TRAUMA PLEKSUS BRAKIALIS

Oleh: Melati R. Sitorus

BAB I PENDAHULUAN

dan akhirnya ke seluruh lengan (atas dan bawah). kemudian melewati bagian leher dan ketiak. Plexus brachialis adalah anyaman serat saraf yang berjalan dari tulang belakang C5-T1. Serabut saraf yang ada akan didistribusikan ke berberapa bagian lengan .

Anatomi Pleksus Brachialis .

BAB II ISI .

DEFINISI Lesi Pleksus Brachialis :  cedera akar saraf Cervical lima (C5) sampai dengan Thoracal satu (Th1)  menyebabkan kelemahan / kelumpuhan anggota gerak atas : bahu. dan jari-jari . pergelangan tangan.

 Kompresi berat -> hematome intraneural -> jaringan saraf sekitar terjepin .PATOFISIOLOGI  Terjadi avulsi pada bagian cord akar saraf / pleksus mengalami traksi atau kompresi.  Traksi dan kompresi -> iskemi -> merusak pembuluh darah.

KLASIFIKASI  Sindrom kelumpuhan Erb-Duchenne: kelumpuhan akibat lesi di abgian atas pleksus brakialis.  Paralisis Plexus Brachialis Total .  Sindrom kelumpuhan klumpe: kelumpuhan oleh lesi dibagian bawah pleksus brakialis.

ETIOLOGI  Erb-Duchenne 1. kompresi/robekan pada trunkus superior segmen C5 dan C6 2. pada dewasa /anak-anak: akibat jatuh pada bahu dengan kepala terlampau menekuk ke samping . Pada bayi: Disebabkan oleh penarikan kepala bayi waktu dilahirkan 3.

pada bayi : pada persalinan letak bokong disertai tarikan saat melahirkan kepala dan lengan. . 2.ETIOLOGI  Kelumpuhan Klumpe: 1. 3. si korban menangkap cabang batang pohon sehingga bahu tertarik secara berlebihan. pada dewasa: jatuh dari tempat yag tinggi. Trauma radiks pleksus C8 dan T1 /lesi trunkus bawah.

yang ditandai dengan adanya sindroma Horner 2.ETIOLOGI  Paralisis Plexus Brachialis Total 1. saraf bagian bawah terjepit diantara klavikula dengan costa I sehingga menyebabkan ruptur . ruptur Saraf spinal pada trunkus atas dan pada bagian bawah akan tertarik.

ekstremitas atas dalam posisi adduksi.GEJALA & GAMBARAN KLINIS  Erb-Duchenne 1.lesi pada segmen C7: lengan bawah pronasi dengan pergelangan tangan fleksi 4. waiter s-tip position: Rotasi medial pada sendi bahu menyebabkan telapak tangan mengarah ke posterior . rotasi ke arah medial dengan ekstensi pada sendi siku. lesi pada segmen C5 dan C6: pergelangan tangan normal 3. 2.

Sensasi berkurang di sepanjang sisi medial lengan atas. dan berkurangnya sekresi keringat (anhidrosis) yang dikenal sebagai sindroma Horner. . enophtalmus. Paralisis otot-otot intrinsik tangan 3. pergelangan tangan dan jari. lengan bawah dan tangan. kelemahan ekstensor siku.GEJALA & GAMBARAN KLINIS  Kelumpuhan Klumpe: 1. 6. 2. miosis.Paralisis otot-otot interosseus dan fleksor jari menyebabkan terjadinya claw hand 4. ptosis. Pada bayi baru lahir: tidak adanya refleks menggenggam 5.

tampak pucat. berkurangnya sensasi dan ekstremitas 3.GEJALA & GAMBARAN KLINIS  Paralisis Plexus Brachialis Total: 1. 2. . lesi tipe trunkus atas dan trunkus bawah yakni paralisis pada lengan.

GEJALA & GAMBARAN KLINIS Erb-Duchenne Kelumpuhan Klumpe .

apgar skor dan kebutuhan akan resusitasi saat kelahiran. distosia bahu. kelahiran. riwayat penggunaan forcep. usia kehamilan. riwayat kehamilan. presentasi bayi.perubahan anatomi dan fisiologi lengan . berat badan lahir.DIAGNOSIS  Anamnesis 1. 2.

biceps. costa dan humerus 3. 5. juga pergelangan tangan. Nilai pergerakan sendi . palpasi klavikula. Mengevaluasi otot-otot pada punggung 4. Nilai fungsi motorik otot-otot deltoideus. inspeksi : melihat posisi lengan terutama saat istirahat 2.DIAGNOSIS  Pemeriksaan Fisik: 1. otot-otot fleksor dan ekstensor. triceps.

positive sharp wave (pada lesi axonal). amplitudo dan durasi.DIAGNOSIS  Pemeriksaan Penunjang:  Pemeriksaan Radiografi  EMG NVC  SNAPs (sensory nerve action potentials) berguna untuk membedakan  Pemeriksaan EMG dengan jarum pada otot dapat tampak fibrilasi.  SSEP (Somatosensory evoked potensials)  MRI dan CT SCAN .

DIAGNOSIS BANDING  Guilain-Barre Syndrome  Multiple Sclerosis  Spinal Cord Injury  Traumatic Brain Injury .

Terapi Rekreasi  5. Terapi Okupasi  4. Penanganan Bedah  2. Rehabilitasi Paska Trauma Pleksus Brakialis  3. Ortesa pada paska Trauma Pleksus Brakialis .TERAPI  1.

DAFTAR PUSTAKA .

p. Bagian satu. ed : Sandy Qlintang. Brachial Plexus Surgery. Raffe M.. Churchill Livingstone.. last updated : October 7. NewYork.virtualhospital. 430 7.M. p. Brachial Plexus Palsy : A Perspective on C urrent Management. Shenaq S. Knecht C. last updated : September 2003. 1990.. 2005. taken on January 29. 1986. available from: www. http://id. Neurologi Klinis Dasar.. 208 26.org/wiki/Plexus_brachialis. Lindsay. Disease of the Brachial Plexus in : Textbook of Small Animal Orthophaedics. Sidharta.          Chusid J. DxR Development Group Inc. available from : www. 2008. Neuroanatomi korelatif dan Neurologi fungsional.com . The Brachial Plexus Sindrome in : Neurology and Neurosurgery illustrated. dr. 2002..H. . F. Jakarta.A. 2005. Jakarta: PT. 300 5. deGroot J. Hein.D. Dian Rakyat..com . P.W. Interactive Atlas of Clinical Anatomy. edisi 21.G. taken on January 29. available from: www.wikipedia. K. Penerbit Buku Kedokteran EGC.com . H.. 1997-1998.. M. Hand. Gadjah mada University Press.inviso.R.emedicine. Mardjono. Netter. 1997. Neuroanatomi korelatif. p.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful