Anda di halaman 1dari 3

FAKULTAS TEKNIK USU JURUSAN TEKNIK SIPIL LABORATORIUM BAHAN REKAYASA

Jalan Perpustakaan Kampus USU Telp 815526

MEDAN
TATA TERTIB PELAKSANAAN PRAKTIKUM Untuk kelancaran praktikum serta menghindari kemungkinan pembatalan praktikum, maka semua praktikan diwajibkan mengikuti petunjuk-petunjuk berikut ini. A. UMUM
1. Sebelum memulai praktikum diwajibkan untuk mempelajari / menguasai materi yang

akan dilaksanakan melalui buku penuntun serta sumber - sumber lain.


2. Praktikan harus sudah berada di laboratorium tepat pada waktunya. Bagi yang terlambat

hanya dibenarkan mengikuti praktikum apabila telah diizinkan oleh asisten yang bertugas.
3. Selama melakukan praktikum / berada di ruangan laboratorium, tidak dibenarkan : a. Memakai sandal tanpa alasan yang kuat b. Merokok c. Ribut, bersenda gurau atau membuat tindakan - tindakan yang dapat membuat

keonaran.
d. Keluar ruangan praktikum tanpa seizin asisten yang bertugas. 4. Hal-hal yang kurang jelas tentang masalah yang berkaitan dengan praktikum dapat

ditanyakan pada asisten yang bertugas.


5. Alat-alat yang digunakan selama praktikum harus dikembalikan ke tempat semula

dalam keadaan baik dan bersih.


6. Tidak dibenarkan menyentuh alat - alat lain yang tidak berhubungan dengan materi

praktikum yang dilaksanakan.


7. Kerusakan yang terjadi pada alat-alat yang digunakan menjadi tanggung jawab grup

praktikan untuk memperbaiki / mengganti kerusakan tersebut. 8. Peserta praktikum harus bertanggung jawab atas kebersihan ruangan.
9. Mengikuti petunjuk - petunjuk tentang pelaksanaan praktikum yang diberikan oleh

asisten yang bertugas.

FAKULTAS TEKNIK USU JURUSAN TEKNIK SIPIL LABORATORIUM BAHAN REKAYASA


Jalan Perpustakaan Kampus USU Telp 815526

MEDAN
B. ASISTENSI DAN LAPORAN PRAKTIKUM
1. Setelah selesai melakukan suatu modul praktikum, praktikan diwajibkan untuk

membuat data-data serta laporan dari praktikum yang bersangkutan, dan ditanda tangani oleh asisten yang bertugas. 2. Asistensi laporan praktikum dilakukan melalui asisten pembimbing masing- masing grup, kecuali apabila asisten yang bersangkutan berhalanagan, asistensi dapat dilakukan melalui asisten lainnya.
3. Asistensi laporan praktikum harus dihadiri / diikuti oleh seluruh anggota grup.

4. Laporan suatu modul praktikum minimal 1 (satu) kali harus sudah diasistensikan sebelum mengikuti praktikum selanjutnya.
5. Tiap-tiap modul praktikum harus sudah selesai laporannya 2 (dua) minggu setelah

praktikum dilaksanakan.
6. Seluruh laporan praktikum harus sudah diserahkan kepada asisten yang bertugas

dalam keadaan dijilid (akan diberikan petunjuk lebih lanjut) selambat - lambatnya 1 (satu) bulan setelah ujian terakhir (practikal test).

C. TIDAK MENGIKUTI PRAKTIKUM DAN PEMBATALAN PRAKTIKUM


1. Absen, sakit, dan sebab serta alasan lain yang menyebabkan jadwal praktikum dari

praktikan yang bersangkutan menjadi terganggu, semuanya digolongkan TIDAK MENGIKUTI PRAKTIKUM. 2. Praktikum yang batal akibat tidak memenuhi ketentuan- ketentuan seperti yang telah disebutkan pada sub A dan sub B digolongkan TIDAK MENGIKUTI PRAKTIKUM. 3. Seorang / grup praktikan akan dibatalkan seluruh praktikum pada periode yang bersangkutan apabila : a. Praktikan yang bersangkutan 2 (dua) kali berturut-turut atau 3 (tiga) kali tidak berturut - turut TIDAK MENGIKUTI PRAKTIKUM. b. Tidak mengikuti petunjuk - petunjuk yang telah diberikan oleh asisten yang bertugas.

FAKULTAS TEKNIK USU JURUSAN TEKNIK SIPIL LABORATORIUM BAHAN REKAYASA


Jalan Perpustakaan Kampus USU Telp 815526

MEDAN
c. Tidak memperbaiki / mengganti kerusakan alat - alat yang disebabkan oleh

praktikan yang bersangkutan. d. Berbuat tindakan yang dinilai dapat merusak alat alat / merugikan laboratorium. e. D. PENGULANGAN PRAKTIKUM YANG BELUM SELESAI 1. Tidak mengikuti Praktikum dengan kategori :
a. Sebanyak 1 (satu) kali b. Sebanyak 2 (dua) kal

Diberi kesempatan untuk mengulanginya pada praktikum periode selanjutnya. Apabila pada kesempatan tersebut praktikum yang bersangkutan tidak dapat juga menyelesaikan praktikum ulangannya, maka seluruh praktikum yang telah diselesaikannya menjadi batal. 2. Tidak mengikuti praktikum dengan kategori : a. Seperti yang tercantum pada sub C.3. b. Tidak dapat menyelesaikan praktikum ulangan seperti tercantum pada sub D.1. Kesempatan mengulang praktikum diberikan pada periode berikutnya dengan catatan bahwa prioritas utama tetap diberikan pada calon - calon praktikan terbaru.

Medan,

Januari 2012

Kepala Laboratorium dto

Prof. DR. Ir. Bachrian Lubis,Msc. NIP.19480206 198003 1 003