KATA PENGANTAR Pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan kepada pihak-pihak

pemangku kepentingan (stakeholders) dilaksanakan sesuai amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Penilaian hasil belajar merupakan salah satu instrumen pengendalian dan sebagai salah satu mata rantai dalam proses pembelajaran, dilaksanakan sesuai ketentuan sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 dilakukan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah. Penilaian hasil belajar oleh pendidik harus dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar. Penilaian hasil belajar oleh pemerintah antara lain dilakukan melalui Ujian Nasional. Pada Tahun pelajaran 2011/2012 ujian nasional bagi peserta didik SMK diatur dalam Permendiknas Nomor ...........Tahun 2011 tentang Kriteria Kelulusan Satuan Pendidikan dan Permendiknas Nomor ..................... 2011 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2011/2012. Mata pelajaran yang diujikan secara nasional bagi peserta didik SMK terdiri atas: 1) Bahasa Indonesia, 2) Bahasa Inggris, 3) Matematika, dan 4) Kompetensi Keahlian. Prosedur dan mekanisme pelaksanaan ujian 3 mata pelajaran diatur dalam Surat Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Nomor ............. tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK Tahun Pelajaran 2011/2012, sedangkan untuk pelaksanaan ujian Kompetensi Keahlian diatur dalam Petunjuk Teknis ini. Petunjuk teknis pelaksanaan ujian Kompetensi Keahlian ini diharapkan dapat menjadi acuan terutama bagi para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Ujian Nasional pada Sekolah Menengah Kejuruan. ................., Januari 2012

i

DAFTAR ISI Hal. i ii 1 1 2 2 2 3 4 4 4 5 5 5 5 6 6 8 9 9 9 9 10 10 10 11 11

Kata Pengantar Daftar Isi I Petunjuk Umum II Perangkat Ujian Kompetensi Keahlian III Pengiriman dan Penggandaan Perangkat Ujian Kompetensi Keahlian IV Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan A. Verifikasi Tempat Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan B. Pelaksanaan Ujian Praktik Kejuruan C. Penilaian Ujian Praktik Kejuruan D. Pengiriman Hasil Penilaian Ujian Praktik Kejuruan V Kriteria Penguji/Asesor Ujian Praktik Kejuruan VI Pelaksanaan Ujian Teori Kejuruan A. Jadwal Ujian Teori Kejuruan B. Pengiriman dan Penggandaan Ujian Teori Kejuruan C. Ruang Ujian Teori Kejuruan D. Pengawas Ruang Teori Kejuruan E. Tata Tertib Pengawas Ruang Ujian F. Tata Tertib Peserta Ujian VII Pemeriksaan Hasil Ujian Teori Kejuruan A. Pengumpulan Hasil Ujian B. Pemindaian LJUN VII Perhitungan Nilai Kompetensi Keahlian I IX Pengolahan Hasil dan Penentuan Kelulusan X Penerbitan Sertifikat Kompetensi XI Pemantauan Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian XII Biaya Penyelenggaraan Ujian Kompetensi Keahlian XII Penutup Lampiran-lampiran: Lampiran 1 : Format Sertifikat Kompetensi Lampiran 2 : Kode dan Nama Kompetensi Keahlian Lampiran 3 : Contoh Perhitungan Nilai Rapor

12 15 20
ii

iii .

Daftar Nama dan Kode Kompetensi Keahlian sesuai Surat Edaran Direktur PSMK Nomor .. 4. Peserta ujian mengikuti salah satu paket yang ditugaskan oleh Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan... Master soal ujian Praktik Kejuruan disusun oleh Penyelenggara Tingkat Pusat dan akan dikirim ke Penyelenggara Tingkat Penyelenggara Provinsi pada akhir bulan Januari 2012....... Petunjuk Teknis ini disusun sebagai acuan pelaksanaan ujian Teori Kejuruan dan ujian Praktik Kejuruan yang memuat ketentuan dan prosedur yang secara teknis mengatur penyelenggaraan ujian kompetensi keahlian yang belum diatur dalam POS... 2.. Penyelenggara Tingkat Provinsi. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. tentang Pendataan Peserta Ujian Nasional SMK. Sekolah Menengah Atas Luar Biasa. Perangkat ujian Kompetensi Keahlian disusun oleh Penyelenggara Tingkat Pusat.. Kompetensi yang diujikan merupakan kompetensi minimal yang harus dicapai 1 Kisi-kisi Soal Teori Kejuruan (KST).... 2. dan Sekolah Menengah Kejuruan. 3) Soal Ujian Praktik Kejuruan (SPK) Soal ujian Praktik Kejuruan untuk setiap kompetensi keahlian ratarata terdiri atas 3 Paket soal.... dan Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan.... 5.....I. dan indikator yang diujikan. tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah... . Petunjuk Teknis Ujian Kompetensi Keahlian disusun oleh Direktorat Pembinaan SMK berdasarkan Permendiknas Nomor . Penyelenggara ujian kompetensi keahlian terdiri atas Penyelenggara Tingkat Pusat. Peserta ujian Kompetensi Keahlian adalah peserta yang terdaftar sebagai peserta UN pada Tahun Pelajaran 2011/2012....... 3. 2) Soal Ujian Teori Kejuruan (STK) Soal ujian Teori Kejuruan untuk setiap kompetensi keahlian memuat butir-butir soal berbentuk pilihan ganda yang disusun berdasarkan Kisi-kisi Soal Teori Kejuruan... II......... Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota... PERANGKAT UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN 1. Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa..... 1) Perangkat ujian Kompetensi Keahlian terdiri atas: Kisi-kisi soal ujian Teori Kejuruan untuk setiap Kompetensi Keahlian memuat Standar Kompetensi Lulusan UN tahun pelajaran 2011/2012.. PETUNJUK UMUM 1.....

standar persyaratan tempat/ruang serta memuat persyaratan penguji yang terdiri atas penguji internal dan eksternal. 3. 2. satuan pendidikan bersama-sama dengan DUDI/Institusi Mitra dapat menambah atau memodifikasi soal dengan kriteria yang lebih tinggi. 5) Instrumen Verifikasi Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan (InV)./Kota berupa soft file dalam Compact Disc (CD) sesuai jumlah SMK di setiap Kab. III. Instrumen verifikasi memuat standar persyaratan peralatan utama. IV. Penyelenggara Tingkat Pusat mengirimkan perangkat ujian Praktik Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Kab. Penyelenggara Tingkat Pusat mengirimkan master soal Teori Kejuruan dan master LJUN Teori Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi dalam bentuk soft file (CD). Lembar penilaian memuat komponen penilaian. serta informasi tentang kode kompetensi keahlian. Penyelenggara Tingkat Provinsi menggandakan naskah soal Teori Kejuruan dan LJUN Teori Kejuruan sesuai dengan jenis kompetensi yang ada di wilayahnya dan mengirimkannya ke Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan melalui Penyelenggara Tingkat Kab. Penyelenggara Tingkat Kab./Kota dan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi untuk keperluan verifikasi. alokasi waktu. 5./Kota. Instrumen verifikasi digunakan untuk menilai kelayakan satuan pendidikan atau institusi lain tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan bersama-sama dengan DUDI/Institusi Mitra mengola lebih lanjut CD perangkat ujian untuk pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan. kriteria penilaian. Verifikasi Tempat Penyelenggaraan Ujian Praktik Kejuruan 2 .peserta uji. dan bentuk soal. 4) Lembar Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsp) Lembar penilaian ujian Praktik Kejuruan untuk setiap kompetensi keahlian digunakan untuk menilai setiap peserta uji. standar persyaratan peralatan pendukung. 4. pencapaian kompetensi. subkomponen penilaian./Kota mengirimkan CD perangkat ujian Praktik Kejuruan dimaksud ke Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan. PENGIRIMAN DAN PENGGANDAAN PERANGKAT UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN 1. PENYELENGGARAAN UJIAN PRAKTIK KEJURUAN A.

. 7... Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan menyiapkan bahan. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat menggunakan ketiga paket soal Praktik Kejuruan yang tersedia atau memilih diantara sesuai dengan kecocokan materi pembelajaran. Apabila diperlukan Penyelenggara Tingkat Provinsi dapat mendelegasikan pelaksanaan verifikasi tempat ujian Praktik Kejuruan kepada Dinas Pendidikan Kab/Kota.. 2. B. 3. dan alat/komponen penunjang ujian Praktik Kejuruan. 2.. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat melaksanakan ujian Praktik Kejuruan di SMK yang memenuhi persyaratan kelayakan maupun di dunia usaha/ dunia industri /institusi pasangan .. 3. Durasi waktu pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan adalah antara 18 – 24 jam sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian. peralatan. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dapat memberikan soal Praktik Kejuruan kepada peserta uji sebelum pelaksanaan ujian.... Tempat penyelenggaran ujian Praktik Kejuruan harus memenuhi syarat kelayakan. 8. 6. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan melakukan kerjasama dengan dunia usaha/ industri/asosiasi profesi/ institusi mitra dalam pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan./Kota (apabila didelegasikan) berdasarkan rekomendasi Tim Verifikasi.. 2012. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan merekomendasikan Penguji/ Asesor dari dunia usaha/industri/asosiasi profesi/guru berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.... Penetapan kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan serta SMK yang menggabung dilakukan oleh Penyelenggara Tingkat Provinsi atau Kab... Ujian Praktik Kejuruan dilaksanakan secara serentak pada rentang waktu tanggal .... 3 4......... Verifikasi kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan dilakukan oleh Penyelenggara Tingkat Provinsi dengan menggunakan instrumen verifikasi yang telah disiapkan oleh Penyelenggara Tingkat Pusat.. 4.. untuk itu perlu dilakukan verifikasi kelayakan satuan pendidikan atau tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan. Pelaksanaan Ujian Praktik Kejuruan: 1. ketersediaan peralatan dan bahan Praktik Kejuruan. . 5. Penyelenggara Tingkat Provinsi membentuk Tim Verifikasi dengan melibatkan unsur Dunia Usaha/Dunia Industri atau institusi mitra yang relevan.1. 5....

4 3. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota dan menjaga kerahasiaanya. 4. Penguji/asesor dapat melaksanakan ujian praktik ulangan bagi peserta didik yang belum mencapai standar kompetensi untuk komponen yang dinyatakan belum tercapai. Penguji/asesor dapat menetapkan indikator yang lebih tinggi dari yang telah ditetapkan penyelenggara tingkat pusat. 2. 6. 5. 7. menggunakan format Penguji/asesor melakukan penilaian sesuai karakteristik kompetensi keahlian didasarkan atas unjuk kerja/ kinerja/produk yang dihasilkan oleh peserta uji. . Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan mengatur ujian Praktik Kejuruan untuk setiap peserta uji secara perseorangan (tidak dalam kelompok) . Penilaian Ujian Praktik Kejuruan 1.9. berlatih dan menggunakan peralatan Praktik Kejuruan sesuai dengan metode pelaksanaan ujian Praktik Kejuruan yang akan ditempuh. 11. C. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan memberikan kesempatan kepada peserta uji untuk melakukan orientasi tempat ujian Praktik Kejuruan. Penguji/asesor dapat menambahkan komponen penilaian melebihi yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara Tingkat Pusat. Penguji/asesor menyerahkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan kepada Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dan menjaga kerahasiaannya. 10. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan melaksanakan ujian Praktik Kejuruan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku. Penguji/asesor melakukan penilaian lembar penilaian yang telah disediakan. 2. Pengiriman Hasil Ujian Praktik Kejuruan 1. D. Penguji/asesor memberikan bobot dan skor untuk setiap komponen penilaian menggunakan format lembar penilaian. Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota mengirimkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi dan menjaga kerahasiaannya.

4. dan Paket Susulan 5 3. V. Penguji/asesor adalah penguji yang berasal dari dunia usaha/industri/ asosiasi profesi/institusi mitra yang memiliki latar belakang pendidikan dan/atau pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi keahlian yang akan diujikan boleh berasal dari guru produktif yang relevan dengan pengalaman mengajar minimal 5 tahun dan memiliki pengalaman kerja/magang di dunia usaha/industri... Paket B.. 4.. Ujian Teori Kejuruan Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan mengikuti ujian Teori Kejuruan Utama dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah. 2012. Ujian Teori Kejuruan dilakukan satu kali. B.. 5.. Penguji/asesor ujian Praktik Kejuruan Penyelenggara Tingkat Kabupaten/kota.. Penyelenggara Tingkat Provinsi mengirimkan nilai hasil ujian Praktik Kejuruan ke Penyelenggara Tingkat Pusat (Puspendik). yang terdiri atas ujian utama dan ujian susulan. Penyelenggara Tingkat Provinsi menggandakan perangkat ujian Teori Kejuruan yang terdiri dari Paket A. Persyaratan penguji internal dan eksternal tercantum dalam instrumen verifikasi 3.. KRITERIA PENGUJI/ASESOR UJIAN PRAKTIK KEJURUAN 1... Penguji/asesor terdiri atas gabungan penguji internal dan eksternal. . Penguji/asesor memiliki sertifikat kompetensi/surat keterangan kompetensi dari dunia usaha/industri atau institusi mitra. Pengiriman dan Penggandaan Perangkat Ujian Teori Kejuruan 1. Ujian susulan Teori Kejuruan dilaksanakan secara serentak pada tanggal . 2012.3.... Ujian utama Teori Kejuruan dilaksanakan secara serentak pada tanggal .. ditetapkan oleh VI. Ujian Teori Kejuruan bagi SMK program 4 tahun dilaksanakan pada tahun ke empat..... PELAKSANAAN UJIAN TEORI KEJURUAN A.. 2... 2. Penyelenggara Tingkat Pusat mengirimkan perangkat ujian Teori Kejuruan (soal dan LJUN) dalam bentuk soft file (CD) ke Penyelenggara Tingkat Provinsi. 2..... Jadwal Ujian Teori Kejuruan 1....

D. 4. 5. Pengawas ruang ujian Teori Kejuruan adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. Tata Tertib Pengawas Ruang Ujian 1. 6. dan dilengkapi 1 meja untuk dua orang pengawas ujian. E. Pengawas ruang ujian Teori Kejuruan harus menandatangani surat pernyataan bersedia menjadi pengawas ruang ujian sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit sebelum ujian dimulai di lokasi sekolah penyelenggara ujian. 3. Ruang Ujian Teori Kejuruan Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan menetapkan ruang ujian dengan persyaratan sebagai berikut: 1. C.serta mengirimkan ke Satuan Pendidikan melalui Dinas Pendidikan Kab. Pengawas ruang ujian Teori Kejuruan adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan. Pengawas Ruang Ujian Teori Kejuruan 1. 2. bertanggung-jawab. 7. dan memegang teguh kerahasiaan. jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter. jujur./Kota. satu bangku untuk satu orang peserta ujian. Pengawas ruang ujian tidak diperkenankan komunikasi elektronik ke dalam ruang ujian. 3. gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi ujian dikeluarkan dari ruang ujian. . setiap meja diberi nomor peserta ujian. 5. b. setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta. penempatan peserta ujian sesuai dengan nomor peserta 20 ujian. Kepala Dinas Kabupaten/Kota menetapkan pengawas ruang ujian Teori Kejuruan. teliti. c. setiap ruang ujian disediakan lak/segel untuk amplop LJUN. tempat duduk peserta ujian diatur sebagai berikut: a. Setiap ruang ujian diawasi oleh dua orang pengawas ruang ujian. setiap ruang ujian disediakan denah tempat duduk peserta ujian. ruang kelas yang digunakan aman dan layak untuk ujian. 4. 2. Persiapan Ujian Teori Kejuruan 6 membawa alat 6.

3) memeriksa dan memastikan setiap peserta ujian tidak membawa tas. c. 6) membagikan LJUN kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta ujian (nomor ujian. nama. b. 3) mengingatkan peserta agar petunjuk cara menjawab soal. 5) meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir. LJUN. pengawas ruang ujian: 1) mempersilakan peserta ujian mengecek kelengkapan soal. Pengawas ruang ujian menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara ujian. 9) membagikan naskah Paket A dan Paket B kepada peserta ujian untuk sesuai kompetensi keahlian peserta ujian. amplop LJUN. disaksikan oleh peserta ujian. alat komunikasi elektronik. pengawas ruang ujian membuka amplop soal. buku atau catatan lain. 4) membacakan tata tertib Ujian. dan berita acara pelaksanaan ujian. kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang ujian kecuali alat tulis yang akan dipergunakan. 7) memastikan peserta ujian telah mengisi identitas dengan benar. 10) membagikan naskah soal ujian Teori Kejuruan dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik). tanggal lahir. b. daftar hadir. Empat puluh lima (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang ujian telah hadir di lokasi sekolah penyelenggara ujian. memeriksa kelengkapan bahan ujian. 2. terlebih dahulu membaca 7 . Peserta ujian tidak diperkenankan menyentuhnya sampai tanda waktu ujian dimulai. dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup rapat (disegel). 2) mempersilakan peserta ujian memulai mengerjakan soal. Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai. Pelaksanaan Ujian a.a. Pengawas ruang ujian menerima bahan ujian berupa naskah soal Teori Kejuruan. dan tanda tangan). 8) setelah seluruh peserta ujian selesai mengisi identitas. 2) meminta peserta ujian untuk memasuki ruang ujian dengan menunjukkan kartu peserta ujian dan menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan. Pengawas ruang ujian masuk ke dalam ruang ujian 20 menit sebelum waktu pelaksanaan ujian untuk: 1) memeriksa kesiapan ruang ujian.

h. Pengawas ruang ujian dilarang memberi isyarat. serta naskah soal ujian kepada Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan ujian. pengawas ruang ujian wajib: 1) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian. d. Tata Tertib Peserta Ujian 1. serta 3) melarang orang memasuki ruang ujian selain peserta ujian. Selama berlangsung. pengawas ruang ujian: 1) mempersilakan mengerjakan soal. 5) mempersilakan peserta ujian meninggalkan ruang ujian. kemudian ditutup dan dilem serta ditandatangani oleh pengawas ruang ujian di dalam ruang ujian. satu lembar berita acara pelaksanaan. Kelebihan naskah soal selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruangan. 8 .c. 3) mengumpulkan LJUN dan naskah soal ujian. 6) menyusun secara urut LJUN dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta. 2) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan. dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal ujian yang diujikan. 4) menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta ujian. Pengawas Ruang ujian menyerahkan amplop LJUN yang sudah di lem dan ditandatangani. pengawas ruang ujian memberi peringatan kepada peserta ujian bahwa waktu tinggal lima menit. petunjuk. f. e. Peserta ujian memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan. F. g. yakni 15 (lima belas) menit sebelum ujian dimulai. Setelah waktu ujian selesai. peserta ujian untuk berhenti 2) mempersilakan peserta ujian meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapi. Lima menit sebelum waktu ujian selesai.

4. pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal. bekerjasama dengan peserta lain. 11. dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan kelas di samping pengawas. Peserta ujian yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan. 9. 5. Peserta ujian yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak.2. 12. Selama ujian berlangsung. peserta ujian dilarang: a. d. memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain. 15. Peserta ujian yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu ujian berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian. Peserta ujian mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar. 8. 13. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal. c. Selama ujian berlangsung. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun. buku. Peserta ujian berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian. Peserta ujian mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian. 7. penggaris. tanpa diberi perpanjangan waktu. dan kartu tanda peserta ujian. b. penghapus. Peserta ujian yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti ujian setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan. Tas. 14. 10. 3. Peserta ujian mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan. e. 9 . dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti ujian pada mata pelajaran yang terkait. 6. peserta ujian hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang ujian. membawa naskah soal Teori Kejuruan dan LJUN keluar dari ruang ujian. Peserta ujian yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang ujian dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu. Peserta ujian membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B. Peserta ujian dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke sekolah/madrasah.

3. Pengumpulan Hasil Ujian 1... 3. 5. Nilai Ujian Sekolah Kompetensi Keahlian adalah nilai hasil ujian akhir sekolah tahun pelajaran 2011/2012.. 2. Apabila diperlukan Penyelenggara Tingkat Provinsi dapat mendelegasikan pelaksanaan pemindaian LJUN sampai penskoran kepada Dinas Pendidikan Kab/Kota. VIII. menggantikan atau digantikan oleh orang lain.. 7. Contoh Perhitungan terlampir..... PERHITUNGAN NILAI KOMPETENSI KEAHLIAN 1... 2012. Dinas Pendidikan Provinsi memindai LJUN. VII. dan 5. 2.... Pengiriman LJUN dari Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota ke Penyelenggara Tingkat Provinsi paling lambat tanggal .... PEMERIKSAAN HASIL UJIAN TEORI KEJURUAN A... Dinas Pendidikan Provinsi menggabungkan hasil nilai Teori Kejuruan dan nilai Praktik Kejuruan menjadi nilai Kompetensi Keahlian.. Penyelenggara Tingkat Provinsi memeriksa kesesuaian jumlah amplop yang berisi LJUN dengan jumlah ruangan dari setiap satuan pendidikan penyelenggara ujian dari setiap kabupaten/kota. kecuali untuk Kabupaten yang terpencil. 4.. Pengiriman LJUN dari Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota ke Penyelenggara Tingkat Provinsi langsung setelah ujian berakhir.. Nilai Rapor Kompetensi Keahlian adalah nilai rata-rata semester 1. 3....... 2012. B.. Ketua Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan mengumpulkan amplop LJUN yang telah dilem/dilak oleh pengawas ruang ujian..f. 6.. Penyelengara Tingkat kabupaten/kota memeriksa kesesuaian jumlah amplop yang berisi LJUN dengan jumlah ruangan dari setiap sekolah/madrasah penyelenggara ujian. 4. Ketua Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan LJUN ke Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota disertai dengan berita acara serah terima.. 10 ... 2. Pengiriman nilai hasil ujian Kompetensi Keahlian oleh Penyelenggara Tingkat Pusat (Puspendik) paling lambat tanggal .. Dinas Pendidikan Provinsi menskor hasil pemindaian. Pemindaian LJUN 1.. 4. 2.

Format... 4.. 3. PENERBITAN SERTIFIKAT KOMPETENSI 5. dan nilai Praktik Kejuruan minimal 7. masing-masing berdiri sendiri (tidak ada pembobotan).. PENGOLAHAN HASIL DAN PENENTUAN KELULUSAN 1. 2. Sertifikat kompetensi dapat diterbitkan oleh dunia usaha/industri/asosiasi profesi atau institusi pasangan yang terlibat dalam ujian Praktik Kejuruan. Catatan: Penulisan di ijazah nilai Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan masing-masing berdiri sendiri. Sertifikat kompetensi hanya diberikan kepada peserta uji yang lulus ujian Praktik Kejuruan. Nilai UN Kompetensi Keahlian terdiri dari nilai Teori Kejuruan dan nilai Praktik Kejuruan. Penyelenggara Tingkat Pusat mengumumkan kelulusan ujian Kompetensi Keahlian bersamaan waktunya dengan 3 (tiga) mata pelajaran lainnya yang diujikan secara nasional. Nilai Sekolah adalah pembobotan 40% untuk Nilai Rapor dan 60% untuk Nilai Ujian Sekolah Nilai UN Kompetensi Keahlian adalah pembobotan untuk 30% Teori Kejuruan dan 70% untuk Praktik Kejuruan atau nilai UKK = 30% Teori Kejuruan dan 70% Praktik Kejuruan. Penyelenggara Tingkat Pusat menentukan kelulusan ujian Kompetensi Keahlian sesuai persyaratan kelulusan ujian Kompetensi Keahlian berdasarkan sebagaimana diatur pada Surat Keputusan BSNP Nomor .. 2. 11 . X... Sertifikat kompetensi ditandatangani oleh Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan dan penguji/asesor eksternal. 1. tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional SMP/MTs.. SMPLB. dan SMK Tahun Pelajaran 2011/2012. redaksi dan substansi yang tertuang dalam blangko sertifikat kompetensi mengacu pada contoh format pada lampiran dan dapat disesuaikan berdasarkan masukan dari industri mitra atau institusi mitra.. SMALB. 5.. 3.... IX. Penyelenggara Tingkat Satuan Pendidikan berkoordinasi dengan dunia usaha/industri/asosiasi profesi atau institusi mitra yang terlibat dalam ujian Praktik Kejuruan untuk menyiapkan penerbitan sertifikat kompetensi .... SMA.3.00. Penyelenggara Tingkat Pusat (Puspendik) mengolah nilai hasil ujian Kompetensi Keahlian bersamaan dengan 3 (tiga) mata pelajaran yang lain.. 4..

Penyelenggara Tingkat Pusat melakukan evaluasi dan menetapkan program tindak lanjut pelaksanaan ujian Kompetensi Keahlian SMK. dan evaluasi ujian kompetensi keahlian. Provinsi dan Kabupaten/Kkota melaksanakan pemantauan ujian Kompetensi Keahlian SMK. persiapan. 12 . PEMANTAUAN PELAKSANAAN UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN 1. sejak tahap perencanaan.XI. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan petunjuk teknis ini. 3. XIII. PENUTUP Petunjuk teknis ujian kompetensi ini disusun sebagai acuan maupun panduan bagi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ujian Kompetensi Keahlian. pelaksanaan. XII. Biaya penggandaan perangkat ujian Teori Kejuruan dialokasikan dalam dana dekonsentrasi di provinsi Tahun Anggaran 2011/2012. semoga kegiatan ini bermakna dan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu sumberdaya manusia Indonesia. Pelaksanaan pemantauan dapat melibatkan institusi terkait sesuai dengan kebutuhan. Penyelenggara Tingkat Pusat. 2. BIAYA PENYELENGGARAAN UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN Biaya penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

A. oleh: • dan Satuan Pendidikan 2. xx : nomor urut Provinsi 2). Halaman muka • Dicetak 4 warna: • Logo perusahaan/asosiasi profesi/institusi pasangan di bagian kanan atas • Redaksi lihat contoh • Halaman muka bagian kanan atas dicetak nomorator : xx.Lampiran FORMAT SERTIFIKAT KOMPETENSI 1. xxxx = nomor kode kompetensi Keahlian 4). Layout/perwajahan a.xxx. xxx : nomor urut Kabupaten/Kota 3). Spesifikasi dan format sertifikat: • • • • • Jenis kertas karton) Ukuran kertas Berat kertas kurang 6 gram/m2 Brigthtness Warna kertas : : : : : : kertas khusus (fancy paper jenis A4 (21 cm x 29.xxxx : KTSP. ± 2 % broken white Cetak dua muka Sertifikat diterbitkan dan ditandatangani Asosiasi profesi/Instisusi Mitra/DUDI 3.A.xxxx b. Halaman belakang Halaman belakang logo Provinsi dicetak “background” (raster 10%) Keterangan (terlampir): 1). xxxx : nomor urut peserta uji 4. Contoh format Sertifikat Kompetensi (seperti halaman berikut) 13 .xxxx.7 cm) 190 gram/m2 dengan batas toleransi 100% ..

14 .

............................) 15 ..............................: xx......A.................................................................... (25 Poin bold) Alamat : ............................................. 2011 Kepala SMK .. tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional SMK Tahun Pelajaran 2011/2012 Menyatakan bahwa: NAMA PESERTA Lahir di ............ ......... ...................... tanggal-bulan-tahun Sekolah Asal : ....... Dinyatakan lulus ujian Praktik Kejuruan dan diakui telah memiliki kompetensi seperti tercantum di balik sertifikat ini.................. (25 Poin bold) KOMPETENSI KEAHLIAN (25 Poin bold) ...) Foto : 3x4 Ketua Asosiasi profesi/industri mitra/ institusi pasangan cap (......xxx......................................................... tentang Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 dan Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Nomor ..xxxx Sertifikasi diselenggarakan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor ....................................(12 poin) Logo satuan pendidikan Logo perusahaan /institusi pasangan SERTIFIKAT KOMPETENSI CERTIFICATE 0F COMPETENCY Nomor: ................Format Sertifikat Kompetensi PERUSAHAAN/INSTITUSI MITRA ....................................xxxx... No.... ............................. ( .................

........................... ....... ......................................................... ............... 6......................... ................ .................................................................................................................. Nilai ....... ................. ........... ........ .................................. ..... 2............... ............................................................................................................................... 3.................................. 5............................................................................................................... 1............................... ........................ .......................... dst Kompetensi/Sub Kompetensi ........................................ ........... ........................................................................................................................................2011 Ketua Tim Penguji/Asesor ( .................................................................. ) 16 ..... 4......KOMPETENSI KEAHLIAN ........ (25 poin bold) DAFTAR KOMPETENSI/SUBKOMPETENSI No............................ 7...... .................. ..................................................................... ............................. 8.

1 2 Program Studi Keahlian Teknik Survei dan Pemetaan Teknik Bangunan N O 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Program/Kompetensi Keahlian Teknik Survei dan Pemetaan Teknik Teknik Teknik Teknik Teknik Gambar Bangunan Konstruksi Batu dan Beton Konstruksi Baja Konstruksi Kayu Furnitur Kode 1014 1023 1049 1058 1076 1085 1094 1103 1112 1156 1165 1743 1174 1192 1707 1218 1227 1236 1245 1254 1263 1272 1289 1298 1307 1316 1752 1325 1334 1343 1352 1369 1378 1387 1396 17 3 4 Teknik Plambing dan Sanitasi Teknik Ketenagalistrikan Teknik Plambing dan Sanitasi Teknik Teknik Teknik Teknik Teknik Teknik Teknik Teknik Instalasi Tenaga Listrik Distribusi Tenaga Listrik Transmisi Tenaga Listrik Pembangkit Tenaga Listrik Otomasi Industri Audio Video Elektronika Industri Mekatronika 5 Teknik Elektronika 6 7 Teknik Pendingin dan Tata Udara Teknik Mesin Teknik Pendingin dan Tata Udara Teknik Pengelasan Teknik Fabrikasi Logam Teknik Pengecoran Logam Teknik Pemesinan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Teknik Gambar Mesin Teknik Kendaran Ringan Teknik Alat Berat Teknik Perbaikan Bodi Otomotif Teknik Sepeda Motor Teknik Ototronika Pemesinan Pesawat Udara Konstruksi Rangka Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Airframe dan Powerplant Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara Kelistrikan Pesawat Udara Elektronika Pesawat Udara Teknik Konstruksi Kapal Baja 8 Teknik Otomotif 9 Teknologi Pesawat Udara 10 Teknik Perkapalan .Lampiran Surat Direktur Nomor : Tanggal : Nama dan Kode Kompetensi Keahlian SMK Tahun Pelajaran 2011/2012 NO .

Gas dan Petrokimia Teknik Produksi Perminyakan Teknik Jaringan Akses Teknik Suitsing Teknik Transmisi Telekomunikasi Teknik Transmisi (4 tahun) Teknik Komputer dan Jaringan Rekayasa Perangkat Lunak Multimedia Animasi Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio Teknik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian Keperawatan Keperawatan Gigi Analis Kesehatan Farmasi Farmasi Industri Perawatan Sosial 1405 1414 1423 1432 1449 1458 1485 1494 1503 1512 1529 1538 1547 1556 1574 1583 1592 1609 1627 1645 1654 1663 1672 1716 1725 1734 2027 2036 2045 2054 2063 2072 2089 2116 2098 2107 3014 3023 3032 3049 3067 3058 18 20 Teknik Komputer dan Informatika 21 Teknik Broadcasting 73 74 22 Kesehatan 23 Perawatan Sosial 75 76 77 78 79 80 .11 Teknologi Tekstil 12 13 14 Teknik Grafika Geologi Pertambangan Instrumentasi Industri 15 16 17 Teknik Kimia Teknik Industri Pelayaran 18 Teknik Perminyakan 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 19 Teknik Telekomunikasi 64 65 66 67 68 69 70 71 72 Teknik Pengelasan Kapal Teknik Instalasi Pemesinan Kapal Kelistrikan Kapal Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal Teknik Konstruksi Kapal Kayu Teknik Konstruksi Kapal Fiberglass Interior Kapal Teknik Pemintalan Serat Buatan Teknik Pembuatan Benang Teknik Pembuatan Kain Teknik Penyempurnaan Tekstil Teknik Produksi Pakaian Jadi/Garmen Persiapan Grafika Produksi Grafika Geologi Pertambangan Kontrol Proses Kontrol Mekanik Teknik Instrumentasi Logam Teknik Instrumentasi Gelas Kimia Industri Kimia Analisis Teknik dan Manajemen Transportasi Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Nautika Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal Penangkap Ikan Teknik Pemboran Minyak Teknik Pengolahan Minyak.

24 Seni Rupa 81 82 83 84 25 Desain dan Produksi Kria 26 Seni Pertunjukan 27 28 29 30 31 32 Pariwisata Tata Boga Tata Kecantikan Tata Busana Mekanisasi Pertanian Agribisnis Produksi Tanaman 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 Seni Patung Seni Lukis Desain Komunikasi Visual Desain Produksi Interior dan Landscaping Desain dan Produksi Kria Tekstil Desain dan Produksi Kria Kulit Desain dan Produksi Kria Keramik Desain dan Produksi Kria Logam Desain dan Produksi Kria Kayu Seni Musik Non Klasik Seni Musik Klasik Seni Tari Jawatimuran Seni Tari Makasar Seni Tari Minang Seni Pedalangan Yogyakarta Seni Pedalangan Surakarta Seni Pedalangan Jawatimuran Seni Pedalangan Bali Seni Tari Sunda Seni Tari Bali Seni Tari Surakarta Seni Tari Yogyakarta Seni Tari Banyumasan Seni Karawitan Jawatimuran Seni Karawitan Makassar Seni Karawitan Minang Seni Karawitan Sunda Seni Karawitan Surakarta Seni Karawitan Yogyakarta Seni Karawitan Bali Seni Karawitan Banyumasan Seni Teater Usaha Perjalanan Wisata Akomodasi Perhotelan Jasa Boga Patiseri Kecantikan Kulit Kecantikan Rambut Busana Butik Mekanisasi Pertanian 4036 4054 4347 4472 4063 4072 4089 4098 4107 4125 4365 4134 4143 4152 4169 4178 4187 4196 4205 4214 4223 4232 4249 4258 4267 4276 4285 4294 4303 4312 4329 4392 4409 4418 4427 4436 4445 4454 4463 5058 5183 5263 5272 5094 5103 19 121 Agribisnis Tanaman Perkebunan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura Agribisnis Pembibitan Tanaman dan 123 Kultur Jaringan 124 Agribisnis Ternak Ruminansia 125 Agribisnis Ternak Unggas 122 33 Agribisnis Produksi Ternak .

126 Perawatan Kesehatan Ternak 127 Agribisnis Aneka Ternak 34 35 36 Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Kehutanan Agribisnis Hasil Pertanian 128 Agribisnis Rumput Laut 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 Agribisnis Perikanan Kehutanan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Pengawasan Mutu Hasil Pertanian Penyuluhan Pertanian Akuntansi Perbankan Perbankan Syariah Administrasi Perkantoran Pemasaran 5254 5298 5067 5289 5129 5032 5049 5156 5245 6018 6027 6036 6045 6054 37 38 Penyuluhan Pertanian Keuangan 39 40 Administrasi Tata Niaga 20 .

21 .

Rata-rata Semester 5 adalah jumlah nilai SK dibagi jumlah SK pada semester 5 = (8.94 Semester 4 8.94 + 7.34 + 7.23) = 7.53 + 8.87 + 8.02)/4 = 7.53 3.91) + (0. Nilai Rapor Kompetensi Keahlian adalah gabungan rata-rata semester 3.11 7.73 + 7. Rata-rata Semester 4 adalah jumlah nilai SK dibagi jumlah SK pada semester 4 = (8.12 + 8. 1 2 3 4 5 6 Semester 5 8.Contoh Perhitungan Nilai Sekolah Kompetensi Keahlian Akuntansi No .02 7.41 + 8.23 7.84 7.50 Ujian Sekolah 7.73 7.23 + 7.91 6. Rata-rata Semester 3 adalah jumlah nilai SK dibagi jumlah SK pada semester 3 = (7.6x7.13 7.13 + 7.23 Standar Kompetensi (SK) Mengelola kartu piutang Mengelola kartu aktiva tetap Mengelola kartu utang Menyajikan laporan harga pokok produk Menyusun laporan keuangan Menyiapkan surat pemberitahuan pajak Mengoperasikan paket program pengolah angka/ 7 spreadsheet 8 Mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi Nilai rata2 Kompetensi Keahlian per semester Nilai Rapor Sekolah Kompetensi Keahlian Nilai Sekolah Semester 3 7.35 7.12 8.34 7.11)/2 = 7.55 + 7. 4 dan 5 dibagi 3 = (7.35 + 7.4x7.55 7.12 8.41 8. Nilai Sekolah adalah pembobotan 40% Nilai Rapor ditambah pembobotan 60% Ujian Sekolah = (0.12)/2 = 8.53 7.27)/3 = 7.27 7.94 2.27 4.23 5.87 8.91 Cara Perhitungan : 1. Rata-rata Nilai Ujian Sekolah adalah jumlah nilai SK dibagi jumlah SK yang diujikan sekolah = (7.84)/5 = 7.50 22 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful