P. 1
ARTIKEL PERPAJAKAN

ARTIKEL PERPAJAKAN

|Views: 97|Likes:
Dipublikasikan oleh April LieeAndra

More info:

Published by: April LieeAndra on Jan 28, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2012

pdf

text

original

Masih Ada Gratifikasi di Ditjen Pajak

Pemberian gratifikasi masih terjadi di dua unit layanan Kementerian Keuangan yang paling banyak bersinggungan dengan masyarakat, yakni Unit Layanan Penyelesaian Restitusi Pajak Pertambahan Nilai Ditjen Pajak serta Layanan Bea Masuk di Ditjen Bea dan Cukai. Kemkeu didesak segera memperbaiki kepraktisan standar operasi dan prosedur serta keterbukaan informasi di seluruh unit layanan publiknya. Demikian hasil Survei Integritas Sektor Publik 2010 yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, yang diterima hari Minggu (14/ 11/2010). Survei melibatkan 747 responden. KPK menyatakan, hasil survei dua unit layanan publik pada Kemkeu itu memperoleh nilai integritas sebesar 6,35. Nilai itu telah memenuhi nilai standar minimal integritas yang ditetapkan oleh KPK, yakni 6,0. Komponen yang menyusun nilai integritas Kemkeu terdiri atas nilai pengalaman integritas (6,8) dan potensi integritas (5,45). Nilai pengalaman integritas sudah di atas nilai 6, tetapi nilai potensi integritas masih di bawah nilai standar minimal integritas yang ditetapkan KPK. Rendahnya nilai potensi integritas lebih dipengaruhi oleh arti pemberian gratifikasi, kebiasaan pemberian gratifikasi, kepraktisan standar operasi dan prosedur, keterbukaan informasi, pemanfaatan teknologi informasi, tingkat upaya antikorupsi, serta mekanisme pengaduan masyarakat. Atas dasar itu, KPK mendesak Kemkeu semakin gencar melakukan kampanye antikorupsi. KPK melaporkan bahwa layanan bea masuk masih di bawah standar minimal yang ditetapkan, yakni 5,63. Itu terjadi karena nilai komponen pengalaman integritas dan potensi integritas yang memang rendah. Nilai potensi integritas digali antara lain dengan menanyakan kepada responden tentang kebiasaan memberikan gratifikasi, kebutuhan bertemu di luar prosedur, fasilitas di tempat pelayanan, dan perilaku layanan. Responden juga ditanya soal keadilan dalam layanan, penggunaan teknologi informasi, dan ekspektasi petugas pada korupsi. Semua responden menyatakan masih ada kebiasaan memberikan tambahan uang kepada petugas.

akibat gratifikasi. yg penting banyak harta agar semua lapisan masyarakat akan menghormati. Kami akan terus berkomitmen untuk memberantas segala bentuk korupsi dalam pelayanan perpajakan. Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Iqbal Alamsjah mengatakan. Sistem perajakan di Indonesia perlu diubah total demi kebaikan semua. . Membutuhkan tekad dan keberanian yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik.dan saat ini sdg dibuktikan oleh gayus secara gamblang. memberantas adanya perantara. dan kampanye antikorupsi. c. proses butuh waktu dan trend yang ada dipajak e. sanksi bagi pelaku). kalau skrg gak penting nama baik. ´Kami menyambut gembira hasil survei yang dilakukan KPK ini.. Ditjen Pajak punya PENGADILAN sendiri patut diwaspadai ingin mendirikan NEGARA DALAM NEGARA. serta melakukan sosialisasi atau kampanye antikorupsi terhadap petugas dan pengguna layanan... kalau dulu nama baik senantiasa dijaga agar selalu bermartabat.tapi karena bergesernya penilaian kehormatan dimasyarakat.´ tuturnya. (OIN) Komentar : a. instansi yang membawahi unit layanan publik hendaknya melakukan sosialisasi pada internal instansi atau masyarakat pengguna layanan tentang konsep gratifikasi (bentuk gratifikasi. d. bukan karena gaji kecil para oknum itu korupsi. Maka harus ditumpas walaupun dengan kekuatan senjata.. Perubahan tidak semudah membalikkan telapak tangan.inilah krisis MORAL yang disedang melanda negri ini. Perlu juga ada pembenahan internal unit layanan untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. khususnya keterbukaan informasi. Banyak kesalahan di BEA CUKAI karena petugasnya sendiri yang suka cari2 SALAH untuk membuka peluang NEGO bagi gratifikasi. pemanfaatan teknologi informasi...0 dan terus mengawasi KPP.. setidaknya pajak telah memilih. Ditjen Pajak merasa puas dengan capaian ini dan berjanji akan terus berkomitmen untuk memberantas segala bentuk korupsi dalam pelayanan perpajakan..KPK menyarankan. b. KPK sendiri mengingatkan Ditjen Pajak agar terus meningkatkan nilai integritas di atas 6.

.

TUGAS PERPAJAKAN NAMA : MARINA PUSPI APRILIA NIM : 03.2572 KELAS : A / RS / IV .09.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->