Anda di halaman 1dari 16

10/14/2011

TUJUAN

GENETIKA
ACARA 3

1. Mempelajari hukum pewarisan sifat menurut Mendel 2. Memahami dan melakukan tes golongan darah sistem ABO

A. IMITASI PERBANDINGAN GENETIS


Untuk Mendapatkan gambaran tentang kemungkinan gen-gen yang dibawa oleh gametgamet akan bertemu secara acak Melakukan Tes X2 (Chi-Square Test) untuk mengetahui apakah hasil yang diperoleh bisa dianggap baik ataukah tidak (sesuai hukum Mendel atau tidak). Bahan 1. Kancing baju berukuran sama dengan warna yang berbeda (misalnya: warna merah dan warna putih untuk imitasi persilangan monohibrid; warna merah dan biru, serta putih dan abu-abu untuk imitasi persilangan dihibrid). 2. Dua buah kantong kain.

CARA KERJA
I. MONOHIBRID DOMINANSI PENUH
Siapkan 2 kantong kain masing-masing berisi 12 kancing, 6 merah dan 6 putih. Kancing-kancing diumpamakan sebagai gamet-gamet. Kancing merah adalah gamet dengan gen dominan R, kancing putih adalah gamet alel resesif r

Ambil satu kancing dari kantong kiri dengan tangan kiri, dan pada waktu yang bersamaan ambilah satu kancing dari kantong kanan dengan tangan kanan. Semua dilakukan tanpa melihat isi kantong.

Gabungan kancing yang diambil tersebut diumpamakan sebagai zigot. Tentukan genotifnya (RR, Rr, atau rr)

catat hasilnya dan kembalikan kancing-kancing tersebut ke dalam kantong asalnya

CARA KERJA (lanjutan)


Ulangi percobaan sampai 10 kali pengambilan Buatlah tabel dari hasil percobaan dari 10 kali pengambilan (tabel lihat di buku petunjuk praktikum! Masukkan data yang diperoleh pada tabel data kelas (tabel lihat di buku petunjuk praktikum!

CARA KERJA (lanjutan)


II. MONOHIBRID DOMINANSI TIDAK PENUH

Lakukan Tes X2 terhadap hasil kelas

Hasil yang diperoleh pada percobaan Imitasi Persilangan Monohibrid Dominansi Penuh digunakan untuk percobaan Imitasi Persilangan Monohibrid Dominansi Tidak Penuh, dengan mengingat adanya sifat intermedier. Fenotif keturunan : merah, merah muda dan putih. Tabel hasil percobaan lihat di buku petunjuk praktikum

10/14/2011

CARA KERJA (lanjutan)


II. DIHIBRID DOMINANSI PENUH
Siapkan 2 kantong kain masing-masing berisi 16 kancing 4 kombinasi kancing warna merah-biru (RB) = bunga merah, buah bulat 4 kombinasi kancing warna merah-kelabu (Rb) = bunga merah, buah oval 4 kombinasi kancing warna putih-biru (rB) = bunga putih, buah bulat 4 kombinasi kancing warna putih-kelabu (rb) = bunga putih, buah oval

CARA KERJA (lanjutan)


Ulangi percobaan sampai 16 kali pengambilan Buatlah tabel dari hasil percobaan dari 16 kali pengambilan (tabel lihat di buku petunjuk praktikum! Masukkan data yang diperoleh pada tabel data kelas (tabel lihat di buku petunjuk praktikum!

Ambil satu kombinasi kancing dari kantong kiri dengan tangan kiri, dan pada waktu yang bersamaan ambilah satu kombinasi kancing dari kantong kanan dengan tangan kanan. Semua dilakukan tanpa melihat isi kantong. catat hasilnya dan kembalikan kancing-kancing tersebut ke dalam kantong asalnya

Lakukan Tes X2 terhadap hasil kelas

CARA KERJA (lanjutan)


II. DIHIBRID DOMINANSI TIDAK PENUH

CARA KERJA (lanjutan)


*Tes Chi square
Rumus Umum : X2 = d2 e Keterangan : e = hasil yang diramal / diharapkan (expected) d = penyimpangan (deviation), yaitu selisih antara hasil yang diperoleh dan hasil yang diramal)

Hasil yang diperoleh pada percobaan Imitasi Persilangan Dihibrid Dominansi Penuh digunakan untuk percobaan Imitasi Persilangan Dihibrid Dominansi Tidak Penuh, dengan mengingat adanya sifat intermedier. Tabel hasil percobaan lihat di buku petunjuk praktikum

Contoh perhitungan :

Contoh perhitungan (lanjutan) :

10/14/2011

Contoh perhitungan (lanjutan) :


Contoh perhitungan untuk kelas Monohibrid Dominansi Tidak Penuh (3 kelas fenotip)

HASIL
Hasil percobaan yang ditampilkan berupa tabel data kelas dengan dilengkapi nilai Chi square dan kesimpulannya. Perhitungan untuk mendapatkan nilai chi square diletakkan di lampiran

seperti contoh di depan

KISI-KISI PEMBAHASAN
Apa yang dimaksud dengan monohibrid dan dihibrid Apa yang dimaksud dengah dominansi penuh dan dominansi tidak penuh Apakah yang dimaksud dengan tes chi square dan apa fungsinya? Bahas hasil percobaan Apa fungsi kancing dan kantong kain Mengapa pengambilan kancing dilakukan secara random?

B. KEBAKAAN
Mengetahui salah satu sifat yang diturunkan pada manusia, yaitu golongan darah. Alat dan Bahan : 1. Jarum lanset 2. Kaca benda 3 buah 3. Tusuk gigi 4. Kapas 5. Alkohol 70% 6. Serum anti A dan serum anti B

CARA KERJA
Tentukan 4 orang probandus (usahakan tiap orang memiliki golongan darah yang berbeda) Sediakan 4 gelas genda, tandai pada tiap gelas benda untuk serum anti A dan serum anti B Usap salah satu ujung jari (biasanya salah satu dari 3 jari tengah) dengan kapas yang telahdibasahi alkohol. Tusuk jari tersebut dengan menggunakan jarum lanset, kemudian teteskandarah sebanyak 2 tetes pada masing-masing gelas benda. Tambahkan setetes serum anti A pada tetes pertama dan setetes serum B pada tetes darahlainya sesuai tanda pada gelas benda Campurkan setetes serum dan darah dengan menggunakan tusuk gigi . Amati hasilnya dan catat hasilnya pada tabel.(lihat di buku!)

10/14/2011

KISI-KISI PEMBAHASAN
Jelaskan proses terjadinya aglutinasi (reaksi antigen-antibodi)! Mengapa larutan anti-A dan anti-B dapat digunakan untuk uji golongan darah? Jelaskan mekanisme yang terjadi! Golongan darah parental dapat digunakan untuk mengetahui golongan darah anak, dan sebaliknya. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut!
Apa fungsi pengusapan menggunakan alkohol? Apa fungsi pembuangan tetes darah pertama yang keluar?

DAFTAR PUSTAKA
Contoh : Nugroho, L.H. dan I. Soemardi. 2004. Biologi Umum. Penebar Swadaya. Jakarta. Hlm. 54. Sitasi : (Nugroho dan Soemardi, 2004) Pengarang lebih dari 2 (Nugroho dkk., 2004) (William et all., 2004) Dilengkapi halaman lebih baik

Jurnal Ilmiah Nugroho L.H. 2000. Embriogenesis. http:// jurnalberkalailmiah.com. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2010

ACARA 4 JARINGAN TUMBUHAN

TUJUAN
Memahami macam-macam jaringan penyusun tubuh tumbuhan Mengetahui anatomi sel-sel penyusun jaringan meristem, epidermis, pengangkut, penguat, dan jaringan dasar

Preparat 1
Sayatan epidermis bawah daun Nicotiana tabaccum dalam air Familia : Solanaceae Perbesaran : 10x10 / 10x40 Keterangan : 1. stoma 2. sel penutup 3. sel tetangga 4. porus 5. trikoma glanduler 6. trikoma non-glanduler
6

10/14/2011

Preparat 2
Sayatan epidermis batang Saccharum officinarum (dalam air) Familia : Poaceae Perbesaran : 10x40

Preparat 3
Penampang melintang batang Saccharum officinarum (awetan) Fam : Poaceae Perbesaran : 10x10 / 10x40 Keterangan : 1. epidermis 2. sklerenkim 3. parenkim 4. berkas pengangkut

Keterangan : 1. sel panjang 2. sel pendek 3. sel silika 4. sel gabus

Preparat 4
Maserasi batang Riccinus communis Familia : Euphorbiaceae Perbesaran : 10x40

ACARA 5
Keterangan : 1. trakea 2. trakeida 3. serabut sklerenkim 4. parenkim berkas pengangkut

ORGAN TUMBUHAN

TUJUAN
Mengetahui macam-macam organ tumbuhan lumut, paku, monokotil, dan dikotil. Mengetahui macam-macam jaringan penyusun organ tumbuhan monokotil dan dikotil.

Sargassum sp. Familia : Sargassaceae

Keterangan : 1. alat pelekat 3. cauloid 2. filloid 4. gelembung udara

10/14/2011

Familia

Pogonatum sp. : Polytrichaceae

Nephrolepis sp.
Familia : Polypodiaceae

Keterangan 1. rhizoid 2. filloid 3. cauloid 4. sporangium 5. sporangiofor 6. thallus

Keterangan : 1. daun sporofil (terdapat spora) 2. daun tropofil (tidak terdapat spora) 3. inducium 4. sorus

Strobilus betina Cycas rhumpii Familia : Cycadaceae

Bunga Allamanda cathartica Familia : Malvaceae

Keterangan : 1. daun buah/carpella 2. biji 3. Axis 4. Strobilus betina

Keterangan : 1. petala 2. Corolla 3. sepala 4. Calyx 5. benang sari 6. putik 7. papus 8. tabung corolla

Hymenocallis sp. Familia : Liliaceae

Bunga Cocos nucifera famili: Arecaceae


Keterangan: 1. Bunga jantan 2. Bunga betina

Keterangan : 1. tabung tepala 2. benang sari 3. pendukung benang sari 4. perigonium / tepala

10/14/2011

TUJUAN
ACARA 6
Mengetahui macam-macam jaringan penyusun tubuh hewan Melihat struktur jaringan epitel, penyokong, ikat, otot dan saraf.

JARINGAN HEWAN

Preparat 1

: Epitelium kubus selapis

Preparat 2

: Kartilago hyalin

Organ : kelenjar tiroid mencit Perbesaran :10x40

Organ : Trakhea kambing Perbesaran :10x40

Keterangan : 1. membrana basalis 2. sel epithelium kubus selapis 3. nukleus 4. massa koloid 5. jar. ikat interfolikuler 6. folikel

8 6

Keterangan : 1. perikondrium 2. sel kondroblas 3. sel kondrosit 4. inti kondrosit 5. kapsula 6. lacuna 7. matriks teritorial 8. Matriks interteritorial

Preparat 3

: Darah manusia (Homo sp.)


Perbesaran :10x40

Preparat 4

: Darah Bufo sp.


Perbesaran :10x40

Keterangan : 1.membran sel tidak berinti bentuk sel : bikonkaf

Keterangan : 1. membran sel 2. inti sel Bentuk sel : elips

10/14/2011

Preparat 5

: Otot seran lintang/lurik


Organ : Lingua mencit Perbesaran :10x40

Preparat 6

: Sel Otak

Organ : Otak Marmut Perbesaran :10x40

Keterangan : 1. Bipolar 2. unipolar 3. Multipolar 4. Pyrimidal Cell


Penampang membujur Penampang melintang

Keterangan : 1. zona isotrop 4. myofibril 2. zona anisotrop 5. sarkolemma 3. inti perifer 6. sarkoplasma

TUJUAN
ACARA 7
Mengenal morfologi dan organ yang penting dalam pencirian vertebrata.

MORFOLOGI ORGAN DAN SISTEM ORGAN HEWAN VERTEBRATA

1. Eutropis multifasciata
Keterangan : A. caput (kepala) B. cerviks (leher) C. truncus (badan) D. cauda (ekor) 1. rima oris (celah mulut) 2. organon visus (organ penglihatan) 3. nares anteriores (hidung) 4. porus acousticus externus (lubang telinga bagian luar) 5. ekstremitas anterior (alat gerak depan) 6. ekstremitas posterior(alat gerak belakang) 7. kloaka 8. squama (sisik)

2. Fejervarya sp.

Keterangan : A. caput B. truncus 1. rima oris 2. organon visus 3. nares anteriores 4. membrana tympani
(membran pendengaran)

5. dorsum (punggung) 6. ekstremitas anterior 7. ekstremitas posterior 8. kloaka

10/14/2011

3. Oreochromis niloticus

4. Columba livia

B
10

A. caput B. truncus

Keterangan : 4. operculum 10. linea lateralis 5.(pinnae=sepasang) thoracalis 11. squama(sisik) C. cauda 6.pinnae abdominalis 1.rima oris 7.pina (pina=tunggal) dorsalis 2.organon visus 8.pina analis 3.fovea nasalis 9. pina caudalis

Keterangan : A. caput 4. porus acousticus externus B. cerviks 5. nares anteriores C. truncus 6.ekstremitas superior (alat gerak atas) D. Cauda 7.ekstremitas inferior(alat gerak bawah) 1.rostrum(paruh) 8. kloaka 2.cera 3.organon visus

5. Cavia cobaya

ACARA 8

Keterangan : A. caput 4. auriculae (daun telinga) B. cerviks 5. porus acousticus externus C. truncus 6. vibrissae (kumis) D. caudal 7. dorsum 1. cavum oris 8. ekstremitas anterior 2. nares anteriores 9. ekstremitas posterior 3. organon visus 10.glutea(pantat)

PERTUMBUHAN, PERKEMBANGAN, DAN REPRODUKSI

TUJUAN
Mengetahui proses pertumbuhan, perkembangan, dan reproduksi pada hewan dan tumbuhan Mengetahui faktor-faktor penyebab evolusi dan mekanisme terjadinya evolusi

A. Telur Bufo sp. dalam berbagai perkembangan


Preparat 1 : Telur belum dibuahi

Keterangan : 1. polus animalis(hitam) 2. polus vegetativus(putih kelabu)

10/14/2011

Preparat 2 : Telur sudah dibuahi

Preparat 3 : Stadium 2 sel

Keterangan : 1. polus animalis(hitam) 2. polus vegetativus(putih kelabu) 3. grey crescent

Keterangan : 1. polus animalis 2. polus vegetativus 3. grey crescent 4. bidang pembelahan I

Preparat 4 : Stadium 4 sel

Preparat 5 : stadium 8 sel

Keterangan : 1. polus animalis 2. polus vegetativus 3. grey crescent 4. bidang pembelahan I 5. bidang pembelahan II

Keterangan : 1. bidang pembelahan I 2. bidang pembelahan II 3. bidang pembelahan III

Preparat 6 : Stadium 16 sel

Preparat 7 : stadium 32 sel (morula)

Keterangan : 1. Bidang pembelahan IV

Keterangan : 1. micromere 2. macromere 3. bidang pembelahan V

10

10/14/2011

Preparat 8 : stadium blastula

Preparat 9 : stadium gastrula wal

Keterangan : 1. micromere 2. macromere

Keterangan : 1. Labium dorsale

Preparat 10 : gastrula pertengahan

Preparat 11 : gastrula akhir

Keterangan : 1. Yolk plug

Keterangan : 1. blastoporus

Preparat 12 : neural plate

Preparat 13 : neurula pertengahan

Keterangan : 1. Neural plate

Keterangan : 1. neural fold (torus medullaris) 2. sulcus neuralis (sulcus medullaris )

11

10/14/2011

Preparat 13 :neurula akhir

Preparat 14 :pembentukan bumbung neural

Keterangan : 1. canalis neuralis

Keterangan : canalis neuralis kepala badan

Preparat 15 :kuntum ekor

Preparat 17 :berudu

Keterangan : tail bud (kuntum ekor) kepala badan

Keterangan : 1.Kepala 4.mata 2.Badan 5.mulut 3.ekor 6.spiraculum

B. REPRODUKSI TUMBUHAN
Preparat 1 : Kecambah Biji Zea mays (Jagung)

Preparat 2 : Kecambah Biji Arachis hypogaea (Kacang Tanah)

Keterangan : 1. Radikula 2. Plumula

Keterangan : 1. Radikula 2. Plumula 3. Kotiledon

12

10/14/2011

Preparat 3 : tunas daun Kalanchoe pinnata (cocor bebek)

Preparat 4 : Rhizoma Zingiber officinale (jahe)

Keterangan : 1. daun induk 2. tunas adventif 3. akar

Keterangan : 1. rhizoma 2. akar 3. tunas

Preparat 5 : Umbi Bawang merah (Allium cepa)

C. PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN TUMBUHAN


Alat dan Bahan :
1.Kecambah kacang hijau umur 3, 5, 7 dan 10 hari

Cara kerja:

Keterangan : 1. basal disc (cakram) 2. umbi lapis 3. akar

1. Kecambahkan biji kacang hijau 3, 5, dan 7 hari sebelum praktikum. 2. Cabut 5 kecambah kacang hijau dari masing masing umur dan ukurlah panjang batang, lebar dan panjang daun. 3. Hitung rata-rata hasil pengukuran tersebut dan buatlah grafik pertumbuhan.

Tabel. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KECAMBAH Vigna sinensis

HASIL
* Hasil yang ditampilkan pada laporan cukup dalam bentuk grafik saja. * Dalam pembuatan laporan,tabel sementara diletakkan dalam lampiran

13

10/14/2011

D. EVOLUSI

KISI KISI PEMBAHASAN


Apakah yang dimaksud pertumbuhan dan perkembangan? Apa perbedaan pertumbuhan dan perkembangan?Tunjukkan dengan contoh! Sebutkan faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan! Bahas hasil percobaan!
Bahan: 1. Patok 2. Tali raffia 3. Perporator 4. Kertas manila warna-warni

CARA KERJA
1. Buat potongan kertas dengan perporator sebanyak 100 buah untuk masing-masing warn 2. Potongan kertas tersebut pada nomor 1, dimasukkan ke dalam suatu tempat dan dicampur hingga homogen. 3. Buat kuadran berukuran 1x1 m di tanah yang berumput. 4. Taburkan secara merata potongan kertas tersebut pada nomor 2, ke dalam kuadran tersebut pada nomor 3. 5. Ambil potongan kertas yang telah ditaburkan tersebut pada nomor 4 dalam waktu 10 detik. Lakukanlah 2-3 kali ulangan. 6. Hitunglah masing-masing warna potongan kertas yang terambil, dan tuliskanlah ke dalam tabel pengamatan

HASIL
Hasil ditampilkan berupa tabel sbb:

KISI-KISI PEMBAHASAN
Apa yang dimaksud dengan evolusi, seleksi alam dan predasi Dalam percobaan, kertas itu melambangkan apa?pengambilan kertas oleh manusia merupaka simulasi dari proses apa? Bahas hasil percobaan!

ACARA 9 KEANEKARAGAMAN HAYATI

14

10/14/2011

A. SPESIES & POPULASI TUMBUHAN Hibiscus sp.

TUJUAN
1. Mengetahui macam-macam keankaragaman hayati 2. Mengetahui konsep tentang individu, populasi, komunitas, dan ekosistem
Bahan Hibiscus schizopetalus di halaman Fakultas Biologi UGM Hibiscus mutabilis di halaman Fakultas Biologi UGM H. rosa-sinensis di halaman Fakultas Biologi UGM Variasi bentuk dan warna bunga H. rosa-sinensis. di halaman Fakultas Biologi UGM
Posisi Hibiscus rosa-sinensis di Fakultas Biologi: 1.Selatan gedung laboratorium baru : pink single, pink tumpuk, kuning single 2.Utara gedung laboratorium baru : kuning tumpuk 3.Timur Ruang IV ; pink kecil

CARA KERJA
Tulis nama bahan yang saudara hadapi

Tulislah nama spesies dengan benar sesuai aturan tatanama.

Buatlah tabel perbandingan sifat morfologi dari bahan yang tersedia

Hibiscus mutabilis

Hibiscus rosa-sinensis

HASIL
Hasil yang dieperoleh berupa data yang dimasukkan dalam tabel sbb:

KISI-KISI PEMBAHASAN
Apa yang dimaksud dengan spesies menurut taksonomi? Berdasarkan hasil percobaan, ditemukan keanekaragaman pada tingkat apa? Sebutkan faktor-faktor yang mnyebabkan keanekaragaman hayati!

Catatan: 1. Jumlah jenis bunga disesuaikan dengan bahan yang tersedia saat praktikum 2. Ciri pembeda dapat ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan praktikum

15

10/14/2011

B.EKOLOGI & KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM

CARA KERJA
I. Di Laboratorium
Amati akuarium yang telah disediakan; meliputi komponen abiotik dan biotiknya Ukur suhu air dan suhu udara pada setiap akuarium dengan menggunakan termometer. Masukkan data pada tabel (lihat di buku)

Alat dan Bahan a.Akuarium b.Ikan c.Termometer d.Tali rafia e.Pasak bambu

Berikan analisis terhadap data yang diperoleh, meliputi fungsi tiap komponen dan hubungan tiap komponen

II. Di sekitar laboratorium


Pada lapangan rumput di sekitar laboratorium, secara berkelompok, buatlah plot (area dengan luas tertentu) seluas 1 m x 1 m (1 m2), dengan menggunakan tali rafia

HASIL

Hitunglah spesies hewan dan tumbuhan yang ditemukan di dalam plot tersebut

Ukurlah suhu udara dan tanah dengan menggunakan termometer! Catat data yang diperoleh.

KISI-KISI PEMBAHASAN
Apa yang dimaksud dengan individu, populasi, komunitas dan ekosistem ! Apa peranan tiap komponen dalam ekosistem yang anda jumpai(bds hasil percobaan) Bagaimana hubungn tiap komponen dalam ekosistem yang anda jumpai(bds hasil percobaan) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemelimpahan suatu populasi dalam suatu ekosistem

16