231,510.00 (66,569,190.00) (2.99)
2.04 01 16 00 5 2 Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1,023,938,000.00 955,352,364.00 (68,585,636.00) (6.70)
2.04 01 17 00 5 2 Program Pengembangan Kemitraan 945,234,700.00 898,229,200.00 (47,005,500.00) (4.97)
205 01 DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
PENDAPATAN DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 458,000,000.00 467,961,300.00 9,961,300.00 2.17
Pendapatan Retrebusi Daerah 457,000,000.00 466,561,300.00 9,561,300.00 2.09
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 1,000,000.00 1,400,000.00 400,000.00 40.00
205 01 01 00 5 BELANJA DINAS PERIKANAN & KELAUTAN 11,213,780,760.00 10,915,104,173.00 (298,676,587.00) (2.66)
205 01 01 00 5 2 BELANJA TIDAK LANGSUNG 4,869,695,000.00 5,007,910,920.00 138,215,920.00 2.84
205 01 01 00 5 2 Belanja Pegawai 4,869,695,000.00 5,007,910,920.00 138,215,920.00 2.84
205 01 01 00 5 2 BELANJA LANGSUNG 6,344,085,760.00 5,907,193,253.00 (436,892,507.00) (6.89)
205 01 01 00 5 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 903,699,000.00 841,066,868.00 (62,632,132.00) (6.93)
205 01 02 00 5 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1,149,380,000.00 1,121,178,750.00 (28,201,250.00) (2.45)
205 01 05 00 5 2 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 892,450,000.00 836,007,700.00 (56,442,300.00) (6.32)
205 01 06 00 5 2 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian 63,975,160.00 57,788,660.00 (6,186,500.00) (9.67)
205 01 15 01 5 2 Program Pemberdayaaan Ekonomi Masy Pesisir & pengend Sbr 254,495,000.00 243,438,000.00 (11,057,000.00) (4.34)
205 01 16 00 5 2 Program Pemberdayaan Masy dalam Pengawasan & Pengend S 45,560,000.00 45,220,000.00 (340,000.00) (0.75)
205 01 18 00 5 2 Program Peningk Mitigasi Bencana Alam Laut danRakiraan Biota 99,729,500.00 95,582,100.00 (4,147,400.00) (4.16)
205 01 19 00 5 2 Program Peningkatan Kegiatan dan Budidaya Kelautan & Wawas 169,440,500.00 152,541,350.00 (16,899,150.00) (9.97)
205 01 20 00 5 2 Program Pengembangan Budidaya Perikanan 1,571,867,000.00 1,484,078,975.00 (87,788,025.00) (5.58)
205 01 21 00 5 2 Program Pengembangan Perikanan Tangkap 227,340,000.00 215,390,000.00 (11,950,000.00) (5.26)
205 01 22 00 5 2 Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan 37,650,000.00 37,240,000.00 (410,000.00) (1.09)
205 01 23 00 5 2 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasayaran Produksi P 717,076,100.00 622,545,850.00 (94,530,250.00) (13.18)
205 01 24 00 5 2 Program Pengembangan Kawasan Budidaya Air Laut, Payau,dan 211,423,500.00 155,115,000.00 (56,308,500.00) (26.63)


















37



BAB IV
KEBIJAKAN AKUNTANSI

4.1 Entitas Pelaporan Keuangan Daerah
1. Entitas Pelaporan adalah unit pemerintahan daerah yang terdiri atas satu atau lebih
entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan wajib
menyampaikan laporan keuangan. Entitas pelaporan adalah Pemerintah Daerah atau
suatu organisasi dilingkungan Pemerintah Daerah atau organisasi lainnya jika
menurut peraturan perundang-undangan satuan organisasi dimaksud wajib
menyajikan laporan keuangan.
2. Penyusunan laporan keuangan entitas pelaporan sebagaimana dimaksud diatas
dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD).
3. Entitas Akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang
dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan
keuangan untuk digabungkan pada entitas pelaporan.

4.2 Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan
1. Pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan menggunakan basis kas.
2. Pengakuan aset, kewajiban, dan ekuitas dana menggunakan basis akrual.

4.3 Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan
a. Pengukuran pos-pos dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah menggunakan
perolehan historis.
b. Aset dicatat sebesar pengeluaran kas atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang
diberikan untuk memperoleh aset tersebut.
c. Kas dan Setara Kas dicatat sebesar nilai nominal.
d. Investasi jangka pendek dicatat sebesar nilai perolehan.
e. Piutang dicatat sebesar nilai nominal.
f. Persediaaan dicatat sebesar :
1) Biaya perolehan apabila diperoleh dengan pembelian
2) Biaya standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri
3) Nilai wajar apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti donasi.
38



g. Investasi jangka panjang dicatat sebesar biaya perolehan termasuk biaya tambahan
lainnya yang terjadi untuk memperoleh kepemilikan yang sah atas investasi
tersebut.
h. Aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan. Apabila penilaian aset tetap dengan
menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap
didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan.
i. Aset tetap yang diperoleh Tahun anggaran 2001 dan sebelumnya dinilai sebesar
harga pasar, harga pengganti, harga menurut Keputusan Gubernur tentang
standarisasi harga.
j. Aset tetap yang diperoleh Tahun Anggaran 2002 dan seterusnya dinilai sebesar
harga perolehan, dan apabila tidak diketahui harga perolehan maka dinilai
berdasarkan harga pengganti atau harga pasar.
k. Terhadap aset tetap yang tidak diketahui harga perolehan, harga pasar, harga
pengganti, harga menurut Keputusan Gubernur tentang standarisasi dinilai sebesar
Rp. 1,00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa aset tersebut tercatat dalam daftar
aset tetap.
l. Biaya perolehan suatu aset tetap terdiri dari harga belinya atau konstruksinya,
termasuk setiap biaya yang dapat didistribusikan secara langsung seperti biaya
persiapan tempat, biaya pengiriman awal (initial delivery), biaya simpan dan
bongkar muat (handling cost), biaya pemasangan (instalation cost), biaya
profesional seperti arsitek dan insinyur, dan biaya konstruksi dalam membawa aset
tersebut ke kondisi yang membuat aset tersebut dapat bekerja untuk penggunaan
yang dimaksudkan.
m. Tanah dicatat sebesar biaya perolehan.
n. Peralatan dan mesin dicatat sebesar biaya perolehan.
o. Gedung dan bangunan dicatat sebesar biaya perolehan.
p. J alan, irigasi, dan jaringan dicatat sebesar biaya perolehan.
q. Aset tetap lainnya dicatat sebesar biaya perolehan.
r. Nilai konstruksi dalam pengerjaan dicatat sebesar tingkat penyelesaian pekerjaan.
s. Nilai konstruksi yang dikerjakan oleh kontraktor melalui kontrak konstruksi
meliputi:
1) Termin yang telah dibayarkan kepada kontraktor sehubungan dengan tingkat
penyelesaian pekerjaan;
39



2) Kewajiban yang masih harus dibayar kepada kontraktor berhubung dengan
pekerjaan yang telah diterima tetapi belum dibayar pada tanggal pelaporan;
3) Pembayaran klaim kepada kontraktor atau pihak ketiga sehubungan dengan
pelaksanaan kontrak konstruksi.Aset tetap yang diperoleh dari sumbangan
(donasi) harus dicatat sebesar nilai wajar pada saat perolehan.
t. Biaya Studi, Penelitian, dan Pengembangan yang dikapitalisasi kedalam aset dicatat
sebesar harga perolehan.
u. Aset moneter dalam mata uang asing dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang
rupiah. Penjabaran mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada
tanggal neraca.
v. Kewajiban dicatat berdasar nilai nominal. Kewajiban dalam mata uang asing
dijabarkan dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Penjabaran mata uang asing
menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal neraca.
w. Ekuitas dicatat sebesar nominal selisih antara aset dan kewajiban pemerintah.
x. Pendapatan dicatat sebesar nominal penerimaan uang melalui rekening kas umum
daerah, yang menambah ekuitas dana, merupakan hak daerah dalam satu tahun
anggaran dan tidak perlu dibayar kembali oleh daerah.
y. Belanja dicatat sebesar nominal pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang
mengurangi ekuitas dana, merupakan kewajiban daerah dalam satu tahun anggaran,
dan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh daerah.
z. Pembiayaan dicatat sebesar nominal transaksi keuangan pemerintah, penerimaan
dan pengeluaran yang perlu dibayar atau akan diterima kembali.











40



BAB V
PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN

5.1. Rincian dan Penjelasan masing-masing Pos-pos Pelaporan Keuangan
2008 2007
5.1.1 Pendapatan Rp. 1.258.609.946.407,39 Rp.1.306.701.212.809,97
Pendapatan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran
2008 dianggarkan sebesar Rp. 1.161.986.630.223,00 realisasi sebesar
Rp1.258.609.946.407,39 (108,32%), sehingga lebih dari anggaran sebesar
Rp96.623.316.184,39, dengan rincian sebagai berikut:
a. Pendapatan Asli Daerah Rp632.872.311.654,13 Rp. 488.890.620.405,97
Realisasi Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui secara kas sebesar
Rp632.872.311.654,13, dengan rincian sebagai berikut:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Anggaran Realisasi % Realisasi
I PENDAPATAN ASLI DAERAH 547.887.175.315,00 632.872.311.654,13 115,51 488.890.620.405,97
1 PAJAK DAERAH 486.168.175.841,00 525.185.354.193,35 108,03 434.898.894.141,00
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 208.414.628.000,00 222.136.390.300,00 106,58 199.659.041.270,00
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 169.530.376.000,00 190.932.195.150,00 112,62 142.987.677.700,00
Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 106.023.171.841,00 109.829.732.718,35 103,59 89.940.087.066,00
Pajak Air Permukaan dan Air Bawah Tanah 2.200.000.000,00 2.287.036.025,00 103,96 2.312.088.105,00
2 RETRIBUSI DAERAH 33.144.872.640,00 29.259.898.275,50 88,28 16.979.699.787,00
Retrebusi J asa Umum 22.033.176.240,00 17.870.338.831,50 81,11 5.318.978.924,00
Retrebusi J asa Usaha 8.354.149.900,00 8.577.525.394,00 102,67 8.911.547.488,00

Retrebusi Perijinan Tertentu 2.757.546.500,00 2.812.034.050,00 101,98 2.749.173.375,00
3
HSL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH
YG DIPISAHKAN 12.768.526.834,00 12.481.050.738,67 97,75 11.927.611.593,02

Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perush mlk
Daerah 11.636.379.810,00 11.041.195.941,43 94,89 11.176.146.014,56
Bag Laba atas Penyertaan Mdl pd Perus Patungan 418.855.620,00 409.916.443,00 97,87 180.000.000,00
Bag Laba pada Lembg Keuangan Non Bank 713.291.404,00 1.029.938.354,24 144,39
571.465.578,46
4 LAIN-LAIN PAD YANG SAH 15.805.600.000,00 65.946.008.446,61 417,29 25.084.414.884,95
J asa Giro 8.500.000.000,00 14.148.501.478,60 166,45 10.720.182.541,43
Bunga Deposito 6.500.000.000,00 9.397.146.114,81 144,57 4.041.609.589,05
Hasil Penjualan Aset Daerah Yng tdk Dipisahkan 15.000.000,00 140.700.000,00 938,00 1.011.728.000,00
Penyelenggaraan Diklat dan Pelatihan 789.600.000,00 789.600.000,00 100,00 8.120.400,00
Perijinan Tertentu 1.000.000,00 1.400.000,00 140,00
Pendapatan yang tidak dianggarkan 41.468.660.853,20 - 9.302.774.354,47
41



Realisasi Pendapatan yang tidak dianggarkan sebesar Rp41.468.660.853,20
adalah realisasi Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah tidak dianggarkan
yang berada pada beberapa SKPD dengan data sebagai berikut:

No SKPD REALISASI (Rp)
1 - Setoran Ganti Rugi Hilangnya LCD Proyektor 5.472.000,00
2 - Denda Sewa Tanah dan Bangunan di Kawasan Pantai Glagah K P 24.200,00
3 - Denda STB di desa Glugo, Sewon, bantul 320.000,00
4 - Denda PT YIS 17.755.000,00
5 - Sewa Tanah di Karang Jati Wetan, Sinduadi, Mlati, Sleman 6.000.000,00
6 - Sewa Gudang Pangan Jl Abubakar Ali (sblh Barat) 5.000.000,00
7 - Sewa Aula PSAA Unit Bhakti GK 750.000,00
8 - Sewa Rumah (Toko Sinar) Jl B Katamso 93 Yk (Kimpraswil) 120.000,00
9 - Pengembalian belanja 9.020.032.167,57
10 - Temuan Bawasda 208.915.224,00
11 - Denda Keterlambatan Pekerjaan 150.194.100,00
12 - Dana Pengembangan Program JAMKESOS 23.997.273.519,63
13 - Dana Sisa Penanganan Bencana Tahap II 7.500.000.000,00
14 - Pengembalian Gaji dan Tunjangan 173.417.323,00
15 - Cicilan Kendaraan 787.500,00
16 - TPTGR 70.440.000,00
17 - APC Tipiring 11.738.000,00
18 - Bantuan Langganan Internet 4.200.000,00
19 - Sewa Lahan BLPT (Dinas Pendidikan) 25.000.000,00
20 - Denda Keterlambatan Pengembalian Buku (Badan Perpustakaan) 2.934.000,00
21 - Penerimaan Lain-lain (BLK, Dinas Kesehatan) 6.639.100,00
22 - Penerimaan Lain-lain (R.S. Grhasia) 23.548.000,00
23 - Penerimaan Lain-lain (Dinas Perhubungan) 178.374.600,00
24 - Perijinan Tertentu (Disperindagkop) 375.000,00
25 - Penerimaan Lain-lain (Dinas Pertanian) 17.750.000,00
26 - Penerimaan Lain-lain (DisHutbun) 31.453.719,00
27 - Penerimaan Lain-lain (Bandiklat) 10.147.400,00
JUMLAH 41.468.660.853,20

b. Pendapatan Transfer Rp. 602.117.047.488,00 Rp.481.409.913.704,00
Realisasi Pendapatan Transfer Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun Anggaran 2008 yang diterima secara kas sebesar Rp. 602.117.047.488,00,
dengan rincian sebagai berikut :
42



No Uraian 2007 (Rp)
Anggaran
Realisasi
% Realisasi
II PENDAPATAN TRANSFER
Transfer Pemerintah Pusat - Dana Perimbangan
1 Dana Bagi Hasil Pajak 59.324.977.528,00
70.549.425.301,00
118,92 43.543.834.904,00
2
Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya
8.304.115,00
11.347.787,00
136,65 -
Alam)
3 Dana Alokasi Umum 511.773.395.000,00
511.773.394.400,00
100,00 437.379.000.000,00
4 Dana Alokasi Khusus 19.468.000.000,00
19.468.000.000,00
100,00 -
Jumlah Pendapatan Transfer 590.574.676.643,00 601.802.167.488,00 101,90 480.922.834.904,00
Dana perimbangan (9 s/d 13)
Transfer Pemerintah Pusat- Lainya
5 Dana Otonomi Khusus -
-
-
6 Dana Penyesuaian 314.880.000,00
314.880.000,00
100,00 487.078.800,00
Jumlah Pendapatan Transfer Lainnya 314.880.000,00 314.880.000,00 100,00 487.078.800,00
Total Pendapatan Transfer 590.889.556.643,00 602.117.047.488,00 101,90 481.409.913.704,00
2008 (Rp)

c. Lain-lain Pendapatan
Daerah yang Sah
Rp. 23.620.587.265,26 Rp.336.400.678.700,00
Realisasi Lain-Lain Pendapatan yang Sah yang diterima oleh Pemerintah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 yang diakui
secara kas sebesar Rp.23.620.587.265,26. dengan rincian sebagai berikut:
No Uraian 2007 (Rp)
Anggaran Realisasi % Realisasi
I LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH
1 PENDAPATAN HIBAH 23.209.898.265,00 23.620.587.265,26 101,77 336.400.678.700,00
Sumbangan Dealer Otomotif 2.053.023.000,00 2.376.002.000,00 115,73 1.941.650.000,00
Main Dealer 18.000.000,00 16.500.000,00 91,67 18.000.000,00
PT. Sari Husada 20.000.000,00 20.000.000,00 100,00 16.000.000,00
PT Jasa Raharja 1.599.019.000,00 1.688.229.000,00 105,58 1.513.541.700,00
Dana rekonstruksi dr BUN - - - 332.911.487.000,00
Sisa Dana Sumbangan Pihak 3 19.519.856.265,00 19.519.856.265,26 100,00
Jumlah 23.209.898.265,00 23.620.587.265,26 101,77 336.400.678.700,00
2008 (Rp)

5.1.2 Belanja Rp.1.453.286.281.874,00 Rp. 977.994.235.390,00
Belanja Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008
dianggarkan sebesar Rp. 1.629.069.250.562,00 dengan realisasi sebesar
Rp1.453.286.281.874,00 (89,26%) sehingga kurang dari anggaran sebesar
Rp175.782.968.688,00
Rincian realisasi belanja terdiri dari :
43



a. Belanja Operasi Rp. 1.058.651.528.685,00 Rp. 676.008.044.279,00
Realisasi Belanja Operasi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun Anggaran 2008 sebesar Rp. 1.058.651.528.685,00 , dengan rincian
sebagai berikut:
No Uraian 2007 (Rp)
Anggaran Realisasi % Realisasi
1 Belanja Pegawai 391.672.944.079,00 373.185.410.002,00 95,28 312.860.831.291,00
2 Belanja Barang 301.956.214.758,00 268.023.479.106,00 88,76 223.751.426.893,00
3 Belanja Bunga 54.965.900,00 54.965.900,00 100,00 64.028.400,00
4 Belanja Subsidi - - -
5 Belanja Hibah 299.318.560.485,00 293.366.860.485,00 98,01 -
6 Belanja Bantuan Sosial 105.826.844.365,00 77.120.813.192,00 72,87 58.957.257.695,00
7 Belanja Bantuan Keuangan 50.000.000.000,00 46.900.000.000,00 93,80 80.374.500.000,00
Jumlah Belanja Operasi 1.148.829.529.587,00 1.058.651.528.685,00 92,15 676.008.044.279,00
2008 (Rp)

Belanja Pegawai pada Dinas Pendidikan didalamnya termasuk pemberian
beasiswa retrieval dan beasiswa untuk mahasiswa untuk keluarga tidak mampu
dan hadiah untuk lomba inovasi teknologi mahasiswa sebesar
Rp4.100.000.000,00.
Belanja Barang dan J asa pada Dinas Kesehatan terdapat kegiatan pemberian
tambahan makanan dan vitamin bagi balita yang dilaksanakan oleh puskesmas
kabupaten/kota sebesar Rp2.647.598.600,00.
b. Belanja Modal Rp. 191.833.725.724,00 Rp.104.193.851.989,00
Realisasi Belanja Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp191.833.725.724,00, dengan rincian
sebagai berikut:

No BELANJA 2007 (Rp)
Anggaran Realisasi % Realisasi
1 Tanah 29.653.265.000,00 21.735.536.313,00 73,30 1.874.880.000,00
2 Peralatan & Mesin 34.112.739.903,00 31.886.416.936,00 93,47 17.633.351.665,00
3 Gedung &Bangunan 93.080.139.669,00 89.509.522.403,00 96,16 31.154.234.594,00
4 J alan Irigasi, &J aringan 51.488.976.747,00 47.104.330.952,00 91,48 50.595.033.080,00
5 Aset Tetap Lainnya 1.665.241.390,00 1.515.490.220,00 91,01 2.089.072.100,00
6 Aset Lainnya 113.237.800,00 82.428.900,00 72,79 847.280.550,00
Jumlah 210.113.600.509,00 191.833.725.724,00 91,30 104.193.851.989,00
2008 (Rp)

44



c. Belanja Tak Terduga Rp. 1.059.868.665,00 Rp. 36.362.999.422,00
Realisasi Belanja Tak Terduga Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar Rp1.059.868.665,00, dengan
rincian sebagai berikut:
No Uraian 2007(Rp)
Anggaran Realisasi % Realisasi
1
Belanja Tidak Terduga 
68.384.961.666,00 1.059.868.665,00 1,55 36.362.999.422,00
2008 (Rp)

d. Belanja Transfer Rp.201.741.158.800,00 Rp161.429.339.700,00
Realisasi Belanja Transfer Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar
Rp.201.741.158.800,00, dengan rincian sebagai berikut:
No Uraian 2007 (Rp)
Anggaran Realisasi % Realisasi
1 Bagi Hasil Pajak Ke Kabupaten/Kota 198.381.253.500,00 198.381.253.500,00 100,00 159.880.404.700,00
2 Bagi Hasil Retribusi Ke Kabupaten/Kota 3.359.905.300,00 3.359.905.300,00 100,00 1.548.935.000,00
3 Bagi Hasil Lainnya Ke Kabupaten/Kota 0,00 0,00
Jumlah 201.741.158.800,00 201.741.158.800,00 100,00 161.429.339.700,00
2008 (Rp)

e. Surplus/Defisit (Rp. 194.676.335.466,61) (Rp. 328.706.977.419,97)
Surplus/Defisit sebesar (Rp194.676.335.466,61). J umlah tersebut merupakan
selisih antara total realisasi pendapatan dan total realisasi belanja Tahun
Anggaran 2008.

5.1.3 Pembiayaan Netto Rp. 474.175.978.653,00 Rp. 201.250.914.262,58
Realisasi Pembiayaan Netto Pemerintah Provinsi DIY Tahun Anggaran 2008
adalah sebesar Rp474.175.978.653,00, yang terdiri atas:
a. Pembiayaan Penerimaan
Daerah
Rp. 537.060.364.185,00

Rp. 210.869.773.262,58

Realisasi pembiayaan penerimaan daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar
Rp537.060.364.185,00 yang berasal dari penggunaan sisa lebih perhitungan
anggaran (SILPA), penerimaan piutang daerah, dan penerimaan dari biaya
penyusutan kendaraan.
45



b. Pembiayaan Pengeluaran
Daerah
Rp. 62.884.385.532,00

Rp. 9.618.859.000,00

Realisasi pembiayaan pengeluaran daerah Tahun Anggaran 2008 adalah sebesar
Rp62.884.385.532,00, yang berasal dari pembentukan dana cadangan,
penyertaan modal Pemda, pembayaran pokok utang, penyelesaian kegiatan
DPA-L,dan pembayaran kewajiban tahun lalu yang belum terselesaikan,
dengan rincian sebagai berikut:
No Uraian 2007 (Rp)
Anggaran 2008 Realisasi 2008 % Realisasi 2007
III PEMBIAYAAN
1 Penerimaan Pembiayaan 537.661.674.837,00 537.060.364.185,00 99,89 210.869.773.262,58
1 Penggunaan SiLPA 529.957.891.683,00 529.957.891.683,00 100,00 210.869.773.262,58
2 Pencairan Dana Cadangan - - -
3 - - -
4 Penerimaan Pinjaman Daerah - - -
5 - - -
6 Penerimaan Piutang Daerah 6.587.714.130,00 6.168.691.475,00 93,64 -
7 1.116.069.024,00 933.781.027,00 83,67 -
2 Pengeluaran Pembiayaan 70.579.054.498,00 62.884.385.532,00 89,10 9.618.859.000,00
1 Pembentukan Dana Cadangan 1.575.000.000,00 1.575.000.000,00 100,00 -
2
3 Pembayaran Pokok Utang 1.018.463.773,00 100.000.000,00 9,82 100.000.000,00
4 Pemberian Pinjaman Daerah - - -
5 Penyelesaian Kegiatan DPA-L 4.921.665.015,00 4.653.289.822,00 94,55 -
6 Pemby Kewajbn Th Lalu Yang Blm Te 401.197.710,00 393.367.710,00 98,05 -
Pembiayaan Netto 467.082.620.339,00 474.175.978.653,00 101,52 201.250.914.262,58
2008 (Rp)
Hsl Penjualan Kekayaan Daerah Yg
Dipisahkan
Penerimaan Kembali Pemberian
Pinjaman Daerah
89,63 9.518.859.000,00
Penerimaan dari Biaya Penyusutan
Kendaraan
Penyertaan Modal (Investasi)
Pemerintah Daerah 62.662.728.000,00 56.162.728.000,00


5.1.4 Sisa Lebih Pembiayaan
Anggaran
Rp. 279.499.643.186,39 Rp. 529.957.891.682,55
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2008 adalah
sebesar Rp279.499.643.186,39. J umlah tersebut merupakan selisih antara total
realisasi pendapatan dan total realisasi belanja dan transfer ditambah dengan
pembiayaan netto Tahun Anggaran 2008, dengan perhitungan sebagai berikut :
46



No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
URAIAN Realisasi Realisasi
1 J umlah Pendapatan 1.258.609.946.407 1.306.701.212.809
2 J umlah Belanja+Transfer 1.453.286.281.874 977.994.235.390
3 Surplus/(Defisit) -194.676.335.467 328.706.977.419
4 Pembiayaan Netto 474.175.978.653 201.250.914.263
Jumlah 279.499.643.186 529.957.891.682



























47



5.1.5 Aset Lancar Rp.338.604.638.302,03 Rp.594.337.519.957,38
1. Kas di Rekening Kas Daerah Rp.248.313.017.042,39 Rp503.350.872.083,55
Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2008 sebesar Rp.248.313.017.042,39
merupakan kas yang berada di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta, Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu
Yogyakarta Diponegoro dan Bank Tabungan Negara, Bank Rakyat Indonesia,
dan Bank Negara Indonesia yang berupa:
1) Rekening giro
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 BPD Provinsi DIY 73.862.668.063,16 427.720.760.963,94
Rutin 51.817.456.753,16 386.236.997.640,94
Gaji 22.045.211.310,00 41.483.763.323,00
2 Bank Mandiri 20.693.829.374,67 3.306.146.230,70
3 BTN 46.985.371.216,66 22.323.964.888,91
4 BRI 11.771.148.387,90 -
Jumlah 153.313.017.042,39 453.350.872.083,55

2) Deposito Berjangka
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 BTN 70.000.000.000,00 50.000.000.000,00
2 BRI 20.000.000.000,00 -
3 BNI 5.000.000.000,00 -
Jumlah 95.000.000.000,00 50.000.000.000,00

2. Kas di Bendahara
Pengeluaran
Rp. 31.618.759.454,00 Rp. 27.583.038.654,00
Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar
Rp31.618.759.454,00 merupakan kas yang berada di Bendahara Pengeluaran,
pada 34 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Rincian saldo Per 31
Desember 2008 adalah sebagai berikut:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Sisa Kas di Pemegang Kas 31.618.759.454,00 27.583.038.654,00
Jumlah 31.618.759.454,00 27.583.038.654,00

48



Sisa Kas sebesar Rp31.618.759.454,00 tersebut terdiri dari:
No Nama SKPD
Neraca UM BUD
(Rp)
Utang PFK
(Rp)
Jasa Giro
(Rp)
Kas di Bendahara
Pengeluaran (Rp)

1 Dinas Pendidikan 1.201.492.139,00 - - 1.201.492.139,00
2 Badan Perpustakaan Daerah 110.603.936,00 80.100,00 - 110.684.036,00
3 Dinas Kesehatan 626.280.297,00 - - 626.280.297,00
4 Rumah Sakit Grhasia 46.368.864,00 - - 46.368.864,00
5
Dinas Pemukiman dan
Prasarana Wilayah 2.332.069.938,00 164.622.216,00 - 2.496.692.154,00
6 Badan Perencanaan Daerah 532.494.590,00 43.548.309,00 - 576.042.899,00
7 Dinas Perhubungan 10.106.256.379,00 - - 10.106.256.379,00
8 Bapedalda 192.388.331,00 - - 192.388.331,00
9
Kantor Pembedayaan
Perempuan 65.123.124,00 - - 65.123.124,00
10 Dinas Sosial 135.664.884,00 - - 135.664.884,00
11
Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi 133.099.201,00 - - 133.099.201,00
12
Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi 551.573.850,00 - - 551.573.850,00
13 Dinas Kebudayaan 959.284.150,00 - - 959.284.150,00
14
Dinas Ketentraman dan
Ketertiban Umum 60.152.326,00 - - 60.152.326,00
15 DPRD & Setwan 6.270.050.548,00 47.193.608,00 - 6.317.244.156,00
16 Sekretariat Daerah 1.795.499.317,00 121.222.299,00 - 1.916.721.616,00
17
Badan Pengelola Keuangan
Daerah 3.111.079.090,00 -

6.525.569,00 3.117.604.659,00
18 Badan Pengawas Daerah 345.411.562,00 - - 345.411.562,00
19 Kaperda di J akarta 45.322.322,00 5.373.341,00 - 50.695.663,00
20 Badan Diklat 155.698.568,00 - - 155.698.568,00
21 Kantor Arsip Daerah 69.869.805,00 - - 69.869.805,00
22 Badan Informasi Daerah 250.333.989,00 - - 250.333.989,00
23 Dinas Pertanian 1.157.620.317,00 711.400,00 - 1.158.331.717,00
24
Dinas Kehutanan dan
Perkebunan 337.307.351,00 31.982.550,00 - 369.289.901,00
25 Badan Pariwisata Daerah 162.985.369,00 - - 162.985.369,00
26
Dinas Perikanan dan
Kelautan 432.595.897,00 10.873.918,00 - 443.469.815,00

Jumlah 31.186.626.144,00 425.607.741,00 6.525.569,00 31.618.759.454,00

Kas di Bendahara Pengeluaran pada Dinas Perikanan dan Kelautan sebesar
Rp443.469.815,00 tersebut, sebesar Rp91.000.000,00 merupakan kas yang ada
pada rekanan karena adanya kesalahan penulisan SP2D sehingga terjadi
kelebihan pembayaran. Kelebihan tersebut baru di setor ke Kas Daerah tanggal
5 J anuari 2009.

49



3. Kas di Bendahara
Penerimaan
Rp. 12.231.931,00 Rp. 547.100.496,00
Kas di Bendahara Penerimaan per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 12.231.931,00 merupakan Kas yang masih berada di Bendahara
Penerimaan R.S. Grhasia , sampai tanggal 31 Desember 2008 belum di setor ke
Kas Daerah.

4. Kas di Rekening Penampungan Rp. 10.108.547.769,00 Rp0,00
Kas yang berada di Kas Daerah (Bank Pembangunan Daerah) sebagai rekening
Gubernur per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 10.108.547.769,00, yang terdiri
dari:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Gubernur DIY 36.291.817,26 -
2 Gubernur DIY 72.255.952,40 -
3 Penjaminan UMKM 10.000.000.000,00 -
Jumlah 10.108.547.769,66 -

Rekening Penjaminan UMKM sebesar Rp10.000.000.000,00 ditempatkan pada
Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang diharapkan
dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam membiaya
usaha yang dikembangkan.
Rekening Gubernur DIY sebesar Rp36.291.817,26 merupakan rekening untuk
penerimaan Dana Perimbangan (Iuran Pertambangan) dari Pemerintah Pusat
kepada Pemerintah Daerah Provinsi DIY.

5. Kas di Tim Penanganan
Bencana Gempa Bumi
Rp. 0,00 Rp. 21.831.705.923,26
Kas di Tim Penanganan Gempa per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 0,00. Sudah
disetorkan ke Kas Daerah Mandiri dan BRI.




50



Kas pada Neraca per 31 Desember 2008 tersebut belum termasuk:
a. RS Grhasia
No Rekening Nama
Saldo per
31 Desember 2008 (Rp)
041.211.000815 (BPD) RS Grhasia 8.231.671,00
00000029-01-001040-30-2 (BRI) RS Grhasia 549.753.290,50

b. Rekening Bencana Alam Gunung Merapi Yogyakarta
Rekening tersebut untuk menampung dana partisipasi yang diperuntukkan bagi
korban bencana alam Gunung Merapi yang diserahkan kepada Gubernur DIY
untuk dipergunakan merehabilitasi cacat fisik tubuh korban maupun untuk
sarana prasarana permukiman korban.
Dana tersebut didepositokan di BPD DIY dalam 2 tahap, yaitu:
Nomor Tanggal Nominal (Rp)
DA 076397 14 Februari 1997 1.000.000.000,00
DA 096613 8 Maret 1999 1.300.000.000,00

Pendapatan Bunga atas deposito tersebut ditampung dalam rekening:
No Rekening Nama
Saldo per
31 Desember 2008 (Rp)
20.02.9.00024-1 Gubernur DIY untuk Bencana Merapi-KR 294.334,00
20.02.9.00021-9 Gubernur DIY untuk Bencana Merapi 600.494.862,20
20.05.9.00036-2 Bendahara Bencana Alam Merapi Yk 184.037.354,00


6. Piutang Pendapatan Daerah Rp. 41.001.161.708,14 Rp. 30.191.696.925,50
Piutang Pendapatan Daerah per 31 Desember 2008 sebesar
Rp.41.001.161.708,14 yang terdiri dari :
a. Piutang Pajak Rp. 28.713.629.664,00 Rp 24.411.339.379,00
Piutang Pajak per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 28.713.629.664,00 merupakan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak, yang
terdiri dari :
51



No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Tagihan PKB 18.447.208.200,00 16.154.808.550,00
2 Tagihan BBNKB 3.006.000,00 14.642.750,00
3 Tagihan pajak Air Bawah Tanah (PABT) 289.658.900,00 357.221.150,00
4 Bagian PBBKB 9.973.756.564,00 7.884.666.929,00
JUMLAH 28.713.629.664,00 24.411.339.379,00

• Tagihan PKB sebesar Rp.18.447.208.200,00 adalah Pajak Kendaraan
Bermotor yang sudah jatuh tempo dan seharusnya sudah diterima oleh
Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31
Desember 2008 belum dibayar oleh Wajib Pajak.
• Tagihan BBNKB sebesar Rp. 3.006.000,00 adalah Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008
belum dibayar oleh Wajib Pajak.
• Tagihan PABT sebesar Rp. 289.658.900,00 adalah Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor yang seharusnya sudah diterima Pemerintah Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008
belum dibayar oleh Wajib Pajak.
• Bagian PBBKB sebesar Rp. 9.973.756.564,00 adalah bagian Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor yang sudah menjadi hak Pemerintah Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi sampai dengan 31 Desember 2008
belum diterima.
b. Piutang Retribusi Rp42.110.935,00 Rp. 1.327.100.422,92
Piutang Retribusi per 31 Desember 2008 sebesar Rp42.110.9350,00, yang
terdiri dari :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Piutang atas sewa 30 Aset milik - 507.045.821,92
Pemprov DIY kpd pihak ketiga
2 Piutang Pasien RS Grhasia 42.110.935,00 -
3 Piutang atas sewa aset milik Baparda - -
4 Piutang Retribusi Ps Grosir & Pertokoan - 82.958.900,00
5 Piutang Retrebusi Pelayanan - 737.095.701,00
JUMLAH 42.110.935,00 1.327.100.422,92

52



c. Piutang Pendapatan Daerah
Lainnya
Rp. 12.245.421.109,14 Rp. 4.453.257.123,58
Piutang Pendapatan Daerah Lainnya per 31 Desember 2008
Rp. 12.245.421.109,14 terdiri dari:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 J asa Giro Penyertaan Modal Status Blm ditetapkan - 625.753.424,00
2 Setoran yang masih harus diterima 10.256.800.703,00 3.268.366.958,00
3 Deviden PT Askrida - 38.658.390,00
4 Deviden PT. Anindya Mitra Indonesia 459.423.806,14 459.423.806,14
5 Deviden PD. Tarumartani 700.803.000,00 -
6 Deviden PT J EC 828.393.600,00 -
7 Piutang pemanfaatan lahan utk pemasangan iklan - 55.000.000,00
8 Piutang atas laba BUKP Sanden dan Piyungan - 6.054.545,44
JUMLAH 12.245.421.109,14 4.453.257.123,58

• Setoran Yang Masih Harus Diterima sebesar Rp. 10.256.800.703,00
merupakan hasil temuan dari BPK RI, Inspektorat Depdagri dan Bawasda
yang belum disetor ke Kas Daerah. Hasil temuan ini diantaranya terdapat
Piutang Pasien RS Ghrasia yang belum disetor ke Kas Daerah
• Deviden PT. Anindya Mitra Indonesia sebesar Rp. 459.423.806,14
merupakan deviden PT. Anindya Mitra Indonesia yang belum disetor ke Kas
Daerah per 31 Desember 2008.
• Deviden PD. Tarumartani sebesar Rp. 700.803.000,00 merupakan deviden
PD. Tarumartani yang belum disetor ke Kas Daerah per 31 Desember 2008.
• Deviden PT J EC merupakan kekurangan deviden Rp828.393.600,00 yang
belum diterima per 31 Desember 2008.

7. Piutang Lain-Lain Rp. 335.000.000,00 Rp. 4.208.535.191,57
Piutang Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp335.000.000,00 yang
terdiri dari :
a. Bagian Lancar Tagihan Kemitraan Rp335.000.000,00 Rp0,00
Bagian Lancar Tagihan Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak
kemitraan dengan PT Yogya Indah Sejahtera, yang besarannya per tahun telah
ditetapkan dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan
Kontrak Bagi Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan
53



Addendum ke II tanggal 14 Agustus 1998, dimana kontrak kemitraan ini
mencapai lebih dari 30 tahun.
b. Bagian Lancar Tuntutan
Ganti Kerugian Daerah
Rp. 0,00 Rp. 81.390.224,00
Piutang Lancar Tuntutan Ganti Kerugian Daerah per 31 Desember 2008
Rp. 0,00 terdiri dari :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Piutang tuntutan ganti rugi kendaraan - 70.842.224,00
2 Piutang tuntutan perbendaharaan - 10.548.000,00
JUMLAH - 81.390.224,00

c. Piutang Dana Bagi Hasil Rp. 0,00 Rp. 4.127.144.967,57
Piutang Dana Bagi Hasil per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 0,00 Bagi Hasil
Pajak dan Bukan Pajak, yang terdiri dari :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Piutang Upah Pungut Bagi Hsl PBB - 196.725.875,00
2 Piutang Bg Hsl PBB dan BPHTB - 37.399.737,00
3 - 3.893.019.355,57
4 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl BBNKB- Kab S - -
5 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB- Kab S - -
6 Kelebihan Pembayaran Bg Hsl Pajak ABTKab - -
JUMLAH - 4.127.144.967,57
Kelebihan Pembayaran Bg Hsl PBBKB (Kota
2006 &

8. Biaya dibayar dimuka Rp 0,00 Rp 0,00
Biaya Dibayar Dimuka per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp.0,00.

9. Bagian Lancar Tagihan
Penjualan Angsuran
Rp 0,00 Rp 0,00
Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 0,00 merupakan tagihan angsuran atas penjualan rumah dinas milik
Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh tempo dalam
tahun 2008 (lihat butir I. 6).
54



10. Persediaan Rp. 7.215.920.397,50 Rp. 6.624.570.683,50
Persediaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 7.215.920.397,50 terdiri dari
persediaan barang pakai habis yang berada di 34 Satuan Kerja Perangkat
Daerah dengan perincian sebagai berikut:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Obat - 1.447.303.994,00
2 Alat Tulis Kantor 1.116.006.190,50 1.011.974.989,50
3 Barang Cetakan 1.189.899.240,00 943.315.504,00
4 Peralatan Kantor & Rumah Tangga 204.969.085,00 327.767.273,00
5 Persediaan Barang Lainya 4.705.045.882,00 2.894.208.923,00
JUMLAH 7.215.920.397,50 6.624.570.683,50

Persediaan Barang Lainnya tersebut termasuk persediaan bibit, pakan, dan ikan.
Penilaian Persediaan didasarkan atas hasil inventarisasi persediaan pada akhir
Tahun Anggaran 2008 yang dilakukan oleh masing-masing Satuan Kerja
Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta.
Pada TA 2008, persediaan obat masuk dalam klasifikasi Persediaan Barang
Lainnya.

11. Aset Lancar Lainnya Rp 0,00 Rp 0,00
Aset Lancar Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 0,00 .

5.1.6 Investasi Jangka Panjang Rp.156.358.502.481,16 Rp. 97.474.791.020,16
Investasi Non Permanen
12. Dana Bergulir Rp. 29.666.583.461,00 Rp.16.606.600.000,00

Investasi Non Permanen sebesar Rp. 29.666.583.461,00 merupakan dana
bergulir yang disalurkan melalui Dinas Pertanian, dengan jumlah guliran per 31
Desember 2008 yaitu:
55



URAIAN TAHUN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
DPM LUEP 2006 4.182.410.000,00 4.100.000.000,00
DPM LUEP 2007 5.918.600.000,00 5.860.000.000,00
DPM LUEP 2008 6.130.500.000,00

JUMLAH 16.231.510.000,00 9.960.000.000,00

Sedangkan dana yang tersimpan dalam rekening BPD a.n. Pokja Perguliran
DPM LUEP dengan Nomor Rekening 22.02.1.21497-8 posisi per 31 Desember
2008 dengan saldo sebesar Rp13.435.073.461,00, sehingga total DPM LUEP adalah
sebesar Rp29.666.583.461,00 (Rp16.231.510.000,00 +Rp13.435.073.461,00).

Investasi Permanen
13. Penyertaan Modal
Pemerintah Daerah
Rp. 126.691.919.020,16 Rp. 80.868.191.020,16
Penyertaan Modal per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 126.691.919.020,16
merupakan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, terdiri dari :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Penyertaan Modal pada BPD Provinsi DIY 96.482.147.933,16 51.482.147.933,16
2 Penyertaan Modal Pada PT ANINDYA 15.636.728.000,00 14.474.000.000,00
3 Penyertaan Modal pada PT TARUMARTANI 2.842.583.363,00 2.842.583.363,00
4 Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) 11.590.459.724,00 11.590.459.724,00
5 Penyertaan Modal pada PT Asuransi Bangun Askrida 140.000.000,00 140.000.000,00
JUMLAH 126.691.919.020,16 80.529.191.020,16

• Penyertaan Modal pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta sebesar Rp. 96.482.147.933,16 adalah modal disetor
ke Bank BPD Provinsi DIY per 31 Desember 2008.
Penyertaan Modal yang berupa Modal Disetor tersebut adalah sebesar
36,82% dari seluruh modal BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
sebesar Rp.347.455.000.000,00
Modal Dasar BPD Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta sesuai dengan
Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun
2005 sebesar Rp250.000.000.000,00.
56



Hak penyertaan modal bagi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2005 adalah sebesar 51 %, sedangkan sisanya
merupakan hak Kabupaten/Kota sebesar 49 % .
Sesuai Laporan Keuangan BPD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 seluruhnya adalah sebesar
Rp. 243.402.000.000,00 yang terdiri dari :
- Pemerintah Provinsi DIY Rp 96.482.147.933,16
- Pemerintah Kabupaten / Kota Rp 190.999.852.067,84
Sub J umlah Rp 287.482.000.001,00
- Dana Setoran Modal Rp 59.973.000.000,00
Sub J umlah Rp 347.455.000.000,00
- Saldo Laba Rp 141.660.000.000,00
Jumlah Rp 489.115.000.000,00
Dalam hal ini porsi Ekuitas untuk Pemerintah Provinsi DIY adalah sebesar
Rp249.448.650.000,00

• Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada
PT. “ANINDYA” MITRA INTERNASIONAL” Yogyakarta sebesar
Rp15.636.728.000,00 adalah modal disetor Pemerintah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta, yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta dan PD. Aneka Industri dan J asa “ANINDYA”,
dengan modal dasar sebesar Rp20.000.000,00 dengan kepemilikan
Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp10.000.000,00
dan PD. Aneka Industri dan J asa “ANINDYA” sebesar Rp10.000.000,00
Sesuai Laporan Keuangan PT.“ANINDYA MITRA
INTERNASIONAL” , jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 adalah
sebesar Rp. 9.285.663.245,00 yang terdiri dari:
- Pemerintah Provinsi DIY Rp 15.636.728.000,00
- Koperasi Karyawan “BSM” Rp 10.000.000,00
- Modal Donasi Rp 183.000.000,00
Sub J umlah Rp 15.830.228.000,00
- Saldo Laba Rp(6.544.564.755,00)
- Total Ekuitas Rp 9.285.663.245,00
57



• Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah “TARU MARTANI”
Yogyakarta sebesar Rp2.842.583.363,00 adalah modal disetor sebesar 100
% dari seluruh modal Perusahaan Daerah “TARU MARTANI” Yogyakarta,
berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Nomor 3 Tahun 1995, dengan Modal Dasar sebesar Rp10.000.000.000,00.
Sesuai Laporan Keuangan Perusahaan Daerah “TARU MARTANI”
Yogyakarta, jumlah Ekuitas per 31 Desember 2008 adalah sebesar
Rp. 6.619.379.152,57
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Nomor 9 Tahun 2004, bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah “TARU
MARTANI” berubah menjadi Perseroan Terbatas PT. Taru Martani dan
berlaku setelah ada pengesahan Akta Perseroan oleh Menteri Kehakiman,
dan sampai dengan 31 Desember 2008 belum terbit pengesahannya.

• Penyertaan Modal pada Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp11.600.459.723,00 yang terdiri dari
modal disetor ( uang tunai ) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar
Rp10.935.485.723,00 dan modal donasi berupa peralatan sebesar
Rp. 664.974.000,00
Sesuai Laporan Keuangan (konsolidasi) Badan Usaha Kredit Pedesaan
(BUKP) Daerah Istimewa Yogyakarta, jumlah Ekuitas per 31 Desember
2008 seluruhnya sebesar Rp17.518.157.622,00 sehingga porsi Pemerintah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar Rp13.991.083.374,00
atau 79,87% dari seluruh modal BUKP Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, yang didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 1989 dengan Modal Dasar sebesar
Rp. 3.750.000.000,00.

• Penyertaan Modal pada PT. Asuransi Bangun Askrida sebesar
Rp140.000.000,00 adalah modal disetor sebesar 0,10 % dari seluruh Modal
PT. Asuransi Bangun Askrida.
Sesuai Laporan Keuangan PT. Asuransi Bangun Askrida, jumlah Ekuitas
per 31 Desember 2008 seluruhnya sebesar Rp199.969.778.541,00 sehingga
58



porsi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar
Rp199.969.778,541,00.

5.1.7 Aset Tetap Rp2.999.047.613.090,00 Rp.3.299.489.366.264,70

Aset Tetap per 31 Desember 2008 merupakan hasil sensus barang daerah yang
dilakukan pada oleh Tim Sensus yang dibentuk dg Keputusan Sekreatris Daerah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta No. 85/SEKDA/VII/2008 tanggal 26 J uli
2008 tentang Pembentukan Panitia Sensus Barang Milik Daerah ke IV Provinsi
DIY TA 2008.
Aset Tetap per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebesar
Rp2.999.047.613.090,00 dan Rp. 3.299.489.366.264,70 dengan rincian sebagai
berikut :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Tanah 725.200.078.222,00 951.439.632.977,00
2 Peralatan dan Mesin 192.354.400.269,00 142.982.429.261,00
a. Alat Berat 5.017.069.156,00 3.869.846.975,00
b. Alat Angkutan 39.874.782.251,00 31.825.229.630,00
c. Alat-Alat Bengkel 18.146.450.616,00 15.743.164.582,00
d. Alt-Alat Pertanian dan Peternakan 724.148.487,00 652.475.200,00
e. Alat-Alat Kantor dan Rumah Tangga 79.693.764.008,00 61.662.405.771,00
f. Alat-Alat Stodio dan Komunikasi 14.292.174.688,00 5.710.676.613,00
g. Alat Ukur 19.654.000,00 207.759.937,00
h. Alat-Alat Kedokteran 17.594.966.222,00 10.619.265.649,00
i. Alat-alat Laboratorium 16.675.738.441,00 12.335.169.369,00
j. Alat Keamanan 315.652.400,00 356.435.535,00
3 Gedung dan Bangunan 836.566.909.467,00 879.987.020.511,10
a. Bangunan Gedung 826.739.733.844,00 874.258.145.664,10
b. Bangunan Monumen 9.827.175.623,00 5.728.874.847,00
4 Jalan, Irigasi, dan Jaringan 1.222.446.641.899,00 1.299.567.038.282,60
a. J alan dan J embatan 1.164.319.851.833,00 1.193.654.771.861,60
b. Bangnan Air (Irigasi) 44.055.524.719,00 67.332.920.888,00
c. InstalasiAlat-Alat Bengkel 5.240.300.023,00 10.593.719.675,00
d. J aringan 8.830.965.324,00 27.985.625.858,00
5 Aset Tetap Lainya 13.213.050.158,00 10.596.664.805,00
a. Buku dan Perpustakaan 9.951.989.236,00 7.759.782.816,00
b. Barang Bercorak Kesenian, Kebudayaan 2.088.735.912,00 2.202.780.239,00
c. Hewan, Ternak, serta Tanaman 1.172.325.010,00 634.101.750,00
6 Konstruksi dalam Pengerjaan 9.266.533.075,00 14.916.580.428,00
JUMLAH 2.999.047.613.090,00 3.299.489.366.264,70

Penjelasan masing-masing akun aset tetap adalah sebagai berikut :
59



14. Tanah Rp. 725.200.078.222,00 Rp. 951.439.632.977,00
Tanah per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 725.200.078.222,00 merupakan
tanah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan
penyesuaian, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
15. Peralatan dan Mesin Rp.192.354.400.269,00 Rp.142.982.429.261,00
Peralatan dan mesin per 31 Desember 2008 sebesar Rp.192.354.400.269,00
merupakan peralatan dan mesin milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, setelah diadakan penyesuaian, dan merupakan hasil sensus barang
daerah yang ke VI, yang terdiri dari:
a. Alat-Alat Berat Rp. 5.017.069.156,00 Rp. 3.869.846.975,00
Alat-alat Berat per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 5.017.069.156,00
merupakan alat-alat berat milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian.
Penilaian atas Alat-alat Besar yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.
b. Alat-Alat Angkutan Rp.39.874.782.251,00 Rp.31.825.229.630,00
Alat-alat Angkutan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 39.874.782.251,00
merupakan kendaraan roda dua, roda empat dan roda enam milik Pemerintah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta setelah diadakan penyesuaian dan
merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI
Penilaian atas Alat-alat Angkutan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tentang
Penghitungan Dasar Pengurusan Pajak Kendaraan bermotor (PKB) dan Bea
Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), sedangkan untuk perolehan untuk
tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila
tidak diketahui harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila
tidak diketahui harga pasar maka dinilai berdasarkan Keputusan Gubernur
Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut diatas
60



c. Alat-Alat Bengkel Rp. 18.146.450.616,00 Rp.15.743.164.582,00
Alat-alat Bengkel per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 18.146.450.616,00
merupakan alat-alat bengkel milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Alat-alat Bengkel yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.
d. Alat-alat Pertanian dan
Peternakan
Rp. 724.148.487,00 Rp. 652.475.200,00
Alat Pertanian per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 724.148.487,00 merupakan
alat-alat pertanian milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan
merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Alat-alat Pertanian yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar atau harga pengganti.
e. Alat-alat Kantor dan
Rumah Tangga
Rp.79.693.764.008,00 Rp.61.662.405.771,00
Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 79.693.764.008,00 meliputi Alat-alat Kantor kantor milik Pemerintah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan hasil sensus barang
daerah yang ke VI.
Penilaian atas Alat-alat Kantor dan Rumah Tangga yang diperoleh tahun 2001
dan sebelumnya didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun
2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak
diketahui harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.
f. Alat-alat Studio dan
Komunikasi
Rp. 14.292.174.688,00 Rp. 5.710.676.613,00
Alat-alat Studio dan Komunikasi per 31 Desember 2008 sebesar
Rp.14.292.174.688,00 merupakan alat-alat studio milik Pemerintah Provinsi
61



Daerah Istimewa Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang
ke VI.
Penilaian atas Alat-alat Studio dan Komunikasi yang diperoleh tahun 2001 dan
sebelumnya didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun
2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak
diketahui harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.

g. Alat Ukur Rp. 19.654.000,00 Rp. 207.759.937,00
Alat Ukur per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 19.654.000,00 merupakan alat
ukur milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta , dan merupakan
hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Alat Ukur yang diperoleh tahun 2008 didasarkan atas harga
pasar.
h. Alat-alat Kedokteran Rp. 17.594.966.222,00 Rp.10.619.265.649,00
Alat-alat Kedokteran per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 17.594.966.222,00
merupakan alat-alat kedokteran milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Alat-alat Kedokteran yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.
i. Alat-alat Laboratorium Rp. 16.675.738.441,00 Rp.12.335.169.369,00
Alat-alat Laboratorium per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 16.675.738.441,00
merupakan alat-alat laboratorium milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Alat-alat Laboratorium yang diperoleh tahun 2001 dan
sebelumnya didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun
2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak
diketahui harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.

62



j. Alat Keamanan Rp. 315.652.400,00 Rp. 356.435.535,00
Alat Keamanan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 315.652.400,00 merupakan
peralatan keamanan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
yang dinilai berdasarkan harga perolehan, dan merupakan hasil sensus barang
daerah yang ke VI.

16. Gedung dan Bangunan Rp. 836.566.909.467,00 Rp. 879.987.020.511,10
a. Bangunan Gedung Rp. 826.739.733.844,00 Rp. 874.258.145.664,10
Bangunan Gedung per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 826.739.733.844,00
terdiri atas bangunan gedung permanen dan semi permanen milik Pemerintah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang
daerah yang ke VI.
Penilaian atas Bangunan Gedung yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pasar atau harga pengganti, sedangkan untuk perolehan
tahun 2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila
tidak diketahui harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar atau harga
pengganti.

b. Bangunan Monumen Rp. 9.827.175.623,00 Rp. 5.728.874.847,00
Monumen per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 9.827.175.623,00 merupakan
monumen milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan
merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Monumen yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pengganti, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pengganti.
Terhadap monumen yang tidak diketahui harga perolehan, harga pasar maupun
harga pengganti, maka dinilai sebesar Rp1,00 (satu rupiah) untuk menyatakan
bahwa barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.

63



17. Jalan, Irigasi dan
Jaringan
Rp. 1.222.446.641.899,00 Rp.1.299.567.038.282,60
a. Jalan dan Jembatan Rp.1.164.319.851.833,00 Rp1.193.654.771.861,60
J alan dan J embatan per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.164.319.851.833,00
merupakan jalan dan jembatan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas J alan dan J embatan yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pengganti, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pengganti.
b. Bangunan Air (Irigasi) Rp. 44.055.524.719,00 Rp. 67.332.920.888,00
Bangunan Air per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 44.055.524.719,00
merupakan bangunan air milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Bangunan Air yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya
didasarkan atas harga pengganti, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan
selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui
harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pengganti.
c. Instalasi Rp. 5.240.300.023,00 Rp. 10.593.719.675,00
Instalasi per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 5.240.300.023,00 merupakan
instalasi milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan
merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Instalasi yang diperoleh tahun 2001 dan sebelumnya didasarkan
atas harga pengganti, sedangkan untuk perolehan tahun 2002 dan selanjutnya
dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak diketahui harga
perolehan, dinilai berdasarkan harga pengganti.
d. Jaringan Rp. 8.830.965.324,00 Rp. 27.985.625.858,00
J aringan per 31 Desember 2008 sebesar Rp8.830.965.324,00 merupakan
jaringan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai
64



berdasarkan harga perolehan, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang
ke VI.

18. Aset Tetap Lainnya Rp. 13.213.050.158,00 Rp. 10.596.664.805,00
a. Buku dan Perpustakaan Rp. 9.951.989.236,00 Rp. 7.759.782.816,00
Buku dan Perpustakaan per 31 Desember 2008 sebesar Rp9.951.989.482,00
merupakan buku/perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Buku/Perpustakaan didasarkan atas harga perolehan dan terhadap
buku yang tidak diketahui harga perolehan atau harga pasarnya, maka dinilai
sebesar Rp1,00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa barang tersebut tercatat
dalam Daftar Aset Tetap.
b. Barang Bercorak
Kesenian, Kebudayaan
Rp. 2.088.735.912,00 Rp. 2.252.906.239,00
Barang Bercorak Kesenian, Kebudayaan per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 2.088.735.912,00 merupakan barang bercorak kesenian dan kebudayaan
milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan merupakan hasil
sensus barang daerah yang ke VI.
Penilaian atas Barang Bercorak Kesenian, Kebudayaan didasarkan atas harga
perolehan.
Terhadap Barang Bercorak Kesenian, Kebudayaan yang tidak diketahui harga
perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar dan apabila tidak diketahui harga
pasar, maka dinilai sebesar Rp1,00 (satu rupiah) untuk menyatakan bahwa
barang tersebut tercatat dalam Daftar Aset Tetap.
c. Hewan, Ternak serta
Tanaman
Rp.1.172.325.010,00

Rp. 634.101.750,00
Hewan, Ternak serta Tanaman per 31 Desember 2008 sebesar
Rp1.172.325.010,00 merupakan hewan, ternak serta tanaman milik Pemerintah
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan merupakan hasil sensus barang
daerah yang ke VI.
65



Penilaian atas Hewan, Ternak serta Tanaman yang diperoleh tahun 2001 dan
sebelumnya didasarkan atas harga pasar, sedangkan untuk perolehan tahun
2002 dan selanjutnya dinilai berdasarkan harga perolehan dan apabila tidak
diketahui harga perolehan, dinilai berdasarkan harga pasar.
19. Konstruksi Dalam
Pengerjaan
Rp. 9.266.533.075,00 Rp.14.916.580.428,00
Konstruksi Dalam Pengerjaan per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 9.266.53.075,00, yang ditangani Dinas Pendidikan Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta sebesar, terdiri dari:
No Uraian Nilai Kontrak Kontruksi
(Rp) dlm Pengerjaan (Rp)
1 Pembangunan Gedung Among Rogo
APBD 4.301.018.075,00 4.301.018.075,00
APBN 4.965.515.000,00 4.900.111.500,00
TOTAL JUMLAH 9.266.533.075,00 9.201.129.575,00

Inventarisasi dan penilaian terhadap Aset Tetap milik Pemerintah Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta sampai dengan saat penyusunan Neraca per 31
Desember 2008 belum selesai seluruhnya, sehingga masih terdapat
kemungkinan adanya perubahan nilai Aset Tetap.
Depresiasi / penyusutan atas Aset Tetap, sampai dengan 31 Desember 2008
belum diberlakukan.

5.1.8 Dana Cadangan Rp. 1.586.442.237,87 Rp. 0,00
20. Dana Cadangan Rp. 1.586.442.237,87 Rp. 0,00
Dana cadangan ditetapkan dengan Perda Nomor 3 Tahun 2008 tanggal 15
April 2008 tentang Penyediaan Dana Cadangan Daerah untuk membiayai
Program dan Kegiatan Transportasi di DIY. Tujuan pembentukan dana
cadangan adalah guna memenuhi program peremajaan 20 (dua puluh) bus
angkutan perkotaan di wilayah Propinsi DIY. Penyediaan Dana Cadangan
dialokasikan secara bertahap selama 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tahun
Anggaran 2008 sampai dengan Tahun Anggaran 2014 dengan nilai sebesar
66



Rp1.575.000.000,00 per tahun. Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2008
sebesar Rp. 1.586.442.237,87

5.1.9 Aset Lainnya Rp. 31.005.245.586,02 Rp. 23.007.430.096,55
21.
Tagihan Bagi Hasil
Kemitraan
Rp.7.445.000.000,00 Rp. 0,00
Tagihan Bagi Hasil Kemitraan merupakan hak pemerintah atas kontrak kemitraan
dengan PT Yogya Indah Sejahtera, yang besarannya per tahun telah ditetapkan
dalam Akte Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi
Keuntungan Nomor 53 Tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal
14 Agustus 1998, dimana kontrak kemitraan ini mencapai lebih dari 30 tahun.

21. Tagihan Tuntutan
Perbendaharaan

Rp. 221.573.248,02

Rp. 9.612.000,00
Tagihan Tuntutan Perbendaharaan per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 221.573.248,02 merupakan piutang akibat adanya tuntutan perbendaharaan
dan tuntutan ganti rugi (TP TGR), yang akan jatuh tempo setelah tahun 2008.

22. Kemitraan Dengan Pihak
Ketiga
Rp. 7.038.500.000,00 Rp 56.087.681.000,00

a. Kemitraan Dengan PT
Yogya Indah Sejahtera
Rp. 6.588.500.000,00 Rp.56.087.681.000,00

Aset lainnya berupa Kemitraan Dengan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008
sebesar Rp. 6.588.500.000,00 merupakan nilai tanah (setelah diadakan
penyesuaian) milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di J alan
Malioboro seluas 4.285 m2 yang dikerjasamakan dengan PT. Yogya Indah
Sejahtera. Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
dengan PT. Yogya Indah Sejahtera berlangsung selama 30 tahun dan akan
67



berakhir pada tahun 2020. Kerjasama tersebut dibidang usaha pertokoan, hotel
dan fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall.
Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan tanah di
J l. Malioboro seluas 4.285 m2 dengan nilai sebesar Rp6.588.500.000,00 dan
PT. Yogya Indah Sejahtera membiayai bangunan pertokoan, hotel dan fasilitas
lainnya dengan nilai Rp56.087.681.000,00 (penilaian berdasarkan Akte
Perjanjian Bersama Kontrak Bagi Tempat Usaha dan Kontrak Bagi Keuntungan
Nomor 53 tanggal 12 September 1992 dan Addendum ke II tanggal 14 Agustus
1998), dengan perjanjian kerjasama sebagai berikut :
• PT. Yogya Indah Sejahtera sebagai pengelola usaha pertokoan dan hotel
beserta fasilitas lainnya di Komplek Malioboro Mall selama perjanjian
berlaku.
• Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan hak :
Kompensasi atas penyertaan.
Pengelolaan perpakiran untuk umum di basement Malioboro Mall.
Kompensasi atas areal di basement Hotel Ibis yang tidak dipergunakan
sebagai tempat perparkiran untuk umum.
Setelah berakhirnya perjanjian mendapatkan gedung pertokoan, hotel
dan fasilitas lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall.

Kerjasama tersebut didasarkan atas Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Nomor 11 Tahun 1990.
Setelah berakhirnya perjanjian, maka Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta mendapatkan hak berupa bangunan gedung, hotel dan fasilitas
lainnya yang berada di Komplek Malioboro Mall (lihat butir II.9)
Inventarisasi terhadap Kemitraan dengan Pihak Ketiga lainnya sampai dengan
saat penyusunan Neraca per 31 Desember 2007 belum selesai seluruhnya,
sehingga masih terdapat kemungkinan adanya perubahan nilai Kemitraan
dengan Pihak Ketiga.
b. Kemitraan Dengan PT Rally Rp450.000.000,00 Rp0,00
Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta melakukan Perjanjian Kerjasama dengan
Bengkel Rally Car Salon dan Service Station Nomor 1/Perj/Sekda /2005
tentang Pendirian dan Pengelolaan Bengkel Mobil Tanggal 31 J anuari 2005
68



dimana pada perjanjian tersebut Pihak Pemda DIY wajib untuk menyediakan
bangunan di area BLPT untuk keperluan operasional bengkel mobil tersebut.
Bangunan tersebut disertakan sebagai modal kerjasama dengan perkiraan nilai
investasi sebesar Rp. 450.000.000,00. Sedangkan dari pihak PT Rally sendiri
menyerahkan modal berupa peralatan bengkel senilai Rp810.500.000,00.
Sehingga nilai investasi seluruhnya sebesar Rp1.260.500.000,00. J angka waktu
perjanjian berakhir 12 (dua belas) tahun setelah tanggal perjanjian
ditandatangani. Setelah jangka waktu perjanjian berakhir PT Rally wajib
mengalihkan dan menyerahkan hak kepemilikan dan kepentingan sah atas dan
pada bengkel berikut dengan seluruh kegiatan usaha yang terkait dengan semua
peralatan bengkel kepada Pemprop DIY. Pendapatan Bengkel Rally dibagi
keuntungan bersihnya antara Pemprop DIY dengan PT Rally dengan komposisi
seperti yang telah disetujui bersama.
Nilai perolehan bangunan yang dikerjasamakan antara BLPT dengan PT Rally
berdasarkan Kontrak No.22/IIIB/03 Tanggal 15 Maret 2003 pada kegiatan
Peningkatan BLPT Yogyakarta adalah sebesar Rp177.888.000,00.
Nilai perolehan tanah BLPT seluas 40.025 m2 pada tahun 1975 sebesar
Rp199.724.750,00 dan luas tanah yang digunakan untuk Rally seluas 176m2.

23. Hasil Studi dan Penelitian Rp 16.232.478.373,00 Rp.16.232.478.373,00
Hasil Studi dan Penelitan per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 0,00.
24. Aset Lain-lain Rp. 67.693.965,00 Rp. 176.839.727,55
Aset Lain-lain per 31 Desember 2008 sebesar Rp67.693.965,00 terdiri dari:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Kendaraan - 22.651.901,00
2 Piutang Tuntutan Ganti Rugi Perbendaharaan - 32.618.136,55
3 Tagihan Pasien R.S Grhasia - 121.569.690,00
4. Obat Kadaluwarsa dan Rusak pd RS Grhasia 67.693.965,00
JUMLAH 67.693.965,00 176.839.727,55



69



5.1.10 Kewajiban Jangka Pendek Rp. 1.238.454.765,45 Rp.24.651.855.589,00
25. Utang Perhitungan Pihak
Ketiga (PFK)
Rp. 425.607.741,00 Rp. 953.700.073,00
Utang Perhitungan Pihak Ketiga per 31 Desember 2008 sebesar
Rp.425.607.741,00 merupakan pemungutan pajak (PPh 21, PPh 23, dan PPN)
yang sampai dengan 31 Desember 2008 belum disetor ke Kas Negara.
Dengan rincian sebagai berikut:
No SKPD 2008(Rp)
1 BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH 80.100,00
2 DINAS PEMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH 164.622.216,00
3 BADAN PERENCANA DAERAH 43.548.309,00
4 DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH & SETWAN 47.193.608,00
5 SEKRETARIAT DAERAH 121.222.299,00
6 KANTOR PERWAKILAN 5.373.341,00
7 DINAS PERTANIAN 711.400,00
8 DINAS KEHUTANAN 31.982.550,00
9 DINAS PERIKANAN 10.873.918,00
JUMLAH 425.607.741,00

26. Utang Lainnya Rp. 662.493.451,79 Rp.23.538.614.448,36
Utang Lainnya per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 662.493.451,79 terdiri
dari:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan PKB - 8.075.204.461,95
2 Kekurangan Pembayaran Bagi Hasil Penerimaan BBNKB - 7.821.250.944,52
3 Kek Pembayaran Bg HSl Penerimaan PBB-KB Kab - 3.822.200.889,33
Bantul, KP, GK, dan Sleman - -
4 Kek Pembayaran Bg HSl Pajak ABT - 207.538.589,83
5 Kek Pemby Bg Hsl PBB ke Pemerintah Desa/Kelurahan - 242.704.000,00
6 Kek Pemby Bg Hsl Retrebusi Daerah ke - 116.600.300,00
Pemerintah Desa/Kelurahan - -
7 Utang Upah Pungut Pajak - 2.784.117.312,05
8 Pendapatan Diterima Dimuka 661.696.191,51 468.997.950,68
9 Utang Lainya-Utang Sewa Tempat pada KPPD KP 797.260,28 -
JUMLAH 662.493.451,79 23.538.614.448,36

70



• Pendapatan sewa diterima dimuka sebesar Rp. 661.696.191,51 merupakan
pendapatan sewa diterima dimuka atas 30 aset milik Pemerintah Provinsi
DIY kepada pihak ketiga, yang jatuh tempo pada tahun 2008.
• Utang Sewa Tempat pada KPPD Kulon Progo sebesar Rp. 797.260,28,
merupakan hutang sewa atas tempat penitipan kendaraan bermotor.

27. Bagian Lancar Utang Jangka
Panjang
Rp. 150.353.572,66 Rp. 159.541.067,64
Bagian Lancar Utang J angka Panjang Dalam Negeri per 31 Desember 2008
sebesar Rp. 150.353.572,66 terdiri dari :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Utang Pokok 100.000.000,00 100.000.000,00
2 Utang Bunga 50.353.572,66 59.541.067,64
JUMLAH 150.353.572,66 159.541.067,64

• Utang Pokok sebesar Rp. 100.000.000,00 merupakan bagian utang
jangka panjang dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Pasar
Beringharjo Kota Yogyakarta yang jatuh tempo pada tahun anggaran
2008, sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok (lihat butir VII. 24).
• Utang Bunga sebesar Rp. 50.353.572,66 merupakan bagian bunga atas
Utang J angka Panjang yang jatuh tempo pada tahun anggaran 2008,
sesuai dengan jadwal angsuran bunga (lihat butir VII. 25)

5.1.11 Kewajiban Jangka Panjang Rp. 71.751.783,15 Rp. 222.105.356,49
28. Utang Dalam Negeri Rp. 50.000.000,00 Rp. 150.000.000,00
Utang J angka Panjang per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 50.000.000,00
merupakan utang pokok kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar
Beringharjo Kota Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran
2009, sesuai dengan jadwal angsuran utang pokok yang akan berakhir lunas
pada bulan J uni 2010 (lihat butir VII. 24).

71



29. Utang Bunga Rp. 21.751.783,49 Rp. 72.105.356,49
Utang Bunga per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 21.751.783,49 merupakan
akumulasi utang bunga yang akan dibayar atas utang pokok jangka panjang
kepada Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Pasar Beringharjo Kota
Yogyakarta yang akan jatuh tempo setelah tahun anggaran 2009, sesuai dengan
jadwal angsuran bunga yang akan berakhir lunas pada bulan J uni 2010 (lihat
butir VII. 25).

5.1.12 Ekuitas Dana Lancar Rp.337.366.183.536,58 Rp. 569.685.664.368,38
30. Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran
Rp. 279.499.643.186,39 Rp. 529.957.891.682,55
Ekuitas Dana Lancar yang berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA)
Tahun Anggaran 2008 per 31 Desember 2008 sebesar Rp279.499.643.186,39
merupakan Ekuitas Dana Lancar atau Kekayaan Bersih Pemerintah Provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta yang berupa Sisa Kas Daerah, sesuai dengan
Perhitungan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2008, terdiri dari :
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Rekening Giro BPD Prov DIY 73.862.668.063,16 427.720.760.963,94
2 Rekening Giro di Bank Mandiri 20.693.829.374,67 3.306.146.230,70
3 Rekening Giro di Bank BTN 46.985.371.216,66 22.323.964.888,91
4 Rekening Giro di Bank BRI 11.771.148.387,90 -
5 Deposito Berjangka di BTN 70.000.000.000,00 50.000.000.000,00
6 Deposito Berjangka di BRI 20.000.000.000,00 -
7 Deposito Berjangka di BNI 5.000.000.000,00 -
8 Kas di Bendahara Pengeluaran 31.618.759.454,00 27.583.038.654,00
10 Hutang PFK (425.607.741,00) (953.700.073,00)
11 Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran (6.525.569,00) (22.318.982,00)
JUMLAH 279.499.643.186,39 529.957.891.682,55




72



31.
Pendapatan yang
Ditangguhkan
Rp. 127.305.269,00 Rp. 22.401.125.401,26
Pendapatan yang ditangguhkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta per 31 Desember 2008 sebesar Rp. 127.305.269,00 terdiri dari:
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Kas di Tim Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi - 21.831.705.923,26
2 Pendapatan Sewa Mess Kaliurang pada Diskimpraswil th 2007 - 7.655.000,00
sebesar Rp 2.150.000, dan Kaperda Rp. 5.505.000,00 - -
3 Jasa Giro Rekening Bendahara Pengeluaran SKPD - 20.036.900,00
sebesar Rp 20.036.900,00 - -
4 Jasa Giro KPPD Sleman dan KPPD KP 3.489.844,00 2.282.082,00
5 Jasa Giro KPPD Bantul dan KPPD GK 2.720.093,00 -
6 Jasa Giro KPPD BPKD Non Dinas 315.632,00 -
7 Pendapatan Yg Blm disetor kek Kas Da s/d 31 Des 2008 12.231.931,00 16.215.000,00
pada Grhasia Rp. 12.231.931,00 - -
8 Penerimaan Askes R.s Grhasia Rp. 507.986.750,00 dan jasa - 515.348.442,00
giro Rs Grhasia Rp. 7.361.692,00 - -
9 Sisa Dana Askes pada BP4 - 7.882.054,00
10 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da 36.291.817,26 -
11 Kas yang berada di Rek Gubernur yg blm disetor ke Kas Da 72.255.952,40 -
JUMLAH 127.305.269,66 22.401.125.401,26

32. Cadangan Persediaan Rp. 7.215.920.397,70 Rp. 6.624.570.683,50
Cadangan Persediaan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per
31 Desember 2008 sebesar Rp7.215.920.397,70
.
33. Cadangan Piutang Rp. 41.336.161.708,14 Rp.34.400.232.117,07
Cadangan Piutang Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31
Desember 2008 sebesar Rp41.336.161.708,14.


73



33. Cadangan Penjaminan UKM Rp. 10.000.000.000,00 Rp. 0,00
Cadangan Penjaminan UMKM sebesar Rp10.000.000.000,00 ditempatkan pada
Bank BPD DIY untuk kepentingan Penjaminan Kredit UMKM yang
diharapkan dapat mengatasi permodalan yang dihadapi oleh UMKM dalam
membiaya usaha yang dikembangkan

34. Dana yang harus disediakan
untuk pembayaran hutang
jangka pendek
Rp.(812.847.024,45) Rp(23.698.155.516,00)
Dana yang harus disediakan untuk pembayaran hutang jangka pendek per 31
Desember 2008 sebesar (Rp812.847.024,45).
35. Dana Aset Lancar Rp 0,00 Rp 0,00
Cadangan Dana Lain Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31
Desember 2008 sebesar Rp. 0,00
5.1.13 Ekuitas Dana Investasi Rp. 3.186.339.609.373,35 Rp.3.419.749.482.024,92
36. Diinvestasikan Dalam
Investasi Jangka Panjang
Rp. 156.358.502.481,16 Rp. 97.474.791.020,16
Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan dalam Investasi J angka Panjang
per 31 Desember 2008 sebesar Rp.156.358.502.481,16 merupakan kekayaan
bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan
sebagai Penyertaan Modal dan Penyertaan Kerjasama (lihat butir II.8 dan II.9 ).
37.
Diinvestasikan Dalam Aset
Tetap
Rp. 2.999.047.613.090,00

Rp3.299.489.366.264,70
Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 31
Desember 2008 sebesar Rp. 2.999.047.613.090,00 merupakan Kekayaan
Bersih Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan
dalam 6 (enam) bidang Aset Tetap (lihat butir III. 10 s.d 15).
74



38.
Diinvestasikan Dalam Aset
Lainnya
Rp. 31.005.245.586,02 Rp. 23.007.430.096,55
Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya per 31
Desember 2008 sebesar Rp30.937.551.621,02 merupakan Kekayaan Bersih
Pemerintah Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta yang diinvestasikan dalam
Tagihan Penjualan Angsuran, Kemitraan Dengan Pihak Ketiga, dan Aset Lain-
lain (lihat butir V.17 s.d 20).

39. Dana yang harus disediakan
untuk pembayaran hutang
jangka panjang
Rp. (71.751.783,49) Rp. (222.105.356,49)
Ekuitas Dana Investasi yang Diinvestasikan Dalam Dana yang Harus
disediakan untuk Pembayaran Utang J angka Panjang per 31 Desember 2008
sebesar (Rp. 71.751.783,49), merupakan pengurangan Kekayaan Bersih
Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan dipergunakan
untuk Pembayaran Utang J angka Panjang (lihat butir VII.24 dan 25).

5.1.14 Ekuitas Dana Cadangan Rp 1.586.442.237,87 Rp 0,00
40. Dinvestasikan dalam Dana
Cadangan
Rp 1.586.442.237,87 Rp 0,00
Diinvestasikan dalam Dana Cadangan per 31 Desember 2008 sebesar
Rp. 1.586.442.237,87 (lihat butir IV.30).








75



5.1.15 Komponen-Komponen Aliran Kas
A. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Operasi adalah peneriman kas dari Pajak Daerah,
Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, Lain-lain
Pendapatan Asli Daerah yang Sah, Dana Bagi Hasil Pajak, Dana Bagi Hasil
Bukan Pajak, DAU, DAK, Dana Otonomi Khusus, Dana Penyesuaian, Hibah,
Dana Darurat dan Pendapatan Lainnya dikurangi dengan pengeluaran kas untuk
Belanja Pegawai, Belanja Barang dan J asa, Belanja Bunga, Belanja Subsidi,
Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Bantuan Keuangan, Belanja
Tidak Terduga, Belanja Bagi Hasil dalam tahun anggaran 2008.
1. Arus Kas Masuk Rp1.258.469.246.407,39 Rp1.305.692.712.809,97
Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran
2008 sebesar Rp. 1.258.469.246.407,39 berasal dari :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Pajak Daerah 525.185.354.193,35 434.898.894.141,00
Retribusi Daerah 29.259.898.275,50 16.979.699.787,00
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 12.481.050.738,67 11.927.611.593,02
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 65.805.308.446,61 24.075.914.884,95
Dana Bagi Hasil Pajak 70.549.425.301,00 43.543.834.904,00
Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) 11.347.787,00 -
Dana Alokasi Umum 511.773.394.400,00 437.379.000.000,00
Dana Alokasi Khusus 19.468.000.000,00 -
Dana Otonomi Khusus - -
Dana Penyesuaian 314.880.000,00 487.078.800,00
Hibah 23.620.587.265,26 336.400.678.700,00
Dana Darurat -
Pendapatan Lainnya -
Arus Kas Masuk 1.258.469.246.407,39 1.305.692.712.809,97

2. Arus Kas Keluar Rp.1.261.452.556.150,00 Rp873.800.383.401,00
Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran
2008 sebesar Rp1.261.452.556.150,00 dipergunakan untuk :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Belanja Pegawai 373.185.410.002,00 312.860.831.291,00
Belanja Barang dan J asa 268.023.479.106,00 223.751.426.893,00
Belanja Bunga 54.965.900,00 64.028.400,00
Belanja Subsidi - -
Belanja Hibah 293.366.860.485,00 -
Belanja Bantuan Sosial 77.120.813.192,00 58.957.257.695,00
76



URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Belanja Bantuan Keuangan 46.900.000.000,00 80.374.500.000,00
Belanja Tidak Terduga 1.059.868.665,00 36.362.999.422,00
Belanja Bagi Hasil 201.741.158.800,00 161.429.339.700,00
Jumlah (18 s/d 26) 1.261.452.556.150,00 873.800.383.401,00

3. Arus Kas Bersih dari
Aktivitas Operasi
Rp.( 2.983.309.742,61) Rp. 431.892.329.408,97
Arus Kas Masuk Bersih untuk Aktivitas Operasi dalam tahun anggaran 2008
sebesar (Rp2.983.309.742,61), berasal dari :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Arus Kas Masuk 1.258.469.246.407,39 1.305.692.712.809,97
Arus Kas Keluar 1.261.452.556.150,00 873.800.383.401,00

Arus Kas Dari Aktivitas Operasi (2.983.309.742,61) 431.892.329.408,97

B. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan
Arus Kas dari Aktivitas Investasi adalah peneriman kas dari Pendapatan Penjualan
atas Tanah,Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin, Pendapatan Penjualan
atas Gedung dan Bangunan, Pendapatan Penjualan atas J alan, Irigasi dan J aringan,
Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya serta penjualan Aset Lainnya,
dikurangi dengan pengeluaran kas untuk Belanja Modal serta Aset Lainnya dalam
tahun anggaran 2008.
1. Arus Kas Masuk Rp. 140.700.000,00 Rp. 1.008.500.000,00
Arus Kas masuk di Kas Daerah dari Aktivitas Investasi dalam tahun anggaran
2008 sebesar Rp. 140.700.000,00 berasal dari :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Pendapatan Penjualan atas Tanah - -
Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin - -
Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan 140.700.000,00 858.000.000,00
Pendapatan Penjualan atas J alan, Irigasi dan
J aringan - -
Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya - -
Pendapatan dari Penjualan Aset Lainnya - 150.500.000,00
Arus Kas Masuk 140.700.000,00 1.008.500.000,00


77



2. Arus Kas Keluar Rp191.833.725.724,00 Rp104.193.851.989,00
Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk Aktivitas Investasi dalam tahun
anggaran 2008 sebesar Rp. 191.833.725.724,00 dipergunakan untuk :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Belanja Tanah 21.735.536.313,00 1.874.880.000,00
Belanja Peralatan dan Mesin 31.886.416.936,00 17.633.351.665,00
Belanja Gedung dan Bangunan 89.509.522.403,00 31.154.234.594,00
Belanja J alan, Irigasi dan J aringan 47.104.330.952,00 50.595.033.080,00
Belanja Aset Tetap Lainnya 1.515.490.220,00 2.089.072.100,00
Belanja Aset Lainnya 82.428.900,00 847.280.550,00
Arus Kas Keluar 191.833.725.724,00 104.193.851.989,00

3.
Arus Kas Keluar Bersih
Aktivitas Investasi Aset Non
Keuangan
Rp.(191.693.025.724,00) (Rp103.185.351.989,00)
Arus Kas Keluar Bersih untuk Aktivitas Investasi Aset Non Keuangan dalam
tahun anggaran 2008 sebesar Rp. (191.693.025.724,00) berasal dari :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Arus Kas Masuk 140.700.000,00 1.008.500.000,00
Arus Kas Keluar 191.833.725.724,00 104.193.851.989,00
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi Aset
Non Keuangan

(191.693.025.724,00)

(103.185.351.989,00)

C. Arus Kas Dari Aktivitas Pembiayaan
Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan adalah peneriman kas dari Pencairan Dana
Cadangan, Hasil Penjualan Aset Daerah yang Dipisahkan, Penerimaan Pinjaman
dan Obligasi, Penerimaan Kembali Pinjaman serta Penerimaan Piutang, dikurangi
dengan pengeluaran kas untuk pembayaran Pembentukan Dana Cadangan,
Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah, Pembayaran Pokok Utang
Pinjaman dan Obligasi , Pemberian Pinjaman dalam tahun anggaran 2008.

1. Arus Kas Masuk Rp. 7.102.472.502,00 Rp 0,00
Arus Kas masuk di Kas Daerah dari aktivitas pembiayaan dalam tahun
anggaran 2008 adalah sebesar Rp7.102.472.502,00

78



URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Pencairan Dana Cadangan - -
Hasil Penjualan Aset/ Kekayaan Daerah yang
Dipisahkan - -
Penerimaan Pinjaman dan Obligasi - -
Penerimaan Kembali Pinjaman - -
Penerimaan Piutang 6.168.691.475,00 -
Penerimaan dari Biaya Penyusutan Kendaraan 933.781.027,00 -
Arus Kas Masuk 7.102.472.502,00 -


2. Arus Kas Keluar Rp. 62.884.385.532,00 Rp. 9.618.859.000,00
Arus Kas keluar dari Kas Daerah untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun
anggaran 2008 sebesar Rp. 62.884.385.532,00 dipergunakan untuk :

URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Pembentukan Dana Cadangan 1.575.000.000,00 -
Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah 56.162.728.000,00 9.518.859.000,00
Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi 100.000.000,00 100.000.000,00
Pemberian Pinjaman - -
Penyelesaian Kegiatan DPA-L 4.653.289.822,00 -
Pembayaran Kewajiban Tahun Lalu Yang Blm
Terselesaikan 393.367.710,00 -
Jumlah (57 s/d 62) 62.884.385.532,00 9.618.859.000,00

3.
Arus Kas Bersih
Aktivitas Pembiayaan
(Rp.55.781.913.030,00) (Rp9.618.859.000,00)
Arus Kas Keluar Bersih untuk aktivitas pembiayaan dalam tahun anggaran
2008 sebesar Rp55.781.913.030,00 berasal dari :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Arus Kas Masuk 7.102.472.502,00 -
Arus Kas Keluar 62.884.385.532,00 9.618.859.000,00
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan (55.781.913.030,00) (9.618.859.000,00)






79



D. Arus Kas Dari Aktivitas Non Anggaran
Arus Keluar Kas dari transaksi non anggaran sebesar Rp. 0,00
No Uraian 2008 (Rp) 2007 (Rp)
1 Arus Kas Masuk - -
Penerimaan Perhitungan Pihak Ketiga - -
2 Arus Kas Keluar - -
Pengeluaran Perhitungan Pihak Ketiga - (506.212.576,00)
Jumlah Arus Kas Bersih dr Aktivitas Non Anggaran - (506.212.576,00)

E. Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas (Rp250.458.248.496,61)
Kenaikan (penurunan) Bersih Kas milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta Tahun Anggaran 2008 sebesar (Rp.250.458.248.496,61), berasal dari :
URAIAN 2008 (Rp) 2007 (Rp)
Aktivitas Operasi (2.983.309.742,61) 431.892.329.408,97
Aktivitas Investasi Non Keuangan (191.693.025.724,00) (103.185.351.989,00)
Aktivitas Pembiayaan (55.781.913.030,00) (9.618.859.000,00)
Aktivitas Non Anggaran - (506.212.576,00)
JUMLAH (250.458.248.496,61) 318.581.905.843,97


F. Sisa Kas BUD dan Bendahara Pengeluaran
Per 31 Desember 2007
Rp279.499.643.186,39
Sisa Kas Daerah dan Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2008 sebesar
Rp279.499.643.186,39 berada di :
URAIAN JUMLAH (Rp)
* Rekening Giro BPD 73.862.668.063,16
* Rekening Giro Mandiri 20.693.829.374,67
* Rekening Giro BTN 46.985.371.216,66
* Rekening Giro BRI 11.771.148.387,90
* Deposito Berjangka BTN 70.000.000.000,00
* Deposito Berjangka BRI 20.000.000.000,00
* Deposito Berjangka BNI 5.000.000.000,00
* Kas di Bendahara Pengeluaran 31.618.759.454,00
Hutang PFK (425.607.741,00)
J asa Giro Rek Bendahara Pengeluaran (6.525.569,00)

80



TOTAL 279.499.643.186,39
F. Sisa Kas Per 31 Desember 2008 Rp 290.052.556.197,05
Sisa Kas Daerah milik Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta per 31
Desember 2007 sebesar Rp.290.052.556.197,05 berada di :
URAIAN JUMLAH (Rp)
Rek BPD (Rutin+Gaji) 73.862.668.063,16
Bank Mandiri 20.693.829.374,67
BTN 46.985.371.216,66
BRI 11.771.148.387,90
Deposito BTN 70.000.000.000,00
Deposito BRI 20.000.000.000,00
Deposito BNI 5.000.000.000,00
Kas di Bendahara Pengeluaran 31.618.759.454,00
(-) Utang PFK (425.607.741,00)
(-) J asa Giro Rek Bendahara Pengeluaran (6.525.569,00)
SISA KAS DI BUD 279.499.643.186,39
Kas di Bendahara Penerimaan 12.231.931,00
Kas di Rek Penjaminan UMKM 10.000.000.000,00
Kas di Rek Gubernur 108.547.769,66
Utang PFK 425.607.741,00
J asa Giro Rek Bendahara Pengeluaran 6.525.569,00
SISA KAS AKHIR PER 31 DES 2008 290.052.556.197,05

















81




BAB VI
PENUTUP

Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa
Yoryakarta pada APBD Tahun Anggaran 2008 telah disusun sesuai dengan aturan yang
berlaku. Kami menyadari sepenuhnya bahwa Catatan Atas Laporan Keuangan yang telah
kami sajikan ini masih belum sempurna dalam arti belum seperti yang diharapkan. Dalam
penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Tahun anggaran 2008 telah berdasarkan
Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah dan juga memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59
tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun
2006 tentag Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Meskipun demikian dalam
penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan Provinsi DIY juga memperhatikan Peraturan
Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 mengenai Standar Akuntansi Pemerintahan serta
Peraturan Pemerintah No.58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Sehubungan dengan kondisi tersebut kami mengharapkan masukan dari berbagai
pihak, dengan maksud untuk penyempurnaan dalam penyusunan Catatan Atas Laporan
Keuangan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk periode yang akan
datang, dan semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan bimbingan dan meridhoi upaya
yang telah kami lakukan.

GUBERNUR
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

HAMENGKU BUWONO X


82

1.2. Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan Landasan hukum penyusunan laporan keuangan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sesuai Representasi Gubernur : 1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; 3. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah; 4. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2008 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008; 5. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2008 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008; 6. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 17.1 Tahun 2007 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta; 7. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2008 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008; 8. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 34 Tahun 2008 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2008; dengan memperhatikan : 1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ; 4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah ; 5. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan

2

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->