Anda di halaman 1dari 14

Oleh: Ajeng Sherly Harry

Laporan Kasus: Pterygium


Preceptor: dr. Helini, Sp.M

STATUS PASIEN
KETERANGAN UMUM Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Agama Pekerjaan Bangsa Tanggal Pemeriksaan : Tn. A : 42 Thn : Laki-laki : Bale Endah, Bandung : Islam : Pegawai swasta : Indonesia : 19 desember 2011

ANAMNESIS
Keluhan Utama : Mata kiri merah dan berair Pasien datang dengan keluhan mata kiri merah sejak 1 minggu yang lalu, dan tidak disertai adanya pandangan yang menjadi buram. Pasien mengaku keluhan sering berulang sebelumnya. Keluhan disertai adanya rasa mengganjal pada mata dan mata terasa berair. Pasien juga merasa seperti ada sesuatu yang menghalangi penglihatan. Disangkal adanya perih pada mata, pandangan ganda, silau, gatal, nyeri kepala, mata terasa seperti berpasir, ataupun sekret yang banyak. Pasien bekerja di pabrik bakso bagian peralatan dan mengaku sering memperbaiki alat yang rusak. Pasien menyangkal adanya riwayat trauma pada mata.

RPD : Sejak tahun 1997 pasien sering menderita keluhan mata merah yang berulang (terutama bila terkena debu dan angin) dan sembuh sekitar 2 atau 3 hari berikutnya setelah diberi obat tetes mata. Hipertensi (-), DM (-), riwayat memakai kaca mata (-), contact lens (-) RPK : Tidak ada yang mengalami penyakit serupa. R. Alergi : Tidak ada. R. Operasi : Belum pernah. UB : Pasien menggunakan obat tetes mata setiap mata merah kambuh, namun lupa merek obat.

Status Ophthalmikus

DIAGNOSIS BANDING
Pterygium grade III OS Pseudopterygium

DIAGNOSIS KERJA
Pterygium Grade III OS

USULAN PEMERIKSAAN
Topografi Kornea

TERAPI
Operasi: Eksisi dan grafting Medikamentosa pasca operasi: Asam Mefenamat 500 mg 3x1 per oral Tobramycin 0,3 % + Dexamethason 0,1 % 6 x 1 tetes OS Edukasi: Penggunaan kaca mata/pelindung bila akan melakukan aktifitas yang dapat membahayakan mata

(a) Pterygium (b) Pterygium removed, (c) leaving bare area (d) Graft outlined (e) Graft sutured into place

PROGNOSIS
Quo ad Vitam Quo ad Functionam Quo ad Sanationam : Ad Bonam : Ad Bonam : Dubia Ad Bonam