Anda di halaman 1dari 5

Fungsi PBB

Fungsi PBB sebagai sebuah lembaga internasional dapat dilihat dari seberapa besar guna atau manfaat yang telah diberikan kepada masyarakat internasional. Sebagaimana sejarah kelahirannya, PBB diharapkan dapat menjalankan fungsinya, yaitu sebgai berikut: 1. Fungsi proteksi, yaitu PBB berusaha memberikan perlindungan kepada seluruh anggota. 2. Fungsi integrasi, yaitu PBB sebagai wadah atau forum untuk membina persahabatan dan persaudaraan bangsa bangsa. 3. Fungsi sosialisasi, yaitru PBB sebagai sarana untuk menyampaikan nilai nilai dan norma kepada semua anggota. 4. Fungsi pengendali konflik, yaitu PBB sebagai lembaga internasional diharapkan dapat mengendalikan konflik konflik yang muncul dari sesame anggota sehingga tidak sampai menimbulkan ketegangan dan peperangan sesame anggota PBB. 5. Fungsi kooperatif, yaitu PBB sebagai lembaga internasional diharapkan mampu membina / mendorong kerja sama di segala bidang antar bangsa di dunia. 6. Fungsi negoisasi, yaitu PBB diharapkan dapat memfasilitasi perundingan prundingan antarnegara untuk membentuk hokum, baik yang bersifat umum maupun khusus. 7. Fungsi arbitrase, yaitu PBB hendaknya dapat menyelesaikan masalah masalah secara hokum yang timbul dari sesame anggota sehingga tidak menjadi masalah yang berkepanjangan yang dapat mengganggu perdamaian dunia.

Penerapan PBB
a. Peran PBB dalam Bidang Keamanan, Perdamaian, dan Kemerdekaan 1. Telah berhasil menyelesaikan sengketa antara Indonesia dan Belanda (masalah Irian Barat). 2. Menyelesaikan masalah penjajahan di beberapa daerah Afrika sehingga muncul negara negara di Afrika menjadi Negara merdeka. 3. Penyelesaian konfrontasi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tentang penempatan peluru kendali / nuklir di Kuba. 4. Penyelesaian konflik di Timur Tengah mengenai Trusan Suez. 5. Membantu meredakan krisis di Libanon. 6. Misi paninjauan PBB untuk membantu memisahkan pasukan setelah timbul peperangan antara India dan Pakistan.

7. Telah berhasil mencegah timbulnya perang nuklir antara Negara adi kuasa (Amerika Serikat dan Uni Soviet). 8. Membantu proses kemerdekaan Timor Timur. 9. Ikut menyelesaikan konflik politik antara Negara Negara yang tergabung dalam Uni Soviet. b. Peran PBB dalam Bidang Ekonomi, Social, dan Budaya 1. Memberikan bantuan bantuan kesejahteraan dan pembangunan di Negara Negara yang sedang berkembang melalui badan badan khusus PBB, seperti ILO, WHO, FAO, UNESCO, UNICEF, dan IMF. 2. Penghapusan dalam segala bentuk dominasi rasial. 3. Penghapusan diskriminasi terhadap wanita yang mencakupi hak, politik, ekonomi, social budaya, dan kewarganegaraan. 4. Memberikan bantuan bahan makanan untuk kesejahteraan anak anak melalui UNICEF. 5. Penanggulangan berjangkitnya penyakit cacar melalui program WHO. 6. Memajukan kerja sama internasional tentang ilmu pengetahuan seperti penggunaan tenaga atom / nuklir untuk maksu maksud damai, menyelamatkan bangunan bangunan kuno Mesir yang terancam genangan air oleh bendungan Aswan dan pemugaran Candi Borobudur di Yogyakarta 1. FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian) Pangan dan Pertanian (bahasa Inggris: Food and Agriculture

Organisasi

Organisation/FAO) bertujuan untuk menaikkan tingkat nutrisi dan taraf hidup; meningkatkan produksi, proses, pemasaran dan penyaluran produk pangan dan pertanian; mempromosikan pembangunan di pedesaan; dan melenyapkan kelaparan. Misalnya, langkah FAO untuk membasmi lalat buah Mediterania dari Lembah Sungai Karibia menguntungkan industri jeruk Amerika Serikat. 2. ICAO (International Civil Aviation Organization)

International Civil Aviation Organization atau ICAO (bahasa Indonesia: Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) adalah sebuah lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Lembaga ini mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terncana dan aman.

Dewan

ICAO

mengadopsi

standar

dan

merekomendasikan

praktek

mengenai

penerbangan, pencegahan gangguan campur tangan yang ilegal, dan pemberian kemudahan prosedur lintas negara untuk penerbangan sipil internasional. 3. ILO (Organisasi Buruh Internasional)

Organisasi Buruh Internasional adalah sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. 4. IPCC (Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim)

Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau "Panel Antarpemerintah Tentang Perubahan Iklim" adalah suatu panel ilmiah yang terdiri dari para ilmuwan dari seluruh dunia. IPCC didirikan untuk mengevaluasi risiko perubahan iklim akibat aktivitas manusia, dengan meneliti semua aspek berdasarkan pada literatur teknis/ilmiah yang telah dikaji dan dipublikasikan. 5. ITU (International Telecommunication Union)

International Telecommunication Union adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi. Tujuan utamanya meliputi standardisasi, pengalokasian spektrum radio, dan

mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan panggilan telepon internasional. 6. UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development)

United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) adalah organ utama Majelis Umum PBB dalam menangani isu perdagangan, investasi dan pembangunan. 7. UNDCP (United Nations International Drug Control Programme)

Organisasi ini bertugas untuk program pengendalian narkoba. 8. UNDP (Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa)

Fungsi umum dari UNDP, antara lain:


y y y y y

Mewujudkan demokrasi dalam suatu negara Penanggulangan kemiskinan Membantu suatu negara untuk bangkit dari keterpurukan Perluasan Energi dan Keseimbangan Lingkungan Penanggulangan HIV/AIDS UNEP (United Nations Environment Programme)

9.

United Nations Environment Programme (UNEP) berperan mengkoordinasikan aktivitasaktivitas alam sekitar Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan membantu negara-negara

berkembang melaksanakan kebijakan mengenai alam dan menggalakkan sustainable development di dunia. 10. UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) UNESCO (merupakan singkatan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB. Tujuan organisasi adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki. (Artikel 1 dari konstitusi UNESCO). UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya dan alam serta memelihara HAM; dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan dijital dunia. 11. UNFIP (United Nations Fund for International Partnerships) United Nations Fund for International Partnerships (UNFIP) bertanggungjawab atas pengaturan dan pengembangan kerjasama diantara badan, departemen, dan program dan sektor pribadi PBB. 12. UNFPA (United Nations Population Fund) Beberapa tugas UNFPA melibatkan penyediaan suplai dan layanan untuk merawat kesehatan. Mereka juga mendorong partisipasi pemuda dan wanita untuk membantu mengembangkan masyarakat mereka yang terkena dampak dari kesehatan yang buruk yang meluas ke berbagai sektor seperti pencegahan penyakit kelamin termasuk HIV/AIDS. 13. UNHCR (Dewan Hak Asasi Manusia PBB) 14. UN-HABITAT (United Nations Human Settlements Programme) United Nations Human Settlements Programme (UNHABITAT) adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk tempat tinggal manusia. Diberi tugas oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan secara sosial dan lingkungan kota yang stabil dengan tujuan memberikan perlindungan sama bagi semua orang. 15. UNICEF (Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa)

UNICEF (United Nations Children's Fund) atau Dana Anak-anak PBB bermarkas besar di Kota New York, UNICEF memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang. UNICEF merupakan agensi yang didanai secara sukarela, oleh karena itu agensi ini bergantung pada sumbangan dari pemerintah dan pribadi. Program-programnya menekanankan

pengembangan pelayanan masyarakat untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. 16. UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) UNRWA adalah sebuah badan pembangunan bantuan dan manusia, memberikan pendidikan, kesehatan, layanan sosial dan bantuan darurat kepada empat ratus ribu pengungsi Palestina yang tinggal di Yordania, Lebanon dan Syria, juga di Tepi Barat dan Jalur Gaza. 17. UPU (Kesatuan Pos Sedunia) UPU (merupakan singkatan dari Universal Postal Union) merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang pengiriman barang dan perangko. 18. WFP (Program Pangan Dunia) WFP (World Food Programme) atau Program Pangan Dunia memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang untuk program pangan di negara-negara berkembang. WFP merupakan agensi yang didanai secara sukarela, oleh karena itu agensi ini bergantung pada sumbangan dari pemerintah dan pribadi. Program-programnya menekanankan pengembangan pelayanan masyarakat untuk mempromosikan program pangan 19. WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) Organisasi Kesehatan Dunia (bahasa Inggris: World Health Organization/WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. 20. WMO (World Meteorological Organization) Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) adalah sebuah organisasi antarpemerintah dengan keanggotaan 188 Negara dan Teritori Anggota. WMO menjadi badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meteorologi (cuaca dan iklim), hidrologi dan geofisika.