Anda di halaman 1dari 7

SISTEM ABSENSI SIDIK JARI S4

Pendahuluan
Pada dasarnya pada diri setiap manusia memiliki sesuatu yang unik/khas yang hanya dimiliki oleh dirinya sendiri. Hal ini menimbulkan gagasan untuk menjadikan keunikan manusia itu sebagai identitas diri. Hal ini harus didukung oleh teknologi yang secara otomatis bisa mengidentifikasi/mengenali seseorang dengan memanfaatkan teknologi semikonduktor yang semakin hari ukurannya bisa semakin kecil. Teknologi ini disebut sebagai biometrik. Biometrik adalah metode untuk mengindentifikasi atau mengenali seseorang berdasarkan karakteristik fisik atau perilakunya. Bagian-bagian dari tubuh manusia yang bersifat unik / spesifik dan juga akurat adalah : o o o Sidik jari Struktur wajah Iris dan retina mata

Pada saat ini teknologi yang paling berkembang adalah pengenalan sidik jari. Dengan perkembangannya yang pesat dan jumlah pemakai yang terus meningkat, maka teknologi sidik jari bisa didapatkan dengan harga yang sangat bersaing dengan system sebelumnya ( mekanik/barcode/magnetic/proximity ).

Sidik Jari Manusia


Teknologi identifikasi sidik jari berdasarkan fakta bahwa setiap sidik jari adalah unik. Verifikasi system menggunakan kontur dan flat image dari jari dan membandingkannya. Sidik jari manusia biasanya diklasifikasikan berdasarkan Henry System : Loop kiri Loop kanan Arch Tented arch Whorl

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4

Biasanya 2/3 dari sidik jari berbentuk Loop, 1/3 berbentuk Whorl, dan 5-10% berbentuk Arches.

Sensor sidik jari akan menangkap kontur kulit jari. Kontur jari adalah hal yang sangat penting karena bisa menghindari kecurangan pemalsuan dengan menggunakan foto copy sidik jari, dengan karet, atau cetakan yang lain.

Perbandingan Dengan Sistem Konvensional


Sistem konvensional yang dimaksud adalah sistem mekanik dimana setiap karyawan harus memasukkan sebuah kartu absensi ke dalam mesin absensi dan akan dicetak jam absensinya, dan juga sistem yang lebih canggih yaitu dengan menggunakan badge. Badge ada tiga jenis yaitu barcode, magnetik, dan proximity, biasanya cara memakainya dengan menggesek kartu itu ke alat absensi atau dengan cara mendekatkannya saja. Pada sistem konvensional, karyawan bisa melakukan absensi tanpa dia harus hadir disitu, karena dia bisa menitipkannya kepada rekan kerja dia. Jadi data absensi karyawan bisa jadi diragukan kebenarannya karena sulit diketahui apakah karyawan benar-benar melakukan absen sendiri atau diabsenkan oleh temannya. Sebagian besar masalah yang terjadi di perusahaan adalah kurangnya itikad baik dari karyawan untuk melakukan absensi sendiri, jadi perusahaan tentu akan diuntungkan yaitu karyawan menjadi lebih disiplin waktu, menekan biaya yang seharusnya tidak perlu untuk menggaji karyawan, dan meningkatkan produktifitas karena karyawan akan benar-benar hadir pada jam kerja. Di sisi lain, karena data absensi

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4

otomatis masuk ke komputer tanpa memasukkan data absen secara manual, karyawan akan terhindar dari kesalahan penghitungan jam kerja dan gaji. Absensi dengan sistem konvensional juga menimbulkan biaya tambahan yang rutin, yaitu untuk membeli kartu absen kosong tiap bulannya, atau untuk yang badge perlu biaya tambahan untuk membeli badge oleh karena rusak, hilang, adanya karyawan baru, mutasi, dsb.

Tabel Perbandingan Sistem Absensi Fingerprint dengan Lainnya

Jenis
Fingerprint

Keunggulan
Sangat sulit dipalsukan. Tidak mungkin ketinggalan. Ukuran kecil. Tidak perlu biaya tambahan. Network capable. Pengoperasian mudah. Tidak mungkin ketinggalan. Ukuran kecil. Network capable.

Kelemahan
Sulit membaca sidik jari yang tipis, kering, atau banyak luka. Namun hanya 3-7% saja manusia yang memiliki masalah tersebut. Absensi mudah dititipkan. Perlu biaya tambahan beli kartu. Memperberat pekerjaan administrasi. Tidak bisa network. Absensi bisa dititipkan. Perlu biaya tambahan beli badge. Mungkin perlu membeli card printer. Badge bisa ketinggalan/hilang/rusak.

Mekanik

Barcode, Magnetic, Proximity

Solusi : Sistem Absensi Sidik Jari


Berdasarkan hasil riset dari International Biometric Group, lebih dari 50% industri biometrik lebih suka menggunakan aplikasi sidik jari untuk produk mereka daripada menggunakan identifikasi biometrik lainnnya ( seperti Iris, Suara, Pengenalan Wajah, dsb ). Ada berbagai alasan untuk menggunakan identifikasi sidik jari sebagai system absensi perusahaan : a. Harga yang relatif lebih murah dibanding sistem biometrik lainnya. b. Tidak memungkinkan penitipan absen. c. Bisa menekan pengeluaran fiktif perusahaan, seperti uang lembur, uang hadir, catatan prestasi karyawan, dsb. d. Meningkatkan produktifitas perusahaan, karena lebih memicu karyawan untuk hadir tepat waktu dan kehadirannya tidak fiktif. e. Data langsung masuk komputer, bisa langsung diolah untuk pembuatan laporan.

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4

Sensor yang digunakan untuk mendeteksi sidik jari menggunakan sistem optikal, dimana pendeteksian dilakukan dengan pembacaan kontur (tinggi rendahnya permukaan) sidik jari dan listrik statis tubuh. Hal ini menghasilkan tingkat keamanan yang tinggi karena tidak bisa dipalsukan dengan fotocopy sidik jari atau sidik jari tiruan.

PRODUK iCON S4
Tidak perlu khawatir jika perusahaan anda memiliki lokasi yang berjauh-jauhan? Tidak masalah, produk iCON S4 telah dilengkapi dengan USB Disk Port untuk pengambilan data (download-upload) absensi pada mesin melalui media USB FlashDisk sehingga tidak memerlukan kabel UTP atau Serial lagi. Selain itu iCON S4 juga telah memiliki fitur Web Server dengan Proxy Setting yang dapat membantu anda melihat Log (transaksi absensi) yang telah tersimpan di dalam memori mesin melalui koneksi internet dimana pun anda berada. iCON S4 mampu menampung 1.600 sidik jari per mesin, dan 60.000 memori transaksi bisa disimpan, memori ini tidak akan hilang walaupun listrik mati. Untuk mengurangi jumlah dan waktu antrean, maka disarankan menggunakan lebih dari satu unit alat ini. Semua alat dapat dihubungkan dengan sebuah komputer untuk pengolahan data dan pembuatan laporan. Hal ini juga membantu perusahaan yang memiliki beberapa pintu masuk atau beberapa gedung, karyawan bisa melakukan absensi di tempat yang paling dekat dengan ruang kerjanya. Untuk satu alat dianjurkan maksimum 250 orang antrean, agar waktu antrean bisa cepat selesai, yaitu sekitar 15 menit, dihitung dari orang yang pertama sampai yang terakhir. iCON S4 dilengkapi dengan 4 Function Key (check-in, check-out, break-in, break-out), Scheduled Bell, Speaker, SMS Message dan Work Code. iCON S4 juga disertai dengan software absensi lengkap dengan kemampuan penjadwalan yang mudah yakni jadwal tetap, rolling berpola dan rolling tidak berpola. Bentuk laporan yang ber-aneka ragam dengan rentang waktu harian, mingguan, bulanan, dsb.

FITUR DETIL iCON S4


o Memori Finger 1.600 template, apabila setiap karyawan direkam masing-masing 1 sidik jarinya, maka alat ini bisa menampung 1.600 karyawan per unit alat. Apabila masing-masing karyawan direkam 2 sidik jarinya (misalnya telunjuk kanan dan telunjuk kiri), maka alat ini menampung 800 karyawan. Data tidak akan hilang apabila didownload ataupun saat listrik mati.

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4

Memori transaksi 60.000 log. Misalnya ada 500 karyawan dan dalam satu hari kerja ada 2 kali transaksi absensi (datang & pulang), berarti ada 1.000 transaksi (log) per hari kerja, maka memori akan penuh dalam 60 hari kerja. Data transaksi absensi dianjurkan didownload ke komputer sebelum memori penuh, bisa setiap hari atau per minggu atau per bulan, sesuai kebutuhan. Data transaksi harus dihapus setelah didownload agar memori transaksi ini kembali kosong. Data tidak akan hilang apabila listrik mati. Multi-Terminal, yaitu dalam satu jaringan memungkinkan untuk dipasang hingga 250 unit alat (dengan koneksi TCP/IP) atau maksimum 32 unit alat (dengan RS-485). Sesuai dengan banyaknya jumlah karyawan dan jumlah antrean yang bakal terjadi, maka disarankan agar setiap alat di-antre oleh 200-300 karyawan saja. Perkiraan dengan 250 antrean, maka dalam 12 15 menit absensi akan selesai. Verifikasi alat hanya 1 detik, namun juga harus diperhitungkan waktu untuk ketik ID, tunjuk kartu dan pergeseran antrean. Jika jumlah antrean lebih dari 300 karyawan (pada peak hour), maka disarankan untuk memasang lebih dari 1 unit alat. Walaupun memasang lebih dari 1 unit iCON S4, cukup dibutuhkan 1 komputer saja untuk pengolahan data dan pembuatan laporan. Konektifitas melalui TCP/IP, RS-23, RS-485 dan USB Cable. Maksimum jumlah alat per komputer dan maksimum panjang kabelnya adalah : o TCP/IP 250 unit/PC, kabel max 100 m ke Switch/Hub yang terdekat menggunakan UTP CAT5E o o RS-232 1 unit/PC, kabel max 20 m RS-485 32 unit/PC, kabel max 1.200 m, diperlukan converter RS-232 to RS-485

Posisi UTP Port dibelakang, sehingga tidak ada kabel yang tampak pada saat mesin terpasang. o Cara Absen ada 2 : Ketik ID (nomor absensi, max 9 angka) dilanjutkan scan jari, atau cara kedua yaitu tanpa ketik ID tapi langsung scan jari. Cara kedua ini disarankan hanya untuk perusahaan yang memiliki karyawan dibawah 100 orang. Untuk jumlah karyawan diatas 100 orang maka sebaiknya tekan nomor ID dahulu untuk mempercepat proses pencarian data di dalam alat. o Metode Absensi ada 3 : menggunakan fingerprint saja, menggunakan password/PIN, gabungan fingerprint+password/PIN. Pada kondisi normal digunakan metode fingerprint saja, namun sebagian kecil karyawan ada yang memiliki kulit jari yang tidak memadai untuk dibaca oleh sensor ( aus, tipis, pecah-pecah, sering mengelupas ) maka harus menggunakan metode ketik ID+scan jari.

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4

Apabila sensor sudah tidak sanggup untuk mendeteksi keberadaan sidik jari karyawan tersebut, maka absensi bisa dilakukan dengan menggunakan password/PIN (Cara absensinya : ketik ID + ketik PIN ). Namun untuk orang-orang ini perlu dilakukan pengawasan ekstra karena dengan menggunakan PIN maka masih bisa titip absen. o o Operasional Stand-Alone, tidak perlu komputer pada saat absensi. Sleep Mode & Idle Time, yaitu fasilitas untuk memperpanjang usia alat absen dengan cara alat absen akan otomatis mati dalam waktu yang kita tentukan, yaitu apabila selama waktu tsb tidak terjadi transaksi. Alat bisa dihidupkan kembali dengan menekan tombol tertentu di alat tersebut. o Web Server membuat mesin sangat flexible karena mesin langsung dapat diremote hanya menggunakan browser internet saja tanpa perlu install aplikasi apapun lagi. Anda dapat melihat transaksi absensi yang telah direkam oleh memori mesin. o Schedule Bell untuk mengatur alarm bell pada saat tertentu, misal jam masuk/pulang kerja, istrirahat/makan siang, dll. o SMS Message, dengan fitur ini membuat mesin menjadi interaktif, admin dapat mengirim pesan pribadi pada saat karyawan hadir dan melakukan absensi dimesin absensi maka di layar LCD akan tampil pesan khusus. misal: tolong ke ruangan hrd setalah makan siang, atau pesan pribadi penting lainnya. o Work Code, fitur ini digunakan untuk membedakan absensi Masuk Kerja, Pulang Kerja, Makan Siang, Lembur, Dinas Luar, dll. Sedangkan Software Absensi memiliki fitur-fitur : o Variasi jam absen : 2 kali per hari (Datang Pulang) atau 4 kali per hari (Datang Istirahat Selesai Istirahat - Pulang). o o Adanya toleransi keterlambatan dan toleransi pulang cepat. Ada pembatasan jam absensi yang diijinkan, misalnya absensi masuk hanya diperbolehkan dari jam 06:00 hingga 09:00, dan absen pulang bisa dilakukan dari jam 14:00 hingga 23:00, diluar ketetapan jam tersebut absensi akan diabaikan. o Pola penjadualan flexible, bisa pola yang beraturan ataupun pola yang tidak beraturan. Cocok untuk perusahaan yang memiliki beberapa shift kerja, dan disertai rolling shift kerja. Juga memungkinkan untuk terjadinya pertukaran jam kerja antar karyawan. o o Fasilitas mencatat : sakit, ijin, dan cuti, serta koreksi transaksi absensi. Laporan absensi seperti : absen datang, absen pulang, jumlah keterlambatan, jumlah pulang cepat, jumlah jam lembur, jumlah jam kerja, efisiensi jam kerja, dan keterangan apabila tidak hadir. o Jangka laporan bisa harian, bulanan, laporan bentuk terperinci, dan rekapituliasi.

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4

VALIDASI ABSENSI
Ada beberapa indikator yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa absensi telah berhasil dicatat pada memory alat. Untuk lebih mempermudah, maka ada beberapa indikator yang ditampilkan sekaligus, yaitu Tertampil Nama dan Nomor ID pada layar LCD. Terdengar suara Thank You atau Terimakasih. Lampu LED hijau menyala.

Spesifikasi iCON S4
No
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

Specification
Kapasitas fingerprint Memory transaksi Display Jenis sensor Area Scan FRR / FAR Komunikasi Kecepatan data ke komputer Panjang kabel ke komputer max. Kecepatan Verifikasi Absen Penanda Keberhasilan Absen Metode Verifikasi Jumlah jari direkam Panjang nomor ID Tombol Fungsi Menu bahasa Temperatur Operasional Kelembaban Operasional Optional Dimensi fisik ( mm ) Aplikasi

Detail
1.600 fingerprint / unit 60.000 transaksi per terminal LCD with backlight, 128 x 64 pixels Optical 500 dpi 18.0mm 21.5mm <=1% / <=0.0001% Ethernet TCP/IP, Serial (RS-232 & RS-485), USB Cable, USB FlashDisk, Web Server 100 Mbps ( Ethernet ) atau 112Kbps ( RS-232 ) 100m (Ethernet); 20m (RS-232); 1200m (RS-485) <=1 detik Suara dari speaker dan Lampu LED Fingerprint, PIN, Fingerprint+PIN 1 10 jari per karyawan + 1 PIN 9 digit max 4 Tombol Fungsi Indonesia dan Inggris ( Alat & Software ZK ) 0 45 Celcius 20% - 80% Proximity Card reader Sistem absensi ===0O0===

Proposal Sistem Absensi Sidik Jari : iCON S4