Anda di halaman 1dari 4

SOAL UAS INSTALASI TENAGA LISTRIK (2012)

1.Dalam Instalasi jaringan listrik di dalam bangunan terdapat beberapa syarat/kondisi a. Penentuan pemakaian kabel dan bahan kabel b.Persyaratan system kabel seperti tekanan,efek thermo mekanis dll c. Sistem iisolasi kabel. d.Teknik pemasangan dan penyambungan kabel. e.Faktor yang mempengaruhi kerusakan kabel dan cara menentukan pencaria kerusakan kabel. Beri penjelasan dengan singkat dan beri contoh. 2. Dalam pemilihan system jaringan listrik terdapat 2 model jaringan: a. Jaringan udara terbuka. b.Jaringan bawah tanah. -Berikan penjelasan dan contoh jaringan dari masing-masing sistem disertai gambar dan penjelasanya dari gambar tersebut. -Sebutksn kelebihan hubungan masing-masing system. -Beriakn contoh apilkasimasing-masing system jaringan. 3. Gambar single wiring diagram instalasi listrik diaman gardu hubung (digambar dengan tangan)diarea ruang panel utama. 4.Kumpulkan tugas gambar instalasi gedung bertingkat yang telah diberikan.

Jawaban 1.Instalasi jaringan Listrik dalam bangunan a.Penentuan pemakaian kabel dan bahan kabel: - Kabel berinti tunggal tanpa selubung (misalnya, NYA) tidak boleh digunakan sebagai penghantar yang bertegangan, kecuali yang terpasang di dalam panel hubung bagi, selungkup atau sistem konduit. - Penghantar tembaga harus berukuran minimum 1,5 mm2.Kabel ini tidak boleh untuk perlengkapan portabel dan dapat dipindahkan yang mendapatkan tekanan mekanik berat, umpamanya lampu tangga, sakelar kaki. b.Persyaratan system kabel

-- Perlengkapan listrik dengan arus pengenal yang tidak lebih dari 6 A untuk digunakan dalam ruang dengan tegangan tidak lebih dari 250 V ke bumi boleh dihubungkan ke kabel berselubung karet kuat yang biasa, kabel polipropilen kuat biasa, atau kabel yang mempunyai konstruksi kuat yang sama. - Kabel yang berselubung logam, termoplastik atau elastomerik, termasuk kabel berisolasi mineral dapat digunakan untuk pengawatan yang permanen. c.Sistem isolasi kabel - Sifat dielektris yang penting dari kabel adalah tahanan isolasi yang tinggi,sifat mekanis yang baik,dan tidak bereaksi terhadapa asam dan lembab. - Kabel yang berselubung logam, termoplastik atau elastomerik, termasuk kabel berisolasi mineral dapat digunakan untuk pengawatan yang permanen. d.Teknik pemasangan dan penyambungan kabel Pemasangan: -Pemasangan kabel harus sedemikian rupa agar mudah perawatanya dan demi keselamatan. -Dilakukan pengelompokan kabel( dengan diikat/dibundel ),pemberian nama untuk mempermudah identifikasi kabel.dan antar kabel satu dengan kabel lainya disambung dengan kuat dan rapi e.Faktor yang mempengaruhi kerusakan kabel -Daya tahan kabel-kabel jaringan listrik yg mungkin usianya sudah tua dan karet pelindungnya sudah mulai melepuh dimakan usia.Yang dipengaruhif faktor kualitas dan daya tahan karet pelindung kabel, Cara menentukan pencarian kerusakan kabel. -salah satunya dengan mendeteksi adanya api listrik pada kabel yang bisa dengan menggunakan alat ultrasonik detector,photo detector,mendeteksi arus bocor dari percikan api listrik. 2.) Saluran transmisi dibagi menjadi dua kategori, yaitu a. Saluran Udara (Overhead Lines), sakuran transmisi yang menyalurkan energi listrik melalui kawat-kawat yang digantung pada isolator antara menara atau tiang transmisi. Keuntungan dari saluran transmisi udara antara lain : Mudah dalam perbaikan,tidak mahal,dan gampang perawatanya Kerugian : Karena berada diruang terbuka, maka cuaca sangat berpengaruh terhadap kehandalannya, dengan kata lain mudah terjadi gangguan dari luar, seperti gangguan hubungan singkat, gangguan tegangan bila tersambar petir, dan gangguan lainnya.

Aplikasi: Jaringan listrik udara terbuka biasanya dipakai untuk menghantarkan (transmisi) listrik dari sumber pembangkit ke gardu induk kemudian kegardu hubung dan selanjutnya ke konsumen. Macam jaringan: a.Jaringan Distribusi Primer / Jaringan Tegangan Menengah (JTM) Jaringan distribusi primer berfungsi menyalurkan daya listrik, menjelajahi daerah asuhan ke gardu / transformator distribusi. Jaringan distribusi primer dilayani oleh gardu hubung atau langsung dari gardu induk dan atau dari pusat pembangkit.

Gb.jaringan teg tinggi/menengah b.Jaringan Distribusi Sekunder/ Jaringan Tegangan Rendah (JTR) Jaringan distribusi sekunder berfungsi untuk menyalurkan/ menghubungkan sisi tegangan rendah transformator distribusi ke konsumen mengunakan jaringan hantaran udara 3 fasa 4 kawat dengan tegangan distribusi sekunder 127/ 220 Volt atau 220/ 380 Volt.

Gb..Jaringan udara teg rendah b. Saluran kabel bawah tanah (underground cable), saluran transmisi yang menyalurkan energi listrik melalui kabel yang dipendam didalam tanah. Keuntungan: Saluran seperti ini adalah favorit untuk pemasangan didalam kota, karena berada didalam tanah maka tidak mengganggu keindahan kota dan juga tidak mudah terjadi gangguan akibat kondisi cuaca atau kondisi alam. Kekurangan: Antara lain mahal dalam instalasi dan investasi serta sulitnya menentukan titik gangguan dan perbaikkannya. Aplikasi: Biasanya berada dia area perumahan dan di dalam kota

3.Single Wiring Diagram