Anda di halaman 1dari 18

Makalah Biologi dan Mikrobiologi LingkunganKomposisi Kimia pada Sel dan Sifat Bahan Organik Disusun Oleh: 1.

Agustinus Lamhot V. (1007135512) 2. Rahmadani Mutia (1007113661) 3. Rudhi Andreas Komang (1007121578) Program Studi Teknik Lingkungan S1Universitas Riau2011

I. Pendahuluan

Makhluk hidup tersusun atas komposisi senyawa kimia. Diantaranya a d a l a h Karbohidrat, Protein, Enzim, Nukleotida, dan Asam Nukleat. Unsur unsur tersebutmemiliki fungsinya yang berbeda beda .Karbohidrat adalah segolongan besar senyawa organik yang paling banyak di bumi. Karbohidrat memilki berbaggai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutamas e b a g a i bahan bakar, cadangan makanan dan materi pembangun. Bentuk m o l e k u l karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula yang disebut monosakrida.Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkaimenjadi rantai panjang dan dapat pula bercabang cabang, disebut polisakarida.Protein adalah senyawa organik compleks yang merupakan polimer dari monomer monomer asam amina yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.Kebanyakan protein merupakan enzim.Enzim adalah molekul protein sangat penting untuk proses kehidupan, dimanasetiap enzim memiliki fungsi yang berbeda-beda. Enzim sangat penting karena merekamengontrol tingkat reaksi biokimia, misalnya pembusukan aerobik atau anaerobik dialam dan pada tanaman. Nukleotida dan asam nukleat merupakan unsur penting dari mikroorganisme dansemua sel hidup.Semua nukleotida dalam asam nukleat terdiri dari tiga molekul yanglebih kecil, yaitu purin atau pirimidin, ribosa atau deoksiribosa dan asam fosfat. Asamnukleat dibedakan atas RNA dan DNA. Perbedaannya pada RNA mengandung urasil,sedangakan DNA mengandung timin.II. Komposisi Kimia pada Sel dan Sifat Bahan Organik 1. Analisis penentuan karbohidrat Berbagai analisis tersedia untuk estimasi kuantitatif dari b e r b a g a i j e n i s karbohidrat, misalnya heksosa, pentosa, aldosa, dan k e t o n . S e l a i n i t u , a d a j u g a analisis secara enzim untuk senyawa tertentu misalnya glukosa dan galaktosa. Semuaanalisa tersebut dapat digunakan pada penelitian yang sifatnya lebih spesifik, akant e t a p i i l m u w a n l i n g k u n g a n b i a s a n y a lebih tertarik untuk menelaah jumlah totalk a r b o h i d r a t d e n g a n c a r a m e n g u n a k a n m e t o d e s t a n d a r . M e t o d e i n i m e l i b a t k a n penggunaan anthrone senyawa. Dalam kondisi sangat asam, semua karbohidrat dalams a m p e l d a p a t dihidrolisis menjadi monosakarida. Pentosa kemudian dikonversim e n j a d i f u r f u r a l d a n h e k s o s a m e n j a d i 5 h i d r o k s i l m e t i l f u r f u r a l . P r o d u k i n i membentuk kompleks berwarna biru pada anthrone. 2 . P r o t e i n Protein merupakan jenis bahan organik yang paling kompleks yang ditemukandalam biosfer dan merupakan bagian terpenting dari semua materi hidup. Kandungan protein mikroorganisme dapat bervariasi dari spesies ke spesies sesuai dengan kondisilingkungan, namun secara umum kandungan protein sel prokariot berkisar antara 40dan 60 persen dari berat kering.Beberapa protein berfungsi sebagai komponen struktural, misalnya pada dindingsel dan membran pada mikroorganisme, pada membran internal dan eksternal darisel-sel hewan, dan sebagai komponen utama dari kulit dan rambut.Selain itu, katalis biologis yang mengontrol tingkat reaksi biokimia dalam semuasel hidup dan enzim adalah protein. Selain merupakan komponen

utama dari hewan, p r o t e i n j u g a m e r u p a k a n k o m p o n e n u t a m a a i r l i m b a h k o t a d a n l i m b a h i n d u s t r i tertentu, misalnya limbah rumah potong, limbah pengepakan daging dan limbah susu.Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa protein mewakili beragam molekul.Secara umum, protein dibagi menjadi dua kategori :a. Protein SederhanaSemua protein sederhana adalah polimer -asam amino yang bergabungl a l u m e m b e n t u k i k a t a n p e p t i d a . P a n j a n g p o l i m e r bervariasi, sehingga beratmolekul protein dapat bervariasi dari beberapa ribu sampai beberapa juta.