Anda di halaman 1dari 8

1. Waqaf Idtirari. Idtirari berasal dari kata darara yang berarti darurat.

Contoh penyebabnya adalah kehabisan napas, batuk, atau lupa. 2. Waqaf Intizari. Intizari berasal dari kata intizara yang berarti menunggu. Waqaf Intizari terjadi ketika bacaan berhenti pada lafal yang diperselisihkan para ulama tentang boleh dan tidaknya berhenti pada lafal tersebut.

3. Waqaf Ikhtibari. Ikhtibari berasal dari kata khabara yang berarti memberi keterangan. Adapun pengertiannya adalah berhenti pada suatu kalimat untuk menjelaskan kalimat yang terpotong (al-maqtu ) dan yang bersambung (al-mausul). Berhentinya bacaan bisa juga karena pertanyaan seorang penguji kepada qari yang sedang belajar cara mewaqafkannya. 4. Waqaf Ikhtiyari. Ikhtiyari berasal dari kata khayara yang berarti memilih. Waqaf Ikhtiyari adalah waqaf yang dipilih dengan sengaja oleh seorang qari untuk berhenti pada lafal tertentu. Adapun macam-macamnya adalah waqaf tamm, waqaf kafi, waqaf hasan, dan waqaf qabih

Wakaf Lazim (harus)


yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna. Wakaf Lazim disebut juga Wakaf Taam (sempurna) karena wakaf terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya. Tandanya:

Wakaf Kafi (cukup)


yaitu bacaan yang boleh washal atau wakaf, akan tetapi wakaf lebih baik daripada washal. Dinamakan kafi karena berhenti di tempat itu dianggap cukup tidak membutuhkan kalimat sesudahnya sebab secara lafal sudah tidak ada kaitannya. Tandanya :

Wakaf Hasan
Arti kata hasan adalah baik. Adapun pengertian waqaf hasan adalah berhenti pada kalimat yang secara lafal dan makan masih berkaitan dengan kalimat sebelum dan sesudahnya dengan syarat kalimatnya telah sempurna.
Contoh:

Wakaf Qabih
Arti kata hasan adalah buruk. Adapun pengertian waqaf hasan adalah berhenti pada kalimat yang memberi makna tidak baik karena susunan kalimatnya tidak sempurna serta masih berkaitan dengan kalimat sebelum dan sesudahnya. Contohnya berhenti pada lafal
Contoh: berhenti pada lafal dari kata kedua lafal tidak bisa dipisahkan karena lafal pertama adalah mudaf dan lafal kedua adalah mudaf ilaih