Anda di halaman 1dari 7

TUGAS MATA KULIAH

Disusun Oleh : ARDY FAHMI ADI Semester : III

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 (FISIP UNTAG) 2011

BAB I PENDAHULUAN
1. Nama Lembaga LPMD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan

2. Visi dan Misi Visi : Terwujudnya Masyarakat Desa yang mandiri, aktif dan responsif terhadap kemajuan Pembangunan

Misi

: - Meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat. - Penguatan apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai sosial budaya termasuk nilai-nilai sosial budaya lokal. - Menciptakan akses bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses penetapan kebijakan publik. - Meningkatkan akses masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup agar dapat di dayagunakan secara berkelanjutan.

3. Tujuan Tujuan dibentuknya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui : a. Peningkatan pelayanan masyarakat b. Peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan c. Pengembangan kemitraan d. Pemberdayaan masyarakat e. Pengembangan kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat

4. Struktur Organisasi & Tata Kerja Struktur Organisasi Ketua LPMD Wakil Ketua Sekretaris Bendahara Seksi Bidang Keagamaan Seksi Bidang Pendidikan Seksi Bidang Pembangunan Seksi Bidang Kepemudaan Seksi Bidang Keamanan Tata Kerja sudah dibentuk. : : : Muryo Prasetyo, S.Pd : Mulyono : Rohmat : Ratmijan : Fauzan : Sarmin : Dwi Atmoko : Bambang : Purwanto

System tata kerja LPMD yakni berdasarkan pembagian seksi-seksi yang

BAB II KINERJA ORMAS / ORPOL


Bagaimana proses perjuangan (Ormas/Orpol) dalam : 1. Menerima dan atau memperoleh ASPIRASI Rakyat / Masyarakat ? Yakni dengan mendengarkan secara langsung keluhan-keluhan yang disampaikan oleh masyarakat tentang berbagai kekurangan-kekurangan yang ada di Desa Harjowinangun.
2. MENGOLAH / Menyusun SKALA PRIORITAS aspirasi tersebut ?

Selain menerima aspirasi dari masyarakat LPMD juga mempunyai skala prioritas yang disusun Di dalam menyusun SKALA PRORITAS biasanya dari masing-masing pengurus memiliki daftar prioritas dan kemudian pengurus beserta seksi bidang LPMD di kumpulkan menjadi satu untuk membahas tentang skala prioritas dari masing-masing daftar dan akan dipilih beberapa hal yang paling di prioritaskan terutama mampu untuk menciptakan kualitas kehidupan social ekonomi masyarakat dari Desa Harjowinangun. 3. Bagaimana Aspirasi direalisir menjadi ATURAN RESMI (Keputusan Hukum) ? Yakni setelah aspirasi dari masyarakat digabungkan menjadi satu dengan skala prioritas yang sudah disusun oleh pengurus LPMD kemudian aspirasi tersebut di jadikan sebagai acuan kemudian diputuskan dengan cara melakukan Musyawarah Desa yang diadakan tiga kali dalam setahun.
4. Contoh Aspirasi yang telah berhasil diperjuangkan, (melalui langkah B.1,2,3 tsb). ?

Dari aspirasi yang telah direalisasikan kebanyakan berasal dari langkah nomer 2, karena skala prioritas merupakan program yang sudah dibentuk dengan terperinci. Namun selain nomer 2 LPMD juga berhasil memperjuangkan melalui nomer 1 dan 3.

BAB III PEMBAHASAN


1. Dasar Teoritis (Seharusnya) Seharusnya LPMD menerima sebanyak mungkin aspirasi atau keluhan dan kekurangan di Desa Harjowinangun yang di dapat dari masyarakat dan kemudian dari aspirasi tersebut akan direalisasikan. 2. Dasar Realistis (Senyatanya) Namun di dalam pelaksanaannya hanya sekitar 70 persen yang dapat direalisasikan. Ini disebabkan karena factor terbenturnya permasalahan biaya. Banyaknya aspirasi yang masuk menjadikan LPMD lebih selektif dalam memilih aspirasi mana yang paling berkompeten yang berdampak besar pada kehidupan masyarakat Desa Harjowinangun. banyaknya aspirasi yang belum bisa terealisasikan ini karena LPMD lebih terpacu oleh skala prioritas yang telah disusun. 3. Kesimpulan Jadi dari berbagai aspirasi yang seharusnya dapat direalisasikan kurang berjalan efektif karena berbagai permasalahan, yakni baik dari segi materiil maupun masalah pendanaan serta waktu pelaksanaan. Dan juga banyaknya aspirasi yang diterima menjadikan sulit untuk direalisasikan.

BAB IV PENUTUP
1. Kesimpulan ( + / - ) Dari apa yang telah saya amati ternyata kinerja LPMD lebih kompleks berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga LPMD merupakan lembaga yang dipercaya oleh masyarakat dengan harapan lebih bisa membuat atau menciptakan kehidupan masyarakat lebih maju, baik dari segi ekonomi, social maupun budaya. Dan saya melihat dari segi positif LPMD merupakan lembaga yang terbentuk sangat bagus karena memiliki visi, misi dan tujuan yang berhubungan dengan masyarakat dan LPMD Desa Harjowinangun mampu menjalankan kinerjanya hingga 70 persen. Sedangkan dari segi negativnya adalah masyarakat masih belum terlalu puas dengan kinerja LPMD yang belum optimal dalam menjalankan pekerjaannya. 2. Prediksi (yang + / - ) 1 tahun ke depan Dari segi positif Pengurus maupun anggota LPMD dapat memprediksikan kinerja selama satu tahun ke depan, yakni mampu melaksanakan program dengan mencapai presentase sekitar 80 persen. Sedangkan dari segi negative dalam menjalankan tugasnya untuk satu tahun kedepan adalah terkendalanya factor pembiayaan, karena anggaran yang di khususkan untuk LPMD masih belum optimal. 3. Saran (+ / -) Saya sarankan agar kinerja LPMD Desa Harjowinangun pada tahun berikutnya dapat bekerja seoptimal mungkin untuk majunya Desa Harjowinangun khususnya. Kemudian program atau skala prioritas di tambah sesuai dengan aspirasi masyarakat. Dan kemudian anggaran untuk LPMD bisa dinaikkan lagi, soalnya LPMD ini lembaga yang menjadi acuan maju atau mundurnya sebuah Desa.