DAFTAR ISI

Daftar Isi....................................................................................... Pengantar...................................................................................... Standar Kompetensi........................................................................
BAB I PENGERTIAN-PENGERTIAN YANG BERKAITAN DENGAN PENGAWASAN INTERNAL

i 1 2

Kompetensi Dasar.................................................................................... Indikator Hasil Belajar.............................................................................. 1. 2. Pengertian dan Tujuan Pengawasan Internal Pengawasan Umum Polri a. Pengawasan Fungsional««««««.......................... 1) Pengawasan internal ......................................... Pengawasan dan Pemeriksaan Rutin«««« Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus««« Pengawasan Operasi Kepolisian«««««« Verifikasi«««««««««««««««« 2) Pengawasan ekternal ........................................... b. Pengawasan Melekat........................................... c. Pengawasan Masyarakat ...........................................

2 2

3 2

2

BAB

II

PELAKSANAAN PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN 11 12 11

Kompetensi Dasar.................................................................................... Indikator Hasil Belajar.............................................................................. 4. BAB III 5. 15 6. 16 7. 16 Anggaran .............................................. Fomulir yang mendukung giat wasrik Pengawasan dan pemeriksaan rutin ADMINISTRASI DAN LOGISTIK Administrasi Wasrik ............................................ .....................................

........................................

Polri sebagai lembaga pemerintah maupun lembaga Negara mempunyai tugas pokok sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. .KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAWA BARAT INSPEKTORAT PENGAWASAN DAERAH MANAJEMEN PENGAWASAN INTERNAL 1. manajemen Sumber Daya Manusia dan manajemen Sarpras serta manajemen Anggaran Keuangan. manajemen Sarpras serta manajemen Anggaran Keuangan. pelindung. PENGANTAR a. Agar sasaran yang telah ditentukan dalam proses Manajemen Organisasi Polda Jabar dapat dicapai dengan efektif dan efisien dengan resiko penyimpangan yang seminimal mungkin. maka perlu dilakukan pengawasan dan pemeriksaan secara komprehensif yang mencangkup manajemen operasional. penegak hukum. pengorganisasian dan pelaksanaan serta pengendalian harus mampu dijadikan pedoman oleh kesatauan Polri dalam proses pencapaian tujuan dari organisasi Polri secara efektif dan efesien serta mampu mengeleminir penyimpangan dilapangan Untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan proses manajemen di kesatuan Polda Jabar mulai dari Mapolda Jabar sampai dengan Polsek. c. produk manajemen ini disusun mulai dari proses perencanaan. d. manajemen Sumberdaya Manusia. dalam melaksanakan Visi dan Misi serta Strategi dalam rangka pencapaian tujuan maka perlu disusun suatu produk manajemen yang mampu mengatur dan mengarahkan kepada seluruh kesatuan Polda Jabar mulai dari Mapolda Jabar sampai ke tingkat Polsek terutama yang berkaitan dengan manajemen Operasional. pengayom dan pelayan masyarakat dalam era reformasi ini dituntut mampu memenuhi harapan masyarakat sesuai pradigma baru Polri yang mengabdi kepada masyarakat untuk mampu melaksanakan tugas pokok tersebut maka Polri telah menetapkan Visi dan Misi serta Strategi maupun tujuan dari pada Polri. dalam pelaksanaan Wasrik oleh Itwasda Polda Jabar b.

Pelaksanaan suatu rencana atau program tanpa diiringi dengan suatu sistem pengawasan yang baik dan berkesinambungan. 2 BAB I MANAJEMEN SARPRAS BERKAITAN DENGAN PENGAWASAN Kompetensi dasar Mengetahui Proses Manajemen Sarpras yang berkaitan dengan Pengawasan . Proses manajemen sarpras Perencanaan Anggaran Pengadaan Penyimpanan & Penyaluran Pemeliharaan Penghapusan b. Indikator Hasil belajar Mendefinisikan Proses Manajemen Sarpras 1. : 7 tahun 2007 tanggal 27 Maret 2007 tentang pedoman pengawasan dan pemeriksaan rutin ( wasrik Rutin ) dilingkungan Polri . . Pol. Pengawasan manajemen sarpras a.berpedoman pada Peraturan Kapolri No. Pengertian dan Tujuan Pengawasan Pengawasan merupakan fungsi manajerial dan sebagai salah satu fungsi manajemen. mekanisme pengawasan di dalam suatu organisasi yang mutlak diperlukan.. jelas akan mengakibatkan lambatnya atau bahkan tidak tercapainya sasaran dan tujuan yang telah ditentukan. Pengendalian 2.

rasa bersalah dan rasa berdosa yang lebih mendalam untuk berbuat hal-hal yang tercela terhadap masyarakat dan ajaran agama 3) BAB II PELAKSANAAN PENGAWASAN MANAJEMEN SARPRAS Kompetensi dasar Memahami prosedur Manajemen Sarpras berkaitan dengan pengawasan yang mencakup Manajemen Operasional. Perencanaan . Menguraikan unsur-unsur perencanaan Materiil & Fasilitas 3. dikatakan bahwa pengawasan tidak hanya melihat sesuatu dengan seksama dan melaporkan hasil kegiatan mengawasi. 2 2) Terselenggaranya tertib administrasi di lingkungan aparat Polri. Tujuan Pengawasan adalah : 1) Terciptanya aparat yang bersih dan berwibawa yang didukung oleh suatu sistem manajemen Polri yang berdaya guna ( dan berhasil guna serta ditunjang oleh partisipasi masyarakat yang konstruksi dan terkendali dalam wujud pengawasan masyarakat ( kontrol sosial ) yang obyektif. Sun Ren But Fasilitas Konstruksi (Makop Atau Rumdin ) 4. tetapi juga mengandung arti memperbaiki dan meluruskannya sehingga mencapai tujuan yang sesuai dengan apa yang direncanakan. Sarpras . Adanya keluasan dalam melaksanakan tugas. tumbuhnya disiplin kerja yang sehat. Peghapusan 4.a. fungsi atau kegiatan. Sun Ren But Perbekalan Umum (Bahan Minyak & Pelumas / BMP ) 6. Indikator hasil belajar 1. Sun Ren But Peralatan (Senjata Api & Amunisi ) 5. b. Menjelaskan prosedur Manajemen Sarpras 2. Pengertian Istilah pengawasan dalam bahasa Inggris disebut Controlling.. tumbuhnya budaya malu dalam diri masing-masing aparat. sehat dan bertanggung jawab.

Periode Wasrik. 5) Sebelum kegiatan wasrik rutin. Perencanaan 1) Itwasda sebagai aparat pengawasan fungsional Internal Polda Jabar yang bertanggungjawab dalam a) Rencana Kerja ( Renja ) Itwasda untuk 1(satu) tahun anggaran b) Program kerja Pemerintah Tahunan ( PKPT) 4 2) Pelaksanaan wasrik rutin di lingkungan Polri secara umum tertata dalam program dan kegiatan sebagaimana tertuang dalam RKA ± KL / DIPA pada tahun berjalan. Bantuan / Hibah . materi obyek wasrik serta dukungan anggaran wasrik. pelaksanaan dan pengendalian yang ditetapkan oleh pimpinan Polri guna lebih mengoptimalkan evaluasi kinerja Polri pada tahun berjalan. 4) Perencanaan wasrik baik dilingkungan Polda Jabar dilengkapi dengan Rencana Wasrik yang memuat Pokok-Pokok sasaran Obyek wasrik.: Foto Copy STNK Dinas c. 3) Kegiatan wasrik rutin meliputi aspek perencanaan. Pengadaan / Pemeliharaan Perpres 54 /2010 . samapai dengan pengendalian. pengorganisasian. Sebagai berikut : 1) Kelengkapan Administrasi Penghapusan Ranmor Dinas. a. petugas pelaksana wasrik yang ditunjuk. obyek wasrik diberitahu lebih awal secara resmi tentang adanya kegiatan wasrik dilingkungan satker yang bersangkutan b.Proses Manajemen Sarpras berkaitan Pengawasan merupakan salah satu jenis kegiatan pengawasan yang memuat manajemen Sarpras mengenai adanya perencanaan.

Samping Kanan. Sebagai berikut : 1) Satker yg menerima Hibah Baik uang.: a) Foto Copy STNK Dinas b) Foto berwarna ukuran 4 R(Tampak depan.Kiri Belakang mesin mobil.Barang dan atau Jasa agar mengajukan permohonan Registrasi Hibah kepada DITJEN Pengelolaan Utang Kemenkeu.tanggal 30 September 2010.Tanggal 5 Juni (a) Hilang Akibat Kelaleaian Anggota (1) Lap Polisi.Pol : ST/817/VII/2009/SDELOG . Sebagai berikut : 2) Kelengkapan Administrasi Penghapusan Ranmor Dinas.interior mobil. (2) BA Riksa Saksi (3) BA Riksa Tersangka (4) Skep Hukuman Disiplin 6) .:Surat Kapolri Nomor : B/3567/iX/2010/PUSKEU .2-4 Jakarta 10710 Kotak Pos 1139.Pal Kendaraan Dinas :Surat Kapolri No. 3) Hibah Uang a) Buat Rengun (Perwabku) b) Buat Sprin Lak (Proses Seleksi Penyedia B/J) b) Buat BA penerimaan /Kesepakatan ( Pelaporan Hibah) 4) Hibah Barang a) Buat tanda Terima Barang b) Masuk Catat SIMAK BMN (pencatatan Aset) b) Laporkan ke Kapolda / Proses Pelaporan Hibah 5) Penghapusan Ranmor Kelengkap an Administrasi Penghapusan Mat. 2) Alamat pengiriman surat permohonan registrasi Hibah diajukan kpd Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementrian Keuangan RI Gedung Prijadi Praptosuharjo II Lantai 3 Jl Lapanagan banteng Timur No.Pol : B/ 592/VI/2006/SDELOG 2006 . Penghapusan Senpi Petunjuk Senjata Api yang Hilang / TP-TGR :Surat Delog Kapolri No.nomor polisi terlihat dalam foto) c) Gesekan nomor rangka & mesin dari samsat setempat d) BA pencelaan (oleh Tim pemeriksa & penilai yg ditunjuk berdasarkan sprin kasatker ) e) Surat dari Dinas perhubungan setempat (menentukan nilai limit ranmor yg akan dihapus) f) Ijin prinsip dari DJKN/KPKNL setempat.tanggal 28 Juli 2009.

Keterangan Dokter (c) (d) (e) (f) Subyek Wasrik. Subyek Wasrik adalah para Parik / Auditor ditambah dengan Staf BPKP yang di perbantukan pada Itwasda Polda Jabar. (2) BA Riksa Saksi (3) BA Riksa Tersangka (4) Sprin Tugas (5) Ada Unsur lalai /Tidak kalau ada unsure lalai kenakan TP-TGR Hilang Akibat Bencana Alam (1) BA Riksa Saksi (2) Kronologis Kejadian (3) Catatan Jenis & Nomor Senjata serta Nama Pemegang.(5) (6) (7) (b) Skep telah Lak Hukuman Skep Pembebanan Kerugian Negara Bukti Setor TGR Hilang Namun Pemegang Sakit Jiwa (1) Lap Riksa Saksi (2) Kronologis Kejadian (3) Hasil Riksa Dokter & Psikiater (4) Tgr ditanggung oleh Pemegang / Satker tempat bertugas Hilang DalamTugas Operasi (1) Lap Polisi. Bidang Jemen SDM. Bidang Jemen Garku. (g) Sasaran Wasrik Sasaran Wasrik meliputi aspek manajerial semua unit organisasi khususnya aspek perencanaan. pengorganisasian. Bidang Jemen Sarpras. Hilang Dan Pemegang Meninggal Dunia (1) Surat Ijin Pemegang Senpi (2) Kronologis Kejadian (3) BA Riksa Saksi. pelaksanaan dan pengendalian rencana kerja satker serta pengelolaan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan negara yang meliputi : (1) (2) (3) (4) Bidang Jemen Opsnal. Mekanisme kegiatan Wasrik di Satuan Kewilayahan ditata sebagai berikut : .

Penyampaian Taklimat Akhir dari Irwasda Polda Jabar.Pendalaman Wasrik di Satker Obyek Wasrik. dilanjutkan penyerahan PHP dan Tabulasi Temuan kepada Kasatwil setempat. Persiapan penyusunan tabulasi temuan dan pernyataan hasil pemeriksaan oleh Tim Wasrik. Bagaimana Pola Pembinaan Penugasan Babinkamtibmas. kunjungan kerja staf serta pembinaan. (a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) Sistem pengawasan dan pengendalian Rencana Kerja yang dilaksanakan. Pengawasan fungsional. Bagaimana kondisi Alut dan Alsus yang dimiliki Polsek dalam mendukung penugasan. Upaya ± upaya Polsek dalam rangka penanggulangan penyakit masyarakat. Bagaimana penampilan sikap tampang. Analisa dan evaluasi Program Kerja Akselerasi Transformasi Polri menuju Polri yang mandiri. Pembuatan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) pelaksanaan Renja Tahun Anggaran sebelumnya. kerapihan dan kelengkapan anggota. Bagaimana disiplin dan kemampuan pelaksanaan tugas anggota. Pengawasan melekat. Bagaimana aplikasi Quick Respons di Polsek. Administrasi Wasrik . 4) Polsek / Polsekta (a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) (j) (k) Sejauhmana upaya yang dilakukan dalam pemeliharaan kebersihan ketertiban dan penampilan markas Polsek. Supervisi. Pembinaan Sistem Pelaporan. profesional dan dipercaya masyarakat. Bagaimana pengisian buku ± buku register Polsek. Bagaimana perawatan tahanan Polsek. arahan dan petunjuk Analisa dan evaluasi pelaksanaan tugas. 3) Pengendalian. Sejauhmana aplikasi Pemolisian Masyarakat. BAB III ADMINISTRASI DAN LOGISTIK 5. Sejauhmana peran Fungsi Intel ( Pulbaket ) khususnya dalam pembentukan jaringan dan Polsek sebagai basis deteksi dini.

h. c. 6. Surat Perintah Kapolda Jabar tentang Penyelenggaraan Wasrik Surat Perintah Jalan Surat Pemberitahuan Awal tentang adanya kegiatan wasrik kepada Obyek Wasrik Rencana pengawasan dan pemeriksaan wasrik rutin Naskah sambutan awal Naskah Tabulasi hasil temuan dari Tim wasrik Naskah penyampaian hasil pemeriksaan atau Rekap tabulasi temuan Naskah pointers/arahan taklimat alhir Naskah laporan hasil pemeriksaan Naskah laporan khusus yang dianggap penting dari materi laporan hasil pemeriksaan Formulir lain yang mendukung kegiatan wasrik a. j. b. Dan Angkutan yang dipergunakan disesuaikan dengan keadaan / situasi setempat. 8. d. d. RKA-KL/DIPA Satker Obyek Wasrik Cheklist/daftar pertanyaan kepada obyek wasrik atas pelaksanaan Tupoksi Buku kertas kerja pemeriksaan Blanko Tabulasi hasil temuan 7. 2011. f. g. b.Administrasi dalam pelaksanaan wasrik rutin yang diperlukan adalah sebagai berikut : a. Laporan hasil Wasrik Umum dibuat sesuai petunjuk yang berlaku. Biaya pelaksanaan Wasrik Umum dibebankan pada anggaran Wasrik Itwasda Polda Jabar TA. Satker c. . e. i.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.