P. 1
Hitung Kapal

Hitung Kapal

|Views: 1,538|Likes:
Dipublikasikan oleh Roy Artha

More info:

Published by: Roy Artha on Jan 28, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

Sections

  • A. PENENTUAN JUMLAH DAN SUSUNAN ANAK BUAH KAPAL (ABK)
  • B.1.1. Volume Badan Kapal Dibawah Air (V)
  • B.1.2. Displacement Kapal (D)
  • B.2.1. Berat Baja Badan Kapal (Pst)
  • B.2.2. Berat Peralatan Kapal (Pp)
  • B.2.3. Berat Mesin Penggerak Kapal
  • B.3. Perhitungan Bobot Mati Kapal (DWT)
  • B.4.1. Berat Bahan Bakar Mesin (Pf)
  • B.4.2. Berat Minyak Lumas (Pl)
  • B.4.3.1. Berat air tawar untuk ABK (Pa1)
  • B.4.3.2. Berat Air Pendingin Mesin (Pa2)
  • B.4.4. Berat Bahan Makanan (Pm)
  • B.4.5. Berat Crew dan Barang Bawaan (Pc)
  • B.4.6. Berat Pearalatan Tangkap (Ppt)
  • E.1.1. Perhitungan Volume Tangki Air Tawar
  • E.2.1. Perhitungan Volume Tangki Bahan Bakar
  • E.3.1. Perhitungan Volume Tangki Minyak Lumas
  • E.4.1. Perhitungan Volume Tangki Air Ballast I
  • E.4.2. Perhitungan Volume Tangki Air Ballast II
  • F.1. Kamar Tidur
  • F.2. Kamar Mandi dan WC
  • G. PINTU DAN JENDELA
  • H.1. Sarat Kapal Kosong
  • H.2. Panjang Tangga Samping
  • H.3. Lebar Tangga
  • J.1. Ruang Kendali (Ruang Kemudi)
  • J.2. Ruang Peta
  • J.3. Ruang Radio
  • K.1. Lampu Jangkar (Anchor Light)
  • K.2. Lampu Tiang Utama ( mast light )
  • K.3. Lampu Navigasi Kiri – Kanan (Stard Board dan Port Side Lamp)
  • K.4. Lampu Buritan (Stern Light)
  • K.5. Lampu Isyarat Tanpa Komando (Not Under Commando Light)
  • N.1. Sekoci Penolong
  • N.2. Dewi – Dewi
  • N.3.1. Rakit Penolong (Life Raft)
  • N.3.2. Pelampung Penolong (Life Buoy)
  • N.3.3. Baju penolong (Life Jacket or Life Belt)
  • N.3.4. Alat – Alat Pemadam Kebakaran
  • O.1. Jangkar
  • O.2. Rantai Jangkar
  • O.3. Tali – Temali
  • O.4. Bak Rantai Jangkar (Chain Locker)
  • O.5. Hawse Pipe
  • O.6. Windlass (Derek Jangkar)
  • O.7. Bollard
  • O.8. Fair Leads and Chock
  • O.9. Warping Winch and Capstan
  • P.1. Perhitungan Modulus Penampang Tiang Muat :
  • P.2. Diameter Tiang Muat
  • P.3. Tebal Tiang Muat (S)
  • P.4. Perhitungan Derek Boom
  • P.5. Peralatan Tangkap Tuna Long Line
  • P.6. Metode Penyimpanan Ikan

GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”

FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

1
BAB III
PERHITUNGAN RENCANA UMUM
(GENERAL ARRANGEMENT)


DATA UTAMA
Nama Kapal : KM”THE RED DEVILS”
Jenis Kapal : FISHING VESSEL
Ukuran Kapal
- LOA : 52.35 M
- LWL : 50.13 M
- LPP : 49.15 M
- B : 8.20 M
- H : 3.80 M
- T : 3.20 M
Kecepatan Dinas (Vs) : 11.00
Radius Pelayaran : 2640
Coeffisien Block : 0.54
Mesin Utama : 1300 BHP/ 390 rpm
BRT : 470
NRT : 209
Letak Kamar Mesin : Di Belakang














GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

2
A. PENENTUAN JUMLAH DAN SUSUNAN ANAK BUAH KAPAL (ABK)
Jumlah ABK dapat dihitung dengan dua cara yaitu:
1. Jumlah ABK dapat di hitung dengan rumus HB Tord
Cdeck
BHP
Ceng x T x B x LWL Cdeck Cst ZC + |
.
|

\
|
+
|
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
=
5
1
3
6
1
5
10 10
35


Dimana
ZC = Jumlah ABK
Cst = Coefisien ABK Catering Department (1,2 – 1,33) diambil 1,2
Cdek = Coefisien ABK Engineering Department (11,5 – 14,5) diambil 11,5
Ceng = Coefisien ABK Engineering Department ( 8,5 – 11) diambil 8,5
LWL = 50.13 m
Cdet = 1
B = 8.20 m
T = 3.20 m
Jadi :
Cdeck
BHP
Ceng x T x B x LWL Cdeck Cst ZC + |
.
|

\
|
+
|
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
=
5
1
3
6
1
5
10 10
35

97 , 18
1
10
1300
5 , 8
10
35
2 . 3 2 . 8 13 . 50 5 , 11 2 , 1
5
1
3
6
1
5
=
+
|
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
+ |
.
|

\
|
= x x x ZC

diambil 19 orang











GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

3
2. Menurut Tabel Anak Buah Kapal (Tabel 27) Buku Perencanaan Kapal

Jumlah Anak Buah Kapal
a. Captain (Nahkoda Kapal) : 1 Orang
b. Untuk kapal dengan daya muat (BRT) 470 Ton, berdasarkan tabel
maka jumlah ABK pada Deck Departement adalah sebanyak 4 Orang.
c. Untuk kapal dengan daya mesin induk 1350 BHP, berdasarkan tabel
maka jumlah ABK pada Engine Departement adalah: 10 Orang.
d. Fisherman : 2 Orang
e. Catering Department : Tiap:
8
17
orang dilayani oleh 2.125 orang, Jadi
jumlah
Kru pada Catering Departemen adalah = 2 orang
Jadi jumlah 19 0rang



Direncanakan jumlah ABK = 19 orang


















GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

4
TABEL ANAK BUAH KAPAL


















Dalam hal ini asisten / calon juru mesin harus melakukan tugas pelumasan
mesin.
Untuk kapal yang mempergunakan minyak dan untuk kapal motor, untuk
tiap 1000 TK lebih besar, ditambah
1s/d 2 orang.




Ketera
ngan :
TDA =
Ton
Daya
Angkut
atau
Daya
Muat
yang
Diangk
ut.



Direncanakan jumlah ABK = 19 orang




Tenaga
Mesin
(BHP)
Motor
1 Motor 2 Motor
Jur
u
Me
sin
Pembant
u
Jumla
h
Juru
Mesin
Pembant
u
Jumla
h
500 3 3 6 3 3 6
1000 3 3 6 4 3 7
2000 5 5 10 7 5 12
3000 6 6 12 7 7 14
4000 6 7 13 7 8 15
5000 7 7 14 7 9 16
6000 8 8 16 8 9 17
TDA
(BRT)

Mu
alim
Calon
Muali
m
Perwi
ra
Telek
om
Juru
Sek
oci
Tuka
ng
Kayu
Kela
si
Tuka
ng
Kabe
l
Pemba
ntu
Juml
ah
≤ 500 1 - - - - 3 - - 4
> 500 1 - - - - 6 - - 7
> 1000 2 - - 1 - 7 - - 10
> 2000 3 - - 1 1 7 - - 13
> 3000 3 1 - 1 1 8 - - 15
> 4000 3 1 1 1 1 8 - - 15
> 6500 4 2 1 1 1 9 - - 18
> 9000 4 3 1 1 1 9 - 1 20
> 11500 4 3 1 1 1 9 1 1 21



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

5
3. Susunan Anak Buah Kapal
a. Captain :1 orang
b. Deck Departement
- Mualim : 1 orang
- Markonis : 1 orang
- Juru Mudi (Nahkoda) : 1 orang
- Kelasi : 2 orang
c. Engine Departement
- Chief Engine (KKM) : 1 orang
- Masinis : 1 orang
- Electrician : 1 orang
- Oil Man : 1 orang
- Kru Mesin : 3 orang
c. Catering Departement
- Koki : 1 orang
- Pelayan : 1 orang
d. Fisherman : 4 orang
Jumlah :19 orang







GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

6
B. PERHITUNGAN BERAT KAPAL

B.1. Perhitungan Volume (V) Dan Displacement Kapal (D)

B.1.1. Volume Badan Kapal Dibawah Air (V)
V = Lpp x B x T x Cb
= 49.15.x8.2 x3.2x 0.54
= 696.44 m
3


B.1.2. Displacement Kapal (D)
D = V.  . C (ton)
Dimana :
D = Displacement
V = Volume badan kapal = 696.44 m
3

 = Berat jenis air laut = 1.025.kg/cm
3

C = Faktor baja = 1.004
Maka :
D = V.  . C (ton)
= 696.44 x 1.025 x1.004
= 716.70 ton


B.2. Perhitungan Berat Kapal Kosong (LWT)
LWT = Pst + Pp + Pm
Dimana :
Pst = Berat baja badan kapal kosong (ton)
Pp = Berat peralatan kapal (ton)



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

7
Pm = Berat mesin penggerak kapal (ton)
B.2.1. Berat Baja Badan Kapal (Pst)
Pst = Cst. Lpp. B. H
Cst = Koefisien berat baja (0,09 – 0,12) ton/m
3
,
diambil =0.09 ton/m
3
maka :
Pst = 0,09 x 49,15 x 8,2 x 3,8
= 137,84 ton

B.2.2. Berat Peralatan Kapal (Pp)
Pp = Cp . Lpp . B . H
Cp = Koefisien Berat Peralatan (0,09 – 0,12) ton/m
3

Cp diambil: 0,09 ton/m
3

Pp = 0,09 x 49,15 x 8,2 x 3,8
= 137,84 ton
B.2.3. Berat Mesin Penggerak Kapal
Pm = Cpm . BHP
ME

Cpm = Koefesien mesin kapal (0,09 – 0,11 ton/m
3
)
Diambil: 0,09 ton/m
3

BHP = 1300 Hp
Pm = 0,09 x 1300
= 117 ton



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

8
Jadi Berat Kapal Kosong (LWT) adalah
= Pst + Pp + Pm
= 137,84 + 137,84 + 117
= 392,67 ton

B.3. Perhitungan Bobot Mati Kapal (DWT)
DWT = D – LWT
= 716.70 – 392,67
= 324,03 ton
Koreksi perhitungan DWT dengan rumus pendekatan BOCKER
DWT berkisar antara (0,3 – 0,5)
x = DWT / D
= 324,03 / 716.70
= 0,45 (0,3 ~ 0,5) ¬ memenuhi

B.4. Menghitung Berat Muatan Bersih
Pb = DWT – (Pf + Pl + Pa + Pm + Pc + Ppt)
Dimana :
DWT = Bobot mati kapal
Pf = Berat bahan bakar + 10% cadangan
Pl = Berat pelumas + 10% cadangan
Pa = Berat air laut + 10% cadangan
Pm = Berat makanan + 10% cadangan
Pc = Berat crew
Ppt = Berat peralatan tangkap ikan



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

9
B.4.1. Berat Bahan Bakar Mesin (Pf)
Pf =
1000 . V
) MB EHP MI (EHP . a +
. Cf
Dimana :
a = Radius pelayaran = 2640 sea mile
EHP MI

= 98 % x BHP MI
= 0,98 x 1300
= 1274.Hp
EHP MB

= 20 % x EHP MI


= 0,2 x 1274
= 254,8.Hp
V = Kecepatan dinas = 11,0.Knots
Cf = Koefisien bahan bakar (0,17-0,185) kg/EHP/jam
Diambil 0,17 kg/EHP/jam
Pf =
1000 . V
) MB EHP MI (EHP . a +
. Cf
=
1000. x 11
) 254,8 (1274 2640 +
0.17
= 62.375 ton
Untuk cadangan 10%
Pf total = Pf + 10 % cadangan . Pf
= 62.375 + 10 % (62.375)
= 68.6125 ton




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

10
Spesifikasi bahan bakar (1,25) m
3
/ton
Diambil = 1.25 m
3
/ton
Volume bahan bakar yang dibutuhkan
= 1.25 x 68.6125
= 85.7657 m
3

B.4.2. Berat Minyak Lumas (Pl)
Pl =
1000 . V
) MB EHP MI (EHP . a +
. Cp
Dimana :
a = Radius pelayaran = 2640 sea mile
EHP MI

= 98% . BHP MI
= 0.98 x 1300.
= 1274 Hp
EHP MB

= 20% . EHP MI


= 0,2 x 1274
= 254,8 Hp
V = Kecepatan dinas = 11,0.Knots
Cp = (0,002-0,0025) kg/EHP/jam. Diambil
0.002.kg/EHP/jam.
Pl =
1000 . V
) MB EHP MI (EHP . a +
. Cp
=
x.1000. 11,0
254,8) 1274 ( 2640 +
x 0.002



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

11
= 1,270 ton
Untuk cadangan 10%
Pl total = 1,270 + (0,1 x 1,270.)
= 1,3968 ton
Spesifikasi minyak lumas = 1,25 m
3
/ton
Jadi volume tanki minyak lumas :
= 1,3968 x 1,25
= 1,746 m
3


B.4.3. Berat Air Tawar (Pa)
Berat air tawar terdiri dari dua macam :
 Berat air tawar bersih
 Berat air tawar pendingin mesin

B.4.3.1. Berat air tawar untuk ABK (Pa
1
)
Pa
1
=
1000 . V . 24
Ca . Z . a
1

Dimana :
a = Radius pelayaran = 2640 sea miles
Z = Jumlah ABK = 19 orang
V = Kecepatan Dinas = 11,0.Knots
Ca
1
= Koefesien air tawar 50 – 100 kg/orang/hari
Diambil 50 kg/orang/hari



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

12
Pa
1
=
1000. x 11,0 x 24
50 x 19 x 2640

= 9,5 ton
Untuk cadangan 10%
Pa
1
= 9,5.+ 10% (9,5)
= 10,45 ton
B.4.3.2. Berat Air Pendingin Mesin (Pa
2
)
Pa
2
=
1000 . V
) MB EHP MI (EHP . a +
. Ca
2
Dimana :
Ca
2
= 0,02 – 0,05 Kg/Hp/Jam diambil 0.02 Kg/Hp/Jam
Pa
2
=
x.1000 11,0
) 254,8 (1274 2640 +
x 0.02
= 6,24 ton
Untuk cadangan 10%
= 6,24 + 10% (6,24)
= 6,864.ton

Berat air tawar total
Pa = Pa
1
+ Pa
2

= 10,45 + 6,864
= 17,314 ton
Spesifikasi V air tawar = 1,0 m
3
/ton
Jadi V air tawar yang dibutuhkan



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

13
= 1,0 x 17,314
= 17,314 .m
3
B.4.4. Berat Bahan Makanan (Pm)
Pm =
1000 . V . 24
Cm . Z . a

Dimana :
Cm = Koefisien pemakaian bahan makanan 2 – 5 kg/orang/hari
Diambil 5 kg/orang/hari
Pm =
1000. x 11,0 .24.x
5 x 19 .2640.x

= 0,95 ton
Untuk cadangan 10%
= 0.95 + (0,1 x 0.95 )
= 1,045 ton
Spesifikasi Volume makanan = 2,61 m
3
/ton
= 2,61 x 1,045
= 2,727.m
3


B.4.5. Berat Crew dan Barang Bawaan (Pc)
Pc =
1000
Cc . Z

Dimana :
Z = Jumlah ABK = 19 orang



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

14
Cc = Koefisien berat crew + barang bawaan 100–200 kg/orang
Diambil 100 kg/orang
Pc =
1000
x.100 19

= 1,9 ton
B.4.6. Berat Pearalatan Tangkap (Ppt)
Cpt = Ga + La
Dimana :
Ga = Koefisien mesin penggerak 15 – 20 kg/m
3

diambil 20.kg/m
3
La = Koefisien berat alat penarik = 0,021 kg/m
3

d = Diameter tali = 0.002.m
l = Panjang tali = 2000.m
La = 0,021 x d x l
= 0,021 x 0.002.x 2000
= 0.084.kg/m
3

Cpt = Ga + La
= 20 + 0.084
= 20,084.kg/m
3

Berat peralatan tangkap
Dpt = Cpt . Lpp . B . H
=20,084 x 49,15 x 8,2 x 3,8
= 30,7859.ton
Jadi muatan bersih kapal (Pb)
Pb = DWT – (Pf + Pl + Pa + Pm + Pc + Ppt)



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

15
= 324,03.– (68.613 + 0,80718 + 28,972.+ 1,045 + 1,9 +
30,7859)
= 177,8269.ton
Jadi volume ruang muat yang dibutuhkan :
= 1,67.x 177.8269
= 296,97 m
3

C. PENENTUAN RUANG UTAMA

C.1. Penentuan Jarak Gading
a. Jarak gading normal (ao) untuk sistem gading melintang antara 0,1
Lpp dari haluan sampai sekat ceruk buritan untuk kapal yang
panjangnya (Lpp) < 100 m
ao =
500
Lpp
+ 0,48
=
500
49,15
+ 0,48
= 0,57m
diambil 0,56 m
dengan pembagian untuk LPP 49,15 m
gading AP – 83 = 0,6 x 85 = 47,60 m
gading 83 – 85 = 0,55 x 1 = 0,55 m
gading 85 – 86 = 0.5 x 2 = 1 m +
49,15 m
b. Mulai 0,2 Lpp dari sekat haluan sampai sekat tubrukan, jarak gading
tidak lebih dari yang ada di belakang 0,2 L dari haluan. Di depan



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

16
sekat tubrukan dan belakang sekat ceruk buritan jarak gading-gading
tidak boleh lebih besar dari yang ada di antara 0,2 L dari linggi depan
dan sekat ceruk buritan.
c. Jarak gading besar (Web Frame) direncanakaan tiap 3 jarak gading
normal, dimana jarak gading normal (0,56 mm).
Jarak gading besar :
= 3 x 0,56
= 1,68 .m

C.2. Penempatan sekat kedap air
a. After Peak Bulkhead (sekat ceruk buritan)
Sekat ceruk buritan dipasang pada 6 jarak gading didepan stern bosh,
jarak sekat ceruk buritan dari AP direncanakan 9 gading dari AP
sampai gading no. 9
b. Sekat melintang kedap air dari kamar mesin
Perencanaan panjang kamar mesin 2 kali panjang mesin penggerak,
panjang mesin yang digunakan adalah 2,601m (dari tabel mesin disel).
Jarak ujung depan mesin terhadap sekat minimum 0,5 x panjang mesin
.
Panjang ruang mesin minimum :
= 2 x 2,601 m
= 5,202 m diambil 5,6 m (10 jarak gading)
Direncanakan sekat kedap air melintang pada kamar mesin 21 jarak
gading ditempatkan pada gading no. 30 ( gading no. 9 - 30 ).




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

17
c. Fore Peak Bulkhead (sekat tubrukan)
Jarak minimum sekat tubrukan dari FP :
= 0,05 x LPP
= 0,05 x 49,15 m
= 2,4575 m

Jarak maksimum sekat tubrukan dari FP :
= 0,08 x LPP
= 0,08 x 49,15 m
= 3,392 m

Jarak sekat tubrukan :
2,4575 + 3,392 = 3,19475 m diambil 3,23 m
2
Sekat tubrukan ditempatkan pada gd. 80 - FP dengan jarak gading 0,56 m
untuk gading 80 – 83, jarak gading 0,55 untuk gading 83 – 84 dan jarak
gading 0,5 untuk gading 84 – gading 86 dengan jumlah 6 gading..
d. Ruang Muat ditempatkan pada gd. 36 - gd. 71 dengan jarak gading
0,56 m dan dengan jumlah 35 gading.
e. Gudang peralatan tangkap terletak pada gd.71 - gd. 80 dengan jarak
gading 0,56 m dan dengan jumlah 9 gading.







GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

18
Pembagian sekat ditunjukkan sebagai berikut :
1. Jarak = AP – gd. 9 = 0,56 x 9 = 3,92 m (After Peak bulkhead)
2. Jarak = gd. 9 – gd. 30 = 0,56 x 21 = 8,4 m (engine room)
3. Jarak = gd. 30 – gd.32 = 0,56 x 2 = 1,2 m (cofferdam)
4. Jarak = gd. 32 – gd. 35 = 0.56 x 3 = 1.68 m ( FWT )
5. Jarak = gd. 35 – gd. 36 = 0.56 x 1 = 0.56 m (cofferdam)
6. Jarak = gd 36 – gd. 48 = 0,56 x 12 = 6.72 m (Fish hold III)
7. Jarak = gd 48 – gd. 59 = 0,56 x 11 = 6.16 m (Fish hold II)
8. Jarak = gd. 59 – gd. 71 = 0,56 x 12 = 6.72 m (Fish hold I)
9. Jarak = gd. 71 – gd. 80 = 0,56 x 9 = 5.04 m (Equipment store)
10. Jarak = gd. 80 – gd. 83 = 0,56 x 3 = 1,68 m (Fore peak bulkhead)
11. Jarak = gd. 83 – gd. 84 = 0,55 x 1 = 0,55 m
12. Jarak = gd. 84 – gd FP = 0.5 x 2 = 1,0 m +
49,15 m














GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

19
C.3. Rencana Ruang Mesin
Penentuan mesin ditentukan oleh tipe mesin dan panjang mesin
ditempatkan pada gading no. (9) s/d Frame no. (30) dengan jarak gading
560 mm, sehingga panjang ruang mesin :
= (15 ) x 0.56
= (8,4 m ) = 840 mm
maka mesin induk yang digunakan ::
- Type/ model = …CATERPILAR 3512 B
- Jumlah langkah = …4 langkah
- Jumlah silinder = …6 silinder
- Putaran mesin = …390 rpm
- Daya mesin induk = …1300 BHP
- Panjang = …2,601 m
- Lebar = …1,703 m
- Tinggi = …2,053 m
Tinggi Dasar Ganda (Double Bottom)
Menurut ketentuan BKI 1996 Volume II
Tinggi dasar ganda :
h = 350 + 45 . B
= 350 + 45 x 8,2
= 719 mm diambil = 700 mm
Tinggi dasar ganda pada kamar mesin 20% lebih tinggi dari h (dasar
ganda biasa).



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

20
h (kamar mesin) = 700 + (20%.x 700)
= 840 mm diambil = 840 mm



D. PERHITUNGAN VOLUME RUANG MUAT
Untuk mendapatkan volume ruangan yang lebih akurat harus
menggunakan sistem Bonjean Calculation, yaitu dengan cara menggambarkan
gading-gading pada nomor yang telah direncanakan di Body Plan kemudian
dicari harganya.

D.1. Luas Midship (Am)
Am = B . H . Cm
= 8,2 x 3,8. x 0.854
= 26,611 m
2

Untuk Luas Double Bottom pada Ruang Muat
A
mDB
= B . h’ . Cm
Dimana :
h’ = tinggi double bottom ruang muat
= 350 + (45 . B)
= 350 + (45 x 8,2)
= 719 mm ~ 0,700 m
Jadi, A
mDB
= B . h’ . Cm
= 8,2 x 0.700 x 0.856
= 4,913 m
2

Untuk Luas Double Bottom pada Ruang Mesin
A
mDB
= B . h’’ . Cm
Dimana :



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

21
h’’ = tinggi double bottom ruang mesin
= h’ + (20% . h’)
= 700 + (20% x 700)
= 840.mm diambil 840 mm
Jadi, A
mDB
= B . h’’ . Cm
= 8,2 x 0.84 x 0.856
= 5,9 m
2
Perhitungan luas section Area Metode van LAMERENT
Am = 26,673 m
2

Am DB KM = 5,97 m
2

Am DB RM = 4,91 m
2




Station % Station Luas terhadap Am Luas DB KM Luas DB RM
AP 0,017 0,45 - -
0,25 0,046 1,23 - -
0,5 0,106 2,83 - -
0,75 0,166 4,43 0,99 -
1 0,245 6,53 1,462 -
1,5 0,5 13,34 2,983 -
2 0,66 17,6 3,938 -
2,5 0,81 21,61 4,833 -
3 0,9 24,01 - 4,422
4 0,99 26,41 - 4,864
5 1 26,67 - 4,913
6 0,992 26,46 - 4,874
7 0,911 24,30 - 4,476
7,5 0,779 20,78 - 3,828
8 0,632 16,86 - 3,105
8,5 0,512 13,66 - 2,516
9 0,33 8,8 - 1,621
9,25 0,23 6,13 - 1,13
9,5 0,15 4 - 0,737
9,75 0,07 1,87 - -
FP 0 0 - -



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

22
D.3. Ruang Mesin
Ruang mesin terdapat pada frame No. 9. – frame No. 30

D.3.1 Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Mesin

frame luas fs hasil
9 2.9306 1 2.9306
10 3.4294 4 13.7176
11 4.1288 2 8.2576
12 4.4876 4 17.9504
13 4.8098 2 9.6196
14 5.1447 4 20.5788
15 5.5405 2 11.081
16 6.0517 4 24.2068
17 6.6777 2 13.3554
18 7.3663 4 29.4652
19 8.0488 2 16.0976
20 8.6711 4 34.6844
21 9.2324 2 18.4648
22 9.7615 4 39.046
23 10.2776 1 20.5552
24 10.5264 4 42.1056
25 10.8049 1 10.8049
26 10.9563 4 43.8252
27 11.2561 1 11.2561
28 11.5322 4 46.1288
29 11.7896 1.5 17.6844
29.5 11.9802 2 23.9604
30 12.0236 0.5 6.0118
E = 158.17

V = k . h . E
= 1/3 x0.56. x 458,17
= 26,57 m
3







GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

23
D.3.2. Perhitungan Volume Ruang Mesin


frame luas fs hasil
9 2.9306 1 2.9306
10 3.4294 4 13.7176
11 4.1288 2 8.2576
12 4.4876 4 17.9504
13 4.8098 2 9.6196
14 5.1447 4 20.5788
15 5.5405 2 11.081
16 6.0517 4 24.2068
17 6.6777 2 13.3554
18 7.3663 4 29.4652
19 8.0488 2 16.0976
20 8.6711 4 34.6844
21 9.2324 2 18.4648
22 9.7615 4 39.046
23 10.5698 1 20.5552
24 10.9520 4 42.1056
25 11.3624 1 10.8049
26 11.7821 4 47.1284
27 11.9985 1 11.9985
28 12.4563 4 49.8252
29 12.2658 1.5 18.3987
29.5 12.3560 2 24.712
30 12.5691 0.5 6.28455
Σ = 332.92

V = k . h . E
= 1/3 x0.56 x 332,92
= 55,93 m
3
V
ruang mesin
= V – V
double bottom

= 55,93 – 26,57
= 29,36. m
3





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

24
D.4. Ruang Muat III
Ruang muat I terletak pada frame no. 36 sampai frame no. 48

D.4.1. Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Muat III




V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 224,9522
= 37,79 m
3







frame luas fs hasil
36 4.1913 1 4.1913
37 4.2903 4 17.1612
38 4.3892 2 8.7784
39 4.4634 4 17.8536
40 4.5248 2 9.0496
41 4.5846 4 18.3384
42 4.642 2 9.284
43 4.6961 4 18.7844
44 4.7459 2 9.4918
45 4.7906 4 19.1624
46 4.8306 2 9.6612
47 4.8609 4 19.4436
48 4.8677 1 9.7354
Σ = 224.9522



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

25
D.4.2. Perhitungan Volume Ruang Muat III

frame luas fs hasil
36 12.8064 1 12.8064
37 13.3713 4 53.4852
38 13.9067 2 27.8134
39 14.4283 4 57.7132
40 14.9205 2 29.841
41 15.6584 4 62.6336
42 15.7788 2 31.5576
43 16.1402 4 64.5608
44 16.4716 2 32.9432
45 16.9856 4 67.9424
46 17.0048 2 34.0096
47 17.2376 4 68.9504
48 17.3867 1 17.3867
Σ = 805.8108



V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 805,8108
= 135,38 m
3



V
ruang muat I
= V – V
double bottom

= 135,38 – 37,79
= 97,58 m
3









GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

26
D.5. Ruang muat II
Terletak pada frame no. 40 sampai frame no. 57
D.5.1. Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Muat II

frame Luas fs Hasil
48 4.9215 1 4.9215
49 4.9208 4 19.6832
50 4.918 2 9.836
51 4.9144 4 19.6576
52 4.9108 2 9.8216
53 4.908 4 19.632
54 4.9057 2 9.8114
55 4.9035 4 19.614
56 4.901 2 9.802
57 4.8978 4 19.5912
58 4.8936 1.5 9.7872
58.5 4.8902 2 9.7804
59 4.8878 0.5 19.5512
Σ = 249.2783


V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 249,2783
= 41,88 m
3









GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

27
D.5.2. Perhitungan Volume Ruang Muat II

frame luas fs Hasil
48 17.8137 1 17.8137
49 17.8743 4 71.4972
50 17.9223 2 35.8446
51 17.9582 4 71.8328
52 17.99 2 35.98
53 18.0131 4 72.0524
54 18.0154 2 36.0308
55 18.0176 4 72.0704
56 18.0201 2 36.0402
57 17.9958 4 71.9832
58 17.952 1.5 35.904
58.5 17.887 2 71.548
59 17.7979 0.5 35.5958
Σ = 908.017


V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 908,017
= 152,55 m
3

V
ruang muat II
= V – V
double bottom

= 152,55 – 41,88
= 110,67 m
3










GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

28
D.6. Ruang muat I
Terletak pada frame no. 57 sampai frame no. 74
D.6.1. Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Muat I

frame Luas fs Hasil
59 4.7805 1 4.7805
60 4.736 4 18.944
61 4.6789 2 9.3578
62 4.6071 4 18.4284
63 4.5182 2 9.0364
64 4.4103 4 17.6412
65 4.2847 2 8.5694
66 4.1457 4 16.5828
67 3.998 2 7.996
68 3.8466 4 15.3864
69 3.6949 2 7.3898
70 3.5435 4 14.174
71 3.3927 1 6.7854
Σ = 197.15095


V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 197.151
= 33,12 m
3











GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

29
D.6.2. Perhitungan Volume Ruang Muat I

frame luas fs Hasil
59 16.9409 1 16.9409
60 16.6913 4 66.7652
61 16.7568 2 33.5136
62 16.1135 4 64.454
63 15.7812 2 31.5624
64 15.4145 4 61.658
65 15.0079 2 30.0158
66 14.5579 4 58.2316
67 14.0642 2 28.1284
68 13.5305 4 54.122
69 12.9636 2 25.9272
70 12.3689 4 49.4756
71 11.7531 2 23.5062
Σ = 736.1457

V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 736,1457
= 123,67 m
3

V
ruang muat III
= V – V
double bottom

= 123,67 – 33,12
= 90,55 m
3
V
total
= V
ruang muat I
+ V
ruang muat II
+ V
ruang muat III

= 97,58 + 110,67 + 90,55
= 298,80 m
3


V
ruang muat
Rencana > V
ruang muat
Perhitungan
296,97 m
3
> 298,80 m
3





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

30
D.7. Gudang Peralatan Tangkap
Gudang peralatan tangkap terletak pada frame no. 74 sampai frame no. 82

D.7.1. Perhitungan Volume Dasar Ganda Gudang Peralatan Tangkap
frame luas Fs Hasil
71 2.6183 1 2.6183
72 2.4405 4 9.762
73 2.2494 2 4.4988
74 2.0467 4 8.1868
75 1.8347 2 3.6694
76 1.6175 4 6.47
77 1.3922 2 2.7844
78 1.1678 4 4.6712
79 0.9548 1.5 1.4322
79.5 0.9463 2 1.8926
80 0.93256 0.5 0.46628
E = 43,62
V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 43,62
= 7,33 m
3



D.6.2. Perhitungan Volume Gudang Peralatan Tangkap
frame luas fs hasil
71 8.5111 1 8.5111
72 7.7964 4 31.1856
73 7.0473 2 14.0946
74 6.2899 4 25.1596
75 5.556 2 11.112
76 4.8721 4 19.4884
77 4.2549 2 8.5098
78 3.6756 4 14.7024
79 3.1129 1.5 4.66935
79.5 2.9850 2 5.97
80 2.7563 0.5 1.37815
Σ = 135.88





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

31
V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 135,88
= 22,83 m
3

V
gudang prlt tangkap
= V – V
double bottom

= 22,83 – 7,33
= 15,5 m
3


E. PERHITUNGAN VOLUME TANGKI
Untuk penyimpanan bakar bakar, minyak lumas, dan air tawar
digunakan tangki – tangki yang meliputi dasar ganda, ceruk buiritan, dan ceruk
haluan.

E.1. Tangki Air Tawar

E.1.1. Perhitungan Volume Tangki Air Tawar
Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 21 sampai frame no. 30
frame luas fs hasil
21 2.9321 1 2.9321
22 3.2306 4 12.9224
23 3.5046 2 7.0092
24 3.7544 4 15.0176
25 3.9804 2 7.96
26 4.1828 4 16.7312
27 4.3647 2 8.7294
287 4.5314 4 18.1256
29 4.6885 1.5 7.03275
29.5 4.7655 2 9.531
30 4.8327 0.5 2.41635
jumlah 75.66
V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 75.66
= 1.98 m
3



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

32
Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 32 sampai frame no. 35

frame luas fs Hasil
32 16.5689 1 16.5689
33 16.8530 4 67.412
34 17.1250 1.5 25.6875
34.5 17.3584 2 34.7168
35 17.8962 0.5 8.9481
jumlah 153.333
V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 153.333
= 15.32 m
3
V
air tawar
= V
1
+ V
2

= 1.98 + 15.32
= 17. 30m
3
V
Tangki

Air Tawar
Rencana

> V
Tangki

Air Tawar
Perhitungan
17,314 m
3
> 17,30 m
3
(memenuhi)


E.2. Tangki Bahan Bakar

E.2.1. Perhitungan Volume Tangki Bahan Bakar
Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 36 sampai frame no. 59

frame luas fs hasil
36 4.1913 1 4.1913
37 4.2903 4 17.1612
38 4.3892 2 8.7784
39 4.4028 4 17.6112
40 4.5248 2 9.0496
41 4.5846 4 18.3384
42 4.642 2 9.284
43 4.6588 4 18.6352
44 4.6752 2 9.3504
45 4.7033 4 18.8132
46 4.7309 2 9.4618



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

33
47 4.8053 4 19.2212
48 4.8269 2 9.6538
49 4.8532 4 19.4128
50 4.8962 2 9.7924
51 4.9022 4 19.6088
52 4.9168 2 9.8336
53 4.9208 4 19.6832
54 4.918 2 9.836
55 4.9144 4 19.6576
56 4.9108 2 9.8216
57 4.908 4 19.632
58 4.9057 1.5 9.8114
58.5 4.9035 2 19.614
59 4.9028 0.5 2.6585
jumlah 472.1173


V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 472,1173
= 79,32 m
3

V
Tangki Bahan Bakar
Rencana

> V
Tangki Bahan Bakar
Perhitungan
79,365 m
3
> 79,32 m
3
(memenuhi)




E.3. Tangki Minyak Lumas (LOT)
E.3.1. Perhitungan Volume Tangki Minyak Lumas
Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 17 sampai frame no. 19

frame luas fs hasil
17 1.5437 1 1.5437
18 1.909 4 7.636
19 2.2664 1 2.2664
Σ = 11,4461






GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

34
V = k . h . E
= 1/3 . 0.56 . 11,4461
= 1,738 m
3

V
Tangki Minyak Lumas
Rencana

> V
Tangki Minyak Lumas
Perhitungan
1,746 m
3
> 1,738 m
3
(memenuhi)



E.4. Tangki Air Ballast

E.4.1. Perhitungan Volume Tangki Air Ballast I
Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 71 sampai frame no. 80
frame luas fs hasil
71 2.6183 1 2.6183
72 2.4405 4 9.762
73 2.2494 2 4.4988
74 2.0467 4 8.1868
75 1.8347 2 3.6694
76 1.6175 4 6.47
77 1.3922 2 2.7844
78 1.1678 4 4.6712
79 0.9548 1.5 0.9548
79.5 0.9523 2 3.8092
80 0.9466 0.5 1.8932
jumlah 58.6157

V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 58,6157
= 25.44 m
3






GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

35
E.4.2. Perhitungan Volume Tangki Air Ballast II
Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 59 sampai frame no. 71

frame luas fs hasil
59 4.7805 1 4.7805
60 4.736 4 18.944
61 4.6789 2 9.3578
62 4.6071 4 18.4284
63 4.5182 2 9.0364
64 4.4103 4 17.6412
65 4.2847 2 8.5694
66 4.1457 4 16.5828
67 3.998 2 7.996
68 3.8466 4 15.3864
69 3.8326 2 7.6652
70 3.8256 4 15.3024
71 3.8102 1 3.8102
123.256

V = k . h . E
= 1/3 . 0,56 . 123.256
= 49.24 m
3



Jadi, V
Tangki Air Ballast total
= V
AB I
+ V
AB II


= 25.44 + 49,24
= 74,68 m
3
Berat Air ballast = vol tangki air ballast x BJ air laut
= 74,68 x 1,025
= 76,55 ton






GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

36
Koreksi Volume Tangki Ballast :
10 % <
D
V
< 17 %
10 % <
70 , 716
55 , 76
< 17 %
10 % < 11,68 % < 17 %

F. PEMBAGIAN RUANG AKOMODASI
Berdasarkan Buku Perencanaan Kapal V, Ruang Akomodasi meliputi
deck kimbul dan deck sekoci.
Ketentuan ruang akomodasi :
1. Tinggi ruang akomodasi direncanakan (2.0 – 2.4) meter, diambil 2,2 meter.
2. Kamar tidur tiap orang 2,35 m
2
, untuk kapal dengan BRT < 3000 ton.
F.1. Kamar Tidur
Persyaratan kamar tidur :
a. Penempatan ruang tidur dipakai sebelah kanan.
b. Untuk perwira satu kamar ditempati satu orang, sedangkan untuk
bintara satu kamar ditempati dua orang.
c. Tempat tidur susun berjarak 0,3 meter dari lantai bawah dan 0,75
meter dari langit – langit.
d. Tempat tidur tidak boleh lebih dari dua susun.
e. Luas lantai kamar tidur per orang tidak boleh kurang dari 2,1 m
2
.
f. Untuk tamtama, dua orang menempati satu tempat tidur.





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

37
Perencanaan kamar tidur :
- Captain = 1 ruang
- K K M = 1 ruang
- Markonis = 1 ruang
- Mualim & Masinis = 1 ruang
- Juru Mudi I & II = 1 ruang
- Fisherman = 2 ruang
- Koki & Pelayan = 1 ruang
Jumlah = 9 ruang
F.2. Kamar Mandi dan WC
Setiap kapal harus melengkapi dengan Sanitary Accomodation
termasuk Wash Basin, shower bath dan Wastafel.
a. Ukuran Sub Sower Bath 1,65 x 2 = 3,3 m
2
.
b. Jumlah minimum dari kamar mandi dan water closet (WC) diatas
kapal 3 buah (untuk kapal 400 – 1000 BRT).
c. Direncanakan 4 buah yaitu 1 buah untuk kaptain, 1 buah untuk KKM,
1 buah untuk masinis, 1 buah untuk bintara dan tamtama.
d. Tata letak :
- Kamar mandi Bintara dan Perwira harus terpisah letaknya. Untuk
kamar mandi Bintara letaknya di bagian Main deck, sedangkan
kamar mandi Perwira diletakkan di Poop Deck.
- Kamar mandi harus diberi jendela untuk sirkulasi udara.



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

38
- Lantai kamar mandi harus diberi ubin, posisi lantai lebih rendah dari
lantai luar agar percikan dari air tidak tumpah keluar ruangan kamar
mandi.
- Ukuran kamar mandi direncanakan :
P = 1,68 m (direncanakan 3 jarak gading)
L = 2 m
Luas = p x l
= 1,62 x 2,2 m
= 3,36 m
2

G. PINTU DAN JENDELA
a. Direncanakan ukuran standart (menurut HENSKE)
- Tinggi (h) = 1760 mm
- Lebar (b) = 650 mm
b. Square Window (empat segi panjang)
- Tinggi (h) = 500 mm
- Lebar (b) = 350 mm
c. Jenis bulat (Scuttle Light)
- Diameter 250 – 350 mm (Direncanakan 350 mm)

H. TANGGA SAMPING KAPAL
Tangga samping kapal adalah jenis tangga yang dapat diangkat dan
diturunkan. Dipasang pada kedua sisi kapal sebagai jalan keluar masuk untuk
kapal kepermukaan air dengan sudut kemiringan 45
0
.
Lebar tangga samping dihitung dengan rumus sebagai berikut:




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

39
H.1. Sarat Kapal Kosong
T
1
=
 x Cb x B x L
LWT

=
025 . 1 54 , 0 2 , 8 15 , 49
67 , 392
x x x

= 1,7603 m

H.2. Panjang Tangga Samping
H
1
=
( )
45 sin
' T H ÷

=
7071 , 0
) 7603 , 1 8 , 3 ( ÷

= 2,885 m

H.3. Lebar Tangga
Lebar tangga (0,75 – 1,0) ¬ diambil 0,80 m


I. RUANG KONSUMSI
Ruang Konsumsi meliputi :

I.1. Gudang Bahan Makanan
Luas gudang makanan antara 0,8 – 1 m
2
/ orang diambil 0,8
Jadi, luas gudang makanan = 0,8 x 6 = 4,8 m
2

Terdiri atas :

I.1.1. Gudang kering
Luas gudang kering = 2/3 . Gudang Makanan
= 2/3 . 4,8
= 3,2 m
2




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

40
Ukuran direncanakan 4 jarak gading
p = 4 jarak gading
= 4 x 0,56
= 2,24 m
b = direncanakan 1,8 m
L = p x b
= 2,24 x 1,8
= 4,032 m
2



I.1.2. Gudang dingin
Luas gudang dingin = 1/3 . gudang makanan
= 1/3 . 4,8
= 1,598 m
2

Ukuran direncanakan 3 jarak gading
p = 3 x 0,56
= 1,68 m
b = 1,5 m
L = p x b
= 1,68 x 1,5
= 2,52 m
2







GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

41
I.2. Dapur (Galley)
a. Dapur harus diletakkan berdekatan dengan Mess Room.
b. Harus terhindar dari asap dan debu serta tidak boleh opening langsung
dari antara dapur dengan sleeping room.
c. Tidak boleh berhubungan langsung dengan kamar ABK.
d. Dinding dapur harus terbuka dan dilengkapi ventilasi agar udara
bersirkulasi dan sinar kaca dapat dibuka dan ditutup.
e. Luas dapur ditentukan (0,5 – 0.8 )m/orang
Diambil 0,5/orang
Jadi luas dapur = 0,5 x 15 orang
= 7,5 m
2

p = panjang yang direncanakan = 3.36 m ( 6 jarak gading )
b = lebar yang direncanakan = 2.5 m
jadi luas dapur yang direncanakan
= p x b
= 3.36 x 2.5
= 8,4 m
2
f. Ukuran tungku masak dan jumlah kompor disesuaikan dengan jumlah
Anak Buah Kapal (ABK).
g. Lantai dapur harus ditegel teratur agar tidak licin.





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

42
I.3. Pantry
Pantry adalah ruangan yang digunakan untuk menyimpan makanan
dan minuman.
Tata letak pantry :
a. Diletakkan pada ruang makan.
b. Di sepanjang dinding terdapat meja masak.
c. Dilengkapi dengan alat untuk mengawetkan / memanaskan makanan.
d. Dilengkapi dengan rak – rak panjang yang digunakan untuk
menggantungkan alat masak.
e. Untuk menghidangkan masakan ke ruang makan dilewatkan melalui
jendela sorong seperti loket.
f. Mess Room seperti loket, luas tiap orang 0,8 – 1,0 m
2
/ orang.
Diambil 0,9 m
2
/ orang,
Luasnya = 0,9 x 2 = 1.8 m
2
.
p = panjang yang direncanakan = 1,12 m ( 2 jarak gading )
b = lebar yang direncanakan = 2 m
jadi luas pentry yang direncanakan
= p x b
= 1,12 x 2
= 2,24 m
2

I.4. Ruang Makan (Mess Room)
a. Mess Room untuk perwira dan ABK harus dipisah.
b. Mess Room harus dilengkapi meja kursi dan perlengkapan lain yang
dapat menampung seluruh pemakaian pada saat bersamaan.
c. Lebar meja : 700 – 800 mm, diambil 700 mm.
d. Panjang meja disesuaikan dengan jumlah ABK dengan ketentuan 600
mm / orang.



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

43
e. Ketentuan luas ruangan Mess room adalah (0,5 – 1,0 m
2
/ orang).
diambil 0,5 m
2
/ orang.
f. Luas Mess Room.
Mess room untuk perwira
Diambil = 0.5 m
2
/ orang
Luas = 0.5 x 9
= 4.5 m
2
p = panjang yang direncanakan = 2.8 m ( 5 jarak gading )
b = lebar yang direncanakan = 2 m
jadi luas mess room untuk perwira yang direncanakan
= p x b
= 2,8 x 2
= 5,6 m
2

Mess room untuk bintara dan tamtama
Diambil = 0.5 m
2
/ orang
Luas = 0.5 x 10
= 5 m
2
p = panjang yang direncanakan = 3,36 m ( 6 jarak gading )
b = lebar yang direncanakan = 2 m
jadi luas mess room untuk perwira yang direncanakan
= p x b
= 3,36 x 2
= 6,72 m
2






GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

44
J. RUANG NAVIGASI
Ruang navigasi terdiri dari :

J.1. Ruang Kendali (Ruang Kemudi)
Ukuran penampang ruang kemudi adalah :
a. Jarak dari dinding depan ke kompas kurang lebih 900 mm.
b. Jarak jari-jari kompas ke kemudi (roda kemudi) kurang lebih 500 mm.
c. Jarak roda kemudi ke dinding belakang kurang lebih 600 mm.
d. Pintu samping dibuat pintu geser.
e. Ukuran ruang kemudi kearah melintang adalah sama dengan lebar
ruang kemudi.
g. Pandangan ruang kemudi kearah depan dari samping tidak boleh
terganggu.
J.2. Ruang Peta
Ruang peta diletakkan di bagian ruang kemudi, meliputi :
a. Ukuran ruang peta tidak boleh kurang 8 x 8 feet atau 2,4 x 2,4 =
5,76 m
2
.
p = panjang yang direncanakan = 3.36 m ( 6 jarak gading )
b = lebar yang direncanakan = 2 m
luas ruang peta
= p x b
= 3,36 x 2
= 6,72 m
2

6,72 m
2
> 5.76 m
2



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

45
b. Meja peta diletakkan dan merapat dengan dinding depan.
c. Ukuran meja direncanakan = 1,6 x 1,2 x 1 m
2
.
d. Antara Chart Room dengan Wheel House dihubungkan pintu geser.
J.3. Ruang Radio
a. Diletakkan disebelah kiri bagian belakang ruang kemudi
b. Ruang radio dan ruang kemudi dihubungkan dengan pintu geser.
d. Ruang tidur untuk markonis diletakkan dekat ruang radio.
e. Ukuran ruang radio direncanakan :
p = panjang ruang radio 3,36 m ( 6 jarak gading)
b = lebar ruang radio 2 m
L = p x b
= 3,36 x 2
= 6,72 m
2

K. LAMPU NAVIGASI
Direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak merusak keindahan kapal.

K.1. Lampu Jangkar (Anchor Light)
a. Penempatan pada tiang depan dan warna lampu sama dengan putih.
b. Sudut pancar = 2500 ke depan.
c. Terdiri dari dua buah lampu navigasi untuk jangkar.
d. Terletak pada haluan kapal dengan jarak.
L
1
≤ ¼ x LOA dari FP
≤ ¼ x 52,35 m



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

46
≤ 13,0875 m
di rencanakan LI = 3,92 m ( 7 jarak gading )
e. Tinggi lampu jangkar (h
1
)
H
1
> L
1
~ diambil 7 m ( dari main deck)
K.2. Lampu Tiang Utama ( mast light )
a. Lampu berwarna putih dengan sudut pancar 225° kedepan.
b. Jarak lampu dari FP
L
2
> ¼ x LOA
> ¼ x 52,35
> 13,0875 m
di rencanakan L2 = 22,4 m ( 40 jarak gading )
c. Tinggi lampu dari main deck (h
2
)
h
2
= h + h
1
 dimana h
1
(4 – 5 m) diambil 4 m
= 7 + 4 m
= 11 m ( dari main deck)

K.3. Lampu Navigasi Kiri – Kanan (Stard Board dan Port Side Lamp)
a. Ditempatkan pada dinding kanan kiri rumah kemudi.
b. Warna cahaya (merah untuk port side dan hijau untuk startboard).
c. Sudut pancar 112,5
o
kedepan.
d. Tinggi lampu dari geladak utama (h
3
).
h
3
= h Poop + h boat + 1
= 2,2 + 2,2 + 1
= 5,4 m ( dari main deck)



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

47
K.4. Lampu Buritan (Stern Light)
a. Ditempatkan diburitan dengan tiang khusus.
b. Warna cahaya putih dan sudut pancar 315
0
kedepan.
c. Tinggi dari main deck utama = 15 feet = 4,572 m.
H
4
diambil 4,5 m. ( dari main deck)
K.5. Lampu Isyarat Tanpa Komando (Not Under Commando Light)
a. Penempatan pada tiang diatas rumah geladak.
b. Warna putih dengan sudut pancar 315
0
kedepan.
c. Jarak dari FP
L
3
> ½ x LOA
> ½ x 52,35
> 26,175 m
L
3
direncanakan = 39,2 m (70 Jarak gading)
d. Tinggi lampu dari main deck
h’ = 4 – 5 m, diambil 4 m
h
5
= h
2
+ h’
= 11 + 4
= 15 m ( dari main deck)
L. RUANGAN – RUANGAN LAIN
L.1. Gudang Tali (Boot Winch Store)
a. Terletak di bagian paling bawah deck akil di haluan kapal.
b. Di gudang ini di simpan tali tambat dan tali perlengkapan tangkap.

L.2. Gudang Lampu (Lamp Store)
a. Ditempatkan di bawah deck akil di haluan kapal.



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

48
b. Di gudang ini lampu cadangan disimpan.

L.3. Gudang Cat (Paint Store)
a. Ditempatkan di ruangan deck akil di haluan kapal. Pada ruangan ini
dibuatkan petak terpisah untuk menyimpan cat yang masih utuh dan
cat yang sudah tidak terpakai lagi.
b. Kaleng – kaleng cat di simpan di sini.

L.4. Gudang Umum (General Store)
a. Terletak di bawah deck utama, gudang berisi peralatan – peralatan lain
yang bersifat umum.

L.5. Gudang Peralatan Tangkap (Trawl Store)
a. Gudang ini terletak pada Fore Castle Deck.
b. Gudang ini berisi jaring dan peralatan lainnya yang berhubungan
dengan peralatan tangkap.

L.6. Ruang Mesin Kemudi (Steering Gear Room)
a. Ruang mesin kemudi diletakkan di buritan kapal.
c. Ruang mesin kemudi harus dipisahkan dengan dinding baja.
L.7. Emergency Source At Electrical Power (ESEP)
a. Berdasarkan peraturan Solas 1974, untuk kapal kurang dari 5000 BRT
harus ada sumber tenaga darurat yang dapat mengisi power daya
dengan sendirinya apabila sumber listrik utama macet atau tidak
berfungsi.



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

49
b. ESEP dapat berbentuk baterry (accumulator), generator dengan
independent fuel oil atau sustable primovor fuel points 43
0
C.
c. ESEP harus dapat bekerja pada keadaan miring 22,5
0
dan trim 10
0
.



L.8. Ruang CO
2

a. Digunakan untuk menyimpan gas CO
2
yang berfungsi untuk pemadam
kebakaran.
b. Diletakkan di dekat kamar mesin, sehingga mudah digunakan jika
terjadi kebakaran di kamar mesin.

M. PERLENGKAPAN VENTILASI

M.1. Deflektor Pemasukan pada Kamar Mesin
d
1
1
0
. v . 900
. N . V1

 

=
Dimana :
V
1
= Volume Ruang Mesin = 29,36 m
3

N = Banyaknya Pergantian udara tiap jam = 15 kali
V = Kecepatan udara yang melalui deflektor pemasukan 2 s/d
4m/detik, diambil 4 m/detik

0
¸ = Density udara bersih 1 kg/m
3

1
¸ = Density udara dalam ruangan 1 kg/ m
3
Jadi :
d
1
=
1 3 14 , 3 900
1 x 18 x 29.36
x x x




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

50
= 0.2474m
= 247.,4 mm
r = ½ . d
1

= ½ . 247,4
= 123,7 mm
= 0,1237 m
Luas lubang deflector
L
1
= 3,14 x r
2

= 3,14 x (0,1237)
2

= 0,048 m
2

Karena Ruang Mesin menggunakan 2 buah deflektor, maka luas
masing – masing deflektor :
L
2
= L
1
/ γ
= 0,048 / 2
= 0,024 m
2

Dengan demikian dapat diketahui diameter setiap deflector
d
2
=
14 , 3 25 , 0
2
x
L

=
14 , 3 25 , 0
024 , 0
x

= 0,302 m
= 302 mm



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

51
Ukuran deflektor pemasukan pada kamar mesin
d = 302 mm
a = 0,16 x d = 0,16 x 302 = 48 mm
b = 0,3 x d = 0,3 x 302 = 91 mm
c = 1,5 x d = 1.5 x 302 = 453 mm
r = 1,25 x d = 1,25 x 302 = 377 mm
e
min
= 400 mm diambil 400 mm

M.2. Deflektor Pengeluaran pada Kamar Mesin
d
1
1
0
. v . 900
. N . V1

 

=
Dimana :
V
1
= Volume Ruang Mesin = 29,36 m
3

N = Banyaknya Pergantian udara tiap jam = 15 kali
V = Kecepatan udara yang melalui deflektor pemasukan 2 s/d 4
m/detik, diambil 4 m/detik
0
¸ = Density udara bersih 1 kg/m
3
1
¸ = Density udara dalam ruangan 1 kg/ m
3

d
1
=
1 x 4 x x 900
1 x 15 x 29.36


= 0,2474 m = 247,4 mm




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

52
r = ½ . d
1

= ½ . 247,4
= 123,7 mm
Luas lubang deflector
L = 3,14 x r
2

= 3,14 x (123,7)
2
= 0,048 m
2

Karena Ruang Mesin menggunakan 2 buah deflektor, maka diameter
masing – masing deflektor :
d
1
= L / γ
= 0,048 / 2
= 0,024 m
2

Dengan demikian dapat diketahui diameter setiap deflector
d
2
=
14 , 3 25 , 0 x
Luas

=
14 , 3 25 , 0
024 , 0
x

= 0,302 m = 302 mm
Ukuran deflector pengeluaran
a = 2 x d = 2 x 302 = 603 mm
b = 0,25 x d = 0,25 x 302 = 75,5 mm
c = 0,6 x d = 0,6 x 302 = 181 mm
E
min
= 400 mm diambil = 400 mm





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

53
N. PERLENGKAPAN KESELAMATAN

N.1. Sekoci Penolong
Untuk menentukan sekoci penolong dapat diambil batasan
berdasarkan buku perlengkapan kapal hal 68 dimana batasan jumlah ABK
untuk kapal ini 19 orang. Untuk kapasitas sekoci dengan kapasitas 20
orang ukurannya adalah :
L = 6,18 m a = 240 mm
B = 2 m b = 230 mm
A = 0,80 m c = 440 mm
L
1
= 6,00 m Cb = 0,60
Berat Sekoci = 2600 kg Kapasitas = 5,76 m
2
untuk 20 orang.


























GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

54
TABEL UKURAN SEKOCI PENOLONG
(Dari kayu)

N.2. Dewi – Dewi
Untuk sekoci yang beratnya 2600 kg keatas digunakan Gravity
Davits, kondisi menggantung keluar tanpa penumpang (Turning Out
Condition). Dewi-dewi yang digunakan adalah Roland dengan sistem
gravitasi (Type RAC 25). Data-Data sebagai berikut :
a = 2550 mm g = 1050 mm
b = 300 mm h = 3450 mm
c = 1150 mm berat tiap bagian = 635 kg
d = 750 mm kapasitas angkut max = 2700 kg
e = 600 mm lebar sekoci = 2000 mm
f = 250 mm


Block Coef =
0,60
Block Coef =
0,67
Berat
L L
1
B A a b c Kapasitas
Jml
org
Kapasitas
Jml
org
0,60 0,70
(m) (m) (m) (m) (mm) (mm) (mm) (m
3
) (m
3
) Kg Kg
4,18 4,00 1,75 0,70 160 230 360 2,93 10 1470
4,68 4,50 1,80 0,72 180 230 380 3,50 12 1650
5,18 5,00 1,80 0,72 200 230 400 3,88 13 2010
5,68 5,50 1,90 0,75 220 230 420 4,70 16 2150
6,18 6,00 2,00 0,80 240 230 440 5,76 20 2600
6,70 6,50 2,15 0,85 260 230 470 7,13 25 3160
7,20 7,00 2,30 0,90 280 230 500 8,70 30 3750
7,70 7,50 2,40 0,95 300 225 460 10,26 36 11,45 40 4260 4730
8.20 8,00 2,50 1,00 320 225 500 12,00 42 13,40 47 4860 5380
8,20 8,00 2,80 1,15 320 225 560 15,45 44 17,26 61 6060 6810
8,72 8,50 2,60 1,05 340 225 520 13,92 49 15,25 55 5530 6190
8,72 8,50 2,80 1,15 340 225 560 16,42 58 18,34 64 6620 7330
9,22 9,00 2,80 1,15 360 280 560 17,39 61 19,42 68 6940 7720
9,22 9,00 3,20 1,22 360 280 600 21,08 74 23,54 83 8240 9250
9,72 9,50 3,05 1,22 380 280 600 21,2 75 23,68 83 8390 9280
9,72 9,50 3,20 1,22 380 280 600 22,25 76 24,80 87 8750 9740



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

55
TABEL UKURAN DEWI-DEWI ROLLAND TYPE RAC
(Dewi-dewi melengkung dengan sistem menuang)
(Ukuran dalam mm)

TYPE a b c d e F g h
Berat
(kg)
Kapsitas
angkat
max. (Kg)
Lebar
sekoci
RAC 1 2930 - 950 850 600 350 880 2930 425 800 1600
RAC 1b 2230 - 800 500 600 380 800 2130 410 800 1800
RAC 2 2570 330 1170 770 700 475 800 3200 520 2400 2000
RAC 25 2550 300 1150 750 600 250 1050 3450 635 2700 2000
RAC 3 2890 120 1170 1080 700 300 900 3360 685 - 2200
RAC 35 3750 550 1700 1050 600 280 1000 4200 825 3250 3100
RAC 5 3450 400 1450 1050 650 600 900 4000 1015 4900 2400
RAC 5a 3380 300 1400 1150 600 420 950 3800 1015 5250 2500
RAC 6 3500 400 1450 160 650 770 1085 4050 1140 6000 2600
RAC 6a 3520 400 1450 1640 650 770 900 4050 1140 6000 2600
RAC 6b 3510 - 1500 1500 650 500 1300 4230 1140 6000 2600
RAC 7 3660 120 1500 1420 500 600 1350 4320 1280 7500 2800
RAC 7a 3820 630 2250 1070 650 680 1350 4725 1420 6500 2700
RAC 8 3850 500 1700 1050 600 769 1200 4330 1340 8000 2800



N.3. Alat – Alat Penolong yang Ada Di Kapal
N.3.1. Rakit Penolong (Life Raft)
Rakit penolong cukup satu dengan volume tangki 95 cm
3
,
berat rakit 180 kg termasuk kantong atau tabung beserta
perlengkapannya. Rakit yang dikembangkan mempunyai kapasitas
20 orang. Bentuk seperti kapsul otomatis, mengembang bila
dilempar ke air. Di dalam rakit penolong terdapat :
a. Dua jangkar apung dengan tali (satu sebagai cadangan).
b. Untuk setiap 12 orang di sediakan 1 gayung spons dan pisau
keamanan.
c. Sebuah pompa tangan.
d. Alat perbaikan yang dapat untuk menambal kebocoran.



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

56
e. Sebuah tali buangan yang terapung di atas air, panjangnya
minimal 30 meter.
f. Dua buah dayung.
g. Enam obor yang dapat menyinarkan sinar merah yang terang.
h. Sebuah lentera (flash light) saku yang kedap air yang
dapandigunakan untuk semboyan Morse, dengan satu setel
battery dan satu bola lampu cadangan yang disimpan di dalam
tempat yang kedap air. Sebuah kaca yang dapat dipergunakan
untuk semboyan pada waktu siang hari dan sempritan
semboyan.
i. Sebuah alat pancing.
j. Setengah kilogram makanan untuk setiap orang.
k. Tiga kaleng anti karat yang isinya masing – masing 0,36 liter
air untuk setiap orang.
l. Sebuah mangkuk minum anti karat dengan sekala ukuran.
m. Enam pil anti mabok laut untuk setiap orang.
n. Buku penuntun yang tahan air yang menerangkan cara – cara
rang tinggal di dalam rakit.
o. Sebuah tempat yang kedap air yang berisi perlengkapan untuk
pertolongan pertama dengan keterangan – keterangan cara
menggunakannya. Pada bagian luar pembungkusnya dituliskan
daftar isinya.






GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

57
N.3.2. Pelampung Penolong (Life Buoy)
Ditinjau dari bentuknya ada 2 macam pelampung penolong
yaitu bentuk lingkaran dan bentuk tapal kuda. Bentuk lingkaran
lebih banyak digunakan karena lebih praktis. Persyaratan untuk
pelampung penolong sesuai dengan SOLAS 1980 :
a. Harus dapat terapung diatas permukaan air selama 24 jam
dengan beban minimum 14,5 kg.
b. Mempunyai warna yang mudah dilihat pada saat terapung.
c. Dilengkapi tali pegang yang diikat keliling pelampung.
d. Ditempatkan sedemikian rupa selalu dalam keadaan siap untuk
dipakai dan cepat dicapai tempatnya oleh setiap orang di kapal.
e. Jumlah pelampung tergantung dari jenis dan panjang kapal dan
minimum yang harus dibawa 8 buah.
f. Tahan terhadap minyak.

N.3.3. Baju penolong (Life Jacket or Life Belt)
Sebagai pelindung tambahan pada saat meninggalkan kapal
akibat kecelakaan agar para awak dapat terapung dalam waktu
cukup lama dengan bagian kepala tetap diatas permukaan air.
Persyaratan baju penolong :
a. Harus tersedia minimal, baju penolong untuk setiap ABK.
b. Mampu mengapung di atas permukaan air selama 24 jam
sebagai bebas minimal 7,5 kg + tahan terhadap minyak.



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

58
c. Harus disimpan pada tempat yang strategis pada saat ada
bahaya dapat mudah diambil.
d. Harus mempunyai warna yang jelas atau dapat dilihat dan
dilengkapi peluit.
e. Harus dibuat sedemikian rupa sehingga menghindarkan
pemakaian yang salah.
f. Harus dibuat sedemikian rupa sehingga kepala dari si pemakai
yang dalam keadaan tidak sadar tetap diatas permukaan air.

N.3.4. Alat – Alat Pemadam Kebakaran
Sistem pemadam kebakaran yang dipakai ada 2 macam :
a. Steam Smothering
Menggunakan Pu CO
2
yang dialirkan untuk memadamkan api.
b. Foom Type Fire Exthinguiser
Pemadam api menggunakan busa, ditempatkan tersebar di
seluruh ruangan kapal.

O. PERALATAN BERLABUH DAN BERTAMBAT
Peralatan ini meliputi jangkar, rantai jangkar dan tali temali dimana
ketentuannya dapat dilihat pada buku BKI 1996 Volume II Section XVIII.

O.1. Jangkar
Untuk menentukan ukuran jangkar dapat dilihat pada tabel 18.a
dan terlebih dahulu dihitung angka penunjuknya, yaitu sebagai berikut :



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

59
Z = D
2/3
+ 2 x H x B +
10
A

Dimana :
D = Displacement kapal = 716.70 ton
h = Tinggi efektif, diukur dari garis muat musim panas dengan puncak
teratas rumah geladak
= fb + Σh
Dimana :
fb = lambung timbul (m) diukur dari garis muat mesin panas pada
midship
fb = H - T
= 3.8 – 3.2 = 0,6 m
Σh = tinggi total bangunan atas
= 2,2 + 2,2 + 2,2
= 6,6 m
Jadi :
h = fb + Σh
= 0,6 + 6,6
= 7,2 m
B = Lebar kapal = 8,2 m
A = Luas penampang longitudinal diatas air
Dimana :
A
1
= 52,35 x 0,6 = 31,41 m
2

A
2
= 7,2 x 2,2 = 15,84 m
2




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

60
A
3
= 14,3 x 2,2 = 31,46 m
2

A
4
= 7,84 x 2,2 = 17,25 m
2

A
5
= 5,6 x 2,2 = 12,32 m
2
A
6
= I
1
+ I
2
+ I
3

= 3,588 + 3,36 + 3,08
= 10,03 m
2

Maka :
A = A
1
+ A
2
+ A
3
+ A
4
+ A
5
+ A
6
+ A
7

= 31,41 + 15,84 + 31,46 + 17,25 + 12,32 + 10,03
= 128,33 m
2
Z =
3
2
D + 2 . h . B + A/10
=
10
128,33
(8,2) . (3,8) . 2 ) 70 , 716 (
3
2
+ +
= 155,24 m
2

Dari harga Z = 153,23 m
2
, maka berdasar tabel 18.2 BKI 1996 Volume II
didapat ukuran sebagai berikut :
a. Jumlah jangkar 2 buah dengan tipe jangkar Hall Anchor. Dua buah
jangkar berda dihaluan dan 1 buah jangkar sebagai cadangan.
b. Berat 1 buah jangkar 480 Kg = 0,48 ton.
c. Panjang rantai jangkar = 275 m





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

61
d. Ukuran jangkar
a = 18,5 .
3
480 .
= 144,85 mm
b = 0,779.a
= 0,779 x 144,85
= 112,838 mm
c = 1,5.a
= 1,5 x 144,85
= 217,275 mm
d = 0,412.a
= 0,412 x 144,85
= 59,678 mm
e = 0,815.a
= 0,815 x 144,85
= 124,137 mm
f = 9,616.a
= 9,616 x 144,85
= 1392,88 mm
g = 4,803.a
= 4,803 x 144,85
= 695,7 mm
h = 1,1.a
= 1,1 x 144,85



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

62
= 159,3 mm
i = 2,401.a
= 2,401 x 144,85
= 347,6 mm
j = 3,412.a
= 3,412 x 144,85
= 494,2 mm
k = 1,323.a
= 1,323 x 144,85
= 191,6 mm
l = 0,7.a
= 0,7 x 144,85
= 101,4 mm
O.2. Rantai Jangkar
Dari tabel didapatkan ukuran rantai jangkar sebagai berikut :
a. Panjang total rantai jangkar = 275 m
b. Diameter rantai jangkar d
1
= 22 mm
d
2
= 19 mm
d

= 19 mm
O.3. Tali – Temali
a. Panjang tali tambat = 120 m
b. Beban putus tali tambat = 5500 Kg = 5,5 ton
c. Jumlah = 2 buah



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

63
O.4. Bak Rantai Jangkar (Chain Locker)
a. Letak Chain locker adalah di depan Collision Bulkhead dan diatas
Fore Peak Tank.
b. Chain Locker berbentuk segiempat.
c. Perhitungan chain Locker dilakukan sebagai berikut :
Sv = 35 x d
3

Dimana :
Sv = Volume chain locker untuk panjang rantai 100 fathom (180m
3
)
dalam feet
3
.
d = Diameter rantai jangkar dalam Inches
= 22 mm = 0,8661 inch
Sv = 35 . (0,8661)
3

= 26,3 feet
3

Volume chain locker dengan panjang rantai jangkar 275 m
Vc = 275 x
183
26,3

= 39,5 feet
3

Volume bak lumpur
Vb = 0,2 . Vc
= 0,2 . 39,5
= 7,89feet
3


Jadi, Volume Bak Rantai
V = Vc + Vb



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

64
= 39,5 + 7,89
= 47,349 feet
3

Volume rantai dalam m
3
(1 m
3
= 30,480 feet
2
)
=
480 , 30
349 , 47

= 1,965 m
3


Ukuran Bak rantai direncanakan 2 jarak gading
V = P x L x T
= 1,12 x 2,24 x 1,12
= 2,809m
3




Volume rencana > Volume perhitungan
2,809 m
3
> 1,965 m
3
O.5. Hawse Pipe
Diameter dalam hawse pipe tergantung diameter rantai jangkar.
Diameter dalam hawse pipe di bagian bawah dibuat lebih besar
dibandingkan diatasnya.
a. Diameter dalam hawse pipe pada geladak akil
d
1
= 10,4 . d
= 10,4 . 22
= 228,8 mm (bagian atas)
b. Diameter luar hawse pipe
d
2
= d
1
+ 30 mm
= 228,8 + 30



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

65
= 258,8 mm (bagian bawah)
c. Sudut kemiringan hawse pipe 30
0
– 45 diambil 45
0

d. Ukuran Hawse Pipe
S
1
= 0,7 x 22 = 15,4 mm
A = 5 x 22 = 110 mm
B = 3,5 x 22 = 77 mm
S
2
= 0,6 x 22 = 13,2 mm
e. Jarak Windlass dengan lubang hawse pipe
b = 70 x 22 = 1540 mm
a = 2/3 x 1540 = 1027 mm
f. Tabung bak rantai
Diameter bak rantai (6,5 – 7) . D ; diambil 7.D
d = 7 x 22 = 154 mm
g. Tebal tabung bak rantai
t = (0,2 – 0,3) . d ; diambil 0,2.d = 0,2 x 22 = 4,4 mm

O.6. Windlass (Derek Jangkar)
a. Daya untuk menarik dua buah jangkar adalah
Tcl = 2 fh (ba + pa + la) (1 – Tw / Ta)
Dimana :
fh = Faktor gesekan pada hawse pipe
= 1,28 - 1,35 diambil 1,35
ba = Berat jangkar (Kg)
= 480 kg
Pa = Berat rantai tiap meter



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

66
= 0,021 . (d
1
)
2

= 0,021 . (22)
2

= 10,164 Kg/m
 a = Panjang rantai jangkar yang menggantung (m)
Va . 60
Dcl . . m .

q ì
=
Dimana :
Va = kecepatan jangkar = 0,2 m/det
qm = putaran motor = 523 - 1160 rpm ~ diambil = 1000 rpm
Dcl = Diameter efektif dari tabel lifter
= 0,013 . d
= 0,013 . 22
= 0,286 mm
 a =
0,2 x 60
0,286 x 1000 x. 3,14

= 74,837 mm
Ta = Berat jenis material rantai jangkar
= 7,75 Kg / Cm
3

¸ = Berat jenis air laut
= 1,025 Kg / Cm
3


Jadi,
( ) ( ) |
.
|

\
|
÷ + =
7,75
1,025
1 x 837 , 74 16 , 10 480 1,35 x 2 x Tcl



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

67
= 1373,741 Kg
b. Torsi pada cable lifter
cl . 2
Dcl . Tcl


= Mcl Kg .m
Dimana
DCl = Diameter efektif cable lifter = 0,286 m
ηcl = koefesien kabel lifter 0,9 ~ 0,91, diambil 0,9
Jadi :
Mcl =
9 , 0 2
286 , 0 741 , 1323
x
x

= 210,33 Kg / md.
c. Torsi pada Motor Windlass
(kg.m)
a La
Mcl



+
= M
Dimana :
La = Perbandingan putaran poros motor windlass dengan putaran
cable lifter = qm / Cl
qm = putaran motor (523 – 1160) rpm diambil 1000rpm
Cl =
xd
xVa
04 . 0
60

=
2 . 2 04 . 0
2 . 0 60
x
x

= 13,64 rpm
La =
64 , 13
1000




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

68
= 73,33 rpm

qa = 0,7 - 0,85 diambil 0,75
Mcl = 210,33Kg.m
Mq =
33 , 73 75 , 0
33 , 210
x

= 3,824 Kg .m

d. Daya Efektif Windlass
Ne
716,20
m Mn x

q
=
20 , 716
3,824x1000
=
= 5,339 Hp ~ 10 Hp
O.7. Bollard
Bollard yang digunakan adalah type vertikal.Berdasarkan ukuran
Diameter rantai jangkar = 22 mm, didapat ukuran standart dari bollard
type vertikal adalah sebagai berikut :
D = 175 mm W
1
= 20 mm
L = 900 mm W
2
= 30 mm
B = 275 mm r
1
= 30 mm
H = 330 mm r
2
= 55 mm
a = 550 mm f = 85 mm
b = 220 mm diameter baut = 7/8” = 22,285 mm



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

69
c = 35 mm jumlah baut = 6 buah
G = 130 kg Berat = 130 kg



TABEL UKURAN STANDART BOLLARD TYPE VERTIKAL
(Ukuran dalam mm)




O.8. Fair Leads and Chock
Berguna untuk mengurangi adanya gesekan antara tali dengan
Lambung kapal pada saat penambatan kapal. Dimensinya tergantung dari
diameter bollard dan breaking strees. Untuk diameter bollard 175 mm dan
breaking stress 15,5 ton, Ukurannya sebagai berikut :
L = 600 mm C
1
= 130 mm
B = 130 mm C
2
= 250 mm
H = 125 mm C = 42 mm
Berat = 30 kg D = 70 mm

D
RJ


D

L

B

H
Berat
(G)
(Kg)
Baut

Jml D

a

b

c

W
1


W
2

e

f

r
1


r
2
20 150 800 230 290 90 6 3/4” 500 190 35 20 30 40 75 25 50
25 175 900 275 330 130 6 7/8” 550 220 35 20 30 45 85 30 55
30 200 1000 300 375 194 6 7/8” 600 250 40 25 35 50 85 35 65
35 225 1100 330 410 256 8 7/8’ 680 285 45 30 40 50 85 35 75
40 200 1200 360 450 318 8 1” 750 310 50 30 40 60 100 40 85
50 300 1450 430 530 513 8 1 1/8” 900 370 55 35 45 60 115 45 105
60 350 1650 500 590 683 8 1 1/4” 1000 440 60 35 45 65 130 55 130
65 400 1850 560 670 885 10 1 3/8” 1100 500 65 35 45 65 140 65 155
70 450 2050 630 720 1197 10 1 1/2” 1200 560 70 40 50 70 150 75 180
80 500 2250 700 770 1414 10 1 3/8” 1300 625 75 40 50 70 165 85 205
90 550 1400 770 810 1767 12 1 3/4” 1400 690 80 40 55 75 175 90 230
115 600 2600 840 850 2047 12 1 7/8” 1500 750 85 40 55 75 190 100 255



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

70
TABEL UKURAN STANDART FAIR LEADS AND CHOCK
(Ukuran dalam mm)

















O.9. Warping Winch and Capstan
Untuk penarikan tali-tali apung pada waktu penambatan kapal
digunakan Warping Winch dan Capstan. Pada waktu penambatan kapal,
tenaga yang digunakan untuk mengangkat 2 buah jangkar dengan berat
masing-masing 480 kg adalah dengan menggunakan tenaga listrik.
Ukuranya sebagai berikut :
A = 405 mm D = 350 mm
B = 295 mm E = 405 mm
C = 600 mm F = 170 mm








Breaking
stress tali/
kabel (ton)

L

B

H

C
1


C
2


C

d
Berat
(G)
(Kg)
3 350 65 68 60 130 22 70 6
6 400 80 80 70 150 28 70 10
9,5 500 110 102 100 200 35 70 20
15,5 600 130 125 130 250 42 70 30
29 700 150 148 150 300 48 80 45
45 950 190 170 230 400 50 90 95
62 1200 230 195 300 500 60 110 160



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

71
TABEL UKURAN STANDART WARPING WINCH AND CAPSTAN
(Ukuran dalam mm)





P. PERALATAN TANGKAP
Perencanaan ambang palkah I, II, III
Lebar ambang palkah
= 0,6 x B
= 0,6 x 8,2
= 4,9 m
beban yang direncanakan = 4 ton
panjang ruang muat adalah
RM I = 9,52 m
RM II = 9,52 m
RM III = 8,96 m
Kapasitas
angkat
(ton)

D

A

B

C

E

F
1,5 350 405 295 600 405 170
2 350 505 295 655 405 170
3 450 500 400 705 405 170
3 450 500 400 875 405 170
5 450 550 350 750 405 200
5 450 550 350 800 405 200
7 450 550 350 1000 405 200



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

72
Panjang ambang palkah adalah
Ambang palkah I = 3.5 m
Ambang palkah I = 3.5 m
Ambang palkah I = 3.5 m

P.1. Perhitungan Modulus Penampang Tiang Muat :

W = C1 x C2 x P x F
Dimana :
P = 4 ton
C1 = 1.2
C2 = 117
F = Untuk Tiang RM I, II, III
= 2/3 x 5 + 2.72
= 5,147 cm3
Jadi :
W = 1.2 x 117 x 3.5 x 5,147
= 2890,368 cm3

P.2. Diameter Tiang Muat

W =
( )
|
|
.
|

\
|
D
4 4
D - 0,96 - D

32


Dimana :

D = Diameter luar mast
d = Diameter dalam mast




GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

73
W =
( )
|
|
.
|

\
|
4
D - 0,96 - D

32
14 , 3
4 4

2890,368 =
( )
|
|
.
|

\
|
4
D - 0,96 - D

32
14 , 3
4 4


D = 90,303 cm

Diameter tiang bagian ujung (d)
d = 0.96 x D
= 0.96 x 90,303
= 86,6913 cm

P.3. Tebal Tiang Muat (S)
S =
2
d - D

=
2
86,6913 - 90,303

= 1,806 cm

P.4. Perhitungan Derek Boom

a. Panjang derek boom (Lb) RM I

Cos 45o =
Lb
F

Lb =
0
45
F
Cos

=
707 , 0
5,147

= 7,28 m



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

74
Panjang derek boom RM II dan RM II I

Lb =
707 , 0
7,28

= 10,30 m

b. Tinggi tiang muat
H = h1 + h2 + hi
h1 direncanakan = 2 m
h2 = 0.9 x Lb
= 0.9 x 7,28
= 6,55 m
hi direncanakan = 2.2 m
Jadi H = 2 + 6,55 + 2.2
= 10,75 m
Tinggi Mast RM I dan II dan III

h = 0.9 x Lb
= 0.9 x 10,30
= 9,267 m

H = 9,267 + 2.2
= 11,467 m










GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

75
P.5. Peralatan Tangkap Tuna Long Line
Pada kapal ikan jenis tuna long line ini, beberapa alat bantu
penangkapan yang digunakan yaitu :
a) Tali utama (main line)
Tali utama atau main line adalah bagian dari potongan-
potongan tali yang dihubungkan antara satu dengan yang lain
sehingga membentuk rangkaian tali yang sangat panjang.tali utama
harus cukup kuat karena menanggung beban dari tali cabang dan
arikan ikan yang terkait pada mata pancing.pada kedua ujung pada
main line dibuat simpul mata. Main line basanya terbuat dari bahan
kuralon yang diameternya 0,25 inci atau lebih. Panjang main line
tergantung dari panjang dan jumlah branch line, karena setiap
penemuan kedua ujung main line merupakan tempat pemasangan
branch line.
b) Tali cabang (branch line)
Bahan dari tali cabang biasanya sama dengan tali utama,
perbadaanya hanya pada ukuran saja, dimana ukuran tali cabang
lebih kecil dari tali utama.satu set tali cabang ini terdiri dari tali
pangkal, tali cabang utama, wire leader yang berfungsi agar dapat
menahan gesekan pada saat ikan terkait pada pancing, dan pancing
yang terbuat dari bahan baja, biasnaya menggunakan pancing no.7
Umpan merupakan bagian yang sangat penting untuk diperhatikan
dalam penangkapan ikan dengan tuna long line
c) Line Thrower (caster)
Line thrower ini adalah alat yang digunakan untuk mengulur
tali utama long line saat dilakukan proses setting yang digunakan
untuk menangkap tuna. Line thrower ini biasanya diletakan di
bagian buritan atau di samping kapal.





GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

76
d) Line Hauler
Line hauler ini adalah alat yang digunakan untuk menarik
tali utama yang dari air ke atas kapal pada saat proses hauling
(menarik tali pancing).
e) Roller Guide
Roller Guide adalah alat yang digunakan untuk
memperlancar proses penarikan tali saat proses hauling. Alat ini
ditempatkan di atas bulwark sejajar dengan laine hauler.
f) Pelampung
Pelampung yang digunakan pada long line terdiri dari
beberapa jenis yaitu pelampung bola,pelampung bendera,pelampung
radio, dan pelampung lampu.warna pelampung harus berbeda atau
kontras dengan warna air laut.hal ini dimakasudkan untuk
mempermudah mengenalnya darijarak jauh setelah setting.
1) Pelampung bola
Pelampung bola biasanya terpasang padaujung basket
dari alat tangkap.pelampung bola ini terbuat dari bahan sintetic
dengan dimeter 35 cm dan ada yang lebih besar untuk long line
dengan jumlah basket 70 maka jumlah pelampung bola yang
digunakan adalah 68 buah, pada ujungnya terdapat pipa setinggi
25 cm dan stiker scotlight yang sengat berguna bila alat
penangakap tersebut terputus maka mudah
menemukannya.untuk melindungi pelampung-pelampung
tersebutdari benturan yang dapat menyebabkan pecahnya
pelampung tersebut, maka pelampung tersebut dibalut dengan
anyaman tali polyehylene dengan diameter 5mm.
2) Pelampung bendera
Pelampung bendera merupakan pelampung yang
pertamakali diturunkan pada waktu setting dilakukan. Biasanya
diberi tiang (dari bambu atau bahan lain) yang panjangnya



GENERAL ARRANGEMENT Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”
FISHING VESSEL

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan
Universitas Diponegoro Semarang 2006
WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

77
bervariasi sekitar 7 m dan diberi pelampung.supaya tiang ini
berdiri tegak maka diberi pemberat.
3) Pelampung lampu
Pelampung ini biasanya menggunakan balon 5 watt
yang sumberlistriknya berasal dari baterai yang terletak pada
bagianu ujung atas pipa atau bagian bawah ruang yang kedap
air.pelampung ini dipasang pada setiap 15 basket yang
diperkirakan hauling pada malam hari.fungsinya adalah untuk
penerangan pada malam hari dan memudahkan pencarian basket
bila putus.
4) Pelampung radio bouy
Sebuah radio bouy dilengkapi dengan transmiter yang
mempunyai frekuensi tertentu.daerah tranmisinya bisa mencapai
30 mil. Jika dalam pengoperasian long line menggunakan radio
bouy,maka kapal harus dilengkapi dengan radio direction finder
(RDF).peralatan ini berfungsi untuk menunjukan arah lokasi
radio bouy dengna tepat pada waktu basket putus.

P.6. Metode Penyimpanan Ikan
Untuk penyimpanan ikan tuna hasil tangkapan, maka dilakukan
penyimpanan dengan 3 langkah yaitu :
a) Setelah ikan baru ditangkap, ikan kemudian disiangi dan organ –
organ dalam dibersihkan. Setelah proses pembersihan selesai,
maka ikan dimasukan ke palkah pendingin mula (chilling hold)
selama 1 hari.
b) Setelah pendinginan mula selesai, kemudian iakn dipindahkan ke
refrigerating fish untuk didinginkan lagi selama 1 hari agar ikan
tersebut beku.
c) Setelah itu ikan kemudian dipindah ke Fish hold untuk disimpan
dengan suhu - 60
o
C.

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL

Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”

A. PENENTUAN JUMLAH DAN SUSUNAN ANAK BUAH KAPAL (ABK) Jumlah ABK dapat dihitung dengan dua cara yaitu: 1. Jumlah ABK dapat di hitung dengan rumus HB Tord
1  35  6   ZC  Cst  Cdeck LWL x B x T x 5  10     1    BHP  5   Ceng  10 3   Cdeck    

Dimana ZC = Jumlah ABK Cst = Coefisien ABK Catering Department (1,2 – 1,33) diambil 1,2 Cdek = Coefisien ABK Engineering Department (11,5 – 14,5) diambil 11,5 Ceng = Coefisien ABK Engineering Department ( 8,5 – 11) diambil 8,5 LWL = 50.13 m Cdet = 1 B T Jadi :
1  35  6   ZC  Cst  Cdeck LWL x B x T x 5  10     1    BHP  5   Ceng  103   Cdeck    
1  1300  5   8,5  3   1  10   

= 8.20 m = 3.20 m

  35   ZC 1,2 11,5  50.13 x8.2 x3.2 x 5  10     18,97

1 6

diambil 19 orang

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

2

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL

Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”

2. Menurut Tabel Anak Buah Kapal (Tabel 27) Buku Perencanaan Kapal

Jumlah Anak Buah Kapal a. Captain (Nahkoda Kapal) : 1 Orang

b. Untuk kapal dengan daya muat (BRT) 470 Ton, berdasarkan tabel maka jumlah ABK pada Deck Departement adalah sebanyak 4 Orang. c. Untuk kapal dengan daya mesin induk 1350 BHP, berdasarkan tabel maka jumlah ABK pada Engine Departement adalah: 10 Orang. d. Fisherman : 2 Orang e. Catering Department : Tiap: jumlah Kru pada Catering Departemen adalah = 2 orang Jadi jumlah 19 0rang

17 orang dilayani oleh 2.125 orang, Jadi 8

Direncanakan jumlah ABK = 19 orang

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

3

TDA (BRT) ≤ 500 > 500 > 1000 > 2000 > 3000 > 4000 > 6500 > 9000 > 11500 Mu alim 1 1 2 3 3 3 4 4 4 Calon Muali m 1 1 2 3 3 Perwi ra Telek om 1 1 1 1 Juru Sek oci 1 1 1 1 1 1 1 Tuka ng Kayu 1 1 1 1 1 1 Kela si 3 6 7 7 8 8 9 9 9 Tuka ng Kabe l 1 Pemba ntu 1 1 Juml ah 4 7 10 13 15 15 18 20 21 Direncanakan jumlah ABK = 19 orang Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 4 . 2 Motor Pembant u 3 3 5 7 8 9 9 Jumla h 6 7 12 14 15 16 17 Dalam hal ini asisten / calon juru mesin harus melakukan tugas pelumasan Untuk kapal yang mempergunakan minyak dan untuk kapal motor. untuk tiap 1000 TK lebih besar. Ketera ngan : TDA = Ton Daya Angkut atau Daya Muat yang Diangk ut.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” TABEL ANAK BUAH KAPAL Motor 1 Motor Tenaga Jur Mesin u Pembant Jumla Juru (BHP) Me u h Mesin sin 500 3 3 6 3 1000 3 3 6 4 2000 5 5 10 7 3000 6 6 12 7 4000 6 7 13 7 5000 7 7 14 7 6000 8 8 16 8 mesin. ditambah 1s/d 2 orang.

Fisherman Jumlah : 1 orang : 1 orang : 4 orang :19 orang : 1 orang : 1 orang : 1 orang : 1 orang : 3 orang : 1 orang : 1 orang : 1 orang : 2 orang :1 orang Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 5 . Captain b. Susunan Anak Buah Kapal a.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” 3. Engine Departement  Chief Engine (KKM)  Masinis  Electrician  Oil Man  Kru Mesin c. Deck Departement  Mualim  Markonis  Juru Mudi (Nahkoda)  Kelasi c. Catering Departement  Koki  Pelayan d.

Volume Badan Kapal Dibawah Air (V) V = Lpp x B x T x Cb = 49. Displacement Kapal (D) D = V.44 x 1.kg/cm3  C Maka : D = V. Perhitungan Berat Kapal Kosong (LWT) LWT = Pst + Pp + Pm Dimana : Pst Pp = Berat baja badan kapal kosong (ton) = Berat peralatan kapal (ton) 6 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .44 m3 B. C (ton) = 696.2x 0. C (ton) Dimana : D V = Displacement = Volume badan kapal = 696.2.54 = 696.  .004 = 716.1.44 m3 = Berat jenis air laut = Faktor baja = 1.  .2.025 x1. PERHITUNGAN BERAT KAPAL B.70 ton B. Perhitungan Volume (V) Dan Displacement Kapal (D) B.1.025.1.2 x3.1.x8.004 = 1.15.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” B.

15 x 8.09 x 49. Lpp .09 x 1300 = 117 ton Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 7 .09 – 0.2 x 3.12) ton/m3. Berat Baja Badan Kapal (Pst) Pst = Cst. BHPME Cpm = Koefesien mesin kapal (0.84 ton B.1.09 ton/m3 BHP = 1300 Hp Pm = 0. Lpp.09 – 0.09 ton/m3 Pp = 0.09 x 49.09 ton/m3 maka : Pst = 0. Berat Mesin Penggerak Kapal Pm = Cpm .3.2 x 3.8 = 137. B.11 ton/m3) Diambil: 0.15 x 8.2.09 – 0. H Cst = Koefisien berat baja (0.12) ton/m3 Cp diambil: 0. Berat Peralatan Kapal (Pp) Pp Cp = Cp .2. H = Koefisien Berat Peralatan (0.2. B .84 ton B.8 = 137. diambil =0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Pm = Berat mesin penggerak kapal (ton) B.2.

84 + 137.70 – 392. Perhitungan Bobot Mati Kapal (DWT) DWT = D – LWT = 716.67 ton B.3 – 0.03 ton Koreksi perhitungan DWT dengan rumus pendekatan BOCKER DWT berkisar antara (0.3  0.67 = 324.70 = 0.45 (0.3.03 / 716.5)  memenuhi B.4.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Jadi Berat Kapal Kosong (LWT) adalah = Pst + Pp + Pm = 137.5) x = DWT / D = 324.84 + 117 = 392. Menghitung Berat Muatan Bersih Pb = DWT – (Pf + Pl + Pa + Pm + Pc + Ppt) Dimana : DWT = Bobot mati kapal Pf Pl Pa Pm Pc Ppt = Berat bahan bakar + 10% cadangan = Berat pelumas + 10% cadangan = Berat air laut + 10% cadangan = Berat makanan + 10% cadangan = Berat crew = Berat peralatan tangkap ikan 8 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .

(EHP MI  EHP MB ) .17-0.17 kg/EHP/jam Pf = a . Berat Bahan Bakar Mesin (Pf) Pf = a . = = 62.4.98 x 1300 = 1274.0.1000 2640 (1274  254.375) = 68.1000 Dimana : a EHP MI = Radius pelayaran = 2640 sea mile = 98 % x BHP MI = 0.Hp EHP MB = 20 % x EHP MI = 0.185) kg/EHP/jam Diambil 0.375 ton Untuk cadangan 10% Pf total = Pf + 10 % cadangan . (EHP MI  EHP MB ) .Hp V Cf = Kecepatan dinas = 11.17 11 x 1000.375 + 10 % (62.2 x 1274 = 254.1.Knots = Koefisien bahan bakar (0.6125 ton Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 9 .GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” B.8. Pf = 62.8 ) 0. Cf V . Cf V .

8 Hp V Cp = Kecepatan dinas = 11. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 10 .0025) 0.25 x 68.Knots = (0. BHP MI = 0.8) x 0. Diambil = 2640 ( 1274  254.25 m3/ton Volume bahan bakar yang dibutuhkan = 1.kg/EHP/jam.002. (EHP MI  EHP MB ) .1000. = 1274 Hp EHP MB = 20% .7657 m3 B. (EHP MI  EHP MB ) . EHP MI = 0.98 x 1300.0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Spesifikasi bahan bakar (1.4. Berat Minyak Lumas (Pl) Pl = a . Cp V .2.002 11. Cp V .1000 Dimana : a EHP MI = Radius pelayaran = 2640 sea mile = 98% .0 x.002-0. Pl = a .1000 kg/EHP/jam.25) m3/ton Diambil = 1.2 x 1274 = 254.6125 = 85.

Z .270.Knots Ca1 = Koefesien air tawar 50 – 100 kg/orang/hari Diambil 50 kg/orang/hari Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 11 .746 m3 B.4.1000 Dimana : a Z V = Radius pelayaran = 2640 sea miles = Jumlah ABK = 19 orang = Kecepatan Dinas = 11.270 + (0.3.0.) = 1. Berat Air Tawar (Pa) Berat air tawar terdiri dari dua macam :   Berat air tawar bersih Berat air tawar pendingin mesin B. Berat air tawar untuk ABK (Pa1) Pa1 = a . V .3968 ton Spesifikasi minyak lumas = 1. Ca 1 24 .3968 x 1.25 m3/ton Jadi volume tanki minyak lumas : = 1.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 1.270 ton Untuk cadangan 10% Pl total = 1.1.25 = 1.3.1 x 1.4.

24 + 10% (6.864 = 17.45 + 6.ton Berat air tawar total Pa = Pa1 + Pa2 = 10.4. = 9.0 x.5 ton Untuk cadangan 10% Pa1 = 9.314 ton Spesifikasi V air tawar = 1.0 m3/ton Jadi V air tawar yang dibutuhkan Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 12 . Berat Air Pendingin Mesin (Pa2) Pa2 = a .45 ton B. Ca2 V .864. (EHP MI  EHP MB ) .5.3.05 Kg/Hp/Jam diambil 0.02 – 0.02 11.2.5) = 10.1000 Dimana : Ca2 = 0.+ 10% (9.8 ) x 0.1000 = 6.0 x 1000.24) = 6.24 ton Untuk cadangan 10% = 6.02 Kg/Hp/Jam Pa2 = 2640 (1274  254.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Pa1 = 2640 x 19 x 50 24 x 11.

95 ton Untuk cadangan 10% = 0. Cc 1000 Dimana : Z = Jumlah ABK = 19 orang 13 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .1 x 0.2640.61 m3/ton = 2. Z .4. V .61 x 1. 1000 Dimana : Cm = Koefisien pemakaian bahan makanan 2 – 5 kg/orang/hari Diambil 5 kg/orang/hari Pm = .GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 1. Berat Bahan Makanan (Pm) Pm = a .4. Berat Crew dan Barang Bawaan (Pc) Pc = Z .x 19 x 5 .m3 B.24.314 .045 = 2.4.727.314 = 17.5.0 x 17.x 11. Cm 24 .95 + (0.045 ton Spesifikasi Volume makanan = 2.m3 B. = 0.0 x 1000.95 ) = 1.

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Cc = Koefisien berat crew + barang bawaan 100–200 kg/orang Diambil 100 kg/orang Pc = 19 x.ton Jadi muatan bersih kapal (Pb) Pb = DWT – (Pf + Pl + Pa + Pm + Pc + Ppt) 14 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .021 x d x l = 0.m = Panjang tali = 2000.6. Berat Pearalatan Tangkap (Ppt) Cpt = Ga + La Dimana : Ga = Koefisien mesin penggerak 15 – 20 kg/m3 diambil 20.084.002. Lpp .021 kg/m3 = Diameter tali = 0.7859.15 x 8.2 x 3. B .084.8 = 30.kg/m3 Berat peralatan tangkap Dpt = Cpt .100 1000 = 1.4.021 x 0.kg/m3 Cpt = Ga + La = 20 + 0.m = 0. H =20.x 2000 = 0.084 x 49.kg/m3 La d l La = Koefisien berat alat penarik = 0.002.9 ton B.084 = 20.

5 x 2 = 1 m + 49.ton Jadi volume ruang muat yang dibutuhkan : = 1.80718 + 28. Penentuan Jarak Gading a.60 m gading 83 – 85 = 0.x 177.48 500 = = 0.03.+ 1.972.97 m3 C.2 Lpp dari sekat haluan sampai sekat tubrukan. Mulai 0.6 x 85 = 47.2 L dari haluan.67.9 + 30. Di depan Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 15 . Jarak gading normal (ao) untuk sistem gading melintang antara 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 324. PENENTUAN RUANG UTAMA C.15 m b.8269 = 296.15 m gading AP – 83 = 0.55 x 1 = 0.8269.7859) = 177.1.15 + 0.56 m dengan pembagian untuk LPP 49.57m diambil 0.045 + 1. jarak gading tidak lebih dari yang ada di belakang 0.– (68.1 Lpp dari haluan sampai sekat ceruk buritan untuk kapal yang panjangnya (Lpp) < 100 m ao = Lpp + 0.613 + 0.55 m gading 85 – 86 = 0.48 500 49.

Jarak gading besar : = 3 x 0.6 m (10 jarak gading) Direncanakan sekat kedap air melintang pada kamar mesin 21 jarak gading ditempatkan pada gading no. dimana jarak gading normal (0.202 m diambil 5.2. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 16 .68 . 9 . After Peak Bulkhead (sekat ceruk buritan) Sekat ceruk buritan dipasang pada 6 jarak gading didepan stern bosh. c. Jarak ujung depan mesin terhadap sekat minimum 0. Penempatan sekat kedap air a.56 mm). 9 b.601 m = 5. panjang mesin yang digunakan adalah 2.5 x panjang mesin . Jarak gading besar (Web Frame) direncanakaan tiap 3 jarak gading normal.30 ). Sekat melintang kedap air dari kamar mesin Perencanaan panjang kamar mesin 2 kali panjang mesin penggerak.601m (dari tabel mesin disel).m C.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” sekat tubrukan dan belakang sekat ceruk buritan jarak gading-gading tidak boleh lebih besar dari yang ada di antara 0.56 = 1. jarak sekat ceruk buritan dari AP direncanakan 9 gading dari AP sampai gading no.2 L dari linggi depan dan sekat ceruk buritan. 30 ( gading no. Panjang ruang mesin minimum : = 2 x 2.

jarak gading 0. 80 .56 m dan dengan jumlah 9 gading. e. 36 . = 3.56 m dan dengan jumlah 35 gading.71 . 80 dengan jarak gading 0. Fore Peak Bulkhead (sekat tubrukan) Jarak minimum sekat tubrukan dari FP : = 0.08 x LPP = 0.5 untuk gading 84 – gading 86 dengan jumlah 6 gading.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” c.392 2 Sekat tubrukan ditempatkan pada gd. d.55 untuk gading 83 – 84 dan jarak gading 0.56 m untuk gading 80 – 83.05 x 49.15 m = 2.gd. Ruang Muat ditempatkan pada gd. Gudang peralatan tangkap terletak pada gd.4575 m Jarak maksimum sekat tubrukan dari FP : = 0.4575 + 3.05 x LPP = 0.FP dengan jarak gading 0. 71 dengan jarak gading 0.23 m Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 17 .392 m Jarak sekat tubrukan : 2.08 x 49.gd..15 m = 3.19475 m diambil 3.

72 m (Fish hold III) 7.56 x 21 = 8. Jarak = gd 36 – gd. 9 – gd. Jarak = gd. 80 = 0.4 m (engine room) 3. Jarak = AP – gd.56 x 12 = 6.04 m (Equipment store) 10. 35 – gd.15 m + Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 18 . 35 = 0. Jarak = gd 48 – gd.56 m (cofferdam) 6.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Pembagian sekat ditunjukkan sebagai berikut : 1. 32 – gd.56 x 9 = 3.0 m 49. 83 = 0. 48 = 0.32 = 0.55 x 1 = 0.72 m (Fish hold I) 9.56 x 3 = 1. Jarak = gd. 84 – gd FP = 0. Jarak = gd.68 m (Fore peak bulkhead) 11.56 x 9 = 5. 83 – gd. Jarak = gd.56 x 2 = 1.56 x 12 = 6. 30 – gd. 59 – gd.68 m ( FWT ) 5.92 m (After Peak bulkhead) 2.56 x 3 = 1.56 x 1 = 0. 9 = 0. Jarak = gd.2 m (cofferdam) 4.16 m (Fish hold II) 8. 71 – gd. Jarak = gd. Jarak = gd.56 x 11 = 6. 84 = 0. 36 = 0. Jarak = gd. 71 = 0. 30 = 0.55 m 12. 59 = 0.5 x 2 = 1. Jarak = gd. 80 – gd.

Jumlah silinder . B = 350 + 45 x 8. (30) dengan jarak gading 560 mm.Putaran mesin .Panjang .3.Type/ model .053 m Tinggi Dasar Ganda (Double Bottom) Menurut ketentuan BKI 1996 Volume II Tinggi dasar ganda : h = 350 + 45 .601 m = …1.703 m = …2.Jumlah langkah .GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” C. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 19 .56 = (8.Daya mesin induk .4 m ) = 840 mm maka mesin induk yang digunakan :: .2 = 719 mm diambil = 700 mm Tinggi dasar ganda pada kamar mesin 20% lebih tinggi dari h (dasar ganda biasa). Rencana Ruang Mesin Penentuan mesin ditentukan oleh tipe mesin dan panjang mesin ditempatkan pada gading no. sehingga panjang ruang mesin : = (15 ) x 0. (9) s/d Frame no.Lebar .Tinggi = …CATERPILAR 3512 B = …4 langkah = …6 silinder = …390 rpm = …1300 BHP = …2.

700 m Jadi. h’ .2 x 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” h (kamar mesin) = 700 + (20%. h’ .2) = 719 mm  0.700 x 0. Cm Dimana : Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 20 . PERHITUNGAN VOLUME RUANG MUAT Untuk mendapatkan volume ruangan yang lebih akurat harus menggunakan sistem Bonjean Calculation. Luas Midship (Am) Am = B . D. H . Cm = 8.x 700) = 840 mm diambil = 840 mm D. yaitu dengan cara menggambarkan gading-gading pada nomor yang telah direncanakan di Body Plan kemudian dicari harganya. B) = 350 + (45 x 8. x 0.1.8. AmDB = B .611 m2 Untuk Luas Double Bottom pada Ruang Muat AmDB = B . Cm Dimana h’ : = tinggi double bottom ruang muat = 350 + (45 . Cm = 8. h’’ .913 m2 Untuk Luas Double Bottom pada Ruang Mesin AmDB = B .854 = 26.856 = 4.2 x 3.

75 1 1.53 13.779 0.87 0 Luas DB KM 0.913 4.983 3.245 0.864 4.33 0.81 0.5 8 8.41 26.43 6. h’) = 700 + (20% x 700) = 840.9 m2 Perhitungan luas section Area Metode van LAMERENT Am = 26.5 9.99 1 0.97 m2 Am DB RM = 4.476 3.91 m2 Station AP 0.874 4.938 4.25 9.105 2.911 0. Cm = 8.13 4 1.45 1.66 0.422 4.5 3 4 5 6 7 7.046 0.mm diambil 840 mm Jadi.66 8.5 0.621 1.673 m2 Am DB KM = 5.828 3.5 2 2.992 0.67 26.86 13.61 24.512 0.30 20.833 Luas DB RM 4.632 0.5 9 9. h’’ .13 0.78 16.2 x 0.75 FP % Station 0.462 2.856 = 5.83 4.166 0.07 0 Luas terhadap Am 0.017 0.737 - Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 21 .84 x 0.23 0.15 0.516 1.8 6.46 24. AmDB = B .99 1.9 0.25 0.5 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” h’’ = tinggi double bottom ruang mesin = h’ + (20% .23 2.01 26.34 17.6 21.106 0.

5405 6.5552 42.4652 16.6777 7.3.9306 3.9802 12.1288 17. – frame No.7896 11.2561 46.17 = 26.6196 20.4876 4.2776 10.6844 23.9504 9.5264 10.5 2 0.8098 5.h.0236 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1 4 1 4 1 4 1.046 20.7615 10.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.5788 11.8049 10.9563 11.17 V =k. Ruang Mesin Ruang mesin terdapat pada frame No.5322 11.5 30 luas 2. 30 D.9604 6.9306 13.0118 158.8252 11.6844 18.57 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 22 .1056 10.56.2068 13.2561 11.7176 8.6711 9.2576 17.1447 5.5 = hasil 2.2324 9.4648 39. x 458.3663 8. 9.0517 6.3554 29.1 Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Mesin frame 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 29.1288 4.0488 8.3.4294 4.0976 34.8049 43. = 1/3 x0.081 24.

3.28455 332.1288 4.92 = 55.8049 47.6844 18.8098 5.4876 4.4294 4.5 2 0.h.5405 6.3624 11.93 m3 V ruang mesin = V – V double bottom = 55.9306 13.93 – 26.5698 10.2.1284 11.2324 9.4563 12.9985 12.5 30 luas 2.36.57 = 29. Perhitungan Volume Ruang Mesin frame 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 29.9504 9. m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 23 .7176 8.9520 11.5788 11.92 V =k.046 20.9306 3.3560 12.0488 8.4652 16.1447 5.3987 24.0976 34.2068 13.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.6196 20.081 24.4648 39.2576 17.7615 10.5552 42.6711 9.5691 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1 4 1 4 1 4 1.2658 12.8252 18.1056 10.5 Σ= hasil 2.712 6.3663 8.9985 49.7821 11.3554 29. = 1/3 x0.0517 6.56 x 332.6777 7.

1913 4. Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Muat III frame 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 luas 4.9522 V =k.8609 4.79 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 24 .1913 17.4634 4.2903 4. 0.56 .9522 = 37.284 18.3384 9.6612 19.1.4.5248 4.6961 4. 224. = 1/3 .4.8536 9.8677 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1 Σ= hasil 4.7906 4.5846 4.4436 9.1612 8.4918 19.7784 17.7844 9.h.0496 18. 36 sampai frame no.642 4.7459 4.8306 4.3892 4.1624 9.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D. Ruang Muat III Ruang muat I terletak pada frame no.7354 224. 48 D.

56 .38 – 37.2.9432 67.6584 4 15.4283 4 14.8064 53.7132 29.9504 17.4852 27.38 m3 V ruang muat I = V – V double bottom = 135.7788 2 16.79 = 97.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.h.3867 1 Σ= hasil 12.9205 2 15.8134 57.6336 31.4716 2 16.1402 4 16.5608 32.8064 1 13.0048 2 17.8108 V =k. 0. Perhitungan Volume Ruang Muat III frame 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 luas fs 12.8108 = 135.841 62. 805.3867 805.4.9424 34.2376 4 17.9856 4 17.58 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 25 . = 1/3 .0096 68.3713 4 13.9067 2 14.5576 64.

5512 249.7872 9. Ruang muat II Terletak pada frame no.6832 9.7804 19.9108 4.8216 19.9208 4. 57 D.88 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 26 .918 4.5 59 Luas 4.8114 19. Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Muat II frame 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 58.9035 4.5.2783 = 41.8902 4.5.614 9.8878 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1.2783 V =k. 0. = 1/3 .5 2 0.632 9.9057 4.9144 4.9215 19.h.56 .8936 4.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.908 4.1.5 Σ= Hasil 4. 40 sampai frame no.901 4.8978 4.836 19.6576 9. 249.9215 4.802 19.5912 9.

5 17.5.8137 71.8743 4 17.55 m3 V ruang muat II = V – V double bottom = 152.99 2 18.9582 4 17.5 Σ= Hasil 17.0176 4 18.9832 35.56 .h.904 71.55 – 41.0154 2 18.0704 36.8328 35.98 72.4972 35. 0.67 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 27 .0524 36.017 V =k.887 2 17.88 = 110.5958 908.548 35.5 59 luas fs 17.9958 4 17. = 1/3 .8137 1 17. 908.952 1.017 = 152.0402 71. Perhitungan Volume Ruang Muat II frame 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 58.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.2.9223 2 17.8446 71.0131 4 18.0201 2 17.0308 72.7979 0.

7805 4.151 = 33.3927 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1 Σ= Hasil 4.4103 4.7805 18.8466 3.3864 7.944 9.1.5182 4.1457 3.6.56 .6412 8.174 6.4284 9.998 3.5694 16.h.12 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 28 .2847 4.6949 3.6789 4.6071 4.5435 3.7854 197. Perhitungan Volume Dasar Ganda Ruang Muat I frame 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 Luas 4.3578 18. = 1/3 .GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D. Ruang muat I Terletak pada frame no. 197.6.15095 V =k. 0.5828 7.3898 14. 74 D.996 15.0364 17.736 4. 57 sampai frame no.

7531 2 Σ= Hasil 16.1135 4 15. 0.0158 58.0642 2 13.12 = 90. Perhitungan Volume Ruang Muat I frame 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 luas fs 16.h.97 m3 > 298.5062 736.7812 2 15.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.9636 2 12.58 + 110.4145 4 15.122 25.9409 1 16.5136 64.67 + 90.4756 23.1457 V =k.2316 28.7652 33.56 .1457 = 123.55 m3 Vtotal = Vruang muat I + Vruang muat II + Vruang muat III = 97.9409 66. = 1/3 .3689 4 11.1284 54.6913 4 16.454 31.67 m3 V ruang muat III = V – V double bottom = 123.5624 61.80 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 29 .55 = 298.9272 49.6.2.658 30.0079 2 14.67 – 33.5305 4 12.7568 2 16.5579 4 14. 736.80 m3 V ruang muat Rencana > Vruang muat Perhitungan 296.

82 D.2899 5.0473 6.33 m3 D.2.47 2.0946 25.5 2 0.9463 0.46628 43.0467 1.66935 5.8926 0.97 1.5 Σ= hasil 8.5 80 luas 2.6175 1.9850 2.7.1856 14.5 80 luas 8.2494 2.3922 1.762 4.112 19. Perhitungan Volume Dasar Ganda Gudang Peralatan Tangkap frame 71 72 73 74 75 76 77 78 79 79.6694 6. = 1/3 .6183 2.2549 3.1.4405 2.5111 7.5 = Hasil 2.93256 Fs 1 4 2 4 2 4 2 4 1.556 4.8347 1.7964 7.56 .9548 0.6712 1.62 V=k.6.4988 8.5098 14.6183 9.1678 0.37815 135.7024 4.1129 2. Perhitungan Volume Gudang Peralatan Tangkap frame 71 72 73 74 75 76 77 78 79 79.1596 11. 74 sampai frame no.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” D.h.8721 4. 43.7.6756 3.7563 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 1.5 2 0.5111 31.7844 4.4322 1.62 = 7. Gudang Peralatan Tangkap Gudang peralatan tangkap terletak pada frame no. 0.4884 8.1868 3.88 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 30 .

h. ceruk buiritan.7544 3.9804 4.41635 75.96 16. E.5046 3.8327 1 4 2 4 2 4 2 4 1.5 m3 E.03275 9.83 m3 V gudang prlt tangkap = V – V double bottom = 22.6885 4. 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” V =k. = 1/3 . dan ceruk haluan. 135.9321 3.9224 7.2306 3. 0. Tangki Air Tawar E.531 2. minyak lumas. dan air tawar digunakan tangki – tangki yang meliputi dasar ganda.0092 15. 30 frame luas fs hasil 21 22 23 24 25 26 27 287 29 29.56 . PERHITUNGAN VOLUME TANGKI Untuk penyimpanan bakar bakar.5 30 2. 75.1. Perhitungan Volume Tangki Air Tawar Tangki terletak di dasar ganda pada frame no.1828 4.7294 18.88 = 22.3647 4.5 2 0.98 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 31 .7655 4.h.83 – 7.1. = 1/3 .66 =k. 21 sampai frame no.0176 7.9321 12.56 .66 = 1.1256 7.7312 8.5314 4.1.5 jumlah V 2.33 = 15.

Perhitungan Volume Tangki Bahan Bakar Tangki terletak di dasar ganda pada frame no.6112 9.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 36 sampai frame no.32 m3 V air tawar = V1 + V2 = 1.5248 4.8962 1 4 1.6875 34.7033 4.5689 67.98 + 15.5846 4.8132 9.3504 18. 153.642 4. 30m3 V Tangki Air Tawar Rencana   V Tangki Air Tawar Perhitungan 17.0496 18. = 1/3 .6588 4.5 2 0.412 25. 59 frame 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 luas 4.1913 4.h.2.7168 8.6352 9.32 = 17.30 m3 (memenuhi) E.5 35 16.4618 32 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .56 .333 =k.284 18.3584 17. Tangki Bahan Bakar E.6752 4.8530 17.314 m3 17.5 jumlah V 16.7784 17.4028 4. 32 sampai frame no.7309 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 hasil 4.1.9481 153.333 = 15.1612 8. 0. 35 frame luas fs Hasil 32 33 34 34.1913 17.2903 4.3384 9.5689 16.3892 4.2.1250 17.

365 m3   V Tangki Bahan Bakar Perhitungan 79.8962 4.h.6832 9. Tangki Minyak Lumas (LOT) E.8053 4.8532 4.1173 V =k. Perhitungan Volume Tangki Minyak Lumas Tangki terletak di dasar ganda pada frame no.3.908 4.9028 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1. 0.2664 11.9208 4.636 2.909 2.5437 1.5 jumlah 19.2664 fs 1 4 1 Σ= hasil 1.1173 = 79.3.6585 472.5437 7.6088 9.1.7924 19.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 58.9057 4.5 59 4. = 1/3 .9144 4.9108 4.9168 4.9022 4.836 19.2212 9.5 2 0.6576 9. 17 sampai frame no.6538 19.32 m3 V Tangki Bahan Bakar Rencana 79.9035 4. 472.614 2.8216 19.632 9.56 .4461 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 33 .918 4.8336 19.32 m3 (memenuhi) E.8114 19. 19 frame 17 18 19 luas 1.8269 4.4128 9.

5 jumlah hasil 2. = 1/3 .6157 V =k.762 4.4.9466 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 1.3922 1.4405 2.5 80 luas 2. Perhitungan Volume Tangki Air Ballast I Tangki terletak di dasar ganda pada frame no. 71 sampai frame no.56 . 11. 58.8092 1.47 2.h.1868 3. Tangki Air Ballast E.5 2 0. 0.2494 2.9523 0.4461 = 1.6712 0.738 m3 V Tangki Minyak Lumas Rencana 1.6157 = 25.h.738 m3 (memenuhi) E.1.8932 58.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” V =k.7844 4.0467 1.8347 1.4.9548 0.6175 1.6183 9. 0.1678 0.56 . 80 frame 71 72 73 74 75 76 77 78 79 79.4988 8.6183 2.746 m3   V Tangki Minyak Lumas Perhitungan 1.6694 6.44 m3 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 34 . = 1/3 .9548 3.

3578 18.7805 18.4.8256 3.256 V =k.736 4.998 3.996 15.8326 3.68 m3 Berat Air ballast = vol tangki air ballast x BJ air laut = 74.4103 4.5182 4. 123.7805 4. Perhitungan Volume Tangki Air Ballast II Tangki terletak di dasar ganda pada frame no.55 ton Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 35 .8102 fs 1 4 2 4 2 4 2 4 2 4 2 4 1 hasil 4. 59 sampai frame no.6412 8.4284 9.h.0364 17.3864 7.6652 15.3024 3.5828 7. V Tangki Air Ballast total = VAB I + VAB II = 25. 71 frame 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 luas 4.8466 3.1457 3. 0.256 = 49.8102 123.2.6789 4.44 + 49.6071 4.025 = 76.24 m3 Jadi.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” E.2847 4. = 1/3 .56 .68 x 1.944 9.24 = 74.5694 16.

d. f. Untuk tamtama. untuk kapal dengan BRT < 3000 ton.75 meter dari langit – langit. Luas lantai kamar tidur per orang tidak boleh kurang dari 2.55  17 % 716.0 – 2. c. PEMBAGIAN RUANG AKOMODASI Berdasarkan Buku Perencanaan Kapal V.68 %  17 % F. Kamar tidur tiap orang 2. Tempat tidur susun berjarak 0. diambil 2. Kamar Tidur Persyaratan kamar tidur : a. Tinggi ruang akomodasi direncanakan (2.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Koreksi Volume Tangki Ballast : 10 %  V  17 % D 10 %  76.1 m2.3 meter dari lantai bawah dan 0.35 m2. F. Ketentuan ruang akomodasi : 1. dua orang menempati satu tempat tidur.4) meter.1.2 meter. sedangkan untuk bintara satu kamar ditempati dua orang. e. Ruang Akomodasi meliputi deck kimbul dan deck sekoci. Penempatan ruang tidur dipakai sebelah kanan.70 10 %  11. Tempat tidur tidak boleh lebih dari dua susun. b. Untuk perwira satu kamar ditempati satu orang. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 36 . 2.

2. Direncanakan 4 buah yaitu 1 buah untuk kaptain.KKM . d. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 37 .Markonis . shower bath dan Wastafel. Kamar Mandi dan WC Setiap kapal harus melengkapi dengan Sanitary Accomodation termasuk Wash Basin.3 m2. Untuk kamar mandi Bintara letaknya di bagian Main deck.  Kamar mandi harus diberi jendela untuk sirkulasi udara.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Perencanaan kamar tidur : . Ukuran Sub Sower Bath 1. Tata letak :  Kamar mandi Bintara dan Perwira harus terpisah letaknya. sedangkan kamar mandi Perwira diletakkan di Poop Deck.Mualim & Masinis . c. b.Koki & Pelayan = 1 ruang = 1 ruang = 1 ruang = 1 ruang = 1 ruang = 2 ruang = 1 ruang Jumlah = 9 ruang F. a.Fisherman .65 x 2 = 3. 1 buah untuk bintara dan tamtama. 1 buah untuk KKM.Captain . Jumlah minimum dari kamar mandi dan water closet (WC) diatas kapal 3 buah (untuk kapal 400 – 1000 BRT). 1 buah untuk masinis.Juru Mudi I & II .

36 m2 Luas G. TANGGA SAMPING KAPAL Tangga samping kapal adalah jenis tangga yang dapat diangkat dan diturunkan. Direncanakan ukuran standart (menurut HENSKE)   Tinggi (h) = 1760 mm Lebar (b) = 650 mm b. PINTU DAN JENDELA a.62 x 2. Dipasang pada kedua sisi kapal sebagai jalan keluar masuk untuk kapal kepermukaan air dengan sudut kemiringan 450.2 m = 3. posisi lantai lebih rendah dari lantai luar agar percikan dari air tidak tumpah keluar ruangan kamar mandi. Square Window (empat segi panjang)   Tinggi (h) = 500 mm Lebar (b) = 350 mm c.  Ukuran kamar mandi direncanakan : P L = 1. Lebar tangga samping dihitung dengan rumus sebagai berikut: Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 38 .68 m (direncanakan 3 jarak gading) =2m =pxl = 1. Jenis bulat (Scuttle Light)  Diameter 250 – 350 mm (Direncanakan 350 mm) H.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”  Lantai kamar mandi harus diberi ubin.

RUANG KONSUMSI Ruang Konsumsi meliputi : I.1. Lebar Tangga Lebar tangga (0.8  1.15 x8.1.1. 4.2 m2 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 39 . Gudang kering Luas gudang kering = 2/3 . luas gudang makanan = 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” H.8 x 6 = 4.025 = = 1.8 = 3. Panjang Tangga Samping H1 = = H  T ' sin 45 (3.3.7071 = 2.80 m I.1.7603) 0.885 m H. Gudang Makanan = 2/3 .0)  diambil 0.2 x 0.7603 m H.8 m2 Terdiri atas : I.2.54 x1. Sarat Kapal Kosong T1 = LWT L x B x Cb x  392.8 Jadi.8 – 1 m2 / orang diambil 0.67 49.75 – 1. Gudang Bahan Makanan Luas gudang makanan antara 0.

2.68 x 1.1.24 x 1.598 m2 Ukuran direncanakan 3 jarak gading p = 3 x 0.5 m L = pxb = 1. Gudang dingin Luas gudang dingin = 1/3 .8 = 1. gudang makanan = 1/3 .56 = 2.032 m2 I.24 m b = direncanakan 1.56 = 1.8 = 4.5 = 2.52 m2 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 40 .8 m L =pxb = 2.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Ukuran direncanakan 4 jarak gading p = 4 jarak gading = 4 x 0. 4.68 m b = 1.

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL

Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”

I.2. Dapur (Galley) a. Dapur harus diletakkan berdekatan dengan Mess Room. b. Harus terhindar dari asap dan debu serta tidak boleh opening langsung dari antara dapur dengan sleeping room. c. Tidak boleh berhubungan langsung dengan kamar ABK. d. Dinding dapur harus terbuka dan dilengkapi ventilasi agar udara bersirkulasi dan sinar kaca dapat dibuka dan ditutup. e. Luas dapur ditentukan (0,5 – 0.8 )m/orang Diambil 0,5/orang Jadi luas dapur = 0,5 x 15 orang = 7,5 m2 p = panjang yang direncanakan = 3.36 m b = lebar yang direncanakan = 2.5 m ( 6 jarak gading )

jadi luas dapur yang direncanakan =pxb = 3.36 x 2.5 = 8,4 m2 f. Ukuran tungku masak dan jumlah kompor disesuaikan dengan jumlah Anak Buah Kapal (ABK). g. Lantai dapur harus ditegel teratur agar tidak licin.

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

41

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL

Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”

I.3. Pantry Pantry adalah ruangan yang digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman. Tata letak pantry : a. Diletakkan pada ruang makan. b. Di sepanjang dinding terdapat meja masak. c. Dilengkapi dengan alat untuk mengawetkan / memanaskan makanan. d. Dilengkapi dengan rak – rak panjang yang digunakan untuk menggantungkan alat masak. e. Untuk menghidangkan masakan ke ruang makan dilewatkan melalui jendela sorong seperti loket. f. Mess Room seperti loket, luas tiap orang 0,8 – 1,0 m2 / orang. Diambil 0,9 m2 / orang, Luasnya = 0,9 x 2 = 1.8 m2. p = panjang yang direncanakan = 1,12 m b = lebar yang direncanakan =2m ( 2 jarak gading )

jadi luas pentry yang direncanakan =pxb = 1,12 x 2 = 2,24 m2

I.4. Ruang Makan (Mess Room) a. Mess Room untuk perwira dan ABK harus dipisah. b. Mess Room harus dilengkapi meja kursi dan perlengkapan lain yang dapat menampung seluruh pemakaian pada saat bersamaan. c. Lebar meja : 700 – 800 mm, diambil 700 mm. d. Panjang meja disesuaikan dengan jumlah ABK dengan ketentuan 600 mm / orang.
Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

42

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL

Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS”

e. Ketentuan luas ruangan Mess room adalah (0,5 – 1,0 m2 / orang). diambil 0,5 m2 / orang. f. Luas Mess Room. Mess room untuk perwira Diambil = 0.5 m2 / orang Luas = 0.5 x 9 = 4.5 m2 ( 5 jarak gading )

p = panjang yang direncanakan = 2.8 m b = lebar yang direncanakan =2m

jadi luas mess room untuk perwira yang direncanakan =pxb = 2,8 x 2 = 5,6 m2

Mess room untuk bintara dan tamtama Diambil = 0.5 m2 / orang Luas = 0.5 x 10 = 5 m2 ( 6 jarak gading )

p = panjang yang direncanakan = 3,36 m b = lebar yang direncanakan =2m

jadi luas mess room untuk perwira yang direncanakan =pxb = 3,36 x 2 = 6,72 m2

Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062

43

Pandangan ruang kemudi kearah depan dari samping tidak boleh terganggu. Ukuran ruang peta tidak boleh kurang 8 x 8 feet atau 2. Ruang Peta Ruang peta diletakkan di bagian ruang kemudi. J. b. c.76 m2 44 =2m ( 6 jarak gading ) Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 . Ruang Kendali (Ruang Kemudi) Ukuran penampang ruang kemudi adalah : a. e.76 m2. Pintu samping dibuat pintu geser.36 m b = lebar yang direncanakan luas ruang peta =pxb = 3. Ukuran ruang kemudi kearah melintang adalah sama dengan lebar ruang kemudi. Jarak jari-jari kompas ke kemudi (roda kemudi) kurang lebih 500 mm.1. Jarak dari dinding depan ke kompas kurang lebih 900 mm.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” J.2.72 6.4 = 5.4 x 2. RUANG NAVIGASI Ruang navigasi terdiri dari : J.36 x 2 = 6. p = panjang yang direncanakan = 3.72 m2 m2 > 5. g. meliputi : a. d. Jarak roda kemudi ke dinding belakang kurang lebih 600 mm.

b. Penempatan pada tiang depan dan warna lampu sama dengan putih.36 m ( 6 jarak gading) 2 m K. LAMPU NAVIGASI Direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak merusak keindahan kapal.2 x 1 m2.35 m dari FP Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 45 . Ruang Radio a. Lampu Jangkar (Anchor Light) a. Ruang radio dan ruang kemudi dihubungkan dengan pintu geser.36 x 2 = 6. c. Terdiri dari dua buah lampu navigasi untuk jangkar. J. d. Antara Chart Room dengan Wheel House dihubungkan pintu geser.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” b. L1 ≤ ¼ x LOA ≤ ¼ x 52. Ukuran meja direncanakan = 1. Ruang tidur untuk markonis diletakkan dekat ruang radio.6 x 1. d. Terletak pada haluan kapal dengan jarak.72 m2 3.3. e. K. Ukuran ruang radio direncanakan : p = panjang ruang radio b = lebar ruang radio L=pxb = 3. Diletakkan disebelah kiri bagian belakang ruang kemudi b. d. Sudut pancar = 2500 ke depan. c. Meja peta diletakkan dan merapat dengan dinding depan.1.

4 m ( 40 jarak gading ) c.0875 m di rencanakan L2 = 22.0875 m di rencanakan LI = 3. Lampu Tiang Utama ( mast light ) a. b.2. h3 = h Poop + h boat + 1 = 2. Tinggi lampu dari geladak utama (h3). Sudut pancar 112.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” ≤ 13. Jarak lampu dari FP L2  ¼ x LOA  ¼ x 52.35  13. d.3. Tinggi lampu dari main deck (h2) h2 = h + h1  dimana h1 (4 – 5 m) diambil 4 m =7+4m = 11 m ( dari main deck) K. Ditempatkan pada dinding kanan kiri rumah kemudi. Lampu Navigasi Kiri – Kanan (Stard Board dan Port Side Lamp) a.4 m ( dari main deck) 46 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .92 e.5 o kedepan. c. b.2 + 1 = 5. Warna cahaya (merah untuk port side dan hijau untuk startboard).2 + 2. Lampu berwarna putih dengan sudut pancar 225° kedepan. Tinggi lampu jangkar (h1) H1 > L1  diambil 7 m ( dari main deck) m ( 7 jarak gading ) K.

Ditempatkan diburitan dengan tiang khusus. H4 diambil 4.35  26. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 47 . Terletak di bagian paling bawah deck akil di haluan kapal. ( dari main deck) K.2 m (70 Jarak gading) d. Warna cahaya putih dan sudut pancar 315 0 kedepan.2. Gudang Lampu (Lamp Store) a. Penempatan pada tiang diatas rumah geladak. b.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” K. Warna putih dengan sudut pancar 315 0 kedepan.175 m L3 direncanakan = 39. Di gudang ini di simpan tali tambat dan tali perlengkapan tangkap.5 m. = h2 + h’ = 11 + 4 = 15 m ( dari main deck) diambil 4 m L.5. L. Jarak dari FP L3  ½ x LOA  ½ x 52. b.572 m. Lampu Isyarat Tanpa Komando (Not Under Commando Light) a. Ditempatkan di bawah deck akil di haluan kapal. Lampu Buritan (Stern Light) a. Tinggi dari main deck utama = 15 feet = 4. c. Tinggi lampu dari main deck h’ h5 = 4 – 5 m. b. RUANGAN – RUANGAN LAIN L. Gudang Tali (Boot Winch Store) a.4.1. c.

b. Gudang Umum (General Store) a. Ditempatkan di ruangan deck akil di haluan kapal. b.3. L. Gudang ini berisi jaring dan peralatan lainnya yang berhubungan dengan peralatan tangkap. Gudang ini terletak pada Fore Castle Deck. Berdasarkan peraturan Solas 1974. L. Gudang Peralatan Tangkap (Trawl Store) a. untuk kapal kurang dari 5000 BRT harus ada sumber tenaga darurat yang dapat mengisi power daya dengan sendirinya apabila sumber listrik utama macet atau tidak berfungsi. L. Pada ruangan ini dibuatkan petak terpisah untuk menyimpan cat yang masih utuh dan cat yang sudah tidak terpakai lagi.5. Gudang Cat (Paint Store) a.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” b. Kaleng – kaleng cat di simpan di sini. Terletak di bawah deck utama.7.4. c. Ruang mesin kemudi diletakkan di buritan kapal. Di gudang ini lampu cadangan disimpan. Ruang mesin kemudi harus dipisahkan dengan dinding baja. gudang berisi peralatan – peralatan lain yang bersifat umum.6. L. L. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 48 . Emergency Source At Electrical Power (ESEP) a. Ruang Mesin Kemudi (Steering Gear Room) a.

 1 Dimana : V1 N V = Volume Ruang Mesin = 29. N . diambil 4 m/detik 0 = Density udara bersih 1 kg/m3 = Density udara dalam ruangan 1 kg/ m3 1 Jadi : d1 = 29.50 dan trim 100. Ruang CO2 a.  0 900 .GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” b. ESEP harus dapat bekerja pada keadaan miring 22. PERLENGKAPAN VENTILASI M.14 x3 x1 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 49 . Diletakkan di dekat kamar mesin. sehingga mudah digunakan jika terjadi kebakaran di kamar mesin. generator dengan independent fuel oil atau sustable primovor fuel points 430 C. L. ESEP dapat berbentuk baterry (accumulator).  v . M. c.36 x 18 x 1 900 x3.1. Deflektor Pemasukan pada Kamar Mesin d1  V1 .36 m3 = Banyaknya Pergantian udara tiap jam = 15 kali = Kecepatan udara yang melalui deflektor pemasukan 2 s/d 4m/detik. b. Digunakan untuk menyimpan gas CO2 yang berfungsi untuk pemadam kebakaran.8.

2474m = 247.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 0.14 x (0.14 x r2 = 3.048 / 2 = 0. d1 = ½ .024 0.14 = = 0. 247.048 m2 Karena Ruang Mesin menggunakan 2 buah deflektor. maka luas masing – masing deflektor : L2 = L1 / γ = 0.25 x 3.4 mm r = ½ ..1237 m Luas lubang deflector L1 = 3.1237)2 = 0.14 0.302 m = 302 mm Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 50 .7 mm = 0.4 = 123.25 x 3.024 m2 Dengan demikian dapat diketahui diameter setiap deflector d2 = L2 0.

36 m3 = Banyaknya Pergantian udara tiap jam = 15 kali = Kecepatan udara yang melalui deflektor pemasukan 2 s/d 4 m/detik.16 x 302 = 48 mm = 0.5 x d = 1.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Ukuran deflektor pemasukan pada kamar mesin d a b c r = 302 mm = 0.5 x 302 = 453 mm = 1. Deflektor Pengeluaran pada Kamar Mesin d1  V1 .36 x 15 x 1 900 x  x 4 x 1 1 d1 = = 0.3 x 302 = 91 mm = 1.  0 900 .2.3 x d = 0. diambil 4 m/detik 0 = Density udara bersih 1 kg/m3 = Density udara dalam ruangan 1 kg/ m3 29.16 x d = 0.25 x 302 = 377 mm diambil 400 mm mm emin = 400 M.4 mm Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 51 .  1 Dimana : V1 N V = Volume Ruang Mesin = 29.2474 m = 247.25 x d = 1.  v . N .

25 x 3.14 0.302 m = 302 mm Ukuran deflector pengeluaran a b c Emin =2xd = 0. maka diameter masing – masing deflektor : d1 =L/γ = 0.25 x 302 = 75.6 x 302 = 181 mm = 400 mm diambil = 400 mm Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 52 .25 x d = 0.14 x r2 = 3. d1 = ½ .7)2 = 0.024 0.4 = 123.5 = 0.7 mm Luas lubang deflector L = 3.14 x (123.25 x 3. 247.048 m2 Karena Ruang Mesin menggunakan 2 buah deflektor.14 = = 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” r = ½ .048 / 2 = 0.6 x d = 2 x 302 = 603 mm mm = 0.024 m2 Dengan demikian dapat diketahui diameter setiap deflector d2 = Luas 0.

1. = 0.18 m =2 m a b c Cb = 240 mm = 230 mm = 440 mm = 0.76 m2 untuk 20 orang. Sekoci Penolong Untuk menentukan sekoci penolong dapat diambil batasan berdasarkan buku perlengkapan kapal hal 68 dimana batasan jumlah ABK untuk kapal ini 19 orang.60 Kapasitas = 5.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” N.80 m = 6. PERLENGKAPAN KESELAMATAN N.00 m Berat Sekoci = 2600 kg Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 53 . Untuk kapasitas sekoci dengan kapasitas 20 orang ukurannya adalah : L B A L1 = 6.

90 2.80 1.15 2.70 0.00 1.00 42 15.68 24. kondisi menggantung keluar tanpa penumpang (Turning Out Condition).22 1.72 0. Dewi-dewi yang digunakan adalah Roland dengan sistem gravitasi (Type RAC 25).95 1.18 6.76 20 7.92 49 16.00 6.60 2.20 8.00 5. Data-Data sebagai berikut : a b c d e f = 2550 mm = 300 mm = 1150 mm = 750 mm = 600 mm = 250 mm g h = 1050 mm = 3450 mm = 635 kg berat tiap bagian kapasitas angkut max = 2700 kg lebar sekoci = 2000 mm Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 54 .00 8.75 1.2.85 0.72 L1 (m) 4.15 1.34 19.40 2.50 12 3.72 9.15 1.50 7.80 3.70 16 5.22 1.60 Kg 1470 1650 2010 2150 2600 3160 3750 4260 4860 6060 5530 6620 6940 8240 8390 8750 0.72 8.18 5.45 13.2 75 22.00 7.20 8.20 7.72 0.00 9.18 4.50 6.42 23.00 9.22 a (mm) 160 180 200 220 240 260 280 300 320 320 340 340 360 360 380 380 b (mm) 230 230 230 230 230 230 230 225 225 225 225 225 280 280 280 280 c (mm) 360 380 400 420 440 470 500 460 500 560 520 560 560 600 600 600 11.00 2.39 61 21.40 17.70 30 10.45 44 13.50 8.50 B (m) 1.26 36 12.42 58 17.67 Jml Kapasitas org (m3) Berat 0.08 74 21.54 23.22 9.25 18. Dewi – Dewi Untuk sekoci yang beratnya 2600 kg keatas digunakan Gravity Davits.72 9.70 Kg L (m) 4.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” TABEL UKURAN SEKOCI PENOLONG (Dari kayu) Block Coef = 0.05 1.50 9.93 10 3.22 9.90 0.60 Jml Kapasitas org (m3) 2.20 3.15 1.00 8.70 8.05 3.80 2.68 6.25 76 Block Coef = 0.70 7.00 4.30 2.50 8.80 2.80 40 47 61 55 64 68 83 83 87 4730 5380 6810 6190 7330 7720 9250 9280 9740 N.50 9.80 0.80 1.88 13 4.50 2.75 0.50 5.68 5.13 25 8.26 15.20 A (m) 0.

Dua jangkar apung dengan tali (satu sebagai cadangan). Alat – Alat Penolong yang Ada Di Kapal N.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” TABEL UKURAN DEWI-DEWI ROLLAND TYPE RAC (Dewi-dewi melengkung dengan sistem menuang) (Ukuran dalam mm) TYPE RAC 1 RAC 1b RAC 2 RAC 25 RAC 3 RAC 35 RAC 5 RAC 5a RAC 6 RAC 6a RAC 6b RAC 7 RAC 7a RAC 8 a 2930 2230 2570 2550 2890 3750 3450 3380 3500 3520 3510 3660 3820 3850 b 330 300 120 550 400 300 400 400 120 630 500 c 950 800 1170 1150 1170 1700 1450 1400 1450 1450 1500 1500 2250 1700 d 850 500 770 750 1080 1050 1050 1150 160 1640 1500 1420 1070 1050 e 600 600 700 600 700 600 650 600 650 650 650 500 650 600 F 350 380 475 250 300 280 600 420 770 770 500 600 680 769 g 880 800 800 1050 900 1000 900 950 1085 900 1300 1350 1350 1200 h 2930 2130 3200 3450 3360 4200 4000 3800 4050 4050 4230 4320 4725 4330 Berat (kg) 425 410 520 635 685 825 1015 1015 1140 1140 1140 1280 1420 1340 Kapsitas angkat max. berat rakit 180 kg termasuk kantong atau tabung beserta perlengkapannya. Rakit Penolong (Life Raft) Rakit penolong cukup satu dengan volume tangki 95 cm3. Di dalam rakit penolong terdapat : a.1. Untuk setiap 12 orang di sediakan 1 gayung spons dan pisau keamanan. Sebuah pompa tangan. mengembang bila dilempar ke air. c. Alat perbaikan yang dapat untuk menambal kebocoran. (Kg) 800 800 2400 2700 3250 4900 5250 6000 6000 6000 7500 6500 8000 Lebar sekoci 1600 1800 2000 2000 2200 3100 2400 2500 2600 2600 2600 2800 2700 2800 N. Bentuk seperti kapsul otomatis. d. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 55 .3.3. b. Rakit yang dikembangkan mempunyai kapasitas 20 orang.

m. Enam pil anti mabok laut untuk setiap orang. Sebuah tempat yang kedap air yang berisi perlengkapan untuk pertolongan pertama dengan keterangan – keterangan cara menggunakannya. k. Dua buah dayung.36 liter air untuk setiap orang. o. dengan satu setel battery dan satu bola lampu cadangan yang disimpan di dalam tempat yang kedap air. Setengah kilogram makanan untuk setiap orang. Sebuah lentera (flash light) saku yang kedap air yang dapandigunakan untuk semboyan Morse. Pada bagian luar pembungkusnya dituliskan daftar isinya.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” e. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 56 . h. f. g. j. l. Tiga kaleng anti karat yang isinya masing – masing 0. Sebuah kaca yang dapat dipergunakan untuk semboyan pada waktu siang hari dan sempritan semboyan. Sebuah mangkuk minum anti karat dengan sekala ukuran. panjangnya minimal 30 meter. Buku penuntun yang tahan air yang menerangkan cara – cara rang tinggal di dalam rakit. i. Sebuah tali buangan yang terapung di atas air. n. Sebuah alat pancing. Enam obor yang dapat menyinarkan sinar merah yang terang.

Mampu mengapung di atas permukaan air selama 24 jam sebagai bebas minimal 7. f. Ditempatkan sedemikian rupa selalu dalam keadaan siap untuk dipakai dan cepat dicapai tempatnya oleh setiap orang di kapal. Harus dapat terapung diatas permukaan air selama 24 jam dengan beban minimum 14.2. Pelampung Penolong (Life Buoy) Ditinjau dari bentuknya ada 2 macam pelampung penolong yaitu bentuk lingkaran dan bentuk tapal kuda. Dilengkapi tali pegang yang diikat keliling pelampung. b.5 kg + tahan terhadap minyak.3.3. Tahan terhadap minyak. N. Persyaratan untuk pelampung penolong sesuai dengan SOLAS 1980 : a. d. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 57 .5 kg. Persyaratan baju penolong : a. Baju penolong (Life Jacket or Life Belt) Sebagai pelindung tambahan pada saat meninggalkan kapal akibat kecelakaan agar para awak dapat terapung dalam waktu cukup lama dengan bagian kepala tetap diatas permukaan air. c. Bentuk lingkaran lebih banyak digunakan karena lebih praktis. e. baju penolong untuk setiap ABK.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” N. Mempunyai warna yang mudah dilihat pada saat terapung.3. Jumlah pelampung tergantung dari jenis dan panjang kapal dan minimum yang harus dibawa 8 buah. Harus tersedia minimal. b.

b. ditempatkan tersebar di seluruh ruangan kapal.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” c.a dan terlebih dahulu dihitung angka penunjuknya. rantai jangkar dan tali temali dimana ketentuannya dapat dilihat pada buku BKI 1996 Volume II Section XVIII. d. Harus dibuat sedemikian rupa sehingga menghindarkan pemakaian yang salah. Alat – Alat Pemadam Kebakaran Sistem pemadam kebakaran yang dipakai ada 2 macam : a.1.4. PERALATAN BERLABUH DAN BERTAMBAT Peralatan ini meliputi jangkar. Foom Type Fire Exthinguiser Pemadam api menggunakan busa. Harus dibuat sedemikian rupa sehingga kepala dari si pemakai yang dalam keadaan tidak sadar tetap diatas permukaan air. e. yaitu sebagai berikut : Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 58 . O.3. f. Steam Smothering Menggunakan Pu CO2 yang dialirkan untuk memadamkan api. Harus disimpan pada tempat yang strategis pada saat ada bahaya dapat mudah diambil. O. Harus mempunyai warna yang jelas atau dapat dilihat dan dilengkapi peluit. Jangkar Untuk menentukan ukuran jangkar dapat dilihat pada tabel 18. N.

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Z = D 2/3 + 2 x H x B + A 10 Dimana : D h = Displacement kapal = 716.6 = 7.84 m2 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 59 .2 = 6.8 – 3.70 ton = Tinggi efektif.6 m Σh = tinggi total bangunan atas = 2.T = 3.6 m Jadi : h = fb + Σh = 0.41 m2 = 15.35 x 0. diukur dari garis muat musim panas dengan puncak teratas rumah geladak = fb + Σh Dimana : fb = lambung timbul (m) diukur dari garis muat mesin panas pada midship fb =H .2 = 0.6 + 6.2 + 2.2 x 2.2 + 2.6 = 7.2 = 31.2 m B A = Lebar kapal = 8.2 m = Luas penampang longitudinal diatas air Dimana : A1 A2 = 52.

Berat 1 buah jangkar 480 Kg = 0.70)  2 .2 = I1 + I2 + I3 = 31. maka berdasar tabel 18.41 + 15. Jumlah jangkar 2 buah dengan tipe jangkar Hall Anchor.08 = 10.2 = 7. Dua buah jangkar berda dihaluan dan 1 buah jangkar sebagai cadangan.46 m2 = 17.33 10 = 155.48 ton. c.25 m2 = 12.33 m2 Z = D 2 3 + 2 . (8.84 x 2.6 x 2.32 + 10.2 BKI 1996 Volume II didapat ukuran sebagai berikut : a.84 + 31.32 m2 = 3.36 + 3.03 = 128.588 + 3.2 = 5.8) . b.3 x 2.03 m2 Maka : A = A1 + A2 + A3 + A4 + A5 + A6 + A7 = 31. B + A/10 2 3 = ( 716.25 + 12. (3.23 m2. h .2)  128.46 + 17.24 m2 Dari harga Z = 153.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” A3 A4 A5 A6 = 14. Panjang rantai jangkar = 275 m Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 60 .

85 = 217.88 mm g = 4.a = 0.85 = 59.a = 1.5.5 x 144.779.616.1 x 144.85 = 112.678 mm e = 0.85 = 695.803.275 mm d = 0. 3 480 .5 .85 mm b = 0.7 mm h = 1.a = 0.a = 0.412.137 mm f = 9. = 144.a = 1.815 x 144. Ukuran jangkar a = 18.616 x 144.a = 9.779 x 144.815.803 x 144.838 mm c = 1.85 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 61 .85 = 1392.412 x 144.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” d.1.85 = 124.a = 4.

3. Tali – Temali a.412 x 144.a = 1. Rantai Jangkar Dari tabel didapatkan ukuran rantai jangkar sebagai berikut a.401 x 144.85 = 347.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 159.85 = 494.2.85 = 191. Beban putus tali tambat = 5500 Kg = 5.a = 2.401.412. Jumlah = 2 buah 62 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 .6 mm j = 3. Panjang tali tambat = 120 m = 275 m = 22 mm = 19 mm = 19 mm : b.2 mm k = 1.85 = 101.7.7 x 144.a = 3. Panjang total rantai jangkar b.323.3 mm i = 2. Diameter rantai jangkar d 1 d2 d O.6 mm l = 0.5 ton c.4 mm O.323 x 144.a = 0.

(0. Perhitungan chain Locker dilakukan sebagai berikut : Sv = 35 x d3 Dimana : Sv = Volume chain locker untuk panjang rantai 100 fathom (180m3) dalam feet3.3 x 275 183 = 39.5 feet3 Volume bak lumpur Vb = 0.2 .4. Volume Bak Rantai V = Vc + Vb 63 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 . Letak Chain locker adalah di depan Collision Bulkhead dan diatas Fore Peak Tank. c.89feet3 Jadi. Chain Locker berbentuk segiempat.5 = 7.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” O.2 .8661)3 = 26. Vc = 0. b. 39.8661 inch Sv = 35 .3 feet3 Volume chain locker dengan panjang rantai jangkar 275 m Vc = 26. d = Diameter rantai jangkar dalam Inches = 22 mm = 0. Bak Rantai Jangkar (Chain Locker) a.

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 39. Diameter dalam hawse pipe pada geladak akil d1 = 10.809m3 Volume rencana > Volume perhitungan 2.480 feet2) = 47.809 m3 > O.89 = 47.12 x 2. Diameter luar hawse pipe d2 = d1 + 30 mm = 228.8 + 30 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 64 . Diameter dalam hawse pipe di bagian bawah dibuat lebih besar 1.4 .12 = 2.4 . 22 = 228.8 mm (bagian atas) b.5. d = 10. Hawse Pipe Diameter dalam hawse pipe tergantung diameter rantai jangkar. a.24 x 1.5 + 7.349 30.480 = 1.965 m3 dibandingkan diatasnya.965 m3 Ukuran Bak rantai direncanakan 2 jarak gading V =PxLxT = 1.349 feet3 Volume rantai dalam m3 (1 m3 = 30.

d .4 mm O. Tebal tabung bak rantai t = (0. Sudut kemiringan hawse pipe 30 0 – 45 diambil 450 d.2 mm e.d = 0. Daya untuk menarik dua buah jangkar adalah Tcl = 2 fh (ba + pa + la) (1 – Tw / Ta) Dimana : fh = Faktor gesekan pada hawse pipe = 1.1.2 x 22 = 4.5 x 22 = 0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 258. diambil 0.5 – 7) . Tabung bak rantai Diameter bak rantai (6. Jarak Windlass dengan lubang hawse pipe b a = 70 x 22 = 1540 mm = 2/3 x 1540 = 1027 mm f.D d = 7 x 22 = 154 mm g.8 mm (bagian bawah) c.35 diambil 1.6.3) . D .7 x 22 = 5 x 22 = 3. Windlass (Derek Jangkar) a. diambil 7.4 mm = 110 mm = 77 mm = 13.35 ba = Berat jangkar (Kg) = 480 kg Pa = Berat rantai tiap meter Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 65 . Ukuran Hawse Pipe S1 A B S2 = 0.2 – 0.28 .6 x 22 = 15.2.

2 = 74.013 .164 Kg/m  a = Panjang rantai jangkar yang menggantung (m)   .837 x  1   7. Dcl 60 .286 60 x 0. 22 = 0.35 480  10. m. Va Dimana : Va = kecepatan jangkar = 0. .025 Kg / Cm3 Jadi.021 . (22)2 = 10. 1000 x 0.16 x74.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 0.75 Kg / Cm3  = Berat jenis air laut = 1.75   Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 66 . d = 0.021 .286 mm a = 3. (d1)2 = 0.2 m/det  m = putaran motor = 523 .14 x.1160 rpm  diambil = 1000 rpm Dcl = Diameter efektif dari tabel lifter = 0. 1.025   Tcl  2 x 1.013 .837 mm Ta = Berat jenis material rantai jangkar = 7.

04 x2.9 Jadi : Mcl = 1323.33 Kg / md. Torsi pada Motor Windlass M  Mcl (kg.741x0.9 ~ 0.741 Kg b. Torsi pada cable lifter Mcl  Dimana Tcl .286 2 x 0.64 rpm La = 1000 13. c. diambil 0.91.9 = 210.m) La  a Dimana : La = Perbandingan putaran poros motor windlass dengan putaran cable lifter =  m / Cl  m = putaran motor (523 – 1160) rpm diambil 1000rpm Cl = 60 xVa 0.286 m ηcl = koefesien kabel lifter 0.64 Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 67 . cl DCl = Diameter efektif cable lifter = 0. Dcl Kg .04 xd 60 x0.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 1373.2 0.2 = = 13.m 2 .

20 3.85 diambil 0.0.285 mm Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 68 .Berdasarkan ukuran Diameter rantai jangkar = 22 mm.33 0.75 x73. Bollard Bollard yang digunakan adalah type vertikal.33 rpm  a = 0.33 = 3.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” = 73.824x1000 716.339 Hp  10 Hp O. Daya Efektif Windlass Ne  Mn x m 716.75 Mcl = 210.7.m M = 210.824 Kg .33Kg. didapat ukuran standart dari bollard type vertikal adalah sebagai berikut : D L B H a b = 175 mm = 900 mm = 275 mm = 330 mm = 550 mm = 220 mm W1 W2 r1 r2 f = 20 mm = 30 mm = 30 mm = 55 mm = 85 mm diameter baut = 7/8” = 22.7 .20  = 5.m d.

Dimensinya tergantung dari diameter bollard dan breaking strees. Ukurannya sebagai berikut : L B H = 600 mm = 130 mm = 125 mm C1 C2 C D = 130 mm = 250 mm = 42 mm = 70 mm 69 Berat = 30 kg Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 . Fair Leads and Chock Berguna untuk mengurangi adanya gesekan antara tali dengan Lambung kapal pada saat penambatan kapal.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” c G = 35 mm = 130 kg jumlah baut = 6 buah Berat = 130 kg TABEL UKURAN STANDART BOLLARD TYPE VERTIKAL (Ukuran dalam mm) DRJ 20 25 30 35 40 50 60 65 70 80 90 115 D 150 175 200 225 200 300 350 400 450 500 550 600 L 800 900 1000 1100 1200 1450 1650 1850 2050 2250 1400 2600 B 230 275 300 330 360 430 500 560 630 700 770 840 H 290 330 375 410 450 530 590 670 720 770 810 850 Berat (G) (Kg) 90 130 194 256 318 513 683 885 1197 1414 1767 2047 Baut a Jml 6 6 6 8 8 8 8 10 10 10 12 12 D 3/4” 7/8” 7/8” 7/8’ 1” 1 1/8” 1 1/4” 1 3/8” 1 1/2” 1 3/8” 1 3/4” 1 7/8” 500 550 600 680 750 900 1000 1100 1200 1300 1400 1500 b 190 220 250 285 310 370 440 500 560 625 690 750 c 35 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 W1 20 20 25 30 30 35 35 35 40 40 40 40 W2 30 30 35 40 40 45 45 45 50 50 55 55 e 40 45 50 50 60 60 65 65 70 70 75 75 f 75 85 85 85 100 115 130 140 150 165 175 190 r1 25 30 35 35 40 45 55 65 75 85 90 100 r2 50 55 65 75 85 105 130 155 180 205 230 255 O.8. Untuk diameter bollard 175 mm dan breaking stress 15.5 ton.

Warping Winch and Capstan Untuk penarikan tali-tali apung pada waktu penambatan kapal digunakan Warping Winch dan Capstan.9. Ukuranya sebagai berikut : A B C = 405 mm = 295 mm = 600 mm D E F = 350 mm = 405 mm = 170 mm Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 70 . tenaga yang digunakan untuk mengangkat 2 buah jangkar dengan berat masing-masing 480 kg adalah dengan menggunakan tenaga listrik.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” TABEL UKURAN STANDART FAIR LEADS AND CHOCK (Ukuran dalam mm) Breaking stress tali/ kabel (ton) 3 6 9.5 15. Pada waktu penambatan kapal.5 29 45 62 L 350 400 500 600 700 950 1200 B 65 80 110 130 150 190 230 H 68 80 102 125 148 170 195 C1 60 70 100 130 150 230 300 C2 130 150 200 250 300 400 500 C 22 28 35 42 48 50 60 d 70 70 70 70 80 90 110 Berat (G) (Kg) 6 10 20 30 45 95 160 O.

GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” TABEL UKURAN STANDART WARPING WINCH AND CAPSTAN (Ukuran dalam mm) Kapasitas angkat (ton) 1.52 m RM II = 9. II. III Lebar ambang palkah = 0.6 x B = 0.9 m beban yang direncanakan = 4 ton panjang ruang muat adalah RM I = 9.6 x 8.96 m Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 71 .5 2 3 3 5 5 7 D 350 350 450 450 450 450 450 A 405 505 500 500 550 550 550 B 295 295 400 400 350 350 350 C 600 655 705 875 750 800 1000 E 405 405 405 405 405 405 405 F 170 170 170 170 200 200 200 P. PERALATAN TANGKAP Perencanaan ambang palkah I.52 m RM III = 8.2 = 4.

2.368 cm3 P. Diameter Tiang Muat W= Dimana :   D 4 . Perhitungan Modulus Penampang Tiang Muat : W = C1 x C2 x P x F Dimana : P C1 C2 F = 4 ton = 1.5 m Ambang palkah I = 3.1.72 = 5.147 cm3 Jadi : W = 1. II.147 = 2890.D   32  D  4     D = Diameter luar mast d= Diameter dalam mast Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 72 .2 x 117 x 3.5 m P.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Panjang ambang palkah adalah Ambang palkah I = 3.5 x 5.5 m Ambang palkah I = 3.0. III = 2/3 x 5 + 2.96 .2 = 117 = Untuk Tiang RM I.

303 = 86. Perhitungan Derek Boom a.14  D 4 .96 x D = 0.6913 cm P.303 cm Diameter tiang bagian ujung (d) d = 0.D      32  4   Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” W = 2890.4.28 m Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 73 .147 0.806 cm P.0.96 .0.303 .3.D      32  4   4 3.707 = 7. Panjang derek boom (Lb) RM I Cos 45o = Lb = = F Lb F Cos 450 5.368 = D = 90.96 .14  D 4 .96 x 90.86. Tebal Tiang Muat (S) S = = = D-d 2 90.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL 4 3.6913 2 1.

267 m H = = 9.30 9.30 b. Tinggi tiang muat H = h1 + h2 + hi h1 direncanakan = 2 m h2 = 0.2 m Jadi H = 2 + 6.267 + 2.707 m = 10.75 m Tinggi Mast RM I dan II dan III h = = = 0.55 + 2.2 = 10.9 x Lb 0.28 0.9 x 7.9 x Lb = 0.28 = 6.467 m Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 74 .2 11.55 m hi direncanakan = 2.9 x 10.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” Panjang derek boom RM II dan RM II I Lb = 7.

beberapa alat bantu penangkapan yang digunakan yaitu : a) Tali utama (main line) Tali utama atau main line adalah bagian dari potonganpotongan tali yang dihubungkan antara satu dengan yang lain sehingga membentuk rangkaian tali yang sangat panjang. tali cabang utama.25 inci atau lebih.pada kedua ujung pada main line dibuat simpul mata. Main line basanya terbuat dari bahan kuralon yang diameternya 0. Peralatan Tangkap Tuna Long Line Pada kapal ikan jenis tuna long line ini. dan pancing yang terbuat dari bahan baja. Line thrower ini biasanya diletakan di bagian buritan atau di samping kapal.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” P.5. karena setiap penemuan kedua ujung main line merupakan tempat pemasangan branch line.tali utama harus cukup kuat karena menanggung beban dari tali cabang dan arikan ikan yang terkait pada mata pancing. Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 75 . wire leader yang berfungsi agar dapat menahan gesekan pada saat ikan terkait pada pancing.satu set tali cabang ini terdiri dari tali pangkal. biasnaya menggunakan pancing no. Panjang main line tergantung dari panjang dan jumlah branch line. dimana ukuran tali cabang lebih kecil dari tali utama. perbadaanya hanya pada ukuran saja. b) Tali cabang (branch line) Bahan dari tali cabang biasanya sama dengan tali utama.7 Umpan merupakan bagian yang sangat penting untuk diperhatikan dalam penangkapan ikan dengan tuna long line c) Line Thrower (caster) Line thrower ini adalah alat yang digunakan untuk mengulur tali utama long line saat dilakukan proses setting yang digunakan untuk menangkap tuna.

maka pelampung tersebut dibalut dengan anyaman tali polyehylene dengan diameter 5mm. dan pelampung lampu. Alat ini ditempatkan di atas bulwark sejajar dengan laine hauler.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” d) Line Hauler Line hauler ini adalah alat yang digunakan untuk menarik tali utama yang dari air ke atas kapal pada saat proses hauling (menarik tali pancing). e) Roller Guide Roller Guide adalah alat yang digunakan untuk memperlancar proses penarikan tali saat proses hauling.hal ini dimakasudkan untuk mempermudah mengenalnya darijarak jauh setelah setting. 1) Pelampung bola Pelampung bola biasanya terpasang padaujung basket dari alat tangkap.warna pelampung harus berbeda atau kontras dengan warna air laut. Biasanya diberi tiang (dari bambu atau bahan lain) yang panjangnya Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 76 . pada ujungnya terdapat pipa setinggi 25 cm dan stiker scotlight yang sengat berguna bila alat penangakap tersebut terputus melindungi maka mudah menemukannya.untuk pelampung-pelampung tersebutdari benturan yang dapat menyebabkan pecahnya pelampung tersebut.pelampung bola ini terbuat dari bahan sintetic dengan dimeter 35 cm dan ada yang lebih besar untuk long line dengan jumlah basket 70 maka jumlah pelampung bola yang digunakan adalah 68 buah.pelampung bendera.pelampung radio. f) Pelampung Pelampung yang digunakan pada long line terdiri dari beberapa jenis yaitu pelampung bola. 2) Pelampung bendera Pelampung bendera merupakan pelampung yang pertamakali diturunkan pada waktu setting dilakukan.

b) Setelah pendinginan mula selesai.daerah tranmisinya bisa mencapai 30 mil.peralatan ini berfungsi untuk menunjukan arah lokasi radio bouy dengna tepat pada waktu basket putus.pelampung ini dipasang pada setiap 15 basket yang diperkirakan hauling pada malam hari.supaya tiang ini berdiri tegak maka diberi pemberat.60oC.fungsinya adalah untuk penerangan pada malam hari dan memudahkan pencarian basket bila putus. maka dilakukan penyimpanan dengan 3 langkah yaitu : a) Setelah ikan baru ditangkap. Setelah proses pembersihan selesai.6. Metode Penyimpanan Ikan Untuk penyimpanan ikan tuna hasil tangkapan. 3) Pelampung lampu Pelampung ini biasanya menggunakan balon 5 watt yang sumberlistriknya berasal dari baterai yang terletak pada bagianu ujung atas pipa atau bagian bawah ruang yang kedap air. kemudian iakn dipindahkan ke refrigerating fish untuk didinginkan lagi selama 1 hari agar ikan tersebut beku. maka ikan dimasukan ke palkah pendingin mula (chilling hold) selama 1 hari. P. c) Setelah itu ikan kemudian dipindah ke Fish hold untuk disimpan dengan suhu . Program Studi Diploma III Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Semarang 2006 WAWAN WAHYUANA L0G 006 062 77 . Jika dalam pengoperasian long line menggunakan radio bouy. ikan kemudian disiangi dan organ – organ dalam dibersihkan.GENERAL ARRANGEMENT FISHING VESSEL Tugas Akhir MV ”THE RED DEVILS” bervariasi sekitar 7 m dan diberi pelampung. 4) Pelampung radio bouy Sebuah radio bouy dilengkapi dengan transmiter yang mempunyai frekuensi tertentu.maka kapal harus dilengkapi dengan radio direction finder (RDF).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->