<javascript:void(0)> -----------------------------------------------------------------------Original Text: Show alternative translations -----------------------------------------------------------------------skip to main <#main> skip to sidebar <#sidebar>

* * * * * Home <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/> Advertise <#> Contact <#> Support <#> About <#>

<http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/feeds/posts/default> [Follow me on Twitter!] <http://twitter.com/USERNAME> BAHAN KULIAH DAN MAKALAH KESEHATAN <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/> KUMPULAN BAHAN KULIAH KESEHATAN MASYARAKAT, KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN, MAKALAH, ASKEP, ASKEB, SKRIPSI, KTI DLL * * * * * * * * Home <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/> Browses <#> Computers <#> News <#> General <#> Web Design <#> Tutorials <#> Contact <#>

<http://www.blogger.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML8&action=editWidget&sectionId=crosscol> <http://www.blogger.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML5&action=editWidget&sectionId=main>

Minggu, 03 April 2011 MAKALAH PERTOLONGAN PERTAMA KEGAWAT DARURATAN OBSTETRIC DAN NEONATAL (PPGDON) <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/2011/04/makalah-program-kb-di-in donesia.html> 09:41 Rafless bencoolen *BAB I* *PENDAHULUAN* ** *1. **LATAR BELAKANG* Angka kematian ibu di Indonesia menempati urutan pertama di Negara

kawasan Asia Tenggara yaitu 307/100.000 kelahiran hidup sedangkan angka kematian bayi juga masih tinggi yaitu 35/1000 kelahiran hidup (Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007). Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menunjang upaya pencapaian Millenium Development Goals (MDGâ s) no 4 dan 5 didalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi adalah pencapaian angka kematian ibu menjadi 112/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi menjadi 20/1000 kelahiran hidup. Dari berbagai faktor yang berperan pada kematian ibu dan bayi, kemampuan kinerja petugas kesehatan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal terutama kemampuan dalam mengatasi masalah yang bersifat kegawatdaruratan. Semua penyulit kehamilan atau komplikasi yang terjadi dapat dihindari apabila kehamilan dan persalinan direncanakan, diasuh dan dikelola secara benar. Untuk dapat memberikan asuhan kehamilan dan persalinan yang cepat tepat dan benar diperlukan tenaga kesehatan yang terampil dan profesional dalam menanganan kondisi kegawatdaruratan. (bahan kuliah dan makalah kesehatan) <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com> *2. **RUMUSAN MASALAH * 1. Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Obstetric dan Neonatal (PPGDON) â ¢ Kegawatan Pada Pre-eklamsia â ¢ Kegawatan Pada HPP â ¢ Kegawatan Pada Asfiksia *3. **TUJUAN* Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Askeb V (Kebidanan Komunitas) pada jurusan D3 Kebidanan Semester IV di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tri Mandiri Sakti Bengkulu *4. **MANFAAT* Manfaat dari penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui tindakan apa saja yang dilakukan pada Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Obstetric dan Neonatal ** ** ** ** ** ** ** **

dan proteinuria (Bobak. yakni yang langsung disebabkan oleh kehamilan. 2000). yaitu penambahan berat badan yang berlebihan. edema. dkk. namun belum ada jawaban yang memuaskan. Edema terlihat sebagai peningkatan berat badan. pembengkakan kaki. 1999).* *Definisi* Preeklampsia adalah perkembangan hipertensi. 2008). Pre-eklamsi dan eklamsi. banyak teori yang coba dikemukakan para ahli untuk menerangkan penyebab. walaupun belum jelas bagaimana hal itu terjadi. Pre eklamasi diikuti dengan timbulnya hipertensi disertai protein urin dan edema akibat kehamilan setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan (Ilmu Kebidanan Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharjo.** ** ** ** ** ** ** ** *BAB II* *TINJAUAN PUSTAKA* ** *1. Mansjoer Arif. 2005). Penambahan berat badan yang berlebihan bila terjadi kenaikan 1 Kg seminggu berapa kali. merupakan kesatuan penyakit.(Kapita Selekta Kedokteran. Etiologi* Penyebab pre-eklamsi belum diketahui secara pasti. yang melibatkan banyak sistem dan ditandai oleh hemokonsentrasi. protein pada urin dan pembengkakan. jari tangan. Media Aesculapius. *B. 1998). hipertensi. Preeklampsia adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu kehamilan disertai dengan proteinuria (Prawirohardjo. **KEGAWATAN PADA PRE-EKLAMSIA* *A. (Ilmu Kebidanan Yayasan Bina . Diagnosis pre-eklamsia ditegakkan berdasarkan adanya dua dari tiga gejala.. dibarengi dengan perubahan pada refleks (Curtis. Preeklampsia adalah suatu penyakit vasospastik. hipertensi dan proteinuria. UI Jakarta. Teori yang sekarang dipakai adalah teori Iskhemik plasenta. Tekanan darah > 140/90 mmHg atau tekanan sistolik meningkat >30 mmHg atau tekanan diastolik >15 mmHg yang diukur setelah pasien beristirahat selama 30 menit. dan muka. Jakarta. Fak. Namun teori ini juga belum mampu menerangkan semua hal yang berhubungan dengan penyakit ini.

Menyebabkan penglihatan kabur 3. nyeri kepala. edema umum. 5gr/L). · protein urin positif 1. Retina . Pre-eklampsia berat : Tekanan diastolik >110 mmhg.Ablasio retina (lepasnya retina) . Protein urin positif 3. Klasifikasi Pre-eklamsi* Pre-eklamsia digolongkan menjadi 2 golongan : Pre-eklamsia ringan : · kenaikan tekanan darah diastolik 15 mmHg atau >90 mmHg dengan 2 kali pengukuran berjarak 1jam atau tekanan diastolik sampai 110mmHg. jari tangan dan muka.Terjadi nekrosis. nerkosis ditemukan dalam berbagai alat tubuh. *E. *C. edema sekitar diskus optikus . oliguria (urine. Oleh karena itu. Patologi* Pre-eklamsi ringan jarang sekali menyebabkan kematian ibu. Perubahan-perubahan pada organ :* 1. terdapat edema dan sianosis. nyeri epigastrik. gangguan kesadaran. *D. Perubahan hati . Otak . hiperlefleksia.Spasme areriol. sebagian besar pemeriksaaan anatomik patologik berasal dari penderita eklampsi yang meninggal. Perlu dikemukakan disini bahwa tidak ada perubahan histopatologik khas pada pre-eklamsi dan eklamsi.Rasa nyeri di epigastrium karena perdarahan subkapsuler 2. Penimbunan fibrin dalam pembuluh darah merupakan faktor penting juga dalam patogenesis kelainan-kelainan tersebut. perdarahan dan nekrosis .Spasme pembuluh darah arteriol otak menyebabkan anemia jaringan otak. Perubahan tersebut mungkin sekali disebabkan oleh vasospasmus arteriola. · kenaikan tekanan darah sistolik 30 mmHg atau > atau mencapai 140 mmHg. Pada penyelidikan akhir-akhir ini dengan biopsi hati dan ginjal ternyata bahwa perubahan anatomi-patologik pada alat-alat itu pada pre-eklamsi tidak banyak berbeda dari pada ditemukakan pada eklamsi.Perdarahan yang tidak teratur . Perdarahan. infark. Fak.Menimbulkan nyeri kepala yang berat . Kenaikan BB > 1Kg/mgg. 1998). UI Jakarta. gangguan penglihatan.Pustaka Sarwono Prawiharjo. kaki. trombosis pada lobus hati .

Perubahan ginjal .Permeabilitasnya terhadap protein makin tinggi sehingga terjadi vasasi protein ke jaringan .Spasme arteriol menyebabkan aliran darah ke ginjal menurun sehingga fitrasi glomerolus berkurang . 1998). Pada kaki dan tangan. tetapi pada pre-eklamsia berat diikuti keluhan sebagai berikut : .Edema pada tungkai dan tangan.Penyerapan air dan garam tubulus tetap terjadi retensi air dan garam . Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Gambaran Klinik Pre-Eklampsi* Dimulai dengan kenaikan berat badan diikuti edema.Protein ekstravaskuler menarik air dan garam menimbulkan edema . paru dan organ lain 8. *F.Menimbulkan dekompensasio kordis sampai terhentinya fungsi jantung 6. kenaikan tekanan darah.Rasa nyeri daerah epigastrium .Perdarahan sub-endokardial .Bronkopnemonia sampai abses Menimbulkan sesak nafas sampai sianosis 5.Spasme yang berlangsung lama. Pada pre-eklamsi ringan gejala subjektif belum dijumpai.Perubahan degenerasi lemak dan edema .Hemokonsentrasi darah yang menyebabkan gangguan fungsi metabolisme tubuh dan trombosis. dan terakhir terjadi proteinuria.Gangguan penglihatan . Aliran darah keplasenta . (Ilmu Kebidanan.Spasme arteriol yang mendadak menyebabkan asfiksia berat sampai kemaian janin .4. Ida Bagus Gede Manuaba. Jakarta : EGC. Perubahan pembuluh darah . Paru-paru .Sakit kepala terutama daerah frontal .Terdapat mual samapi muntah .Berbagai tingkat edema . mengganggu pertumbuhan janin 7. Jantung .

suplemen kalsium. gangguan penglihatan. diit tinggi protein. Pada hipertensi menahun adanya tekanan darah yang meninggi sebelum hamil. atau koma karena sebab lain seperti diabetes. Diagnosis eklamsia harus dapat dibedakan dari epilepsy. sedangkan pada penyakit ginjal timbul lebih dulu. Atau medikamentosa (teofilin.Gangguan pernafasan sampai sianosis . 1997). 3. Pencegahan Pre-Eklamsia* Belum ada kesepakatan dalam strategi pencegahan pre-eklamsia. Proteinuria pada pre-eklamsia jarang timbul sebelum TM ke 3. *H.Gangguan kesadaran *G. 2. dan trombosit kurang dari 100. dapat diduga ibu tersebut mengalami preeklamsia 1. Oligouria.Pencegahan terjadi pre-eklamsia berat dan eklamsia . UI Jakarta. lebih dari 3g/ liter. sianosis.Melahirkan janin hidup . 5. antihipertensi. Pada pemeriksaan. dll) dapat mengurangi timbulnya pre-eklamsia. Keluhan subyektif (nyeri epigastrium. magnesium dan lain-lain). kejang karena obat anesthesia. Fak. ditemukan kadar enzim hati meningkat disertai ikterus. Jakarta : 2000) *I.000/ mm. . Beberapa penelitian menunjukkan pendekatan nutrisi (diet rendah garam.Melahirkan janin dengan trauma sekecil kecilnya. Penanganan* Tujuan utama penanganan ialah : . 4. asapirin. perdarahan pada retina. Komplikasi yang terberat adalah kematian ibu dan janin. Diagnosis* Pada umumnya diagnosis diferensial antara pre-eklamsia dengan hipertensi manahun atau penyakit ginjal tidak jarang menimbulkan kesukaran. edema paru. gangguan kesadaran). nyeri kepala. Mansjoer Arif â ¦ Media Aesculapius. Jika salah satu diantara gejala atau tanda berikut ditemukan pada ibu hamil. Proteinuria. (Kapita Selekta Kedokteran. urin kurang dari 400 cc/ 24 jam. diuretic. (Ilmu Kebidanan Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharjo.pada keadaan muda atau bulan postpartum akan sangat berguna untuk membuat diagnosis. Tekanan darah 160/110 mmHg. Untuk diagnosis penyakit ginjal saat timbulnya proteinuria banyak menolong..

2. Auskultasi paru untuk mencari tanda-tanda edema paru. Kadang-kadang plasenta tidak segera terlepas.275 persalinan pervaginam tunggal dan melaporkan median durasi kala III adalah 6 menit dan 3. Kateterisasi urin untuk memantau pengeluaran urin dan proteinuria. Obat tersebut selain menenangkan juga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan dieresis. *2. trauma di traktus genitalia dan struktur sekitarnya. hentikan magnesium sulfat dan berikan cairan IV NaCl 0. Penanganan umum meliputi : 1. refleks. Observasi tanda-tanda vital. 7. Setelah kejang. membaringkan pasien posisi miring kiri untuk mengurangi resiko respirasi. Nilai pembekuan darah jika pembekuan tidak terjadi sesudah 7 menit (kemungkinan terdapat koagulopati). Hentikan pemberian cairan IV dan beri diuretic (mis: furosemid 40 mg IV sekali saja jika ada edema paru).Sebagai pengobatan untuk mencegah timbulnya kejang dapat diberikan : 1. 8. Penanganan kejang dengan memberi obat anti-konvulsan. beri obat anti hipertensi sampai tekanan diastolik di antara 90-100mmHg. 10. Perdarahan post partum dini jarang disebabkan oleh retensi potongan plasenta yang kecil. Jangan tinggalkan pasien sendirian. 3. melindungi pasien dari kemungkinan trauma tetapi jangan diikat terlalu keras. 9. Bidang obstetri membuat batas-batas durasi kala tiga secara agak ketat sebagai upaya untuk mendefenisikan retensio plasenta shingga perdarahan akibat terlalu lambatnya pemisahan plasenta dapat dikurangi. masker. Jika setelah penanganan diastolik tetap lebih dari 110 mmHg. memberi oksigen 6 liter/menit. tetapi plasenta yang tersisa sering menyebabkan perdarahan pada akhir masa nifas. aspirasi mulut dan tenggorok jika perlu. 5. 2. menyediakan perlengkapan untuk penanganan kejang (jalan napas. 4. Larutan magnesium sulfat 40% sebanyak 10 ml (4 gram) disuntikkan intra muskulus pada bokong kiri dan kanan sebagai dosis permulaan. 3.dan balon oksigen). Kejang disertai aspirasi muntah dapat mengakibatkan kematian ibu dan janin. Klorpomazin 50 mg intramuskulus. dan denyut jantung tiap jam.9% atau Ringer laktat 1 L/ 8 jam dan pantau kemungkinan edema paru. Diazepam 20 mg intramuskulus. Combs dan Laros meneliti 12.3% berlangsung . Jika jumlah urin kurang dari 30 ml/jam. Pasang infus dengan jarum besar (16G atau lebih besar). 6. atau keduanya. Ukur keseimbangan cairan jangan sampai terjadi /overload/ cairan. **KEGAWATAN PADA HPP (HEMORRHAGIC POST PARTUM)* Perdarahan setelah melahirkan atau hemorrhagic post partum (HPP) adalah konsekuensi perdarahan berlebihan dari tempat implantasi plasenta. dan dapat diulang 4 gram tiap jam menurut keadaan.

g. Umur yang terlalu muda / tua h. Penyebab utamanya adalah atonia uteri. (Merah) Pada atonia uteri uterus terus tidak mengadakan konstraksi dengan baik. menigkat pada kala tiga yang mendekati 30 menit atau lebih. **Klasifikasi* Klasifikasi perdarahan postpartum : 1. Mioma uteri yang mengganggu kontraksi rahim. Banyaknya terjadi pada 2 jam pertama 2. Faktor sosial ekonomi yaitu malnutrisi . Prioritas sering di jumpai pada multipara dan grande mutipara i. retention plasenta. Gambaran perdarahan post partum yang dapat mengecohkan adalah nadi dan tekanan darah yang masih dalam batas normal sampai terjadi kehilangan darah yang sangat banyak. Ada riwayat pernah atonia uteri sebelumnya. Perdarahan Post Partum Sekunder / lambat (late postpartum hemorrhage) Perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama.lebih dari 30 menit. Atonia uteri Keadaan lemahnya tonus/konstraksi rahim yang menyebabkan uterus tidak mampu menutup perdarahan terbuka dari tempat implantasi plasenta setelah bayi dan plasenta lahir. *B. dan ini merupakan sebab utama dari perdarahan post partum. Infeksi intrauterin (korioamnionitis) f. Perdarahan post partum primer / dini (early postpartum hemarrhage) Perdarahan yang terjadi dalam 24 jam pertama. atau anak terlalu besar b. Regangan rahim yang berlebihan karena gemeli. **Etiologi* Etiologi dari perdarahan post partum berdasarkan klasifikasi dan penyebabnya : Perdarahan postpartum dini 1. Efek perdarahan banyak bergantung pada volume darah pada sebelum hamil dan derajat anemia saat kelahiran. polihidroamnion. sisa plasenta dan robekan jalan lahir. *A. c. Beberapa tindakan untuk mengatasi perdarahan. atau menderita penyakit menahun. Faktor predisposisi terjadinya atoni uteri adalah : a. Kelelahan karena persalinan lama atau persalinan lama atau persalinan kasep. anemis. termasuk kuretase atau transfusi. Ibu dengan keadaan umum yang jelek. d. e.

Robekan ini memanjang atau melingkar. plasenta manual. b. Robekan serviks Robekan serviks paling sering terjadi pada jam 3 dan 9. Faktor predisposisi : a. c. Retensio plasenta plasenta tetap tertinggal dalam uterus 30 menit setelah anak lahir. sehingga sebagian serviks uteri dan sebagian uterus terlepas dari vagina. Plasenta previa b. Plasenta yang sukar dilepaskan dengan pertolongan aktif kala III dapat disebabkan oleh adhesi yang kuat antara plasenta dan uterus. Robekan dinding vagina d. Robekan jalan lahir Perdarahan dalam keadaan di mana plasenta telah lahir lengkap dan kontraksi rahim baik.2. 3. terlebih lagi persalinan operatif pervaginam harus dilakukan pemeriksaan dengan spekulum keadaan jalan lahir termasuk serviks. Bekas SC c. Multiparitas Penyebab : . Robekan serviks dapat terjadi di satu tempat atau lebih. persalinan sungsang. Perlukaan jalan lahir terdiri dari: a. Hematoma vulva Hematoma yang biasanya terdapat pada daerah-daerah yang mengalami laserasi atau pada daerah jahitan perineum. Robekan Perineum Dibagi atas 4 tingkat Tingkat I : robekan hanya pada selaput lendir vagina dengan atau tanpa mengenai kulit perineum Tingkat II : robekan mengenai selaput lendir vagina dan otot perinei transversalis. Kuret berulang d. Pada kasus partus presipitatus. dapat dipastikan bahwa perdarahan tersebut berasal dari perlukaan jalan lahir. tetapi tidak mengenai sfingter ani Tingkat III : robekan mengenai seluruh perineum dan otot sfingter ani Tingkat IV : robekan sampai mukosa rektum Kolporeksis adalah suatu keadaan di mana terjadi robekan di vagina bagian atas.

Predisposisi untuk terjadinya hal ini adalah solusio plasenta. Gangguan pembekuan darah Penyebab pendarahan pasca persalinan karena gangguan pembekuan darah baru dicurigai bila penyebab yang lain dapat disingkirkan apalagi disertai ada riwayat pernah mengalami hal yang sama pada persalinan sebelumnya. Waktu perdarahan dan waktu pembekuan memanjang.a. Sebabnya plasenta akreta adalah kelainan decidua misalnya desidua yang terlalu tipis. Patologi. maka tidak akan menimbulkan perdarahan yang cukup banyak (perdarahan kala III) dan harus diantisipasi dengan segera melakukan plasenta manual. Pada pemeriksaan penunjang ditemukan hasil pemeriksaan faal hemostasis yang abnormal. dan terdeteksi adanya FDP (fibrin degradation product) serta perpanjangan tes protombin dan PTT (partial thromboplastin time). placenta anularis. trombositopenia. 4. Placenta percreta : vilous menembus miometrium sampai serosa Plasenta akreta ada yang komplit ialah kalau seluruh permukaannya melekat dengan erat pada dinding rahim dan ada yang parsialis ialah kalau hanya beberapa bagian dari permukaannya lebih erat berhubungan dengan dinding rahim dari biasa. Untuk itu. perdarahan dari gusi. Ukurannya : placenta yang sangat kecil Plasenta yang sukar lepas karena sebab-sebab tersebut di atas disebut plasenta adhesiva b. Plasenta sukar terlepas karena : 3. dan lain-lain. Bentuknya : placenta membranacea. harus dilakukan eksplorasi ke dalam rahim dengan cara manual atau kuret dan pemberian uterotonika. rongga hidung. HIS kurang kuat 2. Plasenta akreta menyebabkan retensio plasenta. Plasenta akreta yang terjadi komplit begitu juga placenta increta dan percreta jarang terjadi. sepanjang plasenta belum terlepas. Placenta increta : vilous menginvaginasi miometrium 3. 5. kematian . atau setelah melakukan plasenta manual atau menemukan adanya kotiledon yang tidak lengkap pada saat melakukan pemeriksaan plasenta dan masih ada perdarahan dari ostium uteri eksternum pada saat konstraksi rahim sudah baik dan robekan jalan lahir sudah terjahit. terjadi hipofibrinogenemia.Anatomis 1. Fungsional 1. Placenta akreta : vilous plasenta melekat ke miometrium 2. Sisa plasenta bisa diduga bila kala uri berlangsung tidak lancar. Akan ada tendensi mudah terjadi perdarahan setiap dilakukan penjahitan dan perdarahan akan merembes atau timbul hematoma pada bekas jahitan. Tempatnya : insersi di sudut tuba 4. Pada retensio plasenta. suntikan.

yaitu perdarahan yang berulang atau berlangsung terus dan berasal dari rongga rahim. dan sepsis. Anemia 4. Terapi yang dilakukan adalah dengan transfusi darah dan produknya seperti plasma beku segar. eklampsia.janin dalam kandungan. 3. fibrinogen dan heparinisasi atau EACA (epsilon amino caproic acid). kuret atau alat bantu diagnostik yaitu ultrasonografi. Dari luka bekas seksio sesaria Tanda dan Gejala Gejala Klinik Atonia Uteri 1. Uterus kontraksi dan keras 3. maka untuk memastikan adanya sisa plasenta ditentukan dengan eksplorasi dengan tangan. 3. Pada perdarahan postpartum lambat gejalanya sama dengan subinvolusi rahim. Pucat dan Lemah Klinis retensio plasenta . Apabila kelahiran plasenta dilakukan oleh orang lain atau terdapat keraguan akan sisa plasenta. Perdarahan akibat sisa plasenta jarang menimbulkan syok. Konstraksi uterus lemah 3. Pada umumnya perdarahan dari rongga rahim setelah plasenta lahir dan kontraksi rahim baik dianggap sebagai akibat sisa plasenta yang tertinggal dalam rongga rahim. Konsistensi rahim lunak. trombosit. Faktor yang menyebabkan itu antara lain tertinggalny aplasenta dan selaput ketuban dalam uterus. Pada peristiwa ini lochea bertambah banyak dan tidak jarang terjadi perdarahan. Pada pemeriksaan ditemukanuterus lebih besar dan lebih lembek daripada seharusnya. kecuali apabila penolong persalinan memeriksa kelengkapan plasenta setelah plasenta lahir. Penilaian klinis sulit untuk memastikan adanya sisa plasenta. mengingat lamanya masa nifas. Sisa Plasenta Sisa plasenta dan ketuban yang masih tertinggal dalam rongga rahim dapat menimbulkan perdarahan postpartum dini atau perdarahan pospartum lambat (biasanya terjadi dalam 6 â 10 hari pasca persalinan). Subinvolusi di daerah insersi plasenta Pada subinvolusio proses mengecilnya uterus terganggu. Perdarahan pervaginam masif 2. Klinik Robekan jalan lahir 1. Darah segar yang mengalir segera setelah bayi lahir 2. Pada perdarahan postpartum dini akibat sisa plasenta ditandai dengan perdarahan dari rongga rahim setelah plasenta lahir dan kontraksi rahim baik. Perdarahan postpartum lambat : 1. Plasenta lengkap 4. emboli cairan ketuban.

Keadaan ini biasanya diketahui karena adanya kenaikan fundus uteri setelah uri keluar. **Pencegahan dan Penanganan* Cara yang terbaik untuk mencegah terjadinya perdarahan post partum adalah memimpin kala II dan kala III persalinan secara lega artis. dengan tujuan untuk mengurangi jumlah . Apabila persalinan diawasi oleh seorang dokter spesialis obstetrik dan ginekologi ada yang menganjurkan untuk memberikan suntikan ergometrin secara IV setelah anak lahir. **Diagnosis* Untuk membuat diagnosis perdarahan postpartum perlu diperhatikan ada perdarahan yang menimbulkan hipotensi dan anemia. perdarahan postpartum tidak hanya terjadi pada mereka yang mempunyai predisposisi. Perdarahan yang bersifat merembes bila berlangsung lama akan mengakibatkan kehilangan darah yang banyak. tetapi pada setiap persalinan kemungkinan untuk terjadinya perdarahan postpartum selalu ada. hematoma dan adanya sisa-sisa plasenta. pemeriksaan umum. Untuk menentukan etiologi dari perdarahan postpartum diperlukan pemeriksaan lengkap yang meliputi anamnesis. Dengan cara ini dapat ditentukan adanya robekan dari serviks. Untuk menentukan jumlah perdarahan. perdarahan yang deras biasanya akan segera menarik perhatian. Diagnosis atonia uteri : 1. 4. sehingga pada palpasi abdomen uterus didapatkan membesar dan lembek. pasien akan jatuh dalam keadaan syok. Pada palpasi didapatkan fundus uteri masih setinggi pusat atau lebih 3. sehingga cepat ditangani sedangkan perdarahan yang merembes karena kurang nampak sering kali tidak mendapat perhatian. Kadang-kadang perdarahan terjadi tidak keluar dari vagina. Bila setelah bayi dan plasenta lahir ternyata perdarahan masih aktif dan banyak. Uterus berkonstraksi dan keras *C. tetapi menumpuk di vagina dan di dalam uterus. Plasenta belum keluar setelah 30 menit kelahiran bayi 3. apabila hal ini dibiarkan berlangsung terus. tetapi masih terperangkap dalam uterus dan harus diperhitungkan dalam kalkulasi pemberian darah pengganti. Sedangkan pada laserasi jalan lahir uterus berkontraksi dengan baik sehingga pada palpasi teraba uterus yang keras. maka darah yang keluar setelah uri lahir harus ditampung dan dicatat. Konstraksi yang lembek. vagina. bergumpal 2. uterus dan pemeriksaan inspekulo. Perdarahan yang terjadi dapat deras atau merembes. Perdarahan pervagina 2. *D. Perlu diperhatikan pada saat atonia uteri didiagnosis. pemeriksaan abdomen dan pemeriksaan dalam.1. Pada atonia uteri terjadi kegagalan kontraksi uterus. maka pada saat itu juga masih ada darah sebanyak 500-1000 cc yang sudah keluar dari pembuluh darah. Dengan pemeriksaan dalam dilakukan eksplorasi vagina.

Pemberian oksitosin dan turunan ergot melalui i.Kompresi aorta abdominalis c. eksplorasi kemungkinan robekan jalan lahir. Pasang kateter tetap dan lakukan pemantauan input-output cairan 11. Bila perdarahan terus berlangsung. Bila semua tindakan itu gagal. Lakukan observasi melekat pada 2 jam pertama pasca persalinan (di ruang persalinan) dan lanjutkan pemantauan terjadwal hingga 4 jam berikutnya (di ruang rawat gabung). Pastikan kontraksi berlangsung baik (keluarkan bekuan darah. i. berikan uterotonika 10 IU IM dilanjutkan infus 20 IU dalam 500cc NS/RL dengan 40 tetesan permenit. Penanganan umum pada perdarahan post partum : 1. dan memberikan oksigen. Pasien bisa masih dalam keadaan sadar. Sikap Trendelenburg. lakukam pijatan uterus. Sekaligus merangsang konstraksi uterus dengan cara : .Masase fundus uteri dan merangsang puting susu . 13 Pada umunya dilakukan secara simultan (bila pasien syok) hal-hal sebagai berikut : a. memasang venous line.v. maka dipersiapkan untuk dilakukan . Atasi syok 7.Memberikan derivat prostaglandin . lakukan uji beku darah.perdarahan yang terjadi. Tindakan pertama yang harus dilakukan bergantung pada keadaan kliniknya. Segera lakukan penlilaian klinik dan upaya pertolongan apabila dihadapkan dengan masalah dan komplikasi 6. Pastikan plasenta telah lahir dan lengkap. 10. atau s.m. Penanganan atonia uteri : Banyaknya darah yang hilang akan mempengaruhi keadaan umum pasien.c .Kompresi bimanual eksternal dan/atau internal . Cari penyebab perdarahan dan lakukan penangan spesifik. b. Ketahui dengan pasti kondisi pasien sejak awal (saat masuk) 2. 8. sedikit anemis. 9. atau sampai syok berat hipovolemik.Pemberian misoprostol 800-1000 ug per rektal . Pimpin persalinan dengan mengacu pada persalinan bersih dan aman (termasuk upaya pencegahan perdarahan pasca persalinan) 3. Selalu siapkan keperluan tindakan gawat darurat 5. 4.

Pada hematoma yang besar lebih-lebih disertai dengan anemia dan presyok. cukup dilakukan kompres. 3. Robekan perineum tingkat II Sebelum dilakukan penjahitan pada robekan perineum tingkat I atau tingkat II. kemudian selaput lendir vagina dijahit dengan catgut secara terputus-putus atau delujur. Pada hematoma yang kecil. maka dianjurkan apabila memungkinkan untuk melakukan rujukan dengan rencana tindakan perbaikan di rumah sakit kabupaten/kota. Dalam perdarahan difus dapat dipasang drain atau dimasukkan kasa steril sampai padat dan meninggalkan ujung kasa tersebut diluar. robekan perineum. Penanganan Robekan dinding vagina : . Luka sayatan kemudian dijahit. baru dilakukan penjahitan luka robekan. perdarahan dihentikan dengan mengikat atau menjahit sumber perdarahan tersebut. 2. 2. Penjahitan mukosa vagina dimulai dari puncak robekan. Pinggir robekan sebelah kiri dan kanan masing-masing dijepit dengan klem terlebih dahulu. Ujung-ujung otot sfingter ani yang terpisah akibat robekan dijepit dengan klem / pean lurus. Robekan perineum tingkat III Pada robekan tingkat III mula-mula dinding depan rektum yang robek dijahit. sehingga bertemu kembali. perlu segera dilakukan pengosongan hematoma tersebut. Robekan perineum tingkat IV Pada robekan perineum tingkat IV karena tingkat kesulitan untuk melakukan perbaikan cukup tinggi dan resiko terjadinya gangguan berupa gejala sisa dapat menimbulkan keluhan sepanjang kehidupannya. tidak perlu tindakan operatif. Penanganan hematoma tergantung pada lokasi dan besar hematoma. 1. maka pinggir yang bergerigi tersebut harus diratakan terlebih dahulu. 4. dan robekan vulva : Ketiga jenis perlukaan tersebut harus dijahit. Seluruh bekuan dikeluarkan sampai kantong hematoma kosong.tindakan operatif laparotomi dengan pilihan bedah konservatif (mempertahankan uterus) atau melakukan histerektomi. Setelah pinggir robekan rata. Penangana hematoma : 1. kemudian digunting. Dilakukan sayatan di sepanjang bagian hematoma yang paling terenggang. Dicari sumber perdarahan. Penanganan Episiotomi. Mula-mula otot-otot dijahit dengan catgut. Robekan perineum tingkat I Penjahitan robekan perineum tingkat I dapat dilakukan dengan memakai catgut yang dijahitkan secara jelujur atau dengan cara jahitan angka delapan (figure of eight). jika dijumpai pinggir robekan yang tidak rata atau bergerigi. kemudian fasia perirektal dan fasial septum rektovaginal dijahit dengan catgut kromik. kemudian dijahit dengan 2 â 3 jahitan catgut kromik sehingga bertemu lagi. Selanjutnya robekan dijahit lapis demi lapis seperti menjahit robekan perineum tingkat II. Sampai kulit perineum dijahit dengan benang catgut secara jelujur.

anemia. Teknik pelepasan placenta secara manual: alat kelamin luar pasien di desinfeksi begitu pula tangan dan lengan bawah si penolong. c. Kemudian dengan sisi tangan sebelah kelingking. belum memperlihatkan gejala-gejala perlepasan. b. 2. maka dilakukan pelepasan. Setelah tangan dalam sampai ke plasenta. Setelah tangan memakai sarung tangan. Tangan dalam kini menyusuri tali pusat yang sedapat-dapatnya diregangkan oleh asisten. salah satunya adalah perdarahan pasca persalinan. labia disingkap. maka dilakukan manual plasenta. maka tangan pergi ke pinggir plasenta dan sedapat-dapatnya mencari pinggir yang sudah terlepas. bekas seksio. kalau placenta dalam ½ jam setelah anak lahir. tangan kanan masuk secara obsteris ke dalam vagina.1. Setelah plasenta terlepas seluruhnya. Tangan luar menahan fundus uteri. semua kehamilan mempunyai resiko untuk terjadinya patologi persalinan. pada saat proses persalinan. a. dan lain-lain sehingga pada saat hamil dan persalinan pasien tersebut ada dalam keadaan optimal. . Persiapan sebelum hamil untuk memperbaiki keadaan umum dan mengatasi setiap penyakit kronis. Terapi terbaik dalam hal ini adalah histerektomi. Akan tetapi. anak besar. plasenta dilepaskan ialah antara bagian plasenta yang sudah terlepas dan dinding rahim dengan gerakan yang sejajar dengan dinding rahim. Kasus kolporeksis dan fistula visikovaginal harus dirujuk ke rumah sakit. Antisipasi terhadap hal tersebut dapat dilakukan sebagai berikut : 1. Selanjutnya robekan dijahit dengan catgut kromik dimulai dari ujung robekan untuk menghentikan perdarahan. Plasenta akreta Terapi : Plasenta akreta parsialis masih dapat dilepaskan secara manual tetapi plasenta akreta komplit tidak boleh dilepaskan secara manual karena usaha ini dapat menimbulkan perforasi dinding rahim. hidramnion. Kemudian serviks ditarik sedikit untuk menentukan letak robekan dan ujung robekan. 2. ada riwayat perdarahan pasca persalinan sebelumnya dan kehamilan resiko tinggi lainnya yang resikonya akan muncul saat persalinan. 2. Penanganan retensio plasenta : 1. hamil kembar. Robekan dinding vagina harus dijahit. Mengenal factor predisposisi perdarahan pasca persalinan seperti mutiparitas. Penanganan robekan serviks : Bibir depan dan bibir belakang serviks dijepit dengan klem Fenster. plasenta dipegang dan dengan perlahan-lahan ditarik ke luar. Pencegahan gangguan pembekuan darah Klasifikasi kehamilan resiko rendah dan resiko tinggi akan memudahkan penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk menata strategi pelayanan ibu hamil saat perawatan antenatal dan melahirkan dengan mengatur petugas kesehatan mana yang sesuai dan jenjang rumah sakit rujukan.

lakukam pijatan uterus. Setelah selesai tindakan pengeluaran sisa plasenta. 4) Selalu siapkan keperluan tindakan gawat darurat 5) Segera lakukan penlilaian klinik dan upaya pertolongan apabila dihadapkan dengan masalah dan komplikasi 6) Atasi syok 7) Pastikan kontraksi berlangsung baik (keluarkan bekuan darah. Bila servik hanya dapat dilalui oleh instrument. berikan uterotonika 10 IU IM dilanjutkan infus 20 IU dalam 500cc NS/RL dengan 40 tetesan permenit. Kehamilan resiko rendah agar melahirkan di tenaga kesehatan terlatih dan menghindari persalinan dukun 6. Bila kadar Hb<8 gr% berikan transfusi darah. Pada umumnya pengeluaran sisa plasenta dilakukan dengan kuretase. 5 PENANGANAN SECARA UMUM HEMORAGIC POST PARTUM: 1) Ketahui dengan pasti kondisi pasien sejak awal (saat masuk) 2) Pimpin persalinan dengan mengacu pada persalinan bersih dan aman (termasuk upaya pencegahan perdarahan pasca persalinan) 3) Lakukan observasi melekat pada 2 jam pertama pasca persalinan (di ruang persalinan) dan lanjutkan pemantauan terjadwal hingga 4 jam berikutnya (di ruang rawat gabung). . 2. Menguasai langkah-langkah pertolongan pertama menghadapi perdarahan pasca persalinan dan mengadakan rujukan sebagaimana mestinya. Kehamilan resiko tinggi agar melahirkan di fasilitas rumah sakit rujukan. Berikan antibiotika. Kuretase harus dilakukan di rumah sakit dengan hati-hati karena dinding rahim relatif tipis dibandingkan dengan kuretase pada abortus.Penemuan secara dini hanya mungkin dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan plasenta setelah dilahirkan. berikan sulfas ferosus 600 mg/hari selama 10 hari. sisa plasenta dapat dikeluarkan secara manual. 4. Persalinan harus selesai dalam waktu 24 jam dan pencegahan partus lama. lakukan evakuasi sisa plasenta dengan AMV atau dilatasi dan kuretase 5. 5. Bila kadar Hb>8 gr%. dilanjutkan dengan pemberian obat uterotonika melalui suntikan atau per oral.3. 4. Penanganan sisa plasenta 1. sebagian besar pasien akan kembali lagi ke tempat bersalin dengan keluhan perdarahan 3. ampisilin dosis awal 1g IV dilanjutkan dengan 3 x 1g oral dikombinasikan dengan metronidazol 1g supositoria dilanjutkan dengan 3 x 500mg oral. Dalam kondisi tertentu apabila memungkinkan. Pada kasus sisa plasenta dengan perdarahan pasca persalinan lanjut. Lakukan eksplorasi (bila servik terbuka) dan mengeluarkan bekuan darah atau jaringan. 3.

seperti tali pusat menumbung atau melilit pada leher atau juga kompresi tali pusat antara janin dan jalan lahir. *3. Asfiksia neonatarum dapat disebabkan oleh beberapa factor. sehingga proses oksigenasi cukup agar sirkulasi darah tetap baik. dan masukkan ke dalam incubator. gangguan atau penyakit paru. Bersihkan badan dan tali pusat 4. Cara mengatasi asfiksia adalah sebagai berikut. 3. seperti pengembangan paru. (4) factor janin itu sendiri. pantau APGAR skor. (3) factor plasenta. 9) Bila perdarahan terus berlangsung.8) Pastikan plasenta telah lahir dan lengkap. hiperkapnea. eksplorasi kemungkinan robekan jalan lahir. memberikan oksigen yang cukup. denyut nadi. **KEGAWATAN PADA ASFIKSIA* Asfiksia neonatorum merupakan suatu kondisi dimana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Pemantauan gas darah. 10) Pasang kateter tetap dan lakukan pemantauan input-output cairan 11) Cari penyebab perdarahan dan lakukan penangan spesifik. Asfiksia ini dapat terjadi karena kurangnya kemampuan organ bayi dalam menjalankan fungsinya. Asfiksia Sedang APGAR skor (4-6) . 2. sampai asidosis. fungsi system jantung dan paru dengan melakukan resusitasi. Keadaan tersebut dapat disertai dengan adanya hipoksia. lakukan uji beku darah. Lakukan observasi tanda vital. dan gangguan kontraksi uterus. serta memantau perfusi jaringan tiap 2-4 jam. seperti terjadi kelainan pada tali pusat. serta (5) factor persalinan seperti partus lama atau partus dengan tindakan tertentu. seperti janin dengan solusio plasenta. Asfiksia Ringan APGAR skor (7-10) Cara mengatasinya adalah sebagai berikut : 1. Bayi dibungkus dengan kain hangat 2. Mempertahankan jalan napas agar tetap baik. diantaranya adalah adanya (1) penyakit pada ibu sewaktu hamil seperti hipertensi. Penatalaksanaan Penatalaksanaan pada bayi dengan asfiksia neonatorum adalah sebagai berikut : 1. Bersihkan jalan napas dengan menghisap lender pada hidung kemudian mulut. (2) pada ibu yang kehamilannya beresiko.

lakukan pemasangan ETT (endotracheal tube) 4) Bersihkan jalan napas melalui ETT. 4. ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** .5% sebanyak 6cc. Rangsang pernapasan dengan menepuk telapak kaki. 3) Bila tidak berhasil. bantu pernapasan dengan masker (ambubag).5% sebanyak 6cc.Cara mengatasinya adalah sebagai berikut : 1. berikan natrium bikarbonat 7. Bila bayi sudah mulai bernapas tetapi masih sianosis. Selanjutnya berikan dekstrosa 40% sebanyak 4cc. Apabila belum ada reaksi. Berikan oksigen 2 liter per menit 3. 2) Berikan oksigen 4-5 liter per menit. Asfiksia Berat APGAR skor (0-3) Cara mengatasinya adalah sebagai berikut : 1) Bersihkan jalan napas sambil pompa melalui ambubag. Bersihkan jalan napas 2. 5) Apabila bayi sudah mulai bernapas tetapi masih sianosis berikan natrium bikarbonat 7. Dekstrosa 40% sebanyak 4cc disuntikkan melalui vena umbilikalis secara perlahan-lahan untuk mencegah tekanan intracranial meningkat.

html> * MANFAAT ASUHAN PERSALINAN NORMAL ( APN ) DALAM MENCEGAH KOMPLIKASI PERSALINAN DAN NIFAS . 1997. UI Jakarta.** ** ** *BAB IV* *PENUTUP* ** *KESIMPULAN* Proses suatu persalinan dikatakan berhasil apabila selain ibunya. Jakarta:2008 Hidayat. 1998. Jakarta : EGC.blogspot. Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Ilmu Kebidanan. UI Jakarta. Dalam : Ilmu Bedah Kebidanan. Ilmu Kebidanan Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharjo. Edisi 3. Mansjoer Arif. hipotermi dan atau infeksi. Sebagian besar kesakitan dan kematian bayi baru lahir disebabkan oleh asfiksia. Saifuddin AB. Alimul Aziz. Fak. Bagian Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Unversitas Padjajaran. Media Aesculapius. 1998. Ilmu Kebidanan Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharjo. 2008.Bandung:1984 Prawirohardjo S. 2000.blogspot. Syok Hemoragika dan Syok Septik. Obstetri Patologi. Rachimhadi T. Jakarta. A. Ilmu Kesehatan Anak Untuk Pendidikan Kebidanan.com> You might also like: * ASUHAN PERSALINAN KALA I <http://bahankuliahkesehatan. Kesakitan dan kematian bayi baru lahir dapat dicegah bila asfiksia segera dikenali dan ditatalaksana secara adekuat. bayi yang dilahirkan juga berada dalam kondisi yang optimal. Fak. 2002. Ida Bagus Gede Manuaba.com/2011/04/asuhan-persalinan-kala-i . Jakarta : YBP-SP. dibarengi pula dengan pencegahan hipotermi dan infeksi *DAFTAR PUSTAKA* ** Kapita Selekta Kedokteran. aman dan bersih adalah bagian asensial dari asuhan bayi baru lahir. Wiknjosastro H. Memberikan pertolongan dengan segera. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika (bahan kuliah dan makalah kesehatan) <http://bahankuliahkesehatan.

co.html%26ei%3DLispT_DMFs2zr ..blogspot.com/> Twitter <#> Delicious <http://www.com%2F2011 %2F04%2Fmakalah-program-kb-di-indonesia.addthis. Blogger.id%2Furl%3Fsa%3Dt%26 rct%3Dj%26q%3Dpenanganan%2520kegawatdaruratan%2520obstetric%26source%3Dweb%26cd% 3D2%26ved%3D0CDUQFjAB%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fbahankuliahkesehatan.com/learn?ref=widget> 0 komentar: Poskan Komentar <http://www.blogspot.php?v=250&winname=addthis&pub=unknown&source=tb x-250&lng=en-US&s=delicious&url=http%3A%2F%2Fbahankuliahkesehatan.blogspot.blogs pot.id%2Furl%3Fsa%3 Dt%26rct%3Dj%26q%3Dpenanganan%2520kegawatdaruratan%2520obstetric%26source%3Dweb% 26cd%3D2%26ved%3D0CDUQFjAB%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fbahankuliahkesehatan.com/2011/02/konsep-dasar-persalinanpartus.com/bookmark.linkwithin.com/bookmark.com%252F2011%252F04%252Fmakalah-program-kb-di-indonesia.com/2011/04/asuhan-kehamilan-pada-ku njungan-awal.html&title=MAKALAH%20PERTOLONGAN%20PERTA MA%20KEGAWAT%20DARURATAN%20OBSTETRIC%20DAN%20NEONATAL%20(PPGDON)%20~%20BAHAN%20K ULIAH%20DAN%20MAKALAH%20KESEHATAN&ate=AT-unknown/-/-/4f292c106c0f14f6/2&frommenu =1&uid=4f292c108a252df1&ct=1&pre=http%3A%2F%2Fwww.blogspot.blogger.g> Pages 10312 </search?updated-max=2011-08-26T08%3A59%3A00%2B07%3A00&max-results=4>3 </search?updated-max=2011-08-26T00%3A42%3A00%2B07%3A00&max-results=4>4 </search?updated-max=2011-08-26T00%3A33%3A00%2B07%3A00&max-results=4> » </search?updated-max=2011-08-26T08%3A59%3A00%2B07%3A00&max-results=4> Related Posts Plugin for WordPress.html> * KONSEP DASAR PERSALINAN (PARTUS) <http://bahankuliahkesehatan.google.com%2 F2011%2F04%2Fmakalah-program-kb-di-indonesia.google.com/2011/02/manfaat-asuhan-persalina n-normal-apn.com/blog-this.linkwithin.co.html> * PROSES ADAPTASI FISIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS DALAM KEHAMILAN <http://bahankuliahkesehatan.html> *LinkWithin* <http://www.blogspot.com/2011/04/proses-adaptasi-fisiolog is-dan.html> * ASUHAN KEHAMILAN PADA KUNJUNGAN AWAL <http://bahankuliahkesehatan. <http://www.c om%252F2011%252F04%252Fmakalah-program-kb-di-indonesia.blogger.blogspot..addthis.php?v=250&winname=addthis&pub=unknown&source=tb x-250&lng=en-US&s=digg&url=http%3A%2F%2Fbahankuliahkesehatan.<http://bahankuliahkesehatan.html%26ei%3DLispT_DM Fs2zrAeNkbjYAQ%26usg%3DAFQjCNHBLtbmM1wN7eCTb47VMuff7DGUVA%26cad%3Drja&tt=0> Facebook <#> Digg <http://www.com/comment-iframe.html&title=MAKALAH%20PERTOLONGAN%20 PERTAMA%20KEGAWAT%20DARURATAN%20OBSTETRIC%20DAN%20NEONATAL%20(PPGDON)%20~%20BAHA N%20KULIAH%20DAN%20MAKALAH%20KESEHATAN&ate=AT-unknown/-/-/4f292c106c0f14f6/1&fro mmenu=1&uid=4f292c10d13f8d14&ct=1&pre=http%3A%2F%2Fwww.blogspot.g?blogID=7259934002090567583&postID=73278 71116591063064&blogspotRpcToken=9494994> Link ke posting ini Buat sebuah Link <http://www.

com %2F2011%2F04%2Fmakalah-program-kb-di-indonesia.com/2011/04/makalah-konsep-kependudu kan-di.blogger.com%252F2011%252F04%252Fmakalah-program-kb-di-indonesia.google.com/2011/04/makalah-asuhan-antenatal -dan-intranatal.co.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=PopularP osts&widgetId=PopularPosts1&action=editWidget&sectionId=sidebarright> SPONSOR <http://www.html> * MAKALAH PROGRAM KB DI INDONESIA <http://bahankuliahkesehatan.blogger.addthis.blogspot.blo gspot.html&title=MAKALAH%20PERTOLONGAN% 20PERTAMA%20KEGAWAT%20DARURATAN%20OBSTETRIC%20DAN%20NEONATAL%20(PPGDON)%20~%20BA HAN%20KULIAH%20DAN%20MAKALAH%20KESEHATAN&ate=AT-unknown/-/-/4f292c106c0f14f6/3&f rommenu=1&uid=4f292c1027e6b46f&ct=1&pre=http%3A%2F%2Fwww.html> <http://www.blogspot.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML46&action=editWidget&sectionId=sidebarright> Entri Populer * MAKALAH Konsep Kebidanan Komunitas <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.html> * MAKALAH PERTOLONGAN PERTAMA KEGAWAT DARURATAN OBSTETRIC DAN NEONATAL (PPGDON) <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com> Powered by Translate <http://translate.AeNkbjYAQ%26usg%3DAFQjCNHBLtbmM1wN7eCTb47VMuff7DGUVA%26cad%3Drja&tt=0> Stumbleupon <http://www.html> * MAKALAH Konsep Kependudukan di Indonesia <http://bahankuliahkesehatan.google.com/2011/04/makalah-program-kb-di-in donesia.com> <http://www.com/2011/04/makalah-program-kb-di-in donesia_03.com/2011/04/makalah-konsep-kebidanan -komunitas.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML9&action=editWidget&sectionId=sidebarright> .html%26ei%3DLispT_ DMFs2zrAeNkbjYAQ%26usg%3DAFQjCNHBLtbmM1wN7eCTb47VMuff7DGUVA%26cad%3Drja&tt=0> Favorites <#> More <#> Gothic Land of Jack Daniel Powered by Translate <http://translate.google.blogspot.blogger.com/bookmark.id%2Furl%3Fsa %3Dt%26rct%3Dj%26q%3Dpenanganan%2520kegawatdaruratan%2520obstetric%26source%3Dwe b%26cd%3D2%26ved%3D0CDUQFjAB%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fbahankuliahkesehatan.html> * MAKALAH Asuhan Antenatal dan Intranatal <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.php?v=250&winname=addthis&pub=unknown&source=tb x-250&lng=en-US&s=stumbleupon&url=http%3A%2F%2Fbahankuliahkesehatan.

mypagerank.net/ybs-cb471657a1e461980b80f6905436100a50510b3aeb76f9152 24d2d9e96b35febd8.com/health/> [Googlebot last access powered by MyPagerank.blogtopsites.com/ping7172> [SEO Monitor by MyPagerank.counters4u. or RSS feed for Free <http://www.blog spot.alexa.net/mbs-cb471657a1e461980b80f6905436100a50510b3aeb76f9152 24d2d9e96b35febd8.mypagerank.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML7&action=editWidget&sectionId=sidebarright> <http://www.html> Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.html> Msn bot last visit powered by MyPagerank. website.Net <http://www.com <http://www.blogspot.bahankuliahkesehatan.blogger.blogtopsites.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML2&action=editWidget&sectionId=sidebarright> BTricks Alexa Certified Traffic Ranking for www.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=Follower s&widgetId=Followers1&action=editWidget&sectionId=sidebarright> You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" .net> [free BackLink by Counters 4 U] <http://www.Net] <http://www.blogger.mypagerank.Net] <http://www.mypagerank.html> SEO Stats powered by MyPagerank.Net <http://www.Chat Don't use $ symbol <http://www.mypagerank.net> since 23-02-2011 Followers <http://www.com/health/> Health online <http://www.auto-ping.com> Health Blogs <http://www.Net <http://www.bahankuliahkesehatan.net/seomonitor-79087.blogger.com> Ping your blog.com/data/details/main?url=http://www.

blogger.com/search/label/ASKEB%20III%20%28NI FAS%29> (13) * ASKEB IV (PATOLOGI) .com/search/label/ASKEB%20I> (21) * ASKEB II <http://bahankuliahkesehatan.com/profile/03049098776512473429> Rafless bencoolen <http://www.com/search/label/APLIKASI%20KOMPUTER > (9) * ASKEB <http://bahankuliahkesehatan.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML11&action=editWidget&sectionId=sidebarright> Categories * Al ISLAM <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/ANC> (2) * APLIKASI KOMPUTER <http://bahankuliahkesehatan.google.com> <http://www.com/profile/03049098776512473429> Lihat profil lengkapku <http://www.com/search/label/ASKEB%20II> (20) * ASKEB III (NIFAS) <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=Profile& widgetId=Profile1&action=editWidget&sectionId=sidebarright> <http://www.blogger.blogspot.copygator.blogger.com/services.com/search/label/ASKEB> (6) * ASKEB I <http://bahankuliahkesehatan.blogger.com/?via=b> <http://feeds.feedburner.blogspot.com/profile/03049098776512473429> <http://www.section.blogger.dmca.submitexpress.blogspot.html> DMCA.com/search/label/Al%20ISLAM> (3) * ANC <http://bahankuliahkesehatan.com/> <http://www. Edit " About " Tentang Saya Foto Saya <http://www.blogspot.com/BlogBahanKuliahDanMakalahKesehatan> Enter your email address: Delivered by FeedBurner <http://feedburner.blogspot.blogspot.com <http://www.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML3&action=editWidget&sectionId=sidebarright> *Submit Express*Search Engine Marketing <http://www.blogger.

com/search/label/Etika%20dan%20Hukum %20Kesehatan> (2) * FARMAKOLOGI <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/ASKEP%20Gawat%20Dar urat> (16) * Askep Gerontik <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/ASKES> (2) * BIOKIMIA <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/ASKEP%20MATERNITAS> (1) * ASKES <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.com/search/label/ASKEP> (19) * ASKEP Gawat Darurat <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/EPIDEMIOLOGI> (11) * Etika dan Hukum Kesehatan <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Kebidanan> (46) * KEBIDANAN KOMUNITAS (ASKEB V) <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/KEPERAWATAN%20MEDIC .blogspot.<http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/ASKEP%20Jiwa> (19) * ASKEP MATERNITAS <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Keperawatan%20Kelua rga> (2) * KEPERAWATAN MEDICAL BEDAH <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Askep%20Gerontik> (8) * ASKEP Jiwa <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Biologi> (1) * BIOSTATISTIK <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.com/search/label/DOKUMENTASI%20KEBID ANAN> (8) * EPIDEMIOLOGI <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/KEBIDANAN%20KOMUNIT AS%20%28ASKEB%20V%29> (27) * Keperawatan <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/Keperawatan> (5) * Keperawatan Keluarga <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/FISIKA%20KESEHATAN> (1) * Kebidanan <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/BIOKIMIA> (4) * Biologi <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/ASKEB%20IV%20%28PAT OLOGI%29> (23) * ASKEP <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.com/search/label/FARMAKOLOGI> (12) * FISIKA KESEHATAN <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/BIOSTATISTIK> (14) * DOKUMENTASI KEBIDANAN <http://bahankuliahkesehatan.

blogspot.com/search/label/Kesehatan%20Masyara kat> (14) * Kesehatan Reproduksi <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/Pelayanan%20KB> (13) * Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/MANAJEMEN%20LOGISTI K> (14) * Manajemen Mutu <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Promokes> (4) * Promosi K3 <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Manajemen%20Keperaw atan> (6) * MANAJEMEN LOGISTIK <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/Mitos%20dalam%20Keh amilan> (1) * Pelayanan KB <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/KOMUNIKASI%20DAN%20 KONSELING> (16) * Makalah .com/search/label/Kesling> (1) * Kewarganegaraan <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.blogspot.com/search/label/Perilaku%20Sehat> (1) * Promokes <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Kesehatan%20Reprodu ksi> (7) * Kesling <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/mikrobiologi> (13) * Mitos dalam Kehamilan <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Promosi%20K3> (1) .com/search/label/Manajemen%20Mutu> (2) * mikrobiologi <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.com/search/label/Pendidikan%20Keseha tan%20dan%20Ilmu%20Perilaku> (3) * Perilaku Sehat <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot.AL%20BEDAH> (11) * Kesehatan Masyarakat <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.blogspot.com/search/label/Kewarganegaraan> (6) * Kode Etik Bidan <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/Makalah%20-%20Makal ah> (6) * Manajemen Keperawatan <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/Kode%20Etik%20Bidan > (2) * KOMUNIKASI DAN KONSELING <http://bahankuliahkesehatan.Makalah <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.

com/2011/03/tukar-link-otomatis..blogspot..com/search/label/TUKAR%20LINK%20OTOM ATIS> (1) * VIROLOGY <http://bahankuliahkesehatan..com/search/label/SIM-RS> (1) * SIMPUS <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/2011/05/makalah-komunikasi-dan-k onseling.blogspot.com> <http://www.com/search/label/VIROLOGY> (39) Blogroll yono kompter <http:/yonokomputer.html ?showComment=1313394686122#c7929915293683044035> * jika ingin mencoba tukar klik iklan silakan sms k:..com> vande soul <http://vande-soul...com/2011/05/manajemen-logistik-puske .blogspot.blogspot. <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/SIMPUS> (1) * SKRIPSI KEPERAWATAN (ada bahannya) <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.blogspot.blogspot.blogspot..com/search/label/SKRIPSI%20KESEHATAN %20MASYARAKAT%20%28ada%20bahannya%29> (1) * TUKAR LINK OTOMATIS <http://bahankuliahkesehatan. tukeran link.blogspot.com/search/label/Psikologi%20Perkemb angan> (9) * PUBLIC HEALTH <http://bahankuliahkesehatan.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=HTML&wid getId=HTML4&action=editWidget&sectionId=sidebarright> KOMENTAR TERAKHIR * Salam kenal Mantap artikelnya gan.com> Chyardi's Blog <chyardi.com/2011/03/tukar-link-otomatis.com/search/label/REKAM%20MEDIK> (1) * SATUAN ACARA PENYULUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DAN KOMUNITAS <http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/search/label/PUBLIC%20HEALTH> (20) * REKAM MEDIK <http://bahankuliahkesehatan.* Psikologi Perkembangan <http://bahankuliahkesehatan.blogspot..blogspot.blogspot. banyak membantu d..blogspot.com> Marchsya Blog <http://marchsya. <http://bahankuliahkesehatan.blogger..blogspot. <http://bahankuliahkesehatan.com/> MEDICAL RECORD <http://medical-record.blogspot..blogspot. <http://bahankuliahkesehatan.html ?showComment=1315620026735#c4624808648234448516> * bermanfaat sekali artikelnya semoga sukses selalu.com/search/label/SKRIPSI%20KEPERAWAT AN%20%28ada%20bahannya%29> (1) * SKRIPSI KESEHATAN MASYARAKAT (ada bahannya) <http://bahankuliahkesehatan.com/search/label/SATUAN%20ACARA%20PE NYULUHAN%20KEPERAWATAN%20KELUARGA%20DAN%20KOMUNITAS> (9) * SIM-RS <http://bahankuliahkesehatan.html?showComment=1310777231715#c7922487149960802488> * Trima kasih atas materi di atas.

net/> Premiumbloggertemplates.bloggertipandtrick.thanks atas kunjungannya..com/flash-slide-show.com/> Bloggerized by Lasantha <http://www.com/flash-photo-gallery..premiumbloggertemplates.com/rearrange?blogID=7259934002090567583&widgetType=Feed&wid getId=Feed3&action=editWidget&sectionId=sidebarright> WordPress Theme Design by New WP Themes <http://newwpthemes.blogspot.html> Slideshow Software <http://www.com/> Photography Templates <http://www.smas-dan-rumah..com <http://www.com/2011/05/materi-askeb-perdarahandi-luar-haid.blogger. <http://bahankuliahkesehatan.amarasoftware.easytemplates.html?showComment=1305693136824#c7152410964079531147> <http://www.html?showComment=1307280281322#c3599140093067583033> * info yang bermanfaat.htm> <javascript:void(0)> -----------------------------------------------------------------------Original Text: Show alternative translations ------------------------------------------------------------------------ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful