P. 1
Penyusunan Tor

Penyusunan Tor

|Views: 663|Likes:
Dipublikasikan oleh Ryani Hanra

More info:

Published by: Ryani Hanra on Jan 31, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2014

pdf

text

original

2.

Standar Pelayanan Sekretariat Kabinet

Pengkoordinasian

Penyusunan

Anggaran

STANDAR PELAYANAN PENGKOORDINASIAN PENYUSUNAN ANGGARAN SEKRETARIAT KABINET BAGIAN KESATU PENDAHULUAN A. Dasar Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah; Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga; Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah; Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman dan/atau Penerima Hibah serta Penerusan Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri; 8. 9. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional; Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2005 tentang Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007; 10. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; 150 11. Peraturan …

Maksud dan Tujuan Maksud penetapan standar pelayanan ini adalah sebagai panduan pengkoordinasian penyusunan anggaran di lingkungan Sekretariat Kabinet. 17. 13. 16. diperlukan Standar Pelayanan Pengkoordinasian Penyusunan Anggaran Sekretariat Kabinet. Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 3 Tahun 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran pada Bagian Anggaran 007 (Sekretariat Negara). 15.Tugas. Pengesahan dan Pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran.02/2008 tentang Tata Cara Revisi anggaran Belanja Pemerintah Pusat dan Perubahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2008.11. Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 7 Tahun 2007 tentang Pedoman pembayaran Honorarium.02/2008 tentang 14. Tujuan … 151 . C. Penelaahan. Nomor 64/PMK. akuntabilitas. 12. efektivitas dan efisiensi serta menjamin kelancaran pelaksanaan penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet.05/2007 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga dan Penyusunan. Fungsi dan Susunan Organisasi. Uang Lembur. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 46/PMK. Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 43 Tahun 2008 tentang Standar Harga Satuan Barang/Jasa di Lingkungan Bagian Anggaran 007 (Sekretariat Negara) Tahun Anggaran 2008. B. Latar Belakang Sebagai upaya mewujudkan transparansi. Uang Makan dan Perjalanan Dinas pada Satuan Kerja Bagian Anggaran 007 (Sekretariat Negara). Peraturan Sekretaris Kabinet Nomor 1 Tahun 2006 tentang Kedudukan. dan Tata Kerja Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80/PMK. Peraturan Menteri Keuangan Standar Biaya Umum.

7. 5. Pengguna Pelayanan adalah seluruh satuan organisasi/unit kerja di lingkungan Sekretariat Kabinet. 3. Dokumen anggaran meliputi dokumen: 1) 2) 3) b. Penanggung jawab Pelayanan adalah Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Administrasi. Unit Pelayanan yang mengkoordinasikan penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet adalah Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Kabinet. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Definisi Peristilahan: a. 4. D. Keluaran Pelayanan adalah dokumen anggaran Sekretariat Kabinet. Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Kerja (Renja) adalah dokumen perencanaan 2. c. Kemanfaatan Pelayanan adalah terselenggaranya pengkoordinasian penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet. 6. Pelaksana Pelayanan adalah para pejabat dan pegawai Biro Perencanaan dan Keuangan yang secara teknis dan administratif memiliki tugas dan tanggung jawab mengkoordinasikan penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet. Rencana Kerja (Renja). 8. Sasaran yang akan dicapai adalah tersusunnya dokumen anggaran Sekretariat Kabinet.Tujuan penetapan standar pelayanan ini adalah untuk memperkuat sistem kerja terencana yang mampu mendukung kelancaran penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet. Rencana … 152 . Ruang Lingkup 1. Rencana Kementerian Negara/Lembaga untuk periode 1 (satu) tahun.

Pagu Sementara adalah pagu anggaran yang didasarkan atas kebijakan umum dan prioritas anggaran hasil pembahasan pemerintah pusat dengan Dewan Perwakilan Rakyat sebagai acuan dalam penyusunan RKA. Satuan Anggaran Per Satuan Kerja (SAPSK) adalah dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi rincian perhitungan biaya per kegiatan sebagai dasar penyusunan DIPA. h. 153 .. k. i. anggaran yang disediakan untuk mencapai sasaran tersebut.. Rincian Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen yang berisi rincian dari komponen masukan/input dari kegiatan/subkegiatan serta besaran dana masing-masing komponen. j. Pagu Definitif adalah pagu anggaran yang didasarkan atas Undang Undang APBN sebagai acuan penyusunan RKA. Term of Reference (TOR) adalah dokumen yang berisi penjelasan atau keterangan mengenai kegiatan yang diusulkan untuk dianggarkan. e. Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) adalah dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan suatu Kementerian Negara/Lembaga yang merupakan penjabaran Rencana Kerja Pemerintah dan Rencana Strategis Kementerian Negara/Lembaga dalam 1 (satu) tahun anggaran serta anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) adalah dokumen pelaksanaan anggaran yang memuat sasaran yang hendak dicapai. dan rencana penarikan dana setiap satuan kerja. serta pendapatan yang diperkirakan.c. f. d. g. Hari . Pagu Indikatif adalah prakiraan pagu anggaran yang diberikan kepada Kementerian/Lembaga untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan Renja. program dan rincian kegiatan.

9.k. Hari adalah hari kerja kedinasan dari Senin sampai dengan Jumat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian.. BAGIAN. 154 . Pelaksana pengkoordinasian penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet memiliki kompetensi sesuai dengan jenjang masing-masing..

Finalisasi Rancangan Renja (minimal 3 hari) 9. Pengumpulan data dan koordinasi dengan satuan organisasi/unit kerja (minimal 5 hari) 6.. Penyusunan Rancangan Renja (minimal 5 hari) 7. Penerimaan Rancangan Awal Renja dari satuan organisasi/unit kerja (minimal 1 hari) 5. 155 . Pengkoordinasian Penyusunan Rencana Kerja 1. Kerangka Prosedur 1.BAGIAN KEDUA KERANGKA PROSEDUR DAN STANDAR PELAYANAN A. Persiapan Administrasi Penyusunan Renja (maksimal 1 hari) 2. Pembahasan Forum Trilateral (maksimal 2 hari) 2.. Penyusunan Rancangan Awal Renja oleh satuan organisasi/unit kerja (minimal 5 hari) 4. Pengkoordinasian. Pelaksanaan kegiatan koordinasi dan sinkronisasi Rancangan Renja dengan Bagian Anggaran 007 (minimal 5 hari) 8. Penyampaian memorandum perihal permintaan data rancangan Renja kepada satuan organisasi/unit kerja (maksimal 1 hari) 3.

Pengkoordinasian Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran 1.. Penerimaan SEB Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tentang Pagu Indikatif dari Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) 2.2. 9. Pembahasan RKA Pagu Definitif dengan DJA Depkeu (minimal 1 hari) 15. 8. Depkeu (maksimal 1 hari) Penyempurnaan RKA hasil penelaahan (minimal 3 hari) 3. 10. Pengkoordinasian. Depkeu dan Bappenas melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) 14. 7. 156 . Penyampaian RKA pagu Definitif kepada Direktorat Jenderal Anggaran dan Bappenas melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) 3. 5. Penyusunan RKA sesuai dgn ketetapan SE Menkeu tentang Pagu Definitif (min 7 hari) 13. Penyempurnaan RKA hasil pembahasan (minimal 3 hari) 16.. Penyampaian RKA berdasarkan pagu definitif kepada Direktorat Jenderal Anggaran. Penyusunan RKA berdasarkan pagu indikatif (minimal 7 hari) Penyampaian RKA berdasarkan pagu indikatif kepada Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) Penerimaan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Sementara (maksimal 1 Penyusunan RKA sesuai dgn ketetapan SE Menkeu ttg Pagu Sementara ( min 7 hari ) Penyampaian RKA berdasarkan pagu sementara kepada Direktorat Jenderal Anggaran. 4. Depkeu dan Bappenas melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) Pembahasan RKA pagu sementara dengan Komisi II DPR RI (maksimal 1 hari) Penelaahan RKA pagu sementara dengan DJA. 6. Penyampaian RKA pagu sementara hasil penelaahan kepada Komisi II DPR RI dan Depkeu melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) 11. Penerimaan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Definitif (maksimal 1 hari) 12.

Depkeu melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) 4. 157 . Pembahasan dan penelaahan Konsep DIPA dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Depkeu melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari) 4. Finalisasi Konsep DIPA (minimal 4 hari) 6.3. Penyampaian Konsep DIPA Setkab kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Penyusunan Konsep DIPA berdasarkan SAPSK (min 3 hari) 3. Pengkoordinasian. Pengkoordinasian Penyusunan Pelaksanaan Anggaran Dokumen Daftar Isian 1.. Penerimaan Penetapan Menkeu tentang Satuan Anggaran per Satuan Kerja (SAPSK) (maksimal 1 hari) 2.. Depkeu (maksimal 1 hari) 5. Penyampaian Konsep DIPA Setkab hasil finalisasi kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Penyusunan usulan revisi DIPA (minimal 3 hari) 4.. Depkeu (maksimal 1 hari) 9. Pengkoordinasian Penyusunan Revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran 1. 158 .4. Pembahasan usulan revisi DIPA (maksimal 1 hari) 6. Persiapan teknis dan administrasi (minimal 2 hari) 2. Penyampaian usulan revisi kepada Departemen Keuangan (maksimal 1 hari) 5. Penerimaan usulan konsep revisi DIPA (maksimal 1 hari) 8.. Penerimaan SAPSK revisi DIPA (maksimal 1 hari) 7. Penerimaan DIPA hasil revisi (maksimal 1 hari) 5. Pengkoordinasian. Penelitian usulan revisi DIPA (minimal 5 hari) 3. Pembahasan konsep revisi DIPA dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Penyampaian Revisi POK DIPA (maksimal 1 hari) B. Penyusunan Revisi POK DIPA (minimal 5 hari) 4. Persiapan teknis dan administrasi (maksimal 2 hari) 2.5... 159 . Penelitian usulan Revisi POK DIPA (minimal 5 hari) 3. Pengkoordinasian Penyusunan Revisi Petunjuk Operasional Kegiatan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran 1. Prosedur.

e. Pengumpulan data dan koordinasi dengan satuan organisasi/ unit kerja (minimal 5 hari). b. Pembahasan. 160 . 2). Finalisasi 1). Penyampaian memorandum perihal permintaan data Rancangan Awal Renja kepada satuan organisasi/unit kerja (maksimal 1 hari). Penyusunan Rancangan Renja oleh Biro Perencanaan dan Keuangan (minimal 5 hari): 1). Satuan organisasi/unit kerja menyampaikan Rancangan Awal Renja kepada Biro Perencanaan dan Keuangan (minimal 1 hari). Penyusunan Rancangan Renja. d. h.. Rancangan Renja untuk disampaikan kepada Sekretariat Negara (minimal 3 hari): Perumusan/formulasi Rancangan Renja. c. Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Kabinet menyiapkan administrasi penyusunan Renja berupa memorandum perihal permintaan data terkait dengan Rancangan Awal Renja kepada seluruh satuan organisasi/unit kerja (maksimal 1 hari). i. Pengkoordinasian Penyusunan Rencana Kerja a. Input data Renja ke dalam aplikasi Renja. f. Penyampaian soft copy dan hard copy Rancangan Awal Renja Bagian Anggaran 007. Prosedur Pelayanan 1. 2). Satuan organisasi/unit kerja menyusun Rancangan Awal Renja berpedoman pada format dan berdasarkan TOR serta RAB satuan organisasi/unit kerja (minimal 5 hari).. Biro Perencanaan dan Keuangan melaksanakan kegiatan koordinasi dan sinkronisasi dalam rangka penelaahan Rancangan Awal Renja dengan Bagian Anggaran 007 (minimal 5 hari).B. g.

Pengkoordinasian Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran a. Penerimaan Surat Edaran Bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tentang Pagu Indikatif dari Koordinator Bagian Anggaran 007 (Sekretariat Negara) (maksimal 1 hari). e. 3). 2). Penyusunan … 161 . 2. 5). Penyampaian RKA berdasarkan pagu indikatif kepada Bagian Anggaran 007 (maksimal 1hari). c. d. Penyempurnaan nomenklatur kegiatan dan sub kegiatan agar sedapat mungkin mencerminkan tugas dan fungsi menunjukkan dukungan terhadap pencapaian sasaran program dan menggambarkan output/keluaran yang hendak dicapai. Penempatan kegiatan pada program yang sesuai sehingga keluaran/output kegiatan akan menunjang tercapainya hasil/sasaran/output program. Penyesuaian/penambahan program kementerian negara/ lembaga agar lebih konsisten dengan tugas dan fungsi kementerian negara/ lembaga. Pengelompokkan kegiatan yang terkait dengan program tertentu.i. Bappenas dan DJADepartemen Keuangan (maksimal 2 hari). Penyusunan RKA berdasarkan pagu indikatif (minimal 7 hari). Kegiatan pembahasan meliputi : 1). Pembahasan Renja dalam forum Trilateral yaitu Bagian Anggaran 007/Sekretariat Negara. 4). Penerimaan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Sementara dari Koordinator Bagian Anggaran 007 (Sekretariat Negara) (maksimal 1 hari). Penetapan kegiatan prioritas kementerian negara/lembaga. b.

2).. Penyusunan RKA berdasarkan pagu sementara (minimal 7 hari) dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1). j. Penelaahan RKA Pagu Sementara dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Departemen Keuangan terkait dengan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Sementara. 6). f. dan standar biaya yang telah ditetapkan kelengkapan TOR dan RAB (maksimal 1 hari). l. h. 8). Kerangka pengeluaran jangka menengah (KPJM). 3). Pembahasan RKA pagu sementara dengan Komisi II DPR/Panitia Anggaran (maksimal 1 hari). Bagan Akun Standar (BAS). Kelengkapan dokumen pendukung (TOR dan RAB).. 4). 7).e. Penyampaian RKA berdasarkan pagu sementara kepada Direktorat Jenderal Anggaran Departemen Keuangan dan Bappenas melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari). Standar biaya yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 5). Kesesuaian dengan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Sementara. serta i. Penggunaan nomenklatur kegiatan/sub kegiatan. Pengunaan pendekatan penganggaran terpadu. prakiraan maju. g. Penerimaan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Definitif dari Bagian Anggaran 007 (Sekretariat Negara) (maksimal 1 hari). k. Penyampaian RKA pagu sementara hasil penelaahan kepada Komisi II DPR/Panitia Anggaran dan Departemen Keuangan melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari). Jenis belanja mengikat dan tidak mengikat. Penyusunan . Penyempurnaan RKA hasil penelaahan dengan Direktorat Jenderal Anggaran Departemen Keuangan (minimal 3 hari). 162 .

3. Penyampaian RKA pagu definitif kapada Direktorat Jenderal Anggaran Departemen Keuangan dan Bappenas melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari). Pembahasan RKA pagu definitif dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Departemen Keuangan. o. Penyampaian RKA Pagu Definitif kepada Direktorat Jenderal Anggaran Departemen Keuangan dan Bappenas melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari). Penyusunan Dokumen Daftar Isian n. Pelaksanaan Anggaran Biro Perencanaan dan Keuangan menerima Penetapan Menteri Keuangan tentang Satuan Anggaran per Satuan Kerja (SAPSK) (maksimal 1 hari). Penyampaian Konsep DIPA Sekretariat Kabinet kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari). Penyusunan RKA pagu definitif berdasarkan persetujuan DPR atas RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan merupakan penyesuaian atas perolehan pagu definitif sesuai Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Definitif Kementerian Negara/Lembaga (minimal 7 hari).. Pembahasan yang dilakukan terkait dengan Surat Edaran Menteri Keuangan tentang Pagu Definitif. 163 b. p. dan Peraturan Menteri Keuangan tentang petunjuk penyusunan dan penelaahan RKA. c.. Penyusunan konsep DIPA berdasarkan SAPSK (minimal 3 hari). . Penyempurnaan RKA pagu definitif hasil pembahasan dengan Direktorat Jenderal Anggaran Departemen Keuangan (minimal 3 hari). Pengkoordinasian a. m. Pembahasan . d.l. serta ketentuanketentuan mengenai pengalokasian anggaran/posting dan standar biaya yang telah ditetapkan (minimal 1 hari).

3). Finalisasi konsep DIPA (minimal 4 hari): 1). 2). Persiapan teknis dan administrasi usulan revisi DIPA (minimal 2 hari): 1). Penyempurnaan konsep DIPA hasil penelaahan. Penyiapan aplikasi RKA dan DIPA serta anggaran yang terkait dengan revisi DIPA. b. 4. Penelitian dan penelaahan kesesuaian RAB dan TOR dengan Standar Biaya Umum (SBU). Penyusunan usulan revisi DIPA (minimal 3 hari): 1). 2). dokumen c. 164 4) Pembuatan… . 2). Penerimaan usulan revisi DIPA dari satuan organisasi/unit kerja.d. Pembahasan dan penelaahan konsep DIPA yang meliputi penelaahan kesesuaian data SAPSK dengan konsep DIPA bersama Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan (maksimal 1 hari). Penginputan data dalam aplikasi RKA. akun standar. f. Penyiapan hard copy dan soft copy data RKA. 2). pagu anggaran yang tersedia serta latar belakang diusulkannya revisi DIPA. e. Penyiapan data pendukung usulan revisi DIPA. Penelitian dan penelaahan usulan revisi DIPA berdasarkan ketentuan dan tata cara revisi DIPA. Penyampaian Konsep DIPA hasil finalisasi Sekretariat Kabinet kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan melalui Bagian Anggaran 007 (maksimal 1 hari). Persetujuan Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Administrasi selaku Kuasa Pengguna Anggaran. Penelitian usulan revisi DIPA (minimal 5 hari): 1). Pengkoordinasian Penyusunan Revisi Dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran a.

Penyampaian usulan revisi DIPA beserta data pendukungnya kepada Menteri Keuangan c. Penerimaan DIPA hasil revisi dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan setelah disahkan olen Menteri Keuangan. h.4). Penerimaan SAPSK revisi DIPA (maksimal 1 hari): 1). Pengkoordinasian . Penerimaan DIPA hasil revisi (maksimal 1 hari): 1).q. Penelitian kesesuaian DIPA revisi dengan SAPSK dan RKA. g. kegiatan. 5.. 2). volume pekerjaan dan indikator keluaran.q. e. Pembahasan usulan revisi DIPA bersama dengan Departemen Keuangan (maksimal 1 hari). Pengajuan konsep surat usulan revisi DIPA beserta hard copy dan soft copy data RKA kepada Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Administrasi oleh Karo Perencanaan dan Keuangan. sub kegiatan. rincian belanja. pagu anggaran program. DJA dan DJPb (maksimal 1 hari). i. Penerimaan SAPSK. satuan biaya. 5). serta akun standar. f. Penerimaan usulan konsep revisi DIPA (maksimal 1 hari) Pembahasan konsep revisi DIPA dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan (maksimal 1 hari). 2). d. Pembuatan konsep memo pengantar Karo Perencanaan dan Keuangan dan surat pengantar dari Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Administrasi ke Menteri Keuangan c. Penelitian SAPSK yang meliputi. 165 .. Direktorat Jenderal Anggaran dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan.

Persyaratan 1. 2). b.5. data/referensi… . Persiapan teknis dan administrasi melalui penerimaan usulan revisi POK dari satuan organisasi/unit kerja di lingkungan Sekretariat Kabinet (maksimal 2 hari). d. akun standar. sub kegiatan. Administratif a. Penyusunan revisi POK DIPA (minimal 5 hari): 1). pagu anggaran yang tersedia serta latar belakang diusulkannya revisi POK DIPA. c. akun standar. TOR maupun price list. c. RKA beserta data dukung berupa TOR. 166 d. Penelitian kesesuaian usulan revisi beserta data pendukungnya dengan SBU. RAB dan price list. program dan rincian kegiatan. Penelitian dan penelaahan data pendukung usulan revisi POK DIPA berupa RAB. Penyusunan revisi POK DIPA yang sudah disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran. 3). Penelitian usulan revisi POK DIPA (minimal 5 hari): 1). C. 2). b. data usulan dokumen anggaran dari satuan organisasi/unit kerja. Penyampaian revisi POK DIPA kepada satuan organisasi/unit kerja pengusul (maksimal 1 hari). Pengkoordinasian Penyusunan Revisi Petunjuk Operasional Kegiatan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) a. kegiatan. Penyiapan konsep revisi POK DIPA dengan memperhatikan kesesuaian alokasi anggaran yang tersedia. Surat Edaran Bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tentang Pagu Anggaran Kementerian/ Lembaga. Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Kabinet menyampaikan konsep revisi POK DIPA kepada Kuasa Pengguna Anggaran.

167 . mampu memformulasikan target atau sasaran kegiatan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) ke dalam kebijakan penyusunan anggaran Sekretariat c. D. f. kendaraan. alat pengolah data dan presentasi. d. Keterlambatan penyampaian bahan penyusunan anggaran dari satuan organisasi/unit kerja kepada Biro Perencanaan dan Keuangan akan mengakibatkan keterlambatan penyusunan dokumen anggaran Sekretariat Kabinet. mampu mengolah dan menganalisis data anggaran. F. mampu mengidentifikasi permasalahan dokumen perencanaan dan anggaran. Sekretariat Kabinet. Tempat Pelayanan Lingkungan Sekretariat Kabinet dan apabila diperlukan dapat diselenggarakan di luar kantor.. Sarana dan Prasarana Pelayanan Alat tulis kantor. Kompetensi Pelaksana a.d.. ruang kerja dan ruang rapat. 2. Peringatan 1. e. mampu melaksanakan b. Kabinet. mampu mengoperasikan program MS Office dan internet serta aplikasi Renja. RKA dan DIPA. Keterlambatan. serta program aplikasi anggaran. Biaya Pelayanan Tidak ada. data/referensi berupa peraturan perundang-undangan/buku/ dokumen lainnya yang terkait dengan sistem perencanaan dan penganggaran. E. G. menguasai program aplikasi anggaran. koordinasi penyusunan anggaran 2.

I. BAGIAN KETIGA PENUTUP Evaluasi Standar Pelayanan Pengkoordinasian Penyusunan Sekretariat Kabinet ini dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. Keterlambatan penyusunan dokumen anggaran Sekretariat Kabinet akan mengakibatkan tertundanya ketersediaan anggaran guna menunjang pelaksanaan tugas seluruh satuan organisasi/unit kerja di lingkungan Sekretariat Kabinet. dan selanjutnya secara berjenjang dapat menugaskan kepada pejabat di bawahnya untuk menindaklanjuti pengaduan/masukan dimaksud. Anggaran 3. H. dan dalam hal kebutuhan mendesak diselenggarakan di luar hari dan jam kerja kedinasan.2. Mekanisme Penanganan Pengaduan/Tindak Lanjut atas Masukan/ Keluhan dari Pengguna Pelayanan Pengaduan/masukan berkaitan dengan pelayanan disampaikan kepada Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Administrasi. Jadwal Pelayanan Pengkoordinasian penyusunan anggaran Sekretariat Kabinet diselenggarakan selama hari dan jam kerja kedinasan. Standar… 168 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->