Anda di halaman 1dari 15

Teori Komunikasi Semiotika

Dwi Yanto Ari [c071109] Elly Dahlia S.N. [c0711011] Gilang Arwin S. [c0711014] Rizky Wilda Amelia [c0711025] Zahrotul Muslimati [c0711035] S1 DKV 2011

Pengertian Semiotika
Secara Etimologis, dari kata Yunani Semion yang berarti Tanda . Tanda diartikan sebagai sesuatu yang dapat mewakili sesuatu yang lain. Contoh : asap bertanda adanya api. Secara Terminologis, ilmu yang mempelajari sederetan peristiwa yang terjadi di seluruh dunia sebagai tanda.

Nama lain semiotika adalah semiologi. Kedua istilah ini mengandung pengertian yang sama persis, ada yang menggunakan kata semiotika, dan ada juga yang menggunakan kata semiologi.

Pokok perhatian semiotika adalah tanda. Tanda sebagai sesuatu yang memiliki ciri khusus yang penting. Pertama, tanda harus dapat diamati dan ditangkap. Kedua, tanda harus menunjuk pada sesuatu yang lain. Artinya bisa menggantikan, mewakili dan menyajikan.

Lalu bagaimana pemanfaatan dan penerapan semiotika pada Desain Komunikasi Visual?

Pertama,

Untuk memahami komunikasi terkait dengan semiotik, kita dapat meminjam asumsi John Fiske yang menyatakan bahwa semua komunikasi melibatkan tanda (sign) dan kode (codes).
Contoh dalam kehidupan sehari-hari, lampu merah sebagai contoh pengorganisasian tanda ke dalam kode.

Kedua, Definisi Komunikasi visual: komunikasi yang menggunakan bahasa visual, dimana unsur dasar
bahasa visual, yang menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan komunikasi,

adalah segala sesuatu yang dapat dilihat dan dapat dipakai untuk menyampaikan arti, makna, atau pesan.

Ketiga, Desain Komunikasi Visual adalah ilmu yang mempelajari


konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk dan gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya, sehingga pesan dan gagasan dapat diterima oleh sasarannya.

Seperti komunikasi pada umumnya, desainer melakukan proses komunikasi yang ditujukan dengan target audience melalui karya yang dihasilkan (tanda yang diproduksi). Dengan media kreatif, desainer menerjemahkan pesan dari klien ke dalam berbagai macam bentuk tanda dimana karya desain akan dipublikasikan.

Penerjemahan pesan (message) dari klien (pengiklan) menjadi tanda-tanda atau simbol tertentu pada karya desain iklan dalam proses komunikasi ini disebut proses encoding. Desain inilah yang membawa pesan verbal dan visual secara kreatif dan efektif kepada konsumen dengan harapan makna pesan sama seperti apa yang diharapkan oleh pengiklan.

Saat karya desain telah diproduksi, siapapun bisa membaca dan menafsirkan, maka proses interpretasi yang kita lakukan terhadap pesan ini disebut sebagai decoding dalam proses komunikasi.

Pemanfaatan dan penerapan semiotika pada Desain Komunikasi Visual


Dilihat dari usaha mengkomunikasikan pesan dengan menggunakan tanda sebagai unsur utama karya desain. Tanda disini terwujud dalam
bentuk tanda verbal dan non verbal.

Dari pesan yang disampaikan memuat beberapa penanda berupa tulisan dan gambar yang mengacu pada makna yang sama.

MACAM-MACAM SEMIOTIK
1. Semiotik Analitik 2. Semiotik Deskriptif 3. Semiotik Faunal (Zoo semiotic) 4. Semiotik Kultural 5. Semiotik Naratif 6. Semiotik Natural 7. Semiotik Normatif 8. Semiotik Sosial 9. Semiotik Struktural

Sumber :
http://islamicgraphicdesign. blogdetik.com/2008/12/31/ semiotika-dan-desainkomunikasi-visual/ http://definisipengertian.blogspot.com/2 010/11/pengertiansemiotik.html http://emjaiz.wordpress.co m/2008/02/28/komunikasiperiklanan-sebuahpendekatan-dengansemiotika/ http://amirasayang.multiply .com/journal/item/1

SEKIAN TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai