Anda di halaman 1dari 56

Local Area Network (LAN)

Hendrawan hend@stei.itb.ac.id

Protokol Data Link Layer

LAN
802.2 LLC Data Link (Frames) 802.3 802.4 802.5 FDDI
Dial on Demand

WAN

SDLC

HDLC

Frame Relay

PPP

Physical (Bit, sinyal, clocking)

V.24 V.35 G.703 EIA/TIA-232

Protokol Stack TCP/IP


Application (Data)

FTP, HTTP, TELNET, SMTP/POP3, DNS

TFTP, SNMP, RIP

Transport (Segments)

TCP

UDP

Network (Packets)

IP
802.2 LLC

Data Link (Frames) 802.3 802.4 802.5 FDDI

Dial on Demand

SDLC

HDLC

Frame Relay

PPP

Physical (Bit, sinyal, clocking)

V.24 V.35 G.703 EIA/TIA-232

Link Layer
Application
Telnet FTP SMTP HTTP NNTP

Presentation Session Transport Network Link Physical Model 7-layer OSI

TCP IP

UDP

LAN-LINK Model 4-layer Internet

TFTP

Klasifikasi LAN
Media transmisi fisik: Shielded/Unshielded Twisted Pair (STP/UTP) 10BaseT, Coaxial Cable (thin 10Base2, Thick - 10Base5), Optical fiber (10BaseF), Wireless Topologi: Bus, Ring, Tree/Hub, Star Media Access Control: CSMA/CD, control token, fixed slots Standard Bodies: IEEE, ISO

Standard - IEEE 802.x (ISO 8802.x)


Awal pengembangan LAN: banyak network dikembangkan incompatible Awal 1980-an IEEE mengusulkan standar utk mengatasi incompatibility Tipe-tipe LAN dikenal sbg IEEE 802, mis 802.3, 802.4, 802.5, 802.11 .. ISO mengadopsi IEEE 802 sbg ISO 8802

Local Area Network (LAN)


Klasifikasi LAN Standar LAN IEEE 802: Ethernet (IEEE 802.3) Token Ring (IEEE 802.5) Token Bus (IEEE 802.4) Wireless LAN (IEEE 802.11)

IEEE 802 Relevan utk LAN

Protokol LAN & Model OSI

Fungsi LLC, MAC & Physical Layer


Logical Link Control (LLC) - menyediakan fungsi data link control Medium Access Control (MAC) - memanage komunikasi melalui link yang di-share bersama Physical layer - Encoding/decoding sinyal; pembangkitan/pembuangan preamble (utk sinkronisasi); transmisi/penerimaan bit

Topologi

Teknik Medium Access Control (MAC)


Random Access
Contention: sesuai utk bursty traffic

Scheduling
Round robin: Tiap station bergantian diberi kesempatan transmit. Dlm durasi ini station dp menolak transmit atau transmit dg batasan tertentu (jumlah maksimum data atau waktu) Reservation: Sesuai utk stream traffic

Standar Teknik MAC

Perkembangan Ethernet

Overview Ethernet
Sejarah
Dikembangkan oleh Xerox pd pertengahan 70-an, berbasis jaringan packet-radio Aloha Distandarkan oleh Xerox, DEC, dan Intel pd 1978, (kemudian standard IEEE 802.3)

CSMA/CD
carrier sense: nodes mendeteksi apakah medium idle (kosong) atau sibuk multiple access: multiple station menggunakan bersama bandwidth collision detection: station-station mendengar yg ditransmisikan dan mendeteksi collisions

Bandwidth: 10Mbps, 100Mbps, 1Gbps, 10Gbps Segmen Ethernet (coaxial cables berbeda, max 500 m):
transceiver: mendeteksi jika medium idle, kirim sinyal elektrik adapter: mengimplementasikan Ethernet MAC protocol (dlm hardware)

Batasan Ukuran Jaringan CSMA/CD


A B

t=0 t=2tprop-

t=tprop-

t=tprop

tprop tprop

Utk menjamin paket ditransmikan tanpa collision, user harus mampu mendeteksi collision sebelum transmisi paket selesai

Batasan Ukuran Jaringan CSMA/CD


Supaya suatu user dp mendeteksi collision sebelum transmisi paket selesai, harus memenuhi tf > 2 tprop tf : Waktu transmisi paket tprop : delay propagasi Dengan kata lain ada panjang paket minimum untuk jaringan CSMA/CD

Ethernet Original
Repeater tiap 500m 10Mb/s
l 1500m

Thick copper coaxial cable tprop_max = l/c = 1500/2,5 x 108 = 6 Qs tf > 2tprop tf > 12 Qs @ Ukuran paket (12 Qs) x 10 Mb/s = 120 bit Dlm praktek, ukuran paket minimum = 512 bits (64 byte)
Memberikan waktu ekstra utk deteksi collisions Cukup panjang utk mengisi 2500 m Ethernet beroperasi pd 10 Mbps Memungkinkan repeaters dp memperkuat sinyal

Ethernet Original

Gambaran original oleh Bob Metcalfe, inventor Ethernet (1972 Xerox PARC)

Ethernet Standard 10 MB/s


IEEE 802.3
Metoda akses: CSMA/CD Maksimum waktu akses tdk terbatas Spesifikasi media fisik
10Base5 (thick Ethernet)
Bus, thick coaxial, 10 Mbps, segmen 500m

10Base2 (Thin Ethernet)


Bus, thin coaxial, 10 Mbps, segmen 200m

10BaseT
Star (hub), twisted pair (UTP, STP), 10 Mbps, segmen 100m

10BaseF
Star (hub), fiber optic, 10 Mbps, segmen 2000 m

Tidak ada prioritas

Ethernet Standard 10 MB/s


IEEE 802.3

Ethernet MAC Protocol 10Base-5 10Base-2 10Base-T 10Base-F

Pilihan physical layer berbeda

10Base-5: Ethernet Original: thick coaxial cable 10Base-2: Thin coaxial cable 10Base-T: Kabel telepon Voice-grade unshielded twisted-pair Category-3 10Base-F: optical fibers

10Base-T
Twisted pair Ethernet

Panjang kabel max 100m

Repeater Hub Router

Dirancang utk menggunakan kawat telepon twisted pair voice-grade Category-3 Managemen terpusat (menggunakan hub) lebih handal Meningkatkan penggunaan Ethernet

Menaikkan Laju Data


10 Mb/s 100 Mb/s 1 Gb/s 10 Gb/s Problem: tf > 2tprop Mis. CSMA/CD pd 100Mb/s pd kabel 1500m:
tprop_max = l/c = 1500/2,5 x 108 = 6 Qs tf > 2tprop tf > 12 Qs @ Ukuran paket (12 Qs) x 100 Mb/s = 1200 bit

Utk mengatasi dua teknik digunakan:


Panjang kabel dibatasi 100m: Gunakan Ethernet Switching untuk mengatasi collision

Fast Ethernet 100 Mbps


IEEE 802.3u
Standard 100BaseTX 100BaseT4 Tipe Kabel EIA/TIA type 5 (UTP) 2 pair EIA/TIA type 3, 4, 5 (UTP) 4 pair Multiple mode fiber (MMF) 100BaseFx Single mode fiber (SMF) Jarak Transmisi 100 m 100 m 550 m 2 km > 2 km

Gigabit Ethernet
1 Gbit/s
Dua standard:
IEEE 802.3z (fiber dan copper cable) IEEE 802.3ab (twisted pair)
Standard 1000BaseT 1000BaseCX 1000BaseSX 1000BaseLX Tipe Kabel Jarak Transmisi

Copper EIA/TIA type 5 (UTP) 4 100 m pair Copper Shielded Twisted Pair (STP) Multiple mode fiber (50/62.5 um, 850nm) Single mode fiber (9 um, 1300nm) 25 m 550m/275 m 2 km 15 km

10G Ethernet
Standard:
IEEE 802.3ae (fiber) IEEE 802.3ak (copper cable) IEEE 802.3an (twisted pair) Standard
10GBASE-SR/SW 10GBASE-LR/LW 10GBASE-ER/EW 10GBASE-LX4 10GBASE-CX4 10GBase-t

10 Gbps

Tipe Kabel
MMF (62.5/125 um fiber atau 50/125 um fiber) MMF (62.5/125 um fiber atau 50/125 um fiber; SMF 10/125 um fiber) 10/125 um fiber MMF, 62.5/125 um fiber atau 50/125 um fiber; SMF 10/125 um fiber) Coaxial copper cable Twisted-pair copper cable

Jarak Transmisi
2 m - 300 m 2 m 10 km 2 m 40 km MMF 300 m, SMF 10 Km 15 m 100 m

Encoding Sinyal Physical Layer

Frame Format Ethernet


Bytes:
7 1 6 6 2 0-1500 0-46 4

Preamble SFD

DA

SA

Type

Data

Pad

CRC

Preamble: utk sinkronisasi penerima Start of Frame Delimiter: indikasi awal frame (10101011) Destination Address: 48-bit address unik dialokasikan oleh manufacturer Type/Length:
Indikasi tipe data dalam frame/protokol dari encapsulated data, mis. IP (Ethernet), atau Panjang data (IEEE 802.3)

Pad: Nol utk menjamin panjang frame minimum CRC: Cyclic Redundancy Check

IEEE 802.5 Token Ring


Metoda Akses: Token Passing

IEEE 802.5 Token Ring


Setiap station hanya diijinkan memegang token selama selang waktu yg terbatas THT (Token Holding Time) Maksimum waktu akses terbatas Ada prioritas Media transmisi: coaxial cable, twisted pair, fiber optic Line Coding: Manchester encoding

Format Frame Token Ring

802.5 MAC Sublayer Protocol


Format Token Start Delimiter (SD): JK0JK000
J dan K simbol nondata

Access Control (AC)


M : Monitor bit T : Token bit (0) PPP : Indikasi prioritas RRR : Priority reservation

End Delimiter (ED) : JK1JK1IE


I : Indikasi intermediate frame E : Diset oleh sembarang station jika terdeteksi ada error pd frame (Pada Token, I dan E = 0)

802.5 MAC Sublayer Protocol


Format Frame utk Data Star/End Delimiter (SD/ED) : Spt pd Token Access Control (AC) : Spt pd Token kecuali T = 1 Frame Control (FC)
FF : Tipe frame ZZZZZZ : Tipe frame MAC

Format Status (FS)


A,A : Bit duplikat indikasi address dikenali C,C : Bit duplikat indikasi frame di-copy X : Reserve bit A = 0 & C = 0 : Tujuan tdk ada atau power off A = 1 & C = 0 : Tujuan ada tetapi frame tdk diterima A = 1 & C = 1 : Tujuan ada dan frame di-copy

Fungsi-Fungsi Monitor
Satu station bertindak sbg monitor Tugas monitor: deteksi & recovery
Frame yg terus bersirkulasi
Monitor set M bit = 1 Jika monitor menerima frame dg M = 1 frame sudah bersirkulasi satu ring penuh kondisi error monitor menghilangkan frame dari ring

Token hilang
Terdeteksi dg absennya aktivitas pd ring Monitor dilengkapi dg timer yg akan di-reset jika frame valid atau token terdeteksi. Jika timer habis bangkitkan token baru

Fungsi-Fungsi Monitor
Semua station dp bertindak sbg monitor standby monitor Station yg ditunjuk sbg monitor active monitor Active monitor secara periodik mengeluarkan ACTIVE_MONITOR_PRESENT Setiap station memp timer dan mereset jika mendengar ACTIVE_MONITOR_PRESENT Active monitor absen menyebabkan timer habis
Station-station melakukan proses pemilihan monitor dg menggunakan frame CLAIM_TOKEN. Proses menghasilkan station dg address tertinggi sbg Active Monitor

IEEE 802.4: Token Bus


Topologi
Secara fisik Bus Secara logik Ring

Metoda akses: Token Passing Maksimum waktu akses terbatas MAC Protocol mencakup penambahan & penghapusan station dari ring Bit rate 1.5, 10 Mbps Ada prioritas

802.4 MAC Sublayer Protocol


Format Frame

Start Delimiter (SD) : NN0NN000 End Delimiter (ED) : NN1NN1IE


N : Simbol nondata I : Intermediate Frame Bit I = 1 Indikasi masih ada frame berikutnya I = 0 Indikasi frame terakhir E : Error detected bit E di-set 0 oleh sumber E di-set 1 oleh penerima jika terdeteksi error

802.4 MAC Sublayer Protocol


Frame Control (FC)
Digunakan utk menunjukan tipe frame: frame data atau frame control
Frame data: Memuat prioritas frame kelas 0, 2, 4, 6 Indikasi permintaan Ack Frame Control

Token Passing

MAC Control Frame

Frame Contro Field 00000000 00000001 00000010 00000011 00000100 00001000 00001100

Name Claim_token Solicit_successor_1 Solicit_successor_2 Who_follows Resolve_contention Token Set_successor

Meaning Claim token during ring initialisation Allow stations to enter the ring Allow stations to enter the ring Recover from lost token Used when multiple stations want to enter the ring Pass the token Allow station to leave the ring

Prosedur MAC Layer


Aktifitas-aktifitas spt bypassing, menjaga ring lojik, penambahan station baru, dll bagian dari MAC Protocol (software) Slot time Waktu max station menunggu respon Frame MAC Control = 2 x (Max delay propagasi + delay proses) + safety margin Tiap station menyimpan alamat
Sendiri TS (This Station) Station dimana token akan diberikan NS (Next Station) Station darimana token diterima PS (Previous Station)

Penyisipan Station
Listen Only station dp dihubungkan pd Bus Station ini tdk pernah terima token (tdk dp transmit data), dp memberikan respon thd pemegang token Pemegang token mengundang insertion setelah transmit semua frame & sebelum melepaskan token Hanya station-station (Listen-Only) pd range address tertentu yg dp menerima undangan bergabung Prosedur insertion tergantung pd lokasi pemegang token dlm ring

Penyisipan Station
Kasus 1: TS > NS 1. Pemegang token melepaskan SOLICIT_SUCCESSOR_1 mengundang Listen-Only station yg memp address antara NS TS 1. Jika tdk terdengar apa-apa selama respon window (1 time slot) pemegang token melepas token ke NS. Selesai 2. Jika ada Listen-Only station (dlm range address) yg ingin bergabung respon dg SET_SUCCESSOR 3. Pemegang token mereset NS dg harga yg baru (address dari SET_SUCCESSOR) & melepaskan token ke station tsb. Selesai 4. Jika lebih dari satu Listen-Only station merespon SOLICIT_SUCCESSOR_1 collision. Lakukan prosedur Contention Resolution pilih station dg address terbesar

Penyisipan Station
Kasus 2: TS < NS (hanya satu station) 1. Spt kasus 1 tetapi digunakan SOLICIT_SUCCESSOR_2 dg dua respon window 2. Listen-Only station dg address < TS merespon dg SET_SUCCESSOR pd respon window pertama 3. Listen-Only station dg address > NS merespon dg SET_SUCCESSOR pd respon window kedua, jika tdk terdengar transmisi pd respon window pertama

Contention Resolution
Jika terjadi collision SET_SUCCESSOR, pemegang token menunggu sampai transmisi selesai, kemudian melepaskan RESOLVE_CONTENTION Empat respon window dibuka
Station-station yg mengeluarkan SET_SUCCESSOR mulai transmit dlm respon window sbb: Station boleh merespon pd window pertama jika dua bit MSB dari address 11 Station dg dua bit MSB address 10, 01, atau 00 boleh merespon masing-masing pd window ke 2, 3 dan 4. jika tdk terdengar transmisi pd window sebelumnya Jika tdk terdengar frame SET_SUCCESSOR yg sukses berarti lebih dari dua station memp dua bit MSB yg sama proses diulangi dg frame RESOLVE_CONTENTION yg baru & hanya station-station yg sebelumnya transmit yg diperbolehkan ikut kembali. Station-station ini sekarang menggunakan 2 bit berikutnya dari bit-bit address. Proses diulangi sampai sukses

Station Deletion
Station dp menolak utk merespon token yg diterima station akan di-by pass

Inisialisasi Ring
Setiap station memp inactivity timer Jika timer habis, station akan mencoba inisialisasi kembali ring (reinitilization ring) Proses Reinitilisasi Token Claiming Utk claim token station transmit frame Claim_Token dg field data berisi 0, 2, 4 atu 6 slot time Panjang data tergantung pd dua bit (MSB) dari address station Station dg address bit 00, 01, 10 dan 11 memp panjang data 0, 2, 4 dan 6 slot time Setelah selesai transmisi CLAIM_TOKEN, station menunggu 1 slot time dan mendengar/sense kanal Jika terdeteksi ada transmisi berarti satu atau lebih station dg address yg lebih tinggi transmit CLAIM_TOKEN station mundur dari claim token Jika tdk terdeteksi ada transmisi, station transmit lagi CLAIM_TOKEN dg panjang data ditentukan 2 bit address berikutnya

Inisialisasi Ring
Jika setelah CLAIM_TOKEN utk 2 bit terakhir tdk terdeteksi transmisi station memenangkan claim token Station membentuk ring lojik dari dirinya sendiri dg men-set TS=NS=PS Selanjutnya dilakukan prosedur station insertion proses diulang oleh station baru sampai tdk ada station lagi utk di-insert dan ring kembali ke operasi normal

Token Ring
Teknik: Release After Reception (RAR) Release After Transmissions (RAT) Contoh: RAR: IEEE 802.5 Token Rings RAT: Fiber Distributed Data Interface (FDDI)

Token Passing
Fitur Umum
Suatu token berotasi mengelilingi ring dari satu node ke node lain. tPROP = waktu rotasi min mengelilingi ring tT: Waktu transmisi token utk token passing c : kapasitas link (bps) Semua node (komputer, router, dll.) menerima semua data dan token, dan meneruskan sepanjang ring Jika suatu node ingin transmit paket, node akan mengambil token pada saat token lewat Token dikuasai selama transmit Jika transmisi sudah selesai, token dilepaskan kembali

Token Passing
Fitur Umum
Listen: Talk:

Data

Token/Data

l4 l3

l1 l2
t prop ! i li / c ! TRTmin

TRT=Token Rotation Time

Versi #1: Release After Reception (RAR)


Komputer mengambil token, transmits data, tunggu data sukses mengelilingi ring, lalu lepas kembali token Memungkinkan komputer mendeteksi frame error dan retransmisi
Contoh evolusi waktu dimana host 1 dan host 3 punya paket utk transmit: tf tprop tT
Token

tT
Token

tf

Data
l1/c l2/c Token tiba pd host 1 lN/c

Data
l2/c l3/c

l1/c

Token tiba Token meningdi host 3 galakan host 1 Token arrives at host 2

time

Efisiensi RAR
Efisiensi, L, adalah bagian waktu dihabiskan utk mengirimkan data Definisi: Ti,j adalah waktu dari saat token tiba pd host i sampai berikutnya tiba pd host j

T1, 2 e t f  t prop  tT  l1 / c @T1,1 e N (t f  t prop  tT )  i li / c ! N (t f  t prop  tT )  t prop N (t f ) N (t f  t prop  tT )  t prop a! t prop tf , t f "" tT

@L RAR e 1 } , 1 a

Versi 2: Release After Transmission (RAT)


Komputer mengambil token, transmit data, lalu melepaskan token segera Contoh diagram waktu dimana host 1 dan host 3 punya paket utk transmit:
tf tT tT
Token

tf

Data
Token tiba pd host 1

Token

Data
l2/c

Token

l1/c

Token tiba Token lepas pd host 3 dari host 1 Token tiba pd host 2

time

Efisiensi RAT
T1, 2 e t f  tT  l1 / c @T1,1 e N (t f  tT )  i li / c ! N (t f  tT )  t prop N (t f ) N (t f  tT )  t prop a! t prop tf , t f "" tT

@L RAT e

1 , } 1 a / N

Perbandingan Efisiensi
Contoh: jaringan 100 node tprop = 1000m/c tf = (1000bits)/ (100Mb/s)
a ! 4 / 10 ! 0.4 1 ! 29.4% LCSMA / CD } 1  2.4 1 ! 71% L RAR e 1 a 1 ! 99.6% L RAT e 1 a / N

1 L CSMA / CD } 1  6a 1 L RAR e 1 a 1 L RAT e 1 a / N