Anda di halaman 1dari 2

Tipe letusan gunung api berdasarkan kedalaman dapur magma, kekentalan magma, dan tekanan gas, serta material

yang dilontarkan, gunung berapi dibedakan menjadi tujuh tipe, yaitu: Tipe Vincent (Sint Vincent) Tipe letusan gunung api ini terjadi pada gunung yang memiliki danau pada kawahnya. Jika terjadi letusan, gunung tipe ini akan mengeluarkan lahar panas yang berbahaya. Air danau yang terdapat pada kawah gunung akan ikut tumpah. Tekanan gas yang dihasilkan saat erupsi sedang, serta ciri lava yang dikeluarkan agak kental. Contoh tipe gunung ini di Indonesia adalah Gunung Kelud. Tipe Plinian (Perret) Tipe ini menghasilkan letusan yang sangat berbahaya dan merusak lingkungan. Tekanan gas yang dikeluarkan ketika erupsi sangat kuat, sedangkan lava-nya berbentuk encer. Material yang dilontarkan bisa mencapai ketinggian puluhan kilo meter, yaitu sekitar delapan puluh kilo meter. Contoh tipe gunung ini adalah Gunung Krakatau. Tipe Pelee Letusan gunung tipe pelee akan terjadi apabila ada penyumbatan pada kawah di puncak gunung api yang berbentuk mirip jarum, sehingga lama-kelamaan tekanan gas semakin besar dan dapat mengakibatkan letusan. Tipe Merapi Gunung tipe ini memiliki dapur magma yang agak dangkal. Jika terjadi letusan, gunung akan menghasilkan lava kental yang keluar menembus sumbatan lava pada mulut kawah dan terlempar keluar. Selain itu, letusan tipe gunung ini juga ditandai dengan keluarnya awan panas atau masyarakat setempat menyebutnya wedhus gembel karena awannya menyerupai bulu domba atau kambing. Contoh gunung tipe ini adalah Gunung Merapi. Tipe Vulkano Ciri-ciri letusan gunung tipe vulkano adalah keluarnya material padat (lapili, bom, abu), serta bahanbahan padat dan cair (lava). Tekanan gas yang dihasilkan saat erupsi adalah sedang, dan biasanya pada saat letusan akan terbentuk awan debu seperti bunga kol. Contohnya adalah Gunung Semeru. Tipe Stromboli Gunung tipe ini memiliki dapur magma yang dangkal. Letusannya terjadi dengan interval waktu yang

teratur dan hampir bersamaan. Contohnya adalah Gunung Raung. Tipe Hawaii Tipe gunung ini banyak terdapat di Kepulauwan Hawaii. Bentuknya seperti tameng atau perisai, dapur magmanya sangat dangkal, dan menghasilkan lava yang sangat cair sehingga dapat mengalir ke segala arah. Contohnya adalah Gunung Maona Lea dan Maona Kea.