Anda di halaman 1dari 1

TAHAPAN PELAKSANAAN PADA PEKERJAAN PONDASI JALUR TRANSMISI 150 kV

PUTRI NILAM KESUMAH AMIR, ST. BD / PE / 0352

MENTOR : Ir. ERWIN KANDACONG

PT. PLN (PERSERO) PIKITRING SULMAPA MAKASSAR 2009

ABSTRAK
Listrik merupakan kebutuhan yang vital bagi manusia. Dengan listrik maka kegiatan manusia dapat lebih mudah, bahkan sebuah daerah dapat berkembang dengan bantuan listrik. Listrik dapat dinikmati oleh masyarakat karena disalurkan dari sumber pembangkit listrik oleh tower-tower transmisi. PT.PLN (Persero) merupakan perusahaan yang mengelola system kelistrikan tersebut sehingga dapat sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Meskipun sering menangani pekerjaan konstruksi tower transmisi 150 kV, namun masih banyak orang dan tidak terkecuali pegawai dalam lingkup PT. PLN (Persero) PIKITRING SULMAPA yang belum memahami dan mengerti tahapan pelaksanaan pekerjaan tower transmisi tersebut. Oleh karena itu, Telaahan Staf ini membahas mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan yang harus dilakukan pada konstruksi tower transmisi, dalam hal ini adalah pondasi tower transmisi 150 kV. Dalam Telaahan Staf ini hanya dibahas mengenai uraian tahap pelaksanaan pekerjaan transmisi secara umum mulai dari tahap pra-survey hingga lingkup pekerjaan sipil (civil work scope), khususnya bagian pengerjaan pondasi tower transmisi 150 kV, dan pada Telaahan Staf ini juga tidak mencakup detail penggunaan alat-alat yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan transmisi. Tujuan dari Telaahan Staf ini adalah memperbaiki sistem pelaksanaan pada pekerjaan konstruksi pondasi tower transmisi, Sebagai bahan informasi mengenai tower transmisi 150 kV, khususnya mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaannya, memudahkan dalam mengetahui hal-hal yang diperlukan dalam mengerjakan proyek tower transmisi 150 kV, sebagai panduan atau petunjuk secara umum dalam mengerjakan proyek pondasi tower transmisi 150 kV. Secara garis besar, tahapan pelaksanaan proyek transmisi 150 kV dimulai dari proses perencanaan sistem kelistrikan, studi kelayakan (feasibility study), desain rinci (detail design), pelelangan, konstruksi, pengendalian / supervisi, commissioning, serah terima, hingga pada tahap pengoperasiannya. Oleh karena itu, dengan adanya penulisan ini maka diharapkan dapat membuka wawasan dan cara berpikir mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan pada proyek transmisi 150 kV serta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pegawai PT. PLN (Persero) secara umum dan PT. PLN PIKITRING SULMAPA khususnya. Kata-kata kunci : pondasi, tower, transmisi, 150 kV