44. RANCANGAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH MIKOLOGI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Fakultas Program Studi Tahun Akademik Semester Nama Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Prasarat Tim Pengajar : : : : : : : : : Biologi S1 Biologi Gasal/Genap MIKOLOGI 3 (2-1) Prof. Drs. Rubijanto Misman Dra. Nuraeni Ekowati, MS Dra. Nuniek Ina Ratnaningtyas, MS Drs. Slamet Risyanto Dra. Purnomowati, SU Ratna Stia Dewi, Ssi

10. KOMPETENSI

: Setelah mengikuti MK Mikologi diharapkan mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep biologi jamur untuk pengembangannya sebagai bahan pangan, agen hayati di bidang industri, bioremidiasi dan bidang pertanian. : Mata kuliah ini mempelajari konsep dasar biologi jamur yang meliputi karakteristik, struktur somatik, cara reproduksi, siklus hidup, sistematika, fisiologi, ekologi dan aktifitasnya. Selain itu, mata kuliah ini juga mempelajari peran jamur sebagai agen pengendali hayati, termasuk perannya dalam bioremediasi dan biodegradasi serta mengembangkan ketrampilan budidaya jamur untuk pangan, farmasi dan pertanian organik. : Setelah menempuh satu semester pembelajaran mata kuliah Mikologi diharapkan mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dasar biologi jamur, peranan jamur dalam pengendalian hayati, bioremidiasi, biodegradasi dan jamur pangan. Untuk mencapai tujuan tersebut dicapai melalui tujuan-tujuan khusus yaitu mahasiswa akan dapat :  menjelaskan ruang lingkup mikologi, kedudukan jamur dalam dunia makhluk hidup  menjelaskan karakteristik jamur  menjelaskan aktivitas jamur dan relevansinya dengan ilmu lainnya  menguraikan struktur somatik dari jamur  menguraikan cara reproduktif pada jamur  menggambarkan siklus hidup jamur  menjelaskan keragaman dunia jamur

11. Deskripsi Singkat MK

12. Tujuan Pembelajaran

biopestisida) dan mampu bekerjasama dengan industri-industri terkait. praktikum dan penilaian Ruang lingkup Karakteristik dan relevansi Sel. patogen dan simbion. zygomycota dan oomycota Phylum ascomycota Phylum basidiomycota Jamur saproba. enzim. pupuk hayati. reproduksi dan siklus hidup Phylum chytridiomycota. LCD Sda Sda Sda Sda Sda Sda II III IV V VI VII VIII IX X Paparan dan diskusi Paparan dan diskusi Paparan dan diskusi Paparan dan diskusi Diskusi kelompok dan presentasi kelompok Paparan dan diskusi Paparan dan diskusi Paparan. mekanisme absorbsi nutrien. miselium. deteriorasi Kinetika pertumbuhan jamur. metabolisme Antibiotik. diskusi kelompok dan presentasi kelompok Sda Sda . hifa. tehnik produksinya dan faktor lingkungan Konsep penggunaan jamur. JADWAL KEGIATAN Minggu ke I Pokok Bahasan (topik) Kontrak pembelajaran dan pendahuluan Struktur jamur Keragaman dan sistematika Keragaman dan sistematika Keragaman dan sistematika Ekologi jamur Fisiologi jamur Ujian Sisipan Peranan jamur sbg agen hayati di bidang industri Peranan jamur sebagai agen biokontrol hama dan patogen tanaman Substansi Aturan perkuliahan. farmasi dan pertanian organik : Setelah mengikuti MK Mikologi mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk berwiraswasta di bidang jamur (terutama untuk jamur pangan. OUTCOME menyusun sistematika jamur menjelaskan tentang ekologi jamur menjelaskan tentang fisiologi jamur menjelaskan penerapan jamur sebagai agen hayati di bidang industri mengembangkan jamur sbg agen bioremidiasi dan biodegradasi mengembangkan ketrampilan budidaya jamur untuk pangan.      13. disamping itu mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi ilmiah dan mampu meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim 14. parasit. produksi inokulum dan aplikasi di lapang Metoda Paparan dan diskusi Media Komputer. mekanisme.

Volvariella. teknik isolasi dan inokulasi. asosiasi dengan tanaman. Pleurotus. MONITORING DAN EVALUASI : A. produksi inokulum dan aplikasi dalam pembuatan kompos Tipe mikoriza. RANCANGAN EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN : . RANCANGAN EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA Komponen penilaian hasil belajar mahasiswa terdiri atas lima penilaian yaitu : Ujian tengah semester : 20 % Tugas terstruktur : 10 % Presentasi kelompok : 15 % Praktikum : 25 % Ujian akhir semester : 30 % B. proses pembentukan mikoriza Peranan mikoriza . Auricularia dll Paparan. diskusi kelompok dan presentasi kelompok Paparan dan diskusi Paparan dan diskusi Diskusi kelompok dan presentasi kelompok Paparan dan diskusi Diskusi kelompok dan presentasi kelompok Sda Sda Sda Sda Sda Sda 15. tehnik perbanyakan inokulum Peranan budidaya jamur dan penglompokannya Budidaya Agaricus. mekanisme.XI XII XIII XIV XV XVI Peranan jamur sbg agen bioremidiasi Biodegradasi Mikoriza Mikoriza Budidaya jamur Budidaya jamur Jenis jamur potensial.Evaluasi proses pembelajaran : MK Mikologi Diisi : mahasiswa 1) 2) 3) Apa alasan saudara mengambil mata kuliah pilihan ini ? Apa yang paling disukai dan tidak disukai dalam mata kuliah ini ? Apakah dosennya dapat memberikan kuliah dengan baik ? Apakah materi kuliah yang diberikan uptodate ? Apakah dosennya dapat memotivasi saudara untuk belajar ? Apa saran saudara untuk perbaikan pembelajaran mk ini di waktu yang akan datang? Apakah dosen selalu hadir tepat waktu ? Apakah komponen penilaian sesuai dengan harapan saudara ? Apakah tugas-tugas yang diberikan dosen memberatkan saudara ? Apakah saudara merasakan manfaat yang nyata setelah mengikuti mata kuliah ini? Apakah kelebihan dan kekurangan materi kuliah ini ? 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) . mekanisme Jenis jamur potensial.

Harcourt Brace & Company. Blackwell Scientific Publications. C. Nakas. D. D. I. Watkinson.J. 1994. Atlas of Entomopathogenic Fungi. Gandjar. Dix. W. INC. Ingold. 1996.. Chapman & Hall. London.C. Workbook in Tropical Mycology. Buswell and S. New York. and S.A. London. 1996.H. C. R.W. Proceedings of the First International Conference on Mushroom Biology and Mushroom Products 23-26 August 1993. K.A. S. Arora. 1993. A. Yayasan Obor Indonesia. Rai. Mukerji and G. 1990. Baker. D. Marcel Dekker. Fungal Ecology..J. Fungal Physiology. Chang. Evans and J. University of the Philippines at Los Banos. 1994. Chapman & Hall.. New York.F.J. London. Mims. Compendium of Soil Fungi.J. 1988. New York. Oetari and I. Mushroom Biology : Concise Basics and Current Developments. London. Department of Plant Pathology. and K. Gams and T. Cook. E. Anderson. INC. Referensi : Alexopoulos. Academic Press. Introductory Mycology.G.. Wiley-Liss. 1995. R. Upper Saddle River. 1978. R. Hudson. 1994. Latge.T. Samson. M. Hagedorn. Moore-Landecker. Chiu. New York. Domsch. Pengenalam Kapang Tropik Umum. Paul. Quimio. Academic Press. Mushroom Biology and Mushroom Products. and J. John Wiley & Sons. New York. Chang. APS Press The American Phytopathological Society. McGraw-Hill Publishing Company. Springer Verlag. J. Philippines. Berry.T.W. Singapore. Webster. J. New York. The Fungi. N.C. 1991. K. and S.12) 13) 14) 15) Apakah dosen menggunakan variasi metode mengajar ? Apakan dalam proses pembelajaran dosen memberikan contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga materi mudah dipahami? Apakah dosen menerima konsultasi di luar jam kuliah ? Apakah materi yang diberikan memacu saudara untuk mendalami lebih lanjut ilmu tersebut ? 16.H. Minnesota Miles. London. Hong Kong. M. The Nature and Practice of Biological Control of Plant Pathogens.R. Fundamentals of the Fungi. 1999. T. The Chinese University of Hong Kong.J. and C. 1996. INC. K. St. P. Knudsen. Physiology of Industrial Fungi. Prentice Hall. The Biology of Fungi. 1993. 4ed. Tweel-Vermeulen. .T. Handbook of Applied Mycology Volume I-V.P. New Jersey. A John Wiley & Sons. 1997.A. Santoso.H. B. Griffin. Blackwell.K. C.. Samson.G. World Scientific. H.R. Universitas Indonesia. Biotechnology of Plant-Microbe Interactions. Carlile. 1988. and H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful