Pilkada Bali

Pemimpin Jujur Bali Makmur
Thursday, January 31, 2008
Kader PDIP Pertanyakan Transparansi Hasil Survey Denpasar, Keluarnya rekomendasi cagub dan cawagub dari PDIP memunculkan pertanyaan dari beberapa kader PDIP militan tentang lembaga survey yang dipakai dalam pengambilan keputusan tersebut. Salah satu pengurus teras DPD PDIP Bali asal Jembrana, Made Wirya mempertanyakan mekanisme pengambilan keputusan yang mempertimbangkan hasil survey. “Sampai saat ini kita tidak tahu lembaga survey apa yang dipakai, dan bagaimana hasilnya,” ujarnya. Sumber kuat di DPP PDIP menyampaikan, survey yang dipakai sebagai pertimbangan mengeluarkan rekomendasi adalah Lembaga Survey Rekode yang berlokasi di Tanah Abang Jakarta. Dari penelusuran Beritabali.com, lembaga survey ini dipimpin oleh Dolfie Palit, salah seorang mantan calon legislatif (Caleg) PDIP dari wilayah Jawa Barat. Seorang kader PDIP yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan bahwa Direktur Eksekutif lembaga survey tersebut (Dolfie Palit, red) pernah tercantum sebagai penyumbang dana kampanye bermasalah untuk Mega-Hasyim saat pemilihan presiden yang lalu, yang direlease oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Sementara itu, Ketua PAC PDIP Rendang, I Ketut Wijaya Mataram atau yang akrab dipanggil Vijay, menyatakan kalau DPP PDIP tidak transparan dalam mengumumkan hasil survey. Dia juga mempertanyakan independensi dari lembaga survey yang dipakai. “Survey yg lebih akurat adalah respondenya para pengurus PDIP sampai ke ranting-ranting,” pungkas Vijay. (ctg) sumber: www.beritabali.com Posted by in 14:02:19 | Permalink | No Comments » Akhirnya Pilih Pastika Daripada Winasa Denpasar, DPP PDI Perjuangan memutuskan pasangan Komjen Pol I Made Mangku Pastika dan Drs. AA Gde Ngurah Puspayoga sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pilkada Provinsi Bali mendatang. Rekomendasi pasangan tersebut ditetapkan DPP Partai dalam rapat pleno yang digelar Sabtu tadi sore (26/1) di kantor DPP Partai, Jl. Lenteng Agung No. 99, Jakarta Selatan. Informasi resmi ini disampaikan melalui siaran pers yang dikirim DPP PDIP ke beritabali.com. Siaran pers ini ditandatangi oleh H.Daryatmo Mardiyanto Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Informasi dan Komunikasi. Rekomendasi DPP Partai untuk pasangan I Made Mangku Pastika dan Drs. AA Gde Ngurah Puspayoga ini merupakan satu dari lima nama yang telah direkomendasikan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Provinsi Bali pada 15 September tahun lalu.

pada sidang paripurna dengan eksekutif. Dewa Made Sutanaya (yang kini maju sebagai Calon Wakil Bupati Gianyar dari Partai Golkar dan gabungan parpol gurem. adik kandung Gubernur. di gedung Dewan. November 3. di lain sisi. Pemenangan dan komitmen kepada Beraha itu dinilai sebagai kompensasi.246.G. Lebih lanjut.115.Daryatmo Mardiyanto menyampaikan bahwa pembahasan untuk menetapkan rekomendasi Partai memang sudah berjalan secara intensif sejak awal. Namun. Saat Pilkada Gianyar menghangat. Tak tanggung-tanggung. di Bali.521 pada putaran II.com Posted by in 13:12:10 | Permalink | Comments (1) » Saturday. dan dimulai dengan sosialisasi di kalangan internal Partai di seluruh jenjang struktur Partai dengan panduan dari DPP Partai untuk mengukuhkan konsolidasi Partai. Masyarakat Denpasar mengenal Puspayoga sebagai pejabat yang merakyat dan ramah serta tidak membeda-bedakan status sosial. (gus) sumber: www. Pada pemilihan presiden 2004 lalu pasangan Mega-Hasyim juga memperoleh kemenangan mutlak di provinsi Bali tersebut dengan perolehan 1. AA Gde Ngurah Puspayoga sebagai pasangan cagub dan cawagub dinilai memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk membawa Provinsi Bali ke arah yang lebih baik. 2007 Pilkada Gianyar: Beratha Ditantang. menagih utang politik ke Beratha yang naik sebagai Gubernur Bali untuk kedua kalinya melalui kendaraan politik PDIP. Berbagai pertimbangan menjadi masukan bagi rapat Partai serta masukan yang sifatnya informal serta berbagai kajian atas survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga masyarakat dan dari Partai.904. Kesuma Kelakan sebagai gubernur dan wakil gubernur Bali saat ini juga merupakan calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan pada pemilihan gubernur sebelumnya. Selain itu. PDI Perjuangan sendiri merasa sangat optimis dapat memenangkan arena pemilihan gubernur Bali ini. FPDIP sebagai fraksi terbesar. Dewa Made Beratha dan I. PDI Perjuangan merupakan Partai pemenang pemilu dengan perolehan suara sebanyak 999. pada pemilu 2004. Beratha justru ditantang komitmennya oleh kader-kader PDIP: pilih partai yang menyokongnya menjadi Gubernur Bali atau adiknya. tantangan kader PDIP untuk Gubernur Beratha itu diungkapkan dalam pemandangan umum FPDIP DPRD Bali.610 suara sah.50 persen) dari 1. Beratha diminta komitmennya agar memenangkan paket Bharata/Yudha Thema di Pilkada Gianyar 2008.beritabali. termasuk kualitas serta integritas pribadi para bakal calon itu sendiri. Mangku Pastika adalah Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah berhasil menangani kasus bom Bali.889 (52. PDI Perjuangan sendiri menduduki 30 kursi DPRD Provinsi Bali dari total 55 kursi. Sebagai Gubernur yang diusung PDIP. setelah selesai Rakerdasus Partai Provinsi Bali. Daryatmo Mardiyanto menyampaikan dalam konteks referensi personal pasangan I Made Mangku Pastika dan Drs. balas budi.N. Sebagai referensi historis. Sutanaya. atau bayar utang karena dia lahir sebagai Gubernur dari . justru maju di paket Wabup Gianyar mendampingi tokoh Puri Ubud Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace. Beratha dituntut para kader Banteng Gemuk untuk mendukung pasangan calon incumbent AA Gde Agung Bharata/Putu Yudha Thema (Cabup/Cawabup dari PDIP) pada Pilkada Gianyar nanti.788 suara pada pilpres putaran I. dan memperoleh 1. Pilih PDIP Atau Adik Gubernur Bali Dewa Made Bertaha dijepit pilihan politik. Selasa (30/10). berpasangan dengan Cok Ace. Sedang Puspayoga kini Walikota Denpasar dua periode.” pungkas Daryatmo Mardiyanto. “Dalam rapat DPP Partai Sabtu sore tadi pun memutuskan kepada pasangan tersebut untuk melakukan persiapan dan sosialisasi ke berbagai kalangan.

Juru bicara FPDIP. Kondisi ini jelas membuat posisi Beratha terjepit.” ujarnya politis. Sutanaya sejak awal sudah mengatakan mendapatkan dukungan dari Beratha sebagai kakak. mantan Sekwilda Bali ini mempertegas. sehingga tidak ada alasan tak sanggup dalam memenangkan kader sendiri. bisa jadi Beratha akan menggerakkan gerbong kekuatannya yang ‘kasat mata’ untuk mendukung Sutanaya. Menurutnya. October 17. I Made Beratha Wiryadana. Gianyar. Kecamatan Blahbatuh. Dewa Beratha adalah kader PDIP. Pertemuan berlangsung selama 1. Senin (15/10). Komjen Made Mangku Pastika. Apa jawaban Beratha? Usai sidang kemarin. Kader senior PDIP yang juga anggota FPDIP lainnya. Beratha masih malu-malu menyatakan mendukung adiknya.” tegas Wiryadana. otomatis harus ikut memenangkan jago PDIP di Gianyar. Kalau memang benar. apa agenda utama pertemuan mantan Kapolda Bali yang kini menjabat sebagai Kalakhar BNN ini dan Megawati.” kata Kariyasa Adnyana. karena dicap sebagai kader PDIP. Secara histories. dirinya tidak akan mendukung siapa-siapa. dia kader kita dan wajib kita minta mengamankan kader di Gianyar. Sumber: Nusa Bali Posted by in 14:09:24 | Permalink | No Comments » Wednesday. menyelipkan kata-kata itu pada akhir pembacaan pemandangan umumnya di hadapan anggota rapat Dewan yang langsung dihadiri Gubernur Beratha kemarin. Gubernur Beratha dulu diperjuangkan PDIP dalam Pilgub Bali. Kariyasa Adnyana menyatakan pendapat itu sebagai saran karena Beratha adalah kader PDIP. Yang pasti. Sebab. mengatakan tidak neko-neko dan membuat-buat permintaan itu. “Sebagai kader partai. Dengan begitu.” ujarnya. 2007 Mega-Pastika Bertemu Empat Mata Info gres muncul dari Vila Cucukan. barat. Salah satu kandidat Gubernur Bali dari kalangan independen.” tegasnya. Mega dan Pastika sempat bertemu empat mata. Pastika sendiri. dia mengatakan Beratha tercatat sebagai kader PDIP. Senin pagi sekitar pukul 10. Beratha sudah dianggap sebagai kader PDIP. Menurut Kariyasa Adnyana. mengingat sekarang ini sedang gencargencarnya isu seputar pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali.00 Wita.30 Wita. “Kami dari Fraksi PDIP meminta Pak Gubernur mendukung calon dari PDIP untuk Pilkada Gianyar. Meski demikian. Tak jelas. saya tetap di tengahtengah. Beratha mengatakan dirinya tidak ke mana-mana dan di mana-mana. Beratha sebagai Gubernur yang lahir dari PDIP harus komit dalam mengamankan paket Bayu (Bharata/Yudha). ada kemungkinan pembicaraan Mega dan Pastika tidak jauh-jauh dari isu Calon Gubernur (Cagub) PDIP. dirinya adalah kader rakyat Bali. Ucapan Beratha ini memperkuat klaim Sutanaya kalau dirinya memang benar-benar direstui kakaknya. serangan PDIP itu sekaligus berupaya menggoyang kekuatan paket Cok Ace/Sutanaya— adik kandung Beratha.” tegas Kariyasa Adnyana. Ketika ditanya soal komitmennya akan kemana. Inikah isyarat bahwa Pastika akan mendapat rekomendasi untuk maju sebagai Calon Gubernur Bali dari PDIP? Informasi yang diperoleh NusaBali. Pastika datang ke Vila Cucukan yang notabene milik keluarga Megawati. Kariyasa Adnyana menyebutkan. Uusai sidang. I Ketut Kariyasa Adnyana. Politisi PDIP kelahiran Buleleng ini mengatakan alasan-alasannya. “Perlu digarisbawahi. Namun. “Saya ada di timur. selatan. Hal itu terjadi dalam setiap pertemuan keluarga. Sutanaya memang adik kandungnya.PDIP pada 2003 lalu. “Meskipun dia adik saya. Ditanya soal kimetmennya kepada PDIP.5 jam hingga pukul 11. secara khusus diundang Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk bertemu empat mata di Vila Cucukan. “Saya kader rakyat Bali. utara. ketika . dan di tengahtengah.

dalam kapasitasnya sebagai kader PDIP. Kita hanya makan pagi. Berdasarkan pengalaman. diutarakan Made Urip dan Nyoman Gunawan. Hingga saat ini. menjelang Pilkada Buleleng lalu. tidak seperti itu. Megawati sempat ‘mesra’ dan semobil dengan Putu Bagiada di Singaraja. “Saya ‘kan kader PDIP dan pengurus partai. tak ada ditentukan siapa Calon Gubernur (Cagub) Bali dari PDIP. Dihubungi terpisah. Kebetulan. Tiga tokoh non-kader lainnya masing-masing Wayan Sudirta (anggota DPD RI). Hal itu. dirinya hadir ke Vila Cucukan yang berlokasi di tepi pantai itu karena diminta khusus oleh Megawati. Apa agenda pertemuannya? “Yah. Buleleng ini. Wiryatama sudah menjemput. “Ya. beliau ‘kan liburan di Bali. Sejak Megawati mendarat di Bali beberapa hari lalu. “Apa (Pastika) memang dipanggil (Megawati). menurut Wiryatama. Setiapkali mantan Presiden RI itu berada di Bali. dirinya sempat ngobrol seraya sarapan pagi dengan dua petinggi PDIP: Taufiq Kiemas (Ketua Dewan Pertimbangan Pusat/Deperpu PDIP yang juga suami Megawati) dan Nyoman Adi Wiryatama (Ketua Bidang Pemenangan Pemilu/Bappilu DPD PDIP Bali yang juga Bupati Tabanan). saya sebagai kader. Megawati memberikan sinyal-sinyal khusus untuk kandidat yang akan diberikan rekomendasi.” lanjut Jenderal Polisi Bintang Tiga kelahiran Gerokgak. Sementara itu. bukan selaku kandidat Gubernur Bali. menurut Pastika. saya diminta dating ya datang.” kilah Wiryatama yang juga nyalon Gubernur Bali lewat PDIP. Mengenai SK DPP yang mengistruksikan agar kader bupati/walikota jangan . antara lain. dan Nyoman Dhamantra (Wakil Ketua Bappilu DPD PDIP Bali). Saya ada di sana dan memang tidak ada dibicarakan masalah rekomendasi. hingga Senin kemarin belum ada tanda-tanda kejelasan. tugas saya. karena semua kandidat disodorkan ke DPP PDIP untuk direkomendasi. Berbeda dengan Pastika. bersama dua teman.” terang Pastika. Khusus saat pertemuan empat mata dengan Megawati. IGN Alit Kesuma Kelakan (Wagub Bali saat ini). Prof Dr Wayan Wita (mantan Rektor Unud). Jadi. kondisi Bali. Sebetulnya. rekomendasi Calon Bupati Buleleng dari PDIP jatuh ke Putu Bagiada. Namanya diminta. Ditanya apakah hal ini sebuah indikasi bahwa rekomendasi Megawati untuk Cagub PDIP akan jatuh ke tangan Pastika. kebetulan saya ada di sana. membenarkan kalau dirinya memang datang ke Vila Cucukan. “Nggak ada mengarah ke sana. rekomendasi dari Megawati selaku Ketua Umum DPP PDIP belum kunjung turun. dalam Rakerdasus itu.dikonfirmasi NusaBali. hanya sarapan pagi saja. mereka bicara masalah keamanan. sebelum diberikan kesempatan bicara empat mata dengan Megawati. Wakil-wakil rakyat Bali yang duduk di Fraksi PDIP DPR juga menyatakan rekomendasi masih gelap. Kesuma Putra (anggota DPRD Bali). Pada akhirnya. AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat (Ketua DPD PDIP Bali). Saya pun datang memenuhi permintaan itu.” jelas Wiryatama. Contohnya. hanya soal pengamanan Bali. saya tidak tahu.” jelas Pastika. Tak heran jika aksi merapat Pastika-Mega di Cucukan kemarin diterjemahkan sebagai isyarat rekomendasi. Wiryatama merupakan kader elite PDIP Bali yang dikenal dekat dengan Megawati. Gede Winasa (Bupati Jembrana). menjawab NusaBali di Jakarta kemarin. Sedangkan kandidat dari kader PDP adalah Adi Wiryatama. dan Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma (Dirut TPI). buklan selaku kandidat Cagub. Tapi. Menurut Pastika. dan ke depan bagaimana? Itu saja. siapa yang akan mengantongi rekomendasi Megawati. “Beliau (Megawati) meminta saya datang. ketika Ketua Umum PDIP berada di Bali. sebulan yang lalu. Ketua Bappilu DPD PDIP Bali Adi Wiryatama juga membenarkan kalau Pastika bertemu Megawati di Cucukan. menurut Pastika. Kita berdiskusi. Menurut Wiryatama. Pastika sendiri merupakan satu dari empat kandidat dari kalangan independen yang nyalon Gubernur lewat PDIP. Wiryatama senantiasa mendampinginya. dirinya kali ini berada di Cucukan mendampingi Mega. seluruh kandidat ini sudah diikutkan dalam Rakerdasus PDIP Bali. Memang dia ke Cucukan.” katanya. Hanya saja.

Jumat (12/10) malam. Warga menyampaikan aspirasinya tentang pembangunan di berbagai sektor. bukan hanya kader parpol anggota Koalisi Rakyat Gianyar yang mendukung AS. Urip sendiri mengaku tidak mempunyai calon favorit. Yang jelas. SH (AS). Belega. 2007 Kader PDIP Gianyar Nyempal ke Cok Ace * Warga dari Berbagai Wilayah Sampaikan Aspirasi ke Puri Ubud Sebutan calon bupati – wakil bupati yang diusung rakyat Gianyar memang sangat tepat disandang pasangan Ir Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. melainkan sebagai pribadi yang merasa terpanggil untuk mendukung program perubahan yang diusung Cok Ace – Sutanaya. hal itu merupakan langkah bagus. Bagi dia. Namun. Yang patut didukung buat kami adalah figur yang layak dan teruji. Karenanya. kami tidak melihat partai. harus taat dan patuh dengan mekanisme partai. Buktinya. saya siap mendukung siapapun yang diberikan rekomendasi oleh DPP. sepanjang mendapat persetujuan dari DPP PDIP. Dalam pertemuan yang juga dihadiri masyarakat dari Medahan.” tandas kader PDIP bernama lengkap I Made Raka. Diantaranya keinginan warga tentang pelayanan kesehatan yang baik di Kabupaten Gianyar. Mereka memang tidak datang atas nama partai.” ujar Urip. “Sebagai kader. “Saya menunggu keputusan dari DPP PDIP. dan Logistik ini. kata Urip lagi. Kami menilai Cok Ace-Sutanaya merupakan pilihan yang sangat tepat. tidak masalah jika ada kader bupati/walikota maju ke Pilgub. bisa menjaga keamanan Bali. seluruh kandidat Gubernur yang maju melalui PDIP mempunyai potensi. kader PDIP yang menjabat sebagai bupati/walikota masa jabatannya masih. MSi alias Cok Ace dan Dewa Made Sutanaya. menurut Urip. Nyoman Gunawan juga idem ditto. dan kekurangan. jika hasil survei sudah ada dan diputuskan oleh DPP.maju ke Pilgub Bali. Meski demikian.” kata mantan lawyer ini. "Kami datang kesini bukan atas nama partai. Untuk itu. kelebihan. kader yang berposisi sebagai bupati/walikota konsentrasi penuh mengurus daerahnya masing-masing. Urip siap mendukung calon yang direkomendasikan. Hal ini terungkap ketika ratusan warga masyarakat dari berbagai lapisan bertandang ke Puri Ubud. October 13. dan Sabha itu terjadi dialog yang cukup akrab. Tapi. “Kalau Cok Ace terpilih nanti. DPP mempunyai pertimbangan khusus. Tojan. Siapa pun calon itu. Perikanan. kami .” tandas wakil rakyat yang duduk di Komisi IV DPR yang menangani masalah Pertanian. DPP PDIP harus mengamankan kadernya agar tetap di posisinya. bagaimanapun. kader PDIP pun tak sedikit yang berbulat tekad untuk memenangkan AS dalam Pilkada mendatang. “Semua kandidat yang maju lewat PDIP berkualitas dan punya peluang. Kehutanan. biar tidak disalahkan rakyat. Ditambahkan Urip. saya siap pasang badan. Gunawan berharap calon Gubernur Bali adalah orang yang berkualitas. Sumber : Nusabali Posted by in 01:01:48 | Permalink | Comments (1) » Saturday. Diantara massa tersebut ternyata terdapat sejumlah kader PDIP dari berbagai wilayah. dan dikenal berbagia kalangan baik kelas bawah maupun atas. melainkan sebagai sameton Arya Kepakisan. tidak cacat hukum. punya komitmen tentang pembangunan Bali. mempunyai track reccord baik. Dengan begitu. diantaranya Keramas dan Blahbatuh. Sedangkan untuk dukung mendukung dalam Pilkada nanti.

juga mendapat perhatian warga. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah terciptanya pemerintahan yang adil dan tak pilih kasih. Pada kesempatan itu. Mendengar keluh-kesah tersebut. pelayanannya juga kurang baik. tingkat kunjungan wisatawan asing yang tidak mengalami perkembangan signifikan. Sebagai pengayom dan pemimpin masyarakat. berarti kondisi mereka memang membutuhkan itu. Dengan membaiknya kondisi perekonomian Gianyar. Tim Pemantau Pilkada Gianyar menyodok Cabup-Cawabup yang melakukan kebulatan tekad di tempat suci atau di Pura-Pura (tempat ibadah-red). jelas Cok Ace. (asm) Posted by in 13:26:58 | Permalink | No Comments » Disodok.” keluh salah seorang warga kepada Cok Ace. karena kami disini besar karena rakyat. biaya ongkos inap lebih mahal ketimbang membeli obat. Sudah menjadi tugas pemimpin yang menjabat untuk melaksanakannya." tuturnya. Banyak rakyat miskin yang kesulitas mendapat pelayanan gratis gara-gara tidak memiliki kedekatan atau hubungan baik dengan aparat. I Wayan Rukiasta. Jadi.berharap agar pelayanan di RSUD Sanjiwani tidak laksana membeli botol dan airnya. kalau masyarakat menyuarakan aspirasi seperti itu. Maksud kami. Bahkan. " kata Cjok Ace. hal ini dianggap menganggu kecucian Pura itu sendiri. sudah seharusnya kalau dirinya memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut. yakni kebijakan pembangunan yang berpihak kepada rakyat. Apalagi apa yang disampaikan warga masyarakat tersebut memang sesuai dengan visi dan misi yang diperjuangkan Cok Ace – Sutanaya. Selain itu. Cok Ace juga menyarankan agar masyarakat tidak segansegan menyampaikan saran dan kritinya. khususnya bagi rakyat miskin. " Kalau rakyat haus berarti mereka membutuhkan air dan ketika rakyat lapar berarti membutuhkan makanan. "Kami tak akan bisa lepas dari rakyat. pihaknya sangat gerah mendengar atau membaca kandidat yang melakukan . “Sekarang ini hanya masyarakat yang tunduk dan mengikuti ‘permintaan’ dari penguasa yang mendapat bantuan. Cabup Lakukan Kebulatan Tekad di Pura Gianyar. dan kami bisa jadi Calon Bupati juga atas kehendak rakyat. warga berharap Cok Ace bila menang nanti bisa menerapkan system pendidikan dan kesehatan gratis. Warga masyarakat juga menyoroti terkikisnya lahan pertanian akibat proses pembangunan yang tak terencana dengan baik. Selain itu. menanggapinya dengan ramah. Tjokorda Putra Sukawati yang juga penasehat Bali Tourism Board (BTB) dan Tjokorda Ngurah Suyadnya alias Tjok Wah.” tukas seorang warga yang ikut hadir. Cok Ace yang waktu itu didampingi kakandanya. pelayanan kesehatan untuk rakyat miskin juga terlalu birokratis. Pasalnya. lebih mahal botolnya ketimbang airnya. Pernyataan ini sendiri disampaikan langsung oleh Tim Pemantau Pilkada Gianyar dari LSM Bali Lestari. Sudah begitu.

Bali akan mengalami krisis petani lantaran generasi muda tidak mau disebut sebagai petani. Sambung Rukiasta. jangan dikait-kaitkan dengan politik dong. PNS (Pegawai Negeri Sipil) ataupun pejabat di jajaran Pemkab Gianyar yang terlibat menjadi tim sukses mulai menuai kritikan pedas. “ kata pria asal Beng. Mereka merasa jika menjadi petani kesan yangmuncul akan lebih nista dibanding kesan menjadi pegawai hotel atau yang lainnya meski posisinya paling rendah. Menangapi lamaran Pemuda Tani tersebut. “PNS itu merupakan institusi netral. Winasa mengatakan dirinya cukup kaget karena tiba-tiba dipinang untuk dijadikan ketua dewan pensehat. sebagai sebuah organisasi yang akan diresmikan pada 26 Oktober nanti. saya rasa tak ada masalah. Lebih jauh. Kali ini. karena sudah dianggap wajar mensosialisasikan diri. ini sangat berbahaya. Gianyar ini dengan pedas mengkritik PNS yang ikut-ikutan menjadi tim sukses. DPD Pemuda Tani Bali memerlukan figur penasehat yang betul-betul memiliki komitmen kuat untuk mensejahterakan petani. “Jika UU saja dilabrak dan tak dihiraukan apalagi rakyat.“ ungkapnya. kok ikut-ikutan jadi tim sukses. Menurut Yudiasa. “Jika begitu terus adanya kapan kedewasaan berpolitik itu muncul. “ Pura itu tempat melakukan persembahyangan. (art) Sumber: Beritabali. (art) Sumber: Beritabali. Kami menilai Pak Winasa sangat cocok untuk itu karena sangat konsen dengan pertanian dan pak Winasa sudah tidak banyak ngomong lagi seperti yang lainnya tapi sudah langsung diaplikasikan di lapangan. Terangterangan lembaga ini melamar Winasa untuk dijadikan Ketua Dewan Penasehat DPD Pemuda Tani Bali. selama ini dalam UU No 32 Tahun 2004 utamanya pasal 79 ayat 4 serta PP no 6 tahun 2005 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah utamanya pasa pasal 62 telah jelas disebutkan kalau pasangan calon tak boleh melibatkan PNS sebagai Jurkam termasuk didalamnya tim sukses.kebulatan tekad di Pura ataupun ditempat suci. pria asal Tegal Tugu.“ ungkapnya. Gianyar ini. kalau kebulatan tekad itu dilakukan diluar areal pura.”jelasnya. “ ungkapnya. Bukan hanya itu.“ katanya. Menurut Winasa sebenarnya banyak cara untuk . namun kalau sebaliknya kami sangat keberatan. situasi ini khan membuat suasana tak nyaman. ini khan menganggu kesucian daripada pura itu sendiri. hal ini menurutnya sangat menganggu kesucian pura. “ Kalau tidak berada di areal pura dan tak melakukan intimidasi ataupun pemaksaan dalam memilih kandidat. Kritikan itu sendiri muncul dari salah satu tokoh pengamat pendidikan. Seperti yang dilakukan DPD Pemuda Tani Bali pimpinan Made Yudiasa.com Posted by in 13:13:42 | Permalink | No Comments » Winasa Dilamar Pemuda Tani NEGARA – Nama Bupati Jembrana I Gede Winasa tampaknya semakin bersinar sehingga banyak yang ingin melamarnya. “Kami butuh figur panutan yang memiliki visi yang jelas untuk mensejahterakan petani. Pasalnya dari perdiksi Pemuda Tani Bali tahun 2014. dirinya sama sekali tak mempermasalahkannya. Dewa Made Subrata.com Posted by in 13:20:46 | Permalink | No Comments » Pilkada Gianyar: PNS Ikut Tim Sukses Gianyar. sambung Subrata yang juga salah satu Dosen pendidikan sejarah mengatakan selama ini dirinya sangat menyayangkan kalau demokrasi politik di Kabupaten Gianyar dicederai oleh tangan -tangan yang tak bertanggung-jawab. Bola aspirasi serta kritikan masyarakat semakin mencuat ke permukaan.

Kualitas (31 %) dan jujur (27%) adalah dasar pertimbangan terbanyak mereka dalam memilih nama bakal calon tertentu. baku. Sebagian besar (51 %) berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Ini bisa dijadikan tengara bahwa rata-rata responden tersebut adalah berpendidikan formal (PNS dan karyawati perusahaan swasta) atau memiliki wawasan/pendidikan memadai meskipun mereka sehari-hari hanya berkutat dalam lingkungan pekerjaan domestik (lingkungan rumah tangga). Mereka adalah 4188 orang perempuan di Bali yang mengembalikan lembaran jajak pendapat yang diedarkan Koran Tokoh selama bulan Agustus 2007. dan seragam. Namun. Di antaranya.membuat pemuda kita merasa bangga menjadi petani. apa yang dimaksudkan kualitas. Yang disodorkan dalam lembaran jajak pendapat adalah nama bakal calon yang pernah dipublikasikan media massa di Bali. misalnya merakyat/dikenal luas dan berpengalaman sebagai pejabat pemerintah. Diasumsikan dasar pertimbangan tersebut sebagai prasyarat yang mereka usulkan agar dipenuhi tiap kandidat. mencakup aspek moral. Jika saja hasil pertanian Bali bisa memenuhi pasar pariwisata Bali. dan kaya. Ada enam aspeknya. daerah tempat tinggal sebagian besar bakal calon. Ada beberapa petimbangan/persyaratan lainnya. Mereka berdomisili merata di delapan kabupaten dan satu kota di Bali. Beragam pekerjaan/profesi responden. dan produk serta proses yang ditempuh dalam melahirkan produk yang berkualitas. dan pegawai negeri sipil yang masing-masing berjumlah di atas 24% dari jumlah reponden. Dalam manajemen kualitas (total quality control) dapat kita temukan aspek-aspek yang menentukan bahwa sesuatu itu berkualitas.” ujarnya. Dalam dunia politik praktis. peduli terhadap Bali. sosok perempuan yang pantas digadang-gadang menjadi pemimpin nomor satu di Bali. juga belum ditemukan parameter kualitas yang terukur. Apakah aspek-aspek seperti itu juga tergambar di benak responden ketika mereka memilih pertimbangan/persyaratan kualitas bagi bakal calon gubernur Bali? Pilihan yang dapat dikategorikan sebagai rasional tersebut ditulis responden yang sebagian besar bekerja/berprofesi sebagai ibu rumah tangga. karyawati perusahaan swasta. baik yang menyatakan diri akan menjadi bakal calon maupun yang disebut-sebut/dicalonkan pihak lain. “Kita harus berpikir komprehensif dalam mengatasi krisis petani itu. Pertimbangan/persyaratan yang menempati peringkat berikutnya adalah berwibawa. Parameter kualitas bisa bermacammacam. pelayanan. Tidak teruraikan memang. . (nom) Sumber : Jawapos Posted by in 12:11:02 | Permalink | Comments (2) Calon Gubernur Idola Perempuan Dengan argumentasi beragam mereka juga menulis nama bakal calon yang tidak akan mereka pilih. dibuka kesempatan bagi responden untuk menulis calon lain yang selama ini belum terpublikasikan media massa. keluarganya harmonis. Faktor kepentingan sering berpengaruh dominan dalam menentukan tolok ukur kualitas figur. pasti petani akan sejahtera dan secara otomatis para pemuda kita akan tertarik menjadi petani dan kita tidak akan mengalami krisis petani. Mereka pun sudah memiliki pilihan. disiplin.

(art) . sungguh fantastis. Puspayoga. dan sebagian lagi mengosongkan kolom tersebut. Kelompok III: Adi Wiryatama. siswi (minimal kelas 3 SMA. Pada kesempatan tersebut. dan TNI/Polri (0. giliran Wapres Jusuf Kalla mengunjungi Puri Ubud. mahasiswi (9%). Suwisma. kunjungan ini tak terlepaskan hanya sebatas silahturahmi biasa. Jro Gde Karang. tak ada kata politik dalam kunjungan ini. Sebagian responden menulis ‘tidak ada’ atau ‘belum ada’. Uniknya lagi. Relatif sedikit (11%) responden yang mengisi kolom siapa figur dari kalangan perempuan yang pantas menjadi gubernur Bali. Dewa Beratha disambut oleh Penglingsir Puri Ubud. Budi Suryawan.Pekerjaan/profesi responden lainnya. 8%). Tjokorda Suyasa. Kelompok II: Alit Putra. Sumber : Tabloid Tokoh Saturday. Tjokorda Artha Ardana Sukawati alias Tjok Ace serta tokoh Puri Ubud lainnya. Alit Yudha. sebanyak 9 responden. Nyoman Masni. lebih dari satu bakal calon mendapat dukungan besar dari responden tertentu dan ditempatkan di kolom ‘calon yang dipilih’. TIA Kusuma Wardani. Yang memilih Megawati Sukarnoputri tepat untuk menjadi gubernur Bali juga ada. kunjungan itu sendiri tak terlepaskan untuk mengucapkan bela sungkawa terhadap Ibunda Tjokorda Budi Suryawan yang juga Ketua DPD Golkar Bali ini. tetapi mereka digolongkan dalam peringkat kelompok. terdapat 38 nama figur perempuan yang dianggap pantas menjadi gubernur Bali pada masa-masa mendatang. Oleh karena itu dalam hasil jajak pendapat Koran Tokoh ini tidak disebutkan perolehan suara masing-masing kandidat. Mangku Pastika. Winasa. sekaligus memberikan dukungan moral kepada Tjokorda Artha Ardana alias Tjok Ace yang menang dalam konvensi Golkar untuk menjadi Calon Bupati Gianyar. tiap bakal calon yang disodorkan namanya dalam lembaran jajak pendapat (14 orang) mendapat suara dukungan dan tertera dalam kolom ‘calon yang dipilih’. Sabtu (8/9). Kelompok perolehan suara bakal calon gubernur Bali idola perempuan di Bali (nama berdasarkan abjad. Suryani. Uniknya. Ketua Umum Golkar ini berkunjung selama 30 menit. menulis nama yang beragam. Mardhani Rata. bukan berdasarkan perolehan suara): Dayu Agung Mas. tetapi dengan jumlah yang relatif banyak mereka juga ditempatkan sebagai figur ‘yang tidak akan dipilih’ oleh responden tertentu lainnya.9%). – wid/wah – Litbang Koran Tokoh. Setelah dijumlah. dan mengucapkan bela sungkawa. Wita. bukan berdasarkan perolehan suara) adalah sebagai berikut: Kelompok I : Budi Argawa. Sudirta. Lima figur perempuan yang dianggap pantas menjadi gubernur dan memperoleh suara terbesar (nama berdasarkan abjad. tiap jajak pendapat pasti tidak luput dari sisi kekurangan atau perilaku subjektif. pembantu rumah tangga (2%). 2007 Pilkada Gianyar: Wapres Kalla Dukung Tjok Ace Menang Pilbup Gianyar. dan nama tiap bakal calon tersebut juga bertengger dalam kolom ‘yang tidak akan dipilih’ oleh responden lainnya. Wapres bersama Gubernur Bali. Setelah Presiden SBY ( Susilo Bambang Yudoyono). Yang mengisinya. Oka Ratmadi. Seperti yang disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla.K. September 8. Selain itu. Dhamantra. Apa pun metodenya. L.

ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. sehingga secara resmi bernama "pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah". [sunting] Peserta Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. peserta pilkada adalah pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik. pilkada dimasukkan dalam rezim pemilu. Dasar hukum penyelenggaraan pilkada adalah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam undang-undang ini.Sumber: www.beritabali. atau seringkali disebut pilkada. Undang-undang ini menindaklanjuti keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan beberapa pasal menyangkut peserta Pilkada dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). cari Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah: • • • Gubernur dan wakil gubernur untuk provinsi Bupati dan wakil bupati untuk kabupaten Walikota dan wakil walikota untuk kota Sebelumnya. Pilkada pertama yang diselenggarakan berdasarkan undang-undang ini adalah Pilkada DKI Jakarta 2007. Khusus di Nanggroe Aceh Darussalam.com Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Pilkada pertama kali diselenggarakan pada bulan Juni 2005. [sunting] Penyelenggaraan Pilkada diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dengan diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota. Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. . Ketentuan ini diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 yang menyatakan bahwa peserta pilkada juga dapat berasal dari pasangan calon perseorangan yang didukung oleh sejumlah orang. pilkada (pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah) belum dimasukkan dalam rezim pemilihan umum (pemilu). Pilkada diselenggarakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) dengan diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilihan Aceh (Panwaslih Aceh). adalah pemilihan umum untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung di Indonesia oleh penduduk daerah setempat yang memenuhi syarat.

Khusus di Nanggroe Aceh Darussalam. . peserta Pilkada juga dapat diusulkan oleh partai politik lokal.