Anda di halaman 1dari 7

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Menurut Buchari Alma (2002:16) yang dikutip oleh Joesep Chandra (2005), perusahaan adalah sejumlah total usaha yang meliputi pertanian, produksi, konstruksi, distribusi, transportasi, komunikasi, usaha jasa, dan pemerintahan yang bergerak dalam bidang membuat dan memasarkan barang dan jasa ke konsumen. Tujuan utama perusahaan adalah memberikan kepuasan kepada pelanggan atas kebutuhan dan keinginannya. Terhadap tujuan utama inilah segala upaya perusahaan harus selalu diarahkan, baik perusahaan itu kurang atau tidak memperhatikan atau sangat memperhatikan laba. Suatu perusahaan mempunyai fungsi operasi dan fungsi manajemen. Dalam fungsi operasi perusahaan, salah satunya adalah sumber daya

2 manusia. Kegiatan dalam fungsi ini meliputi penanganan masalah hubungan antar

karyawan, perputaran tenaga kerja, keselamatan kerja, pengembangan ketrampilan karyawan, upah dan tunjangan bagi karyawan dan sebagainya. Setiap perusahaan beroperasi mempunyai sumber daya sebagai potensi penggerak aktivitasnya, baik sumber daya manusia atau sumber daya yang bukan manusia. Kedua sumber itu harus saling menunjang satu sama lainnya, untuk mencapai tujuan perusahaan. Pentingnya kontribusi sumber daya ini didasari bahwa sumber daya adalah elemen dasar dari setiap perusahaan. Sumber daya manusia dapat menentukan keunggulan suatu perusahaan, karena sumber daya manusia adalah pembuat tujuan, inovasi, komunikasi, dan stretegi bagi perusahaan (Ben Mohammad Fahd, 2005). Tenaga kerja atau sumber daya manusia yang diperoleh perlu dikembangkan, dipertahankan serta dimanfaatkan secara efektif dan efisien. Salah satu cara untuk mengembangkan tenaga kerja serta meningkatkan prestasinya agar dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif adalah dengan promosi jabatan. Promosi (promotion) memberikan peran penting bagi setiap karyawan, bahkan menjadi idaman yang selalu dinanti-nantikan. Dengan promosi berarti ada kepercayaan dan pengakuan mengenai kemampuan serta kecakapan karyawan bersangkutan untuk menduduki suatu jabatan yang lebih tinggi. Dengan demikian, promosi akan memberikan status sosial, wewenang (authorithy), tanggung jawab (responsibility), serta penghasilan (outcomes) yang semakin besar bagi karyawan (Malayu Hasibuan, 2008:107). Dalam membuat keputusan promosi dibutuhkan berbagai pertimbangan, apabila terdapat keputusan yang salah dalam melaksanakan promosi jabatan, maka akan menimbulkan efek samping yang tidak baik bagi karyawan dan perusahaan, yang semuanya akan

3 mengakibatkan motivasi kerja menurun sehingga harapan perusahaan untuk

meningkatkan produktivitas tidak akan tercapai (Akos Dian, 2008). Promosi jabatan dapat memberikan harapan kepada karyawan untuk dapat lebih maju dari posisi yang dimilikinya. Apabila keinginan seseorang terpenuhi akan timbul suatu kepuasan dalam diri karyawan. Perasaan puas inilah yang merupakan pendorong semangat kerja setiap karyawan (Ben Mohammad Fahd, 2005). Menurut Abdurrahmat Fathoni (2006:79) peran motivasi kerja dalam

menggerakkan fungsi manajemen sumber daya manusia adalah membuat manusia untuk bertindak atau berperilaku dalam cara-cara manajemen sumber daya manusia guna menggerakkan tenaga kerja sampai pada tujuan yang telah ditentukan. Motivasi dapat dikatakan sebagai suatu keadaan yang menggerakkan atau mengarahkan seseorang untuk melaksanakan suatu tindakan tertentu. Sedangkan menurut Robbins dalam buku Perilaku Organisasi (2006:214) motivasi adalah proses yang berperan pada intensitas, arah, dan lamanya berlangsung upaya individu ke arah pencapaian sasaran. Keberhasilan dari hasil motivasi seseorang sangat dipengaruhi oleh sumber daya yang dimiliki. Pencapaian tujuan motivasi kerja sebagaimana diharapkan menghasilkan efektivitas, produktivitas, dan hasil kerja yang efisien, baik bagi individu yang bersangkutan maupun bagi organisasi (Abdurrahmat Fathoni, 2006:81). Berdasarkan sumber yang didapat dari www.Jamsostek.co.id, Jamsostek adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua dan meninggal dunia. PT. Jamsostek menjadi lembaga

4 penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat optimal bagi seluruh peserta. Prinsip yang dipegang dalam Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi tenaga kerja (meaning fullness) dan kemampuan perusahaan membiayai (ability to pay) guna meningkatkan sumber daya manusia. Oleh karena itu karyawan dan para pelanggan, dalam hal ini peserta Jamsostek merupakan hal yang diutamakan dalam program Jamsostek. Promosi yang diberikan PT. Jamsostek kepada para karyawannya biasanya didasarkan pada disiplin, prestasi kerja, kecakapan, dan pendidikan, sehingga seseorang diangkat dalam jabatan. Sedangkan motivasi kerja yang didapat oleh karyawan Jamsostek merupakan motivasi yang diberikan secara langsung dari atasan kepada setiap karyawannya. Misalnya seperti gaji, pujian, penghargaan, tunjangan hari raya, bonus, dll. Kesempatan untuk dipromosikan bagi setiap karyawan akan mendorong karyawan giat bekerja, termotivasi, bersemangat, berdisiplin dan berprestasi kerja sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Dengan uraian tersebut dan berdasarkan Jurnal Riset Bisnis Indonesia, maka di dalam kesempatan ini peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang ANALISIS PERSEPSI KARYAWAN TENTANG PENGARUH PROMOSI TERHADAP MOTIVASI KERJA PADA PT. JAMSOSTEK (PERSERO), KANTOR CABANG PLUIT.

1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah-masalah yang akan diidentifikasikan sebagai berikut : 1. Bagaimanakah persepsi karyawan tentang promosi pada PT. Jamsostek?

5 2. Bagaimanakah persepsi karyawan tentang motivasi kerja pada PT. Jamsostek? 3. Bagaimanakah persepsi karyawan tentang pengaruh promosi terhadap motivasi kerja pada PT. Jamsostek?

1.3 Pembatasan Masalah Berdasarkan keterbatasan yang datang dari arah peneliti seperti waktu, tenaga, dan biaya yang tersedia dan pengkajian teori-teori yang relevan serta kemudahankemudahan dalam melaksanakan penelitian di lapangan maka penelitian ini dibatasi pada Promosi dan Motivasi Kerja pada PT. Jamsostek (Persero), kantor cabang Setiabudi.

1.4 Perumusan Masalah Adapun perumusan masalah yang hendak dibahas dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimanakah persepsi karyawan tentang promosi pada PT. Jamsostek (Persero)? 2. Bagaimanakah persepsi karyawan tentang motivasi kerja PT. Jamsostek (Persero)? 3. Apakah ada pengaruh antara persepsi karyawan tentang promosi terhadap motivasi kerja PT. Jamsostek (Persero)?

1.5 Tujuan Penelitian Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk menganalisis persepsi karyawan tentang promosi pada PT. Jamsostek (Persero).

6 2. Untuk menganalisis persepsi karyawan tentang motivasi kerja pada PT. Jamsostek (Persero). 3. Untuk menganalisis persepsi karyawan tentang pengaruh promosi terhadap motivasi kerja pada PT. Jamsostek (Persero).

1.6 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan bermanfaat bagi pihakpihak yang berminat mengetahui analisis persepsi karyawan tentang pengaruh promosi terhadap motivasi kerja pada PT. Jamsostek (Persero), kantor cabang Pluit. Selanjutnya penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi dunia bisnis dan bagi seluruh lapisan masyarakat.

1.7 Sistematika Penulisan Pembahasan dalam skripsi ini akan dibagi kedalam lima bab, yaitu: BAB I Pendahuluan Pada bab ini menjelaskan mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. BAB II Landasan Teori Pada bab ini akan berisikan tinjauan pustaka yang menjadi dasar teori dari penelitian, dimana teori-teori ini dianggap relevan dengan permasalahan dan dapat dijadikan acuan dalam menganalisa permasalahan tersebut.

7 BAB III Metode Penelitian Pada bab ini menjelaskan jenis penelitian yang ingin digunakan, model yang dipakai dan variabel apa saja yang digunakan dalam penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data dan teknik pengolahan data serta rencana analisis data. BAB IV Analisis dan Pembahasan Bab ini berisi tentang analisa data yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian, yaitu tentang deskripsi objek penelitian. BAB V Kesimpulan dan Saran Bab ini merupakan penutup dari skripsi yang berisikan kesimpulan dari hasil penelitian yang akan dilakukan serta saran yang diharapkan bagi perbaikan aktivitas perusahaan dimasa mendatang.