Anda di halaman 1dari 1

Subnetting

on: April 02, 2007, 02:19:02 AM

Skill ini adalah hal yang paling mendasar untuk CCNA, sederhana tapi tak jarang banyak yang kurang paham dalam implementasinya Kali ini aku mo share ilmu soal cara subnetting yang cepat dan efisien, tidak disarankan tapi cukup ampuh untuk digunakan Contoh di tutorial kali ini adalah subnetting untuk network kelas C Dalam metode subnetting ada 2 pilihan untuk membagi network, yaitu berdasarkan jumlah subnetwork yang akan dibuat dan berdasarkan jumlah host yang diminta dalam 1 subnet. Kasus pertama : 1 subnet perlu 25 host Langkah-langkah : - cari bilangan hasil 2n yang lebih besar dari 25 ---> 32 > 25 (32 = 25) - kurangi 256 dengan bilangan yang didapat ---> 256 - 32 = 224 - subnet mask yang kita dapat adalah : 255.255.255.224 - prefix length yang kita dapat adalah : 32 - 5 = 27 (32 = jumlah total bit dalam IPv4, 5 adalah nilai n di atas) Kasus kedua : ada 3 subnet yang perlu dibuat Langkah-langkah : - cari bilangan hasil 2n yang lebih besar dari 3 ---> 4 > 3 (4 = 22) - bagi 256 dengan bilangan yang didapat ---> 256/4 = 64 - kurangi 256 dengan bilangan hasil bagi ---> 256 - 64 = 192 - subnet mask yang kita dapat adalah : 255.255.255.192 - prefix length yang kita dapat adalah : 32 - 6 = 26 (32 = jumlah total bit dalam IPv4, 6 adalah nilai akar kuadrat dari 64) Perlu diperhatikan bahwa subnetwork pertama bisa dipakai/tidak tergantung dari ketentuan ip subnet zero yang berlaku. Dahulu subnetwork pertama tidak boleh digunakan tetapi kini dengan aturan ip subnet zero pada router Cisco, subnetwork pertama bisa digunakan.