Anda di halaman 1dari 16

PERANAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DALAM MENJAGA KUALITAS AIR PADA KARAMBA JARING APUNG KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus)

T E S I S

Oleh

KASTURI MARDI SUPRIHANTO

A H 077004010/PSL L S C A A P O S A K R J
A
H
077004010/PSL
L
S
C
A
A
P
O
S
A
K
R
J
E
A
S
N
A

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

2011

PERANAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DALAM MENJAGA KUALITAS AIR PADA KARAMBA JARING APUNG KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus)

T E S I S

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Oleh

KASTURI MARDI SUPRIHANTO

077004010/PSL

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

2011

Judul Tesis

:

PERANAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DALAM MENJAGA KUALITAS AIR PADA KARAMBA JARING APUNG KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus)

Nama Mahasiswa

:

Kasturi Mardi Suprihanto

Nomor Pokok

:

077004010

Program Studi

:

Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Menyetujui Komisi Pembimbing :

(Prof. Dr. Retno Widhiastuti, M.S) Ketua

(Prof. Dr. Erman Munir, M.Sc) Anggota

Ketua Program Studi,

(Prof. Dr. Retno Widhiastuti, M.S)

Tanggal lulus: 17 Februari 2011

(Drs. Chairuddin, M.Sc) Anggota

Direktur,

(Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE)

Telah diuji pada Tanggal: 17 Februari 2011

PANITIA PENGUJI TESIS

:

Anggota :

Ketua

Prof. Dr. Retno Widhiastuti, M.S

1. Prof. Dr. Erman Munir, M.Sc

2. Drs. Chairuddin, M.Sc

3. Prof. Dr. Ir. Ternala A. Barus, M.Sc

4. Ir. O.K. Nazaruddin Hisyam, M.S

PERANAN RUMPUT LAUT (Glacilaria verrucosa) DALAM MENJAGA KUALITAS AIR PADA KARAMBA JARING APUNG KERAPU MACAN (Epineplhus fuscoguttatus)

ABSTRAK

Adanya penelitian ini diharapkan untuk mengetahui apakah dengan adanya rumput laut jenis (Gracilaria verrucosa) dapat berperan dalam menjaga kualitas air pada karamba jaring apung ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) terhadap parameter fisika dan kimia perairan budidaya yang pada akhirnya akan mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup (survival rate) pada ikan budidaya. Penggunaan rumput laut (Gracilaria verrucosa) sebagai biofilter untuk menjaga kualitas air untuk budidaya ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) telah diteliti. Penelitian dilaksanakan dari 6 September 2010 sampai dengan 10 Nopember 2010 di tambak UD. Sundoro, Belawan, Sumatera Utara sedangkan penelitian kualitas air dilakukan di Laboratotium Pra Panen Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan membandingkan sifat fisika, kimia perairan tambak dan tingkat kelangsungan hidup dari ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) pada sistem budidaya monokultur (kontrol) dengan sistem budidaya polikultur (perlakuan). Adapun dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada parameter kekeruhan, kecerahan, oksigen terlarut, ammonia, nitrit, pH, fosfat dan besi berbeda nyata, sedangkan parameter suhu, Salinitas dan nitrat berbeda tidak nyata, selain itu juga rumput laut jenis Gracilaria verrucosa mengalami pertambahan berat sebesar 31,2 gram atau 31,2% selama 70 hari pemeliharaan dan rumput laut jenis Glacilaria verrucosa, penambahan kandungan nitrogen sebesar 0,04 ppm (36%), fosfor 0,05 ppm (25%), yang mempunyai arti bahwa rumput laut menggunakan nitrat, fosfat sebagai nutrien/ makanan untuk pertumbuhannya. Sedangkan tingkat kelangsungan hidup (survival rate) pada kontrol sebesar 55% dan pada perlakuan sebesar 72%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa petak perlakuan lebih baik dan dapat menjaga kualitas air jika dibandingkan dengan petak kontrol baik dari aspek fisika air, kimia air maupun biologi (komoditas yang dibudidayakan).

Kata Kunci: Monokultur, Polikultur, Biofilter, Kelangsungan Hidup.

THE ROLE OF SEAWEED (Gracilaria verrucosa) IN KEEPING THE WATER QUALITY IN THE FLOATING NET FISH RAISING OF THE TIGER GROUPER (Epinephelus fuscoguttatus)

ABSTRACT

This research is expected to notice whether the seaweed of Gracilaria verrucosa can have a role in keeping the water quality in the floating net fish raising of tiger grouper of Epinephelus fuscoguttatus to physics and chemistry parameter of waters cultivationwhich finally will influence the survival rate on fish raised. The use of seaweed (Gracilaria verrucosa) as biofilter in maintaining water quality for fishery of tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus) has been studied. The research was carried out from September 6 th , 2010 up to November 10 th , 2010 in the fishpond of UD. Sundoro, Belawan, North Sumatra Province. Meanwhile, the study of water quality was done in Laboratory of Pra Panen Naval Service and Fishery of North Sumatra.The methodology of this research is descriptive and it compares the physic characteristics, chemical fishpond waters and the survival rate of the tiger grouper Epinephelus fuscoguttatus on the cultivation system of monoculture as a control and polyculture cultivation system as a treatment. From the result of the research, it can be comprehended that parameter of turbidity, brightness, dissolved oxygen, ammonia, nitrite, pH, fosfate, and iron, there is clear difference, meanwhile on the parameter of temperature, salinity, and nitrate, there is no clear difference, instead of that the Gracilaria verrucosa seaweed grows 31.2 grams or 31.2% during 70 days of treatment and Gracilaria verrucosa seaweed gets addition of nitrogen 0.04 ppm (36%) and fosfore 0.05 ppm (25%), which means that seaweed consumes nitrate and fosfate as nutrient for its growth, meanwhile the survival rate on the system of monoculture cultivation is 55% and on the polyculture cultivation is 72%. From this research, it can be concluded that polyculture cultivation system is better and it can keep the stability of water quality compared with monoculture cultivation system either from the aspects of physical water, chemical water or biology (commodity cultivated).

Keywords: Monoculuture, Polyculture, Biofilter, Survival Rate.

KATA PENGANTAR

Penulis senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, atas selesainya tesis ini. Selesainya tesis ini merupakan karunia bagi penulis melalui kerja keras, pengorbanan dan dukungan doa, motivasi dan material dari berbagai pihak. Oleh karenanya penulis menghaturkan terima kasih secara khusus kepada yang terhormat Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS, Prof. Dr. Erman Munir, M.Sc, Drs. Chairuddin, M.Sc, yang telah banyak memberikan motivasi dan bimbingan dalam penyusunan tesis ini dengan sabar dan bijaksana. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada:

1. Direktur Sekolah Pascasarjana USU dan Ketua Program Bidang Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara Medan, yang telah berkenan menerima penulis untuk belajar di Program Studi ini.

2. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan rekomendasi tugas belajar;

3. Istri dan anak-anakku terkasih, Yunik Supiherti, Erynata Puja Dharmawan Kasturi, Nikenada Wildha Oktavia Kasturi, Najwa Faranaiga Assyabina Kasturi yang telah mendukung sepenuhnya, Ayahanda Almarhum S. Tuwuh dan Ibunda tercinta Kasminah yang telah membesarkan ananda dengan penuh perjuangan dan kesabaran yang tinggi serta Saudaraku di mana pun berada yang terus memberikan motivasi demi selesainya tesis ini.

4. Bapak Efendi dan Sdr. Fredy serta rekan di tambak UD. Sundoro yang telah berkenan menyediakan sarana dan prasarana sehingga penelitian dapat terlaksana.

5. Rekan-rekan mahasiswa S2 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan USU.

6. Rekan-rekan pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara

dan berbagai pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Sekali lagi

penulis mengucapkan terima kasih.

Di dalam tesis ini penulis menyadari bahwa masih terdapat banyak

kekurangan, meskipun telah diupayakan dengan cermat dan teliti. Oleh karena itu penulis akan berterima kasih apabila pembaca berkenan memberi saran dan koreksi membangun demi sempurnanya tesis ini. Kendatipun disadari masih banyak kekurangan di dalam tesis ini penulis sangat berharap semoga penelitian ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan dapat bermanfaat.

Medan,

Februari 2011

Penulis

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Temanggung Jawa Tengah, pada tanggal 20 Maret 1964, penulis merupakan anak ke 4 dari 7 bersaudara sebagai putera dari Ayahanda Alm. S. Tuwuh dan Ibunda Kasminah. Penulis menikah dengan Yunik Supiherti dan telah dikarunai 3 (tiga) orang anak. Pendidikan formal yang pernah ditempuh penulis adalah sebagai berikut:

1. Tahun 1970-1975, menempuh pendidikan tingkat dasar di SD Negeri Tomang Ancak Pagi, Jakarta Barat.

2. Tahun 1976 -1979, menempuh pendidikan tingkat pertama di SMP Negeri XVI, Jakarta Selatan.

3. Tahun 1979-1982, menempuh pendidikan tingkat atas di SMA Negeri XXXII, Jakarta Selatan.

4. Tahun 1983-1986, menempuh pendidikan D-III Perikanan di Akademi Usaha Perikanan, Jakarta.

5. Tahun 1994-1995, menempuh Pendidikan D-IV Perikanan di Sekolah Tinggi Perikanan, Jakarta.

6. Tahun 2007, memasuki Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Penulis pada tahun 1986-1989 bekerja pada PT. Bonecom di Sulawesi Selatan pada Divisi Penelitian dan Pengembangan, pada tahun 1989 sampai dengan saat ini sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara dan ditugaskan sebagai Kepala Seksi Budidaya Air Payau.

DAFTAR ISI

 

Halaman

ABSTRAK

i

ABSTRACT

ii

KATA PENGANTAR

iii

RIWAYAT HIDUP

v

DAFTAR

ISI

vi

DAFTAR TABEL

viii

DAFTAR

GAMBAR

ix

DAFTAR LAMPIRAN

xi

I. PENDAHULUAN

1

1.1 Latar Belakang

1

1.2 Perumusan Masalah

5

1.3 Tujuan Penelitian

5

1.4 Hipotesis Penelitian

5

1.5 Kerangka Pikir Penelitian

6

1.6 Manfaat Penelitian

6

II. TINJAUAN PUSTAKA

7

2.1 Peranan Rumput Laut dalam Tambak dengan Sistem Polikultur

7

2.2 Biologi dan Taksonomi Rumput Laut

8

2.3 Reproduksi Rumput Laut

10

2.4 Parameter Kualitas Air untuk Rumput Laut

11

2.5 Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus)

13

2.6 Kualitas Air Bagi Kerapu Macan

15

III. METODOLOGI PENELITIAN

18

3.1 Tempat dan Waktu

18

3.1.1 Tempat

18

3.1.2 Waktu

18

3.1.3 Bahan dan Alat Penelitian

18

3.2 Metode Pengumpulan Data

19

 

3.2.1

Prosedur Penelitian

20

 

3.2.1.1 Persiapan lahan

21

3.2.1.2 Penanaman rumput laut dan penebaran ikan Kerapu Macan

22

3.2.1.3 Operasional budidaya

25

3.2.1.4 Monitoring kualitas air dan tingkat kelangsungan hidup

32

3.3

Analisis Data

33

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

35

4.1 Fisika Air

 

35

 

4.1.1 Suhu

35

4.1.2 Kekeruhan

37

4.1.3 Kecerahan

38

4.2 Kimia Air

 

40

 

4.2.1 Oksigen Terlarut

40

4.2.2 Ammonia

42

4.2.3 Nitrit

44

4.2.4 Nitrat

47

4.2.5 pH (Derajat Keasaman)

49

4.2.6 Salinitas

51

 

4.2.7 Fosfat

52

 

4.2.8 Kandungan Besi

54

4.3 Biologi

 

56

 

4.3.1 Penambahan Berat Rumput Laut (Gracilaria verrucosa)

56

4.3.2 Kandungan Nitrogen dalam Rumput Laut

57

4.3.3 Kandungan Fosfor dalam Rumput Laut

58

4.3.4 Tingkat Kelangsungan Hidup Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus)

59

V. KESIMPULAN DAN SARAN

62

5.1 Kesimpulan

 

62

5.2 Saran

63

DAFTAR PUSTAKA

64

Nomor

DAFTAR TABEL

Judul

Halaman

1. Bahan dan Alat Penelitian Sesuai Jenis Parameter Kualitas Air

19

2. Jenis-Jenis Ikan Rucah yang Diberikan pada Benih

27

3. Tingkat Kelangsungan Hidup (Survivall Rate) Ikan Kerapu Macan pada Petak Perlakuan dan Petak Kontrol

60

Nomor

DAFTAR GAMBAR

Judul

Halaman

1. Kerangka Pikir Penelitian

6

2. Gracilaria verrucosa

9

3. Bentuk Tubuh (Morfologi) Ikan Kerapu Macan

15

4. Persiapan Bibit Gracilaria verrucosa Sebagai Bahan Uji

20

5. Pengikatan Gracilaria verrucosa pada Tali Ris di Lahan Tambak

23

6. Pengukuran Benih Ikan Kerapu Macan Sebelum Ditebar

24

7. Penghitungan dan Penebaran Bibit Ikan Kerapu Macan

24

8. Penebaran Benih Ikan Kerapu Macan

25

9. Proses Aklimatisasi

26

10. Ikan Rucah Sebagai Pakan

28

11. Perendaman dengan Air Laut yang Dicampur dengan Prefuran

31

12. Pengukuran pH

32

13. Ukuran Panen Ikan Kerapu Macan

33

14. Fluktuasi Suhu pada Kolam Pengamatan Budidaya

36

15. Fluktuasi Kekeruhan pada Kolam Pengamatan Budidaya

38

16. Fluktuasi Kecerahan pada Kolam Pengamatan Budidaya

40

17. Fluktuasi Oksigen Terlarut pada Kolam Pengamatan Budidaya

41

18. Fluktuasi Ammonia pada Kolam Pengamatan Budidaya

43

19. Fluktuasi Nitrit pada Kolam Pengamatan Budidaya

46

20. Fluktuasi Nitrat pada Kolam Pengamatan Budidaya

48

21. Fluktuasi pH pada Kolam Pengamatan Budidaya

50

22. Fluktuasi Salinitas pada Kolam Pengamatan Budidaya

52

23. Fluktuasi Fosfat pada Kolam Pengamatan Budidaya

53

24. Fluktuasi Kandungan Besi pada Kolam Pengamatan Budidaya

55

25. Pertambahan Berat Rumput Laut Gracilaria verrucosa

57

26. Fluktuasi Kandungan Nitrat dalam Perairan dan Nitrogen dalam Rumput Laut

58

27. Fluktuasi Kandungan Fosfat dalam Perairan dan Fosfor dalam Rumput Laut

59

28. Kematian Ikan Kerapu Macan pada KJA Pengamatan

61

Nomor

DAFTAR LAMPIRAN

Judul

Halaman

1. Denah Lokasi Penelitian UD. Sundoro Belawan

68

2. Sumber Air Masuk

a.

b.

dan Saluran Air Buang

69

3. Pembersihan Keramba Jaring Apung

a.

b.

Penjemuran Keramba Jaring Apung

70

4. Benih Ikan Kerapu Macan Siap

a.

b.

Ikan Kerapu Macan Siap Ekspor

71

5. Palkah Sebagai Wadah Pengangkutan Ikan

a.

b.

Kapal Pengangkutan Benih Ikan Kerapu Macan

72

6. Hasil Analisis Parameter Suhu pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

73

7. Hasil Uji Statistik Parameter Suhu

74

8. Hasil Analisis Parameter Kekeruhan pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

75

9. Hasil Uji Statistik Parameter Kekeruhan

76

10. Hasil Analisis Parameter Kecerahan pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

77

11. Hasil Uji Statistik Parameter Kecerahan

78

12. Hasil Analisis Parameter Oksigen Terlarut pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

79

13. Hasil Uji Statistik Parameter Oksigen Terlarut

80

14. Hasil Analisis Parameter Ammonia pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

81

15. Hasil Uji Statistik Parameter Ammonia

82

16. Hasil Analisis Parameter Nitrit pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

83

17. Hasil Uji Statistik Parameter Nitrit

84

18. Hasil Analisis Parameter Nitrat pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

85

19. Hasil Uji Statistik Parameter Nitrat

86

20. Hasil Analisis Parameter pH pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

87

21. Hasil Uji Statistik Parameter pH

88

22. Hasil Analisis Parameter Salinitas pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

89

23. Hasil Uji Statistik Parameter Salinitas

90

24. Hasil Analisis Parameter Fosfat pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

91

25. Hasil Uji Statistik Parameter Fosfat

92

26. Hasil Analisis Parameter Besi pada Petak Kontrol dan Petak Perlakuan

93

27. Hasil Uji Statistik Kandungan Parameter Besi

94

28. Data Pertumbuhan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa)

95

29. Hasil Analisis Kandungan Nitrogen pada Rumput Laut (Gracilaria verrucosa)

96

30. Hasil Analisis Kandungan Fosfor pada Rumput Laut (Gracilaria verrucosa)

97