Anda di halaman 1dari 5

Tugas

MANAJEMEN PESISIR DAN LAUT


(soal soal tentang beberapa sumber daya pesisir dan laut)

Di ajukan sebagai persyaratan dalam pemenuhan tugas untuk pengganti ujian akhir semester

Oleh

AGUSANTO
633 408 002

MANAJEMEN SUMBER DAYA PERAIRAN JURUSAN TEKNOLOGI PERIKANAN FAKULTAS ILMU-ILMU PERTANIAN 2012

I.

Soal Pilihan Ganda 1. Ekosistem khas laut dangkal di perairan hangat dengan dasar pasir dan termasuk kelompok tumbuhan anggota bangsa Alismatale yang

beradaptasi di air asin adalah a. Padang Lamun b. Terumbu Karang 2. Apa ciri-ciri lamun di bawah ini, yaitu a. Memiliki akar tunggang c. Daunya melebar dan tebal c. Agar - agar d. Mangrove

b. Memiliki bunga dengan rhizoma d. Memiliki batang berkambium 3. Salah satu bangsa tumbuhan berbunga yang termasuk dalam klad monocots adalah a. Mangrove b. Angiospermae a. 40 50 m b. 30 40 m c. Alismatales d. seagrass c. 10 20 m d. 34m

4. Biasanya lamun hidup pada kedalaman

5. Apa fungsi lamun selain dari melengkapi ekosistem mangrove, yakni a. Sebagai makanan ternak c. Sebagai sumber protein b. Sebagai penguat substrat d. Sebagai hiasan karang 6. Apa keistimewaan lain dari lamun yakni a. Produsen detritus dan zat hara b. Mengikat sedimen 7. Habitat dari padang lamun, kecuali a. Pasir b. Lumpur a. Acartia sp b. Thalassia hemprichii c. Kerikil d. Tanah c. Enhalus acoroides d. Halodule uninervis c. Tempat berasosiasi hewan laut d. Sebagai tempat berlindung

8. Adapun jenis-jenis dari lamun ini, kecuali

9. Apa dampak nutrien terhadap lamun dapat dibagi dalam empat kategori yaitu, kecuali a. Dampak structural b. Penyakit c. Penurunan fotosintesis d. Kerusakan mangrove

10.

Hewan apa saja yang sering menyukai padang lamun yaitu a. Penyu hijau b. Cakalang c. Ikan tuna d. Katak

II.

Essay Test 1. Secara visual, apa hubungan fungsional antara padang lamun dengan terumbu karang yaitu Jawab : Akar dan rhizoma lamun mengikat dan menstabilkan permukaan sedimen. Banyak spesies ikan terumbu karang pada saat mudanya hidup, mencari makan dan memperoleh naungan terhadap predator di padang lamun 2. Secara ekologis, apa fungsi padang lamun bagi wilayah pesisir, yaitu: Jawab : Produsen detritus dan zat hara Mengikat sedimen dan menstabilkan substrat yang lunak sebagai tempat berlindung, mencari makan, dan memijah bagi beberapa jenis biota laut sebagai tudung pelindung yang melindungi penghuni padang lamun dari sengatan matahari 3. Sebutkan fungsi akar dan daun dari tanaman lamun ini yaitu Jawab : Akar ini berfugsi sebagai peyangga atau penopang hidupnya dan daun dapat menyerap nutrien (zat gizi) secara langsung dari dalam air laut 4. Sebutkan 2 hipotesis dalam menentukan penyebaran lamun di perairan Jawab : Hipotesis Vikarians dan Hipotesis pusat asal usul

5. Sebutkan karakteristik dari ekologi lamun yaitu Jawab : Suhu Salinitas Kekeruhan - kedalaman - unsur hara - subtrat

6. Bagaimana cara menentukan pertumbuhan panjang dari lamun yaitu Jawab : Pertumbuhan lamun dapat dilihat dari pertambahan panjang bagian-bagian tertentu seperti daun dan rhizoma dalam kurun waktu tertentu 7. Sebutkan faktor-faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman lamun Jawab : faktor-faktor internal seperti fisiologi, metabolisme dan fektor eksternal seperti zat-zat hara, tingkat kesuburan substrat, dan faktor lingkungan lainnya. 8. Apa yang di maksud biomassa lamun yaitu Jawab : Yang dimaksud dengan biomassa lamun dalam adalah berat dari semua material yang hidup pada suatu satuan luas tertentu, baik yang berada di atas maupun di bawah substrat yang sering dinyatakan dalam satuan gram berat kering per m2 (gbk/m2). 9. Sebutkan manfaat tanaman lamun yaitu Jawab : Di gunakan untuk kompos Cerutu dan mainan anak - mengisi kasur - ada yang di makan

Di anyam menjadi keranjang - di buat jaring ikan Tumpukan untuk pematang

10. Sebutkan ancaman tanaman lamun di perairan yaitu Jawab : Ancaman-ancaman alami terhadap ekosistem lamun berupa angin topan, siklon (terutama di Philipina), gelombang pasang, kegiatan gunung berapi bawah laut, interaksi populasi dan komunitas (pemangsa dan persaingan), pergerakan sedimen dan kemungkinan hama dan penyakit, vertebrata pemangsa lamun seperti sapi laut.

III.

Sebab Akibat 1. Bulu babi merupakan hewan laut utama sebagai pemakan tanaman laut bila terlalu banyak maka akan merusak padang lamun tersebut (A) 2. Pengerukan dan pengurugan yang berkaitan dengan pembangunan areal estate pinggir laut, pelabuhan, industri, saluran navigasi akan ekosistem lamun hancur (A) 3. Kondisi ekosistem padang lamun di perarain pesisir Indonesia sekitar 3040% di karenakan pembuangan sampah sembarang ke laut (B) 4. Tanaman lamun merupakan produsen primer terendah di daerah pesisir sehingga banyaknya hewan laut yg berasosiasi dan tempat mencari makan (C) 5. Tumbuhan lamun memiliki alginat yang sangat banyak dan sumber protein sehingga dapat di manfaatkan sebagai bahan baku pembuatan agar-agar (D) 6. Foraminifera bentik merupakan komponen penting pada komunitas lamun, tetapi hanya mendapatkan sedikit perhatian dan banyak terdapat di lamun serta merusak padang lamun tersebut (B) 7. Krustasea merupakan hewan laut yang tidak pernah hidup dengan lamun atau berasosiasi denganya di karenakan kurangya persedian makanan (C) 8. Pada umumnya, ikan tidak suka hidup di ekosistem lamun atau mencari makan karena tumbuhan lamun sebagai bahan baku alginat dan beracun (D) 9. Terumbu karang bukan merupakan hewan laut melainkan tumbuhan laut sehingga selalu berasosiasi dan hidup ketergantungan dengan lamun (B) 10. Tumbuhan mangrove memiliki nilai ekologis yang tinggi sehingganya banyak sekali manusia yang memanfaatkanya sebagai penopang khidupan (A)