Anda di halaman 1dari 20

skip to main skip to sidebar SOLUSI HARDWARE DAN SOFTWARE HANDPHONE Membahas tentang panduan software dan hardware

handphone.... trik menggunakan pe rangkat software handphone...... melacak kerusakan via software......... dan mas ih-banyak trik 2 tersembunyi lainnya......... Kamis, 03 Juni 2010 Prosedur READ WRITE DCC Data PM355 With UFS HWK... Prosedur READ WRITE DCC Data PM355 With UFS HWK... Pastikan hp dalam kondisi LOCAL MODE... CARA READ DCC Data PM355... 1.Klik Check 2.Klik Info 3.Klik PM EDIT dan READ PM 4.Klik SAVE DCC 5.Klik SAVE (dimana saja boleh) CARA WRITE DCC Data PM355... 6.Kembai ke langkah 1 sd 3 dan Klik WRITE... (Akan terbuka sebuah window) 7.Pilih FILE DCC data PM355 yang sesuai 8.Klik OPEN dan SUKSES... Selamat Mencoba Diposkan oleh arx di 00:02 0 komentar Selasa, 15 Desember 2009 Hardware & Software Troubelshooting........... Sebelum melakukan proses flashing pertama kali yang harus dilakukan adalah membu ka Boot Loader di ponsel. Caranya tekan * + # dan tombol power. Nanti akan muncu l tulisan pada layar ponsel seperti pada gambar. Setelah itu baru konekkan kabel dengan box ultima. Contoh: Ponsel Motorola E1. Langkah Flashing : 1. Lihat dipojok kanan bawah, harus muncul tulisan Tipe ponsel-BOOT 2. Pilih tipe ponsel, klik tanda panah kebawah seperti pada gambar 3. Pilih File Flash, versi file flash sama dengan yang muncul di layar lcd (Boot Loader) 4. Klik tombol Flash phone untuk memulai flashing 5. Setelah proses Flashing selesai (tanpa unlock) lepas kabel dan hidupkan ponse l Tutorial JOKER SIEMENS budbud labs>Penggunaan Joker untuk Siemens Keterangan :

Type : untuk memilih jenis ponsel Siemens COM Port : untuk mengatur koneksi kabel data dengan computer COM Speed : untuk mengatur kecepatan transfer data saat proses flashing Boot Typ : untuk mengatur boot ponsel TP : Test Point, yang berisi gambar potong jalur (TP) Langkah Flashing : 1. Pada menu Flash pilih FullFlash 2. Klik tombol Write untuk mengambil file, file yang digunakan berektensi .bin 3. Klik Open , secara otomatis joker akan melakukan poses flashing. Catatan : Setiap melakukan eksekusi perintah dilanjutkan dengan penekatan tombol power on/off 4. Setelah selesai lanjutkan dengan proses unlock (menu Skey) 5. Pada menu Skey klik tombol ReCalc All Keys 6. Tunggu hingga proses selesai 7. Lepaskan kabel data, hidupkan ponsel.

Created by : budbud labs at 08:10:00 0 komentar Sabtu, Februari 16, 2008 Tutorial MX Key v.3 budbud labs>Cara Penggunaan MX Key V3 Menu Flash Generation untuk memilih tipe market nokia ex: DCT3, DCT4, DCTL dan BB5 Model : Untuk memilih product HP nokia Market : Untuk memilih paket bahasa MCU : Untuk memilih system PPM : Untuk memilih paket bahasa CNT : Untuk memilih content yang akan dimasukan ex: wallpaper & ringtone Untuk mengambil semua file kill 2x pada sebelah kanannya yang bertuliskan Doule c lick to open file dan pada bagian kotak diberi tanda centang. BUS Check : Untuk mengetahui konecsi antara HP dengan software baik apa jelek Flash : Untuk memulai proses flashing Gambar 1 Proses Flashing : Pada Generation Pilih market dari HP yang akan di flash Pilih Model HP untuk manual dan Tekan tombol scan untuk otomatis Masukan MCU dan PPM Centang pada kolom After Flash Processing Klik tombol Flash untuk memulai proses flashing. Gambar 2 Setelah proses flashing selesai lakukan proses UI Setting Pada kolom Factory Values Reset beri tanda centang pada kolom untuk manual dan tek an Reset Selected atau Reset All untuk otomatis. Gambar 3 Bekerja dengan IMEI Di MXKey ada tambahan menu yaitu IMEI & Security Kegunaan dari menu ini sangat banyak yaitu :

Untuk membackup RPL/IMEI Untuk Read ASK Memasukan RPL/IMEI RPL Calculator IMEI Restore Gambar 4 Cara backup rpl/imei : Pilih tombol Backup Rpl e ). tunggu sampai proses selesai dan simpan hasilnya (tekan Sav

Cara memasukan RPL/IMEI atau tembak imei : Klik Write Rpl beri tandacentang DATA1 Only bila Cuma imei di IC Flash0 saja yang ak an di tembak. Cari RPL yang akan dimasukkan dan klik Open Tunggu sampai proses selesai. Catatan : RPL atau IMEI berada pada 2 tempat yaitu UEM dan IC Flash 0. Perbedaan imei antara UEM dan IC FL0 akan menyebabkan imei ????????????? Jadi jika anda melakukan penggantian IC Fl0 anda diwajibkan menyamakan imei yang ada di UEM dan sebaliknya. Cara Tuning Sinyal pada CDMA dengan MXKey : Masuk pada menu Tools >> CDMA >> Tune Parameter Klik tombol Open untuk menambil file nya. Setelah dapat filenya pilih dan tekan Open Otomatis semua data akan masuk dan untuk proses tuningnya klik tombol Not Charging budbud labs>Not Charging atau Tidak Mengisi Kerusakan ini ditandai dengan tidak adanya tegangan yang masuk ke baterai atau p onsel tidak bisa mengisi ulang tegangan baterai. Kerusakan ini bisa disebabkan h ardware dan software. Software : Disebabkan oleh file kalibrasi carging error yang berada pada file PM (Permanen Memori). Sehingga ponsel tidak dapat memproses informasi yang berkenaan dengan p roses pengisian tegangan baterai. Biasanya kerusakan software di tandai dengan m unculnya tulisan "tidak mengisi" pada layar LCD. Kerusakan ini bisa diatasi deng an memasukan kembali file PM. Cara memasukan file PM (reflash) sudah saya jelask an dalam pembahasan "keguanaan tombol di UFS". Hardware : 1. cek 2. cek 3. cek 4. cek 5. cek 6. cek 7. cek chagernya, masih bagus atau tidak plugin charge, conektor masih bagus atau tidak pad di board dan jalurnya sekring, komponen yang bertuliskan huruf "K" tegangan pada konector baterai, tegangannya ada 6-8volt ic charger CPU

Write

LCD ERROR Kerusakan pada LCD Ciri-ciri kerusakan LCD antara lain: * * * * Blank (tidak ada cahaya dan gambar) tetapi bisa dipergunakan untuk panggilan Ada garis-garis, vertikal maupun horisontal Ada bercak-bercak hitam di layar Gambar tidak teratur (goyang atau terbalik)

Created by : budbud labs at 11:00:00 0 komentar Insert SIM Card Kerusakan Insert SIM Card Kerusakan Insert SIM Card disebabkan karena : >> Kerusakan Software >> Kerusakan Hardware * * * * Dikarenakan putus jalur (vsim, clock, reset, data dan ground) SIM Reader yang sudak tidak layak (rusak, korosi) IC Power rusak CPU rusak

Akan saya bahas mulai dari DCT3 DCT3 Pada ponsel tipe ini SIM reader berdiri sendiri atau pisah dari board, langkah-l angkah perbaikannya adalah : 1. 2. da 3. 4. 5. 6. 7. cek sim reader, apakah ada kerusakan di kaki-kakinya cek konektor sim interface di board, apakah terjadi korosi atau tidak, klau a bersihkan cek jalur-jalurnya terhubung dengan baik apa tidak cek komponen pendukungnya (resistor, kapasitor) cek tegangan pada VSIM (jalur warna kuning) jika not ok (tidak ada tegangan) cek ic power (CCont) terakhir cek CPU

DCT4-WD2 Perbedaan disini dengan DCT3 adalah ada EMI Filter yang menghubungkan IC Power/U EM dengan SIM reader dan SIM reader langsung terhubung dengan board (tersolder). Langkah pengecekan : 1. 2. 3. 4. 5. BB5 Untuk BB5 sendiri sama persis dengan DCT4-WD2. Kasus-kasus yang sering terjadi b erada pada EMIF yang bermasalah. Created by : budbud labs at 09:00:00 0 komentar Jumat, Februari 15, 2008 cek sim reader dan kaki-kakinya (ada solderan yang lepas tidak) cek jalur-jalurnya cek EMIF, jumper seperti pada gambar diatas jika not ok, cek UEM terakhir ke CPU

Tutorial Freia for SIEMENS Penggunaan Freia untuk SIEMENS Keterangan : * Phoene model : untuk memilih tipe ponsel (cuma sampai seri CF65) * Read flash from phone : untuk mem backup firmware dari ponsel * Write flash from phone : untuk memasukan firmware ke ponsel (Flashing) * Unlocking functions : untuk prose unlock * Miscellanous functions : fungsi tambahan seperti backup bootcore dan baterai p arameter * Dongle functions : pengaturan fungsi dongle * Configuration function : berisi pengaturan COM, Speed, Boot tipe dll * Exit : untuk keluar dari program Langkah Flashing : Sebelum melakukan proses flashing ponsel Siemens harus terlebih dahulu dilakukan "Test Point" atau pemotongan jalur pada board. Setiap melakukan eksekusi setiap perintah harus disertai menekan tombol "ON" di ponsel sekitar -+ 1 detik.

1. Konekan kabel dengan ponsel 2. Pilih tipe ponsel yang akan di eksekusi 3. Klik Write flash to phone 4. Ambil firmware yang akan di masukan ke ponsel dan klik OK 5. Tombol on pada ponsel di tekan sekali 6. Tunggu hingga proses selesai 100% 7. Klik Unlocking functions 8. Pilih Direct unlock no map is saved 9. Klik Use original IMEI 10. Klik Exit untuk keluar dari program Tutorial SETOOL BOX SETOOL BOX untuk Sony Ericsson Keterangan : Interface : jalur koneksi dari box dengan software Speed : kecepatan transfer data dari computer ke HP Phone Type : memilih tipe HP yang akan di eksekusi Add : untuk memasukan firmware (main dan FS) Unlock/repair : untuk membuka kuncian dan melakukan perbaikan jika terjadi error /bugs FLASH : untuk memulai proses flashing Read Flash : untuk mem backup firmware Read/write GDFS : untuk backup dan memasukan GDFS Identify : untuk melihat koneksi dari hp ke computer dan pengidentifikasi ponsel TESTPOINT OK : digunakan jika saat melakukan flashing dan unlock software minta testpoint Quit : untuk keluar dari software SETOOL BOX Langkah-langkah Flashing : 1. Konekkan ponsel dengan SETOOL BOX3 2. Baterai jangan dikonekkan dulu 3. Pilih tipe ponsel pada Phone Type

4. Klik tombol Identify sambil baterai dikonekkan 5. Liat CID dan Color nya 6. Masukkan file flashnya dengan menekan tombol Add 7. File Main dan Raw FS dimasukan bersama-sama 8. Masuk menu Settings beri centang Complete phone after flash 9. Tekan tombol FLASH untuk mulai proses flashing 10. Setelah selesai proses flashing tekan tombol Unlock/Repair Tunggu sampai selesa i dan ponsel siap digunakan Kamis, Februari 14, 2008 Tutorial JAF J.A.F+PKey by ODEON dalam proses pembuatan Istilah Dalam Sony Ericson Informasi Tentang Sony Ericsson CID CID ialah: berupa angka yang merupakan proteksi dari ponsel SonyEricsson. CID ve rsi baru dari setiap waktu ke waktu, untuk menghindari membuka kunci operators/f lash dari alat2 servis software yang bukan dari SonyEricsson Resmi. Dimana CID y ang telah direlease oleh pihak SonyEricsson ialah: 29/36/37/49/50/51/52. Ponsel SE-based LG/Sharp menggunakan sistem yang sama(tapi beda versi). OTP (One Time P rogrammable memory) dan EROM juga diproteksi dengan CID-CID yang berbeda, contoh nya ialah ponsel K600s/K608s. CDA CDA ialah: berupa versi-versi firmware pada setiap ponsel SonyEricsson yang bias a kita sering mengupgrade dan mendowngrade firmware sonyericsson tersebut. SonyE ricsson juga dapat mengupdate sendiri dengan software bawaan resmi sonyericsson yaitu SEUS (Sony Ericsson Update Service) dan menggunakan kabel dcu-60 atau mela lui koneksi GPRS dimana akan muncul pilihan menu tersebut berupa lang-pack(bahas a)/branding/bandlocks. Generik (unbranded) pada ponsel K750 yg dipakai di negara Scandinavia seharusnya ialah CDA102337/12, sedangkan ponsel K750 Telenor-brande d seharusnya ialah CDA102338/62. Kedua-duanya dapat diprogram ulang dengan bahas a/kamus yang sama ataupun yang berbeda. BLUE/BROWN/RED BLUE/BROWN/RED: Warna tersebut menentukan suatu produk ponsel SonyEricsson terse but dari suatu pabrik, pengembang dll. ponsel yang berwarna biru/blue pada saat kita mengidentify ponsel melalui setool2 box ialah merupakan pabrikan sonyericss on yang telah di asembling, tapi jangan pernah program ulang/GDFS/IMEI (hati-hat i IMEI tersebut tersimpan di OTP (One Time Programmable memory), Warna Coklat/Br own ialah "ponsel pengembang" artinya dari pihak SonyEricsson hanya melakukan pe rcobaan, proteksi yang dilakukan tersebut juga tidak terproteksi dengan sempurna , contohnya ponsel CID36 harus mesti di konversi dulu ke brown/coklat untuk memb uka operators dll, dan Warna merah/red merupakan produk retail. GDFS GDFS ialah, dimana semua informasi tersimpan didalam memori ponsel, baik itu IME I, customize, dan pengaturan. IMEI juga berlaku untuk sebagai simlock data seper ti pada ponsel nokia IMEI RPL. IMEI Imei ialah, International Mobile Equipment Identity/Perangkat lunak Identitas Po nsel Internasional yang berupa 15 digit angka numerik, dimana imei tersebut juga tersimpan 2 tempat yang satu OTP dan terakhir GDFS, penggantian IMEI adalah ill egal.

EMMA emma berupa alat & perangkat lunak software yang biasa digunakan oleh pihak sony ericsson servis center versi emma perangkat lunak tersebut saat ini adalah versi emma3, kegunaan alat & perangkat lunak dari emma tersebut ialah: " anda dapat m emprogram ulang, mengunci operator gsm, dan tidak dapat membuka operator gsm". E MMA & kunci CSCA dapat digandengkan maka kita dapat membuka operator gsm untuk s emua versi cid. DB2000, DB2010, DB2020, DB2030 - DB2000 (namanya Marita) yaitu GSM+3G(UMTS) yang berkompatibel dengan sejenisny a contoh: SE K600/K608/V600/Z800/W900, Sharp 802sh, 902sh, 903sh and LG 3G phone s. - DB2010/2012 (Marita compact) yaitu hanya GSM, yang bukan jaringan 3G contohnya ialah: K300,K500,K700,K750,S700,W300,W550,W800,Z520,Z530. - DB2020 yaitu merupakan produk baru dari SEMC contohnya ialah: K800, K790, K610 , Z710 etc, Sharp tipe 904sh merupakan sekuriti yang sangat sulit ditembus. - DB2030 yaitu platform yang mendukung 3G sonyericsson contohnya ialah: W880 dan W888. A2 A2 ialah sekuriti baru sonyericsson mobile phone, ponsel yang mempunyai sekuriti baru memiliki sekuriti tanda tangan digital dari pihak sonyericsson itu sendiri , maka kedepannya ponsel yang telah support A2 makin sulit di buka baik itu prog ram ulang, unlock patch (patch artinya tidak permanen buka operator). Sedangkan ponsel2 yang ber CID52 pada akan datang telah support patch unlock dengan kata l ain udah gratis tidak memerlukan login ke setool, gti dll. Tutorial Cruiser Pro Box Penggunaan dan Solusi Cruiser Pro Box Untuk memulai Cruiser pertama kali harus setting port com dimana box digunakan, caranya : 1. Klik tombol Setting 2. Setelah terbuka seperti gambar klik Autodetect 3. Tunggu hingga salah satu COM muncul Figter USB Cable 4. Klik OK 5. Klik Rescan 6. Liat salah satu COM akan hidup (contoh gambar COM3) dan klik untuk memulainny a. Menu Utama Keterangan : >> Select exact phone type : pilihan tipe ponsel dari tipe lama hingga tipe baru >> Limit baudrate to : untuk memilih kecepatan transfer data dari software ke po nsel >> Phone to be attached : pilihan saat ponsel disambungkan ke software >> RSA boot options : pilihan ponsel melakukan booting dengan CID Cara Flashing 1. Persiapkan baterai (baterai keadaan full) tapi jangan dimasukan dulu 2. Klik Attach to phone sambil baterai dimasukan 3. Analisa pada tulisan yang muncul berwarna hijau, contoh : Baudrate = 460800Bd Phone CID: 49 Phone color: Red 4. Masuk pada menu Flash Flash ARM : masukan file mainnya yang berextensi .sw >> klik open langsung flash Write raw FS : masukan file fs/bahasanya, berektensi .fs >> klik open langsung f lash

Customize FS : klik untuk proses unlock atau custumize 5. Setelah selesai custumize FS kembali ke menu Primary pilih Turn of Phone untuk me mutus koneksi dari software ke ponsel. 6. Keluarkan baterai dan pasang lagi baru ponsel dihidupkan tanpa SIM Card, tung gu hingga tulisan Insert sim card . 7. Matikan kembali ponsel baru ponsel dimasukan SIM Card dan dihidupkan. 8. Berdoa agar ponsel kembali normal. Created by : budbud labs at 15:34:00 0 komentar Sistem BB5 (diagram Block) budbud labs>Sistem Kerja BB5 Skematik Sekilas sudah di jelaskan dalam pembahasan IC di BB5 bahwa di dalam sistem ponse l BB5 Nokia ada dual CPU (RAP3G dan OMAP) dan dual Power (TAHVO dan RETU). Akan saya bahas sedikit mengenai jalur skematik yang menghubungkan antara IC. Se hingga deteksi kerusakan lebih mudah dan singkat. Saya mulai dari paling bawah: 1. Charging / pengecasan Tegangan yang berasal dari charger masuk melalui plug in cgarger dan diolah oleh TAHVO, seterusnya ke CPU. Kerusakan no charging atau ponsel tidak bisa mengisi baterai dipegang oleh TAHVO. 2. UI Interface Untuk UI Interface pertama dipegang oleh OMAP (kamera, keyboard, LCD, MMC) dan s emua data dipegang oleh NAND Flash. Jadi jika terjadi kerusakan di salah satu ko mponen di atas pertama komponen yang dicek adalah OMAP dan NAND Flash. NAND Flas h sendiri mempunyai ruang penyimpanan data dari 256Mb sampi 512Mb yang diperguna kan untuk penyimpanan data internal seperti foto, ring tone dan phone book. UI Interface yang kedua dipegang oleh RETU (vibra, mic, IHF, speaker, SIM, ALS d an power on). Jika terjadi kerusakan di bagian ini penanganannya ada di RETU dan jalur tegangan yang keluar dari RETU. Tegangan yang digunakan saat melakukan fl ashing juga disuplay oleh RETU. 3. Sinyal Disini ada Ritsa RF (Vinku+Hinku/Ahne/Pihi). Sinyal diolah oleh RF yang kemudian diproses oleh CPU utama RAP3G/RAPGSM. Tegangan yang digunakan oleh RF berasal d ari RETU. Jika suply tegangan dari RETU putus atau hilang maka sinyal juga akan hilang. Kerusakan no sinyal pada BB5 sering terjadi karne suplly tegangan yang k urang. juga bisa terjadi karena kalibrasi sinyal di dalam PM (Permanen Memory ru sak) yang berada di dalam NOR Flash. NOR Flash sendiri berkapasitas 64Mb. Created by : budbud labs at 11:04:00 0 komentar Kegunaan Tombol Di UFS Tombol tombol di Software DCTxBB5

Di NOKIA penggolongan ponsel ditentukan oleh CPU nya sperti DCT3 (Digital Core T echnologi generasi ke 3). Ponsel generasi ini CPU memakai MAD. DCT4:UPP. WD2:UPP WD2. BB5:RAP3G dan OMAP. 1. Product : jenis ponsel atau tipe ponsel yang akan dilakukan flash (ex: NHL-10 66 00) 2.

MCU : ini adalah sistem dari ponsel (file menunjukkan 2 digit terakhir menunjukk an C1=all region atau bisa digunakan oleh semua file flash PPM) 3. PPM :Paket Bahasa. file menunjukkan 2 digit terakhir adalah paket bahasa (ex:35= inggris, malaysia, indonesia) bisa dilihat di kolom bagian bawah. 4. CNT : konten yang berisikan ringtone dan wallpaper 5. PM : Permanen Memori yang berisikan data-data penting di ponsel seperti IMEI, ka librasi sinyal sampai data charging. 6. Format User Area (FUA) : menghapus data yang berkenaan dengan user (foto, aplika si, phone book) 7. Rd UEM : untuk mem backup IMEI dengan ektensi .ask 8. Wr UEM : untuk memasukkan file IMEI/rpl ke ponsel 9. Rd PM : untuk mem backup file PM dari ponsel 10. Wr PM : untuk memasukkan file PM ke ponsel 11. Rp Bt : repair bluetooth. jika setelah ponsel di reflash bluetooth error atau ti dak jalan. 12. PM Edit : digunakan untuk mengedit PM yang ada di ponsel 13. Rd PP : Product Profile. untuk mem backup profile dari ponsel 14. Wr PP : untuk memasukkan PP ke ponsel 15. Erase FLASH : untuk menghapus ic flash atau format ulang ic flash. Hati2 dalam p roses penghapusan Flash karna akan mengakibatkan IMEI hilang. 1. Disconnect/Connect : untuk mengoneksikan antara Box UFS dengan Komputer 2. Check : untuk melihat koneksi dari ponsel ke Box UFS 3. Info : untuk melihat informasi dari ponsel (ex: versi software) 4. Flash : untuk memulai proses flashing (dengan MCU dan PPM telah diisi firmwar e) 5. UI Settings : untuk mengembalikan setinggan ponsel dan kuncian/lock (UI Optio n dipilih) 6. Kotak "?" : untuk setingan mode (Test Mode, Local Mode, Normal Mode) 7. Restart : untuk memulai software lagi (restart software UFSxBB5) Kerusakan dg Power Supply budbud labs>Deteksi Kerusakan Dengan Power Supply Ponsel mati bisa disebabkan oleh Hardware dan Software Langkah awal pengecekan dengan power suply, apakah ponsel mati ada di Hw or Sw. Caranya: Pasang kabel dari power supply ke konektor battery ponsel sebanyak minimal 3 kab el, dengan urutan negatip, BSI dan positip. (warna hitam, hijau dan merah)- Arah kan volt pada power supply 3,6 V (atau sesuai Hp-nya dengan toleransi 0,5 V). Po nsel dalam keadaan off, lalu tekan tombol on. Bila amper saat ditekan tombol on, diam saja berarti ada problem pada hardware nya (HW), maka perlu dilakukan peng ecekan dari komponen on/off sampai pada battery. Bila amper saat ditekan tombol on, naik sekitar -+ 50 mA, maka problem yang terjadi adalah masalah software (SW ), maka yang perlu dilakukan adalah HP diprogram ulang (flash) atau program diup

grade ke versi yang lebih tinggi. Deteksi dengan PS: Deteksi 1 Power on gagal, sewaktu on/off Power Suply di tekan short Amphere&Voltage yaitu ke titik 0 Analisis:Terjadi short pada komponen-komponen yang dihubungkan langsung ke V Battery, yaitu IC PA, IC Charging, IC UI Regulator dan Ccont. Tindakan:Angkat Pin1 dari IC UI jika masih short angkat IC PA dan seterusnya. Sa mpai tidak terjadi short. Bila normal maka ganti IC yang menyebabkan short. Deteksi 2 Switch ditekan Amphere pada DC Power Supply tidak ada reaksi, sewaktu kabel (+) dibalik short. Analisis:Terjadi kerusakan pada on/offTerjadi putus jalur pada on/offTerjadi ker usakan pada IC Power Supply (Ccont) Tindakan:Ukur Switch on/offUkur jalur pada on/off dengan memperhatikan skema jal ur on/offJika semua OK maka kerusakan ada pada Ccont, panaskan jika tak mau maka gani sampai terdapat tegangan Amphere naik. Deteksi 3 Switch ditekan Amphere menunjukkan tren naik dari 0 sampai 20-50 mA dan stabil d isitu. Analisis:Ccont telah memberikan tegangan tetapi berhenti perintahnya. Biasanya H P hilang data program. IC Flash rusak , IC Cobba rusak Tindakan:Gunakan software untuk memprogram ulang ponsel sesuai dengan tipenya. B iasanya ponsel akan normal kembali, jika tidak maka perbaiki IC Flash, Cobba dan terakhir CPU. Deteksi 4 Switch ditekan, Amphere pada DC Power Supply tidak ada reaksi sewaktu kabel (+) dibalik tidak terjadi short. Analisis:Terjadi putus jalur (+) pada battery sehingga tidak masuk arus ponsel Tindakan:Perhatikan skema jalur (+) lalu gunakan teknik jumper pada jalur yang p utus Deteksi 5 Swicth ditekan, Amphere pada DC Power Supply menunjukkan 1 2 A dan stabil disitu . Analisis:Terjadi kebocoran arus yang disebabkan kapasitor atau komponen yang amb il arus langsung ke V Battery. Tindakan:Isolasi komponen-komponen yang diambil arus langsung ke V Battery. Deteksi 6 Switch ditekan, amphere menunjukkan 50 mA 1 A dan stabil disitu. Analisis:Terjadi unsolder pada komponen diluar. Komponen yang di ambil arus lang sung ke V Battery. Tindakan:Panaskan IC nya lalu coba diganti Deteksi 7 Switch belum ditekan telah terjadi short (voltage turun ke 0) Analisis:Terjadi short pada jalur V Battery Tindakan:Lepaskan komponen-komponen yang merupakan jalur V Battery, satu persatu . Deteksi 8 Switch ditekan Amphere naik menunjukkan tidak stabil lalu kambali ke 0 Analisis:Terjadi tidak normal pada sistem clock (RTC) Tindakan:Isolasi komponen rangkaian clock (RTC)

Kupas Problem Sinyal KUPAS TUNTAS PROBLEM SIGNAL Nokia memiliki dua cara system signalTransmite yang artinya pemancaran signal (T X) Received yang artinya penerimaan signal (RX) Beberapa part yang terkait disin i hubungannya dengan TX dan RX adalah sebagai berikut: PA (Power Amplifier) Power amplifier atau daya penguat pemancaran signal ( Transmite Strength )yang t erkait disini hanya hal pemancaraan sinyal saja (TX) Duplexer atau yg sering kit a sebut antenna switch. Gabungan antara TX dan RX yang memungkinkan kita melakuk an panggilan dua arah secara simultan atau bersamaan. Terjadinya proses pengolahan sinyal masuk dan keluar. PA dan Duplexer adalah ran gkaian yang sering menyebabkan handphone mati (shut down ) ketika kita akan mela kukan panggilan. HAGAR Termasuk rangkaian penerima atau RX 75% dan sedikit pemancaran /TX COBBA Termasuk rangkaian yang sebagian besar pemancaran/TX terkait disini:Kuat pancar audio / suara yang dihasilkan, sehingga sering menyebabkan hp kurang keras suara nya. Termasuk self test dari main processor (CPU), sehingga seing terjadinya con tak service jika terjadi kerusakan. Real Time Clock Sesuai namanya dimana process real time (ketepatan frequensi berjalan) kerusakan pada part ini akan menyebabkan :Ketepatan pembicaraan atau suara menjadi kurang tepat (beat atau temponya lambat ) Ketepatan power on dan power down menjadi te rganggu , sehingga menyebabkan HP lama dihidupkan atau dimatikan. CCONT Adalah part dimana supply arus diproduksi untuk dialirkan ke masing2 komponen. K erusakan pada part ini akan menyebabkan HP mati total. FLASH IC Adalah part dimana tempat program data dihasilkan untuk memerintah cpu melakukan tugasnya, khususnya disini perintah penerimaan dan pemancaran sinyal. Kerusakan pada Ic ini akan menyebabkan :Contack service karena self test gagal. Bar tanda sinyal tidak keluar walaupun operator name ada. Booting gagal shg Hp mati total CPU (central prosesing unit ) Dimana semua perintah dijalankan oleh part ini mulai dari perintah pemancaran si nyal atau penerimaan. Kerusakan pada part ini terkadang malah susah cara mendete ksinya. Keseluruhan proses diatas akan gagal juga terkait rusaknya CPU ini. Kerusakan paling banyak dan paling menjengkelkan adalah masalah sinyal. Ponsel s emahal apapun tanpa ada signalnya tidak ada harganya. Juga bila membawa ponsel m ahal sekalipun tapi problem pada signalnya maka bisa membuat malu pembawanya.Sin yal merupakan problem yang gampang-gampang susah bagi semua teknisi ponsel. Sign al kebanyakan identik dengan PA atau IC PA, walau sebenarnya tidak benar seratus persen. Problem signal mempunyai banyak keterkaitan antara satu IC (komponen) d engan komponen yang lain. Untuk bisa menyelesaikan problem signal dibutuhkan beb erapa syarat mutlak bagi setiap teknisi ponsel. Diantaranya : Teknisi harus memp unyai pengetahuan tentang fungsi tiap komponen, kedua, teknisi harus mempunyai a lat test dan alat perbaikan, serta yang ketiga, teknisi harus mempunyai kemampua n lebih atau ilmu plus, maksudnya teknisi harus bisa memecahkan problem dengan t ehnik yang berbeda. Ada bebarapa macam tentang problem signal, diantaranya : 1. Signal lemah 2. Signal naik turun 3. Signal pada lokasi tertentu 4. Signal 5 detik 5. No signal 6. Signal 112 only 7. Signal drop

8. Signal semu 9. Signal sim tertentu Langkah persiapan awal : 1. Lakukan reset atau kembali pada pengaturan awal, yang dapat anda lakukan melalui menu lalu phone setting, setelah itu masukkan 12345. 2. Lakukan panggilan 112 only atau jaringan manual, bila bisa maka IC RF dalam kead aan masih baik. 3. Lakukan update pada software ponsel anda. Bisa juga melakukan downgrade bila dir asa perlu dan memang versi yang sebelumnya terlalu tinggi. 4. Lakukan pengujian tegangan pada komponen seperti IC PA, IC RF, IC AUDIO, apakah sudah mendapat tegangan yang benar. Bila langkah awal atau persiapan sudah kita lakukan tetapi ponsel masih bermasal ah maka dapat dilakukan penggantian komponen sesuai kerusakan yang dialami oleh ponsel tersebut. 1. Signal lemah, lakukan penggantian pada IC PA, karena komponen ini berfungsi s ebagai penguat. 2. Signal naik turun, dapat terjadi karena VCO sudah lemah, fungsi referensi nya sudah terabaikan. 3. Signal pada lokasi tertentu, gantilah IC PA nya, karena pasti memakai IC yang tidak orisinil, atau akibat penggantian antena nya. 4. Signal 5 detik, terjadi kerusakan pada IC CPU, bisa karena ponsel jatuh, namu n bila bukan karena jatuh anda dapat melakukan flashing eeprom virgin, sehingga ponsel jadi normal kembali. 5. No. Signal, pada ponsel jatuh lebih banyak kerusakan pada IC Audio, fungsi ko nverternya tidak berhasil. 6. Signal 112 only, merupakan signal hanya dari IC RF, anda bisa mengganti IC PA karena sudah tidak fungsi lagi. 7. Signal drop, ini diakibatkan karena IC PA, walau IC PA sendiri masih berfungs i tapi pemakian arus yang sangat tinggi sekali, bisa mencapai 600 mA. 8. Signal semu, indikator tampak baik dan penuh, tapi tidak bisa melakukan pangg ilan, lebih banyak dikarenakan Antena, fungsi penghubung yang terputus. 9. Signal sim tertentu, dikarena program atau SW bisa dilakukan clear SP Lock da n bisa juga akibat penggantian IC PA tidak presisi atau IC PA tidak ori. Permasalahan Seputar IC budbud labs> Permasalahan IC di DCT3 Flash ic 1. Auto reset ( Reset otomatis )? reset otomatis 2. Unknown flash? flash tidak dikenal saat dibaca memakai flasher 3. Unable to write? Hp tidak bisa di flash 4. Writable but unable to power on? Bisa di flash tapi tidak mau hidup 5. Cant write imei? tdk bisa ganti imei 6. With power but can't read by mbus/flasher device? 1st Error jika diCek pake U FS 7. Read flash at first byte? Flash bisa dibaca hanya pd bait pertama kemudian ji ka di Flash selalu tampil batrey lemah. SRAM IC 1. No Power (Matot) tampil Ram is Bad, Hp Mati total 2. Read and Write Flash but unable to power on ? Dapat Flash tapi tidak mau hidu p

3. Auto off ( mati-mati sendiri)? Saat kita coba hidupkan lagi tidak bisa hidup! !! 4. Bisa diflash, tapi tidak bisa didetek pakai alat flasher apapun,KOSONG/tidak bisa diinfo 5. Pada Nokia 3210 reading/writing berhenti. Cobba IC 1. Matot jika IC Konslet (test it by hang method) 2. Contact service 3. No signal a. No rx (receive)? tidak bisa menerima telpon b. No tx (transmit)? tidak bisa telpon keluar c. Intermittent signal? sinyal putus-putus d. Fluctuating signal? sinyal tidak stabil 4. sinyal stabil tapi tidak bisa keluar, tdk bisa kirim sms. 5. No audio (earpiece/mouthpiece)? tidak ada suara pada speaker, tdk bisa kirim suara. 6. Garbled audio? Suara kresek-kresek/pecah 7. Cant unlock? tidak bisa membuka penguncian 8. Sim card not accepted always appear? selalu tampil sim card ditolak 9. Auto reset (test with simcard only)? reset otomatis CCONT/ IC POWER SUPLY 1. No power? mati total/ matot 2. No Signal? tidak ada jaringan a. No rx? tidak bisa menerima telpon b. No tx? tidak bisa nelpon keluar c. sinyal tidak stabil 3. Insert sim card? masukan kartu 4. Writing flashing error? saat di flash error 5. Always hang (jammed)? keyped hang/ngacak 6. Auto off (with sim and without sim)? Hp mati sendiri, baik pake sim card maup un tidak 7. No display? tidak ada tampilan pada LCD 8. Contact service? tampil kontak service pada LCD 9. No ui interface (light, buzzer, vibra)? lampu, dering, dan getar tidak berfun gsi 10. bisa hidup tapi tidak bisa dicek pake alat Flasher. HAGAR/ RF 1. No Power? Matot 2. No Signal? tidak ada sinyal a. No rx? tdk bisa menerima tlpn b. No Tx? tidak bisa telpon ke luar c. Fluctuating? sinyal tidak stabil d. Intermittent? Sinyal putus-putus 3. Auto off when receiving signal or after receiving signal? mati sendiri ketika muncul sinyal 4. Hang then off? keyped hang lalu Hp mati. PA 1. 2. 3. 4. 5. 6. (Power Amplifier) No transmit? tdk bisa tlpn/ tampil call ended/panggilan gagal No Rx if overcurrent? tidak bisa di akses saat pilih jaringan secara manual Mati sendiri saat telepon/sebelum masuk Menu No Power if shorted? Hp mati total jika PA mati/konslet Short battery standby time (fast drain)? Batrey boros!!! Weak Transmit? Sinyal lemah.

Crystal osci (13/26 Mhz) 1. No Power? Matot

2. No signal? tdk ada sinyal 3. Auto off? mati sendiri 4. Hang? Keypad tidak berfungsi. Clock Crystal 1. Slow/too fast ringing tone? Nada dering terlalu cpt/ lambat 2. Slow/too fast clock timing? Jam/waktu telalu cpt/lambat 3. Intermittent signal? Sinyal putus-putus 4. No power if shorted? Jika konslet menyebabkan mati total. Antenna Switch 1. No RX? tidak bisa meneima telpon 2. No TX? tidak bisa telpon keluar 3. Fluctuating Signal? sinyal tidak stabil 4. Intermittent Signal? sinyal putus-putus IC di BB5 (BaseBand 5) BB5 or Base Band Generasi 5 memiliki bermacam-macam IC seperti: 1. RAP3G/GSM (3G Radio Application Processor) Berfungsi mengatur proses kerja utama ponsel. Tegangan yang didapat dari RETU ya itu VIO 1,8 Volt, serta Vcore 1,4 Volt dari TAHVO. 2. OMAP (Open Multimedia Audio Processor) Berfungsi mengatur User Interface seperti Camera, MMC, keypad, LCD, dsb. OMAP me ndapat supply tegangan dari RETU yaitu VIO 1,8 Volt. 3. NAND Flash (APE Combo Memory) Memory ini berisikan data-data aplikasi serta data pengaturan User Interface pen gguna. NAND Flash mendapatkan supply tegangan dari IC Power RETU yaitu VIO 1,8 V olt dan VDRAM 1,8 Volt. NAND Flash adalah support dari OMAP dengan kata lain NAN D di akses oleh OMAP (RAP3G tidak mengakses NAND Flash). 4. NOR Flash+SDRAM (CMT Memory) Memory ini berisikan data-data vital fungsi utama dari ponsel berisikan firmware , kalibrasi dan certifikat ID. Supply tegangan VIO 1,8 Volt dari RETU. NOR Flash pun hanya diakses oleh RAP3G saja (OMAP tidak mengakses NOR Flash). Power Suply atau IC power di BB5 berbeda dengan di DCT1-4, WD2 maupun Linda. Di DCT3 ada CCont, DCT4-WD3 ada UEM. Sedangkan di BB5 sendiri dibagi menjadi 2 yait u RETU dan TAHVO. Tidak seperti di DCT4 (UEM) penggantian ke dua ic tersebut tid ak memerlukan rpl atau IMEI sebab kedua ic tersebut tidak menyimpan data hanya s ebagai supply tenaga saja. 5. RETU RETU adalah IC Power Utama yang bertugas memberikan supply tegangan pada CPU, SI M Card, serta Startup Power dan tegangan vital lainnya. Juga memproses signal au dio (Vibrator, Microphone, Earphone dan Speaker Phone). Kerusakan pada RETU dapa t menyebabkan ponsel mati total dan kerusakan lainnya. Fungsi lain dari RETU yai tu mengatur pencahayaan LED baik LCD/Keypad Led. Keypad LED tidak akan menyala s aat berada di ruangan yang terang. ALS (Ambient Light Sensor) ini terletak pada casing depan ponsel berupa transistor peka cahaya. 6. TAHVO

TAHVO adalah IC Power kedua yang bertugas pula memberikan tegangan ke CPU, tegan gan pengisian battere (charger), tegangan flashing, serta tegangan LED. Di dalam keluarga sinyal BB5 juga berbeda dengan generasi sebelumnya. Disinipun terbagi menjadi 2 bagian yaitu HINKU dan VINKU sebagai pelaksana jalannya sinyal . 7. HINKU HINKU adalah komponen penerima signal(Receiver). Signal yang masuk ke ponsel dio lah oleh Hinku yang kemudian akan dikirimkan menuju RAP3G dan outputnya pada spe aker. 8. VINKU VINKU adalah komponen pemancar signal (Transmitter). Suara yang masuk dari mic m enuju RAP3G diteruskan VINKU ke dan diperkuat oleh PA dan dipancarkan menuju pro vider. TIPS PENGGUNAAN UFS Yang akan kita bahas di sini adalah mengenai ERASE - dan BACKUP. Untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang "luar biasa", sebaiknya budayakan s elalu backup IMEI. - Backup IMEI: Di sini kita bahas yang general saja, yaitu generasi DCT4 yang memiliki IMEI Fie ld di pm area [208], sebagai contoh; semua DCT4-WD2: 7650, 36xx, 3230, 3100 / 32 00 dll. 1100, 2300, 2600, dsb. tidak termasuk dalam kategori ini. Kita bisa mengenalinya dengan gampang soal kategori tersebut. Caranya: Read PM dengan alamat start / end di isi saja 208. Bila area tersebut di nyatakan kosong, well, UFS tidak bisa melakukan backup IME I. Sekarang untuk melakukan backup, cukup klik: "Rd UEM", setelah ponsel terbaca, k ita CANCEL saja. (Bila anda akan membuat file *.ask, bisa di ok..ok..ok... ) Contoh: 3100 - RH-19 Maka keterangan di UFS akan seperti ini Code: IMEI/ESN Backup Data1 Saved as \Products\Rh-19\Rh-19_352937001838975_Back.rpl Backup Valid Only if PM Data [208,0] is Original Bad IMEI Number: 352937001838975 UEM Reading Aborted"Bad IMEI Number" karena kita membatalkan proses pembuatan *. ask Sesuai keterangan di atas, IMEI tersimpan di C:\Program Files\Nokia\Phoenix\Prod ucts\RH-19 sebagai Rh-19_352937001838975_Back.rpl. Bila di kemudian waktu anda m endapati ponsel ini dengan IMEI ??????????? maka tinggal masukkan kembali dengan cara "Write UEM". contoh: Code: IMEI: ??????-??-??????-? RPL File Info: IMEI: 352937001838975 CHCK: -11367 Warning: No DATA2 Record IMEI: ? PROD: ? 1st Boot Ok, DCT4, UPP: 1120

FlId Aliasing with: 00EC22F0 Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,00EC22F2,Sam K5U64418TM Algorithm: u_amd.fia, Ver: 4.52.0 UEM Writing Done, Time: 00:02 Warning: No SIM_PROG_DATA in File Imei bagus kembali Code: MCU Sw: V 06.31 25-11-05 RH-19 (c) Nokia. PPM Sw: V 06.31 25-11-05 RH-19 (c) Nok V Prd.Cd: 0511598 Bpr.Cd: 0511478 Pro.Sn: 2FC223722 HW : 2702 PCI : UEM : 8 UPP : 4384 RFIC : 0300 DSP : N5.20 LCD : SED15G10ITO IMEI : 352937-00-183897-5 SLconf: 001-01-00000000000 SLprof: 000000000000000-2 SLvar : 00553529370018389700 SLaux : 00025555 Provider: Test Equipment #pw+ 025 193 047 303 202 +1# #pw+ 293 515 711 147 122 +2# #pw+ 402 327 524 055 132 +3# #pw+ 248 835 463 670 341 +4# #pw+ 846 951 061 441 262 +5# #pw+ 737 150 157 513 464 +6# #pw+ 255 805 273 350 215 +7#Imei bagus kembali - Flash Addressing - Identifying Ya, penentuan alamat flash sesuai definisi yang terdeteksi oleh UFS. Masih conto h ponsel yang sama dengan di atas. Code: 1st Boot Ok, DCT4, UPP: 1120 FlId Aliasing with: 00EC22F0 Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,00EC22F2,Sam K5U64418TM Algorithm: u_amd.fia, Ver: 4.52.0@ Fl0: Karena hanya satu IC flash yang terpasan g. Untuk 0x01000000-0x017FFFFF: Definisi area alamat ic flash tersebut. Dengan Start 0x01000000 dan berakhir-end di 0x017FFFFF. Bila anda akan melakukan apa yang di sebut FULL ERASE, alamatkan saja sesuai def inisi tadi. Contoh : Sam K5U64418TM: merek dari ic flash yang terdeteksi. Pengenalan ponsel dengan ic flash lebih dari 1. Code: 1st Boot Ok, WD2, UPP: 1081 Fl0: 0x00000000-0x007FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT Fl1: 0x02000000-0x027FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT Fl2: 0x04000000-0x047FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT@UPP: 1081 > CPU yang di pakai . Tips: akan di kenali sebagai 1081 bila memakai UPP v3.2 / 3.2e dan akan di kenali sebagai 0081 bila memakai UPP v2.x Fl0: 0x00000000-0x007FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT Fl0 = Flash NOL..bukan eF SEPULUH 0x00000000-0x007FFFFF = Area yang di gunakan.

Amd 29BDS643HT = Merek flash yang di gunakan Definisi yang sama buat Fl1 dan Fl2, keterangan yang sama pula. Jadi kalo mau full erase, dan tidak punya file erase, kita harus melakukan 3 kal i proses erase. Alamat yang di pakai sesuai definisi tsb. Fl0: start : 0x00000000 end: 0x007FFFFF Fl1: start : 0x02000000 end: 0x027FFFFF Fl2: start : 0x04000000 end: 0x047FFFFF Ex : 7650 kan kedetek 2 area? Code: 1st Boot Ok, WD2, UPP: 0081 Fl0: 0x00000000-0x00FFFFFF,00EC22F8,Sams K8S2815ET Fl1: 0x02000000-0x023FFFFF,000122D1,Amd 29BDS323DMaksudnya semacam 7610...3230.. 6670... contohnya yang punya ic flash 2in1 1 ic flash dengan 2 alokasi. Hanya saja ada dua ic flash terdeteksi 3 area. Code: 1st Boot Ok, WD2, UPP: 1081 Fl0: 0x00000000-0x00FFFFFF,00EC22F8,Sams K8S2815ET ---> Area ini ada dalam 1 IC flash yang sama Fl1: 0x02000000-0x02FFFFFF,00EC22F8,Sams K8S2815ET ---> Area ini ada dalam 1 IC flash yang sama Fl2: 0x04000000-0x047FFFFF,00EC22FA,Sams K8S6415ET Tentang Out of Chip Bounds Code: 1st Boot Ok, DCT4, UPP: 1120 FlId Aliasing with: 00EC22F0 Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,00EC22F2,Sam K5U64418TM Algorithm: u_amd.fia, Ver: 4.52.0 Area1: 0x01000000-0x01FFFFFF Out of Chip BoundsKenapa bisa begini? Sesuai yang d i bahas di halaman sebelumnya. Inilah defined area yang di maksud itu. Bila kita memperhatikan Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF, sedangkan perintah erase di UFS adalah 0x01000000-0x01FFFFFF maka kita akan mendapati Out of Chip Bounds Maka yang perlu di cermati dalam erase-meng erase (full) ini adalah END address. Perhatian : IMEI berada di dalam UEM dan IC Fl0 Created by : budbud labs at 14:29:00 0 komentar MCU (Master Control Unit)

MCU Sw = (Master Control Unit) Berisi Data Utama HP --> Versi/Tgl/Type/Model dar i HP yg sedang Connect.PPM Sw = (Post Programmable Memory) Berisi Data Paket Bah asa HP (harus sama versi dgn MCU)DSP Sw = (Data Signal Processor) Berisi Data yg tersimpan dalam CPU MADDSP ISw = Berisi Type ROM HP DCT3 dlm Hal ini ROM5 (Maka MAD yg tercantum adalah v18)PPM Lp = Language Pack L = Bhs Indonesia (8210)ASIC = Application Specific Integrated Circuit = CPU adalah MAD2WD1 yaitu CPU 8210/3 310 DCT3COBBA = IC Audio Nokia DCT3 dgn Hardware ID 31 dan Serial Number tsb. Ji ka S/N = 00000000 maka COBBA rusak/tdk terdetectProd. Id = Kode ProduksiMsId = M obile Serial Identity = Kode Identitas dari ponselIMEI Net = IMEI Net yg bisa di ganti2IMEI Osn = IMEI Original Serial Number (Imei yg tersimpan pd IC Flash) Ked ua2nya bisa diganti pd DCT3Security = kode pengaman/ Security Code pd HP NokiaLo cks = Network lock : Mcc(Mobile Country Code) dan Mnc=Mobile Network Code) Kode Jaringan standar adalah 000-00. Selain kode itu maka HP dlm keadaan terkunci MCU Sw = Data Utama HP (Jika Corrupt HP Matot, dsb)PPM Sw = Data Paket Bahasa HP (Jika Corrupt HP Blank)Prd.Cd = Product Code (Bisa diubah agar sesuai Back Casi

ng dgn PM Edit)Bpr Cd = Basic Product Code = sama dgn Prd.CdPro. Sn = Product Se rial NumberHW = Hardware ID ponsel tsbPCI = Peripheral Component Interconnect (J alur antar komponen)UEM = Universal Energy Management ID = IC Power Nokia DCT4/W D2UPP = Universal Phone Processor ID = CPU Nokia DCT4/WD2RFIC = Radio Frequency IC ID = Identitas IC SIgnal Processor NokiaDSP = Data Signal Processor IDLCD = T ype Liquid Crystal Display yg terpasangIMEI = International Mobile Equipment Ide ntity = No. IMEI ponsel.SLconf= SIM Lock COnfiguration = Kode jaringan. Keadaan Standar adalah 001-01. Selain itu maka HP dlm keadaan terkunciSLprof = SIM Lock ProofSLvar = SIM Lock variableSLaux = SIM Lock auxiliaryProvider : Operator yg m engunci ponsel. Test Equipment adalah kondisi normal(tdk terkunci) Not found ber arti keadaan terkunci (4 locks)dibawahnya adalah kode yg perlu ditekan pd ponsel utk membuka kunci jaringan. Diposkan oleh arx di 20:34 0 komentar trik format perpaduan spiderman + mtk flash tools...... pada hp cina sering terjadi kasus seperti... 1. hang 2. no signal 3. restart 4. dan masih-banyak kasus yang lainnya di sebabkan oleh program yang bermasalah. ... oleh karena itu salah satu solusinya adalah di format. kali ini saya akan meberikan trik format menggunakan spiderman box + mtk flash.. . trik ini sudah di test pada beberapa hp cina dan berhasil.... 1. jalankan program spiderman.... 2. pilih menu connect (perhatikan port yang terpasang. cth :port3) 3. pilih tab MTK 4. klik search phone 5. setelah itu klik boot.....dan perhatikan pada kolom MTK bootinfo pada pojok k anan bagian bawah. perhatikan type ic flash dan ukurannya (4M, 8M atau 16M). 6. setelah itu klik kembali search phone...... 7. biarkan program spiderman tetap aktif. 8. jalan program MTK flash tools 9. pada menu option pilih menu com port yang sama dengan spiderman cth port3 10. lalu pilih baseband chip option..dan untick pada check baseband option ECO v ersion. 11. pada tab download pilih open download agent (pilih file MTK_AllInOne_DA). 12. setelah itu open scatter loading (pilih file scat) 13. kemudian pilih menu format (sebelum itu pastikan data firmware hp tersebut d i backup) 14. pilih manual format fat. isilah flash address sesuai dengan ukuran ic flash. 16M FLASH : first address 0x00E50000format length(Hex) 0x001A0000 : jika hp tersebut mati setelah di format maka format lagi dengan address beriku t : first address(Hex) 0x00E00000length(Hex) 0x00200000). 8M FLASH : first address(Hex) 0x00700000length(Hex) 0x00100000. 4M FLASH : first address(Hex) 0x003F0000length(Hex) 0x00010000. 15. lalu pilih ok............tinggal tunggu hasilnya.... semoga dapat berguna bagi semua.....by....langinform.... Diposkan oleh arx di 20:29 0 komentar Senin, 16 November 2009 SOLUSI & Trik HARDWARE DAN SOFTWARE Tombol tombol di Software DCTxBB5

Di NOKIA penggolongan ponsel ditentukan oleh CPU nya sperti DCT3 (Digital Core T echnologi generasi ke 3). Ponsel generasi ini CPU memakai MAD. DCT4:UPP. WD2:UPP WD2. BB5:RAP3G dan OMAP. 1. Product : jenis ponsel atau tipe ponsel yang akan dilakukan flash (ex: NHL-10 66 00) 2. MCU : ini adalah sistem dari ponsel (file menunjukkan 2 digit terakhir menunjukk an C1=all region atau bisa digunakan oleh semua file flash PPM) 3. PPM :Paket Bahasa. file menunjukkan 2 digit terakhir adalah paket bahasa (ex:35= inggris, malaysia, indonesia) bisa dilihat di kolom bagian bawah. 4. CNT : konten yang berisikan ringtone dan wallpaper 5. PM : Permanen Memori yang berisikan data-data penting di ponsel seperti IMEI, ka librasi sinyal sampai data charging. 6. Format User Area (FUA) : menghapus data yang berkenaan dengan user (foto, aplika si, phone book) 7. Rd UEM : untuk mem backup IMEI dengan ektensi .ask 8. Wr UEM : untuk memasukkan file IMEI/rpl ke ponsel 9. Rd PM : untuk mem backup file PM dari ponsel 10. Wr PM : untuk memasukkan file PM ke ponsel 11. Rp Bt : repair bluetooth. jika setelah ponsel di reflash bluetooth error atau ti dak jalan. 12. PM Edit : digunakan untuk mengedit PM yang ada di ponsel 13. Rd PP : Product Profile. untuk mem backup profile dari ponsel 14. Wr PP : untuk memasukkan PP ke ponsel 15. Erase FLASH : untuk menghapus ic flash atau format ulang ic flash. Hati2 dalam p roses penghapusan Flash karna akan mengakibatkan IMEI hilang. 1. Disconnect/Connect : untuk mengoneksikan antara Box UFS dengan Komputer 2. Check : untuk melihat koneksi dari ponsel ke Box UFS 3. Info : untuk melihat informasi dari ponsel (ex: versi software) 4. Flash : untuk memulai proses flashing (dengan MCU dan PPM telah diisi firmwar e) 5. UI Settings : untuk mengembalikan setinggan ponsel dan kuncian/lock (UI Optio n dipilih) 6. Kotak "?" : untuk setingan mode (Test Mode, Local Mode, Normal Mode) 7. Restart : untuk memulai software lagi (restart software UFSxBB5) Diposkan oleh arx di 01:48 0 komentar Beranda Langgan: Entri (Atom) Pengikut Arsip Blog * ? 2010 (1) o ? Juni (1)

+ Prosedur READ WRITE DCC Data PM355 With UFS HWK...... * ? 2009 (3) o ? Desember (2) + Hardware & Software Troubelshooting........... + trik format perpaduan spiderman + mtk flash tools.... o ? November (1) + SOLUSI & Trik HARDWARE DAN SOFTWARE

anduan: 1. Pilih model telepon dari daftar. 2. Masukkan nomor IMEI telepon Anda (Tekan * # 06 # pada telepon) 3 Pilih negara dan penyedia layanan di mana ponsel dibeli. 4 Tekan tombol: Calculate! 5 Nah selanjutnya muncul beberapa unlock codes. 6. 7 kode akan ditampilkan, gunakan kode pertama dimulai dari +7. 7 Jika belum bekerja, coba +1 dan yang terakhir +5. 8 Bila telepon menampilkan Sim restriction off itu berarti sudah tidak terkunci. 9 Jika hanya dua kode yang ditampilkan (+1 dan +2) masukkan code tersebut bersama an! Kode akan ditampilkan pada form: # pw + CODE + n # Untuk memperoleh huruf: p, w atau +, tekan tombol * beberapa kali. Masukkan kode dengan benar dengan menghapus semua simcard dari telepon, kemudian hidupkan telepon kembali dan kemudian masukkan kode. Fitur WorldUnlock Codes Calculator Unlock Unlock Unlock Unlock Unlock Unlock Unlock Unlock Unlock Unlock Nokia LG Panasonic Maxon Samsung AEG/Telital Alcatel Siemens Sony Vitel adalah: