Anda di halaman 1dari 11

Bisnis Kopi

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesiamenjadi kata kopi yang dikenal saat ini. Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta. Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di

samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler). Kopi termasuk komoditas perkebunan yang banyak diperdagangkan di dunia international. Urutan tiga besar penghasil kopi di dunia yaitu Brazil, Kolombia, dan Vietnam. Negara Indonesia merupakan peringkat ke-4 penghasil kopi terbesar setelah Vietnam. Sasaran ekspor kopi yang berasal dari Indonesia umumnya ke Negara Amerika, Jepang, Belanda, Jerman, dan Italia. Rata-rata persentase peningkatan konsumsi kopi di benua Asia sebesar 5-8% setiap tahun. Sementara itu, di Benua Amerika dan Eropa naik hingga 8% per tahun. Pada tahun 2003, permintaan kopi dalam negeri mencapai lebih dari 140.000 ton. Berdasarkan hasil dari pengamatan penulis dalam lima tahun terakhir, harga perdagangan kopi lokal di Indonesia rata-rata meningkat sebesar 15-30%. Bahkan untuk jenis kopi arabika, harga jualnya pada tahun 2006-2007 meningkat hingga 60%. Pada pertengahan tahun 2010, harga jual kopi berfluktuasi sangat tinggi. Di dunia, fluktuasi harga kopi untuk grade 1-3 (kualitas tinggi) sangat tergantung dari bursa perdagangan di London (Inggris) dan New York (Amerika Serikat). Beragam bentuk bisnis kopi terus tumbuh, dari yang bergaya tradisional, gaya ala mahasiswa hingga gaya premium. Sedangkan model bisnis pun berkembang dari yang mandiri hingga yang model franchise. Berlokasi di pusat perbelanjaan, perkantoran, area kampus hingga jalan-jalan tempat sebagian besar orang melewatkan malam. Bagi wirausahawan yang tertarik untuk berinvestasi di manisnya bisnis kedai kopi. Tak perlu khawatir, ada banyak peluang bagi Anda untuk merealisasikannya. Pasalnya, ada banyak peluang usaha kedai kopi yang menawarkan bentuk kerja sama baik itu berupa waralaba atau pun join venture. Berikut adalah nama beberapa jenis usaha kedai kopi yang menawarkan kerjasama waralaba:

1. Its Coffee. Investasi untuk buka Kedai Kopi, modal awal yang harus dikeluarkan

adalah sebesar Rp 175 juta. Modal pembukaan Its Coffee lebih besar: Rp 250 juta. dengan perincian, sekitar Rp 40 juta, digunakan untuk pengadaan perlengkapan, seperti mesin penggerus kopi, gelas, maupun oven microwave. Itu diluar tempat.

2. Black Canyon Coffee, asal Thailand waralaba kedai kopi asal thailand ini sangat

cepat berkembang karena potensi pasar Indonesia yang sangat besar. Investasi mulai dari Rp 1,5 hingga 2 Milyar dan Rp 500 juta. Excelso Cafe, kedai kopi lokal asli indonesia besutan PT Kapal Api ini juga memberikan peluang investasi. Namun pihak excelso hanya buka peluang bagi Anda yang hanya tinggal diluar luar Jawa. Kopi Torabika yang membuka Kedai Kopi Torabika. Investasi Rp 10 juta, dengan peruntukan booth+peralatan, barang dagangan awal, training, selling kit.

Sedangkan yang mengambil model bisnis mandiri juga tidak kalah ide diantaranya seperti Omah Ngopi Kopi Klotok, Kopi Blandongan, Bengawan Solo dan KopitiamOey. Masih banyak yang lain, namun beberapa kedai ini bisa menggambarkan differensiasi yang terjadi pada bisnis kedai kopi. Omah Ngopi Kopi Klotok Sebuah warung kopi dibuka di kawasan Secang, Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Raya Magelang- Semarang Km 11. Kini bisnis yang dibuka pada September 2008 itu mulai menjadi tempat tujuan penggemar wisata kuliner di Kota Semarang dan sekitarnya. Kawasan Secang yang terletak di lereng Gunung Sumbing memang terkenal berhawa sejuk. Dengan modal Rp100 juta, Pram dan Yanipanggilan akrab keduanya menjadikan kawasan tersebut sebagai inspirasi usaha kuliner tradisional. Kopi klotok dan nasi sayur lodeh menjadi menu utama yang ditawarkan.

Menggunakan biji kopi lokal dari Lampung dan cepu dan pengolahan tradisional. Menariknya, gula yang dipakai di Omah Ngopi hanya gula aren dan gula batu yang ditempatkan pada satu toples kaca bermotif lama. Pengunjung dipersilakan memilih sendiri gula tambahan itu sesuai dengan selera. Dengan cara-cara tradisional itu, rasa kopi dari kopi klotok sangatlah khas. Kopi Blandongan Sebuah tempat dimana orang-orang pesisir di pantai Jawa Timur menghabiskan waktu untuk ngopi dan sambil menikmati rokok kretek setelah seharian bekerja. Ide inilah yang ia bawa ke Jogja dimana pengunjung bisa bebas duduk, rebahan, sambil main kartu dan catur di warung kopinya yang buka non stop. Sebagai pemilik ia tidak akan pernah tega mengusir tamunya walau seharian nongkrong di warungnya. Badrun menjual kopinya sesuai dengan kantung mahasiswa yang terbatas uang sakunya dengan harga 1700 per cangkir. Kopi Blandongan menjadi fenomena menarik karena sebuah ide orisinal : murah, santai, bersahaja, dan tentu dengan modal beberapa juta rupiah saja saat Badrun memulai bisnisnya. Bengawan Solo Coba lihat juga Bengawan Solo, warung kopi yang bisa kita temukan di mall2 Jakarta. Mereka tidak perlu menyewa ruang besar untuk cafe-nya, cukup dengan konsep island, atau sepetak ruang yang hanya diisi beberapa kursi saja. Mesin kopinya menggunakan merek Jura yang serba otomatis sehingga cappuccino bisa selalu konsisten tanpa harus memiliki barista yang harus terus dilatih secara khusus. Kopitiam Oey Bondan Winarno buka kedai kopi. Menu utama yang disajikan tentulah kopi dan beragam variannya. Interior kedai kopi mencerminkan masa lampau. Lampu remang-remang di dalam beberapa burung sangkar kecil, yang ditutup kain merah menyerupai lentera China. Jejeran meja dan kursi antik terbuat dari kayu.

Sajian andalan KO adalah Kopi Soesoe Indotjina, Kopi Hitam-Kental Italia, Sego Ireng, Lontong Tjap Gomeh, Gado-gado Bonbin, Sate Ayam Ponorogo. Harganya, Pisang Goreng ala Mode (tiga buah) Rp 17 ribu, Loempia Oedang Goenong Sari (tiga buah) Rp 17 ribu, dan telur setengah matang Rp 9 ribu. Menurut Bondan, sejumlah sajian tersebut sengaja dipilih ala kedai kopi karena ringan dan bisa untuk teman mengobrol. Cafe bukanlah warung yang lalu lintas pengunjungnya harus tinggi, tapi sebuah tempat dimana interaksi pengunjung bisa lebih intens dan saya bisa merasakan aura itu saat pertama kali menginjakan kaki. Tambahan variasi rasa pada kopi selain rasa asli kopi itu sendiri memberikan rasa kopi yang membuat orang penasaran untuk mencicipinya. Tambahan rasa buah pada kopi memberikan kenikmatan yang berbeda. Penasaran ingin tahu cara membuatnya? 1. Buah asli seperti stroberi, durian, anggur dll di haluskan/dijus. 2. Kemudian kopi mentah dicampur dengan jus buah dengan cara diaduk. 3. Setelah kopi mentah dan jus buah tercampur merata, kopi selanjutnya disangrai menggunakan tong yang diputar-putar di atas api. 4. Setelah kopi matang baru digiling sehingga menjadi bubuk kopi yang siap dikemas untuk dipasarkan.

Jenis-jenis minuman kopi


Minuman kopi yang ada saat ini sangatlah beragam jenisnya. Masing-masing jenis kopi yang ada memiliki proses penyajian dan pengolahan yang unik. Berikut ini adalah beberapa contoh minuman kopi yang umum dijumpai:

Kopi hitam, merupakan hasil ektraksi langsung dari perebusan biji kopi yang disajikan tanpa penambahan perisa apapun.

Espresso, merupakan kopi yang dibuat dengan mengekstraksi biji kopi menggunakan uap panas pada tekanan tinggi. Cappuccino. Macchiato.

Latte (coffee latte), merupakan sejenis kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara susu dan kopi 3:1.

Caf au lait, serupa dengan caffe latte tetapi menggunakan campuran kopi hitam.

Caff macchiato, merupakan kopi espresso yang

Kopi tubruk.

Irish coffee.

ditambahkan susu dengan rasio antara kopi dan susu 4:1.


Cappuccino, merupakan kopi dengan penambahan susu, krim, dan serpihan cokelat. Dry cappuccino, merupakan cappuccino dengan sedikit krim dan tanpa susu. Frapp, merupakan espresso yang disajikan dingin.

Kopi instan, berasal dari biji kopi yang dikeringkan dan digranulasi.

Kopi Irlandia (irish coffee), merupakan kopi yang dicampur dengan wiski. Kopi tubruk, kopi asli Indonesia yang dibuat dengan memasak biji kopi bersama dengangula.

Melya, sejenis kopi dengan penambahan bubuk cokelat dan madu. Kopi moka, serupa dengan cappuccino dan latte, tetapi dengan penambahan sirup cokelat. Oleng, kopi khas Thailand yang dimasak dengan jagung, kacang kedelai, dan wijen.

Pembuatan minuman kopi


Kopi akan menjalani serangkaian proses pengolahan yang panjang dari biji kopi untuk menjadi minuman kopi. Berbagai metode pengolahan biji kopi telah dicoba untuk menghasilkan minuman kopi terbaik. Dalam hal ini, proses penanaman juga turut berperan dalam menciptakan kopi yang baik.

Biji kopi siap panen dan bungan putihnya. Pemanenan dan pemisahan cangkang Tanaman kopi selalu berdaun hijau sepanjang tahun dan berbunga putih. Bunga ini kemudian akan menghasilkan buah yang mirip dengan ceri terbungkus dengan cangkang yang keras. Hasil dari pembuahan di bunga inilah yang disebut dengan biji kopi. Pemanenan biji kopi biasanya dilakukan secara manual dengan tangan. Pada tahap selanjutnya, biji kopi yang telah dipanen ini akan dipisahkan cangkangnya. Terdapat dua metode yang umum dipakai, yaitu dengan pengeringan dan penggilingan dengan mesin. Pada kondisi daerah yang kering biasanya digunakan metode pengeringan langsung di bawah sinar matahari. Setelah kering maka cangkang biji kopi akan lebih mudah untuk dilepaskan. Di Indonesia, biji kopi dikeringkan hingga kadar air tersisa hanya 3035% Metode lainnya adalah dengan menggunkan mesin. Sebelum digiling, biji kopi biasanya dicuci terlebih dahulu. Saat digiling dalam mesin, biji kopi juga

mengalami fermentasi singkat. Metode penggilingan ini cenderung memberikan hasil yang lebih baik dari pada metode pengeringan langsung. Pemanggangan Setelah dipisahkan dari cangkangnya, biji kopi telah siap untuk masuk ke dalam proses pemanggangan. Proses ini secara langsung dapat meningatkan cita rasa dan warna dari biji kopi. Secara fisik, perubahan biji kopi terlihat dari pengeringan biji dan penurunan bobot secara keseluruhan. Pori-pori di sekeliling permukaan biji pun akan terlihat lebih jelas. Warna cokelat dari biji kopi juga akan terlihat memekat. Penggilingan Pada tahap selanjutnya, biji kopi yang telah kering digiling untuk memperbesar luas permukaan biji kopi. Dengan bertambah luasnya permukaan maka ekstraksi akan menjadi lebih efisien dan cepat. Penggilingan yang baik akan menghasilkan rasa, aroma, dan penampilan yang baik. Hasil penggilingan ini harus segera dimasukkan dalam wadah kedap udara agar tidak terjadi perubahan cita rasa kopi.

Pot vakum, salah satu alat yang dapat digunakan untuk merebus biji kopi.

Seni perebusan Perebusan merupakan langkah akhir dari pengolahan biji kopi hingga siap dikonsumsi. Untuk menciptakan minuman kopi yang bercita rasa tinggi, perebusan biji kopi harus dilakukan dengan baik dan sempurna. Terdapat banyak variabel dalam perebusan biji kopi, antara lain komposisi biji kopi dan air,ukuran partikel, suhu air yang dipakai, metode, dan waktu perebusan. Kesalahan kecil dalam perebusan kopi dapat menyebabkan penurunan cita rasa. Sebagai contoh, perebusan yang terlalu lama biasanya akan menimbulkan rasa kopi yang terlalu pahit. Oleh karena itu, bukanlah hal yang mudah untuk menyajikan kopi yang baik. Dekafeinasi Dekafeinasi atau penghilangan kafein termasuk ke dalam metode tambahan dari keseluruhan proses pengolahan kopi. Dekafeinasi banyak digunakan untuk mengurangi kadar kafein di dalam kopi agar rasanya tidak terlalu pahit. Selain itu, dekafeinasi juga digunakan untuk menekan efek samping dari aktivitas kafein di dalam tubuh. Kopi terdekafeinasi sering dikonsumsi oleh pecandu kopi agar tidak terjadi akumulasi kafein yang berlebihan di dalam tubuh. Proses dekafeinasi dapat dilakukan dengan melarutkan kafein dalam senyawa metilen klorida dan etil asetat.

Kafein
Kopi terkenal akan kandungan kafeinnya yang tinggi. Kafein sendiri merupakan senyawa hasil metabolisme sekunder golongan alkaloiddari tanaman kopi dan memiliki rasa yang pahit. Berbagai efek kesehatan dari kopi pada umumnya terkait dengan aktivitas kafein di dalam tubuh. Peranan utama kafein ini di dalam tubuh adalah meningkatan kerja psikomotor sehingga tubuh tetap terjaga dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energi. Efeknya ini biasanya baru akan terlihat beberapa jam kemudian setelah

mengonsumsi kopi. Kafein tidak hanya dapat ditemukan pada tanaman kopi, tetapi juga terdapat pada daun teh dan biji cokelat.

Struktur molekul kafein

Teh, minuman dengan kadarkafein sedang.

Batas aman konsumsi kafein yang masuk ke dalam tubuh perharinya adalah 100-150 mg. Dengan jumlah ini, tubuh sudah mengalami peningkatan aktivitas yang cukup untuk membuatnya tetap terjaga. Selama proses pembutan kopi, banyak kafein yang hilang karena rusak ataupun larut dalam air perebusan. Di samping itu, pada beberapa kasus pengurangan kadar kafein justru dilakukan untuk disesuaikan dengan tingkat kesukaan konsumen terhadap rasa pahit dari kopi. Metode yang umum dipakai untuk hal ini adalah Swiss Water Process. Prinsip kerjanya adalah dengan menggunakan uapair panas dan uap untuk mengekstraksi kafein dari dalam biji kopi. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan pada era ini juga telah memungkinkan implementasi bioteknologi dalam proses pengurangan kadar kafein. Cara ini dilakukan dengan menggunakan senyawa theophylline yang dilekatkan pada bakteri untuk menghancurkan struktur kafein.