Pilkada Bali

Pemimpin Jujur Bali Makmur
Thursday, January 31, 2008
Kader PDIP Pertanyakan Transparansi Hasil Survey Denpasar, Keluarnya rekomendasi cagub dan cawagub dari PDIP memunculkan pertanyaan dari beberapa kader PDIP militan tentang lembaga survey yang dipakai dalam pengambilan keputusan tersebut. Salah satu pengurus teras DPD PDIP Bali asal Jembrana, Made Wirya mempertanyakan mekanisme pengambilan keputusan yang mempertimbangkan hasil survey. “Sampai saat ini kita tidak tahu lembaga survey apa yang dipakai, dan bagaimana hasilnya,” ujarnya. Sumber kuat di DPP PDIP menyampaikan, survey yang dipakai sebagai pertimbangan mengeluarkan rekomendasi adalah Lembaga Survey Rekode yang berlokasi di Tanah Abang Jakarta. Dari penelusuran Beritabali.com, lembaga survey ini dipimpin oleh Dolfie Palit, salah seorang mantan calon legislatif (Caleg) PDIP dari wilayah Jawa Barat. Seorang kader PDIP yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan bahwa Direktur Eksekutif lembaga survey tersebut (Dolfie Palit, red) pernah tercantum sebagai penyumbang dana kampanye bermasalah untuk Mega-Hasyim saat pemilihan presiden yang lalu, yang direlease oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Sementara itu, Ketua PAC PDIP Rendang, I Ketut Wijaya Mataram atau yang akrab dipanggil Vijay, menyatakan kalau DPP PDIP tidak transparan dalam mengumumkan hasil survey. Dia juga mempertanyakan independensi dari lembaga survey yang dipakai. “Survey yg lebih akurat adalah respondenya para pengurus PDIP sampai ke ranting-ranting,” pungkas Vijay. (ctg) sumber: www.beritabali.com Posted by in 14:02:19 | Permalink | No Comments » Akhirnya Pilih Pastika Daripada Winasa Denpasar, DPP PDI Perjuangan memutuskan pasangan Komjen Pol I Made Mangku Pastika dan Drs. AA Gde Ngurah Puspayoga sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pilkada Provinsi Bali mendatang. Rekomendasi pasangan tersebut ditetapkan DPP Partai dalam rapat pleno yang digelar Sabtu tadi sore (26/1) di kantor DPP Partai, Jl. Lenteng Agung No. 99, Jakarta Selatan. Informasi resmi ini disampaikan melalui siaran pers yang dikirim DPP PDIP ke beritabali.com. Siaran pers ini ditandatangi oleh H.Daryatmo Mardiyanto Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Informasi dan Komunikasi. Rekomendasi DPP Partai untuk pasangan I Made Mangku Pastika dan Drs. AA Gde Ngurah Puspayoga ini merupakan satu dari lima nama yang telah direkomendasikan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Provinsi Bali pada 15 September tahun lalu.

Sedang Puspayoga kini Walikota Denpasar dua periode. setelah selesai Rakerdasus Partai Provinsi Bali. atau bayar utang karena dia lahir sebagai Gubernur dari . 2007 Pilkada Gianyar: Beratha Ditantang.N. FPDIP sebagai fraksi terbesar.521 pada putaran II. Namun. di Bali. Tak tanggung-tanggung. Dewa Made Sutanaya (yang kini maju sebagai Calon Wakil Bupati Gianyar dari Partai Golkar dan gabungan parpol gurem. PDI Perjuangan sendiri menduduki 30 kursi DPRD Provinsi Bali dari total 55 kursi. Beratha diminta komitmennya agar memenangkan paket Bharata/Yudha Thema di Pilkada Gianyar 2008. Sebagai Gubernur yang diusung PDIP.50 persen) dari 1. di lain sisi. Mangku Pastika adalah Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah berhasil menangani kasus bom Bali. menagih utang politik ke Beratha yang naik sebagai Gubernur Bali untuk kedua kalinya melalui kendaraan politik PDIP. Masyarakat Denpasar mengenal Puspayoga sebagai pejabat yang merakyat dan ramah serta tidak membeda-bedakan status sosial. Sebagai referensi historis. dan memperoleh 1.115. Pada pemilihan presiden 2004 lalu pasangan Mega-Hasyim juga memperoleh kemenangan mutlak di provinsi Bali tersebut dengan perolehan 1. pada pemilu 2004. AA Gde Ngurah Puspayoga sebagai pasangan cagub dan cawagub dinilai memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk membawa Provinsi Bali ke arah yang lebih baik. justru maju di paket Wabup Gianyar mendampingi tokoh Puri Ubud Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace.beritabali. balas budi.G.610 suara sah. Kesuma Kelakan sebagai gubernur dan wakil gubernur Bali saat ini juga merupakan calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan pada pemilihan gubernur sebelumnya. berpasangan dengan Cok Ace. “Dalam rapat DPP Partai Sabtu sore tadi pun memutuskan kepada pasangan tersebut untuk melakukan persiapan dan sosialisasi ke berbagai kalangan. pada sidang paripurna dengan eksekutif.com Posted by in 13:12:10 | Permalink | Comments (1) » Saturday. dan dimulai dengan sosialisasi di kalangan internal Partai di seluruh jenjang struktur Partai dengan panduan dari DPP Partai untuk mengukuhkan konsolidasi Partai. termasuk kualitas serta integritas pribadi para bakal calon itu sendiri. Berbagai pertimbangan menjadi masukan bagi rapat Partai serta masukan yang sifatnya informal serta berbagai kajian atas survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga masyarakat dan dari Partai. Dewa Made Beratha dan I. Pemenangan dan komitmen kepada Beraha itu dinilai sebagai kompensasi. Selasa (30/10).889 (52.904.” pungkas Daryatmo Mardiyanto. di gedung Dewan. Sutanaya. adik kandung Gubernur. Beratha justru ditantang komitmennya oleh kader-kader PDIP: pilih partai yang menyokongnya menjadi Gubernur Bali atau adiknya. Pilih PDIP Atau Adik Gubernur Bali Dewa Made Bertaha dijepit pilihan politik. Saat Pilkada Gianyar menghangat. tantangan kader PDIP untuk Gubernur Beratha itu diungkapkan dalam pemandangan umum FPDIP DPRD Bali. Selain itu. PDI Perjuangan sendiri merasa sangat optimis dapat memenangkan arena pemilihan gubernur Bali ini.246. Lebih lanjut.Daryatmo Mardiyanto menyampaikan bahwa pembahasan untuk menetapkan rekomendasi Partai memang sudah berjalan secara intensif sejak awal. Beratha dituntut para kader Banteng Gemuk untuk mendukung pasangan calon incumbent AA Gde Agung Bharata/Putu Yudha Thema (Cabup/Cawabup dari PDIP) pada Pilkada Gianyar nanti.788 suara pada pilpres putaran I. PDI Perjuangan merupakan Partai pemenang pemilu dengan perolehan suara sebanyak 999. November 3. (gus) sumber: www. Daryatmo Mardiyanto menyampaikan dalam konteks referensi personal pasangan I Made Mangku Pastika dan Drs.

October 17. “Perlu digarisbawahi. Pertemuan berlangsung selama 1. Apa jawaban Beratha? Usai sidang kemarin. Sebab. dirinya adalah kader rakyat Bali. Kariyasa Adnyana menyebutkan. Juru bicara FPDIP. Ketika ditanya soal komitmennya akan kemana. dan di tengahtengah. karena dicap sebagai kader PDIP. Mega dan Pastika sempat bertemu empat mata. Sutanaya sejak awal sudah mengatakan mendapatkan dukungan dari Beratha sebagai kakak. Beratha sebagai Gubernur yang lahir dari PDIP harus komit dalam mengamankan paket Bayu (Bharata/Yudha). ketika . dirinya tidak akan mendukung siapa-siapa. serangan PDIP itu sekaligus berupaya menggoyang kekuatan paket Cok Ace/Sutanaya— adik kandung Beratha. Pastika sendiri. sehingga tidak ada alasan tak sanggup dalam memenangkan kader sendiri. Beratha masih malu-malu menyatakan mendukung adiknya. Senin (15/10). Kecamatan Blahbatuh. Kariyasa Adnyana menyatakan pendapat itu sebagai saran karena Beratha adalah kader PDIP. Kondisi ini jelas membuat posisi Beratha terjepit. Komjen Made Mangku Pastika. Dewa Beratha adalah kader PDIP. mengingat sekarang ini sedang gencargencarnya isu seputar pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali. Politisi PDIP kelahiran Buleleng ini mengatakan alasan-alasannya. apa agenda utama pertemuan mantan Kapolda Bali yang kini menjabat sebagai Kalakhar BNN ini dan Megawati. I Made Beratha Wiryadana. utara. Gianyar. I Ketut Kariyasa Adnyana. Pastika datang ke Vila Cucukan yang notabene milik keluarga Megawati.” tegas Wiryadana. mengatakan tidak neko-neko dan membuat-buat permintaan itu. bisa jadi Beratha akan menggerakkan gerbong kekuatannya yang ‘kasat mata’ untuk mendukung Sutanaya.PDIP pada 2003 lalu.” tegasnya.” kata Kariyasa Adnyana. “Kami dari Fraksi PDIP meminta Pak Gubernur mendukung calon dari PDIP untuk Pilkada Gianyar.” ujarnya politis.30 Wita. Beratha sudah dianggap sebagai kader PDIP. Sutanaya memang adik kandungnya. Namun. Ucapan Beratha ini memperkuat klaim Sutanaya kalau dirinya memang benar-benar direstui kakaknya. Beratha mengatakan dirinya tidak ke mana-mana dan di mana-mana.00 Wita. Kalau memang benar. Uusai sidang. Gubernur Beratha dulu diperjuangkan PDIP dalam Pilgub Bali. mantan Sekwilda Bali ini mempertegas. Senin pagi sekitar pukul 10.” ujarnya. secara khusus diundang Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk bertemu empat mata di Vila Cucukan. dia mengatakan Beratha tercatat sebagai kader PDIP. 2007 Mega-Pastika Bertemu Empat Mata Info gres muncul dari Vila Cucukan. Meski demikian. otomatis harus ikut memenangkan jago PDIP di Gianyar. Tak jelas. Inikah isyarat bahwa Pastika akan mendapat rekomendasi untuk maju sebagai Calon Gubernur Bali dari PDIP? Informasi yang diperoleh NusaBali. Secara histories. menyelipkan kata-kata itu pada akhir pembacaan pemandangan umumnya di hadapan anggota rapat Dewan yang langsung dihadiri Gubernur Beratha kemarin. Yang pasti. “Sebagai kader partai. Sumber: Nusa Bali Posted by in 14:09:24 | Permalink | No Comments » Wednesday. “Saya kader rakyat Bali. “Meskipun dia adik saya. Ditanya soal kimetmennya kepada PDIP. ada kemungkinan pembicaraan Mega dan Pastika tidak jauh-jauh dari isu Calon Gubernur (Cagub) PDIP. dia kader kita dan wajib kita minta mengamankan kader di Gianyar. Salah satu kandidat Gubernur Bali dari kalangan independen. selatan. saya tetap di tengahtengah. Hal itu terjadi dalam setiap pertemuan keluarga. “Saya ada di timur. barat. Menurut Kariyasa Adnyana. Dengan begitu. Menurutnya.5 jam hingga pukul 11.” tegas Kariyasa Adnyana. Kader senior PDIP yang juga anggota FPDIP lainnya.

beliau ‘kan liburan di Bali. Namanya diminta. IGN Alit Kesuma Kelakan (Wagub Bali saat ini). dan Nyoman Dhamantra (Wakil Ketua Bappilu DPD PDIP Bali). dalam kapasitasnya sebagai kader PDIP. Buleleng ini. Pada akhirnya.” lanjut Jenderal Polisi Bintang Tiga kelahiran Gerokgak. “Nggak ada mengarah ke sana. Pastika sendiri merupakan satu dari empat kandidat dari kalangan independen yang nyalon Gubernur lewat PDIP. Sejak Megawati mendarat di Bali beberapa hari lalu. kondisi Bali. Jadi. saya sebagai kader. Sedangkan kandidat dari kader PDP adalah Adi Wiryatama. tak ada ditentukan siapa Calon Gubernur (Cagub) Bali dari PDIP. dan ke depan bagaimana? Itu saja. Dihubungi terpisah. Khusus saat pertemuan empat mata dengan Megawati. Contohnya. dalam Rakerdasus itu. Setiapkali mantan Presiden RI itu berada di Bali.” kilah Wiryatama yang juga nyalon Gubernur Bali lewat PDIP. hanya soal pengamanan Bali. Megawati sempat ‘mesra’ dan semobil dengan Putu Bagiada di Singaraja. Hal itu. ketika Ketua Umum PDIP berada di Bali. rekomendasi dari Megawati selaku Ketua Umum DPP PDIP belum kunjung turun.” katanya. Kebetulan.” jelas Wiryatama. Memang dia ke Cucukan. “Apa (Pastika) memang dipanggil (Megawati). Tiga tokoh non-kader lainnya masing-masing Wayan Sudirta (anggota DPD RI). hingga Senin kemarin belum ada tanda-tanda kejelasan. Apa agenda pertemuannya? “Yah. sebulan yang lalu. menurut Wiryatama. Prof Dr Wayan Wita (mantan Rektor Unud). menurut Pastika. Kesuma Putra (anggota DPRD Bali). Gede Winasa (Bupati Jembrana). membenarkan kalau dirinya memang datang ke Vila Cucukan.” jelas Pastika. dirinya kali ini berada di Cucukan mendampingi Mega. menjelang Pilkada Buleleng lalu. dirinya sempat ngobrol seraya sarapan pagi dengan dua petinggi PDIP: Taufiq Kiemas (Ketua Dewan Pertimbangan Pusat/Deperpu PDIP yang juga suami Megawati) dan Nyoman Adi Wiryatama (Ketua Bidang Pemenangan Pemilu/Bappilu DPD PDIP Bali yang juga Bupati Tabanan). Hingga saat ini. sebelum diberikan kesempatan bicara empat mata dengan Megawati. diutarakan Made Urip dan Nyoman Gunawan. seluruh kandidat ini sudah diikutkan dalam Rakerdasus PDIP Bali. Hanya saja. dan Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma (Dirut TPI). menurut Pastika. kebetulan saya ada di sana. Wiryatama sudah menjemput. antara lain. hanya sarapan pagi saja. Menurut Wiryatama. Ketua Bappilu DPD PDIP Bali Adi Wiryatama juga membenarkan kalau Pastika bertemu Megawati di Cucukan. Berbeda dengan Pastika. bukan selaku kandidat Gubernur Bali. “Saya ‘kan kader PDIP dan pengurus partai. Wiryatama merupakan kader elite PDIP Bali yang dikenal dekat dengan Megawati. saya diminta dating ya datang. Kita hanya makan pagi. tidak seperti itu. buklan selaku kandidat Cagub. Berdasarkan pengalaman. Tapi. siapa yang akan mengantongi rekomendasi Megawati. tugas saya. bersama dua teman. Sementara itu. karena semua kandidat disodorkan ke DPP PDIP untuk direkomendasi. “Ya. Kita berdiskusi. Tak heran jika aksi merapat Pastika-Mega di Cucukan kemarin diterjemahkan sebagai isyarat rekomendasi. AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat (Ketua DPD PDIP Bali).dikonfirmasi NusaBali. Mengenai SK DPP yang mengistruksikan agar kader bupati/walikota jangan . Sebetulnya. Wiryatama senantiasa mendampinginya. rekomendasi Calon Bupati Buleleng dari PDIP jatuh ke Putu Bagiada. menjawab NusaBali di Jakarta kemarin. Menurut Pastika. saya tidak tahu.” terang Pastika. Saya ada di sana dan memang tidak ada dibicarakan masalah rekomendasi. dirinya hadir ke Vila Cucukan yang berlokasi di tepi pantai itu karena diminta khusus oleh Megawati. “Beliau (Megawati) meminta saya datang. mereka bicara masalah keamanan. Megawati memberikan sinyal-sinyal khusus untuk kandidat yang akan diberikan rekomendasi. Wakil-wakil rakyat Bali yang duduk di Fraksi PDIP DPR juga menyatakan rekomendasi masih gelap. Saya pun datang memenuhi permintaan itu. Ditanya apakah hal ini sebuah indikasi bahwa rekomendasi Megawati untuk Cagub PDIP akan jatuh ke tangan Pastika.

kelebihan. Urip sendiri mengaku tidak mempunyai calon favorit. saya siap mendukung siapapun yang diberikan rekomendasi oleh DPP. kader yang berposisi sebagai bupati/walikota konsentrasi penuh mengurus daerahnya masing-masing.” tandas wakil rakyat yang duduk di Komisi IV DPR yang menangani masalah Pertanian. “Semua kandidat yang maju lewat PDIP berkualitas dan punya peluang. Tapi. melainkan sebagai sameton Arya Kepakisan. Jumat (12/10) malam. Perikanan. MSi alias Cok Ace dan Dewa Made Sutanaya. tidak cacat hukum.” kata mantan lawyer ini.maju ke Pilgub Bali. jika hasil survei sudah ada dan diputuskan oleh DPP. harus taat dan patuh dengan mekanisme partai. dan kekurangan. Diantaranya keinginan warga tentang pelayanan kesehatan yang baik di Kabupaten Gianyar. sepanjang mendapat persetujuan dari DPP PDIP. Yang patut didukung buat kami adalah figur yang layak dan teruji. Belega. "Kami datang kesini bukan atas nama partai. kader PDIP yang menjabat sebagai bupati/walikota masa jabatannya masih. dan Logistik ini. Sumber : Nusabali Posted by in 01:01:48 | Permalink | Comments (1) » Saturday. dan Sabha itu terjadi dialog yang cukup akrab. bukan hanya kader parpol anggota Koalisi Rakyat Gianyar yang mendukung AS. kata Urip lagi. Untuk itu. Gunawan berharap calon Gubernur Bali adalah orang yang berkualitas. Meski demikian. saya siap pasang badan. Dalam pertemuan yang juga dihadiri masyarakat dari Medahan. menurut Urip. melainkan sebagai pribadi yang merasa terpanggil untuk mendukung program perubahan yang diusung Cok Ace – Sutanaya. October 13. Urip siap mendukung calon yang direkomendasikan. Hal ini terungkap ketika ratusan warga masyarakat dari berbagai lapisan bertandang ke Puri Ubud. diantaranya Keramas dan Blahbatuh. SH (AS). tidak masalah jika ada kader bupati/walikota maju ke Pilgub. Kehutanan. Kami menilai Cok Ace-Sutanaya merupakan pilihan yang sangat tepat. kami . Tojan. kader PDIP pun tak sedikit yang berbulat tekad untuk memenangkan AS dalam Pilkada mendatang. Yang jelas. seluruh kandidat Gubernur yang maju melalui PDIP mempunyai potensi.” ujar Urip. DPP mempunyai pertimbangan khusus. Dengan begitu. bagaimanapun. “Kalau Cok Ace terpilih nanti. DPP PDIP harus mengamankan kadernya agar tetap di posisinya. Nyoman Gunawan juga idem ditto. Karenanya. Warga menyampaikan aspirasinya tentang pembangunan di berbagai sektor. Namun. biar tidak disalahkan rakyat. hal itu merupakan langkah bagus. Diantara massa tersebut ternyata terdapat sejumlah kader PDIP dari berbagai wilayah. “Sebagai kader. Mereka memang tidak datang atas nama partai. Siapa pun calon itu. 2007 Kader PDIP Gianyar Nyempal ke Cok Ace * Warga dari Berbagai Wilayah Sampaikan Aspirasi ke Puri Ubud Sebutan calon bupati – wakil bupati yang diusung rakyat Gianyar memang sangat tepat disandang pasangan Ir Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. “Saya menunggu keputusan dari DPP PDIP.” tandas kader PDIP bernama lengkap I Made Raka. Bagi dia. Sedangkan untuk dukung mendukung dalam Pilkada nanti. bisa menjaga keamanan Bali. Ditambahkan Urip. punya komitmen tentang pembangunan Bali. mempunyai track reccord baik. kami tidak melihat partai. dan dikenal berbagia kalangan baik kelas bawah maupun atas. Buktinya.

Sudah begitu. “Sekarang ini hanya masyarakat yang tunduk dan mengikuti ‘permintaan’ dari penguasa yang mendapat bantuan. Cok Ace juga menyarankan agar masyarakat tidak segansegan menyampaikan saran dan kritinya. I Wayan Rukiasta. kalau masyarakat menyuarakan aspirasi seperti itu. Sudah menjadi tugas pemimpin yang menjabat untuk melaksanakannya. pelayanan kesehatan untuk rakyat miskin juga terlalu birokratis. jelas Cok Ace. " Kalau rakyat haus berarti mereka membutuhkan air dan ketika rakyat lapar berarti membutuhkan makanan. biaya ongkos inap lebih mahal ketimbang membeli obat. pihaknya sangat gerah mendengar atau membaca kandidat yang melakukan . Dan yang tidak kalah pentingnya adalah terciptanya pemerintahan yang adil dan tak pilih kasih.berharap agar pelayanan di RSUD Sanjiwani tidak laksana membeli botol dan airnya.” keluh salah seorang warga kepada Cok Ace. warga berharap Cok Ace bila menang nanti bisa menerapkan system pendidikan dan kesehatan gratis. pelayanannya juga kurang baik. Pasalnya. Dengan membaiknya kondisi perekonomian Gianyar.” tukas seorang warga yang ikut hadir. menanggapinya dengan ramah. Maksud kami. "Kami tak akan bisa lepas dari rakyat. tingkat kunjungan wisatawan asing yang tidak mengalami perkembangan signifikan. Tim Pemantau Pilkada Gianyar menyodok Cabup-Cawabup yang melakukan kebulatan tekad di tempat suci atau di Pura-Pura (tempat ibadah-red). Banyak rakyat miskin yang kesulitas mendapat pelayanan gratis gara-gara tidak memiliki kedekatan atau hubungan baik dengan aparat. Cabup Lakukan Kebulatan Tekad di Pura Gianyar. Tjokorda Putra Sukawati yang juga penasehat Bali Tourism Board (BTB) dan Tjokorda Ngurah Suyadnya alias Tjok Wah. sudah seharusnya kalau dirinya memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut. berarti kondisi mereka memang membutuhkan itu." tuturnya. Bahkan. yakni kebijakan pembangunan yang berpihak kepada rakyat. Cok Ace yang waktu itu didampingi kakandanya. Mendengar keluh-kesah tersebut. Jadi. Sebagai pengayom dan pemimpin masyarakat. Pernyataan ini sendiri disampaikan langsung oleh Tim Pemantau Pilkada Gianyar dari LSM Bali Lestari. " kata Cjok Ace. juga mendapat perhatian warga. Apalagi apa yang disampaikan warga masyarakat tersebut memang sesuai dengan visi dan misi yang diperjuangkan Cok Ace – Sutanaya. Warga masyarakat juga menyoroti terkikisnya lahan pertanian akibat proses pembangunan yang tak terencana dengan baik. Selain itu. dan kami bisa jadi Calon Bupati juga atas kehendak rakyat. lebih mahal botolnya ketimbang airnya. Pada kesempatan itu. (asm) Posted by in 13:26:58 | Permalink | No Comments » Disodok. Selain itu. karena kami disini besar karena rakyat. hal ini dianggap menganggu kecucian Pura itu sendiri. khususnya bagi rakyat miskin.

com Posted by in 13:13:42 | Permalink | No Comments » Winasa Dilamar Pemuda Tani NEGARA – Nama Bupati Jembrana I Gede Winasa tampaknya semakin bersinar sehingga banyak yang ingin melamarnya. DPD Pemuda Tani Bali memerlukan figur penasehat yang betul-betul memiliki komitmen kuat untuk mensejahterakan petani. ini sangat berbahaya. ini khan menganggu kesucian daripada pura itu sendiri. Bali akan mengalami krisis petani lantaran generasi muda tidak mau disebut sebagai petani. (art) Sumber: Beritabali. Kritikan itu sendiri muncul dari salah satu tokoh pengamat pendidikan. Pasalnya dari perdiksi Pemuda Tani Bali tahun 2014. Winasa mengatakan dirinya cukup kaget karena tiba-tiba dipinang untuk dijadikan ketua dewan pensehat.“ ungkapnya. pria asal Tegal Tugu. Menangapi lamaran Pemuda Tani tersebut. situasi ini khan membuat suasana tak nyaman. Kali ini. hal ini menurutnya sangat menganggu kesucian pura. kalau kebulatan tekad itu dilakukan diluar areal pura.“ katanya. Lebih jauh. Gianyar ini. Dewa Made Subrata. “Kami butuh figur panutan yang memiliki visi yang jelas untuk mensejahterakan petani. jangan dikait-kaitkan dengan politik dong. Seperti yang dilakukan DPD Pemuda Tani Bali pimpinan Made Yudiasa. kok ikut-ikutan jadi tim sukses. Kami menilai Pak Winasa sangat cocok untuk itu karena sangat konsen dengan pertanian dan pak Winasa sudah tidak banyak ngomong lagi seperti yang lainnya tapi sudah langsung diaplikasikan di lapangan. “ Kalau tidak berada di areal pura dan tak melakukan intimidasi ataupun pemaksaan dalam memilih kandidat. Sambung Rukiasta. (art) Sumber: Beritabali. Terangterangan lembaga ini melamar Winasa untuk dijadikan Ketua Dewan Penasehat DPD Pemuda Tani Bali. Bukan hanya itu.“ ungkapnya. “Jika UU saja dilabrak dan tak dihiraukan apalagi rakyat. sebagai sebuah organisasi yang akan diresmikan pada 26 Oktober nanti.”jelasnya. Mereka merasa jika menjadi petani kesan yangmuncul akan lebih nista dibanding kesan menjadi pegawai hotel atau yang lainnya meski posisinya paling rendah. Bola aspirasi serta kritikan masyarakat semakin mencuat ke permukaan. Menurut Winasa sebenarnya banyak cara untuk . saya rasa tak ada masalah. “ Pura itu tempat melakukan persembahyangan.com Posted by in 13:20:46 | Permalink | No Comments » Pilkada Gianyar: PNS Ikut Tim Sukses Gianyar. “ kata pria asal Beng. namun kalau sebaliknya kami sangat keberatan. “PNS itu merupakan institusi netral. sambung Subrata yang juga salah satu Dosen pendidikan sejarah mengatakan selama ini dirinya sangat menyayangkan kalau demokrasi politik di Kabupaten Gianyar dicederai oleh tangan -tangan yang tak bertanggung-jawab. karena sudah dianggap wajar mensosialisasikan diri. PNS (Pegawai Negeri Sipil) ataupun pejabat di jajaran Pemkab Gianyar yang terlibat menjadi tim sukses mulai menuai kritikan pedas. “Jika begitu terus adanya kapan kedewasaan berpolitik itu muncul.kebulatan tekad di Pura ataupun ditempat suci. selama ini dalam UU No 32 Tahun 2004 utamanya pasal 79 ayat 4 serta PP no 6 tahun 2005 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah utamanya pasa pasal 62 telah jelas disebutkan kalau pasangan calon tak boleh melibatkan PNS sebagai Jurkam termasuk didalamnya tim sukses. dirinya sama sekali tak mempermasalahkannya. Gianyar ini dengan pedas mengkritik PNS yang ikut-ikutan menjadi tim sukses. Menurut Yudiasa. “ ungkapnya.

. Yang disodorkan dalam lembaran jajak pendapat adalah nama bakal calon yang pernah dipublikasikan media massa di Bali. Mereka pun sudah memiliki pilihan. Ada enam aspeknya. Mereka adalah 4188 orang perempuan di Bali yang mengembalikan lembaran jajak pendapat yang diedarkan Koran Tokoh selama bulan Agustus 2007. Dalam manajemen kualitas (total quality control) dapat kita temukan aspek-aspek yang menentukan bahwa sesuatu itu berkualitas. dibuka kesempatan bagi responden untuk menulis calon lain yang selama ini belum terpublikasikan media massa. Ada beberapa petimbangan/persyaratan lainnya. misalnya merakyat/dikenal luas dan berpengalaman sebagai pejabat pemerintah. Sebagian besar (51 %) berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Faktor kepentingan sering berpengaruh dominan dalam menentukan tolok ukur kualitas figur. keluarganya harmonis. baik yang menyatakan diri akan menjadi bakal calon maupun yang disebut-sebut/dicalonkan pihak lain. pasti petani akan sejahtera dan secara otomatis para pemuda kita akan tertarik menjadi petani dan kita tidak akan mengalami krisis petani. Beragam pekerjaan/profesi responden. apa yang dimaksudkan kualitas. Ini bisa dijadikan tengara bahwa rata-rata responden tersebut adalah berpendidikan formal (PNS dan karyawati perusahaan swasta) atau memiliki wawasan/pendidikan memadai meskipun mereka sehari-hari hanya berkutat dalam lingkungan pekerjaan domestik (lingkungan rumah tangga). dan pegawai negeri sipil yang masing-masing berjumlah di atas 24% dari jumlah reponden. Di antaranya. baku. dan kaya. Jika saja hasil pertanian Bali bisa memenuhi pasar pariwisata Bali. dan produk serta proses yang ditempuh dalam melahirkan produk yang berkualitas. karyawati perusahaan swasta. Apakah aspek-aspek seperti itu juga tergambar di benak responden ketika mereka memilih pertimbangan/persyaratan kualitas bagi bakal calon gubernur Bali? Pilihan yang dapat dikategorikan sebagai rasional tersebut ditulis responden yang sebagian besar bekerja/berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Dalam dunia politik praktis. Pertimbangan/persyaratan yang menempati peringkat berikutnya adalah berwibawa. sosok perempuan yang pantas digadang-gadang menjadi pemimpin nomor satu di Bali.membuat pemuda kita merasa bangga menjadi petani. disiplin. juga belum ditemukan parameter kualitas yang terukur. Tidak teruraikan memang. pelayanan. dan seragam. mencakup aspek moral. “Kita harus berpikir komprehensif dalam mengatasi krisis petani itu. Parameter kualitas bisa bermacammacam. Diasumsikan dasar pertimbangan tersebut sebagai prasyarat yang mereka usulkan agar dipenuhi tiap kandidat. Namun.” ujarnya. peduli terhadap Bali. daerah tempat tinggal sebagian besar bakal calon. (nom) Sumber : Jawapos Posted by in 12:11:02 | Permalink | Comments (2) Calon Gubernur Idola Perempuan Dengan argumentasi beragam mereka juga menulis nama bakal calon yang tidak akan mereka pilih. Mereka berdomisili merata di delapan kabupaten dan satu kota di Bali. Kualitas (31 %) dan jujur (27%) adalah dasar pertimbangan terbanyak mereka dalam memilih nama bakal calon tertentu.

Mangku Pastika. terdapat 38 nama figur perempuan yang dianggap pantas menjadi gubernur Bali pada masa-masa mendatang. Budi Suryawan. mahasiswi (9%). Wapres bersama Gubernur Bali.K. Mardhani Rata. Uniknya lagi. Winasa. Tjokorda Artha Ardana Sukawati alias Tjok Ace serta tokoh Puri Ubud lainnya. Yang memilih Megawati Sukarnoputri tepat untuk menjadi gubernur Bali juga ada. tiap bakal calon yang disodorkan namanya dalam lembaran jajak pendapat (14 orang) mendapat suara dukungan dan tertera dalam kolom ‘calon yang dipilih’. Setelah dijumlah. – wid/wah – Litbang Koran Tokoh. Yang mengisinya. Setelah Presiden SBY ( Susilo Bambang Yudoyono). TIA Kusuma Wardani. bukan berdasarkan perolehan suara): Dayu Agung Mas. siswi (minimal kelas 3 SMA. Jro Gde Karang. bukan berdasarkan perolehan suara) adalah sebagai berikut: Kelompok I : Budi Argawa. Kelompok II: Alit Putra. Wita. lebih dari satu bakal calon mendapat dukungan besar dari responden tertentu dan ditempatkan di kolom ‘calon yang dipilih’. Sebagian responden menulis ‘tidak ada’ atau ‘belum ada’. dan nama tiap bakal calon tersebut juga bertengger dalam kolom ‘yang tidak akan dipilih’ oleh responden lainnya. Alit Yudha. dan TNI/Polri (0. Sabtu (8/9). pembantu rumah tangga (2%). Tjokorda Suyasa. Kelompok III: Adi Wiryatama. Selain itu. 8%). Sumber : Tabloid Tokoh Saturday. tetapi mereka digolongkan dalam peringkat kelompok. Apa pun metodenya. September 8. Sudirta. Oka Ratmadi. Pada kesempatan tersebut. Ketua Umum Golkar ini berkunjung selama 30 menit. L. tak ada kata politik dalam kunjungan ini. dan sebagian lagi mengosongkan kolom tersebut. 2007 Pilkada Gianyar: Wapres Kalla Dukung Tjok Ace Menang Pilbup Gianyar. Nyoman Masni. Oleh karena itu dalam hasil jajak pendapat Koran Tokoh ini tidak disebutkan perolehan suara masing-masing kandidat. Lima figur perempuan yang dianggap pantas menjadi gubernur dan memperoleh suara terbesar (nama berdasarkan abjad. menulis nama yang beragam. Relatif sedikit (11%) responden yang mengisi kolom siapa figur dari kalangan perempuan yang pantas menjadi gubernur Bali. Dewa Beratha disambut oleh Penglingsir Puri Ubud. tetapi dengan jumlah yang relatif banyak mereka juga ditempatkan sebagai figur ‘yang tidak akan dipilih’ oleh responden tertentu lainnya. Dhamantra. Uniknya. (art) . sungguh fantastis.9%). sekaligus memberikan dukungan moral kepada Tjokorda Artha Ardana alias Tjok Ace yang menang dalam konvensi Golkar untuk menjadi Calon Bupati Gianyar. Suwisma. Kelompok perolehan suara bakal calon gubernur Bali idola perempuan di Bali (nama berdasarkan abjad. tiap jajak pendapat pasti tidak luput dari sisi kekurangan atau perilaku subjektif. giliran Wapres Jusuf Kalla mengunjungi Puri Ubud. Seperti yang disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla. sebanyak 9 responden. Suryani.Pekerjaan/profesi responden lainnya. dan mengucapkan bela sungkawa. Puspayoga. kunjungan itu sendiri tak terlepaskan untuk mengucapkan bela sungkawa terhadap Ibunda Tjokorda Budi Suryawan yang juga Ketua DPD Golkar Bali ini. kunjungan ini tak terlepaskan hanya sebatas silahturahmi biasa.

Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. sehingga secara resmi bernama "pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah". adalah pemilihan umum untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung di Indonesia oleh penduduk daerah setempat yang memenuhi syarat. Dasar hukum penyelenggaraan pilkada adalah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Pilkada diselenggarakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) dengan diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilihan Aceh (Panwaslih Aceh). [sunting] Penyelenggaraan Pilkada diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dengan diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota. kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pilkada pertama kali diselenggarakan pada bulan Juni 2005. pilkada (pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah) belum dimasukkan dalam rezim pemilihan umum (pemilu). atau seringkali disebut pilkada. Dalam undang-undang ini. Khusus di Nanggroe Aceh Darussalam. pilkada dimasukkan dalam rezim pemilu.Sumber: www. peserta pilkada adalah pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Pilkada pertama yang diselenggarakan berdasarkan undang-undang ini adalah Pilkada DKI Jakarta 2007.beritabali.com Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Dari Wikipedia bahasa Indonesia. . cari Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ketentuan ini diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 yang menyatakan bahwa peserta pilkada juga dapat berasal dari pasangan calon perseorangan yang didukung oleh sejumlah orang. Undang-undang ini menindaklanjuti keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan beberapa pasal menyangkut peserta Pilkada dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. [sunting] Peserta Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah: • • • Gubernur dan wakil gubernur untuk provinsi Bupati dan wakil bupati untuk kabupaten Walikota dan wakil walikota untuk kota Sebelumnya.

peserta Pilkada juga dapat diusulkan oleh partai politik lokal. .Khusus di Nanggroe Aceh Darussalam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful