P. 1
muhkrin

muhkrin

|Views: 23|Likes:
Dipublikasikan oleh Devi Handaya

More info:

Published by: Devi Handaya on Jan 28, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2012

pdf

text

original

PERANCANGAN PENGENDALI SUHU PADA MESIN PENGERING KAYU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52.

NAMA : MUKHRIN/03210411 SUHARTO/03210417 PROGRAM DIPLOMA-IV OTOMASI ITB BANDUNG RINGKASAN
Sistem Perangkat Keras.
220V

Gambar .3 dan .4 memperlihatkan rangkaian power supply di atas papan rangkaian tercetak.
4 799UF/50V T1 12V CT 12V D1 - D4 2A C1 IC1 LM7812CK 1 Vin GD N +12V 2 C8 C9 10UF/50V 0.1uF +12VOLT C2 0 .1uF

Sistem perangkat keras di dalam sistem pengendali suhu ini terdiri dari : 1. Sistem Sensor Temperatur 2. Sistem Penguatan dan Buffer 3. Sistem Power Supply 4. Sistem ADC (Analog to Digital Convertion) 0804 5. Sistem Aktuator 6. Sistem Mikrokontroler dengan AT89S52 7. Sistem Target Temperatur dengan keypad 4x3 8. Sistem Display temperatur dengan sevensegment 9 Konstruksi miniatur ruangan Semua sistem ini di bangun atas satu buah papan rangkaian tercetak kecuali sistem rangkaian sensor temperatur, power supply dan aktuator . Sistem Sensor Temperatur Sistem sensor temperatur mempergunakan IC LM35DZ, IC ini untuk mengsensor perubahan suhu ruangan. Rangkaian ini terletak di tengah ruangan yang dikontrol dan rangkaian ini dibangun di atas sebuah papan rangkaian tercetak yang terpisah.

0V

C3 C4 0 3 .1uF Vin

GD N

47 00UF/50V

1

3

C6 -12V 2 C7 10UF/50V 0.1uF -12VOLT

4700UF/50V 1 C5

IC2 LM7912CK IC3 LM7805CK Vin GD N +5V 2 C10 C11 10UF/50V 0.1uF +5VOLT

C6 0 .1uF

3

GND

Gambar .3 : Rangkaian power supply

Gambar 4 : PRT Power Supply Sistem Aktuator. Sistem rangkaian aktuator terdiri dari dua bagian, yaitu rangkain aktuator untuk pemanas (heater) dan rangkaian aktuator untuk fan. Kedua jenis rangkaian ini dibangun atas satu papan rangkaian tercetak yang terletak pada ruangan kontrol, Sedangkan pemanas dan fan terletak didalam ruangan yang akan dikontrol tingkat temperaturnya.
HEATER +12V

K2

220V

D6 1N4002

P2.3

R5 19K R6 150 LED2

Tr5 D313

Gambar 1 : Rangkaian sensor suhu

Gambar 5 : Rangkaian Aktuator Heater
+12V

Gambar 2: Papan Rangkaian Tercetak sensor Suhu
FAN K1

Sistem Power Supply. Rangkaian power supply yang dipergunakan adalah terdiri dari tiga jenis tegangan yaitu +12VDC, 12VDC dan +5VDC. Sistem rangkaian power supply ini pada konstruksi miniatur ruang terletak pada ruangan sistem kontrol.

D5 1N4002

P2.4

R7 10K R8 150 LED1

Tr4 D313

Gambar 6 : Rangkaian Aktuator Fan

1

Bahasa pemrograman yang dipergunakan untuk menjalankan sistem kontrol ini adalah bahasa C dengan mempergunakan software Keil C51. 1 2 3 4 5 6 IC6=IC7=7404 1/6 IC6 D R9 L? 150 1/6 IC6 R10 150 1/6 IC6 IC1 LM35DZ 1 +5V G D N Vin Vout 3 R26 75 R11 IC2 IC3 LM741 LM741 R3 R2 1K 10K R1 150 1/6 IC6 R13 150 1/6 IC6 R14 +5V +5V 20 1/6 IC7 18 17 16 15 14 13 12 11 5 1 2 3 1 2 3 4 5 6 7 8 13 12 P10 P11 P12 P13 P14 P15 P16 P17 INT1 INT0 T1 T0 EA/VP X1 X2 RESET RD WR RXD TXD ALE/P PSEN 10 11 30 29 1/6 IC7 R7 10K R8 150 LED1 +5V A Title A P00 P01 P02 P03 P04 P05 P06 P07 P20 P21 P22 P23 P24 P25 P26 P27 39 38 37 36 35 34 33 32 21 22 23 24 25 26 27 28 16 15 14 13 12 11 10 9 R15 150 10K RESPAC K1 1/6 IC7 R16 150 1 2 3 4 5 6 7 8 HEAT ER K2 +12V 150 C 1/6 IC6 R12 150 +5V +5V +5V 150 R17 R18 10K 10K 2N4036 R19 20 10K 10K 2N4036 R21 R22 10K10K 2N4036 Tr1 Tr2 Tr3 D Sistem Kendali Untuk Suhu Ruang Gambar 11 Menggambarkan bentuk fisik sistem Pengendali Suhu Ruang: 1 Panel ( Ruang Rangkaian ) 2 Display Temperatur 3 Keypad untuk setting temperatur 4 Ruang heater 5 Switch On/Off 6 Sensor Temperatur (LM35DZ) 7 Fan 8 Ruangan yang di kendali suhunya. display. Gambar .Gambar 7 : PRT Aktuator Fan dan Heater Sistem Mikrokontroler. Dapat di lihat pada gambar 8 dan gambar 9 yang merupakan rangkaian skematik lengkap dan PRT dari sistem pengendali suhu tersebut. Gambar 11 : Konstruksi miniatur ruangan Sistem perangkat Lunak. Semua sistem mikrokontroler.ADC0804. penguat non-inverting.13 Logo ISP Flash ProgrammerVersion3v0 2 . Gambar 13 dan gambar 14 dibawah ini merupakan software yang digunakan untuk proses embedded program ke mikrokontroler AT89S52. buffer dan keypad ini dibangun atas satu papan rangkaian tercetak. Gambar 10 : Board sistem kendali suhu. 2 C19 1UF/25V C R25 16K +12V 10K IC8 C16 LM741 R24 2K -12V 150 C17 0.. Gambar 12 dibawah ini menunjukkan sistem software pemrograman C yang dipergunakan. mikrokontroler diprogram dengan bahasa pemrograman untuk menjalankan tugas-tugas yang diperlukan dalam sistem kendali ini.SCH Sheet of Drawn By: 6 Number Revision Gambar 8 : Rangkaian skematik lengkap Gambar 9: PRT Rangkaian skematik lengkap Bentuk dari konstruksi board dari sistem pengendali suhu dan bagian–bagian dari dari rangkaian kontrol tersebut ditunjukkan pada gambar 10. Untuk mengerakkan sistem pengendalian.1UF R23 10K Vin(-) Vin(+) A-GND Vref/2 6 8 9 19 4 lsbDB0 DB 1 DB 2 DB 3 DB 4 IC4 DB 5 ADC0804 DB 6 msbDB7 INTR V ccRE F 7 220V 1/6 IC7 R5 19K R6 150 LED2 D6 1N4002 +12V Tr5 D313 FAN CLK-R CLK-IN CS RD WR B B KEYPAD 15 14 31 C13 33pF C14 R4 10K 33pF +5V 19 XTAL 18 11. Penguat Non-Inverting dan Buffer serta Keypad.0592MHz 9 17 16 C15 10UF/50V S1 SW-PB IC5 AT89S52 1 4 7 * 2 5 8 0 3 6 9 # + K1 D5 1N4002 Tr4 D313 SK M E ATIK LENGK AP Size B Date: File: 1 2 3 4 5 2-Mar-2006 C:\C LIENT\SHEET_3. Gambar12 : Sistem software Keil C51 Dan program ini diembedded ke dalam mikrokontroler AT89S52 dengan menggunakan ISP3v0 Programmer.Display.1UF C18 0. ADC0804.

5°C/46detik = 0.5°C/270detik = 0. 2. gambar 16 program kendali dan gambar 17 program setting.Sistem Pemrograman Sistem Pemrograman yang dipergunakan di dalam perancangan pengendalian suhu adalah pemrograman dengan bahasa C. diperoleh data-data pada Tabel 1 berikut: Tabel 1 Data-Data Pengukuran Sistem Pengatur Suhu Ruang Selesai Gambar 15 Flow Chart Program Utama Mulai Baca ADC Ya T > Tset + 5°C Fan On Tidak Ya T < Tset − 5°C Heater On Tidak Gambar 16 Program Kendali Suhu ∆T1/∆t1 = 0.0108 °C/detik 3 . dalam pemrograman ini terdiri atas beberapa task dan arsitektur pemograman mempergunakan sistem scheduler ( lihat lampiran ). Menyiapkan kabel penghubung Mencatat suhu ruangan Mengsetting temperatur. Setelah langkah-langkah di atas telah berhasil. Gambar 15 di bawah ini menunjukkan flow chart dari pemrograman utama. 3. pertam-tama kita perlu melakukan langkahlangkah pengujian apakah setiap bagian dari sistem telah bekerja atau belum dan kemudian melakukan pengukuran pada masing-masing unit dari pada sistem tersebut. Dari pengukuran langsung pada sistem. UTP dan LTP. Mencatat perubahan suhu antara waktu setting. Mengaktifkan pembacaan suhu dari sensor Mengamati proses pengaturan oleh sistem kendali. Sistem Flow Chart : M ulai Mulai Masukkan Nilai Setting Nilai Setting Benar ? Display Setting Gambar 17 Program Setting. Prosedur Pengukuran: 1. 4. 5. maka komponen-komponen dari sistem kita telah berjalan dan kita siap melakukan pengujian sistem kita dengan melakukan setting temperatur dan mengsensor besaran temperatur/suhu dari pada ruangan serta melakukan pengukuran . Inisialisasi Seventsegm en Inisialisasi Keypad Baca Keypad Tidak Setting ? Ya Setting Prosedur Akuisisi Prosedur Pengujian Sistem Untuk penggabungan masing-masing unit dari sistem.00185 °C/detik ∆T2/∆t2 = 0. 6.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->