Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Seiring perkembangan jaman, teknologi komputer mengalami kemajuan yang sangat pesat. Perkembangan ini mendorong berkembangnya teknologi computer vision dan image processing yang tidak hanya memungkinkan komputer untuk dapat melakukan proses filtering pada citra (gambar) digital, namun juga untuk mengenali citra tersebut. Salah satu contohnya adalah sistem pengenalan wajah manusia. Pengenalan wajah manusia merupakan salah satu bidang penelitian yang banyak dilakukan, bahkan hingga saat ini. Dan dewasa ini teknologi pengenalan wajah semakin banyak diaplikasikan dalam kehidupan nyata, seperti pada sistem otentikasi wajah dan sistem pendeteksi ekspresi wajah manusia. Meskipun wajah sangat mudah dikenali dengan penglihatan manusia, namun otomatisasi pengenalan wajah pada citra dengan menggunakan komputer membutuhkan berbagai macam teknik pengolahan citra dan computer vision. Pada proyek akhir ini, akan dibangun salah satu aplikasi dari teknologi pengenalan wajah tersebut, yaitu sistem pengenalan jenis kelamin (gender) pada wajah manusia. Sistem ini ditujukan untuk dapat mengenali jenis kelamin dari wajah manusia pada citra diam tunggal. Atau dengan kata lain, sistem memiliki kecerdasan untuk membedakan antara wajah pria dan wajah wanita. Untuk itu, dibutuhkan pengembangan dari teknologi yang lain, yaitu teknologi kecerdasan buatan, agar sistem dapat memiliki kemampuan tersebut. 1.2 TUJUAN Tujuan utama dari proyek akhir ini adalah membangun aplikasi yang memiliki kemampuan untuk mengenali jenis kelamin seseorang dari wajah. 1.3 PERMASALAHAN Berdasarkan uraian di atas, maka permasalan yang timbul dalam pengerjaan proyek akhir ini antara lain adalah: 1. Bagaimana melakukan deteksi warna kulit. 2. Bagaimana mendeteksi lokasi wajah pada citra. 3. Bagaimana melakukan ekstraksi fitur wajah. 1

4. 5.

Menentukan fitur yang dapat membedakan jenis kelamin pria dan wanita. Bagaimana menentukan arsitektur jaringan saraf tiruan yang optimal.

1.4 BATASAN MASALAH Batasan masalah pada proyek akhir ini terfokus pada gambar masukan, yaitu: Posisi wajah frontal dan tegak. Ekspresi wajah netral. Wajah tidak tertutup oleh obyek lain seperti poni, tindik, tato, dll. Wajah orang Indonesia. Warna latar belakang gambar tidak berada pada range warna kulit. Hanya terdapat 1 wajah pada satu gambar. 1.5 METODOLOGI Metode yang digunakan dalam proyek akhir ini meliputi: 1. Pengumpulan Data Pengumpulan gambar wajah pria dan wanita sebagai data sumber pada proses training dan sebagai data input pada proses pengujian. Pembuatan Perangkat Lunak Meliputi perancangan user interface, pembuatan sistem deteksi wajah, sistem ekstraksi fitur, dan sistem jaringan saraf tiruan. Pengujian dan Analisa Melakukan pengujian dan analisa terhadap proses deteksi wajah, ekstraksi fitur, dan pengenalan jenis kelamin dengan beragam konfigurasi jaringan saraf tiruan.

2.

3.

1.6 SISTEMATIKA PEMBAHASAN Sistematika penulisan dalam penyusunan laporan proyek akhir ini meliputi: BAB I: PENDAHULUAN Berisi pendahuluan yang meliputi: Latar Belakang Tujuan Permasalahan Batasan Masalah Metodologi Sistematika Pembahasan BAB II: TEORI PENUNJANG Menjelaskan teori-teori dasar sebagai landasan pelaksanaan proyek akhir ini, yaitu: Pengolahan Citra Computer Vision Algoritma Backpropagation BAB III: PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SOFTWARE Menjelaskan perancangan sistem yang berkaitan dengan perancangan model algoritma dan sistem proses pengenalan gender serta perancangan GUI. BAB IV: PENGUJIAN DAN ANALISA Berisi tentang analisa sistem yang meliputi pembandingan keluaran program dengan teori-teori yang sudah ada. BAB V: PENUTUP Berisi kesimpulan dan saran untuk pengembangan dan penyempurnaan proyek akhir ini, dan jika dimungkinkan untuk masa datang.