Anda di halaman 1dari 3

10

BAB II HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI

1. Definisi Ilmu Ilmu pengetahuan mucul karena peradaban manusia dengan berbagai polemik di lingkungannya, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa polemik tersebut membutuhkan pemecahan masalah yang tentunya menjadi konsep pembahasan tersendiri. Ilmu adalah pengetahuan, dan pengetahuan adalah sesuatu hal yang diinginkan untuk diketahui. Sehingga dapat diartikan, ilmu pengetahuan adalah sekelompok pengetahuan yang teratur dengan spesialisasi bidang tertentu, disusun secara sistematis agar dapat dipahami dan diterapkan. Suatu pengetahuan disebut ilmu bila memiliki ciri-ciri : individu. Analitis pengetahuan tersebut secara ilmiah dapat dipilah-pilah Dapat diperiksa kebenarannya pengetahuan tersebut dibuat secara detail untuk memahami sifat-sifat yang ada di dalamnya. sebenar-benarnya agar dapat diterapkan individu sesuai dengan norma-norma yang ada pada Empiris pengetahuan tersebut didapat dari percobaan / Sistematis kumpulan pengetahuan tersebut terangkai secara runtut Obyektif pengetahuan tersebut bebas dari dari dugaan-dugaan pengamatan / pengalaman. dan saling berkaitan.

11

2. Syarat-Syarat Ilmu Administrasi Sebagai Disiplin Ilmu Pengetahuan Ilmu administrasi telah disahkan secara resmi sebagai cabang dari disiplin ilmu pengetahuan yakni ilmu sosial. Oleh sebab itu, administrasi telah memenuhi persyaratan sebagai salah satu disiplin ilmu pengetahuan, karena : Memiliki obyek yang dikaji Ilmu administrasi memfokuskan bidang studinya (obyek) pada fenomena sosial dan organisasional dalam kehidupan sehari-hari. Memiliki terminologi Ilmu administrasi mengandung istilah-istilah (lambang/simbol) yang digunakan individu dalam menemukan, melihat dan memecahkan masalah. Memakai metode Ilmu administrasi memiliki berbagai macam metode ilmiah yang menyesuaikan sifat atau masalah yang dibahas (fleksibel). Misalnya metode identifikasi, metode analisa, metode riset, dan sebagainya. Memiliki filosofi Ilmu administrasi membahas lebih mendalam tentang hakikatnya, karakter, identitas, dan sebagainya. Memiliki teori/konsep Ilmu administrasi memiliki teori umum dan teori khusus, yang bersumber dari filosofi. Teori administrasi mengandung logika yang berfungsi sebagai rumusan, pedoman, dan bahan ajar dalam dunia pendidikan. Teori berwujud definisi, deskripsi, ekplikasi, prinsip, dan sebagainya. 3. Sifat Ilmu Administrasi Ilmu administrasi sebagai cabang disiplin ilmu pengetahuan yang saat ini cukup mantap dan membawa pengaruh besar terhadap pola kehidupan sehari-hari senantiasa tumbuh berkembang mengikuti perkembangan zaman.

12

Dengan beberapa sifat inilah membawa tujuan yang telah ditentukan menemukan cara yang lebih efisien dan efektif. Sifat ilmu administrasi yaitu : Netral dalam arti ilmu administrasi tidak mengandung nilai yang baik maupun yang buruk, sehingga dapat diterapkan untuk mengatasi bagaimana menyikapi permasalahan yang bertujuan baik atau buruk. Fleksibel dalam arti ilmu administrasi berkaitan dengan individu yang dinamis, sehingga tidak mencantumkan dalil yang eksak/pasti seperti ilmu matematika atau ilmu alam. 4. Hubungan Ilmu Administrasi Dengan Ilmu Yang Lain Ilmu administrasi menjadi salah satu bagian dari ilmu sosial, karena ilmu administrasi mengadopsi banyak hal dari ilmu social melalui metodemetodenya. Pemecahan masalah pada kasus administrasi, seringkali dibahas pada ilmu ekonomi, politik, juga dengan ilmu yang berlainan obyek studinya. Seligman berpendapat bahwa ilmu administrasi berdiri sejajar menjadi bagian dari beberapa kelompok ilmu sosial, antara lain ilmu ekonomi, ilmu politik, ilmu sosiologi, ilmu hukum, ilmu antropologi, dan ilmu psikologi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu administrasi saling berkaitan dengan ilmu yang lainnya. Berbagai konsep dan teori dari ilmu sosial terserap dalam ilmu administrasi.

Beri Nilai