P. 1
03_TEORI KONSUMEN, PRODUSEN

03_TEORI KONSUMEN, PRODUSEN

|Views: 155|Likes:
Dipublikasikan oleh Rahid Hidayat

More info:

Published by: Rahid Hidayat on Feb 03, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2012

pdf

text

original

Pembiayaan Kesehatan

2/3/2012

1

Lingkungan kontekstual pembiayaan kesehatan Ekonomi makro
Kemampuan fiskal pemerintah Komitmen anggaran publik Jumlah penduduk miskin Daya beli RT dan potensi pasar Inflasi intrinsik sektor kesehatan Transisi demografi & kesehatan Pembiayaan RS Pembiayaan kesehatan

70% 75% Pembiayaaan kesehatan daerah: Alokasi APBD untuk Gakin Proyek PAD .40% 60% .Sumber-sumber Pembiayaan Kesehatan: Nasional: Pemerintah Non-pemerintah Out of pocket Perucahaan Asuransi kesehatan DAU DAK Dekonsentrasi JPKMM PLN/BLN Household Hlth Expenditure Perusahaan Swasta Asuransi 19% 6% 30% .

1979)  RESOURCES  PUBLIC & QUASI-PUBLIC  General tax revenues  Deficit financing  Sales tax revenues  Lotteries & Betting  Social Insurance (?) PRIVATE  Direct employer financing  Private health insurance  Charitable contributions  Direct household expenditures  Communal self-help  .HEALTH CARE FINANCING.1 (Zchock.

       Menggalakan program promotif dan preventif efisiensi pendanaan kesehatan Standar WHO sebesar 5% dari pendapatan domestik bruto Kesadaran efisiensi dan efektivitas dalam operasional (no.2 korup?) Kerja sama lebih luas dengan pihak swasta Melaksanakan SKN dengan konsisten dan dapat dipercaya Kesehatan sebagai amanah UUD¶45 Mengkritisi kebijakan pembiayaan kesehatan yang belum pro rakyat Solusi Pembiayaan Kesehatan .

TEORI KONSUMEN. Budi Hartono.MARS 2/3/2012 6 . PRODUSEN DR.SE.

newspaper.PHENOMENON  Small family in develop country«  High educated people spend more money for book. internet«  (Monopoly) company prefer sell product in low quantity and price« 2/3/2012 7 .

.it can be analyzed 2/3/2012 8 .Untuk mencapai kepuasan maksimum maka prilaku konsumen dalam menentukan alokasi SD ekonominya dipengaruhi oleh ASUMSI ± ASUMSI So.

Pengertian & Asumsi Utama  Barang  (commodities)   Dikonsumsi untuk memperoleh benefit dan kegunaan More consumed. less benefit (Bad) not analyzed 2/3/2012 9 .more benefit (Good). semakin dimiliki semakin memberikan manfaat More consumed.

TU manfaat total yang diperoleh dari seluruh barang yang dikonsumsi MU tambahan manfaat yang diperoleh karena menambah konsumsi sebanyak 1 unit barang 2/3/2012 10 .Pengertian & Asumsi Utama  Utility      Manfaat yang diperoleh karena mengkonsumsi barang Ukuran manfaat suatu barang dibanding alternatif penggunaannya. Dasar DM oleh konsumen.

Pengertian & Asumsi Utama  Hukum  pertambahan manfaat yang makin menurun (LDMU) Awalnya ada tambahan utilitas yang besar. next«? menurun dan negatif Good telah menjadi Bad LDMU (semakin menurunnya utilitas marginal) Air vs Berlian (Gossen Law)   2/3/2012 11 .

price 2/3/2012 12 .Pengertian & Asumsi Utama  Konsistensi   preferensi (Transitivity) X=Y Menyusun prioritas pilihan untuk DM Prefer (lebih suka) X > Y  Indifference (sama sama disukai) X > Y > Z Konsep Transitivity  Pengetahuan  sempurna Kualitas. teknologi. KP.

000 100.000 225.000 175.000 250.000 3 25.000 TU (util) 50.000 200.000 100.000) (125.000 60.000 150.000 50.000 250.000 7 25.000 (25.000 1 25.000 6 25.000 5 25.000 125.000 MU (util) 50. Keputusan untuk mengonsumsi suatu barang berdasarkan perbandingan antara manfaat yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan Utilitas Total dan Marginal dari Mengkonsumsi Baju Harga baju Jumlah baju per helai yang dikonsumsi 25.000 185.000 25.000 75.Teori Kardinal Kegunaan dapat dihitung secara nominal.000 125.000 2 25.000 225.000 40.000 8 Rp 25.000 75.000) Baju pertama bagi saya nilai kegunaannya >>> dibanding uang yang harus dikeluarkan 2/3/2012 13 .000 4 25.

000) (150.300.000 200.000) (100.000 100.000) 1 2 3 4 5 6 7 8 TU MU 2/3/2012 14 .000 250.000 150.000 50.000 (50.

tapi hanya bisa dibandingkan (kecantikan & kepandaian seseorang) 2/3/2012 15 .Teori Ordinal  Kegunaan tidak dapat dihitung.

MAKA produsen«...  2/3/2012 16 . MAKA produsen atas«.Teori Produksi Jika konsumen mengalokasikan harga untuk konsumsi MAKA produsen«.  Jika pada konsumen berlaku LDMU. MAKA produsen berlaku LDR  Perfect knowledge konsumen atas«.. mengalokasikan dana untuk penggunaan FP yang akan diproses menjadi output  Keseimbangan konsumen terjadi pada saat seluruh uang habis untuk konsumsi.

Aktivitas Produsen  Berbagai FP barang & jasa  Faktor produksi  Fixed input Jumlah penggunaannya tidak tergantung pada jumlah produksi  Ada/ tidaknya kegiatan produksi. FP itu harus tetap ada   Variable input  Tergantung pada jumlah produksi (P>.Vi>) 2/3/2012 17 .

Faktor Produksi (FP)  Tenaga  kerja modal Dengan balas jasa berupa wage/ salary Rent Interest  Barang   Uang  2/3/2012 18 .

2/3/2012 19 .Fungsi Produksi  GIGO  Model matematis yang menunjukan hubungan antara jumlah faktor produksi (input) yang digunakan dengan jumlah barang/jasa (output) yang dihasilkan  Q=f(L.C) contoh produksi yang menggunakan 2 input.

Model Produksi  Produksi Total (TP)  Banyaknya produksi yang dihasilkan dari penggunaan total faktor produksi Tambahan produksi karena penambahan penggunaan satu unit faktor produksi Rata2 output yang dihasilkan per unit faktor produksi  Produksi Marginal (MP)   Produksi Rata-rata (AP)  2/3/2012 20 .

AP Mesin Buruh TP (unit) (orang) 1 1 5 1 2 20 1 3 45 1 4 80 1 5 105 1 6 120 1 7 126 1 8 120 1 9 108 1 10 90 MP 5 15 25 35 25 15 6 -6 -12 -16 AP 5 10 15 20 21 20 18 15 12 9 140 120 100 80 60 40 20 0 1 -20 -40 2 3 4 5 6 7 8 9 TP AP 10 MP 2/3/2012 21 .MP.Kurva TP.

Stages of Production  Stage  1 Penambahan L akan meningkatkan TP maupun AP. Perusahaan rugi jika berhenti produksi pada tahap ini.(kurca TP meningkat tajam) 2/3/2012 22 . Karena itu hasil yang diperoleh dari L masih jauh lebih besar dari tambahan upah yang harus dibayarkan.

(kurva TP datar sejajar dengan sumbu horizontal) 2/3/2012 23 .Stages of Production  Stage  2 Karena berlakukan Law of diminishing return (LDR). Penambahan L akan tetap menambah produksi total sampai mencapai nilai maksimum. baik MP atau AP mengalami penurunan. Namun demikian nilai keduanya masih positif.

karena penambahan L justru menurunkan TP.Stages of Production  Stage  3 Perusahaan tidak mungkin melanjutkan produksi.(kurva TP negatif) 2/3/2012 24 . Perusahaan akan mengalami kerugian.

UTS      Jelaskan mengapa sektor kesehatan memerlukan kajian aspek ekonomi? Jelaskan pengertian supply dan demand dalam konteks sektor kesehatan? Jelaskan bagaimana penggunaan aspek Demand for Health dalam upaya peningkatan status kesehatan masyarakat? Buatlah analisa perbandingan pembiayaan kesehatan negara Indonesia dengan 2 negara lain? Buat keliping yang menyatakan fenomena karakteristik sektor kesehatan. buat analisa anda tentang hal tersebut? .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->