Anda di halaman 1dari 2

HANYA KARENA

Perdebatan dimulai lagi hari ini, masih dengan topik yang sama, lamaran pernikahan Didit. Hanya karena kamu baik pada saya, apakah itu cukup membuat kamu menikahi saya? Saya pikir kamu tidak buta. Dunia akan berantakan jika semua pria terlalu percaya diri sepertimu. Tetapi saya harus mengakui! Aditya Pramana memiliki alasan-alasan yang bagus untuk banga pada dirinya. Dia bukan pria biasa. Dia lebih dalam banyak hal, secara fisik, financial, dan intelektual. Dia lebih memenuhi syarat unuk menjadi suami dibandingkan dengan pria lain yang saya kenal. Ayolah Mer, beritahu saya kalau saya sudah melakukan sesuatu yang salah ha. . . . ha. . . . ha. . . . tidak usah panik , Dit. Selama ini kamu sudah menjadi teman yang sangat baik bagi saya. jadi apalagi yang kamu inginkan? Dit, sebuah pernikahan berbeda dari bisnis. Hanya karenaa kamu sangat baik hanya karena kamu sudah menjadi pacar saya selama dua atau tiga tahun, haanya kaarena kamu telah memenuhi syarat untuk menjadi seorang suami yang baik, itu tidak berarti bahwa saya ingin menikah dengan kamu. Apakah kamu sudah mengerti? Apakah kamu mengatakan bahwa kamu adaalah tipe orang yang menyukai laki-laki kasar dan tidak bisa diprediksi untuk menjadi kekasihmu? Oh, sadarlah, Mer. Ini merupakan hal yang serius. Jawablah saya, kumohon. Lupakanlah, Dit. Menikah dengan seorang teman tidak pernah terlintas di pikiran saya. Didit tetap bersikukuh dengan lamarannya. Dia telah mengaduk pagi saya yang cerah dengan menghujani saya dengan argument-argumen. Hentikan, Dit. Saya muak dengan kamu. Kamu telah merusak suasana hati saya. Cukup, oke? Tidak sampai saya mendapatkan penjelasan yang memuaskan. Saya bersandar di kursi sambil memandang halaman hijau yang menyegarkan. Baiklah, Dit, karena kamu bersikeras, sekarang katakana kepada saya satu alasan, kenapa di dunia ini kamu tetap melamar saya? Sejujurnya, Mer, saya sangat yakin kamu sangat berharga. Kamu adalah cukup baik bagi saya untuk berbagi hidup saya. Percayalah pada saya. Jadi, saya telah menemukan persyaratan kamu. Tetapi itu sangat buruk. Kamu tidak memenuhi persyaratan saya, Dit. Apakah kamu tidak menyukai saya, Mer? Apakah ada pria lain? Dapatkah kamu menyebutkan nama dari pria yang lebih baik dari saya, menurut pendapatamu? Cukup, Dit. Saya tidak bisa lagi menerimanya. Tetapi biarkan saya menceritakan sebuah cerita. Saya mengingat seorang gadis, namanya Citra, gadis yang memanggil saya suatu malam sambil menangis. Menggunakan hubungan jarak jauh mereka yang rapuh sebagai suatu alasan, seorang pria bernama Aditya Pratama meninggalkannya dan dengan tiba-tiba membatalkan pernikahan mereka yang telah direncanakan selama bertahun-tahun. Dan itu terjadi hanya sebulan sebelum pernikahan. Dan Adytia Pramana ini pastinya tidak tahu bahwa Citra adalah sepupu saya. Dia merupakan lasana penolakan saya. Sekarang, saya telah mengatakan alasan saya. Apakah kamu gembira? Didit kehabisan kata-kata, kebenaran begitu menyakitkan, seperti kata orang bijak.

AKRONIM
Sebuah akronim merupakan kata yang dibentuk dari suku kata atau huruf-huruf dari bagian kata-kata, misalnya radar dari radio detecting and ranging (pengaturan dan deteksi radio). Sedangkan singkatan biasanya dibaca huruf demi huruf, seperti SMS short message service (layanan pesan pendek). Sebuah akronim dibaca sebagai sebuah kata. Akronim dimaksudkan untuk memfasilitasi komunikasi dan cepat dimengerti. Dalam kata modern ini, akronim sangat penting dan tidak dapat diabaikan. Banyak orang pasti pernah mendengar nama ADIDAS. Tetapi berapa banyak orang yang mengetahui bahwa kata ini mewakili All Day I Dream of Sports (setiap hari saya memimpikan olahraga)? Ada banyak akronim di sekitar kita. Ada banyak akronim baru yang diciptakan setiap hari. Orang orang yang sangat kreatif adalah mereka yang tertarik di lapangan untuk mencitakan akronim-akronim baru. Ini merupakan cerita tentang eksekutif wanita di sebuah perushaan terkemuka yang mengirim sebuah laporan yang panjang kepada bosnya, seorang lelaki paruh baya. Berlagak sok pintar, laki-laki itu mengembalikan laporan tadi kepada wanita tersebut dengan sebuah catatan pendek bertuliskan ingin laporan ini diterima, kamu harus KISS (mencium). Denagn sangat marah, wanita itu langsung pergi untuk menghadap di kantor direktur. Keluhan dan ancaman yang sungguh-sungguh jika tindakan-tindakan tertentu diambil untuk melawan bosnya. Dia tidak memiliki pilihan tetapi untuk berhenti dari pekerjaannya yang sekarang. Sebenarnya tidak ada hal yang terlalu serius karena KISS (mencium) pada catatan bosnya berarti Keep It Short and Sweet (buatlah dengan pendek dan manis).