Anda di halaman 1dari 2

tadi siang pulang sekolah Tika, Nadia, sama Shendy kerumah gue.

Shendy nyetel sebuah rekaman yang judulnya PUISI UNTUK KADEK. sebenernya gue ga tau itu apa, dan gue dengerin. dan lo tau apa isinya? BAGUS BANGET! kita semua nangis pas denger itu, cerita nya tentang anak dan orangtua gitu deh. gini nih bunyinya . . .

bahagiaku surga mereka dan deritaku pilu mereka


aku berdiri mengenakan toga ini disebuah jalan setapak yang gelap pandanganku tertuju kepada 2 orang dikejauhan sana dengan senyuman yang tak asing dimataku dua orang yang sangat aku hargai, dua orang yg sangat aku hormati, aku cintai dan aku sayangi iya. . mereka papa dan mama ku dengan disertai senyuman aku berjalan menghampiri mereka seiring dengan langkah, terlintas dibenakku atas apa yang telah mereka lakukan terhadap hidupku selama ini mama yang telah mengandungku selama 9 bulan mama yang sudah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir didunia ini mama juga yang telah merawatku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang papa yang telah mendidikku papa yang rela bekerja banting tulang, ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup detik demi detik, hari demi hari, bahkan tahun demi tahun apakah yang dapat kulakukan untuk membalas mereka? sering aku tutup kuping ga mau dengerin nasihat mereka sering banget aku bohong sama mereka untuk kepuasanku sering aku ngelawan jika mereka marah karena kenakalanku sering juga aku banting pintu dihadapan mereka jika mereka tidak mengabulkan permintaanku dan bahkan sering aku mengeluarkan kata kata kasar yang ga pantas mereka dengar dri bibirku dasar cerewet, kuno, kolot! tapi apakah mereka memendam perasaan dendam terhadapku?

TIDAK! TIDAK SAMA SEKALI!


mereka dapat degan tulus memaafkan kekhilafanku mereka tetap menyanyangiku dalam setiap hembusan nafas mereka bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap doa2 mereka hingga aku menjadi seprti sekarang ini!

Ya Tuhan betapa durhakanya aku! tak sadarkah aku bahwa mereka org yg sangat berarti dlm hidupku? langkah2ku terhenti dihadapan mereka dan kupandangi papa dan mamaku inci demi inci badan yang dulu tegap, kekar, kini mulai membungkuk rambut yang dulu hitam, kini mulai memutih dan kulit mereka yang dulu kencang kini mulai berkeriput kutatap mata mereka yang berbinar binar dan mulai meneteskan air mata bahagia air mata haru, air mata bangga melihat ku memakai toga ini kucium tangan mereka, kupeluk mereka sambil berkata papa, mama, yang aku berikan hari ini tidak akan cukup membalas semua yang telah papa dan mama berikan selama ini kepadaku. terimakasih pa, terimakasi ma, aku sayang papa dan mama sampai akhir hayatku. dan pas rekaman itu selesai diputar, kita sama sama cerita tentang nyokap bokap kita. cerita tentang semua kenakalan kita dengan masih menitikkan air mata.

dan kini gue sadar! gue udah ngecewain mereka! gue mau berubah :)

AKU SAYANG KALIAN :)