Anda di halaman 1dari 2

Cagar Alam laut adalah kawasan suaka alam laut yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan Kawasan

cagar alam laut dikelola berdasarkan suatu rencana pengelolaan yang disusun berdasarkan kajian aspek aspek ekologi , tehnis, ekonomi , dan social budaya , kawasan cagar alam laut ditunjuk dan ditetapkan karena 1. Mempunyai keanekaragaman jenis tumbuhan , satwa , dan tipe ekosistem 2. Mewakili formasi biota tertentu atau unit penyusunnya 3. Mempunyai kondisialam , baik biota maupun fisiknya yang masih asli dan tidak atau belum diganggu manusia 4. Mempunyai luas yang cukup dan bentuk tertentu agar menunjang pengelolaan yang efektif dan menjamin keberlangsungan proses ekologi secara alami 5. Mempunyai cirri khas potensi dan merupakan contoh ekosistem yang keberadaannya memerlukan upaya konservasi 6. Mempunyai komunitas tumbuhan atau satwa beserta ekosistemnya yang langka atau yang keberadaannya terancam punah. Sesuai dengan fungsinya, cagar alam laut dapat dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan , dan penunjang budaya. Beberapa cagar alam laut di Indonesia antara lain adalah Pulau anak Krakatau ( lampung ) ; kepulauan sangiang , leuweung sancang ( Laut ) , dan Paanjung Pangandaran ( Jabar ) ; Kep. Riung (NTT) ; kep. Karimata di Ketapang , Taman laut Banda , dan kepulauan Aru Tenggara di Maluku Tenggara. Luas keseluruhan cagar alam di laut Indonesia saat ini adalah 274.215,45 hektar. Dua cagar alam laut yang terkenal yaitu : 1. Cagar alam laut 17 Pulau, Riung, NTT 2. Cagar Alam Taman Laut Banda

4.

Suaka Margasatwa Laut

Suaka Margasatwa Laut adalah kawasan suaka alam laut yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya untuk melestarikan ekosistem alaminya.suatu kawasan suaka margasatwa dikelola berdasarkan satu rencana pengelolaan yang disusun berdasrkan kajian aspek aspek ekologi, tehnis, ekonomis, dan social budaya. kriteria untuk penunjukan dan penetapan suaka margastwa laut adalah 1. Merupakan tempat hidup akan perkembangbiakkan dari jenis satwa laut yang perlu diupayakan konservasinya 2. Merupakan habitat dari jenis satwa langka atau dikhawatirkan akan punah 3. Memiliki keanekaragaman dan populasi satwa yang tinggi

4. Merupakn tempat dan kehidupan bagi jenis satwa migrant tertentu 5. Mempunyai luasan yang cukup sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan

Kawasan suaka margastawa laut dapat dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan , pendidikan , wisata alam terbatas , dan kegiatan penunjang budidaya. Beberapa lokasi suaka margasatwa laut di Indonesia antara lain kep. Raja Ampat dan Jamursba Medi di sorong ( Irian Jaya Barat ), kep. Panjang di Manokoari ( Irian jaya Barat ) , Sabuda Tataruga di Fak Fak ( Irian Jaya Barat ) , Pulau Kasa di Maluku Tengah dan Pulau Semama di Berau ( Kalimantan Timur ) Luas keseluruhan suaka margasatwa laut di Indonesia saat ini adalah 339.218,25 Ha.