Anda di halaman 1dari 44

MANUALTERAPI KNEE JOINT

TUJUAN INSTRUKSIONAL
Mampu membedakan topografis dan fungsi antara tiap struktur jaringan
spesifik Knee joint complex Mampu menghubungkan struktur jaringan spesifik dengan patologi, asesmen dan intervensi Mampu menjelaskan dan memperagakan proses asesmen melalui sekuensis untuk menentukan diagnosis Knee joint complex. Mampu merinci tentang temuan assessment dihubungkan dengan struktur jaringan spesifik, patologi dan gangguan NMSVM. Mampu menghubungkan temuan assessment dengan diagnosis manualterapi, prognosis dan target hasil Mampu menjelaskan metoda dan dosis intervensi manualterapi kasus Knee joint complex Mampu membedakan indikasi antara metoda dengan pemeriksaan khusus. Mampu mempraktek intervensi manualterapi kasus Knee joint complex Mampu menilai tentang hasil intervensi manualterapi kasus Knee joint complex.

PERTANYAAN STUDI

Sebutkan MLPP dan CPP Knee joint. Uraikan stabilitas pasif dan pasif sendi Knee joint. Uraikan osteokinematik dan artrokinamatik sendi Tibiofemoralis dan patellofemoralis Uraikan pembatas gerak Fleksi; ekstensi; rotasi medial dan rotasi lateral dan Uraikan hukum lock phenoment Uraikan arah traksi dan translasi sendi Tibiofemoralis dan patellofemoralis pada gerak Fleksi dan ekstensi. Jelaskan lokasi palpasi pada: lig. collaterale mediale dan collaterale laterale, pes anserinus, patella dan meniscus. Uraikan posisi dan gerak yang menimbulkan penjepitan meniscus Uraikan dan praktekkan anamnesis yang tepat pada Knee joint Uraikan dan praktekkan inspeksi serta jelaskan kemungkinan temuan lokal maupun quadrant Uraikan dan praktekkan Quick test pada Knee joint Uraikan dan praktekkan Tes pasif pada Knee joint Uraikan dan praktekkan Tes isometrik pada Knee joint Uraikan dan praktekkan tes lig. cruciatum anterior, lig. Cruciatum posterior, lig. collaterale mediale, lig. collaterale lateral.

Uraikan dan praktekkan tes meniscus. Uraikan dan praktekkan palpasi pada Pes anserinus, Collaterale mediale,
collaterale lateral, Meniscus, patella dan caput ibulae. Uraikan tes dan praktekkan Joint play movement pada sendi Tibiofemoralis, tibiofibilaris prox, dan Patellofemoralis. Uraikan dan praktekkan tes panjang otot m. Rectus femoris, iliotibial band, dan hamstrings Jelaskan diagnosis manualterapi pada Knee joint. Sebutkan indikasi intervensi metoda manualterapi bila dijumpai patologi muscle pain sec. Tendinitis, Muscle tightness/contracture, Capsular pattern hypomobility, Joint hypermobility, Joint instability, Joint blockade dan sensoric deficit sec nerve entrapment. Uraikan dan praktekkan Teknik transverse friction pada: lig. collaterale mediale dan collaterale laterale, pes anserinus, patella dan meniscus. Uraikan dan praktekkan Joint mobilisation traksi, translasi dan roll slide pada sendi Tibiofemoralis dan patellofemoralis. Uraikan dan praktekkan mobilisasi otot dan contract relax stretching pada tightness/ contracture m. hamstrings, m. Quadriceps dan ilitibial band serta m. Gastrocnemius. Jelaskan dan praktekkan pengukuran hasil pada intervensi Knee joint.

PENDAHULUAN
Knee joint perantara Ankle and Foot dg Hip,
berfungsi sbg stabilizator dan penggerak. T. a. Tibiofemoral joint, patello femoral joint dan Proximal tibio fibular joint Patologi a.l. Osteoarthrosis, meniscus lesion, ligament tears, chondromalacia dll. Assessment utk menetapkan jaringan spesifik, patologi dan gangguan NMSVM harus teliti

ANATOMI TERAPAN TIBIOFEMORAL JOINT


Jenis Sinovial Hinge joint Sendi : tibia meniscus femur Tdpt medial meniscus (C) &
lateral meniscus (O), terikat coronary lig. 2/3 bag dlm meniscus avascular, tak punya saraf afferent. Sbg peredam force, melicinkan gerak , cegah friction Cruciat lig extra articular.

Osteokinematic
Hinge joint grk rotasi ayun dlm bidang
sagital fleksi-ekstensi, rotasi spin pd posisi menekuk dlm bidang transversal rotasi internal dan -eksternal. Pada ekstensi terakhir terjadi rotasi eksternal yg dikenal closed rotation.

Arthrokinematic :
Traction dan compression dg arah
caudal-cranial searah axis longitudinal tibiae. Translation dorsal saat flexion dan ventral saat extension. Medial translation dan lateral translation terjadi saat flexion dan extension.

PATELLO FEMORAL JOINT


Struktur sendi
Modified plane joint Permukaan patella tertutup cartilage tebal. Fungsi membantu mekanisme kerja dan
mengurangsi friksi Quadriceps. Kerja Quadriceps lebih efisien pd ekstensi 30r akhir. Mal alignment timbulkan patellofemoral athralgia (chondromalacia ).

Arthrokinematic dan osteokinematic


Grk geser patella thd femur ikut pola alur gerak lurus - melengkung
kemedial - lurus. Grk geser patella keproximal dan kedistal saat ekstensi dan fleksi. Saat ekstensi disertai grk geser patela kemedial hingga kembali lurus

PROXIMAL TIBIO FIBULAR JOINT


Struktur sendi
Plane sinovial joint antara kaput fibula dgn
tibia. Grk timbul krn pengaruh grk Ankle joint ke kranial dorsal. 10 % populasi kapsul sendinya menyatu dgn tibiofemoral

Arthrokinematic

TIBIO FIBULAR JOINT

Tidak terpengaruh gerak lutut Gerak geser kranial dan dorsal saat ankle dorsal fleksi

INNERVASI
Dermatom Nervinal

ASSESSMENT

ANAMNESIS
Anamnesis khusus yg terpenting : 1. Jenis, penyebab, ketepatan waktu dan durasi keluhan/nyeri, 2. Lokasi dan distribusi keluhan/nyeri, serta 3. Provokasi oleh sikap/posisi dan gerak yang menimbulkan keluhan/nyeri. Disamping itu juga anamnesis lain meliputi sistem dan organ tubuh yang terkait, tindakan operasi atau terapi medis lain.

INSPECTION
STATIC & DYNAMIC INSPECTION
Inspeksi dimulai saat pertama pasien masuk
ruangan, diperhatikan gait, posisi atau sikap tubuh saat duduk, berdiri atau saat aktif. Diperhatikan saat pasien berpegangan, berjalan dengan alat bantu, cara berjalan dan sepatu yang dipakai

TOTAL, SEGMENTAL AND LOKAL


INSPECTION
Perhatikan posisi dan sikap tubuh seperti scoliosis,
lordosis dan kiphosis, lumbale-pelvic dan femur (quadrant), Coxa valga/vara, genu valgum/varum/recurvatum, kaki dalam club foot/flat foot. Juga bentuk, isi dan keadaan kulit anggota bawah

QUICK TEST
GAIT ANALYSIS
Perhatikan rhythm, feet distance,
cycle phase, sagital tranversal horizontal movement, speed etc.

Flexion-extension posisi berdiri,


perhatikan ROM, end feel, Lumbopelvic rhythm (Sagital, Frontal dan Asymetry) Squat and bouncing bila memungkinkan (lihat Pelvic-hip complex)

PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR


PASSIVE FLEXION
Posisi terlentang 900 hip flexion: ROM : 1600 soft end feel.

PASSIVE HYPER
EXTENSION
Posisi terlentang :
ROM : 0 100 hard end feel Terjadi external rotation dan valgus

PASSIVE MEDIAL ROTATION OF TIBIA IN FLEXION Posisi terlentang 900 knee flex: Posisi duduk pinggir bed, 900 knee flex: ROM : 300 elastic end feel PASSIVE LATERAL ROTATION OF TIBIA IN FLEXION Posisi terlentang/ duduk spt
diatas : ROM : 400 elastic end feel

ISOMETRIC KNEE FLEXION


Terlentang, 600 knee fleksi, grk fleksi
lutut ditahan . Mm. Biceps femoris; Semimembranosus, Semitendinosus; Gracilis; Sartorius; Pectenius; Gastrocnemius; dan Tensor fascia latae (45-1450 knee flex).

ISOM. KNEE EXTENSION


Terlentang Knee semi flexion, grk
ekstensi lutut ditahan. Oleh Mm. Quadriceps dan Tensor fascia latae (0-300 flex)

ISOMETRIC ANKLE PLANTAR FLEXION Posisi terlentang Gastrocnemius-Soleus: Lutut lurus Soleus: lutut menekuk ISOMETRIC ANKLE DORSAL FLEXION Posisi terlentang M. Tibialis anterior, peroneus brevis:

PASSIVE PATELLAR MOVE.


In extension Komponen grk ekstensi In flexion Komponen grk fleksi

SPESIFIC TEST

Fluctuation test :
Capsule didorong kemedial / lateral.

Ballotement test
Ressesus patellaris didorong kecaudal, patella
didorong kedorsal.

PALPATION
Bonny palpation Joint palpation Muscle palpationn

STABILIZATION TEST Meniscus test


Rotasi medial (meniscus lat) atau rotasi lateral
(meniscus med) Valgus (meniscus lat) atau Varus (meniscus med) Compression Grk fleksi (posterior horn) atau ekstensi (anterior horn)

STABILIZATION TEST
Collateral medial Lig. test Valgus test in 300 Pain atau laxity Collateral Lateral Lig. test Varus test in 300 Pain atau laxity

Anterior Cruciat Lig. test


Anterior sliding of tibiae in 900 knee flexion Gerak anterior shearing Pain atau laxity

Posterior Cruciat Lig. test


Posterior sliding of tibiae in 900 knee flexion Gerak posterior shearing Pain atau laxity

JOINT PLAY MOVEMENT


Traction of Tibio femoral joint : In Limited flexion : Arah selalu ke distal searah axis longitudinal tibiae. Traction of Tibio femoral joint : In Limited extension : Arah ke distal searah axis longitudinal tibiae.

Translation:Patello femoral joint : Cranial translation of Patella in


extension Caudal translation of Patella in flexion Tateral translation in extension Medial translation in extension

Translation:tibiofibular joint : Pada ankle contracture Dorsal translation of fibulae

MUSCLE LENGTH TEST


Hamstrings m.,Rectus
Femoris m.,Hip Adductor m
(lihat Pelvic-hip complex)

Gastrocnemius m

NEUROLOGIC TEST
Sensory test in area
dermatome and area nervina.

Myotome test. Tendon reflex

ROM
The used of goniometry Method of measurement

MMT/Muscle performance
Muscle testing Method of Rating HHD/Spygmomanometer

BEBERAPA TEST KHUSUS LAIN


Meniscus lesions
Mc Murray test Apleys test Plica lesions Mediopatellar plica test Plica stutter test Hughstons plica test Swelling Brush test Indentation test Patellar tap test Patellogemoral syndrome Clarkes sign Mc Connel test Quadriceps pull Q Angle Tubercle sulcus angle Osteochondritis discecans Wilsons test Patellar instbility Apprehension test Iliotibial friction synd Noble compression test

INTERVENTION
MUSCLE CONTRACT RELAX
& STRETCHING
Hamstrings m. ;Rectus Femoris m.; Hip
Adductor m. (lihat Pelvic hip complex)

Gastroc nemius m. posisi lutut ekstensi Soleus m. posisi lutut fleksi

TRANSVESE FRICTION
Chondro malacia patella: sisi
luar patella bag dalam

Pes anserinus syndrome arah


posteroanerior

JOINT MOBILIZATION
Traction of Tibio femoral joint :
In MLPP
Untuk awal treatment / aktuallitas
tinggi

In Limited flexion
Penguluran anterior capsule Menambah ROM fleksi

Traction of Tibio femoral


joint : In Limited extension
Penguluran posterior capsule Menambah ROM ekstensi

Translation of Tibio femoral joint :


In Limited flexion Menambah ROM mengkoreksi gerak
fleksi

Translation of Tibio
femoral joint : In Limited extension
Menambah ROM mengkoreksi
gerak ektensi

Roll slide in Limited


extension
Extension-valgus-external
rotation

Translation of Tibio femoral joint : Lateral translation


Salah satu komponen ekstensi

Medial translation
Penting untuk fleksi

Manipulation to Flexion
limited. Indikasi minimal contracture

Manipulation to Corpus
liberum Posisi semiflexion dilakuikan
oscillated traction

Translation of proximal tibio fibular joint : Berhubungan dg grk ankle joint Caput fibulae, arah hanya dorsal

TERAPI LATIHAN
Kasus chondromalacia Kasus OA tibiofemoral

EVALUASI
Pain: VAS/ VRS/ VDS ROM: Goneometer Strength: MMT/Hand held
dynamometer/Spigmomanometer.

Osteoarthrosis Lutut
Degenerasi Over weight Over used Injury

Fragmentasi & erosi rawan sendi Hipertrofi subchodr. & osteofit

Nyeri & kaku lutut Antalgic gait

Joint mobiliz Muscle mobiliz

Rom: Flx < Ext Firm end feel JPM: Nyeri akhir ROM / Firm end feel Joint blockade

Corpus libera Kontraktur Joint blockade

Manipul corpus libera Weight control

Meniscus lesion
Abd homolat-Rot kontralatkompresi + Ext (flex)

Meniscus rupture

Penguncian extensi (fleksi)

Nyeri & mengunci Non capsular pat + krepitasi meniskus Meniscus test + (tes tumit)

Manipulasi meniscus (kontra tes) Stabilisasi pasif Strengthening - cycling

Chondromalacia patellae
Degenerasi Injury Genu valgus Lemah m.vastus medialis

Nyeri patella Nyeri posisi 300 flex Compression test +

Medial wedge shoes Friction Strength m.vastus medialis

Knee instability
Lig Laxity
Lig. Collateral medial Lig. Collateral lateral Lig. Cruciatum anterior Lig.Cruciatum posterior

Muscle dysbalance
Varus test Valgus test

Passive & active stabilization

Anterior shearing test Posterior shearing test

Pes anserinus syndrome


Genu valgus Lig. Collateral medial laxity

Muscle spasm Tendinitis

Nyeri medial lutut Antalgic gait Tender & spasm palpated

Strocking-effleurage Transverse friction Medial wedge shoes