P. 1
Modul Flowchart Visio

Modul Flowchart Visio

|Views: 1,476|Likes:
Dipublikasikan oleh igher

More info:

Published by: igher on Jan 30, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2013

pdf

text

original

Sistem Informasi Akuntansi – Semester Genap 2011/2012

FLOWCHART
PENGERTIAN FLOWCHART Flowchart atau bagan alur merupakan metode untuk menggambarkan tahap-tahap penyelesaian masalah (prosedur) beserta aliran data dengan simbol-simbol standar yang mudah dipahami. Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap sebuah informasi. Oleh karena itu, design sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.

SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART Simbol-simbol yang digunakan dalam flowchart dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu sebagai berikut: INPUT SYMBOL Symbol Name Document Explanation A document or report: The document may be prepared by hand or printed by a computer Illustrated by overlapping the document symbol and printing the document number on the face of the document in the upper right corner. Any input or output function on a program flowchart. Also used to represent accounting journals and ledgers in a document flowchart. Information displayed by an online output devise such as terminal, monitor or screen. Data entry by online devices such as terminal or personal computer.

Multiple Document

Input/Output General Ledger

Display

Online Keying

Terminal or personal computer

The display and online keying symbols are used together to represent terminals and personal computers.

Transmittal tape

Manually prepared control totals: used for control purposes to compare to computer-generated totals.

Program Studi Akuntansi – Universitas Pelita Harapan Surabaya

Magnetic tape Data stored on a magnetic tape.Sistem Informasi Akuntansi – Semester Genap 2011/2012 PROCESSING SYMBOL Symbol Name Computer Processing Manual Operation Explanation A computer-performed processing function. A processing function performed manually Auxiliary operation A processing function performed by a device that is not a computer. Off-line keying operation An operation utilizing an off-line keying device (e.g. D=by date N File Program Studi Akuntansi – Universitas Pelita Harapan Surabaya . key to disk. used for master files and databases. instribed letters indicates file ordering sequence N=numerically. usually results in a change in data or information. File of documents manually stored and retrieved. Diskette Data stored on a diskette On-line storage Data stored in a temporary online file in a direct-acces medium such as a disk. cash register) STORAGE SYMBOL Symbol Name Magnetic Disk Explanation Data stored permanently an a magnetic disk. A=alphabetically.

Selain itu. also used ondicate an external party. An entry from. used in a program flowchart to show branching to alternative paths. end.Sistem Informasi Akuntansi – Semester Genap 2011/2012 FLOW AND MISCELLANEOUS SYMBOL Symbol Name Document/Processi ng flow Explanation Direction of processing or document flow. another page A beginning. its usage avoids lines criscrossing a page. Communication link Transmission of data from one location to another via communication lines. often used to show data copied from one document to another. Langkah-langkah untuk menggambar flowchart dengan menggunakan Microsoft Visio 2007 akan dijelaskan sebagai berikut: Program Studi Akuntansi – Universitas Pelita Harapan Surabaya . On-page connector Off-page connector Terminal Decision Annotation MENGGAMBAR FLOWCHART Salah satu software yang umum digunakan untuk menggambar flowchart adalah Microsoft Visio. or point of interuption in a process or program. or an exit. Data/information flow Direction of data/information flow. A decision-making step. normal flow is down and to the right. Addition of descriptive comments or explanatory notes as clarification. Connects the processing flow on the same page. menggambar flowchart juga dapat dilakukan dengan Microsoft Word. maupun dengan software yang lain. Microsoft Excel.

Program Studi Akuntansi – Universitas Pelita Harapan Surabaya . Jumlah kolom akan ditentukan oleh jumlah orang/departemen yang terlibat dalam proses tersebut.Sistem Informasi Akuntansi – Semester Genap 2011/2012 1. The Getting Started Window juga dapat diakses melalui menu File  New  Getting Started 2. biasanya template yang digunakan adalah Cross Functional Flowchart). Tampilan awal (The Getting Started Window) The Getting Started Window merupakan tampilan awal pada Microsoft Visio 2007. user dapat memilih template yang akan digunakan (untuk membuat flowchart. Memilih Orientasi dan Menentukan Jumlah Kolom (band) Langkah selanjutnya adalah menentukan orientasi dari flowchart dan jumlah kolom yang akan digunakan dalam flowchart. Dalam window ini.

Pilih shape yang dibutuhkan dari stencil.Sistem Informasi Akuntansi – Semester Genap 2011/2012 3. Membuat judul Flowchart dan judul tiap kolom (function) 5. Menggambar flowchart a. Double click pada shape untuk memberi keterangan/nama c. buat stensil kosong (favourite) dan drag shape yang sudah diatur ukurannya dari workspace ke stensil ini d. yaitu kolom yang berada di sebelah kiri kayar. Untuk menyimpan shape yang digunakan. kemudian drag ke workspace b. Hubungkan flowchart simbol yang satu dengan yang lain dengan menggunakan connector tool Program Studi Akuntansi – Universitas Pelita Harapan Surabaya . Menu Favorite Stencil ini dapat diakses melalui File  shapes My Shapes  Favorite 7. Standard Toolbar 4. Jenis stencil dapat diakses melalui File  shapes 6. Stencil Simbol-simbol yang akan digunakan untuk menggambar flowchart dapat diperoleh dari stencils.

Survey tersebut dilakukan untuk mengetahui proses penjualan di toserba trsebut. Struk pembayaran yang pertama dan barang diberikan kepada konsumen dan lembar kedua disimpan oleh kasir. Disamping itu juga kain.Sistem Informasi Akuntansi – Semester Genap 2011/2012 FLOWCHART SISTEM PENJUALAN DI TOSERBA “LAYAK LAKU” Chiya adalah salah satu mahasiswa fakultas ekonomi. dan seprei. Dari hasil survey Chiya merancang sistem penjualan Toserba Layak Laku sebagai berikut: Pada awalnya konsumen melihat-lihat dan memilih barang yang cocok dan diinginkan. Lalu kasir mencocokkan nota lembar pertama dan kedua. Suatu ketika dia melakukan survey ke Toserba Layak Laku. sampai pakaian dewasa. SPG kemudian membuat nota sebanyak dua lembar. Konsumen melakukan pembayaran dan membawa nota tersebut ke kasir. Selanjutnya kasir mencetak struk pembayaran sebanyak dua kali. bedcover. handuk. Toserba ini menyediakan pakaian jadi mulai dari pakaian bayi. Barang yang telah dipilih di bawa ke SPG. Program Studi Akuntansi – Universitas Pelita Harapan Surabaya . Lembar nota kedua diberikan kepada konsumen dan lembar nota pertama beserta barang diserahkan ke kasir. anak-anak.

Sistem Penjualan di Toserba “Layak Laku" Konsumen SPG Kasir Mulai Melihat – lihat Barang Beli tidak ya Selesai Barang Barang Membuat Nota + Barang Nota 1 Nota 2 Nota Nota 1 2 = Melakukan Pembayaran Rp. + Nota 2 Nota 2 + Rp. Cetak Struk Pembayaran + Barang SP 1 SP Nota 1 2 Barang + Selesai N .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->