Anda di halaman 1dari 2

Identifikasi Leptospira sp. dari Tikus Pada Daerah Rawan Banjir di Kelurahan Mulyorejo Kota Surabaya.

Deteksi Leptospira Pathogen pada Tikus Sebagai Upaya Kewaspadaan Leptospirosis Di Daerah Rawan Banjir Kelrurahan Mulyorejo Kota Surabaya Pendahuluan Masalah kesehatan dalam masyarakat tidak pernah lepas dari faktor alam, terutama banjir. Banjir selalu melanda kota-kota besar padat penduduk misalnya kota Surabaya. Banjir tidak hanya menimbulkan kerugian dari segi ekonomi tapi juga menjadi sarana penyebaran penyakit. Banjir membawa perubahan pada lingkungan seperti banyaknya genangan air, becek, berlumpur dan timbunan sampah yang menyebabkan kuman mudah berkembangbiak. Salah satu penyakit yang sering timbul pasca banjir adalah Leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri dari genus Leptospira yang pathogen.

Tinjauan Pustaka 1. Daerah rawan banjir di Surabaya 2. Leptospirosis Leptospirosis adalah penyakit zoonosa yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang berbentuk spiral dari genus Leptospira yang pathogen, yang menyerang hewan dan manusia (Okatini, 2007). Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri pathogen spesies Leptospira interrogans yang berbentuk spiral. Genus Leptospira terdiri dari 2 spesies yaitu L. interrogans yang merupakan bakteri patogen dan L. biflexa adalah saprofitik. Beberapa penelitian terakhir berdasarkan temuan DNA diidentifikasi 7 spesies patogen yang tampak pada lebih 250 varian serologi (serovars). Serovarian yang dapat menginfeksi manusia antara lain adalah L. icterohaemorrhagiae, L. javanica, L. celledoni, L. canicola, L. ballum, L. pyrogenes, L. cynopteri, L. automnalis, L. australis, L. pomona, L. grippothyposa, L. hebdomadis, L. bataviae, L. tarassovi, L. panama, L. andamana, L. shermani, L. ranarum, L. bufonis dan L. copenhageni. Beberapa serovar yang menyebabkan timbulnya gejala yang berat dan dapat berakibat fatal adalah L. icterohaemorrhagiae. Serovar yang menyebabkan timbulnya penyakit dengan gejala yang lebih ringan adalah L. autumnalis, L. bataviae, L. pyrogenes dan sebagainya. Sedangkan Resevoar paling utama adalah binatang pengerat dan tikus, yang paling sering ditemukan di seluruh belahan dunia (Khrisma, 2008).