Anda di halaman 1dari 10

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Kata fisika berasal dari bahasa yunani physic yang berarti alam atau hal ikhwal sedangkan fisika dalam bahasa Inggris physic adalah ilmu yang mempelajari aspek-aspek alam yang dapat dipahami dengan dasar-dasar pengertian terhadap prinsip-prinsip dan hukum-hukum elementernya. Selanjutnya fisika dapat didefinisikan dalam berbagai pengertian, satu diantaranya mengatakan bahwa fisika adalah ilmu yang mempelajari suatu zat dan energy atau zat dan gerakan. Fisika juga dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang pengkuran, sebab segala sesuatu yang kita ketahui tentang dunia fisika dan prinsip-prinsip yang mengatur perilakunya yang telah dipelajari melalui pengamatan-pengamatan tehadap gejala alam. Tanpa kecuali gejala-gejala itu selalu mengikuti dan memahami sekumpulan prinsip umum tertentu atau sering disebut sebagai hukum-hukum fisika. Hukum Joule adalah salah satu dari hukum-hukum fisika. Hukum Joule ini berbunyi Panas yang di hasilkanberbanding lurus dengan hambatan konduktor dikalikan dengan kuadrat kuat arus listriknya. I.2 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah Agar mahasiswa mengetahui penemu hukum-hukum fisika yang salah satunya adalah hukum Joule. Agar mahasiswa mengetahui penerapan-penerapan dari hukum Joule. Agar mahasiswa dapat menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan hukum Joule.

BAB II

PEMBAHASAN

II.1 HUKUM JOULE James Prescott Joule (1818-1889) adalah seorang ahli fisika berkebangsaan Inggris yang merumuskan hukum Termodinamika I atau sering dikenal dengan hukum kekekalan energi, yang bunyinya energi tidak dapat diciptakan dan yidak dapat dimusnahkan. Selain itu, James Prescott Joule juga menemukan hukum Joule dan efek Joule Thompson. James Prescott Joule ini lahir di Salford, Lancashire, Inggris pada tanggal 24 Desember 1818. Joule tidak pernah duduk di bangku sekolah karena sakit-sakitan. Setelah umur 17 tahun ia baru merasakan duduk di bangku sekolah. Ia diterima di Universitas Manchester dibawah bimbingan Jhon Dalton. Joule tidak hanya rajin belajar, tetapi rajin melakukan eksperimen dan menulis. Pada tahun 1840 dalam makalahnya yang berjudul On the Production of Heat by Voltaic Electricity, ia mengemukakan rumusan yang dikenal dengan Hukum Joule, yang bunyinya Panas yang di hasilkanberbanding lurus dengan hambatan konduktor dikalikan dengan kuadrat kuat arus listriknya. Untuk menarik perhatian para masyarakat ilmiah terhadap ide-idenya, Joule memberikan ceramah public dan meyakinkan sebuah surat kabar di Manchester untuk menerbitkan naskah ceramahnya. Hal ini menarik perhatian William Thompson. Joule dan Thompson kemudian bekerja sama dan menemukan efek Joule-Thompson, yang menyatakan bahwa bila gas dibiarkan berkembang tanpa melakukan kerja keluar, maka suhu gas tersebut akan turun. Kemudian nama Joule ini dipakai sebagai nama satuan untuk usaha dan energi. Ia adalah seorang yang hobi fisika. Dengan percobaan ia berhasil membuktkan bahwa panas (kalori) tak lain adalah suatu bentuk energi. Dengan demikian ia berhasil mematahkan teori kalorik, teori yang menyatakan panas sebagai zat alir. Joule (simbol J) adalah satuan SI untuk energi dengan basis unit kg.m2/s2. Nama joule diambil dari penemunya James Prescott Joule. Joule disimbolkan dengan huruf J. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Mayer of Heilbronn. Joule diambil dari satuan unit yang didefinisikan sebagai besarnya energi yang dibutuhkan untuk memberi gaya sebesar satu Newton sejauh satu meter. Oleh sebab itu, 1 joule sama dengan 1 newton meter (simbol: N.m). Selain itu, satu joule

juga adalah energi absolut terkecil yang dibutuhkan (pada permukaan bumi) untuk mengangkat suatu benda seberat satu kilogram setinggi sepuluh sentimeter. Definisi satu joule lainnya yaitu pekerjaan yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan listrik sebesar satu coulomb melalui perbedaan potensial satu volt, atau satu coulomb volt (simbol: C.V). 1 joule juga dapat didefinisikan sebagai pekerjaan untuk menghasilkan daya satu watt terus-menerus selama satu detik, atau satu watt sekon (simbol: W.s). Konversi 1 joule adalah sama dengan 107 erg. 1 joule mendekati sama

dengan:6.241506363x1018 eV (elektron volt), 0.239 kal (kalori), 2.7778x10-7 kwh (kilowatt-hour), 2.7778x10-4 wh (watt-hour), atau 9.8692x10-3 liter-atmosfer.

II.2 Aplikasi Hukum Joule 1. Usaha Yang Dalam fisika, usaha memiliki arti yang khas. Usaha berkaitan erat dengan gaya. Oleh karena itu, dalam pengertian fisika, usaha hanya dilakukan oleh gaya, dan usaha hanya dilakukan oleh gaya jika gaya yang bekerja pada suatu benda menyebabkan benda itu berpindah posisi. Usaha adalah kerja atau kegiatan yang di lakukan dengan energy untuk mengubah (memindahkan) suatu benda. Contohnya menarik, mendorong, mengangkat dan lain sebagainya. Jika sebuah gaya F bekerja pada sebuah benda sehingga benda itu berpindah sejauh s searah dengan arah kerja gaya F, maka dikatakan gaya F itu melakukan usaha (W). Persamaannya dapat dituliskan sebagai berikut. W=F.s Dengan : W = usaha (Joule) F = gaya (Newton) S = jarak perpindahan (meter) Usaha dalam kehidupan sehari hari merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Bila kita perhatikan dengan seksama maka ketika orang mencari uang dia juga mengeluarkan gaya / energi dan

untuk mendapatkan uang dia harus melakukan perpindahan / bergerak, dari sini maka pengertian usaha dalam kehidupan dengan di fisika hampir sama. Selain pengertian di atas jika dihubungkan dengan energi maka Usaha dapat didefinisikan sebagai Besarnya perubahan energi yang digunakan, sehingga selain persamaan diatas Usaha juga dapat dirumuskan : W = E

Perlu diketahui, kita harus membedakan antara usaha (W) dan berat (w). Kedua simbolnya hampir sama, tetapi usaha dan berat merupakan dua besaran fisika yang berbeda. Dalam system SI satuan usaha adalah joule (J). Satuan ini digunakan karena untuk menghormati James Prescott Joule. Satu joule adalah besar usaha yang dilakukan oleh gaya satu newton untuk memindahkan suatu benda searah gaya sejauh satu meter . Dalam system cgs satuan usaha adalah dyne.cm/erg. Mengingat 1m = 100 cm dan 1N = 105 dyne, maka 1 Nm = (105 dyne)(100 cm) = 107 dyne.cm = 107 erg atau 1 J = 107 erg. Secara umum, jika gaya F dan perpindahan s , maka komponen F yang searah dengan perpindahan s. oleh karena itu, usaha didefinisikan sebagai hasil kali komponen gaya dengan besarnya perpindahan. Komponen gaya F yang searah dengan perpindahan s adalah F cos , sehingga W = F . s cos Nilai cos dapat berharga negative, positif atau nol. Akibatnya, usaha dapat juga berharga negative, positif atau nol. Tidak semua gaya yang sudah bekerja dikatakan melalukan usaha atau semua benda yang berpindah telah dikenai usaha. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas, berikut ini peristiwa yang usahanya bernilai nol Gaya penyebab ada tetapi tidak ada perpindahan. F tidak sama dengan nol dan s sama dengan nol, contohnya adalah ketika kita mendorong tembok. Walaupun kita sudah mengeluarkan gaya tetapi tembok tidak berpindah maka kita dikatakan tidak melakukan usaha. Gaya penyebab tidak ada tetapi terjadi perpindahan. Contohnya adalah ketika kita bermain sky dan kita sedang ber GLB maka resultan gayanya sama dengan nol tetapi kita mengalami perpindahan. Kejadian ini juga tergolong usaha bernilai nol atau kita dikatakan tidak melakukan usaha.

Gaya dan perpindahan membentuk sudut 90 derajat. Contohnya ketika kita menenteng tas dan berjalan maju, sudut yang dibentuk gaya penyebab dengan perpindahan yang dihasilkan adalah 90 derajat. Jika kita masukkan kedalam persamaan gaya yang membentuk sudut maka akan kita peroleh hasil Usaha sama dengan nol atau kita dikatakan tidak melakukan usaha.

1.

Energy Energy adalah kemampuan untuk melakukan usaha, semakin besar energy

maka semakin besar pula usaha/efek yang dapat dilakukan. Untuk melakukan kegiatan sehari-hari manusia memerlukan tenaga. Tenaga yang dibutuhkan manusia berasal dari sari-sari makanan. Tenaga tersebut dinamakan energy. Bentuk-bentuk energy meliputi: energy mekanik, energy bunyi, energy kalor, energy cahaya, energy listrik dan energy nuklir.
Energy Mekanik

Energy mekanik merupakan jumlah energy kinetic dengan energy potensial. Setiap benda yang bergerak , atau memiliki kemampuan untuk bergerak memiliki energy mekanik. Persamaan energy mekanik dapat dituliskan sebagai berikut. Em = Ek + Ep Energy kinetic adalah energy yang dimiliki setiap benda karena gerakan benda. Atau energy kinetic juga sering diartikan sebagai energy yang dimiliki benda karena geraknya atau kelajuannya. Energy kinetic dapat dirumuskan. Ek = 12m.v2 Energy potensial adalah energy yang dimiliki benda karena posisinya. Energy potensial juga diartikan sebagai energy yang tersimpan yang siap digunakan. Jadi energy potensial dirumuskan Ep = m. g. h Dengan : Em = energy mekanik (J) Ek = energy kinetic (J) Ep = energy potensial (J) m = massa benda (kg) v = kecepatan benda (m/s) g = percepatan gravitasi bumi (m/s2) h = tinggi benda (m) Satuan energy sama dengan satuan usaha, dalam system internasional (MKS) adalah joule dan dalam system cgs adalah erg.
5

Usaha yang diperlukan untuk mengangkat benda yang massanya m sampai ketinggian h adalah: W=m.g.h Perubahan massa zat menjadi energy dikemukakan oleh Albert Einstein, dengan persamaan: E = m . c2
Energy Bunyi

Energy bunyi adalah energy yang dihasilkan ole getaran partikel-partikel udara di sekitar sebuah sumber bunyi.

Energy Kalor
Energy kalor (energy panas) adalah energy yang dihasilkan oleh gerak internal partikel-partikel dalam suatu zat.

Energy Cahaya
Energy cahaya adalah energy yang dihasilkan oleh radiasi gelombang elektromagnetik.

Energy Listrik
Energy listrik adalah energy yang dihasilkan oleh muatan listrik yang bergerak melalui kabel.

Energy Nuklir
Energy nuklir atau energy kimia adalah energy yang dihasilkan oleh reaksi inti dari bahan radioaktif. Ada dua jenis energy nuklir, yaitu energy nuklir fisi dan fusi. Energy nuklir fisi terjadi pada reactor atom PLTN. Energy nuklir fusi yaitu energy nuklir yang dibebaskan ketika inti-inti ringan bertumbukan pada kelajuan tinggi dan bergabung.

1.

Daya Daya adalah usaha yang dilakukan gaya dalam satu satuan waktu. Daya juga

dapat didefinisikan sebagai laju perubahan energy dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Daya dapat dirumuskan : P = Wt Dengan : P = daya (watt) W = usaha (joule) t = selang waktu (sekon)

Bila sebatang logam dialiri arus listrik, maka tumbukan oleh pembawa muatan dalam logam mendapat energi sehingga menjadi panas dan atom-atom akan bergerak semakin kuat. Daya hilang yang diubah menjadi getaran atom dalam logam, dengan kata lain hilang sebagai kalor. Ini dapat dipahami bahwa muatan dq yang bergerak akan mendapat tambahan energi sebesar dU = (dq) V. Karena arus dan kecepatan tetap, maka energi yang hilang persatuan waktu (daya), adalah:

Persamaan di atas dikenal sebagai Hukum Joule yang menyatakan daya yang hilang (daya disipasi) pada konduktor dengan hambatan R dan di aliri arus i. Sedangkan besar kalor disipasi (kalor Joule) dalam waktu dt adalah:

Kalor ini disebut kalor Joule dimana 1 kalori = 4,2 Joule. Daya rata-rata (sering disebut sebagai "daya" saja bila konteksnya jelas) adalah kerja rata-rata atau energi yang dihantarkan per satuan waktu. Daya sesaat adalah limit daya rata-rata ketika selang waktu t mendekati nol.

Bila laju transfer energi atau kerja tetap, rumus di atas dapat disederhanakan menjadi:

, di mana W, E adalah kerja yang dilakukan, atau energi yang dihantarkan, dalam waktu t (biasanya diukur dalam satuan detik).

2.

Pesawat Sederhana Pesawat adalah alat yang berguna untuk memudahkan pekerjaan manusia.

Pesawat sederhana ialah alat yang dapat di pakai untuk mempermudah orang dalam melakukan pekerjaan (usaha).

Pesawat rumit adalah pesawat yang terbentuk dari beberapa pesawat sederhana. Tujuan di buatnya pesawat sederhana adalah : Untuk melipatgandakan kemampuan tenaga atau gaya. Untuk mengubah arah gaya dengan mudah. Untuk memperbesar kecepatan. Pada dasarnya, ada empat macam pesawat sederhana, yaitu tuas, katrol, bidang miring dan roda gigi. Tuas Tuas adalah pesawat sederhana yang berbentuk batang keras sempit yang dapat berputar di sekitar satu titik. Titik ini disebut titik tumpu (fulkrum). Katrol Katrol adalah mesin sederhana yang terdiri dari sebuah roda beralur di mana seutas tali atau rantai dapat bergerak ulang-alik. Katrol berguna untuk meringankan dalam mengangkat atau menarik suatu benda. Bidang Miring Bidang miring adalah suatu permukaan miring yang penampangnya berbentuk segitiga. Bidang miring dibuat untuk mempermudah kita dalam memindahkan suatu benda, dan bukan untuk menciptakan usaha. Roda Gigi Roda gigi atau gir adalah sepasang roda bergigi saling bersambungan yang dapat digunakan untuk menambah atau mengurangi gaya, di samping itu untuk mengubah besar dan arah kecepatan putaran. Roda poros juga tergolong sebagai pesawat sederhana yang prinsipnya serupa dengan roda gigi. Jika roda di putar oleh gaya kecil pada tepi roda, akan timbul gaya besar pada sumbunya.

BAB III KESIMPULAN

James Prescott Joule (1818-1889) adalah seorang ahli fisika berkebangsaan Inggris yang merumuskan hukum Termodinamika I atau sering dikenal dengan hukum kekekalan energi, yang bunyinya energi tidak dapat diciptakan dan yidak dapat dimusnahkan. Selain itu, James Prescott Joule juga menemukan hukum Joule dan efek Joule Thompson. James Prescott Joule ini lahir di Salford, Lancashire, Inggris pada tanggal 24 Desember 1818. Joule diambil dari satuan unit yang didefinisikan sebagai besarnya energi yang dibutuhkan untuk memberi gaya sebesar satu Newton sejauh satu meter. Oleh sebab itu, 1 joule sama dengan 1 newton meter (simbol: N.m). Selain itu, satu joule juga adalah energi absolut terkecil yang dibutuhkan (pada permukaan bumi) untuk mengangkat suatu benda seberat satu kilogram setinggi sepuluh sentimeter. Definisi satu joule lainnya yaitu pekerjaan yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan listrik sebesar satu coulomb melalui perbedaan potensial satu volt, atau satu coulomb volt (simbol: C.V). 1 joule juga dapat didefinisikan sebagai pekerjaan untuk menghasilkan daya satu watt terus-menerus selama satu detik, atau satu watt sekon (simbol: W.s). Aplikasi dari hukum joule adalah usaha, energy, daya dan pesawat sederhana. Usaha adalah kerja atau kegiatan yang di lakukan dengan energy untuk mengubah (memindahkan) suatu benda. Contohnya menarik, mendorong, mengangkat dan lain sebagainya. Energy adalah kemampuan untuk melakukan usaha, semakin besar energy maka semakin besar pula usaha/efek yang dapat dilakukan. Bentuk-bentuk energy meliputi: energy mekanik, energy bunyi, energy kalor, energy cahaya, energy listrik dan energy nuklir. Daya adalah usaha yang dilakukan gaya dalam satu satuan waktu. Pesawat sederhana ialah alat yang dapat di pakai untuk mempermudah orang dalam melakukan pekerjaan (usaha).

DAFTAR PUSTAKA

Fathur dan Suwito.2001. Rumus-Rumus Matematika dan Fisika.Jombang : Lintas Medika. http://alljabbar.wordpress.com/2010/08/30/usaha-dan-energi-2/ http://id.shvoong.com/exact-sciences/physics/1926598-james-prescottjoule/#ixzz1ZunM5hAP http://id.shvoong.com/humanities/history-medicine-science/1730387-joule-ilmuwanyang-menikmati-akhir/ http://id.wikipedia.org/wiki/Daya_listrik Kanginan, Marthen. 2002. IPA Fisika 2 untuk SMP Kelas VIII. Jakarta : Erlangga.

10