Kebangkitan Nasional itu, Kebangkitan Pendidikan

Tokoh pendidikan terpadu Syaykh AI-Zaytun Dr AS Panji Gumilang mengatakan dalam rangka memeringati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei 1908-2008) semua elemen bangsa harus memberi solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang tengah dihadapi bangsa ini.

Sudah seratus tahun, apa yang telah kita perbuat? Yang bisa menjawab, ya masing-masing," kata tokoh pendidikan bervisi demokrasi, toleransi dan perdamaian, ini dalam percakapan dengan Wartawan Berita Indonesia, 12 Mei 2008. Menurut pemangku pendidikan berbasis (semangat) pesantren tapi bersistern modern ini, sesungguhnya kebangkitan nasional itu adalah kebangkitan pendidikan. "Ayo kita tata pendidikan ini lebih baik dari hari ini. Nah, itu ciri bangkit, " kata pendiri dan pemimpin Ma'had AI-Zaytun ini.

Tokoh yang sangat enerjik ini juga mengungkapkan tentang politik bersepeda, dalam hubungannya dengan kepemimpinan dan kebangkitan nasional. "Sepeda itu harus dipegang oleh pengendaranya. Power-nya itu dari pemimpinnya (pengendara). Itu politik bersepeda. Kalau man mengendarai dan mengendalikan kekuatan dahsyat, sepeda itu dahsyat, maka dinamakan bicycle. Cycle, cycling yang terns bergerak (putaran)," katanya. Selain itu, dia juga menegaskan sikapnya: "Simbol saya demokrasi perdamaian tanpa senjata," katanya ikhlas dan berterimakasih tatkala dihadiahi rencong.

Berikut ini kami sajikan petikan wawancara dengan tokoh yang sangat berkomitmen membangun Indonesia yang kuat, hidup dalam zona demokrasi dan perdamaian Berta mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia ini.

Wartawan : ³Syaykh banyak berbicara mengenai kebangkitan nasional. Kebangkitan nasional sudah seabad tapi rasanya keadaan bangsa ini masih begitu-begitu saja?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Makanya kita bertanya apa yang telah kita perbuat, itu saja. Sudah seratus tahun, apa yang telah kita perbuat? Yang bisa menjawab, ya masing-masing. Kalau masingmasing menjawab dengan perbuatan, baru kita bisa mengatakan bangsa ini bangkit´.

menghitung). Jadi kebangkitan nasional adalah kebang¬kitan pendidikan nasional. setelah kamu bisa membaca ABCD. Syaykh melihat bagaimana pergerakan masyarakat ini untuk bangkit atas inisiatifnya sendiri?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Itulah yang harus dididikkan panjang. masih merasa yang tidak bangkit ini. baru kalkulasikan . Dari situlah bangkit. pintu gerbang pertama saja kebanjiran dua kali sebelum setahun. Artinya. Contohnya. Wartawan : ³Pemimpin sudah melakukan apa yang dilakukannya. Wartawan : ³Sama seperti Indonesia sekarang?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Jangan disamakan. Mengapa sekarang kita masih mengalami "ABCD". Wartawan : ³Kan sudah 100 tahun. Kebangkitan nasional itu sesungguhnya kebangkitan pendidikan. Membaca. Nah. celaka ini. Setelah itu. Tapi warga juga kan harus bergerak. Tapi celaka bagi orang yang masih belum bisa merangkak pun sudah mengatakan bangkit´. Siapa saja´. Jadi untuk memperbaiki nasib bangsa kita nanti. Jadi angkatan lautnya pindah ke darat. dulu tatkala kita masih menjadi bangsa Hindia Timur. seperti dikatakan orang belum mencapai sasaran? Pendidikannya belum sempurna. Ada kebahagiaan. menurut orang itulah yang bangkit itu. menulis. Wartawan : ³Apa pesan Syaykh dalam rangka satu abad kebangkitan nasional?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ayo kita tata pendidikan ini lebih baik dari hari ini. Tulislah apa yang ada ini. itu ciri bangkit. ada politik etis kan? Terjadilah pendidikan. artinya. Seperti bangsa Belanda dulu mendidik bangsa Hindia Timur ini supaya bangkit dimodali 3 M (membaca. Dan berbahagialah orang yang merasa tidak bangkitbangkit walaupun dirinya mempunyai kemajuan. Tapi nggak bangkit-bangkit tapi merasa bangkit?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Bahagia kita. bacalah Indonesiamu ini. Nggak banyak itu modalnya. Tapi kalau masih seperti belum bangkit namun mengatakan sudah bangkit. Jika ditanya siapa yang menbangkitkan ? Ya. siapa yang akan memberi solusi?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Oh. memang pemerintah dulu´. pangan ditata. menulis. keamanan ditata´. pendidikan harus ditata. semua elemen bangsa harus memberi solusi.Wartawan : ³Lalu kalau begitu masalahnya. Sebab.

start-nya dari situ (pendidikan). bisa membangkitkan segala macam. Apalagi akibat banjir. Nah ini juga begitu. supaya kita bergerak bangkit lebih baik. Wartawan : ³Jadi bagaimana kalau kita dimenej orang seperti itu?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya diubah. Yang merubah itu bukan seketika berproses. Nah kita sudah memiliki sarana perubahan itu yakni demokrasi. begitu beras dinyatakan US$ 700 sampai US$ loon lebih.(menghitung) apa yang ada ini. Harus diubah terus. . tiba-tiba kita surplus. Tapi memang ada satu tanda yang sekonyong-konyong bisa tedadi di Indonesia belakangan ini. Satu bukti. Sekarang harusnya bisa membangkitkan yang lain lagi dengan 3M tadi´. Harus disadarkan bangsa ini´. Kok bisa secepat itu? Terns langsung man mengekspor. Tapi. Proses masyarakat bangsa Indonesia inilah yang akan menentukan perubahan itu´. Syaykh menjadi pemimpin nasional?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Tidak seperti begitu merubah itu. Waktu beras masih US$ 400. Masyarakat bangsa ini merubah´. Indonesia kan masih mengimpor. ini suatu bukti. mahal mengekspor. Murah mengimpor. bahwa tidak memiliki kesiapan. Wartawan : ³Tapi kan perlu akselerasi?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Akselarasi dan tidak akselerasi itu juga sebuah proses. Wartawan : ³Tapi maunya. oh kurang asupan. apa yang lainnya?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Iya itu. Sehingga nanti karena membaca. Maka proses ini harus berjalan terus. menulis dan menghitung. ini koq lambat. Nah. panen kurang. Orang¬orang masih bertanya apa hasil reformasi. Asupannya diperbanyak. mengimpor kekurangan sekian. Sebelum ada pengu¬muman beras naik. sambil sekonyong-konyong data itu dari minus menjadi surplus´. Belum tentu akselerasi itu bisa mempercepat. Wartawan : ³Selain pendidikan tadi. Tiga modal An saja bisa membangkitkan Soekarno-Hatta berproklamasi. sepuluh tahun yang dinamakan reformasi.

bagaimana kalau nggak ada komitmen yang dipegang?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Tidak susah. Satu lagi. Sama halnya tatkala UUD 1945. Segala perubahan demi perubahan tidak sekaligus menjadi yang kita harapkan. Itulah proses masyarakat bangsa Indonesia´. Tapi kalau tidak konsisten dan berhenti-berhenti. itu kan susahnya setengah mati untuk dirubah waktu itu. Pemimpin yang menjadi pusat. apa bahasanya itu. Tapi kan dia yang merubah. pemegang kendali strategis?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Oh ya! Bangsa Indonesia 50 Tahun. tapi perlu juga konsistensi dalam memandang sesuatu sehingga bangsa itu dapat dibawa dalam satu tujuan yang dari awal dipersiapkan. Itu kan masing-masing punya bahasa yang bisa untuk mengalamatkan´. Wartawan : ³Tapi itulah arti pemimpin. lima kali sekaligus. Siapa tahu dalam perubahan berikutnya´. Normal-normal saja.Wartawan : ³Tapi kan pemimpinnya yang memegang peranan strategis?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya. . Itulah proses bangsa seperti itu´. Betapa kuatnya Pak Harto yang didukung sampai segala sesuatu adalah berdasarkan petunjuk bapak presiden. bagaimana pembentukan bangsanya?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ini tidak berhenti. proses berubah´. Wartawan : ³Ya. kan´. Namun lepas begitu saja. Nanti kalau diganti juga berubah lagi. Dan cepat pun tidak ukuran´. Artinya. Wartawan : ³Proses konstitusional yang teler itu?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Itu kan yang terjadi di Indonesia. Begitu dirubah. Tapi sepuluh tahun lima presiden. Wartawan : ³Ini susahnya. ada perubahan itu. hanya dipimpin dua presiden. Wartawan : ³Walaupun lama ya?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Lama itu tidak ukuran. betapa satu dekrit atau statement bahwa dwifungsi ABRI mutlak. Wartawan : ³Teler itu?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya lepaskan.

Tapi. tanya siapa yang akan menyandingkan´. dia tahu kalau kami sering ke Al Zaytun. Yang oleh banyak orang dikatakan Pancasila. Wartawan : ³Tapi. tapi bertanya saja menurut saya sesuatu hal yang baik. wartawan Berita Indonesia yang tahu duluan. Cari dulu. Kalau ada apa-apa di Al-Zaytun kan bukan siapa-siapa yang tahu duluan. Wartawan : ³Kami senang mendengar berita itu. katanya begitu. baik juga kali itu?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Menurut siapa?´ Wartawan : ³Paling tidak menurut kami !´ Syaykh AI-Zaytun : ³Terserahlah. seorang jurnalis. Wartawan Zaytun belum tentu tahu duluan´. Ada kecenderungan ke situ kali?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Tanya kepada yang menginformasikan. suatu kecenderungan adalah fakta. Kalau ada pandangan menurut saya baik. Kan sudah saya katakan tadi.Wartawan : ³Ada yang tanya. Wartawan : ³Kembali ke kebangkitan. niatnya untuk menyelidiki pun terserah.´ Syaykh AI-Zaytun : ³Sedih pun tidak apa-apa´. Bagi wartawan. dalam delapan tahun ini sudah bergerak. bagaimana? Kalau saja ditanggapi´. Wartawan : ³Walaupun dia hanya sekadar bertanya. Syaykh kabarnya man disandingkan dengan Wiranto. bagaimana Syaykh menyingkapi?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Itu kalau. Nilainya apa? Ya pendidikan itu sifatnya rohaniah dan jasmaniah. . dan Al-Zaytun sedang memulainya. tanya dong. Tadi Syaykh bilang pendidikan sebagai motor penggerak. pembangunan fisik. Wartawan : ³Itulah yang dia dengar informasinya. Kebangkitan Indonesia seperti apa yang diimpikan di lembaga. pendidikan Al-Zaytun?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Kita punyai nilai-nilai dasar negara. jangan pernah ditutup pandangan orang lain´. kalau itu diusulkan oleh banyak orang. Benar tidak?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Oleh siapa. Kalau tidak. Baru kami dengar.

dalam rangka persatuan. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan/Perwakilan. Mulai dari pendidikan. tapi lebih lagi wujudkan Kesejahteraan Social untuk Seluruh Rakyat Indonesia. Baru terciptalah nanti perwujudan suatu kese¬jahteraan bagi seluruh masyarakat Indo¬nesia. Dan semua melibatkan bangsa. semua bisa terima. Antagonistic. Persatuan saja. Tapi kalau federasi ada mung¬kin yang tidak menerima. sudah betulkah otonomi ini. seluruhnya menerima. Kita sudah harus bersatu untuk menata itu semua. Yang lain-lain sudahlah tidak menjadi masalah. . Tapi kan ide besarnya itu. Otomomi itu merdeka´. Kemudian ke depan. Persatuan Indonesia. menggaris-bawahi negara persatuan ini. Begitu pula serikat mungkin ada yang tidak menerima. Tapi otonomi sangat bahaya. Wartawan : ³Desentralisasi dalam rangka persatuan ya?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Iya. Bukan lagi sekadar menghafal Ketuhanan Yang Maha Esa. Dan tidak melanggar nilainilai dasar negara´.Mewujudkan suatu kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kemudian memandang kembali. karena itu suatu ide besar dari awal. kemudian pem¬bangunan fisik dan pembangunan non¬fisik. Dan semua berbasis lokal. Persatuan Indonesia. mewujudkan kesejahteraan sosial´. Satu sisi tidak pernah mengenal satu kebebasan daerah dengan bahasa sentralisasi. Wartawan : ³Terus langkah-langkah itu harus dikonkritkan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Oh iya tentu. Kalau desentralisasi. Desentralisasi. Otonomi sama dengan merdeka. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. sehingga Bhineka Tungal Ika terwujud. Pokoknya yang penting terakhir. Satu sisi memberikan kebebasan seluas-luasnya dengan bahasa otonomi. Wartawan : ³Kalau dikaitkan dengan proses demokratisasi yang sedang bertumbuh?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya bagus´. Ini cita-citanya kebangkitan nasional itu. paradoks. Maka yang diwujudkan nanti desentralisasi seluas-luasnya.

Sama sekali dalam Preambule itu tidak disebutkan bahasa itu. Kemanusian yang adil dan beradab. Sudah dalam UUD dasarnya tidak ada. Wartawan : ³Filosofinya persatuan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Persatuan. Jadi kok tidak pernah disebut. Bertentangan dengan ide besar. iyalah nilai-nilainya dijalankan. ada tuntutan otonomi. Desentralisasi seluas-luasnya´.Wartawan : ³Dengan tuntutan otonomi?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Otonomi seperti apa? Desentralisasi. Pancasilanya dike¬depankan seakan-akan itulah jiwa. Tapi substansinya dilupakan banyak orang. nilai-nilai dasar itu tidak pernah disebut dengan singkatan Pancasila. Di Preambule itu. Wartawan : ³Jadi nilai-nilainya yang terpenting?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Mustinya nilai-nilai dasar. Tapi mestinya fair dong. Wartawan : ³Kan begitu nilai-nilai dasarnya? Mengapa melenceng jauh?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Kita membela sebuah nama yang tidak pernah dicatat pada UUD. daerah-daerah memiliki kekuatan masing-masing. Demokrasi pakai diembel-embeli Demokrasi Pancasila. Mengapa kok jadi sebutan yang sangat sakral´. Mengapa yang itu yang jadi merakyat dan populer? Bukan lima dasar itu´. Tetapi dalam persatuan Indonesia´. Wartawan : ³Mencari aman saja kali?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya. Wartawan : ³Yang Sekarang terjadi. tapi nilai-nilainya dijalankan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya. iyalah. Persatuan itu bisa diwujudkan desentralisasi. otonomi itu berbahaya´. Ayo sebutkan satu-satu. Sekarang dicetuskan. Tadi kan kita katakan. kalau mau masuk dan ubah itu . Ketuhanan yang maka esa disebut. Mana ada boleh otonomi. berbagai macam. Wartawan : ³Kalau tidak disebut pun. nggak tau. Undang-undang dasar saja nggak menyebut´. Dasar begitu saja.´ Syaykh AI-Zaytun : ³Itulah karena memang dibukakan keran otonomi. Kalau tidak disebut mestinya jangan marah.

tidak terbuka. Mengapa kita sampai curigai. Ini apa. Ternyata di lubuk hatinya tidak mau misah dengan Indonesia. menurut Syaykh. Lagu-lagu wajib kita pancing sedikit saja. wow. keluar nasionalisme. proses ini adalah untuk mencapai bagaimana Indonesia mengisi kemerdekaannya atau membangun dirinya.preambule. pada waktunya akan tiba kekuasaan akan dipegang oleh orang tertentu yang dipilih secara demokratis dalam proses politik. anak-anak itu lancar menjawab. Tapi tidak berhenti di situ. dengan mudah menghapal Pancasila. Kemarin kita ke Aceh. sementara yang nasionalisme pun disuruh menghafal. Apa itu Pancasila? Lima dasar. Tentu dalam politik yang diharapkan. kalau duduk satu meja begini. Bencinya pada bangsa asing luar biasa. kita redamkan dengan cara yang baik. Asumsi kita. kan tidak boleh diubah toh? Sudah tidak konsekuen lagi. sampai sekian lama. Sampai clash itu? Saya dialog dengan Gubernur dan Wakil Gubernur. Politik yang kita tandai dengan mulai aktifnya para partai politik kampanye. mereka itu langsung menyanyikan dengan lancar. Pancasila itu. anak umur belasan tahun setingkat SMP. Dulu Indonesia itu toleransinya tinggi. Yang tadinya tinggi nadanya. menggelinding terus´. Kalau melihat proses ini. Wartawan : ³Jadi kalau melihat kondisi sekarang. . Ternyata? Luar biasa anak-anak itu. Di mana salahnya. Saya tidak membayangkan bahwa belakangan ini rakyat Aceh yang terkesan GAM. Kamboja . Wartawan : ³Kalau Syaykh menawarkan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Sepeda. Kita gali secara perlahan-lahan´. tidak! Itu menunjukkan bahwa Indonesia dulu itu terbuka. mengapa sampai terjadi clash. Ditanya. Betapa hebatnya orang Aceh. Ini kan memasuki tahun politik. ya sudahlah tidak ada yang diajarkan Pancasila. Bukan ini dari Bangladesh. Lalu. itu apa. dasar negara Indonesia. juga enggak hafal. ada nggak harapan dan seperti apa yang bisa kita capai dalam 5 tahun ke depan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Kita dengar dulu dong apa yang ditawarkan´. Pasca itu jadi tertutup. apa? Anak-anak itu jawab tangkas. Myanmar. Sangat lama. Tentu ada harapan yang akan dicapai. Belum tentu anak-anak di Pulau Jawa itu seperti ini. Apa itu lima dasar. mulai bulan Juli.

dibaca orang sebagai kampanye. . sepeda itu kan dipegang oleh pengendaranya. Maka diajak bersepeda begini lo. sepeda itu dahsyat. Terus ada rem. ada pimpinan dan ada yang dipimpin. Mau cepat. Sekarang kan yang duduk di atas mobil. Sebelum apa-apa. Bila menerjemahkan panjang-panjang itu namanya tajuk rencana. Bagaimana itu namanya BBM kaki. Ito politik bersepeda. sosialisasi. Bagaimana mengendalikan tatkala kita turun tanpa ada halangan. bukan kita. Pemimpin semua yang mengendalikan. Stabil. Jangan diterjemahkan panjang-panjang. Saat naik. filosofi bersepeda dalam rangka membangun negara?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Itu nanti. ikut naik. Cita-cita saja. Wartawan : ³Bisa lebih diterjemahkan dalam aplikasi politik kenegaraan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Sudah. Wartawan : ³Kalo gagah-gagahan?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Mana bisa gagah-gagahan. maka dinamakan bicycle. mengeluarkan energi´. Ini yang mengendalikan. tak terasa. yang tadi itu. Bagaimana rasanya turun dari yang tinggi. Bagaimana hujan. Tapi kalau pemimpin sedang teler? Teler dilarang naik sepeda. kalau mau mengendarai dan mengendalikan kekuatan dahsyat. Wartawan : ³Perlu diberi pemahaman. ikut turun. tidak terasa. Dan nggak jalan sepeda´. Saat turun. mau lambat. Maka kebangkitan nasional diisi dengan bersepeda 2000 km. Power-nya itu dari pemimpinnya. Menggenjot tatkala tanjakan yang 45 derajat. pakai mobil kan tak terasa. orang mengeluarkan nafas. yang capek mobilnya. Nanti bersamaan dengan filosofi bersepeda memang begitu. cycling yang terus bergerak (putaran)´. Ini pojok saja dulu´.Wartawan : ³Apa hubungannya dengan masa depan bangsa?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Ya. Wartawan : ³Ada maknanya itu?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Lha iya. Yang merasakan turun juga mobil. Bagaimana panas. Terus berputar dan ada dua roda belakang dan depan´. Cycle.

dia kan naik mobil. Itu kan bukan gagah betulan kalau gagah-gagahan´.Wartawan : ³Oh iya. Rodanya juga empat kan? Ini rodanya cuma dua. Wartawan : ³Tapi ada pemimpin yang bilang. ia akan tumbang sendiri kali ya?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Nggak ada gagah-gagahan. Harus dihormati orang bekerja itu´. Harus digenjot dengan nyali dan energi (BBM kaki) agar terus berputar´. gagah yang ada. Wartawan : ³Berarti dia tidak menganut filosofi naik sepeda?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Iya. mereka nggak tabu saya siang¬malam Sudah bekerja. masih begini orang ngomong?´ Syaykh AI-Zaytun : ³Biasa. .

TUGAS BAHASA INDONESIA MATERI WAWANCARA Disusun oleh: Nama : Asti Haningtias Sari Kelas : X-7 Absen : 7 SMA ³INSTITUT INDONESIA´ SEMARANG TAHUN AJARAN 2011/2012 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful