IR Bedah Syaraf 1.

Penanganan CKR  Periksa kesadaran dengan GCS  Periksa ABC y Airway; bila tersumbat bersihkan, usahakan lidah tidak jatuh ke belakan y Breathing; berikan O2 jika sesak, periksa frekuensi pernafasan y Circulation: ukur tensi, nadi, dan suhu tubuh  Oksigen nasal 2 lpm  Infus D5%, NaCl 0,45% =1,5cc/kgBB/jam  Puasa 6 jam, bila kemudian tidak mual muntah serta tetap sadara baik tanpa gejala neurologis maka boleh makan dan minum  Bedrest 24 jam, kemudian mobilisasi bertahap  Observasi ketat setiap 15-30menit selma 6 jam pertama 2. Penanganan CKS  Penderita dengan GCS <12  Oksigen dengan masker  Pasang collar brace  Atasi hipotensi dengan RL atau NaCl 0,9% sampai tanda-tanda perfusi baik  Infus D5 ½ NS 10cc/kgBB/24jam  Posisi berbaring, kepala lebih tinggi 200 dengan badan  Pasang NGT untuk mengeluarkan isi lambung (mencegah aspirasi)  Periksa kadar Hbdan gula darah  Observasi ketat setiap 15 menit selama 6 jam pertama dan setiap 30 menit selama 6 jam berikutnya (dicatat)  Vital sign (tensi, nadi, respiratory rate, suhu)/ neurologis (GCS,pupil)/balance cairan  Perubahan yang ada dicatat dan dilaporkan tindakan diagnostik dan terapi tambahan 3. Penanganan CKB  Penderita dengan GCS 3-8  Beri oksigen masker, idealnya pasang endotracheal tube  Infus D5%, NaCl 0,9% 1,5cc/kgBB/jam  Tensi sistolik harus selalu diatas 90mmHg  Stabilissi ABC  Pasang collar brace  Posisi laring head up 20-300  Periksa gula darah

Tumor Otak  Jenis : y Jinak : selaput otak meningioma. mula-mula pagi hari y Mual muntah y Papil oedem dan papil atrofi visus turun y Defisit neurologis fokal :  Parese (hemi): saraf kranialis n. metastase tumor payudara. HNP (Nernia Nukleus Pulposus)  Yaitu protusi discus intervertebralis (nucleus pulposus) keluar  Sering terjadi : cervikal bawah (parese lengan).VI strabismus. progresif. diplopia  Kejang: 1x.dll  Distribusi: y Dewasa: 60% di supratentorial y Anak: 70% di infratentorial y Manifestasi dan gejalanya beda  Gejala Klinis : y Sakit kepala. letak tumor  Keadaan umum pasien: Kernofsky Score y Radioterapi : Untuk tumor ganas y Kemoterapi : Untuk tumor ganas 5.4. kelenjar hipofisis adenoma hipofise y Ganas : sel penyokong otak glioma. dan makin memberat  Terapi y Medikamentosa: berifat sementara untuk mengurangi oedem cerebri injeksi deksamethason 20 mg y Operasi dipengaruhi oleh :  Teknik operasi: besar tumor. umur >7-8 tahun  Gangguan atau perubahan tingkah laku  Gangguan pengelihatan: defek lapang penglihatan  Tinitus (nda tnggi) pada satu telinga  Gangguan keseimbangan  Gangguan kesadaran koma y Ciri : kronik. paru. jadi bukan HNPnya . lumbal L4  Gejala klinik : y Nyeri Radikuler (ischialgia radiks spinalis seperti tersengat listrik y SLR/Lasique test (+) y Kernig (+) y Patric test (-) y Meningkat bsewaktu batuk atau mengejan y Nyeri posisi terpaksa spasme erector trunci/paravertebral bis sembuh dengn traksi.

hipotrofi otak y Lingkar kepala semakin membesar (<2tahun) y Sutura teregang. dan sutura melebar y Head CT Scan: dilatasi seluruh ventrikel otak  Penatalaksanaan y VA-shunt (Ventrikel-Atrium kanan jantung Shunt) atau VP-shunt (Ventrikel Peritoneum Shunt) . fontanella mencembung dan tegang y Vena kulit kepala menonjol y Mata selalu mengarh ke bawah (sunset phenomenon)  Pemeriksaan penunjang y Rontgen: disproporsi kraniofasial. posisi. Hidrocephalus  Adalah penumpukan LCS secaraaktif yang menyebabkan dilatasi sistem ventrikel otak  Gambaran klinis : y Gnagguan neurologik. teknik mengankat  Kembali aktivitas dan pekerjaan secara bertahap  Bahaya terjadi parese impotensi y Bedah.y Sensorik : mula-mula hiperestesi radiks atrofi hipo/anestesi y Motorik : parese/plegia y Otonom : impotensi/inkontinensia/gangguan trophic  Pemeriksaan penunjang: y Myelografi  Indentasi (filling defect) oleh bulging/protuded disc y CT Myelografi  Gambaran herniasi discus  Penekanan myelum atau radiks y MRI y Gambaran herniasi discus y Penekanan myelum atau radiks y Lebih unggul untuk menilai soft tissue  Terapi y Non bedah  Bed rest 1-2 minggu  Analgesik  Edukasi postur. walaupun sudah diberikan obat nyeri narkotik yang adekuat 6. tulang menipis. indikasi:  Terapi non bedah gagal 5-8 minggu sejak onset radikulopati  Penderita yang tidak setuju terapi non bedah  Operasi urgent bila:  C Equina Syndrome (CES)  Defisit motorik progresif  Intolerable pain.

menjalar sesuai radiks  Mielopati tidak sesuai radiks tertentu y Kelainan motorik bisa dievaluasi sesuai miotom  Thorakal lumbal  Paraparese paraplegi  Upper motor neuron progresif  Neurinoma: awal syndrome Brown Sequard  Servikal tetraparese/tetraplegi y Kelainan sensorik y Kelainan fungsi otonom: inkontinensia y Belum tentu ada deformitas/benjolan pada tulang belakang  Pemeriksaan penunjang y Foto polos tulang belakang AP/Lateral/Oblique y Mielografi: Intradural gambaran CUP. y Bila benjolan ditekan dapat kempes. tegang. licin. umumny terletk di midline y Diameter 1-10cm y Kulit penutup tipis. Meningiocele  Merupakan protrusi dari meningen dan LCS yang disebabkan gangguan penutupan pipa neural. bisa terjadi di kranial maupun spinal. Tumor Medulla Spinalis  Jenis: Intrameduller dan ekstrameduller (biasanya metastase)  Gejala klinik y Nyeri  Radikulopati radikuler.y Pada keadaan darurat bisa dilakukan pungsi ventrikel melalui fontanella anterior untuk dekompresi sementara 7. tetapi bisa juga normal. transiluminasi (+)  Terapi y Reparasi: untuk tujuan kosmetik y Terbuka: segera y Tertutup: elektif 8.  Gejal klinis y Benjolan sejak lahir yang semakin membesar. ekstradural gambaran PAINT BRUSH y CT Mielografi y MRI (Magnetic Resonante Imaging): untuk evaluasi soft tissue  Terapi y Laminektomi ekstirpasi y Ekstradural: tumor metastase paliatif menghilangkan nyeri .

CT Scan. spinal shock. MRI  Terapi y Internal (medical stabilization): A-B-C. hilangnya tonus otot-otot bawah lesi.9. jejas. paralisa y Tanda lain  Priapismus  Pernapasan abdomen y Defisit Neurologis  Cervikal: pentaplegi  Thoracolumbal: paraparese  Hipoaestesi/anestesi y Bisa terjadi syok spinal setelah trauma. DC y Imobilisasi y Fiksasi eksternal y Reallignment y Fiksasi internal 10. Pemeriksaan Bedah Saraf  Anamnesa y Identitas penderita y Keluhan Utama y Riwayat penyakit sekarang : mekanisme cedera y Riwayat penyakit dahulu  Pemeriksaan fisik y Survey Primer: periksa A-B-C y Survey sekunder :  Status lokalis : inspeksi visual dan palpasi kepala. Cedera Tulang Belakang  Sering terjadi karena kecelakaan lalu lintas  Tanda y Lokal. jejas y Nyeri y Tanda spinal: nyeri leher/ tulang belakang y Tanda myelum  Kesemutan ataurasa tebal pada ekstremitas  Kelemahan. membaik sekitar 2 minggu s/d beberapa bulan  Pemeriksaan penunjang : foto rontgen. hilangnya reflekreflek dan fungsi neurologis sementara dibawah level cedera. cari tanda trauma. bradikardi. dan hematom  Status generalis  Status neurologis  Kesadaran  Fungsi o FS Motorik : hemi/para parese/plegi . dengan tanda hipotensi.

o FS Sensorik o FS Vegetatif o FS Koordinasi  Reflek : fisiologis dan patologis  Pemeriksaan penunjang y Laboratorium: pemeriksaan darah lengkap y Rontgen foto:  Kepala  Thoraks  Abdomen  Ekstremitas y CT Scan  Cedera otak:  akut polos tanpa kontras  kronis polos dan kontras  SOP: polos dan kontras .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful