Anda di halaman 1dari 3

BOOK REPORT

A. Identitas Buku Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Buku B. Intisari Buku Dalam proses belajar mengajar, guru harus memiliki strategi atau teknik mengajar agar siswa dapat belajar secara efektif dan efisien, serta sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Langkah-langkah ini biasanya disebut dengan metode belajar. Namun jenis teknik penyajian hanya sesuai dan tepat untuk mencapai tujuan tertentu pula. Untuk itu seorang pendidik harus mengetahui dan menguasai setiap teknikteknik penyajian agar dapat terampil dalam menggunakannya. Maka dari itu, penulis menghadirkan buku ini untuk mahasiswa yang menempuh ilmu keguruan agar dapat mempelajari teknik dalam pengajaran. Buku ini menyajikan 24 teknik penyajian yang cukup lengkap dengan menyertakan langkah-langkah tiap teknik penyajian. Banyaknya teknik ini penting sekali agar guru dapat mengajar dengan cara yang variatif sehingga siswa tidak menjadi bosan pada setiap pembelajarannya. Dengan penguasaan kelas yang baik, akan menghasilkan guru-guru yang lebih kompeten. Sehingga buku ini sangat bagus dipelajari oleh calon-calon pendidik sebelum terjun dalam dunia mengajar. Macam-macam teknik penyajian yang diberikan oleh buku ini adalah teknik yang dapat menjadi bekal bagi mahasiswa calon guru dengan menguraikan masalah teknik penyajian. Keseluruh teknik yang diberikan ini sangat bervariasi dan mempunyai ciri khas masing-masing, dan setiap teknik ini dapat saling melengkapi. Dalam buku ini juga dijelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai standar pemahaman setiap teknik penyajian. Kedua puluh empat teknik ini adalah sebagai berikut : teknik diskusi, kerja kelompok, penemuan/discovery, simulasi, unit teaching, microteaching, sumbang saran/brain storming, inquiry, eksperimen, demonstrasi, karya wisata, teknik penyajian kerja lapangan, sosiodrama dan bermain peranan/roll-playing, teknik : : : : : Strategi Belajar Mengajar Dra. Roestiyah N. K. Rineka Cipta VII, Maret 2008 169 halaman

penyajian secara kasus, teknik penyajian secara sistem regu/team teaching, PPSI, latihan/drill, teknik penyajian dengan Tanya jawab/dialog, teknik pemberian tugas dan resitasi, teknik ceramah, teknik penyajian dengan interaksi massa, metode mengajar dengan mempergunakan computer, metode mengajar non-directive, dan metode mengajar berdasarkan prinsip-prinsip interdisiplinaritas. Pada setiap teknik penyajian diberikan pengertian dan sintaks masing-masing teknik, kemudian cara menerapkan teknik ini dengan efektif di kelas, dan tujuan penggunaan setiap teknik. Pada beberapa teknik penyajian terbagi dalam subbabsubbab yang juga dijelaskan secara lengkap. Seperti contohnya teknik diskusi yang terbagi dalam jenis-jenis seperti whole-group, buzz-group, panel, symposium, caologium, informal-debate, dan fish bowl. Pada setiap teknik ini juga diberikan kelemahan-kelemahan tiap teknik, sehingga kita dapat mengetahui teknik apa yang tepat diterapkan dalam materi dan kondisi kelas yang berbeda-beda. Pada bab microteaching dan prosedur pengembangan sistem instruksional, juga dijelaskan secara lengkap mengenai tujuan pemberian teknik tersebut, cara penggunaan teknik ini dengan prosedur yang lengkap dan tertata, cara mengevaluasi, dan pola-pola dari teknik ini. Tidak hanya pada teknik diskusi dan microteaching saja yang dijelaskan dengan lengkap, pada teknik lain juga diberikan penjelasan yang lengkap dan mudah dipahami pula. Pada beberapa teknik ada yang dituliskan kriteria peemilihan teknik, seperti contohnya pada teknik kerja kelompok yang didasarkan pada; adanya alat pelajaran yang tidak mencukupi jumlahnya, kemampuan belajar siswa, minat khusus, memperbesar partisipasi siswa, pembagian tugas atau pekerjaan, dan kerjasama yang efektif. Kemudian pada teknik penemuan yang didasarkan pada keinginan guru untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa yang dijelaskannya melalui keunggulan dari teknik ini. Buku ini disusun berdasarkan penelitian para ahli yang masih terus mengadakan penelitian dan eksperimen yang masih terus dikembangkan agar dapat menemukan teknik yang paling efektif. Sehingga, setelah membaca buku ini penulis berharap bila anda adalah pendidik atau calon pendidik, anda akan menjadi pendidik yang baik dan kreatif dengan panduan teknik strategi pembelajaran dari buku ini. Dra. Roestiyah N. K. mengajak anda untuk lebih memahami teknik strategi pembelajaran tidak hanya bagi para pendidik dan calon pendidik, namun juga bagi praktisi lain yang berkecimpung dalam dunia pendidikan. Buku ini akan membantu anda meluaskan

wawasan dan memberikan panduan lengkap dalam strategi belajar mengajar yang diharapkan penulis dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan.

C. Kelebihan dan Kelemahan Buku Buku ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan, meskipun memiliki banyak kelebihan, buku ini juga masih memiliki kelemahan, seperti; pada beberapa teknik, penjelasan sangatlah singkat sehingga tidak memberikan gambaran jelas mengenai tekniknya bagi pembaca. Buku ini tidak memberikan soal atau tugas sebagai tantangan untuk memperdalam pengetahuan dan pemahaman pembaca. Pada setiap tekniknya, tidak diberikan contoh materi yang tepat diterapkan untuk teknik ini, dan juga tidak dijelaskan teknik apa yang baik diterapkan pada mata pelajaran apa. Penulis hanya mengatakan bahwa teknik yang tepat digunakan untuk setiap pelajaran sulit ditentukan dan biasanya digunakan variasi. Namun, dapat dikatakan setiap teknik baik atau tepat diterapkan jika memenuhi kriteria : 1. Sesuai dengan tujuan yang dirumuskan, 2. Dapat dilaksanakan sesuai dengan kemampuan guru dan pemimpin, 3. Tergantung pada kemampuan pebelajar, 4. Serasi dengan besarnya kelompok, 5. Melihat waktu penggunaannya, dan 6. Melihat fasilitas yang ada. Kemudian dalam penyusunan buku, masih terlihat kaku dan tidak menarik dengan bahasa yang to the point yang membuat buku ini tidak terkesan luwes. Kelebihan dari buku ini adalah dalam tiap penjelasan materi selalu disertai kelebihan dan kelemahan dalam tiap teknik dengan penjelasan yang lengkap. Penggambaran langkah atau prosedur pengajaran juga dituliskan secara detail dan diberikan gambar sehingga tidak menyulitkan bagi seorang pemula yang mempelajari strategi belajar mengajar, untuk memahaminya. Penulis juga menyertakan daftar pustaka yang dapat menjadi patokan atau panduan bagi pembaca untuk lebih mendalami materi yang disajikan.