Anda di halaman 1dari 12

TUGAS III MATAKULIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN ENERGI

ENERGI DALAM INDUSTRI

NAMA NO. MAHASISWA KELAS

: ESA TAUFIK : 101632005 : MALAM

JURUSAN TEKNIK MESIN PROGRAM ALIH JALUR FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA 2011

BAB TIGA ENERGI DALAM INDUSTRI 3.1. PENDAHULUAN Dalam membuat suatu produk, energi dikonsumsi selama dalam eksplorasi, penggalian, trasnportasi, penyulingan, dan penggunaan bahan-bahan mentah, seperti bahan bakar fosil, logam, plastik, bara api, kertas dan bahan-bahan kimia, dan juga selama dapat proses pembuatan itu sendiri. Bangunan-bangunan dan peralatan servis bangunan, seperti sistem pemanas dan ventilasi, pencahayaan dan pengatur udara mengkonsumsi energi dan bahan bakar. Komoditas-komoditas lebih lanjut dikeluarkan selama dalam marketing dan distribusi. Di sepanjang rantai ini, energi dan bahan-bahan dikonsumsi oleh infrastruktur-infrastruktur dan jasa-jasa. Dalam pengamatan tentang sistem aliran energi, manajer energi harus sangat berhati-hati untuk menentukan batas-batas dari sistem yang sedang diteliti, dan untuk mengidentifikasi aliran-aliran komoditas lintas batas-batas ini. Audit energi dapat berhubungan dengan: Kandungan energi dari satu produk Energi yang dikonsumsi oleh satu prosedur produksi. Persyaratan enregi dari satu fasilitas atau pelayanan, seperti satu sistem transportasi Di masing-masing kasus, audit harus mencakup satu audit lingkungan tentang limbah padat, cair dan gas. 3.2ENERGI DAN ANALISIS LINGKUNGAN DARI PRODUK-PRODUK Dalam menilai kandungan energi historis dan dampak lingkungan dari satu produk, bahan-bahan inputnya dan polusi yang ditolak harus dicantumkan dan proses produksi sepenuhnya dijelaskan. Pendekatan cradle-to-grave (dari kecil hingga meninggal) harus dipakai. Mengikuti metode praktek-praktek studi, simbol-simbol berikut ini dapat digunakan untuk melapisi proses-proses produksi. Warna-warna yang berbeda dapat digunakan untuk bahan-bahan yang berbeda, atau bentuk-bentuk energi yang berbeda. Diagram garis dapat dibuat untuk meneliti saluran-saluran produk. Sekali diagram aliran telah dibuat, operasi-operasi dengan permintaan tinggi haris diteliti dengan cermat dengan satu tinjauan terhadap efisiensi energi yang lebih besar dan minimalisasi polusi. Dimana bahan bakar fosil, listrik, bahan-bahan atau produk-produk memasuki batas sistem, mereka membawa serta energi historisnya, bahan-bahannya, dan kandungan polusinya. Biaya energi untuk komoditas energi Dalam mengirimkan bahan bakar fosil dan listrik, energi dan bahan-bahan dikonsumsi dan polusi terjadi. Untuk menghitung semua ini, manajer energi harus memperoleh data yang berhubungan dengan pengiriman sumber-sumber energi dan

bahan-bahan untuk industri-industri energi dalam satu periode perwakilan, bersama dengan jumlah bahan bakar yang diekspor dalam periode yang sama (Lihat Tabel 3.1). Produksi gas alam memiliki efisiensi penggunaan energi yang tinggi, mendekati 100 persen, produksi batu bara memiliki efisiensi energi sekotar 95 persen, minyak memiliki 90 persen, sedangkan produksi listrik hanya 25 persen efisien dalam hal energi. Perkiraan kepadatan bahan bakar fosil pada temperatur ruangan dan tekanan -3 (kgm ) adalah sebagai berikut: Dari Bab 1, pada tahun 1987, 27 x 1012kg CO2 dilepaskan secara global menemanu pelepasan 312 x 1012 MJ dari bahan bakar fosil. Ini memiliki rata-rata 0,0866 kg CO2 per MJ. Energi kandungan bahan mentah Hal yang sama, bahan mentah, sebagai contoh, logam, plastik, kaca, memiliki energi historis dan kandungan polusi. Ini dapat dihitung dengan menganalisa energi industri dan pengiriman-pengiriman bahan-bahan dan ekspor bahan-bahan. Produk Dengan telah membuat blok-blok bangunan, data survey kuantitas dapat digunakan untuk menilai energi dan biaya lingkungan dari produk-produk. 3.3 KONSUMSI ENERGI DALAM INDUSTRI Konstruksi dari satu audit energi dan bahan, atau keseimbangan antara input dan putput adalah sesuai untuk setiap aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya. Biaya energi dari bahan bakar, bahan bakar mentah dan produk-produk harus dihitung sebelum setiap usaha realistis dapat dibuat untuk mengurangi kandungan sumber daya historis dari produk-produk. Satu pengetahuan yang mendetail dari semuainput, saluran, dan output yang muncul selama dalam produksi harus diperoleh sebelum efisiensi penggunaan dari proses-proses dapat ditingkatkan dengan biaya yang paling efektif. Efektifitas biaya yang paling optimal yang berasal dari aplikasi setiap teknik penghematan sumber daya tidak pernah bisa dicapai dengan membatasi pengamatan pada masing-masing komponen dari satu sistem. Masing-masing sistem harus dipelajari secara keseluruhan untuk mengidentifikasi pusat-pusat limbah utama dan untuk membandingkan dampak-dampak lingkungan dan efektivitas biaya dari banyak alternatif atau tindakan-tindakan retrofit yang memungkinkan. Semua kebocoran bahan bakar, bahan dan energi harus dicegah. Energi dapat ditabung dalam penyimpanan energi yang baik (Lampiran 2). 3.4 KONSERVASI ENERGI Konsumsi energi secara tidak langsung menyatakan empat proses dasar: Pembakaran Transformasi

Penggunaan Penolakan terhadap lingkungan

Ada banyak lingkup untuk peningkatan disemua dari empat aktivitas ini. Efisiensi proses pembakaran dapat dimaksimalkan, efisiensi konversi dapat ditingkatkan, aktivitas-aktivitas dapat dilakukan secara lebih ekonomis, dan panas limbah atau bahan dapat diperoleh kembali (sebagai contoh, dengan memakai penukar panas, pembakaran limbah, atau mendaur ulang bahan-bahan limbah). Aliran energi dan bahan harus diarahkan kembali, dipacu kembali sehingga dapat mencapai efisiensi keseluruhan yang maksimal untuk penggunaan sumber daya dalam ruang dan waktu. Semua sistem konsumsi sumber daya harus didesain atas dasar paling tidak biaya berjalan sumber daya, ditambah dengan persyaratan-persyaratan kelangsungan hidup yang panjang dan perawatan yang rendah, dan juga pada biaya modal awal. Seringkali, penghematan-penghematan terbesar awal dapat dibuat dengan menanyakan tujuan dari satu aktivitas, menspesifikasikan dengan cermat persyaratan sumber dayanya, dan memacu kontrol yang ketat sehingga spesifikasi dapat diperoleh. Apa yang tidak diukur tidak dapat dikontrol. Energi atau bahan tidak dapat segera diawetkan kecualidiperoleh terlebih dahulu ukuran-ukuran yang akurat dan komprehensi dalam unit-unit yang konsisten untuk semua aktivitas konsumsi dalam batas-batas sistem. Imbalan-imbalan finansial dapat diperoleh dengan sedikit biaya dengan memakai pemeliharaan rumah (sebagai contoh, perbaikan struktural, draughtproofing dan kontrol ventilasi, sistem kontrol hiasan, menurunkan thermostat, mematikan lampu, dan mematikan pabrik dan peralatan ketika tidak diperlukan). Pabrik dan peralatan harus disesuaikan dengan tujuan yang diperlukan dan harus dipilih dalam kondisi-kondisi ekstrim yang masuk akal. Semua sistem harus sering dioperasikan pada tingkat-tingkat yang berhubungan dengan efisiensi maksimum (umumnya bermuatan penuh dalam operasi yang berkelanjutan). Operasi yang sebentarsebentar dan fluktuasi harus dihindari. Pemeriksaan efisiensi harus dilakukan sesering mungkin dengan menggunakan prosedur-prosedur standar. Penggunaan akumulasi energi harus dipertimbangkan agar sesuai dengan suplai-suplai yang terputus-putus dengan permintaan yang bervariasi (yaitu untuk menyeimbangkan faktor-faktor muatan), untuk memotong juntai dan menghemat listrik, dan untuk meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan dari perebus dan sistem distribusi. Gas optimal dan tarif-tarif listrik harus dipilih. Listrik harus diberi pengukur bagi semua sektor dan peralatan yang banyak menyita listrik harus diidentifikasi. Usaha-usaha harus dibuat untuk menyeimbangkan faktor-faktor muatan listrik dengan pemotongan permintaan puncak (yaitu dengan mengejutkan waktu-waktu permulaan, penjadwalan ulang aktivitas-aktivitas puncak). Penggunaan generator-generator standby untuk pemotongan waktu padat dapat dipertimbangkan. Motor-motor listrik harus dipilih sehingga mereka berjalan dalam kondisi hampir muatan penuh. Pengenalan dari satu sistem total energi yang menggunakan panas dan kekuatan gabungan harus dipertimbangkan. Listrik adalah komoditas kedua yang paling mahal (yang paling mahal adalah udara yang dipadatkan dan hanya boleh digunakan sebagai pilihan terakhir). Pemasanan penyekatan panas dan bangunan modal konservasi sumber daya dan peralatannya hanya boleh muncul setelah limbah sudah jelas teridentifikasi dan ditangani. Penyekatan harus dipakai untuk permukaan-permukaan yang memiliki

temperatur yang tinggi sebelum usaha-usaha dibuat untuk menyekat permukaanpermukaan dengan temperatur yang lebih rendah. Hukum dari penghilangan pengembalian dipakai sejauh ini dimana peningkatan kedua dari penyekatan dipakai untuk satu permukaan dan memberikan hasil dalam ekstra energi yang lebih kecil daripada peningkatan ke dua. Menggandakan ketebalan penyekatan tidak menggandakan penghematan keuangan. Ini sini muncul satu break event poin dalam hal keuangan ketika penghematan sepanjang hidup berasal dari satu peningkatan tambahan dari penyekatan yang sama dengan biaya peningkatan. Setelah itu, penambahan lebih lanjut memberikan hasil dalam kerugian finansial rata-rata kecuali rasio dari biaya untuk energi dengan biaya untuk bahan penyekat berubah. Efisiensi energi yang lebih besar selalu memerlukan satu pengeluaran bahan dan sebaliknya (sebagai contoh, semakin besar area perubah panas, semakin efektiflah transfer panas). Energi tingkat tinggi (yang mungkin panas atau dingin dengan mengacu pada data lingkungan) tidak boleh dilepaskan secara langsung ke lingkungan. Energi yang ditolak dari satu proses yang tinggi harus dikumpulkan dan diarahkan kembali melalui penukar panas (atau dengan kipas angin dan pompa) untuk dipakai di tempat lain, dikumpulkan dan disimpan yang akan digunakan pada waktu lain, atau dikonsentrasikan untuk tujuan lain yang memiliki tingkat yang lebih tinggi dengan menggunakan satu pompa panas atau perubah panas lainnya selama operasi-operasi ini masih bersifat ekonomis. Usaha-usaha harus dibuat untuk memperkenalkan feedback dari pusat-pusat kehilangan energi untuk pusat-pusat yang memiliki tingkat yang lebih tinggi dalam urutan aliran energi (sebagai contoh, dengan mendaur ulang bahan, pemompaan panas atau membakar limbah). Usaha-usaha untuk mengurangi atau penggunaan kembali limbah harus dibuat sebelum adany setiap usaha untuk mendaur ulang. Energi limbah dan bahan limbah harus digunakan kembali jika memungkinkan secara ekonomis dengan memastikan bahwa tingkat praktis, waktu dan ruang sesuai untuk memperoleh kembali jumlah-jumlah energi dan bahan tertentu. Nilai dari penghematan harus jelas melebihi biaya pemulihan. Tenaga matahari, pemborosan penerangan dan muatan panas dengan temperatur tinggi, yang berasal dari barang-barang elektronik dan sistem-sistem listrik harus diekstrak dengan jendela-jendela pendingin, ventilasi, penutup, peralatan, dengan menggunakan udara atau air di luar temperatur lingkungan. Ini menghindari praktek yang menyebabkan banyak limbah dalam sistem-sistem pengontrol udara dengan mengijinkan energi semacam ini untuk menyusup masuk dan jadi mengganggu keseimbangan panas dari satu ruangan, dimana adalah perlu untuk menggunakan air pendingin tingkat tinggi atau alat pendingin untuk menghilangkan kelebihan panas melalui satu permukaan transfer panas yang besar untuk memperolelh kembali kondisikondisi yang nyaman. Sistem distribusi panas dan pelayanan air panas/dingin Semua saluran pipa, saluran penyimpanan, pompa dan tabung-tabung harus dibatasi pada tingkat-tingkat ekonomis dan efektif. Perhitungan-perhitungan kehilangan panas transmisi serat harus dibuat dan rasio kehilangan panas per unit area dengan panas keselurhan harus dievaluasi. Total kehilangan panas yang berhubungan dengan sistem distribusi energi harus dihitung untuk audit energi. Operasi yang efektif dari

pompa-pompa, nilai-nilai dan ventilasi udara harus dipastikan. Tatanan dan operasi dari semua sistem kontrol harus diperiksa. Kesatuan dari penutup uap pada pipa-pipa dingin dan peralatan yang dingin harus dirawat. Sistem pemanas ruangan Prosedur-prosedur perawatan dan operasi harus ditinjau. Perhatian khusus harus diberikan pada permulaan, pematian dan jadwal-jadwal dan prosedur kontrol. Pemanas dan pendingin harus memiliki ukuran dan posisi yang benar. Pemeriksaan harus dibuat untuk penentuan tingkat temperatur vertikal. Zona-zona yang tidak ditempati harus diidentifikasi. Penggunaan panas limbah untuk pemanasan ruangan harus dipertimbangkan. Pemeriksaan-pemeriksaan efisiensi pembakaran harus dibuat untuk pemanas api langsung. Pemeriksaan harus dibuat untuk kebocoran udara ke casing. Semua permukaan transfer panas harus dijaga agar tetap bersih dan bebas dari rintangan. Penangkap uap harus beroperasi secara efisien dan tidak boleh bocor. Air kondensasi harus dibersihkan dan digunakan untuk tujuan pemanasan lainnya. Sistem pencahayaan Sistem pencahayaan dengan efisiensi yang tinggi harus dipasangkan dan dijaga agar tetap bersih. Keseimbangan yang optimal antara sinar matahari alami siang hari dan pencahayaan tiruan dalam zona-zona yang berbeda harus diusahakan. Secara umum, semakin kecil suatu jendela, maka semakin kecilan kehilangan transmisi melalui pemasangan kaca dan semakin besarlah jumlah pencahyaan tiruan yang diperlukan. Tingkat-tingkat pencahayaan yang berbeda adalah sesuai untuk zona-zona dan aktivitasaktivitas yang berbeda (yaitu desain studio versus koridor). Kontrol-kontrol pencahayaan harus diteliti dan ditinjau. Pencahyaan harus disediakan dimana dibutuhkan. Warna-warna dinding harus cerah dan permukaan yang memantulkan harus dijaga agar tetap bersih. Pemulihan panas dari sumber cahaya harus dipertimbangkan. 3.5 SISTEM TRANSPORTASI Penggunaan langsung dari bahan bakar untuk sektor transportasi di Inggris telah meningkat dari 15% pada tahun 1980 mejadi 25% pada tahun 1990. Jaringan-jaringan internasional yang bersatu untuk produksi dan distribusi telah meningkat beberapa kali lipat. Jaringan-jaringan transportasi ini telah memberikan hasil dalama penyebaran sistem produksi di seluruh Eropa, ke daerah-daerah dimana tenaga kerja, lahan, bahan mentah dan fasilitas lokal adalah lebih murah. Sedangkan outlet-outlet distribusi dan aktivitas-aktivitas marketing masih ada di daerah-daerah perkotaan. Pusat-pusat industri, komersial dan domestik telah menjadi semakin terpisah. Satu spiral yang hebat telah berkembang lebih banyak daerah pinggiran kota lebih banyak lalu lintas lebih banyak jalan penurunan transportasi publik dan pelayanan kerta api lebih banyak lalu lintas lebih banyak daerah pinggiran... Satu jaringan transportasi yang sadar energi mengatur bahwa sesedikit mungkin energi yang dikeluarkan dalam perjalanan dalam produksi dan distribusi. Rute-rute dan jadwal-jadwal muatan conveyer, truk, dan kendaraan lain baik di dalam maupun di luar pabrik harus diteliti dengan cermat untuk memastikan apakah masing-masing perjalanan

benar-benar diperlukan atau tidak. Ukuran pembawa harus sesuai dengan muatan yang dibawa dan kendaraan dan peralatan harus diservis secara reguler. 3.6 KONSERVASI AIR Manajemen air dan salurannya sering ada dalam lingkup manajer energi. Dari satu analisis tentang tagihan air dan pola penggunaan air, satu audit air dapat dibuat dalam cara yang sama seperti audit energi. Pusat-pusat yang banyak menggunakan air dan membuang air dapat diidentifikasi dan diperbaiki. Tindakan-tindakan monitoring dan pentargetan, dalam membandingkan penggunaan air saat ini dengan periode sebelumnya, dapat memunculkan kebocoran atau pembuangan baru. Tingkat-tingkat pembuangan cairan harus berhubungan dengan penggunaan air. Kemungkinkankemungkinan pancuran air, penggunaan kembali aur harus diselidiki. Tempat-tempat yang memerlukan air untuk proses-proses yang berbeda harus dispesifikan. Permintaan air dapat berdasarkan pada nilai atau meteran yang dapat diukur. Dari audit air, kemungkinan penghematan keuangan yang muncul dari pemasangan satu pengukur air dapat diperhitungkan. Konsumsi air (seperti di sekolah-sekolah, rumah sakit) dapat dibandingkan dengan menormalkan penggunaan bulanan dengan daerah kerja, jumlah personil atau jumlah produk. Jadwal-jadwal pembilasan otomatis harus dioptimalkan dan pembilasan tidak boleh terjadi ketika tidak diperlukan (yaitu ketika bangunanbangunan tidak dipakai). Detektor inframerah dapat digunakan untuk mendeteksi personil atau pembilasan dan cahaya-cahaya dapat dikontrol dengan pembukaan jendela. 3.7 ATURAN-ATURAN UNTUK KONSERVASI YANG EFISIEN DARI ENERGI DAN BAHAN Tujuan dimana pengeluaran-pengeluaran energi atau bahan diperlukan, harus diteliti dengan cermat. Sebanyak mungkin pekerjaan yang berguna, panas, atau pemenuhan tujuan lain harus diekstrak dari satu penurunan energi atau rantai bahan, yang sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan ekonomi dan yang lainnya. Kualitas, bukan kuantitas, energi (bahan) adalah subyek dari konservasi. Masing-masing operasi energi harus diteliti dengan cermat dan secara sistematis dalam isolasi dan dalam hubungannya dengan semua peristiwa lainnya yang muncul dalam batas sistem. Cara dan hal tentang semua penggunaan energi dan bahan harus ditantang, termasuk kesesuaian metode proses dan ukuran pabrik yang terlibat.

Sumber Bahan bakar dan bahan hanya digunakan saat diperlukan. Ruang dan penundaan waktu akan menimbulkan kerugian. Stok harus dipertahankan pada tingkat minimum ditambah cadangan dalam keadaan darurat. Perhatian harus diberikan pada sistem pengiriman, penyimpanan dan sistem penanganan. Biaya finansial, energi dan bahan dari semua ini harus dinilai.

Monitoring yang komprehensif adn akurat dan pengukuran semua input energi dan bahan, saluran dan output harus diselesaikan. Satu catatan bahan bakar yang berkelanjutan harus dibuat. Prosedur-prosedur harus distandarkan. Kualitas harus diperiksa Informasi harus mudah diakses, dapat dipahami dan tidak membingungkan. Usaha-usaha harus dibuat untuk menghitung semua input dalam perbandingan dengan output. Daerah penyimpanan harus diamankan dari kehilangan atau pencurian.

Pabrik, peralatan, sistem, produk Semua perangkat kasar harus disesuaikan untuk tujuan dimana dia diperlukan. Semua sistem harus dioperasikan berhubungan dengan efisiensi maksimum (normalnya bermuatan penuh dalam operasi yang berkelanjutan). Operasi yang terputus-putus dan fluktuasi harus dihindari. Pemeriksaan efisiensi harus dilakukan sesering mungkin dengan menggunakan prosedur-prosedur standard. Pabrik harus dipilih dalam kondisi-kondisi yang ekstrim. Energi atau bahan tidak dapat siap diamankan kecuali ukuran-ukuran yang akurat dan komprehensif dalam unit-unit yang konsisten diperoleh terlebih dahulu untuk semua aktivitas dalam batas sistem. Efisiensi keseluruhan yang lebih besar dapat selalu dicapai dengan biaya kerumitan tambahan. Efisiensi energi yang lebih besar selalu memerlukan satu pengeluaran bahan dan sebaliknya (sebagai contoh, semakin besar daerah pengubah panas, semakin efektiflah transfer panast). Hukum penghilangan pengembalian dipakai. Keuntungan saamping dan disekonomi: keuntungan insidental atau kerugian dapat muncul dari masing-masing aktivitas konsumsi energi dan ini harus diidentifikasi dan dievaluasi dengan cermat. Hanya cabang-cabang komponen yang paling efisien dalam penggunaan energi atau bahan harus dipakai. Efisiensi keseluruhan selalu lebih rendah daripada hubungan yang paling tidak efisien dalam rantai. Desain produk harus memaksimalkan input bahan selama dalam kehidupan aktif, dan harus memfasilitasi penggunaan kembali, daur ulang, pembuangan yang mudah dan degradasi alami dan daur ulang.

Peningkatan Sistem-sistem harus dimodelkan dan dievaluasi secara akurat sehingga efektifitas biaya dari pilihan-pilihan konservasi dapat dibandingkan secara realistik. Penilaian yang cermat dari penghematan yang nyata harus dibuat, termasuk biaya perawatan. Audit-audit penuh di unit-unit umum harus dilakukan sebelum dan setelah peningkatan.

Evaluasi-evaluasi harus diperoleh dengan mengacu pada energi dan bahan, biaya keuangan dari energi dan bahan, biaya energi dari energi dan bahan, degradasi dan efisiensi keseluruhan. Periode-periode perwakilan harus dipakai untuk analisis-analisis ini. Satu prosedur monitoring dan pentargetan yang berkelanjutan harus dipakai. Pemilihan pabrik, proses, atau energi baru (atau bahan) yang menangani ukuranukuran harus dibuat, bukan hanya dengan kriteria biaya modal terkecil saja, tapi atas dasar biaya total yang paling rendah pada seluruh kelangsungan hidup sistem. Faktor-faktor acak harus dihilangkan sistem harus diisolasi dari lingkungan eksternalnya. Semua kebocoran bahan bakar, bahan, dan energi harus dicegah. Usaha-usaha harus selalu dibuat untuk mengurangi permintaan sebelum meningkatkan suplai energi atau bahan. Harus dipastikan bahwa modifikasi-modifikasi tidak memiliki efek-efek disekonomi yang tersembunyi dan bahwa mereka sesuai dengan kode praktek keamanan, kebakaran dan peraturan hukum.

Energi dan Eksergi Tingkat dan ketersediaan energi harus disesuaikan untuk tujuan dimana mereka diperlukan dalam hal temperatur, tekanan, fluks panas, dan jumlah-jumlah bahan.

Pilihan dari satu bentuk energi (bahan) agar sesuai dengan satu aplikasi tertentu tidak boleh dibuat secara sembarangan. Bentuk-bentuk dari kualitas-kualitas yang berbeda adalah sesuai untuk aplikasi-aplikasi khusus. Energi tingkat tinggi hanya boleh digunakan untuk tujuan-tujuan tingkat tinggi, seperti memproduksi kerja, bahan bakar, bahan atau listrik potensial. Kapanpun jumlah energi (eksergi) harus didegradasi, usaha-usaha harus dibuat untuk: Memperoleh panas yang berguna (yaitu dari satu pengurangan temperatur) Memperoleh pekerjaan yang berguna (yaitu dari satu pengurangan tekanan)

Satu rantai energi yang didegradasi harus dibuat untuk melakukan sebanyak mungkin perka dan aktivitas lain yang berguna selama dalam proses. Tingkat-tingkat input dan output dari energi yang disuplai dan ditolak dari setiap aktivitas komponen harus efisien dalam eksergi untuk aktivitas yang maksimum. Aliran-aliran energi harus diarahkan kembali dalam sistem keseluruhan seperti efisiensi eksergi keseluruhan dari sistem adalah maksimum. Jika energi tambahan harus ditambahkan pada satu rantai energi yang mendegradasi, adalah lebih efisien untuk memperkenalkan energi tingkat rendah, lebih dipilih panas limbah, yang ditolak dari satu aktivitas tingkat yang lebih tinggi, pada rantai bawah.

Sebagai contoh, bahan bakar tidak boleh dibakar pada tingkat 1000 derajat sentigrade untuk menyediakan pemanasan ruang untuk satu ruangan yang temperaturnya perlu ditingkatkan hanya beberapa derajat diatas udara di luar. Jika energi harus dipindahkan dari satu rantai energi yang mengalami degradasi, maka adalah lebih efisien untuk menarik energi ini sebelum energi ini terdegradasi, dengan menggunakan lingkungan eksternal sebagai satu wadah, pada ujung bagian atas dari rantai energi.

Reklamasi Energi tingkat tinggi (yang bisa panas atau dingin dengan mengacu pada kondisi lingkungan) tidak boleh diijinkan untuk keluar langsung ke lingkungan. Energi yang ditolak dari satu proses tingkat tinggi harus dikumpulkan dan diarahkan kembali melalui perubah panas (atau dengan kipas angin atau pompa) untuk dipakai di tempat lain, dikumpulkan dan disimpan untuk dipakai di waktu lain, atau perubah lain, selama operasi-operasi ini masih ekonomis. Efek pada tujuan yang diinginkan dari melakukan by pass, penghapusan, atau pengembalian rantai energi yang mengalami degradasi harus diteliti. Usaha-usaha harus dibuat untuk memperkenalkan feedback dari pusat-pusat penghabisan energi ke pusat-pusat dengan tingkat yang lebih tinggi dalam urutan aliran energi (sebagai contoh dengan mendaur ulang bahan, pemompaan panas atau pembakaran limbah). Usaha-usaha untuk mengurangi atau menggunakan kembali limbah harus dibuat sebelum setiap usaha untuk mendaur ulang atau pemulihan. Energi limbah dan bahan limbah harus digunakan kembali saat masih memungkinkan secara ekonomis dengan memastikan bahwa penggunaan tingkat praktis, waktu dan ruang sesuai, dan ini telah ditemukan untuk jumlah yang memadai. Nilai dari penghematan harus jelas melebihi biaya pemulihan.

Panas limbah, bahan dan energi sekeliling Penggunaan panas limbah eksternal, bahan atau energi sekeliling (yaitu sinar matahari, angin, ombak, air pasang, temperatur-temperatur udara eksternal) harus dipertimbangkan sebelum menignkatkan tingkat penggunaan bahan bakar. Energi matahari adalah sumber energi yang paling bebas polusi.

Penyimpanan energi (1) (2) (3) (4) Penggunaan akumulasi energi harus dipertimbangkan untuk: Menyeimbangkan faktor-faktor muatan Meningkatkan kinerja dan menggunakan listrik secara efisien Meningkatkan efisiensi energi keseluruhan dari perebus dan sistem distribusi Memperkuat energi sekeliling

10

Manajemen Perhatian yang besar harus diambil untuk memastikan kebersihan, operasi yang benar dan perawatan sistematik yang direncanakan dari semua penyimpanan, pelepasan, distribusi, penggunaan, pembatasan, pemulihan panas, instrumentasi dan sistem kontrol. Polusi Limbah dan polusi harus dimonitor dan diminimalkan dengan baik. Limbah dalam semua bentuk tidak hanya menyianyiakan usaha manusia, energi, waktu dan bahan, tapi juga merusak lingkungan eksternal dan mengganggu harmoni ekologi. Pengurangan limbah secara khusus diinginkan dimana bahan-bahan memiliki kandungan ketersediaan yang besar atau dimana biaya ketersediaan historisnya adalah tinggi. Logal, kaca, plastik, kerjas dan semenan adalah contoh dari bahanbahan semacam ini. Peningkatan desain, yang memperpanjang kelangsungan hidup atau mendorong penggunaan kembali atau daur ulang yang muah dari bahan-bahan yang intensif energi ini adalah sangat diperlukan. Metode-metode pengumpulan limbah, pemilihan dan reklamasi harus dikembangkan. Peningkatan teknik-teknik daur ulang dibutuhkan.

Pendidikan Semua personil harus disdarkan akan dampak-dampak dari energi dan bahan-bahan untuk aktivitas-aktivitas dan keputusan-keputusan mereka. Semua personil yang terkait harus mendapatkan informasi, demonstrasi keberhasilan dan laporan kegagalan dari aktivitas-aktivitas peningkatan.

3.8 HUKUM ENERGI DAN ALIRAN BAHAN Energi atau bahan tidak dapat diciptakan atau dihancurkan. Energi atau bahan selalu dipelihara, meskipun dapat terjadi pengurangan. Eksergi menurun melalui proses-proses keseimbangan. Semua energi dan bahan cenderung untuk mengalami degradasi pada tatanan entropik dengan tersebar ke volume yang lebih besar. Konsumsi manusia memacu proses ini. Sebagai akibat dari penggunaan, energi dan bahan mengalami penurunan pada satu kondisi keseimbangan yang memiliki ketersediaan nol yang berhubungan dengan kondisi lingkungan. Potensi lingkungan harus dianggap sebagai kondisi referensi. Ketersediaan energi atau baha memerlukan satu sumber atau wadah dengan potensi yang berbeda dengan yang ada di lingkungan. Efisiensi dari satu konversi energi atau bahan selalu lebih kecil dari 100% per unit. Entropi yang menurun adalah satu proses yang sia-sia dalam jangka panjang tapi dapat bersifat sementara dalam jangka pendek.

11

Energi pasti hilang dalam pengurangan entropi (produksi kerja). Suplai pekerjaan dapat mengurangi entropi (pemompaan panas). Aktivitas-aktivitas, jika dijelaskan secara lengkap, semuanya mengarahkan pada penolakan energi atau bahan pada kondisi lingkungan, yaitu total entropi dari volume kontrol yang dipertimbangkan melalui aliran energi atau bahan adalah meningkat. Pemulihan energi melibatkan pengeluaran bahan. Reklamasi bahan melibatkan pengeluaran energi. Reklamasi energi atau bahan mengurangi polusi.

12